WorksheetsUTS PENELITIAN PENDIDIKAN IPS
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Dalam penelitian ada tiga paradigma umum yakni
Epistemologis, ontologis, retoris
Kontruktivistik, kritis, positivistic
Kontruktivistik, ilmiah, estetik
Epistemologis, kontruktivistik, positivistic
Kiritis, epistemologis, kontruktivistik
Epistemologis berarti bagaimana sesuatu bisa
Ditemukan
Dikerjakan
Diketahui
Direncanakan
Dijelaskan
Aksiologis dari penelitian menjelaskan tentang sebuah
Etika dari penelitian
Alur dari penelitian
Konsep dari penelitian
Pelaksanaan dari penelitian
Nilai dari penelitian
Percaya bahwa tidak ada kebenaran atau realitas tunggal. Realitas harus ditafsirkan dan setia penafsiran pasti berbeda. Adalah paradigma penelitian
Konstruktivistik
Positivistik
Pragmatis
Subjektivis
Kritis
Percaya bahwa terdapat kebenaran tunggal dari sebuah kejadian atau pandangan adalah paradigma
Kritis
Positivistik
Subjektivis
Pragmatis
Konstruktivistik
Percaya bahwa kenyataan atau realitas bisa diperdebatkan dan diinterpretasikan adalah paradigma
Kritis
Positivistik
Subjektivis
Pragmatis
Kritis
Percaya bahwa kenyataan adalah apa yang dipercaya peneliti sebagai sebuah realitas yang nyata. Adalah paradigma
Konstruktivistik
Positivistik
Pragmatis
Subjektivis
Kritis
Percaya bahwa kenyataan adalah wujud yang dikonstruksikan sehingga senantiasa di bawah hubungan kuasa yang berkelanjutan. Prinsip paradigma
Konstruktivistik
Positivistik
Pragmatis
Subjektivis
Kritis
Konstruktivistik adalah paradigma yang menggunakan pendekatan
Kualitatif
Kuantitatif
Kualitatif dan kuantitatif
Pendekatan arkeologis
Analisis wacana
Paradigma penelitian ini menggunakan pendekatan perpaduan dari kuantitatif dan kualitatif
Positivistic
Konstruktivis
Pragmatis
Kritis
Subjektivis
Metode penelitian ini merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitiannya. Adalah jenis penelitian
Kualitatif
Kuantitatif
Mix method
Survei
Penelitian tindakan kelas
Menurut Sugiyono, metode penelitian ini dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat/paradigma positivisme. Adalah jenis penelitian
Penelitian tindakan kelas
Kualitatif
Kuantitatif
Analisis
Studi kasus
Metode kuatitatif disebut sebagai metode positivistik karena berlandaskan pada filsafat
Positivisme
Positivistik
Pragmatis
Subjektivis
Kritis
Metode kuantitatif disebut sebagai metode ilmiah (scientific) karena metode ini telah memenuhi kaidah- kaidah ilmiah yaitu
Konkrit, empiris, obyektif, terukur, rasional dan sistematis
Kaidah-kaidah teknik ilmiah yang sesungguhnya, dan sistematis
Dengan menggunakan symbol-simbol angka dan terukur
Teknik perhitungan secara kuantitatif matematik dan sistematis
Menghasilkan suatu kesimpulan yang belaku umum dan objektif
Tujuan utama dari metodologi kuantitatif adalah menjelaskan suatu masalah yang menghasilkan
transfrerability
realita
sampel
populasi
generalisasi
Metode penelitian kualitatif sering di sebut metode penelitian naturalistik karena penelitianya di lakukan pada kondisi yang ...
