Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Final Blok Ilmu Penyakit Indra Khusus dan Dermatovenerologi

Total questions: 100

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.
Seorang perempuan berusia 72 tahun datang dengan keluhan terdapat kutil pada wajah dan punggung belakang sejak lama. Awalnya permukaannya rata tetapi lama-kelamaan bertumbuh seperti kutil.Tidak ada nyeri maupun gatal dan tidak pernah berdarah. Pada pemeriksaan fisik Regio Fasialis dan Regio Trunkus Posterior ditemukan multiple papul dan plak hiperpigmentasi dengan warna yang bervariasi (Coklat hingga hitam), mempunyai penampilan seperti kutil. Diagnosis yang paling tepat pada pasien ini adalah
a)
Angiosarcoma
b)
Lentigo Solaris
c)
Senile Angioma
d)
Keratosis Seboroik
e)
Markel cell carcinoma
2.
Seorang wanita usia 78 tahun datang dengan keluhan kulit kering semenjak beberapa tahun terakhir. Pasien juga mengeluh gatal pada seluruh tubuh, terutama jika malam hari dan udara sangat dingin. Pasien didiagnosa sebagai eksim asteatotik. Pada pasien ini, kelainan yang paling mungkin ditemukan adalah<br />
a)
Makula eritema dengan central healing
b)
Plak eritema dengan skuama tebal
c)
Xerosis, skuama, erosi
d)
Papul verukosa
e)
Herald patch
3.
Seorang pria, berumur 68 tahun datang dengan keluhan gatal di seluruh tubuh sejak 6 bulan yang lalu, gatal hilang timbul, paling berat jika malamhari menjelang tidur. Pada pemeriksaan fisik ditemukan xerosis generalisata. Kelainan fungsional yang ditemukan akibat kelainan pada epidermis adalah
a)
Penurunan elastisitas kulit
b)
Penurunan hidrasi kulit
c)
Proses penyembuhan luka terhambat
d)
Penurunan aktivitas mitotic
e)
Penurunan waktu migrasi sel keratinosit
4.
Seorang pasien berusia 78 datang dengan keluhan terdapat bercak kemerahan pada permukaan lengan kanan dan kiri yang muncul berulang. Tidak disertai gatal maupun nyeri. Pada pemeriksaan fisik ditemukan ekimosis di permukaan ekstensor kedua ekstremitas superior. Etiopatogenesis pada penyakit ini adalah
a)
Penurunan akrivitas kelenjar sebaceous
b)
Perkembangan Pembuluh darah yang bertambah besar dan meningkat seiring usia
c)
Paparan sinar UV berulang yang meningkatkan produksi melanin dan profilerasi keratinosit
d)
Penurunan kekebalan terkait usia, kekurangan vitamin, penggunaan antibiotik spektrum luas
e)
Penipisan kulit yang dikarenakan kerusakan jaringan ikat dermis akibat paparan sinar matahari, sehingga meningkatkan kerapuhan mikrovaskular
5.
Seorang wanita usia 55 tahun datang dengan keluhan kulit yang kering dan bersisik disertai gatal sudah sejak lama sekitar setahun yang lalu. Dari pemeriksaan fisik diperoleh xerosis generalisata. Terapi yang dapat diberikan berupa pelembab yang bersifat oklusif yaitu :
a)
Gliserin
b)
Sorbitol
c)
Petrolatum
d)
Jojoba oil
e)
Asam Glikolat
6.
Seorang wanita usia 70 tahun datang dengan keluhan kulit yang kering dan bersisik disertai gatal sudah sejak lama sekitar dua tahun yang lalu. Dari pemeriksaan fisik diperoleh xerosis generalisata dan ekskoriasi multiple. Edukasi yang tepat kepada pasien adalah
a)
Memakai pakaian yang tebal karena cuaca dingin dapat memicu gatal
b)
Mandi dengan menggunakan air panas agar dapat mengurangi gatal
c)
Menggunakan minyak gosok saat terasa gatal
d)
Disarankan mandi tidak lebih dari 5-10 menit
e)
Waktu terbaik untuk menggunakan pelembab adalah satu jam setelah mandi
7.
Fenomena apa sajakah yang dapat ditemukan pada penyakit sindrom sweet?
a)
Koebner
b)
Tetesan lilin
c)
Patergi
d)
Auspit’z sign
e)
Fototoksik
8.
Perempuan, 34 tahun, berobat ke IGD RS dengan keluhan muncul benjolan-benjolan merah di kulit yang tiba-tiba, disertai rasa nyeri, sejak 1 hari lalu. Demam ada sejak 1 hari lalu. Riwayat infeksi saluran napas atas 3 hari lalu. Pemeriksaan fisik, suhu 39C, status dermatologis didapatkan nodul, dan plak eritem multiple pada wajah, ekstremitas dan trunkus dengan gambaran illusion of vesiculation. Pemeriksaan laboratorium didapatkan LED 25mm/jam, leukositosis. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus ini?
a)
Suhu 39 C
b)
Leukositosis
c)
LED 25mm/jam
d)
Riwayat ISPA sebelumnya
e)
Plak dan nodul eritem yang disertai nyeri
9.
Laki-laki, 28 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan muncul benjolan merah dikulit yang banyak dan tiba-tiba sejak 2 hari lalu, disertai nyeri dan demam. Riwayat meminum obat antibiotik sebelum keluhan muncul. Pemeriksaan fisik suhu 38,5C, status dermatologis nodul eritem multipel pada wajah dan trunkus anterior, Sebagian tampak mengalami ulserasi. <br />Pemeriksaan penunjang apakah yang sebaiknya dilakukan untuk menegakkan diagnosis?
a)
Laboratorium darah lengkap
b)
Biopsi
c)
Kultur sensitivitas
d)
Tes fungsi tiroid
e)
Tes provokasi obat oral
10.
Laki-laki, 28 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan muncul benjolan merah dikulit yang banyak dan tiba-tiba sejak 2 hari lalu, disertai nyeri, demam, dan nyeri sendi. Riwayat minum obat antibiotik 3 hari sebelum keluhan muncul. Pemeriksaan fisik suhu 38,5°C, status dermatologis noduler eritem multipel pada wajah dan trunkus anterior, Sebagian tampak vesikel dan ulkus. Histopatologi didapatkan edem pada dermis bagian atas. Apakah diagnosis yang tepat pada kasus ini?
a)
Eritema nodosum
b)
Pyoderma gangrenosum
c)
Erupsi obat
d)
Sindrom sweet
e)
Eritema multiforme
11.
Anak laki-laki, 10 tahun dibawa ibunya ke dokter karena muncul bentol-bentol merah di hampir seluruh badan disertai gatal sejak 1 hari yang lalu. Bentol sempat hilang tanpa bekas ,namun pagi ini muncul kembali. Pemeriksaan fisik regio generalisata tampak plak eritem sewarna kulit dikelilingi makula eritem, dengan bentuk ireguler dan berbagai ukuran. <br />Apakah pemeriksaan penunjang awal yang adapt dilakukan untuk menentukan etiologi keluhan ini?
a)
Tes fungsi tiroid
b)
Tes tempel
c)
Tes tusuk
d)
Tes laboratorium skrining rutin
e)
Kadar IgE serum
12.
Perempuan, 35 tahun, datang ke IGD dengan keluhan wajah mata dan bibir bengkak, dialami tiba-tiba 1 jam lalu setelah minum obat captopril. Tidak ada gatal, namun sedikit nyeri dan panas pada wajah. Saat ini pasien juga sudah mulai merasa sesak napas. Pemeriksaan fisik regio fasialis tampak edem palpebra superior et inferior dan perioral. Apakah Langkah pertama yang harus dilakukan dalam kasus ini?
