WorksheetsPCPT XII
Total questions: 50
Worksheet time: 2hrs 40mins
Komponen kopling yang terikat baut pada fly wheel adalah
Release bearing
Torsion damper
Release fork
Clutch cover
Facing
Bagian plat kopling yang berhubungan langsung dengan input shaft transmisi adalah
Clutch disc
Diafragma spring
Clutch hub
Fly wheel
Fly wheel
Differential terdiri dari 2 bagian, final gear dan differential gear, komponen yang termasuk dalam final gear yaitu
Pinion gear dan ring gear
Drive pinion dan ring gear
Ring gear dan drive pinion
Pinion gear dan side gear
Pinion shaft gear dan bearing cup
Komponen differential yang berfungsi untuk meningkatkan momen dan mengubah arah putaran yaitu
Differential gear
Side gear
Bevel gear
Hypoid gear
Final gear
Bagian transmisi yang berfungsi untuk menyamakan putaran adalah
Clutch hub
Synchronizer ring
Sleeve hub
Shifting key
Over drive gear
Komponen no. 1 dan 4 pada gambar transmisi adalah
Key spring dan shifting key
Synchronizer ring dan sleeve hub
Clutch hub dan sleeve hub
Synchronizer ring dan clutch hub
Shifting key dan sleeve hub
Komponen plat kopling yang berfungsi untuk meredam getaran saat kopling bekerja adalah
Facing
Torsion damper
Cushioning plat
Bearing
Clutch hub
Komponen kopling yang berfungsi meneruskan gaya dorong dari release fork ke diafragma spring adalah
Release fork
Pressure plat
Disc clutch
Release bearing
Clutch cover
Konstruksi poros penggerak pada gambar tersebut merupakan tipe
Three quarter
Semi floating
Tripod joint
Full floating
CV. Joint
Komponen wheel hub dan rear axle shaft pada gambar di tunjukkan pada nomer
1 dan 4
2 dan 3
4 dan 2
4 dan 3
1 dan 2
Pada konstruksi poros penggerak ini, bantalan dipasangkan diantara axle housing dan axle shaft sedangkan roda dipasangkan langsung pada axle shaft, tipe ini banyak di pakai pada kendaraan ringan, tipe konstruksi ini yaitu
CV. Joint
Semi floating
Intermediate shaft
Hollow shaft
Three quarter
Tipe differential/final drive yang drive pinionnya terpasang pada posisi garis tengah ring gear dan alur gigi miring adalah
Bevel gear
Hypoid
Spiral bevel gear
Helical gear
Hypoid bevel gear
Untuk mengatasi perubahan jarak antara differential dengan transmisi maka pada poros propeller digunakan
Universal joint
Center bearing
Sleeve joint
Hook joint
Tripot joint
Nama komponen pada gambar no. 1, 2 dan 4 adalah
Penahan bantalan, axle shaft dan axle housing
Flens roda, penahan bantalan dan axle shaft
Flens roda, side gear dan axle shaft
Flens roda, penahan bantalan dan axle hoousing
Axle shaft, axle housing dan penahan bantalan
Jenis univesal joint yang tidak dapat di bongkar adalah
Universal joint tipe solid bearing cup
Universal joint tipe propeller solid shell
Universal joint tipe shell bearing cup
Universal joint tipe spider bearing cup
Universal joint tipe sleeve bearing cup
Jenis konstruksi perkaitan drive gear pinion dengan ring gear pada gambar ini adalah
Spiral bevel
Gigi bevel
Slidingmesh
Hypoid bevel
Constanmesh
Mekanisme pemindah daya dalam gambar yang berkaitan langsung dengan sleeve hub di tunjukkan pada nomer
1
9
3
5
7
Type mekanisme pemindah daya dalam gambar adalah
Colum shift
Remote control
Direct control
Floor shift
Shift lever
Prinsip kerja differential pada gambar ini adalah
Belok kiri
Jalan lurus
Jalan menanjak
Belok kanan
Mundur
Fungsi dari axle shaft adalah
Sebagai penghubung sudut
Untuk meneruskan putaran dari drive pinion ke ring gear
Untuk meneruskan putaran ke poros roda
Sebagai pengatur roda belakang
Meningkatkan momen putar
Nama komponen no. 1 dan 2 pada gambar tersebut adalah
Axle shaft dan pinion gear
Drive pinion gear dan ring gear
Pinion shaft dan side gear
Drive gear dan pinion gear
Ring gear dan wheel
Nama komponen no. 3 dan 5 pada gambar differential tersebut adalah
Drive pinion gear dan axle shaft
Pinion shaft gear dan pinion gear
Ring gear dan differential case
Side gear dan axle shaft
Differential case dan pinion gear
Bagian dari sistem kopling yang bersinggungan langsung dengan fly wheel adalah
Pressure plate
Release bearing
Torsion damper
Clutch disc
Clutch hub
Komponen clutch disc yang berfungsi meredam getaran saat kopling mulai berhubungan adalah
Release fork
Release bearing
Torsion damper
Facing
Clutch cover
Yang termasuk dalam komponen clutch disc adalah
Side gear
Cushion plate
Input shaft
shift fork
Wheel cylinder
