Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

kimia analisis susulan (UTS)

Total questions: 60

Worksheet time: 55mins

Name
Class
Date
1.

Suatu analisis dilakukan secara kimia meliputi identifikasi dan penetapan kadar suatu senyawa kimia disebut

a)

Kimia analisis

b)

Kimia kualitatif

c)

kimia kuantitatif

d)

Kimia fisika

e)

kimia farmas

2.

Senyawa asam borat dilarutkan dalam air, ditambahkan beberapa ml gliserol kemudian ditambahkan indikator p.p dan dititrasi dengan NaOH. Analit dalam prosedur ini adalah

a)

Gliserol

b)

Air

c)

Asam borat

d)

PP

e)

NaOH

3.

Sampel larutan boraks ditambahkan indikator metil merah kemudian dititrasi dengan asam klorida. Fungsi asam klorida adalah sebagai

a)

Titrat

b)

Titran

c)

Titrasi

d)

Pereaksi

e)

Pelarut

4.

Tepat terjadinya perubahan warna pada suatu proses titrasi pembakuan titran maupun penetapan kadar sampel yang dianalisis disebut

a)

Titik ekivalen

b)

Titik akhir titrasi

c)

Titik didih

d)

Titik lebur

e)

Titik beku

5.

Baku primer pada proses titrasi merupakan senyawa kimia yang tidak perlu dibakukan lagi. Normalitasnya dapat diketahui dari data penimbangan tertentu dan dilarutkan dalam volume tertentu. Baku primer untuk titran NaOH adalah ...

a)

KHP

b)

KOH

c)

K2SO4

d)

KCl

e)

KNO3

6.

Nilai presisi atau ketelitian dari suatu metode analisis sangat dibutuhkan, nilai ini dapat dilihat berdasarkan nilai

a)

Rata-rata kadar

b)

Median sampel

c)

Simpangan baku

d)

Persen kadar

e)

volume titran

7.

Dalam suatu reaksi kimia, bobot ekuivalen dari semua zat yang terlibat dalam reaksi (pereaksi dan hasil reaksi) selalu sama, tetapi molnya berbeda. Contoh A + 2B à C + 3D , 1 mol zat A bereaksi dengan ....

a)

1 mol zat B

b)

2 mol zat B

c)

1 mol zat C

d)

3 mol zat C

e)

1/3 mol zat B

8.

Dalam reaksi NaOH + 2H2SO4 --> ............ + 2H2O sebagai hasil reaksi adalah ...

a)

NaOH

b)

H2SO4

c)

Na2SO4

d)

H2O

e)

Na2S2O3

9.

CH3COOH + NaOH --> CH3COONa + H2O.Nilai be pada reaksi ini adalah...

a)

1

b)

1/2

c)

2

d)

1/3

e)

1/4

10.

Pada reaksi asam basa , nilai BE = Kesetaraan jumlah mol zat dengan ....

a)

1 H+

b)

2 OH-

c)

1 elektron

d)

1 kation

e)

2 elektron

11.

Pada metode dimana perak nitrat digunakan sebagai titran, nilai BE setara dengan ...

a)

1 mol ion klorida

b)

1 mol ion perak

c)

2 mol ion klorida

d)

2 mol ion perak

e)

1 mol ion hidrogen

12.

Bila ion kromat dititrasi secara argentometri, maka mempunyai bilangan ekivalen ...

a)

1

b)

2

c)

1/2

d)

1/4

e)

3

13.

Bila ion kromat dititrasi secara argentometri, maka hasil reaksinya akan terbentuk ...

a)

K2CrO4

b)

Ag2Cr2O7

c)

Ag2CrO4

d)

AgCl

e)

AgNO3

14.

Reaksi Mg2+ + EDTA --> Mg-EDTA. BE setara dengan...

a)

1 mol EDTA

b)

1 mol logam

c)

1 mol Mg-EDTA

d)

BE = 1

e)

½ mol EDTA

15.

Sebagai analit pada reaksi Mg2+ + EDTA à Mg-EDTA adalah .....

a)

Mg2+

b)

EDTA

c)

Mg-EDTA

d)

Na2EDTA

e)

Mg2+ + EDTA

16.

Suatu sampel senyawa boraks akan dianalisis secara titrimetri. Metoda yang digunakan adalah :

a)

Asidimetri

b)

Alkalimetri

c)

Argentometri

d)

Permanganometri

e)

Yodimetri

17.

NaOH dan KOH adalah basa kuat sehingga dapat digunakan sebagai titran. Alasan mengapa KOH jarang digunakan sebagai titran adalah

a)

Kurang murni

b)

Tidak stabil

c)

Lebih mahal

d)

Mudah terurai

e)

Higroskopis

18.