a)
Identifikasi dan hindari penyebab
b)
Beri antihistamin
c)
Pasang infus
d)
Beri antiinflamasi
e)
Beri epinefrin subkutan
13.
Seorang laki-laki berusia 26 tahun mengalami ruam, lepuh (pada mulut, mata, kuping, hidung), bengkak pada kelopak mata disertai demam terus-menerus seperti gejala flu setelah mendapatkan terapi injeksi analgesik (metamizole). Dokter mendiagnosa pasien mengalami penyakit Sindrom Steven Johnson. mekanisme imunologi yang mendasari penyakit ini adalah..
a)
Hipersensitivitas Tipe I dan II
b)
Hipersensitivitas Tipe I dan III
c)
Hipersensitivitas Tipe II dan IV
d)
Hipersensitivitas Tipe IV dan II
e)
Hipersensitivitas Tipe III dan IV
14.
Seorang anak laki-laki 10 tahun dibawah ke IGD setelah mengunjungi dokter sebelumnya. Ditemukan adanya lesi eritematosa, deskuamatif di seluruh tubuhnya (lebih dari 30% area permukaan tubuh) dan ulserasi pada selaput mukosa mulut dan mata. Dia baru-baru ini dirawat dengan penisilin karena infeksi. Apakah diagnosa pasien tersebut?
a)
Sindrom Stevens-Johnson
b)
Dermatitis Kontak Iritan
c)
Toxic Epidermal Necrolysis
d)
Pemfigus vulgaris
e)
Staphylococcal Scalded Skin Syndrome
15.
Laki-laki umur 22 tahun datang ke RS dengan keluhan bercak merah di seluruh tubuh dan gatal, mata merah dan kelopak mata bengkak, bibir pecah-pecah terkelupas sejak 5 hari yang lalu. Status dermatologis didapatkan bulla subepidermal, adanya nekrosis sel epidermis, infiltrat limfosit pada daerah perivascular. Obat yang memberikan risiko tinggi terhadap penyakit ini adalah?
a)
Phenobarbital
b)
Chepalosporin
c)
Macrolides
d)
Furosimide
e)
Aspirin
16.
Laki-laki umur 22 tahun datang ke RS dengan keluhan bercak merah di seluruh tubuh dan gatal, mata merah dan kelopak mata bengkak, bibir pecah-pecah terkelupas sejak 5 hari yang lalu. Status dermatologis didapatkan bulla subepidermal, adanya nekrosis sel epidermis, infiltrat limfosit pada daerah perivascular. Yang bukan merupakan diagnosis banding penyakit pasien adalah?
a)
Staphylococcal Scalded Skin Syndrome
b)
Varisella
c)
Eritema Multiform Mayor
d)
Pemfigus vulgaris
e)
Acute generalized exanthematouse pustulosis (AGEP)
17.
Sebuah bom meledak dengan suara yang sangat dahsyat. Bilamana kejadian tersebut bisa menyebabkan gangguan pendengaran yang permanen?
a)
Bila penurunan pendengarannya berlangsung beberapa jam
b)
Bila ambang dengarnya mencapai 40 dB
c)
Bila serabut saraf pendengaran rusak
d)
Bila ketuliannya bersifat uli konduktif
e)
Bila belum mengenai frekuensi percakapan
18.
Trauma akustik akut bisa terjadi akibat suara dengan ambang bunyi tertentu. Pada ambang bunyi berapa kelainan ini bisa terjadi ?
a)
>26 dB
b)
< 85 dB
c)
> 85 dB
d)
< 140 dB
e)
> 140 dB
19.
Menurut Keputusan Menteri Tenaga kerja RI No 51/MEN/19999 ada waktu tertentu untuk paparan bunyi yang dibolehkan untuk sumber bunyi 85dB. Berapa waktu paparan yang dibolehkan untuk sumber bunyi tersebut ?
a)
1 jam
b)
2 jam
c)
4 jam
d)
8 jam
e)
12 jam
20.
Seorang ibu membersihkan telinga anaknya dan sewaktu menyentuh dinding posterior liang telinga tiba-tiba anak tersebut terbatuk. Sebutkan innervasi sensoris yang menyebabkan timbulnya perangsangan batuk tersebut:
a)
Nervus aurikulotemporalis
b)
Nervus trigeminus
c)
Nervus vagus
d)
Nervus glossofaringeus
e)
Nervus facialis
21.
Seorang anak usia 8 tahun diantar ke puskesmas oleh ibunya dengan keluhan keluar cairan dari telinga kanan. Pada pemeriksaan otoskopi ditemukan perforasi membrane timpani kanan. Sebutkan fungsi yang terganggu apabila terjadi perforasi membrane timpani:
a)
Fungsi konduksi dan amplifikasi
b)
Fungsi konduksi dan sensoris
c)
Fungsi amplifikasi dan sensoris
d)
Fungsi proteksi , konduksi dan sensoris
e)
Fungsi proteksi,sensoris dan neural
22.
Seorang laki-laki usia 68 tahun datang ke poliklinik THT dengan keluhan gangguan pendengaran pada kedua telinga yang dirasakan sejak satu tahun terakhir. Pada pemeriksaan otoskopi tidak ditemukan kelainan pada telinga luar dan telinga tengah. Diagnosis setelah dilakukan pemeriksaan audiometri nada murni adalah presbikusis. Struktur apa yang paling sering mengalami gangguan sesuai dengan diagnosis tersebut diatas:
a)
Struktur osikula
b)
Struktur yang terdapat pada kavum timpani
c)
Organ of corti
d)
Nervus auditoris
e)
Helicotrema
23.
Seorang perempuan usia 23 tahun datang ke RS dengan keluhan pusing berputar yang dialami 3 hari terakhir, disertai mual dan muntah. Terdapat riwayat otore 2 minggu terakhir dan didiagnosis dengan otitis media akut (OMSA). Sebutkan komplikasi OMSA pada telinga dalam:
a)
Labirintitis serosa
b)
Fistula labirin
c)
Labirintitis ossifikan
d)
Labirintitis virus
e)
Neuronitis
24.
Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan penghidu berkurang yang dirasakan sejak 6 bulan lalu. Sebelumnya pasien sudah sering berobat dengan ingus kental, hidung tersumbat dan lendir di kerongkongan. Pada pemeriksaan rinoskopi anterior ditemukan massa pada kavum nasi bilateral, tidak mudah berdarah,tidak nyeri, mudah digerakkan dan disertai sekret kental. <br />Apakah penyebab terjadinya gangguan penghidu/ berkurang pada kasus di atas?
a)
Gangguan epitel olfaktorius
b)
Gangguan pada jalur saraf olfaktorius
c)
Gangguan konduksi partikel bau menuju ke celah olfaktoria
d)
Sekret kental di dalam rongga sinus
e)
Gangguan aliran udara rongga hidung
25.
Seorang perempuan berusia 19 tahun datang ke dokter praktek umum dengan keluhan penghidu berkurang yang dirasakan sejak 6 bulan lalu. Sebelumnya pasien sudah sering berobat dengan ingus kental, hidung tersumbat dan lendir di kerongkongan. Pada pemeriksaan rinoskopi anterior ditemukan massa pada kavum nasi bilateral, tidak mudah berdarah,tidak nyeri, mudah digerakkan dan disertai sekret kental. Seandainya pada kasus tersebut pasca operasi septum 1 bulan yang lalu, maka kemungkinannya, adalah:
a)
Gangguan epitel olfaktorius
b)
Gangguan pada jalur saraf olfaktorius
c)
Gangguan konduksi partikel bau menuju ke celah olfaktoria
d)
Sekret kental di dalam rongga sinus
e)
Gangguan aliran udara rongga hidung
26.
Pada infeksi SARS-Cov2 (Covid-19), dengan gejala utama Anosmia, disebabkan oleh:
