wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Silogisme

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.
Silogisme adalah...
a)
Sebuah penalaran yang berproses dari umum ke khusus
b)
Sebuah deduksi di mana premis mayor dan premis minor sama-sama benar
c)
Sebuah deduksi yang menjadi dasar untuk menarik kesimpulan
d)
Sebuah penalaran di mana kesimpulannya muncul dari dua proposisi yang menjadi asumsi
e)
premis mayor plus premis minor sama dengan konklusi
2.
Proposisi ialah...
a)
Sebuah pernyataan yang menampilkan opini atau penilaian
b)
Sebuah kalimat yang mengandung awalan atau preposisi
c)
Sebuah pernyataan yang memiliki nilai kebenaran (atau salah)
d)
Sebuah kalimat argumentatif yang memiliki nilai kebenaran (atau salah)
e)
Sebuah kalimat deklaratif yang boleh jadi benar, salah atau netral
3.
Premis adalah...
a)
Sebuah kalimat pernyataan yang mengandung nilai kebenaran (atau salah)
b)
Sebuah klaim atau tesis yang menyusun atau membentuk sebuah kesimpulan
c)
Sebuah pernyataan yang muncul sebagai akibat dari pernyataan lain untuk menuju pada satu kesimpulan
d)
Sebuah kalimat argumentatif yang bersifat rasional dan empiris untuk menuju pada kesimpulan yang benar dan sahih.
e)
Sebuah kalimat deklaratif yang boleh jadi benar, salah atau netral
4.
Terma merupakan...
a)
Sebuah frase untuk menyusun kalimat positif, negatif atau pertanyaan
b)
Sebuah kata untuk menjelaskan sebuah konsep atau benda
c)
Sebuah kalimat untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada komunikan
d)
Sebuah klaim yang berfungsi menyusun atau membentuk premis dan proposisi
e)
Sebuah frase di dalam logika deduksi, induksi dan abduksi
5.
Berikut ini merupakan jenis dari silogisme kecuali...
a)
abduksi
b)
deduksi
c)
induksi
d)
modal
e)
narasi
6.
S = M; M = P; Oleh karena itu S = P. Ini adalah formula untuk...
a)
narasi
b)
modal
c)
abduksi
d)
induksi
e)
deduksi
7.
Semua manusia pasti meninggal. Sokrates adalah manusia. Oleh karena itu, Sokrates pasti meninggal. Hal ini bukan contoh penalaran yang ideal karena...
a)
semua benar
b)
tidak mengikuti formula
c)
tidak mengikuti formula S=M; P=M. Jadi, S = P
d)
tidak mengikuti formula S=M; M=P; Jadi, S=P
e)
premis mayor dan minor tidak berurutan
8.
Jono adalah seorang playboy. Jono suka bergonta-ganti pacar. Oleh karena itu, ...
a)
seorang playboy adalah mereka yang suka bergonta-ganti pacar
b)
seorang playboy suka bergonta-ganti pacar
c)
suka bergonta-ganti pacar adalah ciri seorang playboy
d)
Jono adalah playboy yang suka bergonta-ganti pacar
e)
semua benar
9.
M = S; M = P; Oleh karena itu, S = P. Ini merupakan formula...
a)
silogisme hipotetis
b)
silogisme kategoris
c)
abduksi
d)
deduksi
e)
induksi
10.
S = M; P = M; Oleh karena itu, S = P. Ini merupakan formula...
a)
silogisme kategoris
b)
silogisme hipotetis
c)
deduksi
d)
induksi
e)
abduksi
11.
Abduksi/retroduksi merupakan kebalikan dari induksi karena...
a)
posisi M berkebalikan
b)
posisi S berkebalikan
c)
posisi P berkebalikan
d)
kesimpulan bertolakbelakang
e)
kesimpulan bersifat serupa tapi tak sama
12.
Jika..., maka...; adalah contoh dari...
a)
penarikan kesimpulan
b)
inferensi
c)
silogisme modal
d)
silogisme kategoris
e)
silogisme hipotetis
13.
Anteseden dalam silogisme hipotetis adalah...
a)
'akan tetapi’
b)
'dengan demikian’
c)
'jika’
d)
'maka’
e)
'oleh karena itu’
14.
Konsekuen dalam silogisme hipotetis ialah...
a)
'jika’
b)
'maka’
c)
'akan tetapi’
d)
'oleh karena itu’
e)
'dengan demikian’
15.
Kegagalan untuk menyusun silogisme hipotetis yang baik dan benar berpotensi untuk menggiring orang pada sesat pikir jenis...
a)
Question-begging
b)
argumentum ad misericordiam
c)
argumentum ad verecundiam
d)
argumentum ad hominem
e)
post hoc ergo propter hoc
16.
Universal affirmative, universal negative, particular affirmative dan particular negative; merupakan bagian dari...
a)
silogisme eksposisi
