WorksheetsUjian Praktikum KAD
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Name
Class
Date
1.
Jika pada penetapan kadar titran yang digunakan adalah larutan baku HCl disebut
a)
Argentometri
b)
Asidimetri
c)
Alkalimetri
d)
Permanganometri
e)
Iodimetri
2.
Jika pada penetapan kadar titran yang digunakan adalah larutan baku NaOH disebut
a)
Argentometri
b)
Asidimetri
c)
Alkalimetri
d)
Permanganometri
e)
Iodimetri
3.
Kekuatan suatu asam atau basa tergantung pada :
a)
kelarutan
b)
wujud zat
c)
pH
d)
derajat ionisasi
e)
absorbansi
4.
Indikator pada titrasi asam basa:
a)
asam kuat
b)
basa organik lemah
c)
basa kuat
d)
mempunyai warna yang sama
e)
mempunyai rentang yang lebar
5.
Pemilihan indikator ditentukan oleh pH larutan :
a)
titik ekivalen
b)
trayek pH
c)
Pentiter
d)
larutan baku
e)
Normalitas
6.
Penetapan kadar reduktor dalam suasana asam sulfat encer
a)
Argentometri
b)
Asidimetri
c)
Alkalimetri
d)
Permanganometri
e)
Iodimetri
7.
Penetapan kadar di mana zat uji langsung dititrasi dengan larutan iodium
a)
Argentometri
b)
Asidimetri
c)
Alkalimetri
d)
Permanganometri
e)
Iodimetri
8.
Titrasi redoks yang tidak memerlukan indikator
a)
Argentometri
b)
Asidimetri
c)
Alkalimetri
d)
Permanganometri
e)
Iodimetri
9.
Titrasi redoks yang memerlukan indikator kanji
a)
Argentometri
b)
Asidimetri
c)
Alkalimetri
d)
Permanganometri
e)
Iodimetri
10.
Titrasi redoks yang bisa di bakukan dengan asam oksalat
a)
Argentometri
b)
Asidimetri
c)
Alkalimetri
d)
Permanganometri
e)
Iodimetri
11.
Perangkat alat yang digunakan untuk analisis kuantitatif secara berkala harus di kalibrasi agar hasil pemgukurannya tetap akurat. Contoh alatnya adalah :
a)
tabung reaksi
b)
pipet tetes
c)
pipa kapiler
d)
erlenmeyer
e)
pipet ukur / berskala
12.
Metode analisis titrimetri adalah metode penetapan kadar konvensional. Alat gelas yang umum dipakai untuk analisisnya adalah :
a)
gelas kimia
b)
corong pisah
c)
pelat tetes
d)
pipet volume
e)
gelas ukur
13.
Metode analisis alkalimetri digunakan untuk penetapan kadar asam yang terkandung dalam sampel. Larutan basa yang dipakai diisikan ke dalam alat yaitu :
a)
erlenmeyer
b)
gelas ukur
c)
buret
d)
labu ukur
e)
gelas kimia
14.
Larutan indikator yang digunakan dalam metode analisis titrimetri harus dibuat sesuai dengan standar Farmakope Indonesia. Jika jumlah yang harus ditimbang adalah 50,0 mg ; maka alat yang harus dipakai adalah :
a)
neraca
b)
labu ukur
c)
neraca analitis
d)
gelas ukur
e)
erlenmeyer
15.
Penetapan kadar sampel dengan metode Iodimetri harus dilakukan dengan hati-hati karena sifat titrannya sangat mudah teroksidasi. Untuk meminimalkan gangguan tersebut, maka alat gelas yang harus di pilih adalah :
a)
buret warna coklat
b)
buret transparan
c)
buret warna putih
d)
buret mikro
e)
buret makro
16.
Proses destruksi dilakukan untuk membebaskan senyawa analit dari matriksnya. Penetapan kadar protein yang terkandung dalam tempe dapat dilakukan dengan metode ini. Proses destruksinya dilakukan di dalam alat gelas, yaitu :
a)
labu ukur
b)
labu refluks
c)
labu takar
d)
labu kjeldahl
e)
erlenmeyer
17.