a)
Virus terikat pada ganglion
b)
Virus menghalangi odorant
c)
Virus menduduki reseptor ACE2
d)
Virus merusak myelin saraf
e)
Virus menduduki reseptor Alfa adrenergic.
27.
Jika kita menghidu bauan yang busuk dan menusuk, membuat kita memalingkan wajah, meludah bahkan bisa marah. Sistem apakah yang bekerja:
a)
Hypothalamus
b)
Hypofise
c)
Limbik
d)
Pons
e)
Collosum
28.
Komplikasi yang dapat terjadi dalam penanganan trauma aurikula yang tidak steril adalah :
a)
Fistel preaurikuler
b)
Fistel retroaurikuker
c)
Othematoma
d)
Perikondritis
e)
Stenosis meatus akustikus eksternu
29.
Seorang wanita umur 18 tahun datang ke poli THT dengan keluhan telinga kanan berdarah ketika dikorek dengan cotton bud sesudah mandi tadi pagi. Tidak ada gangguan pendengaran. Pada pemeriksaan tampak laserasi dinding anterior liang telinga. Tampak bekuan darah di dasar liang telinga. Diagnosis pasien ini adalah
a)
Perdarahan akibat trauma liang telinga
b)
Barotrauma
c)
Trauma tumpul
d)
Avulsi
e)
Hematoma aurikula
30.
Tidak ditemukan manifestasi klinis pada mastoiditis di bawah ini adalah :
a)
Nyeri ketuk pada mastoid
b)
Fistel di retroaurikula
c)
CAE discharge mukopurulen berbau
d)
Granulasi di CAE
e)
Sekret purulen
31.
Tes Fistula positif pada mastoiditis akibat kolesteatoma menunjukkan :
a)
Tuli sensori neural
b)
Adanya erosi pada organ vestibuler
c)
Adanya komplikasi intrakranial
d)
Koklea sudah terkena
e)
Semua benar
32.
Komplikasi mastoiditis yang bersifat ekstra kranial adalah :
a)
Trombosis sinus dural
b)
abses serebri
c)
Petrositis
d)
Abses subperiosteal
e)
Abses subdural
33.
Fistel preaurikuler terjadi karena :
a)
Fusi yang tidak lengkap dari hilloks pada embrio
b)
Lapisan ektodermal yang terlipat ke dalam mesoderm pada saat pembentukan telinga
c)
Penutupan bagian dorsal celah faringeal I yang tidak sempurna
d)
Infeksi kronis pada daun telinga
e)
Penggunaan obat-obatan pada saat kehamilan
34.
Lokasi fistel pada daun telinga yang paling sering terletak di :
a)
Krus helix
b)
Tepi anterior helix
c)
Pre aurikuler
d)
Post aurikel
e)
Lobulus
35.
Pernyataan di bawah ini yang TIDAK BENAR tentang fistula preaurikuler
a)
Tidak memberikan keluhan secara klinis sampai timbul komplikasi
b)
Terlihat sebagai lubang kecil sepanjang tepi anterior helix
c)
saluran fistel biasanya tertanam didalam perikondrium aurikula
d)
saluran fistel terletak di bagian bawah nervus fasialis dan kelenjar parotis
e)
Biasanya terbentuk kista subkutan di daerah fistel
36.
Pasien perempuan 17 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri pada telinga sebelah kanan. Pasien sering memakai headset untuk mendengarkan musik. Pada pemeriksaan otoskopi didapatkan debris kehitaman pada meatus akustikus eksternus dan sekret purulen. Apa diagnosa paling tepat pada kasus ini?
a)
otitis eksterna difusa
b)
otitis eksterna sirkumskripta
c)
otitis media akut
d)
otitis media supuratif kronik
e)
otomikosis
37.
Seorang laki-laki usia 13 tahun datang bersama pamannya ke poli THT dengan keluhan telinga terasa penuh. Pasien berenang setiap hari karena sedang mempersiapkan kejuaraan renang antarprovinsi. Pada pemeriksaan fisis didapatkan nyeri tekan tragus (+) dan hiperemis pada liang telinga. Apa diagnosis pada pasien ini?
a)
Perikondritis juvenile
b)
Otitis media akut
c)
Otitis eksterna
d)
Otitis media supuratif kronik
e)
Otomikosis
38.
Kuman yang sering menyebabkan Swimmer’s Ear adalah :
a)
Pseduodomonas aeruginosa
b)
Streptococcus pneumoniae
c)
Staphylococcus epidermidis
d)
Staphylococcus aureus
e)
Haemophilus influenza
39.
Terapi yang diberikan pada otitis eksterna difus kronik yang ringan adalah:
a)
Antibiotic oral
b)
Antiinflamasi steroid oral
c)
Antiinflamasi non steroid oral
d)
Steroid topical
e)
Antibiotic topical
40.
Organ yang berpengaruh terhadap timbulkan kondisi mabuk perjalanan ini adalah :
a)
Mata dan kohlea
b)
Mata dan SSP
c)
Kohlea dan SSP
d)
Kohlea dan Otot leher
e)
Otot leher dan propioseptif
41.
Salah satu obat mabuk perjalanan yang dapat dibeli bebas di Toko obat adalah Antimo. Apakah nama lainnya ?:
a)
Dimenhidrinat
b)
Difenhidramin
c)
Piperazin
d)
Prometazin
e)
Bukan salah satu di atas
42.
Selain antihistamin dapat pula diberikan antikolinergik pada pasien yang mengalami mabuk perjalanan seperti :
a)
Skopolamin
b)
Difenhidramin
c)
Piperazin
d)
Prometazin
e)
Dimenhidrinat
43.
Yang dimaksud dengan Paracusis willisi adalah
a)
Penderita mendengar lebih jelas di tempat yang sunyi
b)
Penderita mendengar lebih jelas di tempat yang ramai
c)
Penderita tidak mendengar dengan lebih jelas di tempat yang sunyi
d)
Penderita tidak mendengar dengan jelas di tempat yang ramai
e)
Penderita mendengar lebih jelas ditempat yang sunyi dan ramai
44.
Otosklerosis tipe stapedial terjadi karena fiksasi kaki stapes sampai daerah didepan oval window. Umum nya ketulian yang terjadi bersifat :
a)
Tuli Konduktif
b)
Tuli Sensorineural
c)
Tuli Campuran
d)
Tuli Retrocohlear
e)
Bukan salah satu di atas
45.
Pengobatan yang dapat diberikan pada penderita otosklerosis adalah :
a)
Calsium
b)
Kalium
c)
Sodium Fluoride
d)
Sodium Carbonat
e)
Natrium
46.
Gambaran Khas pada membrane timpani adalah Schwatze’s Sign yaitu
a)
Warna kebiruan pada membrane timpani
b)
Warna putih pada membrane timpani
c)
Warna kekuningan pada membrane timpani
d)
Bayangan kemerahan pada membrane timpani
e)
Bayangan keabu-abuan pada membrane timpani
47.
Gangguan pendengaran konduktif pada timpanosklerosis terjadi akibat :
a)
Gangguan pada sel sensorik organon corti
b)
Perforasi membran timpani
c)
Penebalan membran timpani
d)
Gangguan pergerakan membran timpani dan osikula
e)
Gangguan fungsi tuba Eustachius
48.
Intratympanic tympanosclerosis merupakan kelainan yang mengenai :
a)
Membran timpani dan tuba Eustachius
b)
Rantai osikula dan tuba Eustachius
c)
Membran timpani dan rantai osikula
d)
Membran timpani dan kohlea
e)
Rantai osikula dan kohlea
49.
Pemeriksaan penunjang untuk mengetahui derajat dan tipe gangguan pendengaran :
a)
Garpu tala
b)
Audiometri tutur
c)
Audiometri nada murni
d)
Timpanometri
e)
OAE
50.
Mekanisme terbentuknya plak timpanoskelosis :
a)
Degenerasi kolagen
b)
Fibrinogen
c)
Hipervaskularisasi
d)
Epitelisasi fibrosit
e)
Semua benar
51.