Suatu asam atau basa lemah yang mempunyai perbedaan warna didalam bentuk molekul daripada bentuk ion. Digunakan untuk mempermudah pengamatan titik akhir titrasi disebut

a)

Titran

b)

Titrat

c)

Analit

d)

Pereaksi

e)

Indikator

19.

Sampel asam asetat akan dianalisis menggunakan metode titrasi netralisasi dengan titran NaOH. Indikator yang digunakan adalah

a)

M.M

b)

M.J

c)

BKH

d)

BTB

e)

P.P

20.

Natrium karbonat ditetapkan kadarnya menggunakan titran m.m. Nilai be pada titrasi tersebut adalah..

a)

1/2

b)

1/3

c)

1/4

d)

1

e)

2

21.

Bila Na2CO3 dititrasi dengan HCl menggunakan indikator p.p maka mempunyai nilai be = 1. Hasil dari titrasi tersebut adalah

a)

Na2CO3

b)

NaHCO3

c)

H2CO3

d)

H2O

e)

CO2

22.

Sampel yg mengandung natrium karbonat dilarutkan dalam 20 ml air, ditambahkan 2 tetes indikator pp. kemudian dititrasi dengan larutan HCl 0.1N. Perubahan yang diamati pada titik akhir adalah

a)

Warna pink menjadi tak berwarna

b)

Tak berwarna menjadi pink

c)

Tak berwarna menjasi kuning

d)

Warna kuning menjadi biru

e)

Warna pink menjadi kuning

23.

Reaksi yang terjadi pada titrasi senyawa boraks sebagai berikut Na2B4O7 + 2 HCl + 5 H2O --> 4 H3BO3 maka

a)

1 mol boraks bereaksi dengan 1 mol HCl

b)

1 mol boraks bereaksi dengan 5 mol H2O

c)

½ mol boraks bereaksi dengan 1 mol HCl

d)

1 mol boraks menghasilkan ¼ mol H3BO3

e)

2 mol HCl menghasilkan 1/2 mol H3BO3

24.

Diketahui sampel Ba(OH)2 sebanyak 25,0 mL tetap dititrasi oleh 100,0 mL HCl 0,1 M, maka konsentrasi sampel tersebut adalah..

a)

0,1 M

b)

0,01 M

c)

0,4 M

d)

0,04 M

e)

1,0 M

25.

Sebanyak 20,0 ml sampel mengandung NaOH dititrasi dengan HCl 0,1 M. Volume titran yang dibutuhkan untuk mencapai titik ekuivalen yaitu sebanyak 18,0 ml. Konsentrasi NaOH dalam sampel tersebut sebesar..

a)

0,9 M

b)

0,11 M

c)

0,09 M

d)

1,1 M

e)

0,2 M

26.

Terdapat Larutan HCl 0,30 M, akan dititrasi dengan larutan NaOH, pada titik akhir titrasi tercapai bila 10,0 ml larutan HCl dan memerlukan 75,0 ml larutan NaOH. Molaritas NaOH yang diperoleh adalah ...

a)

0,3 M

b)

0,03 M

c)

0,04 M

d)

0,4 M

e)

0,05 M

27.

Menururt Teori Arrhenius, asam adalah

a)

Senyawa yang bila terdisosiasi menghasilkan ion hidrogen

b)

Merupakan aseptor proton

c)

Senyawa yang bila terdisosiasi menghasilkan ion hidogen dan hidroksil

d)

Senyawa yang dapat mereduksi

e)

Senyawa yang mempunyai bilangan oksidasi lebih dari satu

28.

Sebanyak 10,0 ml sampel mengandung NaOH dititrasi dengan HCl 0,1 M. Volume titran yang dibutuhkan untuk mencapai titik ekuivalen yaitu sebanyak 18,0 ml. Konsentrasi NaOH dalam sampel tersebut sebesar..

a)

0,9 M

b)

0,18 M

c)

0,09 M

d)

1,1 M

e)

0,2 M

29.

Konsentrasi ion OH- dalam 100 mL larutan yang dapat digunakan untuk menetralkan 200 mL larutan HNO3 0,2 M adalah..

a)

0,2 M

b)

0,4 M

c)

0,1 M

d)

0,04 M

e)

0,02 M

30.

Pada titrasi asam basa, indikator metil merah mengalami perubahan warna dari merah ke kuning, mempunyai rentang pH ...

a)

pH 1,2 – 2,8

b)

pH 2,9 – 4,0

c)

pH 3,1 – 4,4

d)

pH 4,2 – 6,2

e)

pH 5,0 – 8,0

31.

