wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL LATIHAN PPR PAKET 4

Total questions: 40

Worksheet time: 2hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Besaran radiasi di bawah ini yang nilainya tidak bergantung pada waktu …

a)

Aktivitas

b)

Energi

c)

Intensitas

d)

Energi dan aktivitas

2.

Seorang pekerja radiasi mendeteksi suatu kontaminasi I-131 di suatu laboratorium dengan laju dosis 1 mSv/jam. Pekerja radiasi tersebut melapor pada PPR dan diputuskan untuk mengisolasi ruangan tersebut sampai aktivitas kontaminan meluruh mendekati dosis ambien 1 μSv/jam. Jika diketahui waktu paruh I-131 adalah 8 (delapan) hari, maka laboratorium tersebut akan diisolasi selama …

a)

tiga kali (3×) T½

b)

empat kali (4×) T½

c)

delapan kali (8×) T½

d)

sepuluh kali (10×) T½

3.

Pasangan nuklida di bawah ini yang merupakan isoton adalah …

a)

27Co60 dan 27Co6o*

b)

27Co60 dan 27Co59

c)

27Co60 dan 28Ni6o

d)

27Co60 dan 28Ni61

4.

Suatu zat radioaktif memiliki waktu paruh sebesar 5 jam. Setelah 25 jam, sisa jumlah zat radioaktif yang telah meluruh tersebut adalah …

a)

1,5 %

b)

10 %

c)

3,125 %

d)

2,5 %

5.

Besarnya laju dosis pada jarak 1 meter adalah 2 mGy/jam, maka laju dosis pada jarak 2 meter sebesar …

a)

0,125 mGy/jam

b)

0,25 mGy/jam

c)

0,5 mGy/jam

d)

4 mGy/jam

6.

Suatu bahan penahan radiasi A setebal 5 cm ternyata mampu menyerap berkas radiasi sebesar 96,875 % dari intensitas semula. Apabila bahan lainnya (B) setebal 6 cm ternyata mampu menyerap berkas radiasi yang sama sebesar 87,5 % maka SELISIH harga HVL kedua bahan tersebut adalah …

a)

1,2 cm

b)

10 mm

c)

5 mm

d)

0,3 cm

7.

Seseorang yang bekerja di daerah radiasi menghabiskan waktu 3 jam untuk melakukan kegiatan di daerah dengan laju dosis 5 μSv/jam. Jika volume kegiatan ditingkatkan maka waktu yang dibutuhkan hanya 1,5 jam. Berapa perbedaan dosis yang diterima oleh pekerja radiasi tersebut …

a)

9,5 μSv

b)

3,5 μSv

c)

7,5 μSv

d)

5,5 μSv

8.

Sebagai akibat dari kecelakaan laboratorium, 185 kBq (5 μCi) dari sumber radioaktif terbuka 131I masuk ke dalam tubuh seorang pekerja radiasi sebagai berikut: 37 kBq (1 μCi) yang terdeposit di kelenjar tiroidnya dan 148 kBq (4 μCi) yang merata sisa tubuhnya yang lain. Menggunakan data dari pengukuran bioassay dan pemindaian tubuh, seorang petugas proteksi radiasi dosis ekivalen dari tiroid adalah 61,5 mSv dan dosis ekivalen seluruh tubuh adalah 0,13 mSv. Jika faktor bobot organ tiroid adalah 0,05 dan sisa tubuh yang lain adalah 0,95 maka dosis efektif yang diterima pekerja radiasi itu adalah …

a)

32 mSv

b)

0,3 mSv

c)

3,2 mSv

d)

3,2 μSv

9.

Pengangkutan zat radioaktif adalah …

a)

Pemindahan zat radioaktif dari suatu tempat ke tempat lain

b)

Gerakan dari tempat asal dari mana kegiatan angkutan dimulai ke tempat tujuan dimana angkutan itu diakhiri

c)

Pemindahan zat radioaktif dari suatu tempat ke tempat lain melalui jaringan lalu lintas umum, dengan menggunakan sarana angkutan darat, air atau udara

d)

Kegiatan pemuatan ke dalam alat pengangkut, pemindahan ke tempat tujuan dengan alat pengangkut

10.

