WorksheetsUTS MANAJEMEN PATIENT SAFETY SMT VI PRODI STR.KEP
Total questions: 71
Worksheet time: 1hrs 18mins
Name
Class
Date
1.
soal
a)
jawaban 1
b)
jawaban 2
c)
jawaban 3
d)
jawaban 4
e)
jawaban 5
2.
Perubahan budaya yang diharapkan dalam mencapai keselamatan pasien adalah..
a)
Culture of Safety
b)
Blame-Free Culture
c)
Reporting Culture
d)
Learning Culture
e)
Local Culture
3.
Apakah yang dimaksudkan dengan Kejadian Nyaris Cedera (KNC)
a)
insiden yang mengakibatkan cedera pada pasien
b)
terjadinya insiden yang belum sampai terpapar ke pasien.
c)
insiden yang sudah terpapar ke pasien, tetapi tidak timbul cedera
d)
kondisi yang sangat berpotensi untuk menimbulkan cedera, tetapi belum terjadi insiden
e)
Kejadian yang mengakibatkan kematian atau cedera yang serius
4.
Apakah yang dimaksudkan dengan Kondisi Potensial Cedera (KPC) ?
a)
Insiden yang mengakibatkan cedera pada pasien
b)
Terjadinya insiden yang belum sampai terpapar ke pasien
c)
Insiden yang sudah terpapar ke pasien, tetapi tidak timbul cedera
d)
kondisi yang sangat berpotensi untuk menimbulkan cedera, tetapi belum terjadi insiden
e)
Kejadian yang mengakibatkan kematian atau cedera yang serius
5.
Manakah kasus berikut ini yang termasuk dalam kejadian yang tidak diharapkan?
a)
Perawat mengganti alat tenun pada tempat tidur pasien yang tidak sadar
b)
Memberikan obat injeksi kepada pasien yang meminta
c)
Memasang infus pada pasien dehidrasi sesuai program terapi dokter
d)
Memberikan obat yang sudah diresepkan dokter kepada pasien
e)
Memandikan pasien dengan penurunan kesadaran
6.
Insiden yang sudah terpapar ke pasien, tetapi tidak timbul cedera, dapat terjadi karena "keberuntungan atau" peringanan, merupakan…
a)
Kejadian Tidak Diharapkan
b)
Kejadian Nyaris Cedera
c)
Kejadian Tidak Cedera
d)
Kondisi Potensial Cedera
e)
Kejadian Sentinel
7.
Perawat A menyiapkan pemberian tranfusi darah pada pasien R tapi di berikan pada pasien B saat tranfusi mulai mengalir di selang belum masuk ke dalam tubuh pasien,perawat A menyadari bahwa salah memberikan kepada pasien,hal tersebut termasuk dalam Insiden ....
a)
Kejadian Tidak Diharapkan
b)
Kejadian Nyaris Cedera
c)
Kejadian potensi cedera
d)
Kejadian di luar dugaan
e)
Kejadian assesment error
8.
Seorang pasien dirawat dengan stroke haemorargie sejak 1 bulan yang lalu, saat ini keadaan umum masih lemah, kesadaran somnolent, hemiparese sinistra. Apakah tindakan untuk mencegah "pressure ulcer" pada pasien tersebut?
a)
Memasang pengaman tempat tidur
b)
Memasang oksigen kanul
c)
Memasang kateter
d)
Melakukan latihan ROM
e)
Mengubah posisi pasien setiap 2-3 jam
9.
Seorang pasien laki-laki 50 tahun dijadualkan operasi apendiktomi jam 09.00, pasien sudah diantar ke ruang operasi pada jam 08.30. Apakah yang penting diperhatikan oleh perawat berkaitan dengan pembedahan?
a)
Menyertakan obat yang dibutuhkan pasien
b)
Melakukan site marking, dan melengkapi check list dokumen
c)
Memastikan pasien dan keluarga sudah mendapatkan informasi pembedahan
d)
Mengganti pakaian ruangan dengan pakaian operasi
e)
Meminta pasien puasa 6 jam sebelum operasi
10.
