wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Keperawatan Bencana

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Anda bekerja di puskesmas Rambutan. Wilayah binaan puskesmas rambutan merupakan wilayah rawan bencana kabut asap. Anda akan membuat program “LIVING Harmony with disasters” Oleh sebab itu, untuk mendukung terwujudnya program itu maka diperlukan program penaggulangan bencana dengan melibatkan masyarakat daerah rawan bencana kabut asap tersebut. Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang paling tepat untuk mewujudkan program tersebut dari aspek KESEHATAN adalah….

a)

Melibatkan kelompok-kelompok pemuda untuk menjadi educator penaggulangan kabut asap

b)

Membuat spanduk, poster secara mandiri tentang kabut asap

c)

Rapat dengan pejabat setempat untuk membuat peraturan tentang kebakaran hutan dan lahan

d)

Mendirikan pos pelayanan kesehatan akibat kabut asap

2.

Terjadi gempa dengan kekuatan 7,1 Skala Richter di Kota “P”. beberpaa pelayanan kesehatan primer collaps sehingga harus didirikan pos medis lanjutan sementara di lokasi kejadian. Berikut Fungsi pos medis lanjutan yang paling tepat adalah…

a)

Penampungan korban sementara

b)

Tempat pengungsian sementara

c)

Label, Rawat dan evakuasi korban

d)

Perawatan korban pasca bencana

3.

Terjadi ledakan BOM di Trans PNK Mall. Segera setelah kejadian, tim SAR dan DAMKAR melakukan lokalisasi daerah kejadian dan mengevakuasi korban yang ada didalam mall ke tempat pengumpulan sementara. Tim SAR dan DAMKAR pada kasus ini berada pada?

a)

Zona Kuning (Warm)

b)

Zona Merah (Hot)

c)

Zona Hijau (Cold)

d)

Zona Hitam

4.

Terjadi ledakan BOM Bunuh diri di salah satu rumah ibadah di wilayah tempat anda bertugas. Perkiraan jumlah korban yang terkena ledakan primer yaitu 10 orang. Anda sebagai leader paramedic saat itu akan melakukan upaya tanggap darurat seperti triage, stabilisasi korban dan mentransfer korban ke pelayanan kesehatan lebih lanjut. Sebagai tim kesehatan yang bertugas didaerah bencana atau musibah massal, maka anda hanya boleh berada di zona?

a)

Zona Kuning (Warm)

b)

Zona Merah (Hot)

c)

Zona Hijau (Cold)

d)

Zona Hitam

5.

Anda seorang relawan kesehatan yang ditugaskan untuk mengabdi di papua. Daerah tersebut rentan untuk terjadinya konflik sosial. Sebagai perawat yang paham tentang bencana, anda berinisiatif untuk membuat program pemberdayaan masyarakat rawat konflik dengan cara memberikan pelatihan pertolongan awal pada korban trauma terutama trauma tajam serta anda mengajarkan masyarakat bagaimana cara melakukan evakuasi korbat trauma. Kegiatan ini termasuk peran perawat pada tahap?

a)

Tanggap darurat

b)

Rekonstruksi

c)

Kesiapsiagaan

d)

Pemulihan

6.

Anda seorang perawat di yang bekerja di puskesmas “Z” dimana puskemas anda berada di wilayah rawan bencana erupsi gunung api. Dalam hal pembuatan rencana kesiapsiagaan bencana di wilayah anda, hal yang paling tepat yang perlu diidentifikasi pada tahap pembuatan perencanaan kesiapsiagaan bencana di wilayah anda dari ASPEK KESEHATAN diantara adalah….

a)

Menentukan lokasi tempat pengungsian

b)

Menentukan tim evakuasi saat bencana

c)

Membuat peta jalur evakuasi korban

d)

Mengidentifikasi kelompok rentan seperti lansia dan ibu hamil

7.

