wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MANAJEMEN UAS

Total questions: 61

Worksheet time: 1hrs 1mins

Name
Class
Date
1.

Kepala ruangan memberikan motivasi dan melakukan supervisi kepada seluruh staf dan perawat pelaksana. Fungsi manajemen manakah yang dilakukan kepala ruangan ?

a)

Perencanaan

b)

Pengorganisasian

c)

Pengaturan staf

d)

Pengarahan

e)

Pengendalian

2.

Seorang kepala ruangan membagikan tugas dan menjelaskan tugas masing-masing kepada stafnya. Fungsi manajemen manakah yang dilakukan kepala ruangan ?

a)

Perencanaan

b)

Pengorganisasian

c)

Pengaturan staf

d)

Pengarahan

e)

Pengendalian

3.

Seorang perawat sedang melakukan timbang terima dengan menggunakan model komunikasi SBAR. Perawat yang dinas pagi menyampaikan bahwa “Pasien nya dipantau Tekanan Darah setiap 2 jam, dan diberikan oksigen 4 liter/menit. Berdasarkan ungkapan perawat tersebut bagian apakah yang di ungkapkan.

a)

Situasi

b)

Situasi

c)

Assesment

d)

Recomendation

e)

Subjektif

4.

Seorang perempuan dirawat dibangsal bedah. Dalam pemenuhan kebersihan diri, makan minum dibantu bias dilakukan sendiri dan terkadang hanya perlu pengawasan, observasi tanda-tanda vital dilakukan setelah pergantian shif, ambulasi masih dibantu. Apakah kategori pasien tersebut?

a)

Minimal Care

b)

Parsial Care

c)

Total care

d)

Intensif Care

e)

Self Care

5.

Suatu Indikator dengan memperhatikan rata-rata lama rawat seorang pasien. Indikator ini di samping memberikan gambaran tingkat efisiensi, juga dapat memberikan gambaran mutu pelayanan. Apakah indikator tersebut ?

a)

Bed occupancy rate (BOR)

b)

Lengt of Stay (LOS)

c)

Turn Over Interval (TOI)

d)

Net Death Rate (NDR)

e)

Bed Turn Over (BTO)

6.

Suatu Indikator rumah sakit dengan memperhatikan waktu penggunaan tempat tidur dari satu pasien dengan pasien yang lain. Apakah indikator tersebut ?

a)

Bed occupancy rate (BOR)

b)

Lengt of Stay (LOS)

c)

Turn Over Interval (TOI)

d)

Net Death Rate (NDR)

e)

Bed Turn Over (BTO)

7.

Metode asuhan yang diberikan berdasarkan berdasarkan orientasi tugas keperawatan dan perawat melaksanakan tugas atau satu tindakan tertentu berdasarkan jadwal kegiatan yang ada. Apakah metode keperawatan tersebut?

a)

Metode Tim

b)

Metode Kasus

c)

Metode Primer

d)

Metode Modular

e)

Metode Fungsional

8.

Metoda pemberian asuhan keperawatan dimana seorang perawat register bertanggungjawab dan bertanggung gugat untuk memberikan asuhan keperawatan kepada 4 orang pasien selama 24 jam. Apakah metode keperawatan tersebut?

a)

Metode Tim

b)

Metode Kasus

c)

Metode Primer

d)

Metode Modular

e)

Metode Fungsional

9.

Indikator pelayanan keperawatan dengan memperhatikan persentase pemakaian tempat tidur pada satu satuan waktu tertentu. Apakah indikator tersebut ?

a)

Bed occupancy rate (BOR)

b)

Average Lengt of Stay (ALOS)

c)

Turn Over Interval (TOI)

d)

Net Death Rate (NDR)

e)

Bed Turn Over (BTO)

10.

Perilaku yang meliputi meliputi pengambilan keputusan dan manajemen konflik, perilaku pada tingkat apakah kegiatan tersebut?

a)

Perilaku Organisasi

b)

Perilaku Kelompok

c)

Perilaku Individu

d)

Perilaku Manajemen

e)

Perilaku lembaga

11.

Kemampuan untuk bekerja dengan, memahami, dan memotivasi orang lain, baik secara individu maupun dalam kelompok organisasi. merupakan kemampuan manajemen?

a)

Technical Skill

b)

Human Skill

c)

Conceptual Skill

d)

Individual Skill

e)

Comunication Skill

12.