non alamiah
realita
langsung
tidak langsung
alamiah
Salah satu ciri yang menonjol dalam penelitian dengan pendekatan kualitatif yaitu
dilakukan secara terus menerus
menggunakan analis induktif
tebatas pada wilayah tertentu
menggunakan analisis tertentu
bersifat deskriptif
Metode penelitian ini berusaha mengungkap berbagai keunikan yang terdapat dalam individu, kelompok, masyarakat, dan/atau organisasi dalam kehidupan sehari-hari secara menyeluruh, rinci, dalam, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Adalah ciri dari metode penelitian
kuantitatif
kualitatif
deskriptif
mix method
penelitian tindakan kelas
Perbedaan mendasar dari metode penelitian kuantitatif dengan metode penelitian kualitatif yaitu terletak pada strategi dasar penelitiannya. Penelitian kuantitatif dipandang sebagai sesuatu yang bersifat konfirmasi dan deduktif, sedangkan penelitian kualitatif bersifat
Eksploratoris dan induktif
Eksporatoris dan deduktif
Eksporatoris dan induktif
Deduktif dan induktif
Ekspliratoris dan Eksporatoris
Dari segi teknik pengumpulan data, penelitian kuantitatif mengutamakan penggunaan kuisioner, sedang penelitaian kualitatif mengutamakan penggunaan
Populasi dan sampel
Dokumentasi dan wawancara
Wawancara dan tes
Observasi dan kuisioner
Wawancara dan observasi
Dari segi analisis data penelitian kuantitatif dilakukan di akhir pengumpulan data dengan menggunakan perhitungan statistik, sedang penelitian kualitatif analisis datanya dilakukan, kecuali
mengangsur
mereduksi
mengelompokkan
menginterprestasi
mengoreksi
Menggambarkan kejadian-kejadian yang ada dan masih terjadi sampai saat sekarang atau bahkan pada masa lampau adalah jenis penelitian
Eksperimen
Deskriptif
Korelasional
Penelitian tindakan kelas
Survei
Merupakan penelitian yang bertujuan untuk menentukan hubungan antara dua variabel atau lebih adalah
konten analisis
survei
studi kasus
korelasional
esperimen
Penelitian berbasis meliputi kegiatan analisa secara detail melalui kelompok sosial yang ada di masyarakat. Kegiatan ini biasanya dilakukan dengan wawancara dengan narasumber serta dokumentasi peristiwa yang ada dalam kelompok social. Adalah jenis penelitian
Etnografi
Fenomenologi
Historis
Studi kasus
Deskriptif
Merupakan penggalian informasi mendalam melalui permasalahan yang ada di sekitar kita. Dalam penelitian ini kita diibaratkan menjadi seorang detektif yang mencoba memecahkan masalah yang ada. Adalah jenis penelitian
survei
simulasi
evaluasi
studi kasus
etnografi
Dalam penelitian ini kajian yang akan dijadikan objek berupa sejarah atau faktafakta mengenai fenomena yang telah terjadi di masa lampau. Data utama dari penelitian historis ini berupa dokumentasi baik suara, gambar digital atau bahkan objeknya langsung. Adalah jenis penelitian
cultural
etnografi
historis
studi kasus
survei
Yang bukan bagian jenis penelitian esperimen
pre exprerimental
true exprerimental
quasy exprerimental
design factorial
post exprerimental
Ilmu statistik sangat berperan dalam pengambilan data yang dikumpulkan dapat dikatakan valid. Adalah merupakan kegiatan untuk mengumpulkan data pada jenis penelitian
cultural
survei
studi kasus
etnografi
historis
Sebuah rancangan awal serta kondisi sistem yang telah ditetapkan sehingga lingkungan pengujian dibuat semirip mungkin dengan kondisi sistemnya. Adalah jenis penelitian
survei
studi kasus
cultural
korelasional
simulasi
Pada dasarnya pendekatan penelitian digunakan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan, jika suatu penelitian dimaksudkan untuk menguji unsur yang satu dengan unsur yang mengontrolnya maka disebut penelitian
eksploratoris
deskriptif
pengamatan
eksperimental
studi kasus
Merupakan penelitian dengan objek yang berupa budaya atau hal yang sudah turun temurun dari masyarakat. Jenis penelitian
historis
cultural
etnografi
studi kasus
korelasi
