Font size
WorksheetsQUIZ PKL 1
Total questions: 40
Worksheet time: 30mins
Berapa ukuran kaset yang digunakan untuk pemeriksaan pelvis ?
18 x 24 cm
24 x 30 cm
30 x 40 cm
35 x 43 cm
CP Pada pemeriksaan Pelvis AP adalah
pertengahan antara sias dan simpisis pubis
pertengahan simpisis pubis
pertengahan SIAS
Pertengahan antara prox,Xipoi dan Simpisis Pubis
Berikut adalah beberapa proyeksi pemeriksaan pelvis, kecuali . . . .
AP
AP Inlet
AP Outlet
AP Frogleg
Lateral
Berapa derajat CR yang digunakan untuk pemeriksaan pelvis AP outlet khusus untuk pasien wanita
15-20 derajat
20-35 derajat
30-45 derajat
35-50 derajat
45-55 derajat
Berikut adalah indikasi untuk pemeriksaan pelvis, kecuali . . . .
Appendicitis
Fraktur
Corpus Alineum
Ruptur
Fisure
Dimanakah letak CP dari proyeksi pelvis AP inlet ?
Pertengahan titik pada 3-5 distal ke superior border simpisis pubis
Menuju titik garis tengah setinggi SIAS
Pada MSP setinggi SIAS
Pada MSP tubuh kurang lebih 2,5 cm di atas simpisis pubis
Pada pertengahan pelvis
ilium dan isium ditunjukan pada nomor
8 dan 4
8 dan 7
4 dan 5
5 dan 7
nomor 5,9 dan 10 secara berturut turut adalah
neck femoral, head femoral dan trochanter minor
head femoral, neck femoal dan trochanter minor
neck femoral, head femoal dan trochanter mayor
head femoral, neck femoal dan trochanter mayor
trochanter mayor, neck femoral, head femoal
nomor 6 dan 2 adalah
foramen magnum dan hip joint
foramen pelvis dan caput femur
foramen obturatorium dan hip joint
foramen obturatorium dan caput femur
Pasien umur 55 tahun mempunyai keluhan batuk dan sesak napas sudah lebih dari dua bulan. Dia datang ke bagian radiologi dengan membawa form permintaan foto thorax dengan diagnosis bronchitis asmatis. Pasien mampu berdiri dan kooperatif untuk mengikuti instruksi dari petugas
Postero Anterior
Antero Posterior
Lateral
Oblik Antero Posterior
Oblik Postero Anterior
Seorang perempuan usia 50 tahun dengan menggunakan brankard dan infuse diantar oleh petugas ke bagian radiologi dengan kondisi pasien lemah. Pada lembar permintaan foto rontgen tertulis riwayat penyakit sudah 3 hari mengalami sesak napas. Diagnosanya adalah Pleura effusi dengan permintaan foto rontgen thoraks.
Bagaimana proyeksi yang anda gunakan untuk menampakkan diagnose pada penyakit tersebut ?
Radiografi thoraks dengan proyeksi AP supine
Radiografi thoraks dengan proyeksi AP tegak
Radiografi thoraks dengan proyeksi PA supine
Radiografi thoraks dengan proyeksi PA tegak
Radiografi thoraks dengan proyeksi lateral tegak
Bagaimana instruksi eksposi Pemeriksaan Thorax ?
Eksposi dilakukan pada saat inspirasi pertama dan tahan napas
Eksposi dilakukan pada saat inspirasi kedua dan ekspirasi
Eksposi dilakukan pada saat inspirasi pertama dan napas biasa
Eksposi dilakukan pada saat inspirasi kedua dan tahan napas
Eksposi dilakukan pada saat inspirasi dan ekspirasi
CP pada pemeriksaan Thorax adalah?
Pada angulus inferior scapula
Pertengahan kedua angulus inferior scapula pada MSP
Setinggi angulus inferior scapula pada MCP
Pertengahan antara kedua axilla pada MSP
Setinggi axilla pada MCP
Berapakah FFD yang digunakan untuk pemeriksaan Thorax?
