wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sertifikasi Bendahara

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Asas yang mengharuskan agar setiap transaksi keuangan ditampilkan secara utuh dalam dokumen anggaran

a)

Asas kesatuan

b)

Asas tahunan

c)

Asas universalitas

d)

Asas spesialitas

2.

Pejabat yang melaksanakan kewenangan untuk mengambil keputusan dan/atau tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran atas beban APBN:

a)

Bendahara Pengeluaran

b)

PPK

c)

PPSPM

d)

KPA

3.

PA menunjuk kepala satker sebagai KPA dan penunjukan KPA:

a)

terikat tahun anggaran

b)

terikat dengan pejabat yang memangku jabatan PA

c)

bersifat ex-officio

d)

Semua benar

4.

Dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran, kepala Satker dapat menunjuk beberapa BPP sesuai kebutuhan. BPP harus menyampaikan laporan

pertanggungjawaban kepada :

a)

Bendahara Pengeluaran

b)

KPA

c)

PPK

d)

BUN

5.

Pembebanan Uang Persediaan yang diterima oleh Bendahara Pengeluaran

a)

Membebani akun Belanja Barang;

b)

Membebani akun Belanja Modal;

c)

Belum membebani akun Belanja

d)

Membebani akun Belanja Pegawai

6.

Batas waktu pelaporan PPh pasal 23 yang dipungut oleh Bendahara Pengeluaran adalah

a)

Paling lambat 15 hari setelah Masa Pajak berakhir

b)

Paling lambat 25 hari setelah Masa Pajak berakhir

c)

Paling lambat 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

d)

Paling lambat 10 hari setelah Masa Pajak berakhir

7.

Pembayaran oleh bendahara pengeluaran atas belanja barang sebesar Rp.2.800.000,00 dari penyedia telah dikukuhkan sebagai PKP dikenakan

a)

PPN dengan tarif 10%

b)

PPh pasal 22 dengan tarif 1,5 % dan PPN

c)

PPH pasal 22 sebesar 3% dan PPN

d)

PPh pasal 23

8.

Kode akun dan jenis setoran untuk penyetoran PPh atas pembelian barang sebesar Rp. 5.000.000,00 oleh bendahara pengeluaran adalah

a)

411122 / 100

b)

411122 / 900

c)

411122 / 910

d)

411122 / 920

9.

Berikut pernyataan yang SALAH terkait pelaporan/pemungutan pajak adalah

a)

Bendahara Pengeluaran melaporkan pungutan PPN jika ada transaksi

b)

Bendahara Pengeluaran melaporkan pungutan PPN meskipun nihil

c)

Bendahara Pengeluaran melaporkan pungutan PPh pasal 24 jika ada transaksi saja

d)

Bendahara Pengeluaran melaporkan pungutan PPh pasal 23 jika ada transaksi saja

10.

Apabila penyedia bara/jasa yang dikenakan pemungutan pajak penghasilan pasal 22 tidak memiliki NPWP dikenakan sanksi berupa

a)

Denda sebesar 2% per bulan

b)

Tambahan tarif sebesar 100% dari penghasilan bruto

c)

Denda sebesar 100% dari pajak yang seharusnya dipungut

d)

Denda sebesar 20% dari pajak yang seharusnya dipungut

11.

Uang yang tidak perlu ditatausahakan oleh bendahara pengeluaran

a)

UP

b)

Pajak melalui potongan SPM LS

c)

LS bendahara

d)

Pajak dari pembayaran dengan UP

12.

Yang direkonsiliasi antara bendahara pengeluaran dengan UAKPA

a)

Semua pengeluaran

b)

LS Bendahara

c)

Pajak

d)

UP

13.

Berikut dokumen sumber yang dicatat/direkam oleh Bendahara Pengeluaran, KECUALI

a)

Setoran sisa UP

b)

Bukti setor PPh 22

c)

MPHL-BJS

d)

Kuitansi

14.

LPJ yang disusun oleh Satker di sampaikan kepada berikut, KECUALI

a)

KPPN

b)

Eselon I K/L

c)

BPKP

d)

BPK

15.