Seorang laki-laki usia 67 tahun datang ke poliklinik umum dengan keluhan penglihatan menurun pada kedua mata dialami sejak 6 bulan yang lalu, memberat 1 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan penglihatan bergelombang. Pada pemeriksaan tajam penglihatan terbaik, didapatkan VOD: 20/100, VOS: 20/200. Pemeriksaan amsler grid, didapatkan skotoma sentral dan metamorphopsia. Segmen anterior kedua mata, dalam batas normal. Pada pemeriksaan funduskopi kedua mata, didapatkan drusen di sekitar makula. Riwayat merokok ada. Riwayat DM dan hipertensi tidak ada (gambar). Di lapisan manakah terjadi kerusakan akibat AMD?

a)

Lapisan epitel pigmen retina

b)

Lapisan inti dalam

c)

Lapisan pleksiform dalam

d)

Membrana limitans interna

e)

Membran hyaloid

52.

Seorang laki-laki usia 67 tahun datang ke poliklinik umum dengan keluhan penglihatan menurun pada kedua mata dialami sejak 6 bulan yang lalu, memberat 1 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan penglihatan bergelombang. Pada pemeriksaan tajam penglihatan terbaik, didapatkan VOD: 20/100, VOS: 20/200. Pemeriksaan amsler grid, didapatkan skotoma sentral dan metamorphopsia. Segmen anterior kedua mata, dalam batas normal. Pada pemeriksaan funduskopi kedua mata, didapatkan drusen di sekitar makula. Riwayat merokok ada. Riwayat DM dan hipertensi tidak ada (gambar).Apa manajemen terapi pada kasus di atas?

a)

Injeksi anti-VEGF

b)

Laser fotokoagulasi

c)

Mikronutrien

d)

Laser grid makula

e)

Vitrektomi

53.

Seorang laki-laki usia 71 tahun datang ke dokter mata dengan keluhan penglihatan menurun pada kedua mata dialami sejak 3 bulan yang lalu, memberat 1 bulan terakhir, terutama pada mata kanan. Awalnya keluhan berupa penglihatan bergelombang, dan penglihatan tengah hilang. Pada pemeriksaan tajam penglihatan terbaik, didapatkan VOD: 1/300, VOS: 20/200. Pemeriksaan amsler grid, didapatkan skotoma sentral dan metamorphopsia. Segmen anterior kedua mata, dalam batas normal. Pada pemeriksaan funduskopi kedua mata, didapatkan drusen di sekitar makula. Riwayat merokok ada. Riwayat DM dan hipertensi tidak ada (gambar). Apa manajemen terapi pada kasus mata kanan di atas?

a)

Mikronutrien

b)

Laser fotokoagulasi

c)

Amsler grid

d)

Anti-VEGF intravitreal

e)

Vitrektomi

54.

Seorang laki-laki usia 71 tahun datang ke dokter mata dengan keluhan penglihatan menurun pada kedua mata dialami sejak 3 bulan yang lalu, memberat 1 bulan terakhir, terutama pada mata kanan. Awalnya keluhan berupa penglihatan bergelombang, dan penglihatan tengah hilang. Pada pemeriksaan tajam penglihatan terbaik, didapatkan VOD: 1/300, VOS: 20/200. Pemeriksaan amsler grid, didapatkan skotoma sentral dan metamorphopsia. Segmen anterior kedua mata, dalam batas normal. Pada pemeriksaan funduskopi kedua mata, didapatkan drusen di sekitar makula. Riwayat merokok ada. Riwayat DM dan hipertensi tidak ada (gambar). Apa faktor resiko yang memperberat kasus di atas?

a)

Usia tua

b)

Riwayat merokok

c)

Skotoma sentral

d)

Riwayat DM

e)

Visus menurun

55.
Bagaimana patomekanisme penyakit AMD?
a)
Adanya gangguan pompa retina akibat hiperpermeabilitas koriokapiler
b)
Adanya penebalan lapisan koroid dan badan siliar
c)
Adanya vasokonstriksi dari pembuluh darah retina sentral
d)
Berkurangnya distribusi sel fotoreseptor, perubahan struktur epitel pigmen retina, akibat usia tua, sehingga terjadi akumulasi deposit di membrana Bruch
e)
Hilangnya sel perisit dari retina, sehingga menyebabkan lemahnya pembuluh darah retina
56.
Yang termasuk anatomical and surgical landmark yang harus diperhatikan pada kasus laserasi palpebra adalah:
a)
Kulit dan jaringan subkutan
b)
Konjungtiva
c)
Gray Line dan tarsus
d)
Bulu mata
e)
Subkutan
57.
Seorang wanita usia 26 tahun datang ke UGD dengan laserasi kelopak mata full thickness dengan melibatkan margin palpebra superior dan didapatkan avulsi (kehilangan jaringan) sepanjang 17mm . Tatalaksana yang paling tepat adalah:
a)
Dilakukan segera dengan anestesi lokal dengan teknik direct closure
b)
Dilakukan dengan general anestesi dengan teknik direct closure
c)
Dilakukan dengan general anestesi dengan teknik tenzel semicircular flap
d)
Dilakukan dengan general anesthesia dengan teknik Cutler Beard Bridge
e)
Dilakukan dengan general anestesi dengan teknik Flap
58.
Seorang laki-laki usia 40 tahun datang dengan laserasi palpebra di daerah medial. Tampak laserasi 2 mm di depan punctum lakrimal inferior full thickness. Pemeriksaan lanjutan yang harus dilakukan pada pasien tersebut adalah:
a)
Rekonstruksi palpebra
b)
Jahit Palpebra dengan teknik direct closure
c)
Diagnostic probing dan irigasi
d)
CT-Scan kepala
e)
Repair kanalikuli dengan teknik flap
59.