Pada titrasi asam basa larutan baku sekunder (titran) yang sering digunakan adalah...

a)

Asam klorida

b)

Asam nitrat

c)

Asam fosfat

d)

Amonia

e)

Asam perklorat

32.

Bobot ekivalen pada titrasi asam basa adalah

a)

Kesetaraan jumlah mol zat dengan 1 mol ion hidrogen

b)

Kesetaraan jumlah mol zat dengan 1 mol elektron

c)

Kesetaraan jumlah mol zat dengan 1 mol kation

d)

Kesetaraan jumlah mol zat dengan 2 mol ion hidroksil

e)

Kesetaraan jumlah mol zat dengan 2 mol elektron

33.

Saat dimana jumlah titran yang bereaksi tepat setara (ekivalen) dengan jumlah analit dinamakan

a)

Titik akhir tirasi

b)

Titik ekivalen

c)

Kurva titrasi

d)

Titik awal titrasi

e)

Hasil titrasi

34.

Sejumlah 800 mg sampel Na2B4O7 dilarutkan sampai 250,0 ml, dipipet 10 ml lalu di add dengan akuades sampai 100 mL, kemudian diambil 20 mL ditambahkan indikator m.m. kemudian dititrasi dengan HCl 0,1009N. Berapakah faktor pengencerannya?

a)

100/10

b)

250/10

c)

800/10

d)

10/250

e)

10/800

35.

5 gr sampel mengandung boraks (Mr = 381,37) dilarutkan sampai 100,0 ml. Dipipet 10,0 ml dititrasi dg HCl 0,1007N membutuhkan 7,50 ml. berat ekivalen boraks adalah ...

a)

BM/2

b)

BM/1

c)

BM/4

d)

BM/3

e)

BM/mol

36.

350 mg sampel yang mengandung natrium karbonat dilarutkan dalam 20 ml air, tambahkan 2 tetes ind pp. Titrasi dengan menggunakan larutan HCl 0.1N hingga warna pink menjadi tidak berwarna membutuhkan 7,30 mL. Kadar natrium karbonat yang diperoleh adalah...

a)

2,086%

b)

20,86%

c)

0,2086%

d)

0,1043%

e)

0,1086%

37.

Banyaknya H2SO4 (Mr = 98) yang dapat dinetralisasi sempurna oleh 20,0 g NaOH agar menghasilkan SO42- adalah ...

a)

49,0 g

b)

24,5 g

c)

4,90 g

d)

2,45 g

e)

20,0 g

38.

Suatu sampel senyawa asam asetat akan dianalisis secara titrimetri. Metoda yang digunakan adalah :

a)

Asidimetri

b)

Alkalimetri

c)

Argentometri

d)

Permanganometri

e)

Iodometri

39.

Pada reaksi redoks BE = Kesetaraan jumlah mol zat dengan ....

a)

1 H+

b)

1 OH-

c)

1 elektron

d)

1 kation

e)

1 anion

40.

CH3COOH + NaOH ---> CH3COONa + H2O. be CH3COOH pada reaksi ini adalah...

a)

1

b)

1/2

c)

2

d)

1/3

e)

1/4

41.

Berikut pernyataan yang benar terkait reaksi oksidasi,

a)

Kenaikan bilangan oksidasi

b)

Pengurangan oksigen

c)

Menerima elektron

d)

Terjadi pada senyawa reduktor

e)

Bisa terjadi pada senyawa natrium tiosulfat

42.

Berikut merupakan senyawa yang dapat bertindak sebagai oksidator, KECUALI

a)

Kalium permanganat

b)

Kalium dikromat

c)

Kalium iodat

d)

Kalium bromate

e)

Natrium tiosulfat

43.

2 Fe+2 + Cl2 --->2Fe+3 + 2Cl- dari reaksi berikut yang merupakan oksidator dan reduktor berturut – turut, ialah ….

a)

Fe+2 dan Fe+3

b)

Fe+3 dan Cl-

c)

Cl- dan Cl2

d)

Cl2 dan Fe+3

e)

Cl2 dan Fe+2

44.

MnO4- + 8H+ ↔ Mn2+ + 4H2O bilangan oksidasi Mn pada MnO4- adalah …….

a)

+6

b)

+7

c)

+8

d)

-4

e)

-5

45.

Nilai bilangan ekivalen MnO4- dari reaksi MnO4- + 8H+ ↔ Mn2+ + 4H2O adalah

a)

1/7

b)

1/6

c)

1/5

d)

1/4

e)

1/3

46.