Berikut ini adalah sub-sub menu bendahara pengeluaran pada modul bendahara pengeluaran, kecuali

a)

Transfer Pagu dan Revisi Pagu

b)

RUH Saldo Awal

c)

RUH Pajak

d)

RUH Kuitansi

16.

Pada saat perekaman Berita Acara Pemeriksaaan Kas Bendahara, uang di brankas harus sama dengan

a)

Buku Pembantu Kas, BP Uang Muka, dan BP BPP

b)

Buku Kas Umum

c)

Buku Pembantu Kas Tunai dan BP Lain-lain

d)

Buku Pembantu Kas Tunai

17.

Fitur Microsoft Office yang perlu diketahui oleh Bendahara, kecuali:

a)

Microsoft Office Word

b)

Microsoft Outlook

c)

Microsoft Office Excel

d)

Microsoft PowerPoint

18.

Fungsi Shortcut pada microsoft word yang berfungsi untuk menebalkan huruf, adalah:

a)

Ctrl + Z

b)

Ctrl + X

c)

Ctrl + B

d)

Ctrl + U

19.

Besaran denda akibat keterlambatan melaporkan PPN adalah:

a)

Rp 100.000,00

b)

Rp 500.000,00

c)

Rp 1000.000,00

d)

Rp 2.000.000,00

20.

Arsip yang frekuensi penggunaannya telah menurun, dinamakan:

a)

Arsip Inaktif

b)

Arsip Dinamis

c)

Arsip Aktif

d)

Arsip Statis

21.

Penggantian UP Tunai dapat dilakukan apabila

a)

Telah dipergunakan paling sedikit 75%

b)

Telah dipergunakan 100%

c)

Telah dipergunakan paling sedikit 50%

d)

Jawaban semua benar

22.

Proporsi besaran Uang Persediaan, dibagi menjadi:

a)

60% UP Tunai dan 40% UP KKP

b)

40% UP Tunai dan 60% UP KKP

c)

50% UP Tunai dan 50% UP KKP

d)

75% UP Tunai dan 25% UP KKP

23.

Peraturan yang mengatur mengenai tata cara pembayaran dan penggunaan UP KKP, yaitu

a)

PMK 178/PMK.05/2018

b)

PMK 196/PMK.05/2018

c)

PMK 190/PMK.05/2012

d)

PMK 126/PMK.05/2016

24.

Batasan belanja (limit) Kartu Kredit Pemerintah dalam rangka keperluan belanja perjalanan dinas jabatan adalah sebesar:

a)

Rp20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah) untuk setiap kartu kredit

b)

Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) untuk setiap kartu kredit

c)

Rp75.000.000,00 (tujuh puluh lima juta rupiah) untuk setiap kartu kredit

d)

Semua jawaban tidak benar

25.

Aplikasi yang digunakan untuk menginput data rekening Satker untuk keperluan LPJ adalah:

a)

SAIBA

b)

SILABI

c)

SPRINT

d)

SAS

26.

Klasifikasi Belanja yang tidak dapat diberikan melalui mekanisme UP, adalah:

a)

Belanja Pegawai

b)

Belanja Barang

c)

Belanja Modal

d)

Belanja Lain-lain

27.

Apabila perintah bayar dari Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran tidak memenuhi persyaratan maka Bendahara Pengeluaran:

a)

Wajib melaksanakan

b)

Wajib mengingatkan

c)

Wajib menolak

d)

Berkonsultasi dengan pimpinan

28.

Bendahara satker A melakukan transaksi pembayaran Jasa catering kepada CV Sabar Menanti sebesar Rp. 10.000.000,-. Terhadap pembayaran tersebut dikenakan pajak :

a)

PPN dan PPh pasal 22

b)

PPN dan PPh pasal 23

c)

PPN

d)

PPh pasal 23

29.

Tidak termasuk dokumen sumber pembukuan:

a)

Bukti transfer UP ke BPP

b)

SPP LS Pihak ketiga

c)

Faktur pajak

d)

SSBP

30.

Penetapan kerugian negara yang disebakan perbuatan bendahara oleh:

a)

BPK

b)

TPKN

c)

Kementerian/Lembaga

d)

BPKP