Anda adalah seorang relawan bencana yang tergabung dalam tim kesiapsiagaan bencana di Kota “X”. kota x merupakan salah satu wilayah yang mempunyai ancaman Tsunami. Untuk menciptakan perencanaan penanggulangan bencana yang maksimal, maka pada satu event bencana, anda dan tim anda sepakat untuk membuat disaster plan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Langkah AWAL yang akan anda rumuskan untuk membuat disaster plan di kota anda adalah?

a)

Pengenalan kerentanan

b)

Pengkajian bahaya/ancaman

c)

Alokasi tugas masing-masing

d)

Menganalisis dampak yang akan terjadi

8.

Ketika anda melakukan kegiatan surveillance di daerah pasca bencana, maka ada beberapa langkah yang akan anda lakukan diantaranya adalah anda akan mendata jumlah kesakitan dan kematian korban dampak bencana berdasarkan kelompok usia. Kegiatan ini termasuk pada langkah surveillance pada tahap?

a)

Pengolahan data

b)

Pengumpulan data

c)

Penyebarluasaan informasi

d)

Analisis dan interpretasi

9.

Kegiatan yang anda lakukan pasca bencana adalah untuk mendapatkan data dasar penyakit dan faktor risiko, sehingga dapat diteliti kemungkinan pencegahan dan penanggulangan, dan program nantinya dapat dikembangkan, tindakan ini merupakan bagian dari kegiatan…

a)

Surveilance

b)

Rapid Need Assesment

c)

Rapid Health Assesment (RHA)

d)

Contigency Plan

10.

Anda seorang di Puskesmas “X”. di daerah anda telah terjadi bencana banjir bandang sehingga banyak rumah yang terseret air dan warga harus mengungsi. beberapa hari pasca bencana anda melakukan kegiatan pengumpulan dan pengolahan data serta penyebar luasan informasi untuk pengambilan keputusan dan tindakan segera. Kegiatan yang anda lakukan tersebut merupakan…

a)

Triage

b)

Rapid Health Assesment (RHA)

c)

Surveilance

d)

Rapid Need Assesment

11.

Anda adalah seorang kepala pusat penaggulangan krisis kesehatan di salah satu dinas kesehatan terdampak bencana. Segera setelah kejadian bencana, anda menurunkan tim untuk melakukan pengkajian awal secara cepat di lokasi kejadian bencana. Tim yang anda tunjuk sebagai tim RHA tersebut terdiri dari?

a)

Dokter, ahli gizi dan perawat

b)

Sanitarian, perawat, dan ahli gizi

c)

Epidemiolog, perawat dan ahli gizi

d)

Petugas medis, epidemiologist dan sanitarian

12.

Anda adalah petugas kesehatan yang ditugaskan oleh dinas kesehatan setempat untuk melakukan assessment pada lokasi bencana. Tujuan anda melakukan assessment salah satunya adalah untuk menilai potensi muncuknya KLB penyakit menular pada periode pasca kejadian/bencana. Kegiatan yang anda lakukan termasuk pada lingkup assessment pada aspek…

a)

Aspek medis

b)

Aspek Kesehatan lingkungan

c)

Aspek epidemiologi

d)

Aspek paramedic

13.

Terjadi bencana Tsunami yang memberikan dampak 2 desa rawan bencana terisolir. 2 jam setelah kejadian banyak informasi simpang siur dari berbagai sumber yang tidak jelas. Anda adalah seorang ketua pusat krisis kesehatan dari dinas kesehatan provinsi setempat. Beberapa menit setelah mendapatkan informasi bencana anda langsung mengirim tim untuk melakukan pengkajian awal secara cepat ke lokasi bencana. Salah satu tujuan dilakukannya assessment cepat tersebut adalah…

a)

Memenuhi kebutuhan pelayanan dasar di pengungsian

b)

Memberikan pelayanan kesehatan yang cepat kepada korban

c)

Menentukan lokasi pemberian bantuan kesehatan selanjutnya

d)

Menilai kemampuan respon setempat & sumber-sumber kebutuhan segera

14.