Apakah yang dimaksud dengan indicator redoks….

a)

Senyawa yang memperlihatkan warna berbeda dalam suasana pH asam

b)

Senyawa yang memperlihatkan warna berbeda dalam suasan pH basa

c)

Senyawa yang memperlihatkan warna berbeda saat perubahan pH yang sangat tajam

d)

Senyawa yang memperlihatkan warna berbeda saat mengalami penurunan pH

e)

Senyawa yang memperlihatkan warna berbeda dalam bentuk teroksidasi dan tereduksi

47.

C2O42- ↔ 2CO2 nilai bilangan ekivalen dari C2O42- adalah …..

a)

1

b)

2

c)

1/2

d)

1/3

e)

1/4

48.

Berikut merupakan kelebihan dari senyawa KMnO4 sebagai oksidator kuat dalam proses titrasi redoks …..

a)

Merupakan autoindikator

b)

Perlu pengocokan yang intensif

c)

Reaksi berjalan cepat dalam suasana asam

d)

Mudah diperoleh dalam keadaan murni

e)

Mudah direduksi oleh cahaya

49.

2MnO4- + 5H2C2O4 + 6H+ ----> 2…….. + 10CO2 + 8H2O dalam reaksi ini Mn pada MnO4- mengalami proses reduksi menjadi …..

a)

Mn3+

b)

Mn1+

c)

Mn2-

d)

Mn2+

e)

Mn3-

50.

25 ml larutan sampel H2O2 (BM = 34) diencerkan sampai 250,0 ml, kmd dipipet 10,0 ml + 5 ml H2SO4 6N, hangatkan, kmd dititrasi dg lar. KMnO4 0.0997N dibutuhkan 8,80 ml. berapa kadar H2O2

a)

1.49 %

b)

1.59 %

c)

1.23 %

d)

2.98 %

e)

2.89 %

51.

110 mg KIO3(Mr = 214) kering dilarutkan dalam akuades hingga 50,0 mL digunakan untuk pembakuan senyawa natrium tiosulfat dalam titrasi iodometri, nilai normalitas larutan KIO3 ialah sebesar …..

a)

0.0617

b)

0.0561

c)

0. 0308

d)

0.0154

e)

0.0628

52.

Suatu sampel akan dianalisis secara titrasi menggunakan larutan yodium atau iodine sebagai titrannya. indikator yang sebaiknya digunakan adalah ...

a)

Larutan kanji

b)

Larutan kalium kromat

c)

Larutan eosin

d)

Larutan fluoresein

e)

Larutan feroin

53.

Titrasi yodometri berdasarkan reaksi redoks, termasuk titrasi kembali, berarti sampel harus direaksikan dulu dan tidak dapat langsung dititrasi. Titran yang digunakan adalah larutan...

a)

Iodium atau I2

b)

KIO3

c)

Na2S2O3

d)

KBrO3

e)

NaOH

54.

Penggunaan titran KMnO4 pada proses titrasi membutuhkan suasana asam yang cukup kuat untuk menghasilkan reaksi yang sempurna. Pada pH kurang asam atau netral akan terbentuk endapan coklat yaitu

a)

MnSO4

b)

KMnO4

c)

MnO2

d)

MnCl2

e)

K2MnO4

55.

Larutan senyawa kimia ini digunakan sebagai titran pada metode titrasi redoks dan tidak perlu dibakukan karena termasuk baku primer tetapi jarang digunakan dan mempunyai be = 1/6. Larutan yang dimaksud adalah ....

a)

KMnO4

b)

K2CrO4

c)

KOH

d)

K2Cr2O7

e)

K4FeCN6

56.

Baku primer yang digunakan untuk membakukan larutan KMnO4 adalah ...

a)

Na2C2O4

b)

Na2S2O4

c)

Na2CrO4

d)

NaOH

e)

Na2SO4

57.

Reaksi IO3- + 5I- + 6H+ ---> 3I2 + 3 H2O terjadi pada metode ......

a)

Yodatometri

b)

Alkalimetri

c)

Yodimetri

d)

Argentometri

e)

Kompleksometri

58.

Titrasi suatu sampel dapat dilakukan dengan beberapa metode. Bila menggunakan kalium permanganat sebagai titran, maka termasuk metode ...

a)

Alkalimetri

b)

Asidimetri

c)

Netralisasi

d)

Redoks

e)

Kompleksometri

59.

Sampel di bawah ini dapat dititrasi langsung dengan titran KMnO4 dan mempunyai be = ½ dan dilakukan tanpa menggunakan indikator. Sampel yang dimaksud adalah...

a)

CuSO4

b)

H2O2

c)

CH3COOH

d)

Na2B4O7

e)

H3BO3

60.

Larutan I2 bersifat sebagai oksidator yang digunakan sebagai titran pada metode ....

a)

Yodatometri

b)

Alkalimetri

c)

Yodimetri

d)

Argentometri

e)

Kompleksometri