wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS SUSULAN KDK2 S1 KEP

Total questions: 120

Worksheet time: 2hrs 0mins

Name
Class
Date
1.
Apakah yang dimaksud MEASURABLE dalam SMART?
a)
Dapat dicapai
b)
Dapat diukur
c)
Kriteria hasil spesifik
d)
Sesuai karakteristik klien
e)
Terdapat batasan waktu
2.
Apakah yang dimaksud ACHIEVABLE dalam SMART?
a)
Dapat dicapai
b)
Dapat diukur
c)
Kriteria hasil spesifik
d)
Sesuai karakteristik klien
e)
Terdapat batasan waktu
3.
Apakah yang dimaksud RELIABLE dalam SMART?
a)
Dapat dicapai
b)
Dapat diukur
c)
Kriteria hasil spesifik
d)
Sesuai karakteristik klien
e)
Terdapat batasan waktu
4.
Apakah yang dimaksud TIME dalam SMART?
a)
Dapat dicapai
b)
Dapat diukur
c)
Kriteria hasil spesifik
d)
Sesuai karakteristik klien
e)
Terdapat batasan waktu
5.
Apakah jenis evaluasi yang dilakukan perhari atau hasil respon dari implementasi?
a)
Evaluasi akhir
b)
Evaluasi rerata
c)
Evaluasi sumatif
d)
Evaluasi formatif
e)
Evaluasi edukatif
6.
Apakah evaluasi keseluruhan yang dilakukan diakhir tindakan untuk menilai masalah teratasi atau belum?
a)
Evaluasi akhir
b)
Evaluasi rerata
c)
Evaluasi sumatif
d)
Evaluasi formatif
e)
Evaluasi edukatif
7.
Setiap melakukan tindakan keperawatan, seorang perawat harus memperhatikan privasi pasien. Apakah pedoman implementasi yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
konsisten
b)
Keterampilan interpersonal
c)
kemanan fisik dan psikologi pasien dilindungi
d)
Dokumentasi tindakan dan respon
e)
Rasional
8.
Memahami rencana keperawatan, menguasai keterampilan dan memahami standar praktik klinik. Apakah tahapan implementasi keperawatan yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
Pra interaksi
b)
Perkenalan
c)
Kerja
d)
Terminasi
e)
Rencana tindak lanjut
9.
Mengamati secara langsung perubahan yang terjadi pada pasien. Apakah metode evaluasi yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
observasi
b)
wawancara
c)
memeriksa laporan
d)
latihan
e)
simulasi
10.
Melihat rencana asuhan keperawatan yang dibuat dan tindakan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana. Apakah metode evaluasi yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
observasi
b)
wawancara
c)
memeriksa laporan
d)
latihan
e)
simulasi
11.
Membandingkan data baru atau respon pasien dengan data awal. Apakah tahapan proses keperawatan yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
Pengkajian
b)
Analisa data
c)
diagnosa keperawatan
d)
Intervensi keperawatan
e)
Evaluasi keperawatan
12.
Mengukur tingkat pemahaman pasien, hal penting untuk menjamin apa yang telah perawat sampaikan telah dipahami dengan baik. Apakah aspek yang dinilai pada uraian tersebut?
a)
kognitif
b)
afektif
c)
psikomotor
d)
fungsi tubuh
e)
status kesehatan
13.
Melakukan pengamatan secara langsung terhadap perubahan emosional pasien. Apakah aspek yang dinilai pada uraian tersebut?
a)
kognitif
b)
afektif
c)
psikomotor
d)
fungsi tubuh
e)
status kesehatan
14.
Apakah tahapan selanjutnya setelah menemukan diagnosa keperawatan prioritas?
a)
intervensi
b)
implementasi
c)
evaluasi
d)
pengkajian
e)
analisa data
15.
Pasien telah mencapai hasil yang telah ditentukan dalam tujuan. Apakah analisa pada tahapan evaluasi yang tepat pada uraian tersebut?
a)
masalah teratasi
b)
masalah teratasi sebagian
c)
masalah belum teratasi
d)
masalah dihentikan
e)
masalah dimodifikasi
16.
Pasien masih dalam proses mencapai hasil yang ditentukan. Apakah analisa pada tahapan evaluasi yang tepat pada uraian tersebut?
a)
masalah teratasi
b)
masalah teratasi sebagian
c)
masalah belum teratasi
d)
masalah dihentikan
e)
masalah dimodifikasi
17.
Pasien tidak dapat mencapai hasil yang ditentukan. Apakah analisa pada tahapan evaluasi yang tepat pada uraian tersebut?
a)
masalah teratasi
b)
masalah teratasi sebagian
c)
masalah belum teratasi
d)
masalah dihentikan
e)
masalah dimodifikasi
18.
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam maka bersihan jalan napas meningkat, dengan kriteria hasil: batuk efektif meningkat, produksi sputum menurun, mengi menurun dan frekuensi napas 20x/menit. Manakah yang termasuk kedalam 'spesifik' pada kasus tersebut?
a)
Bersihan jalan napas
b)
Ekspektasi meningkat
c)
Produksi sputum menurun
d)
Selama 3 x 24 jam
e)
Setelah tindakan keperawatan
19.