Potensi bahaya radiasi yang disebabkan oleh zat radioaktif juga dapat masuk ke dalam tubuh dan memberikan penyinaran radiasi di dalam tubuh secara terus menerus disebut …

a)

Potensi bahaya radiasi eksterna

b)

Potensi bahaya radiasi interna

c)

Potensi bahaya radiasi ionisasi

d)

Potensi perusakan sel

11.

Pemantauan dosis radiasi interna yang dilakukan melalui pengukuran cacah radiasi tiap pekerja dengan menggunakan alat Whole Body Counter (WBC) termasuk ke dalam metode …

a)

In-vivo

b)

In-vitro

c)

In-situ

d)

Ex-situ

12.

Pemantauan dosis radiasi interna yang dilakukan melalui pemantauan dosis radiasi personel dengan menggunakan metode bioassay melalui sampel ekskresi tubuh (urin) termasuk ke dalam metode …

a)

In-vivo

b)

In-vitro

c)

In-situ

d)

Ex-situ

13.

Pengendalian bahaya radiasi eksterna dapat dilakukan dengan menggunakan penahan atau perisai radiasi. Berikut ini adalah perisai radiasi yang paling baik digunakan untuk radiasi gamma adalah …

a)

Lucite 2 cm

b)

Lucite 1 cm

c)

Timbal 2 cm

d)

Besi 1 cm

14.

1. Radiasi alpa

2. Radiasi beta

3. Radiasi gamma


Radiasi yang paling memberikan bahaya jika tertelan adalah …

a)

Nomor 1

b)

Nomor 2

c)

Nomor 3

d)

Nomor 2 dan 3

15.

Yang merupakan implementasi prinsip optimisasi Proteksi dan Keselamatan Radiasi untuk setiap Pemanfaatan Tenaga Nuklir adalah …

a)

faktor bobot radiasi

b)

pembatas dosis (dose constrains)

c)

dosis ekivalen

d)

nilai batas dosis

16.

Pada pekerjaan dengan menggunakan sumber radiasi neutron, detektor yang sesuai adalah …

a)

Detektor Sili

b)

Detektor BF3

c)

Detektor GM

d)

Detektor NaITl

17.

Persamaan antara dosimeter saku dengan detektor Geiger Muller adalah …

a)

hanya dapat digunakan untuk radiasi sinar-X dan gamma

b)

dapat membedakan energi radiasi

c)

bekerja atas dasar prinsip ionisasi gas

d)

dapat membedakan jenis radiasi

18.

Yang mempengaruhi radiosentivitas sel adalah …

a)

jenis kromosom

b)

paparan radiasi paling dominan terjadi di bagian sel yang mana

c)

tingkat proliferasi

d)

intensitas radiasi

19.

Gejala paling awal akibat radiasi lokal adalah …

a)

kerontokan bulu/rambut

b)

pembengkakan setempat

c)

pelepuhan setempat

d)

gatal setempat

20.

Pak Amir adalah pekerja radiasi di fasilitas iradiasi Rabbit sistem di suatu reaktor riset. Karena sering membuka sampel hasil iradiasi tanpa menggunakan kacamata timbal, lensa mata pak Amir mengalami pengkeruhan. Efek radiasi yang dialami Pak Amir adalah …

a)

efek genetik

b)

efek stokastik

c)

efek deterministik

d)

efek penuaan

21.

Kerusakan pada DNA akibat paparan radiasi pengion berupa putusnya kedua untai DNA dikenal dengan istilah …

a)

biner strand breaks

b)

double strand breaks

c)

two strand breaks

d)

duo strand breaks

22.