Apakah tindakan keperawatan yang dapat mengurangi risiko infeksi yang berhubungan dengan petugas kesehatan ?
a)
Memberikan obat antibiotik dengan benar
b)
Menjaga kesterilan alat pembedahan
c)
Menggunakan baju khusus untuk operasi
d)
Mencuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan pasien
e)
Menggunakan prinsip septik dan aseptik ketika melakukan perawatan luka
11.
Perawat menanyakan nama dan tanggal lahir pasien yang akan di lakukan pengukuran suhu,serta melihat gelang nama pasien,tindakan tersebut untuk tercapatnya sarasan kesehatan pasien berupa....
a)
Ketepatan identitas pasien
b)
Peningkatan komunikasi efektif
c)
Meningkatkan keamanan obat
d)
Kepastian tepat prosedur tindakan keperawatan
e)
Pengurangan risiko infeksi dalam pelayanan kesehatan
12.
Pasien Agus usia 18 tahun di lakukan skintest oleh perawat Ani ternyata pasien tersebut Alergi pinicilin ,management pasien safety yang di lakukan perawat ....
a)
Hentikan pemberian obat antibiotik apapun
b)
Memberikan gelang merah untuk tanda alergi
c)
Mencuci tangan untuk mencegah infeksi nosokomial
d)
Nunggu beberapa saat setelah alergi hilang obat di berikan
e)
Melibatkan keluarga dalam pemberian terapi
13.
Perawat Wati sedang melakukan pengecekan identitas pada seorang pasien remaja di bangsal mawar, apa saja yang harus diperhatikan oleh perawat…
a)
Nomor ruang kamar pasien dan nomor telepon pasien
b)
Nama pasien dan usia
c)
Alamat dan nama orang tua pasien
d)
Usia dan agama
e)
Asal sekolah
14.
Bila menerima instruksi untuk memberikan obat kepada pasien dari dokter melalui telpon, maka sebaiknya perawat melakukan ?
a)
Mengulang instruksi dokter dan membaca kembali
b)
Mengulang instruksi dokter dan menuliskan dalam RM
c)
Mengulangisi instruksi, menuliskan di RM, membaca kembali instruksi dokter, menuliskan tanggal, jam dan nama dokter yang memberi instruksi
d)
Semua boleh dilakukan sesuai dengan kemampuan
e)
Mengulangi instruksi, menuliskan di RM, menuliskan tanggal, jam dan nama dokter yang memberi instruksi
15.
Komunikasi SBAR adalah kerangka teknik komunikasi yang disediakan untuk petugas kesehatan dalam menyampaikan kondisi pasien. Salah satu bagian dari SBAR adalah situasion, yang disampaikan pada komponen situasion adalah ...
a)
Hasil laboratorium
b)
Temuan klinis terbaru
c)
Solusi yang bisa perawat tawarkan kepada dokter
d)
Nama dari petugas dan pasien, kondisi pasien
e)
Tindakan/rekomendasi yang diperlukan untuk memperbaiki masalah
16.
Cara yang paling efektif untuk mengurangi kejadian kesalahan pemberian obat pada pasien ialah……….
a)
tidak memberi label pada obat
b)
mengambil obat sebanyak-banyaknya
c)
membiarkan pasien mengambil obat sendiri
d)
meningkatkan proses pengelolaan obat-obat
e)
memberikan obat pada pasien secara bersama
17.
Setiap tim anggota operasi memperkenalkan diri dan peran masing-masing sebelum melakukan insisi pertama pada kulit,termasuk pada fase...
a)
Fase time out
b)
Fase sign out
c)
Fase sign in
d)
Fase anestesi
e)
Fase sayatan pertama
18.