Pada pengoperasian kopling mekanik, komponen yang berfungsi untuk mengembalikan posisi pedal kopling setelah pengoperasian kopling adalah
Pegas pedal kopling
Kabel kopling
Booster kopling
Reservoir
Silinder kopling
Komponen sistem kopling yang berfungsi meneruskan gaya tekan pedal kopling ke release bearing yaitu
Diafragma spring
Release fork
Release bearing
Pressure plate
Clutch cover
Komponen yang berfungsi meneruskan putaran mesin yang selanjutnya di teruskan ke transmisi melalui clutch disc adalah
Pressure plate
Release bearing
Diafragma spring
Fly wheel
Cushion plate
Komponen kopling yang berfungsi memberikan tekanan pressure plate terhadap disc clutch yaitu
Diafragma spring
Pegas pedal kopling
Clutch cover
Cushion plate
Release fork
Komponen sistem kopling yang berfungsi untuk menjepit clutch disc terhadap fly wheel adalah
Release fork
Reservoir
Clutch cover
Release bearing
Clutch hub
Alat yang digunakan untuk mengukur kedalaman paku keling pada clutch disc adalah
Dial indicator
Feeler gauge
Mistar baja
Mikrometer
Vernier caliper
Unit kopling dengan bidang gesek yang terendam fluida/oil di sebut
Kopling sentrifugal
Kopling magnet
Kopling mekanis
Kopling kering
Kopling basah
Nama komponen yang ditunjuk no. 3 pada gambar tersebut adalah
Facing
Torsion damper
Cushion plate
Clutch hub
Rivet
Type clutch cover pada gambar tersebut yaitu
Clutch cover type clutch disc
Clutch cover type coil spring
Clutch cover type diafragma spring
Clutch cover type pressure plate
Clutch cover type otomatis
Pada jenis kopling mekanis, media perantara yang meneruskan tekanan pedal kopling ke release fork adalah
Kawat kopling
Minyak rem
Kabel listrik
Reservoir
Oil
Berfungsi sebagai tempat oli pada master silinder kopling hidrolis adalah
Radiator
Filter oli
Reservoir
Oil pan
Oil hole
Komponen sistem pemindah daya yang berfungsi menghubungkan putaran dari transmisi ke differential adalah
Fly wheel
Propeler shaft
Transmisi
Kopling
Axle shaft
Pada posisi percepatan berapakah transmisi pada gambar berikut
Satu
Dua
Tiga
Empat
Mundur
Berapakah hasil pengukuran yang dimaksud
5,15 mm
5,65 mm
7,15 mm
7,65 mm
10,15 mm
Propeller shaft harus memiliki ketahanan terhadap gaya puntiran dan pengimbang saat berputar, nama pengimbang pada propeller shaft adalah
Center bearing
Balance weight
Shell bearing
Snap ring
Rear axle
Nama komponen pada gambar propeler no. 1 dan 4 adalah
Sleeve join dan snap ring
Spider dan bearing cup
Yoke dan spider
Balance weight dan bearing cup
Universal joint dan seal
Nama komponen no. 5 dan 6 pada gambar tersebut adalah
Snap ring dan yoke
Spinder dan seal
Yoke dan sleeve join
Bearing cup dan spinder
Balance weight dan snap ring
Pada gambar tersebut menunjukkan pemeriksaan
Pemeriksaan run out fly wheel
Pemeriksaan kondisi bantalan pilot
Pemeriksaan ujung pegas diafragma
Pemeriksaan ketebalan kanvas kopling
Pemeriksaan kerataan plat kopling
Pada kendaraan tipe FF letak transmisi berada di antara
Kopling dan propeller shaft
Kopling dan differential
Engine dan kopling
Kopling dan exle shaft
Engine dan differential
Pada kendaraan tipe FR, poros output transmisi berhubungan dengan
Differential
Axle shaft
Side gear
Kopling
Propeller shaft
Tipe transmisi manual yang perpindahan giginya dilakukan dengan cara menggeser gigi percepatannya untuk berhubungan dengan counter gear adalah
Transmisi tipe sliding mesh
Transmisi tipe constant mesh
Transmisi tipe synchronmesh
Transmisi tipe CVT
Transmisi matic
Ujung bagian depan inputshaft transmisi ditahan oleh
Bushing
Ball bearing
Pilot bearing
Clutch bearing
Needle bearing
Transmisi dapat mengatur momen dan kecepatan kendaraan sesuai dengan beban dan kondisi jalan. Hal ini disebabkan adanya
Final gear sebelum roda penggerak
Kombinasi roda gigi yang membentuk gear ratio
Mekanisme pengontrol pemindahan roda gigi
Roda gigi perantara antara mainshaft dan countergear
Dua poros yang terletak sejajar dan segaris dengan poros engkol
Komponen transmisi yang berfungsi untuk memindahkan putaran dari input shaft (main drive gear) ke main gear sekaligus membuat gear ratio adalah
Shifting key
Counter gear
Synchronizer ring
Sleeve hub
Key spring
Bagian dari transmisi yang berfungi mencegah terjadinya perpindahan gigi sebelum putaran antara gigi kecepatan dan clutch hub sama adalah
Shifting key
Spring key
Hub sleeve
Synchronizer ring
Clutch hub
