NEW
Font size
WorksheetsUAS KMB 1_2019
Total questions: 40
Worksheet time: 2hrs 0mins
Seorang laki-laki usia 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak napas, jadi sulit tidur berbaring dan nyaman dengan posisi duduk untuk tidur. Saat pengkajian pasien sedang duduk di tempat tidur, terlihat sesak, kedua kaki bengkak. TD 140/80 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekeunsi napas26x/menit, Suhu 360C. Pitting edema kedua tungkai +2, BAK sedikit. Pasien diketahui pernah riwayat infark miokard sebelumnya.
Apakah masalah keperawatan utama pada pasien?
Kelebihan volume cairan
Penurunan curah jantung
Pola nafas tidak efektif
Gangguan pola tidur
Intoleransi aktifitas
Seorang laki-laki usia 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak napas, jadi sulit tidur berbaring dan nyaman dengan posisi duduk untuk tidur. Saat pengkajian pasien sedang duduk di tempat tidur, terlihat sesak, kedua kaki bengkak. TD 140/80 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekeunsi napas26x/menit, Suhu 360C. Pitting edema kedua tungkai +2, BAK sedikit. Pasien diketahui pernah riwayat infark miokard sebelumnya.
Apakah intervensi untuk masalah keperawatan utama pasien ?
Pengaturan posisi
Pemberian diuretic
Pembatasan aktivitas
Berikan terapi oksigen
Pantau tanda-tanda penurunan curah jantung
Seorang laki-laki usia 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak napas, jadi sulit tidur berbaring dan nyaman dengan posisi duduk untuk tidur. Saat pengkajian pasien sedang duduk di tempat tidur, terlihat sesak, kedua kaki bengkak. TD 140/80 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekeunsi napas26x/menit, Suhu 360C. Pitting edema kedua tungkai +2, BAK sedikit. Pasien diketahui pernah riwayat infark miokard sebelumnya.
Apakah tujuan intervensi untuk masalah keperawatan pada pasien?
Penurunan preload
Penurunan afterload
Peningkatan kontraktilitas
Penurunan frekuensi jantung
Penurunan konsumsi oksigen tambahan
Seorang laki-laki usia 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak napas, jadi sulit tidur berbaring dan nyaman dengan posisi duduk untuk tidur. Saat pengkajian pasien sedang duduk di tempat tidur, terlihat sesak, kedua kaki bengkak. TD 140/80 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekeunsi napas26x/menit, Suhu 360C. Pitting edema kedua tungkai +2, BAK sedikit. Pasien diketahui pernah riwayat infark miokard sebelumnya.
Klasifikasi fungsional berapakah gejala yang dialami pasien ?
NYHA kelas I
NYHA kelas II
NYHA kelas III
NYHA kelas IV
AHA stage A
Seorang laki-laki usia 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak napas, jadi sulit tidur berbaring dan nyaman dengan posisi duduk untuk tidur. Saat pengkajian pasien sedang duduk di tempat tidur, terlihat sesak, kedua kaki bengkak. TD 140/80 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekeunsi napas26x/menit, Suhu 360C. Pitting edema kedua tungkai +2, BAK sedikit. Pasien diketahui pernah riwayat infark miokard sebelumnya.
Apakah penyebab gangguan jantung yang dialami pasien?
Peningkatan preload
Peningkatan afterload
Peningkatan heart rate
Gangguan katup jantung
Gangguan kontraktilitas jantung
Seorang laki-laki usia 50 tahun mengatakan memiliki riwayat penyakit jantung. Pasien mengatakan ia sulit tidur berbaring, nyaman tidur dengan posisi duduk dan sering BAK di malam hari.
Apakah penyebab keluhan yang dialami pasien?
Peningkatan denyut jantung
Kongesti cairan pada vena sistemik
Kongesti cairan pada vena pulmonal
Peningkatan aliran balik vena ke jantung
Penurunan pertukaran gas di alveoli paru
Seorang perempuan usia 55 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak napas dan badan lemas. Pasien terlihat gelisah dan batuk dengan dahak berbusa dan sedikit warna pink. Akral dingin dan lembab. TD 140/80 mmHg, frekuensi nadi 105x/menit, frekuensi napas 28x/menit, napas dangkal, suara napas vesikuler, dan ronkhi pada basal kedua paru. Hasil analisis gas darah menunjukkan peningkatan ringan PaCO2 dan penurunan PaO2.
Apakah masalah keperawatan utama pasien?