Yang termasuk prinsip pelayanan bedah tepat lokasi, tepat prosedur, dan tepat pasien operasi adalah...
a)
Melakukan penyelidikan jika telah terjadi kesalahan dalam melakukan tindakan operasi
b)
Melakukan verifikasi dan penyelidikan jika terjadi kesalahan dalam melakukan tindakan operasi
c)
Melaporkan jika terjadi kesalahan dalam identifikasi ataupun marking area
d)
Memahami dan mengimplementasikan seluruh prosedur yang ada
e)
Melakukan tindakan berdasarkan atas SPO yang berlaku
19.
Medication errors sering terjadi pada kesalahan dosis dan terapi obat, masalah monitoring yang terdiri dari kegagalan….
a)
mendeteksi interaksi obat, riwayat alergi, dan kurangnya pemantauan klinis
b)
pemberian obat dan pengambilan obat
c)
pencatatan obat dan dosis obat
d)
pemberian obat dan dosis obat
e)
pemantauan obat dan pencatatan obat
20.
Di bawah ini merupakan obat atau cairan high alert adalah
a)
Antispasmodik
b)
Na Cl 0,9%
c)
Antibiotik
d)
Antipiretik
e)
Insulin
21.
Bapak Kardian usia 52 tahun mengalami fraktur tibia sehingga ia berisiko jatuh, manajemen safety yang dilakukan perawat ialah memberi gelang berwarna…
a)
Merah
b)
Ungu
c)
Biru
d)
Kuning
e)
Hijau
22.
Identifikasi pasien di RS dapat menggunakan dokumentasi foto pada pasien ……..
a)
Bayi baru lahir
b)
Anak-anak
c)
Luka bakar luas
d)
Tidak sadar
e)
Korban Perkosaan
23.
Suatu kejadian yang mengakibatkan cedera yang tidak diharapkan pada pasien karena suatu tindakan (commission) atau tidak bertindak (ommission) dan bukan karena atau kondisi pasien disebut..
a)
Kejadian tidak diharapkan
b)
Kesalahan tenaga medis
c)
Kesengajaan tindakan
d)
Kelalaian
e)
Malpraktik
24.
Keselamatan pasien adalah memberikan asuhan keperawatan yang aman dan bermutu. Apakah yang harus diperhatikan oleh perawat sebelum melakukan tindakan keperawatan ?
a)
SOP
b)
Kesiapan alat
c)
Advice dokter
d)
Cek Identitas Pasien
e)
Keluhan keluarga pasien
25.
Seorang pasien laki-laki umur 35 tahun dengan diagnosa medis Gagal Jantung (CHF). Saat dikaji diperoleh data tekanan darah 70/60, N = 125/menit ireguler, RR= 30 x/menit, kesadaran menurun. Keluarga menjadi cemas. Apakah yang harus dilakukan perawat untuk mengurangi rasa cemas keluarga pasien?
a)
Memberikan informasi yang benar, jelas, lengkap dan jujur tentang kondisi pasien saat itu
b)
Memberikan informasi keluarga tidak perlu cemas karena pasien sedang ditangani oleh ahlinya
c)
Memberikan informasi secara benar, jujur tentang kondisi pasien setelah kondisi pasien teratasi
d)
Menunggu dokter untuk memberikan informasi tentang kondisi pasien
e)
Mendampingi pasien dan keluarga
26.
Ny. Wisto’ah berusia 40 tahun akan diberikan pemberian obat, sasaran manajemen safety pertama yang dilakukan perawat yaitu…
a)
Pastikan identitas pasien dengan nama dan nomor rekam medis
b)
Meminta informed concent
c)
Memberi pengaman tempat tidur
d)
Memastikan tanda vital pasien
e)
Mengkaji kondisi pasien
27.
