NEW
Font size
WorksheetsPengenalan Terminal Petikemas
Total questions: 30
Worksheet time: 45mins
Berikut adalah kegiatan atau aktivitas utama di Terminal Petikemas, kecuali
CFS Operations
Quay Transfer Operations
Container Repairing Operations
Container Yard Operations
Ship Operations
Kegiatan pemasukan atau pengeluaran barang dari dan ke Petikemas atau Stuffing / Stripping termasuk kegiatan utama di Terminal Petikemas yang di sebut :
Container Yard Operations
Gate Operations
Quay Transfer Operations
Ship Operations
CFS Operations
Berikut adalah Fasilitas Utama di Terminal Petikemas, kecuali:
Dermaga
Kolam Pelabuhan
Lapangan penumpukan Petikemas
Daerah Berlabuh Kapal
Gate in dan Gate Out
Berikut adalah peralatan pada kegiatan utama di Terminal Petikemas, kecuali:
Super Stacker
Container Vesel
Quay Container Crane
Rubber Tired Gantry Crane
Automated Guide Vehicle
Automated Guide Vehicle atau biasa disebut AGV adalah termasuk peralatan untuk kegiatan utama dimana?
CY Operations
Receiving and Delivery Operations
Container Freight Stations Operations
Quay Transfer Operations
Vessel Operations
Berikut adalah termasuk dalam bagian pengertian dari petikemas kecuali:
Kotak persegi panjang yang weatherproof atau tahan cuaca
Kotak persegi panjang yang tdk dapat dipisahkan dari alat angkut yg digunakan
Kotak persegi panjang yang di desain untuk membawa dan menyimpan banyak paket cargo atau curah kering
Kotak persegi panjang yang membatasi dan melindungi isinya terhadap kehilangan atau kerusakan
Kotak persegi panjang yang sebagai satu kesatuan, yang dipindahkan dari satu lat angkut ke alat angkut lainnya tanpa isinya perlu dibongkar
Berikut Keuntungan menggunakan Petikemas, kecuali:
Resiko kehilangan dan pencurian tinggi sehingga menambah biaya asuransi
Dapat di handling dengan cepat dan mudah
Melindungi isinya saat pengiriman dan pemyimpana, serta memiliki daya tampung yang besar
Bisa untuk pengirriman door to door dan juga memudahan dokumen pengiriman
Menjadikan pengiriman barang menjadi ekonomis dan murah
Berikut adalah strukture dari petikemas, kecuali:
Twist Lock
Roof
Door
Corner Casting
Forklift Pocket
Berikut adalah Bagian dari Container ID, kecuali:
Prefix
Serial Number
Check Digit
Seal Number
Berikut adalah arti kode untuk Size dan Type petikemas, kecuali:
panjang container
tinggi container
jenis container
detail jenis container
berat container
Pengertian PAYLOAD pada keterangan daya dan kapasitas Petikemas adalah:
Berat Cargo yang bisa di muat
Maksimal berat petikemas dan cargo
Berat kosong petikemas
Volume petikemas untuk di isi cargo
Ada 9 label barang berbahaya menurut IMDG Code, berikut adalah sebagian dari arti dari label tersebut, kecuali:
Explosives
Gases
Flammable Liquids
Radioactive
Refregerated
Berikut adalah kegiatan support dari terminal petikemas, kecuali:
Receiving and Delivery Operations
Container Repairing Operations
Empty Container Depo
Quarantine and Customs Inspections
Inland Clearance Depo
Berikut adalah Global Container Terminal Operator, kecuali:
Hutchison Port Holding (HPH)
Port Singapore Authority (PSA)
Dubai Port World (DPW)
AP Moller Terminal (APM)
Multi Terminal Indonesia (MTI)
Fungsi Gate di Terminal Petikemas adalah sebagai filter awal pelayanan petikemas ekspor untuk Gate in dan sebagai filter akhir dari petikemas import untuk Gate Out, dimana aktivitas aktivitas tersebuat adalah sebagai berikut, kecuali:
Pemeriksaan dan pendataaan fisik petikemas
Pemeriksaaan dokumen petikemas
Penimbangan petikemas
Pemberian lokasi petikemas
Pembersihan petikemas
Alasan dilakukan nya pengecekan petikemas di Gate adalah, kecuali:
Keamanan
Pendataan, Perencanaan dan Pengendalian
Pertanggung jawaban
Perbaikan
Mengetahui isi petikemas
Jika data laporan yang ada adalah petikemas 20' sebanyak 100 dan 40' sebanyak 50, maka peryataan jumlah petikemas hitungan dibawah yang benar adalah:
120 Boxes dan 90 Teus
150 boxes dan 200 Teus
100 boxes dan 150 Teus