Intoleran aktivitas
Pola napas tidak efektif
Gangguan pertukaran gas
Penurunan curah jantung
Kelebihan volume cairan
Seorang perempuan usia 55 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak napas dan badan lemas. Pasien terlihat gelisah dan batuk dengan dahak berbusa dan sedikit warna pink. Akral dingin dan lembab. TD 140/80 mmHg, frekuensi nadi 105x/menit, frekuensi napas 28x/menit, napas dangkal, suara napas vesikuler, dan ronkhi pada basal kedua paru. Hasil analisis gas darah menunjukkan peningkatan ringan PaCO2 dan penurunan PaO2.
Apakah kemungkinan hasil rontgen thorak yang ditemukan pada pasien ?
Edema paru
Kardiomegali
Hipertrofi ventrikel
Gangguan katup jantung
Penurunan ejection fraction
Dibawah ini yang merupakan ciri khas dari AV blok derajat satu adalah….
Adanya pemanjangan progresif interval PR sampai kompleks QRS hilang
Hilangnya kompleks QRS pada rasio konstan
Setiap gelombang P diikuti kompleks QRS
Adanya disosiavi atrioventrikuler
Interval PR > 0,2 s
Dibawah ini yang merupakan ciri khas dari AV blok derajat mobitz II adalah….
Adanya pemanjangan progresif interval PR sampai kompleks QRS hilang
Hilangnya kompleks QRS pada rasio konstan
Setiap gelombang P diikuti kompleks QRS
Adanya disosiavi atrioventrikuler
Interval PR > 0,2 s
Apakah jenis disritmia pada gambaran EKG diatas?
Atrial flutter
Atrial fibrilasi
Ventrikel fibrilasi
AV blok derajat III
Ventrikel takikardia
Apakah disritmia yang terjadi pada gambaran EKG diatas?
Atrial flutter
Atrial fibrilasi
Ventrikel fibrilasi
AV blok derajat III
Ventrikel takikardia
Apakah tindakan untuk mengatasi masalah pasien tersebut?
Tidak ada treatment khusus, hanya pemantauan berkala
Penggunaan pace maker segera
Berikan obat-obatan antidisritmia
CPR & defibrilasi segera
Atasi penyebab segera
Aktivitas depolarisasi ventrikel ditunjukkan oleh gelombang?
Gelombang P
Gelombang Q
Gelombang QRS
Gelombang S
Gelombang T
Berapakah durasi depolarisasi atrium pada gambaran EKG diatas?
0,04 s
0,06 s
0,08 s
0,12 s
0,20 s
Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat di RS dengan keluhan pusing, nyeri dada, kulit dingin, pucat dan pasien sempat pingsan. TD 90/70 mmHg, frekuensi nadi 50x/menit, frekuensi napas 26x/menit. Gambaran EKG ditemukan: gelombang P bentuk dan ukuran normal, kompleks QRS bentuk dan ukuran normal, setiap gelombang P diikuti satu kompleks QRS, interval PR normal, HR 53x/menit.
Apakah yang dialami pasien tersebut?
Sinus rhythm
Sinus takikardia
Sinus bradikardia
Supraventrikuler takikardia
Kontraksi ventrikel premature
Seorang wanita mengeluh nyeri dada menjalar ke punggung dari 30 menit yang lalu, wanita tersebut sudah beristirahat tetapi tidak ada perubahan, dan mengalami keringat dingin.
Apa diagnosis dari kasus diatas?
Angina pectoris
Sindrom koroner akut
NSTEMI
STEMI
Unstable angina
Seorang perempuan berusia 40 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan nyeri ulu hati disertai mual dan keringat dingin. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD: 130/90 mmHg; RR: 20 x/menit; BB: 80 kg; TB: 155 cm. Pemeriksaan EKG ditemukan ST elevasi pada lead II, III, AVF sebesar 55 mm.
Apakah diagnosis yang paling sesuai dengan kasus diatas?
Infark
Iskemik
Gangguan sistem konduksi
Gangguan elektrolit
Intoksikasi obat
Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke dokter praktik umum dengan keluhan nyeri ulu hati disertai mual dan keringat dingin. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD: 140/90 mmHg; RR: 24 x/menit; BB: 80 kg; TB: 185 cm. Pemeriksaan EKG ditemukan ST depresipada lead II, III, AVF sebesar 58 mm.
Apakah diagnosis yang paling sesuai dengan kasus diatas?
Infark
Iskemik
Gangguan sistem konduksi
Gangguan elektrolit
Intoksikasi obat
Dari hasil EKG tersebut apakah yang ditemukan ?