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam maka bersihan jalan napas meningkat, dengan kriteria hasil: batuk efektif meningkat, produksi sputum menurun, mengi menurun dan frekuensi napas 20x/menit. Manakah yang termasuk kedalam 'measurable' pada kasus tersebut?
a)
Bersihan jalan napas
b)
Ekspektasi meningkat
c)
Produksi sputum menurun
d)
Selama 3 x 24 jam
e)
Setelah tindakan keperawatan
20.
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam maka bersihan jalan napas meningkat, dengan kriteria hasil: batuk efektif meningkat, produksi sputum menurun, mengi menurun dan frekuensi napas 20x/menit. Manakah yang termasuk kedalam 'time' pada kasus tersebut?
a)
Bersihan jalan napas
b)
Ekspektasi meningkat
c)
Produksi sputum menurun
d)
Selama 3 x 24 jam
e)
Setelah tindakan keperawatan
21.
Seorang perawat harus kompeten dan mampu melaksanakan keterampilan. Apakah pedoman implementasi yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
konsisten
b)
Keterampilan interpersonal
c)
kemanan fisik dan psikologi pasien dilindungi
d)
Dokumentasi tindakan dan respon
e)
Rasional
22.
Memberikan dorongan motivasi kepada pasien. Apakah jenis implementasi keperawatan yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
Independent implementasi
b)
Dependent Implementasi
c)
Interdependent Implementasi
d)
Collaborative Implementasi
e)
Result Implementasi
23.
Memberikan nutrisi kepada pasien sesuai dengan diit oleh ahli gizi. Apakah jenis implementasi keperawatan yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
Independent implementasi
b)
Dependent Implementasi
c)
Interdependent Implementasi
d)
Collaborative Implementasi
e)
Result Implementasi
24.
BB pasien meningkat 0,5 sd 1 Kg dalam waktu 1 minggu. Apakah jenis luaran keperawatan yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
Luaran positif
b)
Luaran negatif
c)
Luaran rata-rata
d)
Luaran maksimal
e)
Luaran minimal
25.
Skala nyeri menurun. Apakah jenis luaran keperawatan yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
Luaran positif
b)
Luaran negatif
c)
Luaran rata-rata
d)
Luaran maksimal
e)
Luaran minimal
26.
Berikan antibiotik. Apakah jenis tindakan yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
Kaji
b)
Observasi
c)
Terapeutik
d)
Kolaboratif
e)
Edukasi
27.
Latih range of motion (ROM). Apakah jenis tindakan yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
Kaji
b)
Observasi
c)
Terapeutik
d)
Kolaboratif
e)
Edukasi
28.
Seorang perawat telah menuliskan luaran keperawatan seorang pasien, sebagai berikut: tingkat pengetahuan, perawatan diri meningkat, tingkat nyeri menurun, nutrisi membaik, jalan napas membaik. Manakah luaran keperawatan prioritas 1 berdasarkan kasus tersebut?
a)
tingkat pengetahuan
b)
perawatan diri meningkat
c)
tingkat nyeri menurun
d)
nutrisi membaik
e)
jalan napas membaik
29.
Manakah yang termasuk kedalam kriteria hasil pada diagnosa keperawatan 'defisit pengetahuan'?
a)
perilaku sesuai anjuran meningkat
b)
keluhan tidak nyaman menurun
c)
kemerahan menurun
d)
skala nyeri menurun
e)
frekuensi napas mebaik
30.
Manakah yang termasuk kedalam kriteria hasil pada diagnosa keperawatan 'gangguan rasa nyaman'?
a)
perilaku sesuai anjuran meningkat
b)
keluhan tidak nyaman menurun
c)
kemerahan menurun
d)
skala nyeri menurun
e)
frekuensi napas mebaik
31.
Seorang perawat telah menuliskan luaran keperawatan, sebagai berikut: perawatan diri meningkat, tingkat nyeri menurun, kemudian perawat tersebut 'memprioritaskan sesuai kebutuhan'. Apakah tujuan dokumentasi perencanaan yang dilakukan pada kasus tersebut?
a)
Mengidentifikasi fokus
b)
Membedakan tanggung jawab
c)
Menjadi suatu pedoman
d)
Menyediakan suatu kriteria
e)
Merupakan ruang lingkup perawat
32.
Seorang perawat menuliskan: kriteria hasil, batuk efektif meningkat, produksi sputum menurun, mengi menurun dan frekuensi napas 20x/menit. Apakah tujuan dokumentasi perencanaan yang dilakukan pada kasus tersebut?
a)
Mengidentifikasi fokus
b)
Membedakan tanggung jawab
c)
Menjadi suatu pedoman
d)
Menyediakan suatu kriteria
e)
Merupakan ruang lingkup perawat
33.
Seorang perawat, melakukan tindakan keperawatan sesuai yang telah di rencanakan. Apakah pedoman implementasi yang dimaksud pada uraian tersebut?
a)
konsisten
b)
Keterampilan interpersonal
c)
kemanan fisik dan psikologi pasien dilindungi
d)
Dokumentasi tindakan dan respon
e)
Rasional
34.

