wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TO UKOM KEDUA

Total questions: 11

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haidnya sudah lebih dari 10 hari. Hasil anamnesis ganti pembalut 3x sehari, tidak nyeri, hasil pemeriksaan TD: 110/70 . N: 86x/Menit, P: 20x/menit, S: 36,50C, Benjolan payudara (-), abdomen tidak teraba massa dan benjolan.


Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Amenorea

b)

Hipermenorea

c)

Hipomenorea

d)

Oligomenorea

e)

Polimenorea

2.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, G1P0A0 hamil 12 minggu, datang ke RS dengan keluhan nyeri perut bagian bawah. Hasil anamnesis: keluar darah sedang, bercampur sedikit gumpalan dari kemaluan sejak 2 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 84 x/menit, ada kontraksi uterus, nyeri tekan abdomen bagian bawah. Hasil inspekulo tampak serviks membuka dan terlihat jaringan pada serviks


Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Abortus Imminens

b)

Abortus Komplit

c)

Abortus Insipiens

d)

Abortus inkomplit

e)

Mola hidatidosa

3.

Seorang perempuan, umur 50 tahun, datang ke Puskesmas mengeluh keputihan. Hasil anamnesis: tidak gatal, encer, tidak berbau, tidak haid sejak 2 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 130/80 mmHg, N 84 x/menit, S 36,8°C, abdomen tidak teraba massa dan tidak merasakan nyeri tekan.


Pemeriksaan apakah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus tersebut?

a)

Pap smear

b)

Darah

c)

Urin

d)

IVA

e)

USG

4.

Seorang perempuan, umur 25 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 38 minggu, kala II di BPM, dengan keluhan ingin meneran. Hasil anamnesis: ingin BAB. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, S 36,7o C, N 90x/mnt, P 20x/ menit, TFU 34 cm, DJJ 144x/menit, kontraksi 4x/10’/45’’, pembukaan lengkap, ketuban (+), UUK kiri depan.


Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pimpin meneran

b)

Segera Episiotomi

c)

Lakukan amniotomi

d)

Ajarkan teknik relaksasi

e)

Posisikan ibu senyaman mungkin

5.

Seorang perempuan, umur 29 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 40 minggu, kala II di BPM. Hasil anamnesis: ingin meneran. Hasil pemeriksaan : KU baik, TD 120/80 mmHg, S 36,7o C, N 90x/menit, P 20x/menit, TFU 36cm, DJJ 144x/menit, teratur, kontraksi kuat 5x/10’/45’’, pembukaan lengkap, penurunan kepala station 0, ketuban pecah spontan.


Tindakan apakah yang paling tepat sesuai kasus tersebut?

a)

Pimpin meneran

b)

Kolaborasi dengan dokter

c)

Berikan injeksi oxytocin 3 unit IM

d)

Posisikan ibu senyaman mungkin

e)

Observasi tunggu sampai bayi lahir spontan

6.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, G2P1A0 , usia kehamilan 39 minggu, datang ke Puskesmas dengan keluhan mulas tak tertahankan. Hasil anamnesis: sudah keluar darah lendir. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, P 20x/ menit, N 84x/menit, S 36,8 0 C, TFU 32cm, DJJ 136x/menit, teratur, penurunan kepala 3/5, kontraksi 3x/10’/40’’, portio tipis lunak, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, UUK kiri depan.


Rencana asuhan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Mengukur nadi setelah 4 jam pemeriksaaan

b)

Melakukan periksa dalam 2 jam kemudian

c)

Memeriksa TD menjelang persalinan

d)

Melakukan observasi DJJ per 30 menit

e)

Menilai kontraksi 1 jam lagi

7.

Seorang perempuan, umur 26 tahun, P2A1 nifas 3 hari dikunjungi bidan ke rumah. Hasil anamnesis: keluar darah banyak. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, S 380 C, N 84 x/menit, P 19 x/menit, TFU 1 jari bawah pusat, kontraksi uterus lembek, kandung kemih penuh dan tegang, lochea rubra.


Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Distensi kandung kemih

b)

Infeksi kandung kemih

c)

Infeksi saluran kemih

d)

Subinvolusio

e)

Infeksi nifas

8.

Seorang bayi perempuan, umur 3 hari, dibawa ibunya ke BPM untuk kontrol. Hasil anamnesis: malas menyusu, BAB dan BAK lancar. Hasil pemeriksaan: tampak kuning pada muka, leher, sampai ke pusat, FJ 110 x/menit, P 40 x/menit, S 370 C.


Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Ikterus fisiologis

b)

Jaundice patologis

c)

Bayi normal

d)

Kern ikterus

e)

Letargi

9.

Seorang bayi perempuan, umur 3 hari, dibawa ibunya ke BPM untuk kontrol. Hasil anamnesis: malas menyusu, BAB dan BAK lancar. Hasil pemeriksaan: tampak kuning pada muka, leher, sampai ke pusat, FJ 110 x/menit, P 40 x/menit, S 370 C.


Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Ikterus fisiologis

b)

Jaundice patologis

c)

Bayi normal

d)

Kern ikterus

e)

Letargi

10.

Seorang balita, umur 2 tahun, dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan mencret yang belum sembuh sejak 2 minggu yang lalu. Hasil anamnesis: balita masih mau minum dan makan, BAB 3-4 kali sehari, konsistensi cair, tidak ada darah dalam tinja, minum dan makan biasa. Hasil pemeriksaan: kesadaran: CM, S 37°C, P 34x/menit, mata tidak cekung, turgor kulit kembali cepat


Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Disentri

b)

Diare persisten

c)

Diare tanpa dehidrasi

d)

Diare dengan dehidrasi berat

e)

Diare dengan dehidrasi sedang

11.

Seorang perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM untuk ber-KB. Hasil anamnesis: baru menikah 1 hari yang lalu dan belum melakukan hubungan seksual. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 90/70 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 360 C. Konjungtiva merah muda, payudara tidak ada pembesaran, abdomen tidak ada pembesaran uterus.


Konseling KB apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

MKJP

b)

Hormonal

c)

Reversible

d)

Irreversible

e)

Sederhana