Pada dokumentasi status dermatologis pasien di bawah dapat disimpulkan bahwa?

a)

Tampak seperti lilin

b)

Dapat menjadi erosi

c)

Dapat terjadi gangrene

d)

Lesi hanya pada kulit dan reversibel

e)

Lesi lanjutan berupa edema

60.
Klasifikasi cold injury pada kulit adalah
a)
Fast freesing & slow freezing
b)
Ektraseluler ice & intraseluler ice
c)
Thawing & rewarming
d)
Freezing cold injury & Nonfreezing cold injury
e)
Kristal injury & cold soft injury
61.
Apabila pasien terpapar suhu 0-15C selama beberapa jam atau hari kemungkinan yang akan terjadi adalah?
a)
Frostbite ringan
b)
Frostnip
c)
Frostbite superfisial
d)
Frostbite deep
e)
Pernio
62.
Seorang pria berusia 45 tahun datang ke Poliklinik RS Bhayangkara dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kepala, dada, punggung, perut, tangan dan kaki sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Keluhan disertai rasa gatal di seluruh tubuh. Hasil status dermatologis didapatkan pada regio capitis, regio thorakalis anterior, regio thorakalis posterior, regio abdominalis, regio ekstrimitas superior, dan regio ekstremitas inferior terdapat efloresensi maculopapular, multipel, beberapa konfluens dan tersebar generalisata. Kemungkinan diagnosis pasien ini adalah
a)
Morbili
b)
Erupsi obat eksantematosa
c)
Pitriasis rosea
d)
DKA generalisata
e)
Sifilis Sekunder
63.
Seorang pria berusia 45 tahun datang ke Poliklinik RS Bhayangkara dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kepala, dada, punggung, perut, tangan dan kaki sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Keluhan disertai rasa gatal di seluruh tubuh. Hasil status dermatologis didapatkan pada regio capitis, regio thorakalis anterior, regio thorakalis posterior, regio abdominalis, regio ekstrimitas superior, dan regio ekstremitas inferior terdapat efloresensi maculopapular, multipel, beberapa konfluens dan tersebar generalisata.<br />Etiologi pasien ini adalah
a)
Virus
b)
Amoxicillin
c)
Streptococcal
d)
Autoimun
e)
Hipersensitivitas tipe 1
64.
Seorang pria berusia 45 tahun datang ke Poliklinik RS Bhayangkara dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kepala, dada, punggung, perut, tangan dan kaki sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Keluhan disertai rasa gatal di seluruh tubuh. Hasil status dermatologis didapatkan pada regio capitis, regio thorakalis anterior, regio thorakalis posterior, regio abdominalis, regio ekstrimitas superior, dan regio ekstremitas inferior terdapat efloresensi maculopapular, multipel, beberapa konfluens dan tersebar generalisata. Mekanisme yang mendasari keluhan pasien adalah
a)
Hipersensitivitas tipe 1
b)
Hipersensitivitas tipe 2
c)
Hipersensitivitas tipe 3
d)
Hipersensitivitas tipe 4
e)
Autoimun
65.
Seorang pria berusia 45 tahun datang ke Poliklinik RS Bhayangkara dengan keluhan bintik-bintik kemerahan di kepala, dada, punggung, perut, tangan dan kaki sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Keluhan disertai rasa gatal di seluruh tubuh. Hasil status dermatologis didapatkan pada regio capitis, regio thorakalis anterior, regio thorakalis posterior, regio abdominalis, regio ekstrimitas superior, dan regio ekstremitas inferior terdapat efloresensi maculopapular, multipel, beberapa konfluens dan tersebar generalisata.<br />Lesi yang konfluen membentuk eritem polisiklik disebut juga?
a)
Eritroderma
b)
Eritema multiforme-like
c)
Shieet like erytem
d)
Herald patch
e)
Keratosis seboroik
66.
Seorang wanita 52 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan ruam pada wajah disertai demam dan terlihat seperti kelelahan, pasien mengaku hal ini baru pertama kali, riwayat alergi disangkal. Status dermatologi: lesi ruam morbiliform pada regio facial. Hasil lab: Hb 11 dl, Leukosit 7420 ul, trombosit 130.000 ul. Interpretasi hitung sel terdapat limfositosis, monositosi, dan eusinofilia. Pasien mengaku mengkonsumsi obat asam urat 3 bulan terakhir dan dibeli sendiri dari apotek. Apakah diagnosis paling mungkin dari pasien tersebut?
a)
Dermatitis
b)
DiHS
c)
SSJ
d)
Kawasaki disease
e)
Hipereosinofilia sindrom
67.
Seorang wanita 52 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan ruam pada wajah disertai demam dan terlihat seperti kelelahan, pasien mengaku hal ini baru pertama kali, riwayat alergi disangkal. Status dermatologi: lesi ruam morbiliform pada regio facial. Hasil lab: Hb 11 dl, Leukosit 7420 ul, trombosit 130.000 ul. Interpretasi hitung sel terdapat limfositosis, monositosi, dan eusinofilia. Pasien mengaku mengkonsumsi obat asam urat 3 bulan terakhir dan dibeli sendiri dari apotek.<br /> Apakah kriteria diagnosis untuk penyakit diatas ?
a)
Scroten Score
b)
Egami Risk Score
c)
Kobayashi Rsk Score
d)
RegiSCAR
e)
SLEDAI
68.
Berikut manifestasi klinis yang paling berbahaya pada pasien dress syndrome apabila terdapat..
a)
Ruam morbiliform
b)
Eritroderma
c)
Eusinofilia
d)
Keterlibatan organ hati
e)
Limfadenopati
69.
Seorang laki laki pekerja bangunan, 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah dan nyeri dan penglihatan kabur pada mata kanan yang dialami sejak 1 hari lalu. Keluhan ini dirasakan karena matanya terkena campuran semen bahan bangunan. Dari pemeriksaan oblik ditemukan adanya konjungtiva hiperemis dan kornea terlihat keruh. Tindakan yang paling harus segera dilakukan adalah :
a)
Memberikan obat tetes mata anti nyeri untuk memudahkan pemeriksaan
b)
Segera memberikan cairan pembilas
c)
Segera memberikan antibiotic dan anti inflamasi dan merujuk
d)
Segera memberikan antibiotic
e)
Tidak melakukan apapun dan segera merujuk
70.
Seorang laki laki pekerja bangunan, 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah dan nyeri dan penglihatan kabur pada mata kanan yang dialami sejak 1 hari lalu. Keluhan ini dirasakan karena matanya terkena campuran semen bahan bangunan. Dari pemeriksaan oblik ditemukan adanya konjungtiva hiperemis dan kornea terlihat keruh. Diagnose yang tepat untuk kasus diatas adalah :
a)
Trauma kimia asam
b)
Trauma kimia basa
c)
Trauma kimia garam
d)
d. Trauma kimia asam dan basa
e)
Trauma kimia garam dan basa
71.
Seorang anak laki laki 8 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata nyeri yang dialami sejak satu hari lalu akibat bermain bersama temannya. Keluhan ini disertai dengan mata berair , silau dan penglihatan sedikit kabur. Dari pemeriksaan oblik ditemukan adanya gambaran luka pada kornea yang hanya terbatas pada epitel kornea. Diagnose yang mungkin pada kasus diatas adalah :
a)
Ulkus kornea
b)
Keratitis
c)
Aberasi kornea
d)
Subkonjungtival bleeding
e)
keratokonjungtivitis
72.
Seorang laki-laki usia 49 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penurunan penglihatan pada kedua mata saat melihat dekat terutama saat bekerja. Keluhan dialami sejak 1 tahun yang lalu, memberat 3 bulan terakhir. Keluhan terkadang disertai dengan keluhan lelah setelah melihat dekat. Pasien berprofesi sebagai tukang arloji. Pemeriksaan vital dalam batas normal. Status gizi cukup. Pemeriksaan oftalmologi pada kedua mata, didapatkan visus jauh ODS: 6/6 dan visus dekat (American Standard) AS 40. Pada pemeriksaan refraksi subjektif jarak dekat (33,3cm) didapatkan visus AS 20 setelah koreksi dengan lensa sferis +2.00 D. Segmen anterior kedua mata dalam batas normal. Riwayat penyakit lain disangkal. Apakah mekanisme terjadinya kelainan pada kasus ini?
a)
Peningkatan ukuran lensa
b)
Peningkatan elastisitas kapsul lensa
c)
Penurunan tingkat kekerasan lensa
d)
Spasme muskulus siliaris
e)
Paralisis muskulus siliaris
73.
Seorang laki-laki usia 49 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penurunan penglihatan pada kedua mata saat melihat dekat terutama saat bekerja. Keluhan dialami sejak 1 tahun yang lalu, memberat 3 bulan terakhir. Keluhan terkadang disertai dengan keluhan lelah setelah melihat dekat. Pasien berprofesi sebagai tukang arloji. Pemeriksaan vital dalam batas normal. Status gizi cukup. Pemeriksaan oftalmologi pada kedua mata, didapatkan visus jauh ODS: 6/6 dan visus dekat (American Standard) AS 40. Pada pemeriksaan refraksi subjektif jarak dekat (33,3cm) didapatkan visus AS 20 setelah koreksi dengan lensa sferis +2.00 D. Segmen anterior kedua mata dalam batas normal. Riwayat penyakit lain disangkal. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?
a)
Ambliopia
b)
Astigmatism
c)
Hipermetropia
d)
Miopia
e)
Presbiopia
74.