Evaluasi yang dilakukan setelah selesai melakukan tindakan, disebut dengan?

(a)  

35.

Evaluasi yang dilakukan setelah akhir tindakan keperawatan secara paripurna, disebut dengan?

(a)  

36.

Apakah rencana keperawatan yang dituliskan bila masalah teratasi?

(a)  

37.

Apakah rencana keperawatan yang dituliskan bila masalah teratasi sebagian?

(a)  

38.

Apakah yang disebut dengan R pada SOAPIER evaluasi keperawatan?

(a)  

39.

Apakah yang dimaksud T dalam SMART?

(a)  

40.

Apakah tahapan terakhir pada proses keperawatan?

(a)  

41.
berfikir kritis akan dilakukan perawat untuk beberapa alasan sebagai berikut, kecuali :
a)
mengikuti pendidikan dalam jenjang yang lebih tinggi
b)
tuntutan profesionalisme
c)
pengetahuna tehnis dan trampil dalam melakukan asuhan keperawatan
d)
untuk meningkatkan keberhasilan diberbagai aktivitas
e)
menentukan keberhasilan asuhan keperawatan
42.
Menurut Wade, 1995 karakterisitik berfikir kritis meliputi hal-hal sebagai berikut, kecuali
a)
merumuskan pertanyaan
b)
menguji data-data
c)
menganalisis berbagai pendapat
d)
mempertimbangkan berbagai intrepretasi
e)
menghindari masalah yang lebih kompleks
43.
kegiatan berfikir kritis diawali dengan
a)
membaca fenomena yang ada di sekitra
b)
pencarian data
c)
menganalisis data yang ada
d)
merumuskan masalah
e)
mengintrepretasikan hasil penelitian
44.
menurut Costa and collegue..klasifikasi berfikir dikenal dengan isitlah 6R, maka R yang pertama adalah:
a)
reasoning
b)
reorganization
c)
remembering
d)
relacting
e)
reflecting
45.
kegiatan berfikir kritis dalam relating diantaranya adalah
a)
menggali masalah
b)
merumuskan masalah
c)
mengaitkan antara daa satu deng data lannya
d)
menelaah fenomena yang ada di sekitar kita
e)
menentukan solusi masalah
46.
seorang yang berfikir kritis akan menghindari masalah yang dia temukan dengan perasaan yang ada dalam dirinya, hal ini merupakan ciri kegiatan berfikir kritis yang bersifat
a)
objektif
b)
subjektif
c)
emosional
d)
profesional
e)
individual
47.
THINK adalah 5 model berfikir kritis, dimana N yang dimaksud adalah:
a)
no addobt
b)
new idea
c)
Nothing to loose
d)
Not talking
e)
No discrimation
48.
elemen pertama dalam berfikir kritis adalah :
a)
menentukan tujuan
b)
menyusun pertanyaan
c)
menunjukkan bukti
d)
menganalisis konsep
e)
melakukan asumsi
49.
seseorang yang berfikir kritis akan mengumpulkan data-data yang dia amati di sekiitar lingkungannya..hal ini merupakan proses
a)
Pengkajian
b)
merumuskan masalah
c)
menentukan rencana
d)
melakukan rencana
e)
melakukan evaluasi
50.
berfikir kritis merupakan modal utama perawat dalam menegakkan masalah keperawatan. Hal yang perlu dilakukan erawat dalam meningkatkan kemampuannya ini adalah dengan cara sebagai berikut, kecuali :
a)
memperluas wawasan tentang kasus keperawatan
b)
memperbanyak membaca teori keperawatan
c)
serring melakukan seminar dan diskusi
d)
mengikut perkembang dunia keperawatan
e)
mebanyak berdebat dengan kolega
51.
karakteristik berfikir kritis yang dilandasi dengan alasan-alasan dan bukti-bukti yang masuk akal merupakan karakteristik yang bersifat:
a)
rasional
b)
skeptis
c)
otonomi
d)
kreatif
e)
dapat dipercaya
52.
menciptakan ide-ide orisinal dengan cara menghubungkan pemikiran-pemikiran dan konsep..merupakan karakteristik berfikir kritis yang bersifat :
a)
rasional
b)
skeptis
c)
otonomi
d)
kreatif
e)
dapat dipercaya
53.
tidak bias dan berpihak pada siapapun merupakan karakteristik berfikir kritis yang bersifat:
a)
adil
b)
skeptis
c)
otonomi
d)
kreatif
e)
dapat dipercaya
54.
Melakukan tindakan keperawatan yang berdasarkan observasi yang dapat dipercaya, merupakan karakteristik berfikiri kritis yang bersifat :
a)
rasional
b)
skeptis
c)
otonomi
d)
kreatif
e)
dapat dipercaya
55.
Jika hasil pengkajian didapatkan data tentang kemungkinan terjadinya gangguan oksigenasi, maka tindakan kritis yang harus segera kita lakukan adalah
a)
memberikan oksigen pada pasein
b)
memasang infus
c)
memasang ventilator
d)
memmberikan injeksi bronkodlator
e)
memberikan inhalasi
56.
salah satu diagnosa keperawatan yangn didapat dari hasil pengkajian adalah gangguan eliminasi fekal; konstipasi, maka tindakan yang dapat dilakukan perawat dan merupakan prioritas adalah :
a)
anjurkan pasien banyak mobilisasi
b)
kolabrasi pemberian laksative
c)
memberikan posisi semi fowler
d)
anjurkanpasien banyak minum air putih hangat
e)
anjurkan makan tinggi serat
57.
tujuan dilakukan evaluasi adalah sebagai berikut
a)
menentukan apakah masalah masih terjadi atau tidak
b)
memutuskan apakah hipotesa sudah tepat?
c)
menjelaskan kriteria hasil yang ingin didapatkan
d)
menggali permsalahan baru
e)
menentukan tindakan yang perlu dilakukan selanjutnya
58.
karakteristik berfikir kritis dimana individu cenderung tidak mudah dimanipulasi dan berfikiri dengan fikiran sendiri, merupakan karakteristik jenis
a)
rasional
b)
skeptis
c)
otonomi
d)
kreatif
e)
dapat dipercaya
59.
hal-hal yang perlu diperhatikan saat kita akan melakukan pengkajian pada pasien diantaranya adalah sebagai berikut, kecuali :
a)
individu itu multidimensial
b)
individu itu unik yang berbeda antara satu pasein dengan pasien lainnya
c)
individu itu terdiri atas unsur2 yang bersatu tidak dapat dipisahkan
d)
individu itu on becoming process sifatnya dpat berubah
e)
individu dapat memperbaiki semua kondisi
60.
pengertian bahwa individu bersifat terbuka, hal ini berarti
a)
dapat berinteraksi dengan lingkungan internal dan eksternal
b)
dapat menerima masukan yang diddapat dari orang lain yang dikenal
c)
tidak bisa berespon dengan lingkungannya
d)
sulit menerima masukan dari orang lain
e)
dapat mengenal lingkungannya
61.
Pengkajian yang dilakukan kepada pasien harus dilakukan menyeluruh, meliputi kebutuhan
a)
bio, psiko sosial dan spiritual
b)
semua kebutuhan dasar pasien
c)
respon pasien atas sakitnya
d)
aspek emosi pasien
e)
asperk keyakinan terhadap sakitnya
62.
Saat ini masyarakat semakin tinggi tingkat pendidikan dan kemampuan ekonominya, sehingga tuntutan terhadap pelayanan keperawatan juga sangat diperlukan. Hal berikut ini yang perlu dilakukan perawat dalam rangka meningkatkan pelayanan keperawatan, kecuali
a)
Meningkatkan mutu asuhan keperawatan
b)
Meningkatkan kemampuan teknologi dalam bidang medsos
c)
Meningkatkan kemampuan komunikasi terapeutik
d)
Perawat meningkatkan pendidikan keperawatannya
e)
Meningkkatkan kemampuan dokumentasi keperawatan
63.
Saat ini perawat di Indonesia sudah diakui sebagai “Profesi”. Ada beberapa syarat untuk dinyatakan sebagai Profesi dalam suatu pekerjaan, diantaranya adalah sebagai berikut, kecuali:
a)
Mempunyai pendidikan yang formal yang diakui
b)
mempunyai body of knowledge
c)
adanya organisasi profesi
d)
adanya undang2 profesi
e)
adanya tahapan karir dalam profesi
64.
Sikap perawat dalam melakukan komunikasi selama melakukan asuhan keperawatan yaitu sebagai observer, yang dimaksud dengan observer yaitu
a)
menjadi pendengar yang aktif
