WorksheetsPO Taksasi
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
data pemakaian gas pelanggan yang telah divalidasi oleh EMR dan telah siap digunakan/dipublikasikan
Data Definitif
Data Provisional
data harian pemakaian gas pelanggan pada bulan berjalan
Data Definitif
Data Provisional
waktu mulai pengaliran gas melalui pipa bypass yang dihitung sejak dari valve bypass dibuka untuk keperluan ganti alat ukur sampai dengan valve bypass ditutup, setelah alat ukur pengganti terpasan
Periode Taksasi Manual
Periode Taksasi Otomatis
Periode Taksasi Ganti Alat Ukur
Taksasi
waktu yang dihitung mulai dari pencatatan alat ukur secara manual terakhir sebelum alat ukur pelanggan tanpa EVC dinyatakan rusak atau macet sampai dengan alat ukur pengganti terpasang
Periode Taksasi Manual
Periode Taksasi Otomatis
Periode Taksasi Ganti Alat Ukur
Taksasi
jumlah waktu (jam) selama alat ukur rusak dan/atau adanya keragu-raguan atas hasil pengukuran yang dihitung mulai dari jam 00.00 pada hari yang sama ditemukannya keragu-raguan sampai dengan alat ukur pengganti terpasang
Periode Taksasi Manual
Periode Taksasi Otomatis
Periode Taksasi Ganti Alat Ukur
Taksasi
perhitungan pemakaian gas pelanggan dalam kondisi tidak terukur oleh sistem alat ukur.
Periode Taksasi Manual
Periode Taksasi Otomatis
Periode Taksasi Ganti Alat Ukur
Taksasi
Apabila terdapat pelanggan dengan fasilitas EVC dan AMR diketahui macet pada tanggal 24 Oktober 2020 jam 15.00 maka perhitungan taksasi dimulai pada tanggal 24 Oktober 2020 jam 00.00
Betul
Salah
Apabila terdapat pelanggan dengan fasilitas EVC tanpa AMR diketahui macet pada tanggal 24 Oktober 2020 jam 15.00 maka perhitungan taksasi dimulai pada catat meter pelanggan yang masih valid sebelum meter macet
Betul
Salah
Apabila terdapat pelanggan dengan tanpa fasilitas EVC tanpa AMR diketahui macet pada tanggal 24 Oktober 2020 jam 15.00 maka perhitungan taksasi dimulai pada catat meter pelanggan yang masih valid sebelum meter macet
Betul
Salah
pelanggan dengan pola pemakaian yang stabil selama 30 (tiga puluh) hari terakhir pemakaian
Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Kategori 4
pelanggan dengan pola pemakaian gas per jam yang memiliki siklus dengan periode mingguan. Biasanya ditandai dengan pemakaian lebih tinggi pada hari kerja dan rendah pada hari liburnya.
Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Kategori 4
pelanggan dengan pola pemakaian yang tidak dapat dikelompokkan dalam kategori 1 maupun 2 di atas
Kategori 1
Kategori 2
Kategori 3
Kategori 4
Pelanggan Kategori 1 ditentukan dengan cara mengevaluasi pola pemakaian gas pelanggan yang stabil selama 30 (tiga puluh) hari terakhir sebelum kejadian Taksasi dengan variasi pemakaian lebih besar dari 5%
Betul
Salah
Apabila terdapat pelanggan EVC dengan AMR kategori 2 macet maka
Perhitungan Taksasi dihitung berdasarkan rata-rata dari jumlah converted volume pada periode yang sama (hari maupun jam) selama 4 (empat) minggu sebelum terjadinya Taksasi.
Perhitungan Taksasi dihitung berdasarkan rata-rata converted volume perjam pemakaian gas pelanggan dalam range waktu selama 90 (sembilan puluh) hari terakhir sebelum alat ukur rusak dan/atau adanya keraguraguan atas hasil pengukuran. Untuk pelanggan yang kurang dari 90 (sembilan puluh) hari, data dihitung berdasarkan mulai aktif pemakaian gas.
Perhitungan Taksasi dihitung berdasarkan rata-rata converted volume perjam pemakaian gas pelanggan dalam range waktu selama 72 (tujuh puluh dua) jam sebelum alat ukur rusak dan/atau adanya keragu-raguan atas hasil pengukuran (Sm3/jam)
Perhitungan Taksasi dengan menggunakan aplikasi taksasi
Apabila terdapat pelanggan EVC tanpa AMR kategori 1 macet maka
Perhitungan Taksasi dihitung berdasarkan rata-rata dari jumlah converted volume pada periode yang sama (hari maupun jam) selama 4 (empat) minggu sebelum terjadinya Taksasi.
Perhitungan Taksasi dihitung berdasarkan rata-rata converted volume perjam pemakaian gas pelanggan dalam range waktu selama 90 (sembilan puluh) hari terakhir sebelum alat ukur rusak dan/atau adanya keraguraguan atas hasil pengukuran. Untuk pelanggan yang kurang dari 90 (sembilan puluh) hari, data dihitung berdasarkan mulai aktif pemakaian gas.
Perhitungan Taksasi dihitung berdasarkan rata-rata converted volume perjam pemakaian gas pelanggan dalam range waktu selama 72 (tujuh puluh dua) jam sebelum alat ukur rusak dan/atau adanya keragu-raguan atas hasil pengukuran (Sm3/jam)
Perhitungan Taksasi dengan menggunakan aplikasi taksasi
Apabila terdapat pelanggan EVC dengan AMR kategori 3 macet dan aplikasi taksasi mengalami error maka
Perhitungan Taksasi dihitung berdasarkan rata-rata dari jumlah converted volume pada periode yang sama (hari maupun jam) selama 4 (empat) minggu sebelum terjadinya Taksasi.
Perhitungan Taksasi dihitung berdasarkan rata-rata converted volume perjam pemakaian gas pelanggan dalam range waktu selama 90 (sembilan puluh) hari terakhir sebelum alat ukur rusak dan/atau adanya keraguraguan atas hasil pengukuran. Untuk pelanggan yang kurang dari 90 (sembilan puluh) hari, data dihitung berdasarkan mulai aktif pemakaian gas.
Perhitungan Taksasi dihitung berdasarkan rata-rata converted volume perjam pemakaian gas pelanggan dalam range waktu selama 72 (tujuh puluh dua) jam sebelum alat ukur rusak dan/atau adanya keragu-raguan atas hasil pengukuran (Sm3/jam)
Perhitungan Taksasi dengan menggunakan aplikasi taksasi
Pada aplikasi taksasi, metode forecast bisa dibagi menjadi 2 bagian, yaitu metode default yaitu metode yang menggunakan Volume, Tekanan dan Suhu dan yang hanya melibatkan Volume konsumsi gas
Betul
Salah
Mana yang bukan merupakan Metode Forecasting dengan Volume, Tekanan dan Suhu
Multiple Regression
Auto Regression
ARIMA
AR
Mana yang bukan merupakan Metode Forecasting dengan Metode Exponential Smoothing
Metode Simple Exponential Smoothing (SES)
Metode Holt’s Linear
Metode Autoregressive Integrated Moving Average
Metode Additive Holt-Winters
Apabila terdapat pelanggan yang saat macet bertepatan dengan perubahan tekanan dikarenakan amandemen tekanan kontrak, sehingga ada perubahan data tekanan saat macet maka metode yang digunakan untuk perhitungan taksasi dengan aplikasi adalah
Metode Forecasting dengan Volume, Tekanan dan Suhu
Metode Forecasting dengan Volume Konsumsi Gas