100 boxes dan 300 Teus
150 boxes dan 300 Teus
Berikut adalah Tipe dari Kapal Container, kecuali:
NSSC (Non Self Sustained Cellular Ship)
SSC (Self Sustained Cellular Ship)
SSNC (Self Sustained Non-Cellular Ship)
Barge / Lighter
Cruise Ship
Berikut merupakan identifikasi lokasi petikemas diatas kapal, kecuali:
Bay
Row
Tier
Block
Berikut adalah istilah stabilitas kapal, kecuali:
Bending Moment
Vertical Moment
Gravity Moment
Torsion Moment
Stowage Moment
Berikut adalah bagian Identifikasi lokasi petikemas di lapangan kecuali:
Bay
Tier
Row
Slot
Block
Yang bukan tugas dari Berth Allocation Planning dari Terminal Petikemas adalah:
Perencanaan Penyandaran dan Layar Kapal
Perencanaan Jumlah Kebutuhan Sumber Daya Alat dan Man Power
Melakukan komunikasi dengan Shipping Line
Mengendalikan kegiatan bongkar muat kapal
Mendistribusikan dokumen yang berkaitan dengan rencana kerja kapal
Hasil atau output dari tugas Berth Alocation Planning adalah:
Berth Allocation Map dan Equipment / Man Power Plan
Hatch Print dan Bay Plan Bongkar Muat
Disch and Load Collor Mini Plan
Crane Working Program
Lay Out Inbound and Outbound Area
Berikut adalah tugas Ship Planning Dept pada Terminal Petikemas, kecuali:
Membuat perencanaan urutan petikemas bongkar dan muat
Membuat urutan kerja QCC
Melakukan update data petikemas jika terjadi perubahan baik untuk inbound ataupun outbound.
Melakukan konfirmasi bongkaran dan Stowage Plan dengan Shipping Line, Chief Officer dan Central Planning Center dari Liner Kapal tersebut.
Menyiapkan Layout Lapangan Inbound dan Outbound
Hasil atau out put dari Ship Planning Dept di Terminal Petikemas adalah :
Crane Working Program, Stowage Plan, Mini Plan dan Bay Plan, Special Container / Exception List.
Inbound / Outbound Prefered Area
Berth Allocation Map and Equipment / Man Power Plan
Vessel Operation Report,
Berth Occupation Ratio Report
Fungi dan tugas dari Yard Planning di Terminal Petikemas adalah sebagai berikut, kecuali:
Membuat Lay Out tempat penumpukan petikemas
Menghitung dan mengupdate Yard Capacity termasuk YOR
Membuat perencanaan konsolidasi/ masshaling di lapangan
Mempersiapkan pelayanan Open Stack Request untuk Outbound Petikemas dan Rencanc Area petikemas Inbound
Mengedalikan kegiatan Bongkar Muat Kapal.
Jika dalam sebuah terminal memiliki kapasitas lapangan 10.000 Teus, dimana block inbound dan out bound dibagi menjadi dua yang sama kapasitas nya dan jika petikemas yang berada di Inbound 2.500 Teus dan Outbound 1.500 Teus, maka pernyataan hitungan YOR (Yard Occupancy Ratio) Inbound dan out bound area serta total nya, yang benar adalah:
Inbound 25%, Outbound 15%, Total Lapangan 40%
Inbound 50%, Outbound 30%, Total Lapangan 80%
Inbound 50%, Outbound 30%, Total Lapangan 40%
Inbound 25%, Outbound 15%, Total Lapangan 20%
Inbound 40%, Outbound 15%, Total Lapangan 60%
Tugas dan Tanggung jawab Pengendali Operasi (Control Tower) di Terminal Petikemas adalah sebagai berikut kecuali:
Memastikan kesiapan dokumen, operator/petugas, QCC dan peralatan pendukung sesuai ploting yang telah dibuat.
Memberikan perintah kerjsa sesuai rencana dan kebutuhan
Melakukan kordinasi dengan semua bagian yang dibutuhkan untuk kelancaran, keamanan operasional, Serta Membuat laporan jalannya operasional secara teratur
Sebagai sentral / pusat pengendali terhadapa seluruh kegiatan operasional
Menrencanakan semua kegiatan operasional
Hasil atau output dari bagian pengendali operasi ( control tower) di terminal petikemas adalah sebagai berikut kecuali:
Gate (R/D) Operations Report
Vessel Operations Report
CY operations Report
Inbound and Outbound Prefered Area
Berikut adalah alasan terjadinya Restow atau Shifting di Kapal, kecuali
Memperbaiki kesalahan stowage (ever stow)
Mempersiapkan space bagi petikemas di pelabuhan tujuan berikutnya
Mengakomodasi perubahan Port Of Discharege petikemas
Distribusi Berat atau alasan stabilitas kapal
Menambah Revenue perusahaan