Ny. Rahma tiba-tiba tidak sadarakan diri, dan dilarikan ke rumah sakit, ia harus dirawat di ruang ICU dengan bantuan berbagai alat medis. Pasien mengalami serangan stroke dan hasil CT Scan ada herniasi pada batang otak. Saat ini pasien masih bertahan hidup karena terpasang ventilator. Keluarga sudah bisa menerima kondisi pasien tersebut, maka gelang identifikasi pasien yang dipakai pasien berwarna...
a)
Merah
b)
Kuning
c)
Hijau
d)
Biru
e)
Ungu
28.
Dalam komunikasi efektif ada 5 prinsip, salah satunya pesan yang kita sampaikan dapat diterima oleh penerima, adalah...
a)
Emphaty
b)
Audible
c)
Respect
d)
Clarity
e)
Humble
29.
Dalam komunikasi efektif, pendekatan apa yang sebaiknya kita gunakan ?
a)
Deduktif
b)
Induktif
c)
Persuasif
d)
Komunikatif
e)
Konstruktif
30.
Pasien safety dalam akreditasi rumah sakit versi Snars 2018 meliputi...
a)
SKP rumah sakit dan standar keselamatan pasien-pasien rumah sakit
b)
Tujuh langkah menuju keselamatan pasien rumah sakit
c)
Standar keselamatan pasien rumah sakit, SKP rumah sakit, dan tujuh langkah keselamatanpasienrumahsakit
d)
Sembilan solusi menuju keselamatan pasien
e)
Standar keselamatan pasien
31.
Salah satu elemen penilaian sasaran 3 (tiga) patient safety menurut peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 1691/menkes/per/VIII/2011tentang keselamatan pasien rumah sakit yaitu…
a)
Implementasi kebijakan dan prosedur
b)
Rumah sakit menerapkan program hand hygiene yang efektif
c)
Rumah sakit menerapkan proses asesmen awal atas pasien terhadap resiko jatuh dan melakukan asesmen ulang bila pasien diindikasikan terjadi perubahan kondisi atau pengobatan dan lain-lain
d)
Pasien diidentifikasi menggunakan dua identitas pasien, tidak boleh menggunakan nomor kamar atau lokasi pasien
e)
Perintah lengkap secara lisan dan yang melalui telepon atau hasil pemeriksaan dibacakan secara lengkap oleh penerima perintah
32.
Yang termasuk kedalam prinsip 6 benar dalam pemberian obat adalah…
a)
Benar pasien, benar obat, benar dosis, benar cara/rute pemberian, benar waktu pemberian, dan benar dokumentasi
b)
Benar pasien, benar distribusi, benar dosis, benar waktu, dan benar dokumentasi
c)
Benar pasien, benar obat, benar penyerapan, benar waktu, dan benar dosis
d)
Benar pasien, benar waktu pemberian, benar obat, benar distribusi, dan benar dosis
e)
Benar pasien, benar obat, benar dosis, benar waktu, dan benar dokumentasi
33.
Salah satu prinsip pemberian obat yaitu benar rute/pemberian obat. Pemberian obat yang diberikan dioleskan di kulit ialah….
a)
Inhalasi
b)
Topikal
c)
Sublingual
d)
intracutan
e)
Subcutan
34.
Penandaan lokasi operasi dilakukan ketika...
a)
1x24 jam sebelum pasien dipindahkan ke kamar operasi
b)
Pasien berada dikamar operasi
c)
Tepat sebelum operasi dimulai
d)
Setelah pasien dinyatakan akan dioperasi
e)
Dilakukan informed concent
35.
Surgical safety checklist merupakan....
a)
Sebuah daftar periksa untuk memberikan pembedahan yang aman dan berkualitas pada pasien
b)
Daftar saran untuk implementasi, rekomendasi untuk mengukur pelayanan pembedahan dan hasilnya
c)
Daftar kehadiran para tim bedah yang akan melakukan operasi
d)
Sebuah daftar nama perawat OK
e)
Daftar keselamatan perawat bedah
36.