Proses destruksi dilanjutkan dengan proses destilasi sehingga diperoleh suatu larutan jernih . Alat utama yang digunakan untuk proses destilasi adalah :
a)
erlenmeyer
b)
gelas kimia
c)
tabung reaksi
d)
tabung kondensor
e)
tabung soxhlet
18.
Salah satu kesalahan analisis kuantitatif dengan metode titrimetri adalah kesalahan paralaks yang biasanya terjadi pada saat pembacaan pada skala :
a)
pipet tetes
b)
pipa kapiler
c)
erlenmeyer
d)
buret
e)
tabung reaksi
19.
Kadar logam dalam sampel dapat ditetapkan dengan metode titrasi kompleksometri. Indikator EBT yang digunakan harus ditambahkan pada tengah-tengah proses titrasi. Penyiapan indikator tersebut dilakukan dengan menggunakan alat laboratorium yaitu :
a)
labu ukur
b)
gelas ukur
c)
neraca analitis
d)
pipet tetes
e)
pipet volume
20.
Titrasi kompleksometri sangat tergantung pada kondisi pH sistem titrasi. Pemeriksaan pH dilakukan dengan menggunakan :
a)
lakmus merah
b)
lakmus biru
c)
pH-meter
d)
indikator universal
e)
larutan indikator
21.
Titrasi argentometri metode mohr dilakukan dalam suasana netral atau agak alkali ( pH = 6,5 – 9 ), untuk mengatur suasana larutan sampel dapat ditambahkan…..
a)
HCl
b)
H2SO4
c)
NaHCO3
d)
NaOH
e)
NH4OH
22.
Titik akhir titrasi argentometri metode mohr adalah terbentuknya endapan berwarna merah coklat.. Endapan tersebut adalah endapan..
a)
AgCl
b)
AgNO3
c)
Ag2CrO4
d)
K2CrO4
e)
NaCl
23.
Anda sedang melakukan pembakuan AgNO3 dan NH4SCN dengan cara : <br />a. Untuk AgNO3 : 10 mL larutan NaCl yang pada wadahnya tertulis konsentrasi 0,05 N, anda titrasi menggunakan larutan AgNO3 0,05 N, jumlah AgNO3 terpakai = 11 mL.<br />b. Untuk NH4SCN : 10 mL AgNO3 yang pada wadahnya tertulis konsentrasi 0,05 N, anda titrasi menggunakan larutan NH4SCN 0,05 N, jumlah NH4SCN yang terpakai adalah 10,5 mL. <br />Berapakah normalitas NH4SCN yang sebenarnya…
a)
0,0455 N
b)
0,0476 N
c)
0,0433 N
d)
0,0525 N
e)
0,0578
24.
Berikut prosedur titrasi argentometri metode Volhard : Pipet 10,0 mL larutan sampel, tambahkan 20,0 mL larutan AgNO3 0,05 N, kemudian ditambahkan sebanyak 5 mL HNO3 6 N, dan 1 mL indikator ferri aluin. Titrasi dengan larutan NH4SCN 0,05 N hingga terbentuk warna merah coklat. <br />Yang diisikan kedalam buret adalah……..
a)
HNO3
b)
AgNO3
c)
NH4SCN
d)
Ferri aluin
e)
Sampel
25.
Anda ingin menentukan kadar ZnSO4 dalam sampel, metode titrasi yang dapat anda gunakan…
a)
Alkalimetri
b)
Acidimetri
c)
Kompleksometri
d)
Permanganometri
e)
Iodimetri
26.
Komplekson atau pentiter yang umum atau sering digunakan dalam titrasi kompleksometri adalah….
a)
asam nitrilo triasetat
b)
asam etilen diamin tertaraasetat
c)
dinatrium etilen diamin tetraasetat
d)
Dinatrium tetraasetat
e)
dinatrium etilen dihidroksi tetraasetat
27.
Pada titrasi kompleksometri perubahan warna terjadi dari warna merah violet ke biru muda. Jika dilihat dari mekanisme reaksi, warna biru muda adalah warna…
a)
Kompleks logam dengan EDTA
b)
Kompleks logam dengan EBT
c)
EDTA bebas
d)
EBT bebas
e)
Logam Bebas
28.
Pada proses preparasi, penggunaaan indikator Eriochrom black T harus diencerkan terlebih dahulu dengan…….
a)
Aquadest
b)
HCl
c)
NaCl
d)
H2SO4
e)
NaOH
29.
