WorksheetsModul 2
Total questions: 21
Worksheet time: 15mins
U.S Department of Labor mendefinisikan ManUal Material Handling (MMH) sebagai
kegiatan meraih, memegang, menggenggam, memutar, atau pekerjaan lainnya yang menggunakan tangan.
kegiatan meraih, melihat, menggenggam, memutar, atau pekerjaan lainnya yang menggunakan tangan.
kegiatan melakukan sesuatu dengan prosedur yang sistematis
kegiatan mendapatkan, memegang, menggenggam, memutar, atau pekerjaan lainnya yang menggunakan tangan.
Aktivitas pengangkatan secara manual adalah aktivitas yang termasuk dalam kategori
Kerja berat
Kerja sedang
Kerja ringan
Kerja Sistematis
Menurut Nurmuanto (2004), pemindahan bahan secara manual apabila tidak dilakukan secara ergonomis akan menimbulkan kecelakaan dalam industri. Kecelakaan industri (indUstrial accident) disebut juga dengan
“Over Exertion- liftingandcarrying
“Over Exclusif- liftingandcarrying
“Over Expert- liftingandcarrying
“Over Exerlion- liftingandcarrying
“Over Exertion- liftingandcarrying” paling tepat terjadi karena
kerusakan jaringan tubuh bagian luar yang diakibatkan oleh beban angkat berlebih.
kerusakan jaringan tubuh bagian dalam yang diakibatkan oleh beban angkat berlebih.
kerusakan jaringan tubuh bagian atas yang diakibatkan oleh beban angkat berlebih.
kerusakan jaringan tubuh yang diakibatkan oleh beban angkat berlebih.
Selain masalah cara pengangkatan, salah satu faktor yang juga harus diperhatikan adalah
material yang digunakan
gak paham lagi
beban yang diangkat
metode yang digunakan
Singkatan dari "ILO"
Internationalis LaboUr Organization
International LaboUr Organization
International LaboUr Organizations
Internationals LaboUr Organization
Menurut Chaffin (1991), beberapa jenis pekerjaan dapat dipertimbangkan dan dibagi dalam beberapa kelompok bersamaan dengan faktor jenis yang dimaksudkan untuk meminimalisir gangguan muskolaskeletal terkait dalam penggunaan dan pengangkatan material. Faktor tersebut dapat dikelompokkan dalam:
1. Karakteristik benda 2. Material dan karakteristik alat danbahan 3. Praktek kerja
1. Menyiapkan diri 2. Material dan karakteristik alat danbahan 3. Praktek kerja
1. Observasi 2. Material dan karakteristik alat danbahan 3. Praktek kerja
1. Karakteristik pekerja 2. Material dan karakteristik alat danbahan 3. Praktek kerja
Singkatan dari RULA
Rapid Upper Limb Assessment
Rapids Upper Limb Assessment
Rapid Upper Limb Assessments
Rapid Upper Limbs Assessment
Tujuan dari RULA yang paling tepat adalah
gak paham lagi
mengobservasi dan menilai postur kerja yang dilakukan oleh tubuh bagian atas
menginvestigasi dan menilai postur kerja yang dilakukan oleh tubuh bagian atas
membuli dan menilai postur kerja yang dilakukan oleh tubuh bagian atas
menginvestigasi dan menilai postur kerja yang dilakukan oleh tubuh bagian atas dan kaki
cidera akibat aktivitas berulang disebut juga
crontilimatis
repetitivestraininJUries
melitusprankritus
reveansalns
RULA memberikan hasil evaluasi yang berupa skor resiko antara satu sampai
8
9
7
6
Skor tertinggi dalam RULA menandakan level yang mengakibatkan resiko yang
besar atau berbahaya
besar atau tidak berbahaya
RULA dikembangkan untuk memenuhi tujuan sebagai berikut:
Tujuan 2 adalah
Memberikan suatu metode pemeriksaan populasi pekerja secara cepat, terutama pemeriksaan paparan terhadap resiko gangguan bagian tubuh atas yang disebabkan karenabekerja
Menentukan penilaian gerakan-gerakan otot yang dikaitkan dengan postur kerja, mengeluarkan tenaga, dan melakukan kerja statis dan repetitive yang mengakibatkan kelelahan otot
Memberikan hasil yang dapat digunakan pada pemeriksaan atau pengukuran ergonomi yang mencakup faktor-faktor fisik, epidemiologis, mental, lingkungan dan faktor organisional dan khususnya mencegah terjadinya gangguan pada tubuh bagian atas akibatkerja
RULA dikembangkan untuk memenuhi tujuan sebagai berikut:
Tujuan 3 adalah
Memberikan suatu metode pemeriksaan populasi pekerja secara cepat, terutama pemeriksaan paparan terhadap resiko gangguan bagian tubuh atas yang disebabkan karenabekerja
Menentukan penilaian gerakan-gerakan otot yang dikaitkan dengan postur kerja, mengeluarkan tenaga, dan melakukan kerja statis dan repetitive yang mengakibatkan kelelahan otot
Memberikan hasil yang dapat digunakan pada pemeriksaan atau pengukuran ergonomi yang mencakup faktor-faktor fisik, epidemiologis, mental, lingkungan dan faktor organisional dan khususnya mencegah terjadinya gangguan pada tubuh bagian atas akibatkerja
RULA dikembangkan untuk memenuhi tujuan sebagai berikut:
Tujuan 1 adalah
Memberikan suatu metode pemeriksaan populasi pekerja secara cepat, terutama pemeriksaan paparan terhadap resiko gangguan bagian tubuh atas yang disebabkan karenabekerja
Menentukan penilaian gerakan-gerakan otot yang dikaitkan dengan postur kerja, mengeluarkan tenaga, dan melakukan kerja statis dan repetitive yang mengakibatkan kelelahan otot
Memberikan hasil yang dapat digunakan pada pemeriksaan atau pengukuran ergonomi yang mencakup faktor-faktor fisik, epidemiologis, mental, lingkungan dan faktor organisional dan khususnya mencegah terjadinya gangguan pada tubuh bagian atas akibatkerja
Kepanjangan dari REBA adalah
Rapid Entire Body Assessment
Rapid Entire Bodys Assessment
Rapids Entire Body Assessment
Rapid Entire Body Assessments
Apa yang dimaksud dengan SEIRI
resik
rawat
ringkas
rapi
rajin
Apa yang dimaksud dengan SEITON
resik
rawat
ringkas
rapi
rajin
Apa yang dimaksud dengan SEISO
resik
rawat
ringkas
rapi
rajin
Apa yang dimaksud dengan SEIKETSU
resik
rawat
ringkas
rapi
rajin
Apa yang dimaksud dengan SHITSUKE
resik
rawat
ringkas
rapi
rajin