90-100 cm
100-120 cm
100-150 cm
150-180 cm
180-200 cm
Pada pemeriksaan thorax harus bisa menghasilkan kualitas gambar yang terbaik, kualitas gambar itu meliputi kecuali:
Bisa menampakkan gambaran seluruh vertebra thoracal
Gambaran diagfragma setinggi costa 9 – 10 postrior
Jarak sternoclavikula join kanan dan kiri denga processus spinosus simetris
Gambaran diagfragma setinggi costa 6-7 anterior
Kedua sinus costropenicus tidak terpotong
Prosedur radiografi thorak proyeksi lateral dibawah ini benar ,kecuali
Posisi pasien true lateral
Kedua tangan disamping tubuh
Centralpoin pada T7
CR tegak Lurus
Eksposi pada saat inspirasi penuh
Kualitas foto rongent thorax yang baik memiliki kriteria seperti tersebut , kecuali :
Kedua Sterno Clavicular Joint tampak simetris kanan dan kiri dan Lapangan Pulmo terbebas dari gambaran os. Scapula
Expirasi penuh ditunjukkan dengan terlihatnya Costae 9-10 Posterior
Faktor Eksposi cukup ditunjukkan dengan terlihatnya CV Thoracal 1-4
Tampak Carina (percabangan Bronkus) setinggi CV Thoracal 3 atau 4
Diafragma terlihat naik, tampak gambaran jantung
Proyeksi pada gambar adalah
lateral
PA Caldwell
Parietoachantial (Waters method )
AP axial Towne
Submentovertec (SMV)
proyeksi pada gambar adalah
axiolateraloblik
PA Caldwell
Parietoachantial (Waters method )
AP axial Towne
Submentovertec (SMV)
proyeksi pada gambar adalah
PA Caldwell
Parietoachantial (Waters method )
AP axial Towne
Submentovertec (SMV)
axiolateral
proyeksi pada gambar disamping adalah
PA Caldwell
Parietoachantial (Waters method )
AP axial Towne
Submentovertec (SMV)
axio lateral
proyeksi pada gambar disamping adalah
PA Caldwell
Parietoachantial (Waters method )
AP axial Towne
Submentovertec (SMV)
axio lateral
proyeksi pada gambar disamping adalah
PA Caldwell
Parietoachantial (Waters method )
AP axial Towne
Submentovertec (SMV)
shculler
Dibawah ini yang termasuk teknik pemeriksaan yang tepat untuk menegakkan diagnose sinusitis adalah
Radiografi Waters dan Caldwell
Radiografi Waters dan Lateral Face bone
Radiografi Towne dan Judet
Radiografi Schuller dan Law
Radiografi Stenverst dan Schedell
CP proyeksi cranium AP
MSP kepala setinggi tulang frontal menuju tengah film
MSP kepala setinggi Glabella menuju ke tengah film
MSP kepala setinggi nasion menuju ketengah film
MSP kepala setinggi acantion menuju ketengah film
MSP kepala setinggi LML menuju ketengah film
Pada pemeriksaan lateral facial bone titik bidik berada di
Sellatursica
Arcus zygomaticum
Acanthion
Titik tengah garis antara cantus dan MAE
Nasion
Pada pemeriksaan orbit adengan metode PA Caldwell , arah sinarnya adalah :
15o caudad terhadap OML
15o caudad terhadap LML
15o cephalad terhadap OML
15o cephalad terhadap MML
15o caudad terhadap MML
Pernyataan berikut merupakan bagian dari pemeriksaan TMJ dengan metode Axiolateral (Schuller Method), kecuali :
Posisi pasien tidur semiprone
IPL tegak lurus terhadap bidang IR
Dibuat dengan buka dan tutup mulut untuk kedua sisi TMJ
CR caudad menembus 4 cm bagian atas MAE yang jauh dari IR
CR vertikal
Radiografi mandibula untuk memperlihatkan ramus mandibular secara lateral dengan menggunakan proyeksi
PA
PA Axial
Axiolateral Oblique
Towne’s
Lateral
sinus frontalis ditunjukan pada angka ?
1
2
3
4
5
sinus maksila ditunjukan pada angka
1
2
3
4
5
sinus etmoidal ditunjukan pada angka
1
2
3
4
5
Bagaimanakah pengaturan garis imajiner pada proyeksi Proyeksi Parieto acanthial metode waters ?
OML sejajar, MSP tegak lurus, AML tegak lurus
OML tegak lurus, MSP sejajar, MML sejajar
OML 37⁰, MSP tegak lurus, MML tegak lurus
OML 37⁰, MSP sejajar, AML tegak lurus
OML 37⁰, MSP sejajar, MML tegak lurus
CP Proyeksi Lateral pada cranium adalah
¾ inchi superior MAE
¾ inchi anterior MAE
2 inchi posterior MAE
2 inchi anterior MAE
2 inchi superior MAE
Pada pemeriksaan dasar kepala, salah satu proyeksi yang dibuat adalah Sub mentovertical. Dimanakah titik bidiknya ?
Pada pertengahan kedua angulus mandibula
Pada pertengahan kedua TMJ
Pada MSP setinggi simphisis menti
Pada MSP ramus mandibula
Pada MSP setinggi vertex
MASTOID DITUNJUKAN PADA NOMOR
1
2
3
5
6
dorsum Sellae ditunjukan pada angka
1
2
3
5
6
foramen magnum ditunjukan nomor
1
2
3
5
6
angka 5 dan 6
sella tursica dan TMJ
Spenoid dan sella tursica
Sella tursica dan MAE
Spenoid dan MAE
Spenoid dan TMJ
mandibula dan maksila secara berturut turut ditunjukan pada gambar?
4 dan 5
3 dan 5
2 dan 3
4 dan 3
3 dan 4