Anda sedang melakukan kadar Timbal (II) Asetat dalam sampel dengan menggunakan titrasi kompleksomteri dengan prosedur : 10 gram sampel dikeringkan dalam oven hingga kering, dilarutkan dengan aquadest dalam labu erlenmeyer, ditambahkan 3 mL dapar salmiak pH 10 dan ± 30 mg indikator EBT yang telah diencerkan. Titrasi dengan larutan pentiter 0,05 M hingga terjadi perubahan warna dari merah violet ke biru muda, jumlah pentiter terpakai 12 mL. Hasil pembakuan pentiter 0,055 M. Berapakah konsentrasi (%b/b) Timbal (II) asetat dalam larutan sampel? (Mr Timbal asetat=325,29, Mr Timbal asestat trihidrat = 379,33)
a)
1,07 %b/b
b)
1,95 %b/b
c)
2,15 %b/b
d)
2,27 %b/b
e)
2,50 %b/b
30.
Instrumen AAS digunakan untuk mengukur kadar logam dalam suatu sampel. Dari sampel berikut manakah yang sebaiknya diukur menggunakan AAS?
a)
Pemutih yang mengandung hidrokuinon
b)
Pemutih yang mengandung Merkuri
c)
Gorengan yang mengandung akrilamid
d)
Sate yang mengandung benzo[a]piren
e)
Susu bayi yang mengandung bis-fenol a
31.
Dalam preparasi kurva kalibrasi, biasanya baku pembanding dilarutkan dalam suatu pelarut sehingga terbentuk larutan induk. Jika akan membuat larutan induk kadmium dengan konsentrasi 1000 µg/mL sebanyak 50 mL, berapa banyak baku pembanding kadmium yang harus dilarutkan?
a)
25 mg
b)
50 mg
c)
50 g
d)
100 mg
e)
100 g
32.
Seorang apoteker bermaksud membuat larutan kadmium dengan konsentrasi 100 µg/mL sebanyak 50 mL. Jika larutan yang tersedia adalah memiliki konsentrasi 1000 µg/mL, berapa volume yang dipipet dari larutan tersebut?
a)
1 mL
b)
2 mL
c)
5 mL
d)
10 mL
e)
20 mL
33.
Suatu logam kadmium memiliki nilai absorptivitas molar dengan nilai 1,125 x 10^4 L/mol.cm, jika tebal kuvet yang digunakan 1 cm dan bobot atom relatif kadmium adalah 120 g/mol. Berapa konsentrasi(µg/mL) yang diperlukan untuk mendapatkan nilai absorban sebesar 0,2?
a)
1.07
b)
2.13
c)
2.56
d)
3.07
e)
3.68
34.
Suatu apoteker bermaksud membuat larutan dengan konsentrasi 2 µg/mL sebanyak 50 mL. Jika larutan induk memiliki konsentrasi 100 µg/mL, berapa volume (mL) yang diambil dari larutan tersebut?
a)
1
b)
2
c)
5
d)
10
e)
20
35.
Suatu apoteker bermaksud membuat larutan dengan konsentrasi 4 µg/mL sebanyak 25 mL. Jika larutan induk memiliki konsentrasi 100 µg/mL, berapa volume (mL) yang diambil dari larutan tersebut?
a)
1
b)
2
c)
5
d)
10
e)
20
36.
Instrumen AAS digunakan untuk mengukur kadar logam dalam suatu sampel. Dari kasus berikut manakah yang sebaiknya diukur menggunakan AAS?
a)
Pengukuran kadar tembaga dalam buah kalengan
b)
Pengukuran kadar protein dalam ikan salmon
c)
Pengukuran kadar karbohidrat dalam buah melon
d)
Pengukuran kadar asam kojat dalam sediaan lotion
e)
Pengukuran kadar lemak dalam sosis curah
37.
Suatu pengukuran kadar Timbal menggunakan AAS memiliki persamaan regresi linier y = 0,01x + 0,002. Jika nilai absorban hasil pengukuran adalah 0,252, berapa konsentrasi(µg/mL) timbal tersebut?
a)
1
b)
5
c)
10
d)
20
e)
25
38.
