WorksheetsFinal Blok Ilmu Penyakit Indra Khusus dan Dermatovenerologi
Total questions: 100
Worksheet time: 2hrs 40mins
Seorang laki-laki usia 67 tahun datang ke poliklinik umum dengan keluhan penglihatan menurun pada kedua mata dialami sejak 6 bulan yang lalu, memberat 1 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan penglihatan bergelombang. Pada pemeriksaan tajam penglihatan terbaik, didapatkan VOD: 20/100, VOS: 20/200. Pemeriksaan amsler grid, didapatkan skotoma sentral dan metamorphopsia. Segmen anterior kedua mata, dalam batas normal. Pada pemeriksaan funduskopi kedua mata, didapatkan drusen di sekitar makula. Riwayat merokok ada. Riwayat DM dan hipertensi tidak ada (gambar). Di lapisan manakah terjadi kerusakan akibat AMD?
Lapisan epitel pigmen retina
Lapisan inti dalam
Lapisan pleksiform dalam
Membrana limitans interna
Membran hyaloid
Seorang laki-laki usia 67 tahun datang ke poliklinik umum dengan keluhan penglihatan menurun pada kedua mata dialami sejak 6 bulan yang lalu, memberat 1 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan penglihatan bergelombang. Pada pemeriksaan tajam penglihatan terbaik, didapatkan VOD: 20/100, VOS: 20/200. Pemeriksaan amsler grid, didapatkan skotoma sentral dan metamorphopsia. Segmen anterior kedua mata, dalam batas normal. Pada pemeriksaan funduskopi kedua mata, didapatkan drusen di sekitar makula. Riwayat merokok ada. Riwayat DM dan hipertensi tidak ada (gambar).Apa manajemen terapi pada kasus di atas?
Injeksi anti-VEGF
Laser fotokoagulasi
Mikronutrien
Laser grid makula
Vitrektomi
Seorang laki-laki usia 71 tahun datang ke dokter mata dengan keluhan penglihatan menurun pada kedua mata dialami sejak 3 bulan yang lalu, memberat 1 bulan terakhir, terutama pada mata kanan. Awalnya keluhan berupa penglihatan bergelombang, dan penglihatan tengah hilang. Pada pemeriksaan tajam penglihatan terbaik, didapatkan VOD: 1/300, VOS: 20/200. Pemeriksaan amsler grid, didapatkan skotoma sentral dan metamorphopsia. Segmen anterior kedua mata, dalam batas normal. Pada pemeriksaan funduskopi kedua mata, didapatkan drusen di sekitar makula. Riwayat merokok ada. Riwayat DM dan hipertensi tidak ada (gambar). Apa manajemen terapi pada kasus mata kanan di atas?
Mikronutrien
Laser fotokoagulasi
Amsler grid
Anti-VEGF intravitreal
Vitrektomi
Seorang laki-laki usia 71 tahun datang ke dokter mata dengan keluhan penglihatan menurun pada kedua mata dialami sejak 3 bulan yang lalu, memberat 1 bulan terakhir, terutama pada mata kanan. Awalnya keluhan berupa penglihatan bergelombang, dan penglihatan tengah hilang. Pada pemeriksaan tajam penglihatan terbaik, didapatkan VOD: 1/300, VOS: 20/200. Pemeriksaan amsler grid, didapatkan skotoma sentral dan metamorphopsia. Segmen anterior kedua mata, dalam batas normal. Pada pemeriksaan funduskopi kedua mata, didapatkan drusen di sekitar makula. Riwayat merokok ada. Riwayat DM dan hipertensi tidak ada (gambar). Apa faktor resiko yang memperberat kasus di atas?
Usia tua
Riwayat merokok
Skotoma sentral
Riwayat DM
Visus menurun
Pada dokumentasi status dermatologis pasien di bawah dapat disimpulkan bahwa?
Tampak seperti lilin
Dapat menjadi erosi
Dapat terjadi gangrene
Lesi hanya pada kulit dan reversibel
Lesi lanjutan berupa edema
Seorang perempuan usia 35 tahun datang ke klinik dengan keluhan sulit membaca. Keluhan dialami sejak 3 bulan terakhir. Keluhan terkadang disertai dengan keluhan lelah setelah melihat dekat. Pemeriksaan oftalmologi pada kedua mata, didapatkan visus jauh ODS: 6/6 dan visus dekat (American Standard) AS 40. Pemeriksaan Amplitudo Akomodasi, didapatkan pasien mulai kabur saat melihat chart baca pada saat dipasangkan lensa +2.00 D dan -3.00 D. Segmen anterior kedua mata dalam batas normal. Riwayat penyakit lain disangkal.Berapakah Amplitudo akomodasi pada pasien ini?