Seorang pasien bernama Nn.T, datang ke rumah sakit diantar ibunya dan mengatakan bagian pergelangan tangannya terasa sakit. Setelah dikaji, ternyata Nn.T baru saja terjatuh dari tempat tidur. Untuk itu, perawat segera melakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut. Salah satu pemeriksaan fisik yang dapat dilakukan perawat antara lain...
a)
Review obat-obatan yang diminum
b)
Mecari penyebab jatuh misalnya terpeleset, tersandung, atau berjalan
c)
Mengecek perubahan sendi, pembatasan gerak sendi problem tangan
d)
Gejala yang menyertai saat jatuh, misalnya nyeri dada berdebar-debar, atau nyeri kepala tiba-tiba
e)
Review keadaan lingkungan tempat jatuh
37.
Ada 3 usaha pokok pencegahan, yang termasuk dalam pokok pencegahan identifikasi faktor resiko adalah.....
a)
Aktifitas fisik lansia
b)
Penilaian postur tubuh
c)
Keadaan lingkungan yang aman
d)
Penilaian gaya berjalan/gait
e)
Cek kesehatan secara periodic
38.
Yang termasuk faktor instrinsik risiko jatuh adalah ....
a)
Cahaya ruangan yang kurang terang
b)
Lantai yang licin
c)
Tempat berpegangan yang tidak kuat
d)
Gangguan kognitif atau psikologis
e)
Peralatan tidak aman
39.
Ny Budi usia 25 tahun post section cesar mendapatkan tranfusi darah management safety yang dilakukan perawat yaitu
a)
Pastikan identifikasi pasien sebut nama dan cocokan golongan darah
b)
Beri pengaman pada tempat tidur
c)
Menggunakan jarum ukuran paling kecil
d)
Pastikan tepat lokasi
e)
Pastikan tepat prosedur
40.
Fase sebelum induksi anestesi koordinator secara verbal memeriksa apakah identitas pasien telah dikonfirmasi, prosedur dan sisi operasi sudah benar, sisi yang akan dioperasi telah ditandai, persetujuan untuk operasi telah diberikan, oksimeter pulse pada pasien berfungsi adalah ....
a)
Fase sign in
b)
Fase sign out
c)
Fase time out
d)
Fase preoperasi
e)
Fase Intra Operasi
41.
Apabila seorang perawat melakukan kesalahan berat dalam praktik keperawatan sehingga merenggut nyawa orang lain,tindakan hukum yang tepat dihadapi adalah
a)
Sanksi administrasi
b)
Teguran tertulis
c)
Pencabutan ijin praktik
d)
Ganti rugi
e)
Tindak pidana
42.
Peraturan yang mengatur tentang Tenaga Kesehatan adalah
a)
Undang-Undang
b)
Peraturan Pemerintah
c)
Keputusan Presiden
d)
Instruksi Presiden
e)
Keputusan Menteri Kesehatan
43.
Undang –undang no 23 tahun l992 khusunya pasal 53 ayat (2) mengatur tentang ....
a)
Tanggung jawab tenaga kesehatan
b)
Pemberian ganti rugi
c)
Keperawatan di akui sebagai profesi.
d)
Informed consent
e)
Pelayanan berdasar standar profesi
44.
Undang –undang no 36 tahun 2009 khusunya pasal 53 ayat (3) mengatur tentang ....
a)
Tanggung jawab tenaga kesehatan.
b)
Pemberian ganti rugi
c)
Keperawatan di akui sebagai profesi.
d)
Keselamatan Jiwa pasien
e)
Pelayanan berdasar standar profesi
45.
Pasien D 18 tahun setelah mendapat skin test ternyata alergi pinicilin,management Patient safety yang di lakukan perawat ....
a)
Tidak menberikan antibiotik apapun
b)
Memberikan gelang merah untuk alergi
c)
Melibatkan keluarga dalam pemberian terapi
d)
Melaporkan dan mencatat insiden
e)
Memcuci tanga untuk mencegah INOS
46.