Untuk penentuan kadar Nikel dalam suatu sampel pangan perlu dilakukan preparasi sampel terlebih dahulu yang bertujuan untuk memisahkan analit dengan matriks yang ada. Preparasi sampel yang dilakukan adalah mula-mula sampel ditimbang sebanyak 1 gram kemudian dilakukan tahap destruksi kering, abu yang diperoleh dari sampel tersebut dilarutkan dalam 10 mL aquaregia. Larutan yang diperoleh tersebut diambil 1 mL kemudian dilarutkan dalam 100 mL dan dilakukan pengukuran menggunakan AAS. Berapakah faktor pengenceran dari preparasi sampel tersebut?
a)
10
b)
100
c)
1000
d)
5000
e)
10000
39.
Seorang apoteker bermaksud membuat larutan kadmium dengan konsentrasi 0,2 µg/mL sebanyak 50 mL. Jika larutan yang tersedia adalah memiliki konsentrasi 10 µg/mL, berapa volume (mL) yang dipipet dari larutan tersebut?
a)
1
b)
2
c)
5
d)
10
e)
20
40.
Anda ingin menentukan kadar Ag secara argentometri, metode yang dapat anda gunakan
a)
Mohr
b)
Volhard Titrasi Langsung
c)
Volhard Titrasi Tidak Langsung
d)
Fajans
e)
Budde
41.
Suatu perlakuan pemecahan senyawa menjadi unsur-unsurnya sehingga dapat dianalisis disebut
a)
Elektromagnetik plating
b)
Destruksi
c)
Destilasi
d)
Insinerasi
e)
Titrasi
42.
Perombakan logam organik dengan asam-asam kuat baik tunggal maupun campuran disebut ...
a)
Destruksi
b)
Destruksi basah
c)
Destruksi kering
d)
Destilasi
e)
Insinerasi
43.
Perombakan logam-logam organik di dalam sampel menjadi logam-logam anorganik bebas menggunakan bantuan furnace/tanur disebut ...
a)
Destruksi
b)
Destruksi basah
c)
Destruksi kering
d)
Destilasi
e)
Insinerasi
44.
Yang bukan tujuan destruksi adalah ...
a)
mengurangi gangguan dari unsur lain
b)
membuat konsentrasi unsur yang terdapat pada sampel dalam batas-batas diperlukan
c)
memperoleh unsur sampel dalam bentuk yang sesuai dengan metode yang dipakai
d)
membuat konsentrasi unsur dalam sampel bertambah pekat
e)
menghilangkan unsur organik dari sampel
45.
Yang merupakan kelebihan metode destruksi kering adalah
a)
hilangnya unsur-unsur karena retensi terhadap dinding wadah
b)
tingginya temperatur merupakan ancaman terjadinya kehilangan unsur karena volatilisasi
c)
memerlukan waktu yang cukup lama
d)
dapat diaplikasikan pada berbagai jenis sampel
e)
menggunakan alat yang sederhana (beaker glass)
46.
Yang merupakan kekurangan metode destruksi kering adalah
a)
lebih sederhana dan lebih aman
b)
sampel dalam jumlah besar dapat dikerjakan dengan lebih mudah
c)
tidak adanya kesalahan relatif akibat kontaminasi
d)
dapat meningkatkan kandungan garam anorganik secara signifikan
e)
dapat diaplikasikan pada berbagai jenis sampel
47.
Asam pendestruksi pada proses destruksi basah, kecuali
a)
Asam asetat pekat
b)
asam sulfat pekat
c)
asam sulfat pekat + Kalium sulfat pekat
d)
Aqua regia
e)
Asam perklorat pekat
48.
komposisi aqua regia
a)
asam sulfat pekat + Kalium sulfat pekat
b)
asam sulfat pekat + asam nitrat pekat
c)
asam sulfat pekat + asam klorida pekat
d)
asam klorida pekat + asam nitrat pekat
e)
asam nitrat pekat + Kalium nitrat pekat
49.
produk yang dihasilkan pada proses destruksi kering berupa senyawa…...
a)
oksida logam
b)
logam organik
c)
senyawa kompleks
d)
logam bebas
e)
logam anorganik
50.
alat-alat yang digunakan dalam metode destruksi, kecuali ..
a)
b)
c)
d)
e)
100 %