Menurut Perka No. 4 tahun 2013, daerah pengendalian adalah …

a)

daerah kerja dengan kriteria potensi penerimaan Paparan Radiasi sama dengan 3/10 (tigapersepuluh) NBD Pekerja Radiasi tanpa ada potensi kontaminasi.

b)

daerah kerja dengan kriteria potensi penerimaan Paparan Radiasi sama dengan 3/10 (tigapersepuluh) NBD Pekerja Radiasi dan/atau adanya potensi kontaminasi.

c)

daerah kerja dengan kriteria potensi penerimaan Paparan Radiasi sama atau melebihi 3/10 (tigapersepuluh) NBD Pekerja Radiasi dan/atau adanya potensi kontaminasi.

d)

daerah kerja dengan kriteria potensi penerimaan Paparan Radiasi kurang dari 3/10 (tigapersepuluh) NBD Pekerja Radiasi tanpa ada potensi kontaminasi.

23.

Salah seorang mahasiswa melakukan pemantauan dan pengukuran laju dosis laboratorium aktif sebanyak 10 titik pengukuran dengan laju dosis sesungguhnya (rata-rata) sebesar 2 μSv/jam. Jika berdasarkan Perka BAPETEN No. 4 Tahun 2013 diketahui bahwa NBD pekerja radiasi sebesar 20 mSv/tahun dan NBD masyarakat sebesar 1 mSv/tahun, maka hasil pengukuran di laboratorium termasuk dalam kategori Daerah …

(asumsi 1 tahun = 2000 jam kerja)

a)

Pengendalian

b)

Supervisi

c)

Kerja

d)

Aman

24.

Pada pekerjaan radiografi industri fasilitas terbuka, sebelum meninggalkan tempat kerja di lapangan, tindakan paling utama yang harus dilakukan adalah …

a)

Survei lingkungan dan pastikan sumber berada di dalam kamera dan terkunci

b)

Cabut semua tanda radiasi dan tanda peringatan

c)

Kumpulkan semua TLD/film badge untuk dievaluasi

d)

Survei kontaminasi zat radioaktif di lapangan

25.

Yang bertanggung jawab mengawasi pelaksanaan program proteksi dan keselamatan radiasi dan mengkaji ulang efektivitas penerapan program proteksi dan keselamatan radiasi adalah …

a)

Petugas Proteksi Radiasi

b)

Pemegang Ijin

c)

Pekerja Radiasi

d)

BAPETEN

26.

Berikut ini merupakan sifat universal budaya keselamatan, kecuali …

a)

kesadaran individu

b)

tidak memberi keuntungan secara langsung

c)

pengendalian rekaman

d)

komunikasi

27.

Besarnya dosis yang diterima pekerja diusahakan serendah mungkin yang dapat dicapai dengan mempertimbangkan faktor sosial dan ekonomi, adalah menerapkan prinsip …

a)

ekonomisasi

b)

optimisasi proteksi dan keselamatan radiasi

c)

limitasi dosis

d)

Justifikasi

28.

Rekaman hasil pemantauan dosis dan hasil pemantauan kesehatan wajib disimpan oleh Pemegang Izin paling kurang … terhitung sejak Pekerja Radiasi berhenti dari pekerjaannya.

a)

5 tahun

b)

10 tahun

c)

20 tahun

d)

30 tahun

29.

Laporan pelaksanaan program proteksi dan keselamatan radiasi meliputi …

a)

1 dan 2

b)

1, 2, dan 3

c)

3, 4, 5, dan 6

d)

1, 3, 4, dan 5

30.

Perlengkapan proteksi radiasi berupa peralatan pemantauan tingkat radiasi dan/atau kontaminasi radioaktif di daerah kerja meliputi …

a)

alat ukur dosis atau laju dosis

b)

alat ukur dosis atau laju dosis, kontaminasi permukaan, dan kontaminasi udara

c)

alat ukur kontaminasi permukaan dan kontaminasi udara

d)

alat ukur dosis atau laju dosis dan kontaminasi permukaan

31.

Latar belakang, tujuan, dan dasar hukum pada dokumen Program Proteksi dan Keselamatan Radiasi termasuk ke dalam BAB …

a)

Pendahuluan

b)

Penyelenggaraan keselamatan radiasi

c)

Jaminan mutu

d)

Kajian

32.