Telah terjadi gempa dengan skala 7,2 skala richter mengguncang PNK. 1 jam pasca kejadian didapatkan informasi bahwa terdapat banyak korban luka luka karena gempa terjadi pada jam kerja. sebelum memutuskan apa saja kegiatan pada tahap tanggap darurat, agar upaya penanggulangan pada kondisi tanggap darurat sesuai dengan sasaran maka upaya penganggulangan bencana emergensi didasarkan pada masalah atau fakta kebutuhan di lapangan, maka terlebih dahulu harus dilakukan ?

a)

Surveilance

b)

Rapid Need Assesment

c)

Rapid Health Assesment (RHA)

d)

Contigency Plan

15.

Anda adalah kepala dinas kesehatan di Provinsi Kalimantan Barat. Setiap tahun di Provinsi anda Pemerintah provinsi Kalimantan Barat sudah menetapkan tanggap darurat bencana kabut asap selama 1 minggu. Sekolah dari SD hingga SMA. Salah satu kebijakan yang tepat untuk bisa diterapkan oleh dinas kesehatan terutama pusat krisis kesehatan guna mengurangi dampak dari kabut asap pada tahap tanggap darurat tersebut adalah…..

a)

Mengedukasi untuk tidak membakar hutan dan lahan

b)

Mengaktifkan tanda peringatan dini kebakaran

c)

Edukasi tentang dampak negatif dari penebangan pohon dan pembakaran lahan

d)

Pembuatan pelayanan kesehatan rumah oksigen atau mobil oksigen

16.

Anda salah satu tim relawan paramedic dari salah satu NGO Kemanusian. Anda sudah berada selama 5 hari di Palestina untuk aksi kemanusian warga palestina disana. Pada saat itu terjadi lagi bom susulan ke sekian kalinya di palestina yang menewaskan banyak . Tindakan yang akan anda lakukan akan selalu senantiasa mengutamakan kesehatan dari penderita yang ada disana, landasan etik yang anda terapkan adalah…

a)

Do good

b)

Autonomy

c)

Justice

d)

Veracity

17.

Anda adalah seorang perawat yang ditugaskan untuk menjadi relawan paramedis konflik social di Wamena Papua. Pada saat melaksanakan tugas dilapangan, anda bekerja memberikan perawatan maksimal kepada korban secara profesional dengan tidak memandang latar belakang suku atau ras maupun agama korban. Pada kasus tersebut, anda bekerja memberikan perawatan maksimal kepada korban secara profesional dengan tidak memandang latar belakang suku atau ras maupun agama korban, Etika medis gawat darurat yang telah anda terapkan adalah….

a)

Beneficence

b)

Justice

c)

Autonomy

d)

Confidentiality

18.

Seorang perawat pelatih berencana untuk memberikan edukasi dan pelatihan bagi siswa SD (Sekolah Dasar) tentang penanggulangan bencana. Metode yang tepat untuk pencapaian tujuan edukasi tersebut adalah ?

a)

Menggunggah Video edukasi di Internet

b)

Simulasi teknis berbagai kasus/kondisi korban

c)

Membuat suatu permainan yang relevan

d)

Ceramah dan Diskusi

19.

Seorang perawat pelatih berencana untuk memberikan edukasi dan pelatihan bagi rekan sejawatnya tentang penanggulangan bencana khususnya mengenai teknik pelaksanaan triage pada korban bencana dalam jumlah yang banyak. Metode yang paling tepat untuk pencapaian tujuan edukasi tersebut adalah ?

a)

Menggunggah Video edukasi di Internet

b)

Simulasi teknis berbagai kasus/kondisi korban

c)

Membuat suatu permainan yang relevan

d)

Tabel Top Exercise

20.

Perawat puskesmas sedang menyusun rencana strategis untuk kondisi Pasca-Bencana diwilayahnya khususnya pada pengelolaan kelompok rentan yaitu Lanjut Usia (Lansia). Tindakan yang paling tepat dilakukan adalah ?

a)

Menghindari trauma sekunder pada saat evakuasi dan transportasi

b)

Melakukan pendataan jumlah, sebaran lokasi tempat tinggal dan kebutuhan khusus Lansia untuk persiapan kondisi bencana

c)

Libatkan Lansia dengan kondisi kesehatan yang memungkinkan untuk menjadi Storytellers bagi kelompok anak-anak

d)

Mempertimbangkan kebutuhan Lansia dalam perencanaan penanggulangan bencana

21.