ST depresi
ST elevasi
Depolarisasi gelompang P
Depolarisasi gelombang QRS
Depolarisasi gelombang R-R
Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak nafas sejak 1 jam sebelum masuk RS. Keluhan sesak nafas dirasakan seperti tertindih benda yang sangat berat. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD: 170/100 mmHg; N:120 x/menit; RR: 45 x/menit. Kemudian dilakukan pemeriksaan EKG dan didapatkan hasil adanya kelainan ST elevasi pada lead II, III, AVF.
Diagnosa medis yang paling tepat adalah?
Infark miokard akut anterior
Infark miokard akut anteroseptal
Infark miokard akut inferior
Infark miokard akut superior
Infark miokard akut lateral
Seorang laki-laki berusia 50 tahun masuk ke UGD dengan keluhan nyeri dada sejak 4 jam yang lalu. Nyeri menjalar ke rahang dan lengan kiri disertai keringat dingin. Ada riwayat merokok 2 bungkus perhari. Pada pemeriksaan fisik nampak sakit berat, TD: 100/70 mmHg; N:100 x/menit. Gambaran EKG menunjukkan elevasi segmen ST di sadapan VI-V4.
Apa diagnosis dari kasus di atas?
Infark miokard akut
Angina prinzmetal
Angina tak stabil
Perikarditis akut
Diseksi aorta
Seorang perempuan umur 30 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada seperti tertusuk-tusuk menjalar hingga ke punggung dan sesak napas, dari pemeriksaan fisik kesadaran composmentis GCS 456, Skala 8, tekanan darah : 170/90 mmHg, nadi : 110 x/menit, RR : 28 x/menit, suhu : 37,50C. pasien tampak pucat.
Apa tindakan pertama perawat yang harus dilakukaan saat pemeriksaan ?
EKG
Treadmil
Enzim Kardio
Ekokardiografi
Foto Thorax PA
Perbedaan antara pasien STEMI dan NON STEMI dibawah ini adalah sebagai berikut ?
Hasil pemeriksaan CKMB yang positif
Hasil pemeriksaan troponin yang positif
Hasil pemerikasaan EKG ST elevasi dan ST depresi
Hasil Pemeriksaan STEMI nyeri dada < 12 Jam dan NSTEMI > 12 jam
Keluhan nyeri dada diikuti dengan mual muntah proyektil
Seorang laki-laki berusia 60 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan diagnosa medis Gagal Jantung Kongestif. Pada klien dilakukan penyadapan EKG untuk memantau irama jantung , hasil rekaman tidak jelas.
Apakah tindakan yang akan anda lakukan pada kasus di atas ?
Mengganti kertas EKG
Memeriksa mesin rekam EKG
Menambah jelly pada elektroda
Mengatur ulang posisi elektroda
Mengurangi jelly dengan tissue
Apakah kesimpulan dari hasil EKG tersebut
Sinus Takikardi
Sinus Bradikardi
Sinus Ritme
Sinus Aritmia
Sinus Arest
Apakah kesimpulan dari hasil EKG tersebut
Sinus Takikardi
Sinus Bradikardi
Sinus Ritme
Sinus Aritmia
Sinus Arest
Berapakah lebar gelombang P dari hasil EKG tersebut
0,08 detik
0.12 detik
0.16 detik
0,20 detik
0.04 detik
Dari hasil EKG tersebut berapakah lebar komplek QRS?
0,08 detik
0.12 detik
0.16 detik
0,20 detik
0.04 detik
Seorang pasien masuk RS dengan keluhan nyeri dada, hasil pemeriksaan EKG didapatkan masalah pada depolarisasi atrium.
Apakah gelombang yang menggambarkan depolarisasi atrium?
Segmen ST
Gelombang P
Gelombang T
Gelombang U
Kompleks QRS
Seorang pasien masuk RS dengan keluhan nyeri dada, hasil pemeriksaan EKG didapatkan masalah pada depolarisasi ventrikel.
Apakah gelombang yang menggambarkan depolarisasi ventrikel?
Segmen ST
Gelombang P
Gelombang T
Gelombang U
Kompleks QRS
Seorang pasien masuk RS dengan keluhan nyeri dada. Pasien direncanakan untuk pengambilan EKG 12 lead.
Apakah yang termasuk bipolar standar leads?
Lead I, II dan III
aVR, aVL dan aVF
V1, V2 dan V3
V4, V5, dan V6
V7, V8 dan V9
Seorang perempuan berusia 63 tahun dirawat dibangsal penyakit dalam sejak 3 hari yang lalu dengan keluhan pusing ditengkuk kepala. Pasien mengatakan memiliki riwayat penyakit darah tinggi sejak 10 tahun yang lalu dan suka makanan yang asin dan gurih. Hasil pengkajian saat ini Tekanan darah 130/86 mmHg, frekuensi nadi 97 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit, akral teraba hangat dan mengatakan pusing berkurang.