Dalam peralatan radiografi yang menggunakan alat perangkak (crawler): unit pengendali perangkak tersebut meliputi poin-poin berikut kecuali …

a)

kotak elektronik

b)

baterai

c)

sistem interlock

d)

detektor

33.

Kegiatan pengangkutan sumber radioaktif untuk Well logging dikelompokkan pada …

a)

tingkat keamanan tinggi

b)

tingkat keamanan lanjutan diperketat

c)

tingkat keamanan lanjutan

d)

tingkat keamanan dasar

34.

Jika mengacu pada PP No. 58 tahun 2015, Indeks Angkutan adalah …

a)

nilai identitas bahan berbahaya dan kelas bahan berbahaya yang digunakan dalam perdagangan dan pengangkutan in ternasional

b)

nilai yang digunakan sebagai acuan dalam membatasi tingkat kekritisan pada akumulasi bungkusan, pembungkus luar, atau peti kemas yang berisi bahan fisil dan uranium heksafluorida (UF6)

c)

nilai yang digunakan sebagai acuan dalam membatasi tingkat paparan radiasi yang berasal dari bungkusan, pembungkus luar, peti kemas, zat radioaktif aktivitas jenis rendah-I, dan benda terkontaminasi permukaan-I, terhadap anggota masyarakat dan petugas pengangkut selama pengangkutan zat radioaktif dan penyimpanan pada saat transit

d)

nilai indeks zat radioaktif padat atau zat radioaktif padat dalam kapsul terbungkus yang memiliki daya sebar terbatas dan tidak berbentuk serbuk

35.

Limbah yang dapat dibuang langsung ke lingkungan adalah limbah dengan kriteria …

a)

jumlahnya tidak lebih dari 1 mg

b)

waktu paruh pendek dan aktivitas rendah dengan kriteria di bawah tingkat klirens

c)

limbah cair yang volumenya hanya 1 ml

d)

limbah radioaktif biologis hasil riset

36.

Penangguhan dan peluruhan limbah radioaktif dapat dilakukan untuk pengelolaan limbah dengan …

a)

aktivitas sangat kecil

b)

jumlah zat radioaktif sangat kecil

c)

umur paro radioaktif sangat singkat

d)

zat radioaktif bentuk cair

37.

Intervensi adalah …

a)

tindakan untuk menyelamatkan korban kecelakaan radiasi

b)

tindakan untuk mengurangi atau menghindari paparan atau kemungkinan terjadinya paparan kronik dan paparan darurat

c)

tindakan untuk menghindari paparan berlebih

d)

tindakan untuk keselamatan dengan menghentikan operasi peralatan radiasi

38.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, jika terjadi kecelakaan atau kedaruratan nuklir maka Pemegang Izin wajib melapor kepada Kepala BAPETEN paling lama … melalui telefon, faksimili, atau surat elektronik.

a)

1 jam

b)

2 jam

c)

1 hari

d)

2 hari

39.

Paparan Potensial adalah …

a)

penyinaran Radiasi yang diterima oleh manusia atau materi, baik disengaja atau tidak, yang berasal dari Radiasi interna maupun eksterna

b)

paparan Radiasi yang diterima oleh Pekerja Radiasi

c)

paparan Radiasi yang diperkirakan akan diterima dalam kondisi pengoperasian normal suatu fasilitas atau instalasi, termasuk kecelakaan minor yang dapat dikendalikan

d)

paparan Radiasi yang tidak diharapkan atau diperkirakan tetapi mempunyai kemungkinan terjadi akibat kecelakaan Sumber atau karena suatu kejadian atau rangkaian kejadian yang mungkin terjadi termasuk kegagalan peralatan atau kesalahan operasi

40.

Berdasarkan Perka BAPETEN No. 6 Tahun 2015, peralatan keamanan Sumber Radioaktif selama Penggunaan untuk kelompok keamanan C paling sedikit meliputi …

a)

telepon selular, gembok, penahan radiasi, personal dosimeter

b)

penahan radiasi, personal dosimeter, dan senter besar

c)

telepon terpasang tetap atau telepon selular dan alarm dengan sirene

d)

penahan radiasi, personal dosimeter, dan handy talky