Perawat puskesmas sedang menyusun rencana strategis untuk kondisi Saat-Bencana diwilayahnya khususnya pada pengelolaan kelompok rentan yaitu Lanjut Usia (Lansia). Tindakan yang paling tepat dilakukan adalah ?

a)

Menghindari trauma sekunder pada saat evakuasi dan transportasi

b)

Melibatkan Lansia dalam pengambilan keputusan Disaster Plan dirumah

c)

Mempertimbangkan kebutuhan Lansia dalam perencanaan penanggulangan bencana

d)

Libatkan Lansia dengan kondisi kesehatan yang memungkinkan untuk menjadi Storytellers bagi kelompok anak-anak

22.

Perawat puskesmas sedang menyusun rencana strategis untuk kondisi Pasca-Bencana diwilayahnya khususnya pada pengelolaan kelompok rentan yaitu Bayi dan Anak. Tindakan yang paling tepat dilakukan adalah ?

a)

Menyesuaikan pelaksanaan standart Triage untuk korban anak

b)

Menghindari tindakan memisahkan anak dari orang tua saat proses evakuasi

c)

Melakukan sosialisasi dan simulasi dengan melibatkan anak beserta orang tuanya

d)

Identifikasi anak yang kehilangan/terpisah dari keluarga, berikan penjaga sementara dan lingkungan yang kondusif

23.

Perawat puskesmas sedang menyusun rencana strategis untuk kondisi Pra-Bencana diwilayahnya khususnya pada pengelolaan kelompok rentan yaitu Bayi dan Anak. Tindakan yang paling tepat dilakukan adalah ?

a)

Menyesuaikan pelaksanaan standart Triage untuk korban anak

b)

Menghindari tindakan memisahkan anak dari orang tua saat proses evakuasi

c)

Melakukan sosialisasi dan simulasi dengan melibatkan anak beserta orang tuanya

d)

Memberikan pertolongan medis dengan ikut mempertimbangan tumbuh kembangnya

24.

Seorang petugas puskesmas ditugaskan mendata dan mengelompokkan masyarakat di lingkungan kerja puskesmasnya. Tahap pertama ia bermaksud mendata kelompok rentan. Diantara pilihan berikut, tipe masyarakat yang paling cocok untuk kelompok tersebut adalah ?

a)

Laki-laki usia 40 tahun

b)

Laki-laki usia 75 tahun

c)

Laki-laki usia 35 tahun

d)

Perempuan usia 20 tahun

25.

Seorang perawat ditugaskan berada di pos medis depan pada Zona Kuning (Warm Zone) dalam suatu kondisi bencana. Apakah tugas yang paling tepat dilakukan oleh perawat tersebut ?

a)

Triage Awal

b)

Evakuasi Korban

c)

Stabilisasi Awal Korban

d)

Transportasi Korban

26.

Seorang perawat terlatih bergabung didalam Tim SAR Medis dan bertugas dalam suatu kondisi bencana. Apakah tugas yang paling tepat dilakukan oleh perawat tersebut ?

a)

Triage Awal

b)

Evakuasi Korban

c)

Stabilisasi Awal Korban

d)

Transportasi Korban

27.

Seorang perawat ditugaskan untuk membantu di salah satu Unit Ambulance Darat dalam suatu kondisi bencana. Apakah tugas yang paling tepat dilakukan oleh perawat tersebut ?

a)

Triage Awal

b)

Evakuasi Korban

c)

Stabilisasi Awal Korban

d)

Transportasi Korban

28.

Seorang perawat ditugaskan untuk membantu di Rumah Sakit Lapangan pada Zona Hijau dalam suatu kondisi bencana. Apakah tugas yang paling tepat dilakukan oleh perawat tersebut ?

a)

Kolaborasi Terapi Definitif

b)

Triage Awal

c)

Evakuasi Korban

d)

Stabilisasi Awal Korban

29.