Apakah discharge planning yang tepat?
Kelola konsumsi garam maksimal 1/2 sendok teh perhari
Kelola tekanan darah pada rentang 120/80 mmHg
Kontrol tekanan darah secara teratur
Kelola aktivitas olahraga teratur
Kelola pola tidur
Seorang laki-laki berusia 63 tahun dirawat dibangsal penyakit dalam dengan riwayat penyakit hipertensi. Saat ini pasien telah diperbolehkan pulang. Selanjutnya, perawat menganjurkan kepada pasien untuk mengontrol tekanan darah agar dalam kondisi mendekati normal.
Apakah tujuan discharge planning tersebut?
Meminimalkan risiko jatuh
Meningkatkan kualitas hidup
Meningkatkan derajat kesehatan
Meningkatkan pengetahuan pasien
Mengurangi risiko terjadinya komplikasi
Seorang perempuan 60 tahun, masuk rumah sakit rujukan dari rumah sakit tipe c dengan diagnosa Hipertensi didapatkan kesadaran menurun, tekanan darah 260/180 mmHg, Nadi 115x/menit dan ireguler.
Apakah kategori hipertensi pada klien tersebut ?
Pre hipertensi
Hipertensi sitolik
Hipertensi diastolic
Hipertensi stage 1
Hipertensi berat
Seorang wanita 45 tahun, memeriksakan diri ke puskesmas karena merasakan badannya lemah dan pening setelah beraktifitas membersihkan rumahnya, hasil pemeriksaan fisik didaptkan tekanan darah 190/110 mmHg.
Apa tindakan utama yang dapat dilakukan pada pasien tersebut ?
Modifikasi gaya hidup
Pemberian medikasi
Olahraga teratur
Istirahat total
Diet rendah garam
Seorang laki-laki berumur 50 tahun dirawat di ruangan rawat inap dengan keluhan kepala terasa berat setelah mengkonsumsi gulai kambing serta durian, tidak kuat berdiri, rasa mau pingsan, penglihatan ganda mual dan muntah.
Apakah target organ yang terserang pada klien tersebut ?
Otak
Ginjal
Hidung
Jantung
lambung
Seorang laki-laki berusia 36 tahun masuk ke UGD dengan keluhan nyeri pada dada, mual, muntah, dan demam, pasien mengatakan mual dan muntah terjadi sejak malam hari. Dari hasil pengkajian didapatkan TD: 130/80 mmHg, HR: 105 X/menit, RR: 30 x/menit, nyeri tekan pada kuadran kanan atas, pasien tampak meringis, skala nyeri
Apakah masalah keperawatan prioritas yang dapat diangkat pada kasus tersebut?
Terapi cairan
Monitor intake dan output
Kolaborasi dalam pemberian analgetik
Kolaborasi dalam pemberian antibiotik
Kolaborasi dengan ahli gizi dalam pemberian nutrisi
Seorang perempuan berusia 37 tahun dibawa ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada menjalar ke punggung, mual muntah hebat. Keluhan dirasakan sejak 6 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan ditemukan, TD 140/80 mmHg, nadi 109x/menit, suhu 38,4’C dan pernafasan 25x/menit, sclera ikterik, pasien mempertahankan posisi meringkuk dan memegangi bagian perut, skala nyeri 8 dari 10, pasien memiliki riwayat kolesterol tinggi.
Apakah masalah utama pada pasien tersebut?
Nyeri akut
Hipertermi
Gangguan istirahat tidur
Gangguan integritas kulit
Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi
Seorang laki-laki berusia 49 tahun dengan BB 50 kg dirawat di rumah sakit dengan keluhan nyeri di epigastrium menjalar ke punggung, mual muntah hebat sejak 2 hari yang lalu. Setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi akan dimuntahkan lagi. Hasil pemeriksaan ditemukan, TD 100/70 mmHg, nadi 68x/menit, suhu 38,1’C dan pernafasan 25x/menit, mata cekung, turgor kulit jelek, BAK 2x selama 24 jam dengan warna urin pekat, pasien memiliki riwayat alkoholik.
Apakah rencana intervensi yang tepat pada pasien tersebut?
Tingkatkan asupan cairan oral
Pantau adanya tanda gelaja dari retensi cairan
Monitor manifestasi dari ketidakseimbangan elektrolit
Irigasi selang nasogastric dengan normal saline sesuai dengan indikasi
Dapatkan spesimen laboratorium untuk pemantauan perubahan elektrolit