b)
perawat empati terhadap masalah pasien
c)
perawat merasa simpati terhadap masalah pasien
d)
perawat mengamati perkembangan pasien
e)
perawat memberikan advice kepada pasien
65.
Hal-hal yang merupakan manajemen dalam pengkajian asuhan keperawatan diantaranya adalah sebagai berikut, kecuali:
a)
Data harus dikumpulkan sesegera mungkin setelah pasien ada
b)
Perawat harus memahami teknik dan faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi
c)
Perawat harus mengumpulkan data secara sistematis dan menggunakan pedoman yang mudah dimengerti
d)
Waktu yang diperlukan untuk pengkajian harus diprioritaskan
e)
lakukan interview pada pasien dengan lengkap membawa alat tulis dan daftar pertanyaan yang akan diberikan
66.
Proses penegakan diagnose keperawatan dimulai dari
a)
pengumpulan data
b)
Analisa data
c)
intervensi
d)
implementasi
e)
evaluasi
67.
Perbedaan antara penulisan masalah keperawatan dengan diagnose keperawatan adalah
a)
sign dan dimpton
b)
masalah teratasi sebagian
c)
etiologi
d)
keluhan
e)
pemeriksaan fisik
68.
Berikut ini merupakan diagnose keperawatan yang bersifat actual
a)
Resiko tinggi gangguan cairan dan elektrolit b.d pengeluaran (diare) yang berlebihan
b)
Resiko tinggi gangguan pola nafas b.d penyempitan jalan nafas
c)
\Deficit personal hygiene b.d kelemahan diri
d)
Resti gangguan nutrisi b.d intake yang tidak adekuat
e)
Peningkatan kesejahteraan b.d kemampuan pengembangan diri
69.
tn. A dirawat di RS selama 2 hari ini dengan keluhan BAB yang berlebihan selama 8x/hari. Dari hasil pengkajian didapatkan bahwa elastisias kulit > 3 detik, mukosa membrane kering, mata cekung, suhu tubuh 38°C. klien mengatakan sangat haus dan belum minum sejak semalam. dari kasus ini data subjektif nya adalah:
a)
elastisita kulit >3 detik
b)
Suhu 38°C
c)
sangat haus
d)
mukosa membran kering
e)
mata cekungn
70.
intervensi keperawatan dapat berguna untuk meneruskan rencana tindakan keperawatan yang akan dilakukan, hal ini disebabkan karena:
a)
perawat yang berdinas akan berganti setiap shift nya
b)
perawat berbeda bahasa pengantar komunikasinya
c)
perawat berbeda background pendidikannya
d)
perawat berlatar belakang suku yang berbeda
71.
intervensi keperawatan terdiri atas tindakan kolaboratif, yang dimaksud dengan tindakan kolaboratif adalah
a)
rencana tindakan yang seutuhnya merupakan kewenangan perawat
b)
rencana keperawatan yang bekerja sama dengan profesi kesehatan lain
c)
tindakan yang diharapkan oleh pasien
d)
tindakan yang dipesankan oleh keluarga pasien
e)
tindakan yang belum tentu akan dilaksanakan selama perawatan
72.
Jika kita melakukan pengkajian dengan menanyakan kepda pasien secara langsung, maka metode yang kita lakukan adalah
a)
observasi
b)
wawancara
c)
pemeriksaan fisik
d)
konsultasi
73.
manajemen pengkajian secara waktu dilakukan pada saat…
a)
cukup diawal pengkajian
b)
perlu dilakukan terus menerus
c)
di akhir pengkajian
d)
di tengah pengkajian
e)
tidak dapat ditentukan
74.
evaluasi dilakukan dalam beberapa kondisi berikut kecuali :
a)
saat pergantian shift
b)
di awal kedatangan pasien
c)
saat pasien dirujuk ke RS lain
d)
saat pasien pulang
e)
saat pasien pindah ke ruangan lain
75.
pada saat pengkajian perawat perlu kejujuran, jujur dalam hal ini adalah sebagai berikut:
a)
jujur akan hasil pmeriksaan
b)
terbuka setiap masalah kepada pasien
c)
membeberkan hasil pemeriksaan pada pasien kapan saja
d)
berani membubuhkan tanda tangan saat melakukan tindakan keperawatan
76.