Seorang perempuan usia 35 tahun datang ke klinik dengan keluhan sulit membaca. Keluhan dialami sejak 3 bulan terakhir. Keluhan terkadang disertai dengan keluhan lelah setelah melihat dekat. Pemeriksaan oftalmologi pada kedua mata, didapatkan visus jauh ODS: 6/6 dan visus dekat (American Standard) AS 40. Pemeriksaan Amplitudo Akomodasi, didapatkan pasien mulai kabur saat melihat chart baca pada saat dipasangkan lensa +2.00 D dan -3.00 D. Segmen anterior kedua mata dalam batas normal. Riwayat penyakit lain disangkal.Berapakah Amplitudo akomodasi pada pasien ini?

a)

3 D

b)

4 D

c)

5 D

d)

6 D

e)

7 D

75.
Seorang perempuan usia 35 tahun datang ke klinik dengan keluhan sulit membaca. Keluhan dialami sejak 3 bulan terakhir. Keluhan terkadang disertai dengan keluhan lelah setelah melihat dekat. Pemeriksaan oftalmologi pada kedua mata, didapatkan visus jauh ODS: 6/6 dan visus dekat (American Standard) AS 40. Pemeriksaan Amplitudo Akomodasi, didapatkan pasien mulai kabur saat melihat chart baca pada saat dipasangkan lensa +2.00 D dan -3.00 D. Segmen anterior kedua mata dalam batas normal. Riwayat penyakit lain disangkal. Selain Kacamata, apakah alternatif yang paling tepat untuk terapi pada pasien ini
a)
Lensa kontak bifocal
b)
Clear lens extraction
c)
LASIK
d)
ReLEx SMILE
e)
Keratoplasti
76.

Seorang perempuan, berusia 68 tahun, datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri pada mata kanan disertai penglihatan kabur dan mata merah yang dialami sejak 1 minggu yang lalu. Riwayat mata merah berulang ada. Air mata berlebih ada, tidak disertai kotoran mata berlebih. Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan: VOD: 1/300 ; VOS: 1/60. Segmen anterior bola mata kanan didapatkan: konjungtiva hiperemis, injeksio konjungtiva dan peri kornea, kornea udem, BMD tampak partikel lensa, pupil mid dilatasi, reflex pupil negative, RAPD positif, Lensa katarak hipermatur. TOD: 45 mmHg, TOS: 18mmHg. Diagnosis yang paling tepat, adalah:

a)

Inflamatory Glaucoma

b)

Hifema Traumatik

c)

Lens dislocation

d)

Phacomorfik Glaucoma

e)

Phacolitik Glaucoma

77.
Seorang laki-laki, berusia 60 tahun, datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri pada mata kanan disertai penglihatan kabur yang dialami tiba-tiba sejak tadi pagi. Nyeri di mata menjalar ke kepala disertai perasaan mual dan muntah. Air mata berlebih ada, tidak disertai kotoran mata berlebih. Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan : VOD: 1/300 ; VOS: 20/30. Segmen anterior bola mata kanan didapatkan: konjungtiva hiperemis, injeksio konjungtiva dan peri kornea, kornea udem, BMD kesan dangkal, pupil mid dilatasi, reflex pupil negative, RAPD positif. TOD: 81 mmHg, TOS: 20,3 mmHg. Diagnosis yang paling tepat pada pasien di atas adalah:
a)
Latent Angle Closure glaucoma
b)
Subacute Angle closure Glaucoma
c)
Acute congestive angle closure glaucoma
d)
Post congestive angle closure Glaucoma
e)
Chronic Angle Closure Glaucoma
78.

Seorang laki-laki, berusia 30 tahun, datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri pada mata kanan disertai penglihatan kabur yang dialami tiba-tiba sejak 1 hari yang lalu setelah matanya terkena smash bola bulutangkis. Nyeri di mata menjalar ke kepala disertai perasaan mual dan muntah. Air mata berlebih ada, tidak disertai kotoran mata berlebih. Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan: VOD: 1/60 ; VOS: 20/30. Segmen anterior bola mata kanan didapatkan: konjungtiva hiperemis, injeksio konjungtiva dan peri kornea, kornea udem, BMD tampak hifema, pupil mid dilatasi, reflex pupil negative, RAPD positif. TOD: 50 mmHg, TOS: 18mmHg. Diagnosis yang paling tepat adalah :

a)

Inflamatory Glaucoma

b)

Hifema Traumatik

c)

Lens dislocation

d)

Phacomorfik Glaucoma

e)

Phacolitik Glaucoma

79.