Salah satu Fugsi Rumah Sakit dalam melaksanakan kebijakan terhadap Yankep yang aman bagi keselamatan pasien
a)
Menjaga mutu perawatan yang mutakhir
b)
Bertanggung jawab
c)
Sesuai standar kompetensi
d)
Kolaborasi dengan tim lain
e)
Pemberian yankes rutin
47.
Perawat A menyiapkan pemberian tranfusi darah pada pasien R tapi di berikan pada pasien B saat tranfusi mulai mengalir di selang belum masuk ke dalam tubuh pasien, perawat A menyadari bahwa salah memberikan kepada pasien, hal tersebut termasuk dalam Insiden ....
a)
Kejadian tidak di harapkan
b)
Kejadian nyaris cedera
c)
Kejadian potensi cedera
d)
Kejadian di luar dugaan
e)
Kejadian Assesmen eror
48.
Proses hukum dalam menegakkan keadilan dan kebenaran atau mencari pembuktian adanya suatu kebenaran atau kesalahan untuk menentukan sanksi dalam proses hukum adalah ....
a)
Pidana
b)
Peradilan
c)
Majelis
d)
Perdata
e)
Administrasi
49.
Setiap tenaga kesehatan dalam melakukan tugasnya berkewajiban untuk mematuhi standar profesi tenaga kesehatan. Standar profesi tenaga kesehatan sebagaimana dimaksud ditetapkan oleh ....
a)
Dokter
b)
Direktur RS
c)
Dinas kesehatan
d)
Menteri
e)
Pemerintah
50.
Rumah sakit bertanggung jawab secara hukum terhadap semua kerugian yang di timbulkan atas kelalaian yang di lakukan tenaga kesehatan di RS termuat dalam undang –undang...
a)
Pasal 46 UU No 44/2009
b)
Pasal 45 UU No 44/2009
c)
Pasal 36 UU No 44 /2009
d)
Pasal 32 UU No 44/2009
e)
Pasal 44 UU No 44/2009
51.
Pasien Y mengalami amputasi pada ekstremitas kanannya sebatas patella, tetapi ternyata yang seharusnya di amputasi adalah ekstremitas kirinya
a)
Kejadian tidak diharapkan
b)
Kejadian nyaris cedera
c)
Kejadian tidak cedera
d)
Kondisi potensial cedera
e)
Kejadian sentinel
52.
Salah satu intervensi yang sering di lakukan dalam Asuhan Keperawatan pada pasien yaitu tindakan memberikan tranfusi darah dengan mengecek nama dan golongan darah pasien. Hal ini dalam managemen patient safety .....
a)
Kommunikasi efektif
b)
Identifikasi pasien
c)
Mengurangi risiko cedera
d)
Ketepatan dosis obat
e)
Tepat lokasi dan prosedur operasi
53.
Ny. Yani berusia 45 tahun akan diberikan pemberian obat, sasaran manajemen safety pertama yang dilakukan perawat yaitu…
a)
Meminta informed concent
b)
Memberi pengaman tempat tidur
c)
Memastikan tanda vital pasien
d)
Pastikan identitas pasien dengan nama dan nomor rekam medis
e)
Mengkaji kondisi pasien
54.
Perawat Wati sedang melakukan pengecekan identitas pada seorang pasien remaja di bangsal mawar, apa saja yang harus diperhatikan oleh perawat…
a)
Nomor ruang kamar pasien dan nomor telepon pasien
b)
Alamat dan nama orang tua pasien
c)
Asal sekolah
d)
Nama pasien dan usia
e)
Usia dan agama
55.
Cara yang paling efektif untuk mengurangi kejadian kesalahan pemberian obat pada pasien ialah……….
a)
mengambil obat sebanyak-banyaknya
b)
memberikan obat pada pasien secara bersama
c)
membiarkan pasien mengambil obat sendiri
d)
tidak memberi label pada obat
e)
meningkatkan proses pengelolaan obat-obat
56.