Tim perawat disuatu ruangan sedang merawat pasien Diabetis Mellitus dengan komplikasi dan gangren di kaki, pasien dirawat sudah 6 hari namun tidak ada perubahan dan luka pada kaki sudah nekrotik dan tidak menunjukan penumbuhan jaringan. Tim tersebut mendiskusikan dengan melibatkan tim kesehatan lainnya untuk memecahkan masalah tersebut. Apakah kegiatan yang dilakukan tim tersebut?

a)

Timbang Terima

b)

Supervise keperawatan

c)

Ronde Keperawatan

d)

Post confrence

e)

Pre Confrence

13.

Seorang kepala ruangan melakukan pengamatan secara langsung dan berkala terhadap pekerjaan yang dilaksanakan perawat, kepala ruangan juga mendiskusikan masalah memberikan petunjuk dan membimbing untuk mengatasinya. Kegiatan tersebut disebut?

a)

Delegasi

b)

Komunikasi

c)

Pelatihan

d)

Motivasi

e)

Supervisi

14.

Berdasarkan permenkes nomor 30 tahun 2019 tentang persyaratan dan klasifikasi dan perizinan rumah sakit. Maka jumlah kebutuhan perawat untuk rumah sakit kelas C adalah?

a)

1 Perawat : 7 Tempat Tidur

b)

1 Perawat : 6 Tempat Tidur

c)

1 Perawat : 4 – 5 Tempat Tidur

d)

1 Perawat : 2 – 3 Tempat Tidur

e)

1 Perawat : 1 Tempat Tidur

15.

Pemberian pelayanan kepada pasien dimana semua tenaga kesehatan memberikan asuhan masing-masing sesuai dengan kewenangannya dengan melibatkan pasien dan keluarga dan pasien yang berhak keluarga mengambil keputusan, apakah model pelayanan ini ?

a)

Medical Centre Care

b)

Patient Centre Care

c)

Continuing of Care

d)

Case Manager

e)

Ronde keperawatan

16.

Seorang yang berpengalaman dan mampu mengelola pelayanan pasien dengan mengkoordinasikan kesemua profesi lainnya yang terlibat agar pelayanan pasien berjalan lancar baik dari segi pelayanan keperawatan, medic, pembiayaan, administrasi dan lain-lain. Hal tersebut merupakan peran dari ?

a)

Ketua Tim

b)

Kepala ruangan

c)

Dokter Penanggung Jawab Pasien

d)

Perawat Penannggung Jawab Asuhan

e)

Manajer Pelayanan Pasien (Case Manager)

17.

Seorang manajer menggunakan kekuasaan untuk menerapkan perintah atau hukuman secara paksa kepada bawahan berupa penurunan atau penundaan kenaikan pangkat, skorsing maupun pemecatan. Apakah dasar kekuasan yang digunakan manajer tersebut ?

a)

Legitimacy power

b)

Coecieve power

c)

Reward power

d)

Referent Power

e)

Ekspert power

18.

Seorang kepala ruangan menerapkan manajemen sumber daya manusia dengan melaksanakan system jenjang karir dan reward kepada perawat pelaksana dan seluruh karyawan yang ada di ruangannya. Apakah bagian manajemen SDM yang sedang dijalankan kepala ruangan tersebut ?

a)

Perencanaan

b)

Penerimaan

c)

. Pemberdayaan

d)

Pengembangan

e)

Pemeliharaan

19.

Seorang kepala ruangan melakukan pemetaan kepada perawat pelaksana dan seluruh karyawan untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan berkelanjutan. Apakah bagian manajemen SDM yang sedang dijalankan kepala ruangan tersebut ?

a)

Perencanaan

b)

Penerimaan

c)

Pemberdayaan

d)

Pengembangan

e)

Pemeliharaan

20.

Seorang kepala ruangan melakukan penempatan perawat sesuai dengan keahliannya, dengan melakukan prinsip “menempatkan orang yang tepat, dengan pekerjaan yang tepat, dan waktu yang tepat”. Apakah bagian manajemen SDM yang sedang dijalankan kepala ruangan tersebut ?

a)

Perencanaan

b)

Penerimaan

c)

Pemberdayaan

d)

Pengembangan

e)

Pemeliharaan

21.

Kepala ruangan sedang memberikan arahan kepada para perawat di ruang rawat inap guna untuk mencapai tujuan organisasi dengan baik. Fungsi kepala ruangan tersebut adalah ....

a)

Motivator

b)

Educator

c)

Conselor

d)

Advocator

e)

Komunikator

22.