"Suster badan anak saya panas ". Hal ini merupakan bentuk data yang bersifat…

(a)  

77.

hasil tekanan darah pasien merupakan data yang bersifat…

(a)  

78.
Evaluasi SOAP dilakukan pada:
a)
setiap akhir shift
b)
saat pasien meninggal
c)
saat pasien dirujuk ke RS lain
d)
saat pasien pulang
79.
S pada Evaluasi SOAP adalah
a)
subjektif
b)
objektif
c)
analisa
d)
planning
80.
Jika masalah keperawatan yang ada pada pasien adalah gangguan bersihan jalan nafas, maka data objektif saat evaluasi yang kita harapkan muncul adalah
a)
Pasien tidak mengeluh batuk lagi
b)
bunyi nafas bersih
c)
tidak nampak sesak nafas
d)
masalah teratasi
e)
pasien tidak merasa nyeri
81.
Berikut ini merupakan manajemen dalam melakukan diagnosa keperawatan, kecuali :
a)
diagnosa dimasukkan dalam daftar masalah pasien
b)
tentukan diagnosa keperawatan baik aktual ataupun resiko
c)
hanya mengenai masalah fisik saja
d)
mencakup seluruh masalah pasien
e)
meliputi bio, psiko sosial dan spiritual
82.
Manajemen pada intervensi adalah sebagai berikut:
a)
utamakan tindakan mandiri
b)
meliputi semua kebutuhan pasien
c)
pemilihan intervensi spesifik sesuai dengan tujuan
d)
mengelompokkan berdasarkan respon sakit
83.
intervensi yang tepat dilakukan pada pasien dengan masalah gangguan cairan dan elektrolit adalah sebagai berikut:
a)
Berikan oksigen
b)
lakukan inhalasi
c)
berikan makanan tinggi serta
d)
kolabrasi pemasangan infus
e)
motivasi pasien agar melakukan mobilisasi dini
84.
data utama pada diagnosa keperawatan : gangguan bersihan jalan nafas b.d pengumpulan sekret
a)
turgor kulit
b)
bunyi nafas
c)
cappilary refil
d)
tekanan darah
e)
nadi
85.

Suatu

penilaian klinis tentang respon

individu, keluarga atau komunitas terhadap masalah kesehatan

aktual/risiko/sejahtera yang

membutuhkan intervensi dari domain

praktik keperawatan, disebut?

a)

pengkajian

b)

diagnosa

c)

intervensi

d)

imlementasi

e)