3 D
4 D
5 D
6 D
7 D
Seorang perempuan, berusia 68 tahun, datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri pada mata kanan disertai penglihatan kabur dan mata merah yang dialami sejak 1 minggu yang lalu. Riwayat mata merah berulang ada. Air mata berlebih ada, tidak disertai kotoran mata berlebih. Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan: VOD: 1/300 ; VOS: 1/60. Segmen anterior bola mata kanan didapatkan: konjungtiva hiperemis, injeksio konjungtiva dan peri kornea, kornea udem, BMD tampak partikel lensa, pupil mid dilatasi, reflex pupil negative, RAPD positif, Lensa katarak hipermatur. TOD: 45 mmHg, TOS: 18mmHg. Diagnosis yang paling tepat, adalah:
Inflamatory Glaucoma
Hifema Traumatik
Lens dislocation
Phacomorfik Glaucoma
Phacolitik Glaucoma
Seorang laki-laki, berusia 30 tahun, datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri pada mata kanan disertai penglihatan kabur yang dialami tiba-tiba sejak 1 hari yang lalu setelah matanya terkena smash bola bulutangkis. Nyeri di mata menjalar ke kepala disertai perasaan mual dan muntah. Air mata berlebih ada, tidak disertai kotoran mata berlebih. Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan: VOD: 1/60 ; VOS: 20/30. Segmen anterior bola mata kanan didapatkan: konjungtiva hiperemis, injeksio konjungtiva dan peri kornea, kornea udem, BMD tampak hifema, pupil mid dilatasi, reflex pupil negative, RAPD positif. TOD: 50 mmHg, TOS: 18mmHg. Diagnosis yang paling tepat adalah :
Inflamatory Glaucoma
Hifema Traumatik
Lens dislocation
Phacomorfik Glaucoma
Phacolitik Glaucoma
Seorang laki-laki, berusia 35 tahun, datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri pada mata kanan disertai penglihatan kabur dan mata merah yang dialami sejak 5 hari yang lalu. Riwayat mata merah berulang ada. Air mata berlebih ada, tidak disertai kotoran mata berlebih. Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan: VOD: 1/60 ; VOS: 20/30. Segmen anterior bola mata kanan didapatkan: konjungtiva hiperemis, injeksio konjungtiva dan peri kornea, kornea udem, BMD tampak hipopion, pupil mid dilatasi, reflex pupil negative, RAPD positif. TOD: 45 mmHg, TOS: 18mmHg. Diagnosis yang paling tepat adalah :
Inflamatory Glaucoma
Hifema Traumatik
Lens dislocation
Phacomorfik Glaucoma
Phacolitik Glaucoma
Seorang wanita, usia 58 datang ke puskesmas dengan keluhan kedua mata kabur, dirasakan sejak 6 tahun ini, secara perlahan-lahan, pada pemeriksaan oftalmologi di dapatkan tajam penglihatan mata kanan dan kiri ; 1/~, segment anterior tampak seperti gambar di bawah. Apakah Diagnosis pada pasien tersebut?
Katarak traumattik
Katarak morgagnian
Katarak juvenile
Katarak komplikata
Katarak sekunder
Seorang wanita, usia 58 datang ke puskesmas dengan keluhan kedua mata kabur, dirasakan sejak 6 tahun ini, secara perlahan-lahan, pada pemeriksaan oftalmologi di dapatkan tajam penglihatan mata kanan dan kiri ; 1/~, segment anterior tampak seperti gambar di bawah ini. Apakah patomekanosme terjadinya katarak pada pasien ini?
disebabkan oleh traumatic
disebabkan oleh mencairnya korteks lensa
disebabkan oleh infeksi sebelumnya
disebabkan oleh penyakit sistemik
disebabkan oleh komplikasi dari penyakit lainnya
Seorang Laki-laki, 19 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan menurun kedua mata sejak kecil dan memberat perlahan - lahan. Pasien riwayat menggunakan kacamata sebelumnya -6.00D. Dari pemeriksaan ditemukan arachnodactyly, ekstremitas yang panjang, hiperekstensibilitas sendi. Pemeriksaan oftalmologi, visus OD 4/60 dan OS 20/400, iridodonesis, dan tampak lensa di area pupil bergeser ke arah superotemportal pada kedua mata. Apakah penyebab displacement lensa pada kasus ini?
Trauma kronik
Myopia tinggi
Kerusakan epitel lensa
Zonular weakness
Gangguan metabolisme lensa
Seorang perempuan berusia 15 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan kedua mata kabur sejak kecil. Pemeriksaan oftalmologi, visus mata kanan 3/60 dan visus mata kiri 20/40. Setelah pemberian midriatil, ditemukan displacement lensa ke temporal dengan tepi lensa terlihat pada kedua mata dari arah jam 10- jam 8, dan pada mata kiri dari arah jam 6 sampai jam 12, sebagaimana tampak pada gambar. Berdasarkan derajat lepasnya zonule, Derajat berapakan subluksasi lensa pada pasien ini?
OD gr 4 dan OS gr 3
OD gr 3 dan OS gr 1
OD gr 4 dan OS gr 2
OD gr 3 dan OS gr 2
OD gr 2 dan OS gr 1