Merupakan penelitian yang bersifat coba-coba atau menguji sebuah hipotesis atau mengenali hubungan sebab akibat dengan maksud tertentu. Jenis penelitian
studi kasus
deskriptif
eksperimen
korelasi
etnografi
Sebelum melaksanakan suatu penelitian, terlebih dahulu peneliti harus mampu
kunjungan lapangan
wawancara informan
mencari informan
dokumentasi awal permasalahan
mengidentifikasi permasalahan
Masalah penelitian secara umum dapat diartikan sebagai suatu
kesenjangan
hal yang biasa
yang tidak memungkinkan
yang berbeda
ketidakpercayaan
Data yang diperoleh dari sumber literature, kemudian diseleksi, dikritik, dan diinterpretasikan oleh peneliti sesuai dengan keperluan dan tujuan penelitiannya disebut
primer
sekunder
mentah
matang
dasar
Penelitian ilmiah selalu akan didahului dengan uraian tentang
latar belakang masalah
rumusan masalah
manfaat penelitian
kesimpulan penelitian
tujuan penelitian
Langkah penting dalam merumuskan masalah penelitian adalah
menghilangkan masalah
memfokuskan masalah
menihilkan masalah
menghiraukan masalah
mengaplikasikan masalah
Tiga karaktersitik yang perlu diperhatikan dalam mengindentifikasi masalah untuk diteliti lebih lanjut adalah
Nyata, realistis, dan layak diteliti
Masalah benar, valid, dan dapat dipercaya
Layak diteliti, sifat dari masalah , dan realistis
Bersumber pada praktik pendidikan, nyata, dan akurat
Nyata, valid, dan akurat
Suatu rumusan latar belakang masalah yang baik, pada umumnya mampu mengungkapkan, kecuali
mengungkapkan isu-isu
mengungkapkan fakta-fakta
menguraikan kebutuhan penelitian
memiliki tingkat kesukaran dengan pemecahan masalahnya
memberikan masukan
Singkat, padat, dan jelas merupakan syarat merumuskan
objek penelitian
subjek penelitian
teknik penelitian
judul penelitian
saran atau kesimpulan
Agar kualitas data yang diperoleh di lapangan dapat dikatakan baik maka yang harus diperhatikan adalah
jumlah variabel
kualitas responden
prosedur pelaksanaan
perumusan masalah
judul penelitian
Masalah penelitian dapat dikembangkan dari berbagai sumber, diantaranya adalah, kecuali
kepustakaan
Bahan diskusi temu ilmiah, hasil seminar, symposium atau lokakarya
Pengalaman atau observasi lapangan
Pendapat pakar yang masih bersifat spekulatif
Informasi dari media sosial
Segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan penelitian. Adalah pengertian dari
lokasi penelitian
waktu penelitian
judul penelitian
variabel penelitian
rumusan masalah penelitian
Apabila populasi cukup besar, maka pengambilan sampel dilakukan dengan system penelompokkan dimana sampel penelitian diambil dari setiap kelompok. Teknik tersebut dinamakan sampling
acak
starta
wilayah
rumpun
purposive
Variabel dapat diklasifikasikan berdasarkan skala pengukurannya sebagai berikut, kecuali
nominal
ordinal
angka
interval
rasio
Merupakan skala paling sederhana karena fungsinya hanya untuk membedakan atau memberi label suatu subjek atau kategori adalah
nominal
ordinal
angka
interval
rasio
Contoh dari skala nominal
rendah, sedang, tinggi
5, 6, 7, 8, dst
berat badan
laki-laki dan perempuan
tinggi badan
Skala interval adalah skala yang selain dimaksudkan untuk membedakan, mempunyaitingkatan, juga mempunyai jarak yang pasti atau satu kategori dengan kategori lainnya. Contohnya
tes hasil belajar
sosial ekonomi: rendah, sedang, tinggi
berat badan, tinggi badan
laki-laki dan perempuan
kilo gram
Skala rasio merupakan skala selain berisfat membedakan, mempunyai tingkatan yang jaraknya pasti, dan setiap nilai kategori diukur dari titik yang sama, contoh
Prestasi belajar: 5,6,7,8, dst
Social ekonomi: rendah, sedang, tinggi
Berat badan, tinggi badan
Laki-laki dan perempuan
Sangat setuju, setuju, tidak setuju
Skala ordinal adalah skala yang dibedakan menjadi beberapa secara bertingkat, contohnya
Prestasi belajar: 5,6,7,8, dst
Social ekonomi: rendah, sedang, tinggi
Berat badan, tinggi badan
Laki-laki dan perempuan
Tingkat pendidikan
