NEW
Font size
WorksheetsBAHASA INDONESIA VII (PUISI RAKYAT)
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Jika kamu membeli sukun
Beli saja di kota Blitar
Jika kamu rajin dan tekun
………………………….
Baris yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah ….
Kamu harus terus belajar
Pastilah menjadi pintar
Jangan lupa gemar belajar
Belum tentu menjadi pintar
Melambai-lambai nyiur di pantai
Berbisik-bisik raja kelana
Memuja pulau nan indah permai
………………………..
Kalimat yang tepat untuk melengkapi baris keempat...
Tanah lahan garapan
Tanah tumpah negeriku
Tanah airku Indonesia
Tanah airku bersatulah
Badannya kekar sang Maha Patih
Tampan rupawan Baginda Raja
…………………………………………
…………………………………………
Isi yang tepat untuk melengkapi pantun di atas ….
Permaisurinya putih cantik
Pangerannya tampan juga
Ketika lapar perut pun perih
Segera makan dan jangan ditunda
Jika hendak ke luar negeri
Jangan lupa membawa bekal
Dari Jakarta membawa benda
Sampai di sini terima kasih
.................................
.................................
Jangan sampai adik menangis
Kalau tidak dimarahi ibu
Sampiran yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah ...
Tanam bunga di halaman
disiram tiap pagi
Pergi jauh ke tanah Inggris
membeli oleh-oleh coklat
ada orang makan buah manggis
memakai baju abu-abu
Pergi ke Jerman lanjut ke Belanda
beli coklat dan juga keju
Sandarkan galah pada ………… (1)
Dahannya kini semakin ………. (2)
Kepada Allah tempat ………….. (3)
Meminta ilmu dan ………………. (4)
Kata yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut ialah ….
(1) tanaman, (2) tinggi, (3) beriman, (4) rezeki
(1) pohon, (2) berduri, (3) beriman, (4) simpati
(1) tanaman, (2) besar, (3) beriman, (4) berzikir
(1) pohon, (2) tinggi, (3) beriman, (4) rezeki
Pisang lilin dibawa mudik
……………………………………..
Biarkan miskin asalkan cerdik
……………………………………..
Untuk melengkapi baris kedua dan keempat pantun tersebut adalah ….
Dimakan oleh anak buaya
Terlawan jua anak orang yang kaya
Dimakan anak buaya
Tertusuk amatlah nyata
Tertusuk amatlah nyata
Dimakan anak buaya
Tertusuk amatlah nyata
Terlawan jua anak orang yang kaya
Pergi berlayar ke tanah Jawa
Lalu mendarat di Priangan
….
….
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah ….
Kalau memang boleh-boleh saja
Mohon dijawab pertanyaan saya
Kalau Abang boleh bertanya
Adik manis siapa gerangan
Kalau Abang ingin tahu
Seruni Dewi itulah nama saya
Harap Abang maafkan adik
Sebab adik sudah ada yang punya
….
….
Apalah tanda orang jujur
Dadanya lapang hatinya murni
Sampiran yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah ….
Pisang mas dibawa berlayar
Masak sebiji di atas peti
Apa tanda pisang batu
Berakar ramping berwarna kelam
Apalah tanda bintang timur
Cahyanya terang di langit tinggi
Utang emas dapat dibayar
Utang budi dibawa mati
Ada peri di gunung tinggi
Akan muncul kalau dilihat
….
….
Isi yang tepat untuk melengkapi sampiran pantun di atas adalah ….
Harga diri dijunjung tinggi
Dengan bergaul secara sehat
Bawa peti sebaik berempat
Kalau kuat boleh sendiri
Jangan suka sombongkan diri
Kalau kamu ingin berkenalan
Setiap hari rajin belajar
Untuk mencari harga diri
….
….
Kawan seribu masih kurang
Musuh satu terlalu banyak
Sampiran yang tepat untuk melengkapi pantun di atas adalah ….
Kawan ibu masih bersatu
Kawan ayah masih sedikit
Yang biru dari Palembang
Yang hitam dari Madiun
Buah salak buah belimbing
Dicampur es biar manis
Ikan kerapu di atas karang
Dilempar batu tidak banyak
Ke pangkalan beli cabai
Di pelabuhan banyak anggur
Penampilan memang mirip pegawai
Kelakuan bagai penganggur
Pantun jawaban yang tepat untuk pantun di atas adalah ….