Salah satu prinsip pemberian obat yaitu benar rute/pemberian obat. Pemberian obat yang diberikan dibawah lidah ialah….
a)
Inhalasi
b)
Topikal
c)
Intrathecal
d)
Bukal
e)
Sublingual
57.
An. K umur 3 tahun dirawat RS dengan diagnosa kejang demam. Sesuai program dokter infus pasien harus diganti dengan drip obat fenitoin namun perawat yang tidak mengikuti operan jaga langsung mengganti infuse pasien tanpa melihat bahwa terapi pasien tersebut infusnya harus didrip obat penitoin. Beberapa menit kemudian pasien mengalami kejang-kejang, untung keluarga pasien cepat melaporkan kejadian ini sehingga tidak menjadi tambah parah dan infusnya langsung diganti dan ditambah penitoin. Apakah standar keselamatan pasien yang telah di langgar pada kasus tersebut ?
a)
hak pasien
b)
mendidik pasien dan keluarga
c)
mendidik staf tentang keselamatan pasien
d)
keselamatan pasien dan asuhan berkesinambungan
e)
komunikasi merupakan kunci bagi staf untuk mencapai keselamatan pasien
58.
Agar keselamatan pasien terlindungi dengan baik, diharapkan pimpinan mendorong dan menjamin implementasi program keselamatan pasien secara terintegrasi dalam organisasi melalui penerapan “Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Pasien”. Manakah standar keselamatan pasien yang sesuai dengan pernyataan di atas?
a)
Standar 1
b)
Standar 3
c)
standar 5
d)
standar 6
e)
standar 7
59.
Tersedia mekanisme pelaporan internal dan eksternal berkaitan dengan insiden termasuk penyediaan informasi yang benar dan jelas tentang analisis akar masalah “kejadian nyaris cidera” dan “kejadian sentinel” pada saat program keselamatan pasien mulai dilaksanakan. Pernyataan tersebut menunjukkan kriteria ........
a)
standar 1 keselamatan pasien
b)
standar 2 keselamatan pasien
c)
standar 3 keselamatan pasien
d)
standar 4 keselamatan pasien
e)
standar 5 keselamatan pasien
60.
Setiap fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus mengintegrasikan topik keselamatan pasien dalam setiap kegiatan in-service training dan memberi pedoman yang jelas tentang pelaporan insiden. Pernyataan ini menunjukkan kriteria
a)
standar 3 keselamatan pasien
b)
standar 4 keselamatan pasien
c)
standar 5 keselamatan pasien
d)
standar 6 keselamatan pasien
e)
standar 7 keselamatan pasien
61.
Seorang pasien bernama Nn.Y, datang ke rumah sakit diantar ibunya dan mengatakan bagian pergelangan tangannya terasa sakit. Setelah dikaji, ternyata Nn.Y baru saja terjatuh dari tempat tidur. Untuk itu, perawat segera melakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut. Salah satu pemeriksaan fisik yang dapat dilakukan perawat antara lain...
a)
Review obat-obatan yang diminum
b)
Mencari penyebab jatuh misalnya terpeleset, tersandung, atau berjalan
c)
Mengecek perubahan sendi, pembatasan gerak sendi problem tangan
d)
Gejala yang menyertai saat jatuh, misalnya nyeri dada berdebar-debar, atau nyeri kepala tiba-tiba
e)
Review keadaan lingkungan tempat jatuh
62.
Pada saat sebelum induksi anestesi, jika koordinator mengetahui adanya alergi pada pasien maka koordinator harus mengkomunikasikan kepada...
a)
Tim perawat
b)
Dokter Anestesi
c)
Dokter bedah
d)
Keluarga pasien
e)
Kepala ruang operasi
63.