Seorang perempuan berusia 27 tahun ditemukan dilokasi gempa dengan kondisi pernapasannya spontan rata-rata 28 kali/menit, nadi teraba cepat, pada bagian paha kiri terlihat deformitas dan memar tanpa ada perdarahan terbuka. Apakah label triase yang harus diberikan ?

a)

Hijau

b)

Kuning

c)

Merah

d)

Hitam

30.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun ditemukan dilokasi tanah longsor dengan kondisi tidak sadar. Pernapasan lemah 12 kali/menit, nadi teraba lemah, pada bagian paha kiri terlihat luka terbuka dengan perdarahan aktif. Korban terlihat pucat. Apakah label triase yang harus diberikan ?

a)

Hijau

b)

Kuning

c)

Merah

d)

Hitam

31.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun ditemukan dilokasi gunung meletus dengan duduk sambil berteriak meminta pertolongan. Pernapasan spontan 22 kali/menit, nadi teraba kuat, pada bagian sendi ankle kaki kanan terlihat bengkak dan memar serta tonjolan sendi bergeser. Korban mengaku terjatuh saat berlari menyelamatkan diri. Apakah label triase yang harus diberikan ?

a)

Hijau

b)

Kuning

c)

Merah

d)

Hitam

32.

Seorang kepala BPBD yang bertugas sebagai pimpinan komando bencana sedang membagi tugas kelompok berdasarkan kekhususannya. Ia ingin menetapkan kelompok yang diberi tugas masuk kedalam zona merah bencana. Siapakah kelompok tersebut ?

a)

SAR Medis

b)

Tim Resusitasi

c)

Analis Lingkungan

d)

Tim Kesehatan Mental

33.

Perawat Y sedang melakukan edukasi bencana pada masyarakat. Ia bermaksud menyampaikan jenis barang dan perlengkapan pribadi saat bencana. Apakah yang tidak perlu dibawa oleh masyarakat ?

a)

Alat komunikasi

b)

Ternak atau binatang peliharaan

c)

Barang dan surat berharga (yang mudah dibawa)

d)

Barang perawatan medis (pertolongan pertama)

34.

Perawat X sedang terlibat dalam penyusunan sistem peringatan dini, evakuasi, komunikasi dan koordinasi serta asupan sumberdaya di lokasi beresiko bencana. Kegiatan tersebut terdapat dalam tahap ?

a)

Mitigasi

b)

Kesiapsiagaan

c)

Tanggap darurat

d)

Surveilance Bencana

35.

Perawat yang bertanggung jawab di suatu Desa membagikan kuisioner survey kepada masyarakat desanya dengan tujuan mendapatkan data yang diperlukan untuk melakukan pemetaan. Ditambah data-data lain, kemudian perawat tersebut menghitung resiko terkait bencana, serta merencanakan upaya dan strategi pencegahannya. Tindakan perawat tersebut berkaitan dengan upaya ?

a)

Mitigasi

b)

Kesiapsiagaan

c)

Tanggap darurat

d)

Surveilance Bencana

36.

Perawat yang bertanggung jawab di suatu Desa membagikan kuisioner survey kepada masyarakat desanya dengan tujuan mendapatkan data yang diperlukan untuk melakukan pemetaan untuk kemudian dilakukan pengolahan, analisis dan interpretasi data secara sistematik dan terus-menerus serta penyebaran informasi kepada unit yang membutuhkan untuk dapat mengambil tindakan. Tindakan perawat tersebut termasuk dalam upaya ?

a)

Mitigasi

b)

Kesiapsiagaan

c)

Tanggap darurat

d)

Surveilance Bencana

37.

Desa X terletak di kaki sebuah bukit yang berbentuk lereng, rumah warga desa terletak tepat mengelilingi lereng bukit. Pohon-pohon disekitar lereng banyak ditebang untuk keperluan membangun rumah dan fasilitas lain. Di desa tersebut diketahui banyak warga yang sudah lanjut usia, bayi dan ibu hamil. Suatu hari desa tersebut dilanda hujan deras yang berlangsung lama hingga menyebabkan tanah di lereng bukit longsor dan menimpa rumah-rumah warga. Pada kasus tersebut, peristiwa tanah di lereng bukit longsor dan menimpa rumah-rumah warga, dapat dianggap sebagai ?

a)

Kerentanan

b)

Kemampuan/Kapasitas

c)

Bencana/Bahaya

d)

Pemicu

38.