Seorang laki-laki, berusia 35 tahun, datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri pada mata kanan disertai penglihatan kabur dan mata merah yang dialami sejak 5 hari yang lalu. Riwayat mata merah berulang ada. Air mata berlebih ada, tidak disertai kotoran mata berlebih. Dari pemeriksaan oftalmologi didapatkan: VOD: 1/60 ; VOS: 20/30. Segmen anterior bola mata kanan didapatkan: konjungtiva hiperemis, injeksio konjungtiva dan peri kornea, kornea udem, BMD tampak hipopion, pupil mid dilatasi, reflex pupil negative, RAPD positif. TOD: 45 mmHg, TOS: 18mmHg. Diagnosis yang paling tepat adalah :

a)

Inflamatory Glaucoma

b)

Hifema Traumatik

c)

Lens dislocation

d)

Phacomorfik Glaucoma

e)

Phacolitik Glaucoma

80.

Seorang wanita, usia 58 datang ke puskesmas dengan keluhan kedua mata kabur, dirasakan sejak 6 tahun ini, secara perlahan-lahan, pada pemeriksaan oftalmologi di dapatkan tajam penglihatan mata kanan dan kiri ; 1/~, segment anterior tampak seperti gambar di bawah. Apakah Diagnosis pada pasien tersebut?

a)

Katarak traumattik

b)

Katarak morgagnian

c)

Katarak juvenile

d)

Katarak komplikata

e)

Katarak sekunder

81.

Seorang wanita, usia 58 datang ke puskesmas dengan keluhan kedua mata kabur, dirasakan sejak 6 tahun ini, secara perlahan-lahan, pada pemeriksaan oftalmologi di dapatkan tajam penglihatan mata kanan dan kiri ; 1/~, segment anterior tampak seperti gambar di bawah ini. Apakah patomekanosme terjadinya katarak pada pasien ini?

a)

disebabkan oleh traumatic

b)

disebabkan oleh mencairnya korteks lensa

c)

disebabkan oleh infeksi sebelumnya

d)

disebabkan oleh penyakit sistemik

e)

disebabkan oleh komplikasi dari penyakit lainnya

82.
Seorang laki – laki, usia 60 datang ke puskesmas dengan keluhan kedua mata kabur, dirasakan sejak 6 tahun ini, secara perlahan-lahan, pada pemeriksaan oftalmologi di dapatkan tajam penglihatan mata kanan dan kiri ; 1/60, segment anterior tampak lensa keruh. Apakah patogenesis terjadinya lensa keruh pada pasien ini?
a)
Meningkatnya fungsi pompa transport aktif
b)
Meningkatnya level asam amino
c)
Meningkatkan sintesis protein lensa
d)
Denaturasi protein lensa
e)
Hiperhidrasi fiber lensa
83.

Seorang Laki-laki, 19 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan menurun kedua mata sejak kecil dan memberat perlahan - lahan. Pasien riwayat menggunakan kacamata sebelumnya -6.00D. Dari pemeriksaan ditemukan arachnodactyly, ekstremitas yang panjang, hiperekstensibilitas sendi. Pemeriksaan oftalmologi, visus OD 4/60 dan OS 20/400, iridodonesis, dan tampak lensa di area pupil bergeser ke arah superotemportal pada kedua mata. Apakah penyebab displacement lensa pada kasus ini?

a)

Trauma kronik

b)

Myopia tinggi

c)

Kerusakan epitel lensa

d)

Zonular weakness

e)

Gangguan metabolisme lensa

84.
Seorang perempuan berusia 20 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan menurun kedua mata sejak 2 tahun dan memberat 1 minggu terakhir. Riwayat menggunakan kacamata sejak SMP dengan ukuran yang terus bertambah. Dari pemeriksaan fisik ditemukan arachnodactyly, ekstremitas yang panjang. Pemeriksaan oftalmologi, visus ODS counting finger 1/60, bilik mata depan dalam, iridodonesis, dan tidak ada lensa kristalina pupil area, dilakukan pemeriksaan funduskopi didapatkan lensa kristalin di cavum vitreus (oil d. Apakah diagnosis pada kasus tersebut?rop
a)
Afakia Primer pada sindrom marfan
b)
Afakia sekunder pada Weil – marchaesani syndrome
c)
Subluksasi pada sindrome marfan
d)
Dislokasi lensa pada Weil – marchaesani syndrome
e)
Dislokasi lensa pada sindrome marfan
85.

Seorang perempuan berusia 15 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan kedua mata kabur sejak kecil. Pemeriksaan oftalmologi, visus mata kanan 3/60 dan visus mata kiri 20/40. Setelah pemberian midriatil, ditemukan displacement lensa ke temporal dengan tepi lensa terlihat pada kedua mata dari arah jam 10- jam 8, dan pada mata kiri dari arah jam 6 sampai jam 12, sebagaimana tampak pada gambar. Berdasarkan derajat lepasnya zonule, Derajat berapakan subluksasi lensa pada pasien ini?

a)

OD gr 4 dan OS gr 3

b)

OD gr 3 dan OS gr 1

c)

OD gr 4 dan OS gr 2

d)

OD gr 3 dan OS gr 2

e)