Komunikasi SBAR adalah kerangka teknik komunikasi yang disediakan untuk petugas kesehatan dalam menyampaikan kondisi pasien. Salah satu bagian dari SBAR adalah situasion, yang disampaikan pada komponen situasion adalah ...
a)
Nama dari petugas dan pasien
b)
Hasil laboratorium
c)
Temuan klinis terbaru
d)
Tindakan/rekomendasi yang diperlukan untuk memperbaiki masalah
e)
Solusi yang bisa perawat tawarkan kepada dokter
64.
Perawat memberikan pemeriksaan alergi pada Ibu Punirah, Ibu Punirah positif alergi obat penisilin, manajemen safety yang dilakukan perawat ialah memberi gelang berwarna…
a)
Merah
b)
Ungu
c)
Kuning
d)
Hijau
e)
Hitam
65.
Seorang perawat bedah melakukan pengecekan terhadap benar pasien, benar prosedur, benar lokasi pembedahan sebelum dilakukan operasi. Hal ini merupakan kegiatan pada
a)
Fase sign in
b)
Fase sign out
c)
Fase time out
d)
Fase preoperasi
e)
Fase Intra Operasi
66.
Perawat menanyakan nama dan tanggal lahir pasien yang akan di lakukan pengukuran suhu,serta melihat gelang nama pasien,tindakan tersebut untuk tercapainya sarasan keselamatan pasien berupa....
a)
Ketepatan identitas pasien
b)
Peningkatan kominikasi efektif
c)
Meningkatkan keamana obat
d)
Kepastian tepat prosedur tindakan keperawatan
e)
Pengurangan risiko infeksi dalam pelayanan kesehatan
67.
Perawat yang bekerja di RS perlu melakukan Hand Hygiene yaitu pada kegiatan …….
a)
Saat bersalaman dengan teman sejawat
b)
Berkominikasi dengan keluarga pasien
c)
Melakukan perawatan dengan pasien
d)
Bersentuhan dengan cairan ( cairan,darah ) pasien
e)
Setiap masuk dan keluar ruangan pasien
68.
Keselamatan pasien adalah memberikan asuhan keperawatan yang aman dan bermutu. Apakah yang harus diperhatikan oleh perawat sebelum melakukan tindakan keperawatan ?
a)
SOP
b)
Kesiapan alat
c)
Advice dokter
d)
Cek identitas pasien
e)
Keluhan keluarga pasien
69.
Seorang pasien laki-laki umur 35 tahun dengan diagnosa medis Gagal Jantung (CHF). Saat dikaji diperoleh data tekanan darah 70/60, N = 125/menit ireguler, RR= 30 x/menit, kesadaran menurun. Keluarga menjadi cemas. Apakah yang harus dilakukan perawat untuk mengurangi rasa cemas keluarga pasien?
a)
Memberikan informasi yang benar, jelas, lengkap dan jujur tentang kondisi pasien saat itu
b)
Memberikan informasi keluarga tidak perlu cemas karena pasien sedang ditangani oleh ahlinya
c)
Memberikan informasi secara benar, jujur tentang kondisi pasien setelah kondisi pasien teratasi
d)
Menunggu dokter untuk memberikan informasi tentang kondisi pasien
e)
Mendampingi pasien dan keluarga
70.
Contoh Kejadian sentinel yang menyangkut moral, adalah:
a)
Pembedahan pada pasien yang salah
b)
Perkosaan atau tindakan kekerasaan
c)
Pembedahan pada organ yang salah
d)
Bunuh diri pada pasien rawat inap
e)
Kematian ibu melahirkan
71.
Pastikan anggota tim menghargai dan mendukung keterlibatan pasien dan keluargannya secara aktif waktu terjadi insiden. Termasuk dalam langkah - langkah keselamatan pasien manakah pernyataan tersebut?
a)
Belajar dan berbagi pengalaman tentang Keselamatan Pasien
b)
Libatkan dan berkomunikasi dengan pasien dan masyarakat
c)
Integrasikan kegiatan manajemen risiko anda
d)
Dokumentasikan setiap kegiatan
e)
Bangun budaya keselamatan
100 %