Desa X terletak di kaki sebuah bukit yang berbentuk lereng, rumah warga desa terletak tepat mengelilingi lereng bukit. Pohon-pohon disekitar lereng banyak ditebang untuk keperluan membangun rumah dan fasilitas lain. Di desa tersebut diketahui banyak warga yang sudah lanjut usia, bayi dan ibu hamil. Suatu hari desa tersebut dilanda hujan deras yang berlangsung lama hingga menyebabkan tanah di lereng bukit longsor dan menimpa rumah-rumah warga. Pada kasus tersebut, hujan deras yang berlangsung lama yang mengenai desa tersebut dapat dianggap sebagai ?

a)

Kerentanan

b)

Bahaya

c)

Pemicu

d)

Kemampuan

39.

Desa X terletak di kaki sebuah bukit yang berbentuk lereng, rumah warga desa terletak tepat mengelilingi lereng bukit. Pohon-pohon disekitar lereng banyak ditebang untuk keperluan membangun rumah dan fasilitas lain. Di desa tersebut diketahui banyak warga yang sudah lanjut usia, bayi dan ibu hamil. Suatu hari desa tersebut dilanda hujan deras yang berlangsung lama hingga menyebabkan tanah di lereng bukit longsor dan menimpa rumah-rumah warga. Pada kasus tersebut, banyaknya warga yang sudah lanjut usia, bayi dan ibu hamil, menggambarkan kondisi ?

a)

Bahaya

b)

Pemicu

c)

Kerentanan

d)

Kapasitas

40.

Desa X terletak di kaki sebuah bukit yang berbentuk lereng, rumah warga desa terletak tepat mengelilingi lereng bukit. Pohon-pohon disekitar lereng banyak ditebang untuk keperluan membangun rumah dan fasilitas lain. Di desa tersebut diketahui banyak warga yang sudah lanjut usia, bayi dan ibu hamil. Suatu hari desa tersebut dilanda hujan deras yang berlangsung lama hingga menyebabkan tanah di lereng bukit longsor dan menimpa rumah-rumah warga. Pada kasus tersebut, rumah warga desa terletak tepat mengelilingi lereng bukit dengan pepohonan yang sudah banyak ditebang, menggambarkan kondisi ?

a)

Kemampuan

b)

Kerentanan

c)

Pemicu

d)

Bahaya

41.

Perawat A bertugas di pengungsian korban tsunami. Perawat A mendapatkan pasien A yang kehilangan 2 keluarganya akibat Tsunami. Pasien A mengalami kesedihan mendalam akibat Berdasarkan prinsip etik yang di anut, tindakan yang harus dilakukan perawat adalah

a)

Mendengarkan keluh kesah pasien dan menenangkannya

b)

Mencoba mendata keluarga yang hilang

c)

Membiarkan pasien untuk tenang

d)

Mencari bantuan medis

e)

Melakukan pengkajian ke pasien

42.

Tn. A melakukan kegiatan analisis yang sistemis dan terus menerus terhadap penyakit dan masalah-masalah kesehatan serta kondisi yang mempengaruhi risiko terjadinya peningkatan dan penularan penyakit serta masalah-masalah kesehatan tersebut agar dapat di lakukan tindakan penanggulangan secara efektif dan efisien melalui proses pengumpulan data, pengolahan dan penyebaran informasi epidemiologi kepada penyelenggara program kesehatan”. Berdasarkan data ini, tugas Tn. A sebagai

a)

Proses keperawatan

b)

Bencana

c)

Surveilans epidemiologi

d)

Sistem kewaspadaan dini

e)

Kejadian luar biasa

43.

Pemerintah memiliki Program KBBM (Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat) memerlukan dukungan semua pihak, masyarakat pemerintah, lembaga, instansi dan lain sebagainya). Program yang dilakukan pemerintah termasuk

a)

Strategi pengembangan kapasitas

b)

Strategi partisipatif

c)

Strategi advokasi dan promosi

d)

Strategi penyadaran kesetaraan gender

e)

Strategi penyadaran social

44.