Perawat pengelola dalam memotivasi perlu memahami keunikan setiap individu dan mengetahui kebutuhan apa yang diharapkan oleh staf. Dengan demikian ia dapat memotivasi stafnya dengan tepat karena motivasi berkaitan dengan produktivitas, kepuasan kerja, kemangkiran, ataupun pergantian staf. Teori motivasi yang dikenal motivasi kebutuhan dengan singkatan FASHA, adalah dari :

a)

Mc Gregor

b)

Mc. Cleland

c)

Heztberg

d)

A. Maslow

e)

Clyton Alderfer

23.

Johari Window menyatakan diri sendiri melihat kekurangan sedangkan orang lain tidak tahu kekurangan sehingga kita mempunyai rahasia-rahasia terletak pada kelompok :

a)

I

b)

II

c)

III

d)

IV

e)

V

24.

Pada perilaku pemimpin dengan delegating, diperuntukkan pada staf yang :

a)

Tidak mampu tidak mau

b)

Tidak mampu tapi mau

c)

Tahu, Mampu dan Mau

d)

Mampu tidak mau

e)

Mampu dan mau

25.

Proses menentukan tugas yang harus dilakukan WHO yang harus melakukan, HOW cara mengelompokkan tugas itu, WHO harus melaporkan WHOM dan WHERE keputusan harus dibuat, kegiatan diatas adalah fungsi manajemen :

a)

Planning

b)

Organizing

c)

Motivating

d)

. leader

e)

Controling

26.

Teknik meningkatkan motivasi staff dengan berfokus pada tujuan , dimana target tidak tercapai: kemampuan ada, pelaksanaan cukup memenuhi standar dengan cara :

a)

Push

b)

Pull

c)

Tie

d)

Joint

e)

Money

27.

Perawat D menerima klien B20 dan setelah mengkaji dan merawat di bangsal MEDSUR, karena ketidaksengajaan dia menceritakan kepada orang lain dia tidak merahasiakan segala sesuatu yang diketahui sehubungan dengan yang dipercayakan kepadanya,

Perawat D ini melanggar kode etik keperawatan pada ;

a)

Tanggung jawab perawat terhadap individu, keluarga, dan masyarakat.

b)

Tanggung jawab perawat terhadap tugas.

c)

Tanggung jawab perawat terhadap profesi keperawatan

d)

Tanggung jawab perawat terhadap pemerintah, bangsa dan negara.

e)

Tanggung jawab perawat terhadap pribadi.

28.

Teknik pendekatan leadership / ketua TIM dalam model keperawatan TIM dengan anggota timnya yang TIDAK MAU melaksanakan pesan – pesan asuhan keperawatan yang anda ditentukan DAN anggota tim itu latar belakang pendidikan D III yang belum MAMPU tentang ilmu pesan-pesan tersebut adalah :

a)

Telling

b)

Selling

c)

Kolaborating

d)

Delegating

e)

Partisipating

29.

Apa kita perbuat karena kita mempunyai sifat pemarah dilain pihak kita dituntut berkomunikasi yang terapeutik dan teman satu ruangan tahu sifat kita itu, dalam konsep JOHARI WINDOW pada kuadran I dimana kita tahu orang lain juga tahu apa yang anda lakukan untuk merubah sifat pemarah tersebut ?

a)

Sering berdiskusi dengan teman

b)

Konsultasi dengan kepala ruangan

c)

Marah-marah dengan teman

d)

Belajar mengendalikan diri

e)

Klarifikasi nilai

30.

Communication with the client is a core bussines for winning the competition. Komunikasi yang benar dan mengurangi terjadi kesalahan dalam RS dapat terjadi pada saat :

a)

Perintah diberikan secara lisan

b)

Perintah diberikan melalui telepon

c)

Saat pelaporan kembali hasil pemeriksaan kritis

d)

Saat pelaporan kembali hasil penunjang

e)

Timbang terima ditempat klien dengan menggunakan catatan laporan klien

31.