b)
silogisme naratif
c)
silogisme modal
d)
silogisme hipotetis
e)
silogisme kategoris
17.
Kegagalan untuk menerapkan silogisme kategoris dengan baik dan benar berpotensi untuk menggiring orang pada sesat pikir jenis...
a)
post hoc ergo propter hoc
b)
argumentum ad misericordiam
c)
argumentum ad verecundiam
d)
Question-begging
e)
over generalization
18.
Berikut ini bukan bagian dari silogisme modal yaitu...
a)
essence
b)
necessity
c)
contingency
d)
possibility
e)
impossibility
19.
Kegagalan untuk menggunakan silogisme modal secara tepat dan presisi berpotensi menggelincirkan orang pada sesat pikir jenis...
a)
argumentum ad misericordiam
b)
argumentum ad baculum
c)
slippery slope
d)
argumentum ad hominem
e)
argumentum ad ignorantiam
20.
UPN Veteran Jakarta adalah kampus negeri. Nilai kebenaran dari pernyataan itu bersifat ...
a)
essential
b)
necessary
c)
contingent
d)
possible
e)
impossible
21.
Qusthan ialah seorang dosen yang mengajar beberapa mata kuliah seperti Filsafat Ilmu dan Logika, Pendidikan Pancasila serta Marketing Management pada semester ganjil tahun ajaran 2020-2021. Nilai kebenaran dari pernyataan ini bersifat...
a)
essential
b)
necessary
c)
contingent
d)
possible
e)
impossible
22.
Kebanyakan mahasiswa baru malas membaca, menulis dan memikirkan apa yang sudah ia pelajari di kelas bersama dengan dosen. Nilai kebenaran dari pernyataan ini bersifat...
a)
essential
b)
necessary
c)
contingent
d)
possible
e)
impossible
23.
Silogisme modal membantu orang untuk berpikir kritis karena...
a)
nilai kebenaran bersumber pada ajaran keagamaan
b)
nilai kebenaran hanya dapat kita capai melalui logika
c)
nilai kebenaran bersifat relatif
d)
nilai kebenaran bersifat mutlak
e)
nilai kebenaran bersifat necessary, contingent, possible serta impossible
24.
Joko Widodo adalah presiden ketujuh Republik Indonesia. Nilai kebenaran dari pernyataan ini berlaku selama yang bersangkutan...
a)
masih eksis
b)
masih menjabat presiden
c)
masih bertugas sebagai presiden
d)
menjadi presiden dari tahun 2014 hingga 2024
e)
masih berkantor di Istana Merdeka
25.
Tuhan Mahabaik dan Mahakuasa. Tapi, kejahatan masih terjadi di muka bumi. Oleh karena itu, Tuhan tidak Mahakuasa atau tidak Mahabaik. Hal ini merupakan contoh eror dalam...
a)
deduksi
b)
induksi
c)
abduksi
d)
silogisme hipotetis
e)
silogisme kategoris
26.
Untuk memperbaiki eror dari deduksi dalam soal sebelumnya, maka deduksi yang lebih baik adalah...
a)
semua benar
b)
semua salah
c)
Mahabaik dan Mahakuasa ialah sifat Tuhan. Kejahatan adalah ciptaan Tuhan. Setan adalah makhluk ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, kebaikan dan keburukan terjadi atas izin Tuhan.
d)
Tuhan Mahabaik dan Mahakuasa. Tuhan menciptakan kejahatan agar manusia lebih bertakwa. Tuhan menciptakan setan untuk menggoda manusia. Oleh karena itu, Tuhan tetap eksis
e)
Tuhan Mahabaik dan Mahakuasa. Mahabaik dan Mahakuasa membatalkan nilai kejahatan di muka bumi. Kejahatan di muka bumi merupakan perspektif kemanusiaan. Oleh karena itu, Tuhan membebaskan perspektif kemanusiaan.
27.
Hipotesis adalah wujud dari...
a)
silogisme kategoris
b)
silogisme hipotetis
c)
silogisme modal
d)
deduksi
e)
induksi
28.
Silogisme merupakan buah pikir dari filosof Yunani antik yaitu
a)
Sokrates
b)
Plato
c)
Aristoteles
d)
Zeno
e)
Pitagoras
29.
Silogisme adalah penalaran yang melibatkan dua premis plus satu kesimpulan. Sedangkan inferensi adalah proses kesimpulan. Oleh karena itu...
a)
silogisme mencakup inferensi
b)
silogisme bagian dari inferensi
c)
silogisme lebih luas dari inferensi
d)
silogisme lebih sempit dari inferensi
e)
semuanya salah
30.

Logika simbol muncul karena logika bahasa mengandung kerumitan seputar...

a)

keragaman bahasa

b)

miskomunikasi antar-penutur

c)

bahasa lisan dan tulisan

d)

hukum-hukum grammatikal

e)

keterbatasan pilihan kata dalam bahasa tertentu