Tim bencana gempa NTB melakukan tindakan Rapid Health Assesment dalam rangka menghadapi bencana yang muncul. Berdasarkan kasus di atas, tindakan Rapid Health Assesment ini terdiri dari

a)

Petugas medis, petugas kebakaran, sanitarian (kesehatan lingkungan)

b)

petugas kebakaran, sanitarian (kesehata lingkungan),petugas kepolisian

c)

sanitarian (kesehata lingkungan),petugas kepolisian, Petugas medis

d)

epidemiologist,petugas kepolisian, petugas kebakaran

e)

Petugas medis, epidemiologist, sanitarian (kesehatan lingkungan)

45.

Pada pukul 16.00 terjadi angin yang kuat di Desa A. setelah dilakukan analisis, desa tersebut terkena bencana angin putting beliung. Berdasarkan kasus tersebut, tindakan yang dilakukan oleh penduduk adalah

a)

Apabila anda berada didalam bangunan yang memiliki petugas keamanan, ikuti instruksi evakuasi

b)

Kenali bangunan yang memiliki struktur kuat seperti pada sudut bangunan

c)

Hindari jalan melewati jembatan. Anda di anjurkan untuk melakukan evakuasi dengan berjalan kaki

d)

Matikan semua aliran listrik, tutup jendela dan pintu lalu kunci, jangan tiarap diatas tanah, segera masuk kedalam rumah atau bangunan yang kokoh

e)

Gunakan kacamata pelindung

46.

Petugas B melakukan Rapid Health Assessment (RHA) pada korban bencana gempa di Lombok, NTB sebagai salah satu tindakan yang dilakukan ketika terjadi bencana. Salah satu tujuan dilakukan RHA pada bencana gempa tersebut adalah

a)

Menentukan prioritas untuk penanggulangan.

b)

Menilai kemampuan dalam merespon dan kebutuhan hanya untuk tenaga kesehatan

c)

Menggambarkan jenis dan besarnya masalah pada tenaga kesehatan

d)

Melakukan penanggulangan bencana secara lambat

e)

Mengukur besarnya masalah secara tidak teratur

47.

Petugas A melakukan Rapid Health Assessment (RHA) pada korban bencana Tsunami, Aceh sebagai salah satu tindakan yang dilakukan ketika terjadi bencana. Salah satu tindakan RHA pada bencana tersebut adalah

a)

Pemberantasan penyakit dan imunisasi

b)

Pelayanan kesehatan khusus

c)

Simulasi kesiapsiagaan bencana atau contingency plan

d)

Membuat perencanaan tidak darurat

e)

Penetapan tim medis

48.

Assessment memiliki beberapa tipe saat melakukan Rapid Health Assessment (RHA). Salah satunya type recognitial assessment yaitu dilakukan sesegera setelah bencana. Pada tipe assessment tersebut yang dilakukan oleh Rapid Health Assessment (RHA) adalah

a)

Melakukan pengkajian ulang

b)

Mengukur besarnya masalah secara detail

c)

Pengamatan awal atau sepintas pada area bencana

d)

Melakukan pengkajian head to toe pada korban bencana

e)

Menyediakan air bersih dan sanitasi

49.

Tim rescue akan melakukan pertolongan pada korban gunung meletus di desa A. Dalam melakukan pertolongan, ada aspek yang harus dipenuhi oleh tim rescue. Berdasarkan kasus di atas, syarat utama dalam melakukan evakuasi korban adalah

a)

Pasien dalam keadaan sadar

b)

Pasien dapat melakukan tindakan mandiri

c)

Pasien dapat melakukan mobilisasi sendiri

d)

Keadaan penolong tidak sedang sehat

e)

Keadaan penolong dalam keadaan fisik yang baik dan mampu menolong

50.

Di desa A dikelilingi oleh tebing-tebing curam yang mana masyarakat desa tersebut bermata pencaharian sebagai petani jagung. Masyarakat desa tersebut bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong diatas tebing tersebut. Potensi bencana yang mungkin terjadi di desa tersebut adalah

a)

Banjir

b)

Longsor

c)

Gempa

d)

Gunung Meletus

e)

Kabut asap