Pada shift pagi ketua tim dan anggota tim sedang melaksanakan timbang terima, ditemukan masalah perawatan pada klien yang terpasang infus, terdapat kemerahan pada lokasi pemasangan, infus terpasang sudah 3 hari.Pada saat di ners station ketua Tim mengingatkan waktu pemasangan tidak boleh lebih dari 3 hari, disarankan untuk mengganti infus dengan yang baru agar tidak terjadi plebitis. Apakah peran ketua Tim pada kasus tersebut ?

a)

Coordinator

b)

Kontroling

c)

Motivator

d)

Evaluator

e)

Konsulor

32.

Ketua Tim mendapatkan temuan dimana seorang perawat pemula melakukan kesalahan dalam pemasangan kateter pada seorang pasien wanita. Ketika dikaji Ketua tim mendapatkan informasi bahwa perawat tersebut adalah perawat yang baru bekerja selama 1 bulan di bangsal tersebut, dan belum memiliki pengalaman bekerja sebelumnya. Apakah pendekatan yang paling tepat yang dapat dilakukan oleh Ketua Tim pada kasus tersebut ?

a)

Melakukan pengarahan atau pembinaan agar perawat tersebut lebih terampil

b)

Memotivasi perawat tersebut agar tidak mengulangi kesalahn lagi

c)

Melakukan komunikasi dengan staf lain untuk mendampingi

d)

Mendelegasikan tugas tersebut terhadap perawat lain

e)

Memberikan hukuman terhadap perawat tersebut

33.

Seorang kepala bidang keperawatan sangat sibuk dalam menjalankan tugas manajerialnya. pada beberapa situasi terkadang harus menghadiri dua atau lebih pertemuan. Kepala bidang juga mempunyai tanggung jawab untuk membimbing staf dibawahnya. Kegiatan apakah yang harus dilakukan oleh kepala bidang keperawatan agar semua kegiatannya bisa berjalan sesuai dengan fungsi tugasnya?

a)

Pendelegasian

b)

Komunikasi

c)

Pelatihan

d)

Motivasi

e)

Supervisi

34.

Seorang kepala ruang Bangsal Penyakit Dalam pada hari yang sama harus menghadiri beberapa kegiatan, pada pukul 08.00 WITA rapat dengan direktur, kemudian Pukul 10.00 WITA memimpin Ronde keperawatan, dan pukul 10.30 WITA harus mengikuti rapat rutin bulanan di ruangan. Apakah kemampuan yang harus dimiliki oleh kepala ruangan tersebut?

a)

Kecerdasan Emosional yang bagus

b)

Pengelolaan waktu yang efektif

c)

Pengetahuan yang luas

d)

Stamina yang bagus

e)

Kerja cepat selesai

35.

Seorang kepala ruangan memanggil salah satu stafnya yang menurutnya baik untuk menyelesaikan pekerjaan mendesak, namun staf tersebut mengatakan bahwa beberapa tugas yang diserahkan sebelumnya belum selesai dikerjakan dan khawatir kalau hasilnya tidak maksimal. Namun manajer tersebut tetap memaksa menyerahkan pekerjaan hanya kepada staf tersebut. Masalah apa yang terjadi pada kasus tersebut?

a)

Kurangnya pendelegasian

b)

Terlalu banyak pendelegasian

c)

Pendelegasian yang tidak tepat

d)

Penghargaan kepala ruangan melalui pendelegasian

e)

Memberi kesempatan staf untuk berkembang dengan pendelegasian

36.

Seorang kepala ruangan banyak pekerjaan yang harus di selesaikan. Dia juga mendapatkan tugas baru dari kepala bidang keperawatan untuk segara berangkat mengikuti kegiatan seminar. Kepala ruangan tersebut mendelegasikan beberapa tugasnya kepada perawat pelaksana yang sudah berpengalaman.

Apakah tindakan yang pertama harus dilakukan oleh perawat pelaksana tersebut?

a)

Menolak delegasi kepala ruangan

b)

Membuat tanda terima pendelegasian

c)

Minta informasi apa yang didelegasikan

d)

Menerima langsung apa yang didelegasikan

e)

Mendelegasikan lagi tugas pada perawat yang lain

37.

Ketua tim pagi sedang menerima laporan dari perawat pelaksana malam. Kegiatan laporan tersebut dimulai dari Nurse Station yang dipimpin oleh kepala ruangan, kemudian dilanjutkan ke kamar pasien dan setelah itu kembali ke ruang perawat untuk mendiskusikan kasus pasien. Laporan dilaksanakan dengan komunikasi SBAR sebagai upaya peningkatan komunikasi efektif Apakah jenis kegiatan yang dilaksanakan pada kasus tersebut ?

a)

Conference

b)

Coffe Morning

c)

Timbang Terima

d)

Ronde Keperawatan

e)

Diskusi Refleksi Kasus

38.