Turun hujan dari langit
Banjir besar tadi malam
Rinduku tidak sedikit
Tak tertahan siang dan malam
Buah durian kesukaan saya
Tapi kembang baru mekar
Asal tidak bikin onar
Menjadi pengangguran boleh saja
Naik-naik ke tepi awan
Pakai galah majunya pelan
Anak baik disuka kawan
Baik di sekolah maupun di jalan
Dengarkan ini sebagai teguran
Patah ranting itu intinya
Kelakuan seperti pengangguran
Yang penting baik hatinya
Laba-laba di pinggir parit
Menunggu mangsa dengan sabar
Bercita-citalah setinggi langit
Jangan lupa rajin belajar
Pesan yang ada dalam pantun di atas adalah
….
Kita harus mencari mangsa
Kita harus meniru laba-laba
Kita harus rajin belajar
Kita harus berjiwa sabar
Struktur pantun ada 2, yaitu…
Sampiran dan isi
Lampiran dan isi
Larik dan rima
Bait dan larik
Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia
Maksud isi gurindam tersebut adalah ...
Kemuliaan seseorang bergantung pada derajat sosialnya.
Kemuliaan dan derajat seseorang terlihat dari kelakuannya sehari-hari.
Lihatlah kelakuan sehari-hari orang mulia yang kita kenal.
Kenalilah kemuliaan seseorang dari kehidupannya setiap hari.
Apabila banyak mencela orang
…………………………………...
Kalimat yang tepat untuk melengkapi Gurindam di atas adalah...
Tentu dirimu kelak tersesat
Sanak saudara lari menyingkir
Tanda jadi sebarang kerja
Itulah tanda dirinya kurang
Bacalah syair berikut!
Syair Perahu
Wahai muda, kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah beberapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal diammu
....
Apakah tema syair di atas?
kita harus mengenali diri kita masing-masing
kehidupan dunia sementara
kehidupan akhirat akan kekal
kehidupan dunia hanya sementara dan yang kekal kehidupan akhirat
Syair Perahu
Wahai muda, kenali dirimu
Ialah perahu tamsil tubuhmu
Tiadalah beberapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal diammu
Apakah pesan penulis syair yang ingin disampaikan?
agar kita memahami arti kehidupan yang tidak kekal
kehidupan dunia seperti perahu
hidup kita tidak lama
keakhirat juga kita nanti
Bacalah syair berikut!
Syair Perahu
. . .
Munkar wa Nakir bukan kepalang,
Suaranya merdu bertambah garang,
Tongkatnya besar terlalu panjang,
Cambuknya banyak tiada terbilang.
Kenal dirimu, hai anak Adam!
Tatkala di dunia terangnya alam,
Sekarang di kubur tempatmu kelam,
Tiada berbeda siang dan malam.
Peristiwa yang tergambar dari kutipan “Syair Perahu” yaitu ...
pembunuhan yang mengakibatkan banyak korban
mata seseorang buta karena kecelakaan yang menimpanya
orang meninggal di kubur di tempat yang gelap dan sejuk
tanya jawab yang dilakukan malaikat setelah seseorang meninggal
Syair Perahu
. . .
Munkar wa Nakir bukan kepalang,
Suaranya merdu bertambah garang,
Tongkatnya besar terlalu panjang,
Cambuknya banyak tiada terbilang.
Kenali dirimu, hai anak Adam!
Tatkala di dunia terangnya alam,
Sekarang di kubur tempatmu kelam,
Tiada berbeda siang dan malam.
Pesan yang terkandung dalam kutipan syair tersebut yaitu ...
ingatlah kepada Tuhan selagi kita bahagia
rajinlah menuntut ilmu agama
ingatlah akan datangnya kematian esok hari
kenalilah alam yang ada di sekitar kita
Syair Perahu
. . .
Munkar wa Nakir bukan kepalang,
Suaranya merdu bertambah garang,
Tongkatnya besar terlalu panjang,
Cambuknya banyak tiada terbilang.
Kenali dirimu, hai anak Adam!
Tatkala di dunia terangnya alam,
Sekarang di kubur tempatmu kelam,
Tiada berbeda siang dan malam.
Suku kata yang terdapat dalam baris pertama bait kedua kutipan “Syair Perahu” berjumlah ... suku kata.
delapan
sembilan
sepuluh
sebelas