OD gr 2 dan OS gr 1

86.
Seorang wanita 60 tahun datang dengan keluhan mata merah yang dialami 2 hari lalu. Trauma disangkal tetapi wanita ini merupakan penderita hipertensi. Saat ini tekanan darah 160/100. Dari pemeriksaan oblik ditemukan adanya kemerahan yang luas berupa perdarahan di bawah konjungtiva bagian lateral. Diduga penyebab dari perdarahan ini karena pecahnya arteri konjungtiva karena hipertensinya. Adapun etiologic yang lain yang dapat menjadi peneyebab adalah :
a)
Trauma tumpul atau tajam
b)
Peningkatan tekanan intravaskular (heavy lifting, coughing, sneezing, laughing and constipation )
c)
Pemakaian obat obat Aspirin (acetylsalicylic acid), atau warfarin.
d)
Blood clotting disorder / vitamin K
e)
Semua diatas benar
87.
Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata kanan merah sejak 2 hari yang lalu, tidak ada penurunan tajam penglihatan, nyeri dan kotoran mata berlebih. Riwayat DM, Hipertensi dan trauma disangkal. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik didapatkan VODS : 20/25 (dengan kacamata), segmen anterior OD ; konjungtiva tampak perdarahan subkonjungtiva daerah temporal, detail lain dalam batas normal. Apakah penanganan yang sebaiknya dilakukan pada pasien diatas ?
a)
Rujuk segera
b)
Bebat Mata
c)
Masase Bola Mata
d)
Kompres dingin
e)
Observasi
88.
Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan mata kiri merah sejak 3 jam yang lalu setelah mata tidak sengaja tertusuk pada saat memakai lensa kontak. tidak ada penurunan tajam penglihatan, nyeri dan kotoran mata berlebih. Tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik didapatkan VODS : 20/20, segmen anterior OS ; konjungtiva tampak perdarahan subkonjungtiva daerah medial, detail lain dalam batas normal. Apakah terapi farmakologi yang bisa diberikan pada pasien ini ?
a)
Tetes mata steroid
b)
Tetes mata antibiotik
c)
Tetes mata antihistamin
d)
Tetes mata artifisial tears
e)
Tetes mata antiglaukoma
89.
Seorang laki-laki berusia 25 tahun datang unit gawat darurat dengan pendengaran menghilang tiba – tiba disertai berbunyi terus menerus pada telinga kiri sejak 2 hari yang lalu setelah mendengar ledakan mercon. Tidak ada riwayat infeksi, trauma, makan obat ototoksik dan terpajan bising. Setelah diperiksa dengan audiometer, didapatkan gangguan pendengaran berat. Pada pemeriksaan ulang setelah 1 bulan, gangguan itu bersifat permanen. Apakah penanganan yang paling tepat diberikan pada pasien di atas?
a)
Pemberian steroid intra timpanik
b)
Pemberian alat bantu dengar
c)
Pemberian anti oksidan
d)
Terapi oksigen hiperbarik
e)
Pemasangan Cochlear Implan
90.
Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang poliklinik dengan pendengaran berkurang pada kedua telinga sejak sebulan terakhir. Pasien bekerja di pabrik sejak 5 tahun terakhir. Pada pemeriksaan fisik, tidak didapatkan kelainan pada telinga luar dan tengah. Pasien lalu dirujuk untuk melakukan pemeriksaan audiometri dan hasilnya berupa tuli sensorineural sedang berat pada kedua telinga. Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien di atas?
a)
Presbiakusis
b)
Otosklerosis
c)
Noise Induce Hearing Loss
d)
Trauma akustik akut
e)
Barotrauma
91.
Seorang laki-laki, usia 70 tahun, pekerjaan sebagai petani, datang berobat ke klinik dengan keluhan gangguan pendengaran kedua telinga semakin bertambah. Tidak ada riwayat penyakit DM dan Hipertensi. Bila pada pemeriksaan tes garpu tala didapatkan gangguan pendengaran tipe sensorineural pada kedua telinga, maka kemungkinan diagnosis diatas adalah :
a)
Presbikusis
b)
Meniere’s disease
c)
Ototoksik
d)
Noise Induce Hearing Loss
e)
Otosklerosis
92.
Edukasi berbicara dengan penderita Presbikusis adalah :
a)
Berbicara pelan dan jelas
b)
Berbicara keras dan jelas
c)
Berbicara pelan
d)
Berbicara menggunakan aba-aba
e)
Berbisik
93.
Laki-laki usia 21 tahun datang ke UGD diantar ambulance setelah dibacok oleh begal di jalanan, pasien mengeluh nyeri pada region dorsum manus karena terkena benda tajam saat menangkis serangan. Status dermatologis: Vulnus caesum region manus, saat ini pasien ditangani dengan debridement dan menutup luka dengan jahitan. Apa yang terjadi pada penyembuhan luka pasien minggu pertama?
a)
Kavitas luka akan tertutupi oleh fibrin
b)
Kapiler baru akan membawa sel-sel radang
c)
Granulasi
d)
Kolagen diatur secara transversal
e)
Berkurangnya vasukular pada jaringan
94.
Seorang wanita 27 tahun datang ke poli klinik diantar suaminya, pasien baru saja melakukan operasi sectio caesaria anak pertama 2 minggu yang lalu. Pasien bermaksud datang ke dokter untuk mengontrol luka operasinya pasien ingin luka tersebut tidak meninggalkan bekas. Urutan fase untuk penyembuhan luka pasien adalah?
a)
Proliferative, Inflammatory, Remodeling
b)
Remodeling, Inflammatory, Proliferative
c)
Inflammatory, Proliferative, Remodeling
d)
Hanya fase Remodeling
e)
Vasokonstriksi, agregasi platelet, koagulasi
95.
Seorang laki-laki mahasiswa usia 24 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan rasa tertutup telinga kanan terus menerus sejak 3 hari yang lalu, dan tidak sakit. Pada pemeriksaan otoskopi Nampak massa kecokelatan memenuhi liang telinga kanan, liang telinga kiri lapang, membrane tympani intake. Diagnosisi penderita ini adalah?
a)
Oklusi tuba
b)
Benda asing liang telinga
c)
Serumen obturans
d)
Otitis eksterna profunda
e)
Keratosis obturans
96.
Tindakan yang dilakukan bila gagal melakukan ekstraksi karena serumen masih keras dan padat adalah…
a)
Tetes telinga karboglyserin 10%
b)
Spooling serumen dengan air hangat 37 derajat
c)
Spooling serumen dengan air hangat 41 derajat
d)
Tetes telinga H2O2 3%
e)
Tetes telinga kloramfenikol
97.
Seorang anak usia 10 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan kemasukan biji padi di telinga kanan sejak satu jam yang lalu disertai rasa nyeri yang terus menerus pada telinga kanan, pada otoskopi Nampak biji padi pada daerah pars oseus dan membrane tympani dengan perdarahan. Tindakan pada penderita ini adalah …
a)
Ekstraksi dengan local anastesi
b)
Ekstraksi dengan general anastesi
c)
Ekstraksi tanpa anastesi
d)
Spooling dengan air hangat
e)
Dilakukan pemasangan tampon burowi
98.
Seorang laki-laki usia 20 tahun datang dengan keluhan bintik berair telinga kanan disertai rasa nyeri dan demam sejak 3 hari yang lalu, pendengaran berkurang serta rasa pusing berputar. Pada pemeriksaan fisis telinga nampak erupsi vesikel pada konka auricular dan meatus eksternus kanan. Diagnosis penyakit tersebut diatas adalah.
a)
Herpes zoster otikus
b)
Parotitis epidemika
c)
Infeksi rubella
d)
Otitis ekterna difus
e)
Otitis eksterna eksematosa
99.
Seorang perempuan usia 60 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan sakit telinga kiri sejak 2 hari yang lalu disertai demam dan sakit jika buka mulut. Pada pemeriksaan telinga nampak meatus menyempit, udem dan hiperemis serta nyeri tekan. Riwayat membersihkan telinga sebelumnya dengan menggunakan jepitan rambut. Diagnosis penyakit diatas adalah..
a)
Otitis eksterna profunda difus
b)
Otitis eksterna profunda sirkumskripta
c)
Otomikosis
d)
Otitis eksterna eksematosa
e)
Herpes otikus
100.
Seorang anak laki-laki usia 8 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan telinga kanan rasa sakit sejak 1 hari yang lalu sebelumnya menderita flu disertai demam. Pada otoskopi liang telinga kanan lapang, membrane tympani hiperremis disertai adanya bulla pada kuadran superior, pendengaran baik. Diagnosis diatas tersebut adalah…
a)
Otitis media akut
b)
Meringitis bullosa
c)
Meringitis granulosa
d)
Otitis eksterna eksematosa
e)
Otitis eksterna nekrotikan