evaluasi

86.
1. Suatu penilaian klinis tentang respon individu, keluarga atau komunitas terhadap masalah kesehatan aktual/risiko/sejahtera yang membutuhkan intervensi dari domain praktik keperawatan, disebut?
a)
A. Pengkajian keperawatan
b)
B. Diagnosa keperawatan
c)
C. Intervensi keperawatan
d)
D. Implementasi keperawatan
e)
E. Evaluasi keperawatan
87.
2. Label diagnosa keperawatan yang menggambarkan inti dari respon klien terhadap kondisi kesehatan atau proses kehidupannya disebut?
a)
A. Masalah keperawatan
b)
B. Indikator diagnostik
c)
C. Faktor risiko
d)
D. Penyebab
e)
E. Tanda/gejala
88.
3. Data yang diperoleh dari hasil pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan diagnostik disebut ?
a)
A. Indikator diagnostik
b)
B. Faktor risiko
c)
C. Penyebab
d)
D. Tanda
e)
E. Gejala
89.
4. Pernyataan yang menjelaskan bagaimana suatu fokus diagnosis terjadi disebut?
a)
A. Indikator diagnostik
b)
B. Deskriptor
c)
C. Fokus diagnostik
d)
D. Faktor risiko
e)
E. Tanda/gejala
90.
5. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan status kesehatan disebut?
a)
A. Penyebab/ Etiologi
b)
B. Masalah/problem
c)
C. Sign
d)
D. Symptom
e)
E. Faktor Risiko
91.
6. Data subyektif adalah ?
a)
A. Hasil pemeriksaan fisik
b)
B. Hasil pemeriksaan laboratorium
c)
C. Prosedur diagnostik
d)
D. Hasil anamnesis.
e)
E. Hasil auskultasi
92.
7. Analisis data adalah kegiatan?
a)
A. Membandingkan dengan nilai normal
b)
B. Memisahkan data
c)
C. Merumuskan diagnosa
d)
D. Menentukan diagnosa
e)
E. Melakukan pengkajian
93.
8. Indikator diagnosa aktual adalah?
a)
A. Memiliki penyebab dan tanda/gejala
b)
B. Tidak memiliki penyebab
c)
C. Tidak memiliki tanda/gejala
d)
D. Hanya memiliki faktor risiko.
e)
E. Memiliki tanda gejala yang menunjukkan kesiapan
94.
9. Indikator diagnosis promosi kesehatan adalah ?
a)
A. Memiliki penyebab dan tanda/gejala.
b)
B. Memiliki penyebab
c)
C. Memiliki tanda/gejala
d)
D. Hanya memiliki faktor risiko.
e)
E. Memiliki tanda gejala yang menunjukkan kesiapan
95.
10. Indikator diagnosa risiko adalah ?
a)
A. Memiliki penyebab dan tanda/gejala.
b)
B. Memiliki penyebab
c)
C. Memiliki tanda/gejala
d)
D. Hanya memiliki faktor risiko
e)
E. Memiliki tanda gejala yang menunjukkan kesiapan
96.
11. Penulisan diagnosa keperawatan aktual yang benar adalah ?
a)
A. Problem b.d etiologi d.d tanda gejala
b)
B. Data b.d problem d.d etiologi
c)
C. Problem b.d etiologi d.d data
d)
D. Problem b.d data d.d etiologi
e)
E. Data b.d etiologi d.d problem
97.
12. Komponen dan penulisan diagnosa promosi kesehatan yaitu?
a)
A. Problem b.d etiologi d.d tanda gejala
b)
B. Data b.d problem d.d etiologi
c)
C. Problem b.d etiologi d.d data
d)
D. Problem d.d tanda/gejala
e)
E. Data b.d etiologi d.d problem
98.
13. Komponen dan penulisan diagnosa risiko yaitu?
a)
A. Problem b.d etiologi d.d tanda gejala
b)
B. Data b.d problem d.d etiologi
c)
C. Problem b.d etiologi d.d data
d)
D. Problem d.d faktor risiko
e)
E. Data b.d etiologi d.d problem
99.
14. Subkategori nutrisi dan cairan merupakan bagian dari kategori diagnosis keperawatan?
a)
A. Fisiologis
b)
B. Psikologis
c)
C. Perilaku
d)
D. Relasional
e)
E. Lingkungan
100.
15. Subkategori nyeri dan kenyamanan merupakan bagian dari kategori diagnosis?
a)
A. Fisiologis
b)
B. Psikologis
c)
C. Perilaku
d)
D. Relasional
e)
E. Lingkungan
101.
16. Diagnosa defisit perawatan diri dan defisit pengetahuan merupakan diagnosa keperawatan kategori?
a)
A. Fisiologis
b)
B. Psikologis
c)
C. Perilaku
d)
D. Relasional
e)
E. Lingkungan
102.
17. Tn. T usia 52 tahun datang ke RS diantar polisi karena kecelakaan lalu lintas dengan patah tulang kruris terbuka, tampak perdarahan dan pasien mengeluh nyeri. <br />Apakah masalah prioritas pada Tn. T?
a)
A. Respirasi
b)
B. Sirkulasi
c)
C. Interaksi sosial
d)
D. Cairan dan nutrisi
e)
E. Keamanan dan proteksi
103.
18. Ny. A umur 39 tahun datang dengan keluhan sesak nafas karena asma bronchiale. Pasien tampak dispnoe dan RR 30 x/menit, bunyi nafas wheezing. Pasien juga tampak cemas<br />Apakah masalah prioritas pada Ny. A?
a)
A. Respirasi
b)
B. Sirkulasi
c)
C. Interaksi sosial
d)
D. Cairan dan nutrisi
e)
E. Keamanan dan proteksi
104.
19. Kondisi atau situasi yang dapat meningkatkan kerentanan klien mengalami masalah kesehatan disebut?
a)
A. Tanda.
b)
B. Gejala
c)
C. Penyebab
d)
D. Faktor risiko.
e)
E. Data kesiapan
105.
20. Kesiapan peningkatan eliminasi urin dibuktikan dengan pasien ingin meningkatkan eliminasi urin, jumlah dan karakteristik urin normal. Adalah contoh jenis diagnosa ?
a)
A. Diagnosa risiko
b)
B. Diagnosa aktual
c)
C. Diagnosa negatif
d)
D. Diagnosa kemungkinan
e)
E. Diagnosa promosi kesehatan
106.
Suatu penilaian klinis tentang respon individu, keluarga atau komunitas terhadap masalah kesehatan aktual/risiko/sejahtera yang membutuhkan intervensi dari domain praktik keperawatan, disebut?
a)
Pengkajian keperawatan
b)
Diagnosa keperawatan
c)
Intervensi keperawatan
d)
Implementasi keperawatan
e)
Evaluasi keperawatan
107.
Label diagnosa keperawatan yang menggambarkan inti dari respon klien terhadap kondisi kesehatan atau proses kehidupannya disebut?
a)
Masalah keperawatan
b)
Indikator diagnostik
c)
Faktor risiko
d)
Penyebab
e)
Tanda/gejala
108.
Data yang diperoleh dari hasil pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan diagnostik disebut ?
a)
Indikator diagnostik
b)
Faktor risiko
c)
Penyebab
d)
Tanda
e)
Gejala
109.
Pernyataan yang menjelaskan bagaimana suatu fokus diagnosis terjadi disebut?
a)
Indikator diagnostik
b)
Deskriptor
c)
Fokus diagnostik
d)
Faktor risiko
e)
Tanda/gejala
110.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan status kesehatan disebut?
a)
Penyebab/ Etiologi
b)
Masalah/problem
c)
Sign
d)
Symptom
e)
Faktor Risiko
111.
Analisis data adalah kegiatan?
a)
Membandingkan dengan nilai normal
b)
Memisahkan data
c)
Merumuskan diagnosa
d)
Menentukan diagnosa
e)
Melakukan pengkajian
112.
Indikator diagnosa aktual adalah?
a)
Memiliki penyebab dan tanda/gejala
b)
Tidak memiliki penyebab
c)
Tidak memiliki tanda/gejala
d)
Hanya memiliki faktor risiko.
e)
Memiliki tanda gejala yang menunjukkan kesiapan
113.
Indikator diagnosis promosi kesehatan adalah ?
a)
Memiliki penyebab dan tanda/gejala.
b)
Memiliki penyebab
c)
Memiliki tanda/gejala
d)
Hanya memiliki faktor risiko.
e)
Memiliki tanda gejala yang menunjukkan kesiapan
114.
Indikator diagnosa risiko adalah ?
a)
Memiliki penyebab dan tanda/gejala.
b)
Memiliki penyebab
c)
Memiliki tanda/gejala
d)
Hanya memiliki faktor risiko
e)
Memiliki tanda gejala yang menunjukkan kesiapan
115.
Penulisan diagnosa keperawatan aktual yang benar adalah ?
a)
Problem b.d etiologi d.d tanda gejala
b)
Data b.d problem d.d etiologi
c)
Problem b.d etiologi d.d data
d)
Problem b.d data d.d etiologi
e)
Data b.d etiologi d.d problem
116.
Komponen dan penulisan diagnosa promosi kesehatan yaitu?
a)
Problem b.d etiologi d.d tanda gejala
b)
Data b.d problem d.d etiologi
c)
Problem b.d etiologi d.d data
d)
Problem d.d tanda/gejala
e)
Data b.d etiologi d.d problem
117.
Komponen dan penulisan diagnosa risiko yaitu?
a)
Problem b.d etiologi d.d tanda gejala
b)
Data b.d problem d.d etiologi
c)
Problem b.d etiologi d.d data
d)
Problem d.d faktor risiko
e)
Data b.d etiologi d.d problem
118.
Diagnosa defisit perawatan diri dan defisit pengetahuan merupakan diagnosa keperawatan kategori?
a)
Fisiologis
b)
Psikologis
c)
Perilaku
d)
Relasional
e)
Lingkungan
119.
Tn. T usia 52 tahun datang ke RS diantar polisi karena kecelakaan lalu lintas dengan patah tulang kruris terbuka, tampak perdarahan dan pasien mengeluh nyeri. <br />Apakah masalah prioritas pada Tn. T?
a)
A. Respirasi
b)
B. Sirkulasi
c)
C. Interaksi sosial
d)
D. Cairan dan nutrisi
e)
Keamanan dan proteksi
120.
Ny. A umur 39 tahun datang dengan keluhan sesak nafas karena asma bronchiale. Pasien tampak dispnoe dan RR 30 x/menit, bunyi nafas wheezing. Pasien juga tampak cemas<br />Apakah masalah prioritas pada Ny. A?
a)
A. Respirasi
b)
B. Sirkulasi
c)
C. Interaksi sosial
d)
D. Cairan dan nutrisi
e)
E. Keamanan dan proteksi