Seorang perawat berdinas malam diminta menyampaikan laporan timbang terima kepada perawat yang berdinas pagi tentang keadaan Tn. H. Perawat S menggunakan format SBAR pada saat operan. Manakah Data R (recomendation) yang dapat disampaikannya perawat?

a)

Dokter penanggung jawab pasien sudah dihubungi malam tadi pukul 11.00 WITA ketika pasien mengalami sesak

b)

Telah terpasang Oksigen 2 L/menit, pasien dalam posisi semi fowler, klien dibatasi input cairan oral 250cc/24 jam

c)

Monitor vital sign, pantau pemberian oksigen, rencanakan cek foto thorax, rencanakan pemasangan kateter

d)

Klien asites, napas nafas R: 30 x/mt cepat dan dangkal, TD: 140/80 mmhg

e)

Diagnosa Medis GGK, masalah keperawatan kelebihan volume cairan

39.

Seorang perawat laki-laki mendapatkan advice dari dokter yang merawat pasien melalui telepon. Perawat tersebut mencatat atau menulis pada lembar instruksi dokter. Apakah yang harus dilakukan perawat untuk melakukan verifikasi pada kasus diatas?

a)

Dokter melakukan read back

b)

Tanda tangan dokter setelah read back

c)

Boleh verifikasi setelah lebih dari 1x24 jam

d)

Tidak perlu diverifikasi karena sudah benar

e)

Perintah lisan dibacaan kembali oleh perawat

40.

Seorang perawat menelpon dokter jaga untuk melaporkan kondisi pasien yang dirawatnya dimana suhu tubuh pasien teraba panas, suhu tubuh 39°C walaupun telah diberikan obat antipiretik Paracetamol 1 tablet dan di kompres. Dokter kemudian menginstruksikan memberi obat paracetamol lagi 1 tablet 4 jam kemudian jika panas belum turun. Apakah langkah pertama yang harus dilakukan oleh perawat tersebut?

a)

Meminta tanda tangan dokter

b)

Menanyakan instruksi selanjutnya

c)

Membacakan kembali instruksi dokter

d)

Melaksanakan segera instruksi dokyer

e)

Memberitahu dokter bahwa instruksi jelas

41.

Seorang kepala ruangan sedang melakukan supervisi dan pada waktu supervisi karu mengingkatkan kembali kepada staf untuk selalu meminta pasien menyebutkan nama dan TTL sebelum melakukan tindakan. Apakah sasaran keselamatan pasien yang dijalankan oleh kepala ruangan tersebut ?

a)

Ketepatan Idenfitikasi Pasien

b)

Peningkatan Komunikasi efektif

c)

Peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai

d)

Kepastian tepat lokasi, tepat prosedur dan tepat pasien operasi

e)

Pencegahan dan pengendalian infeksi

42.

Seorang perawat perempuan mendapatkan advice dari dokter untuk melakukan intervensi menyuntikkan lidocain kepada pasien. Selain obat lidocain, terdapat banyak jenis obat anastesi lokal yang lain di ruang perawat. Hal apakah yang perlu diperhatikan oleh perawat saat menyiapkan obat tersebut?

a)

Perhatikan nama obat,rupa dan ucapan yang mirip

b)

Pastikan cara pemberian obat dnegan benar

c)

Pastikan akurasi pemberian obat

d)

Gunakan alat injeksi yang steril

e)

Perhatikan kebersihan tangan

43.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun di rawat di ruang penyakit dalam dengan masalah anemia. Pasien direncanakan akan dilakukan transfusi darah. Perawat telah memasang jalur intravena dan memberikan Nacl 0,9, darah sudah dihangatkan. Sebelum melakukan pemasangan perawat mengecek label dan mencocokannya dengan golongan darah pasien. Apakah sasaran keselamatan pasien yang dilaksanakan perawat pada kasus tersebut ?

a)

Ketepatan Idenfitikasi Pasien

b)

Peningkatan Komunikasi efektif

c)

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

d)

Peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai

e)

Kepastian tepat lokasi, tepat prosedur dan tepat pasien operasi

44.

Perawat B adalah kepala ruangan di ruang penyakit Dalam. Sebagai bukti kegiatan manajemen yang dilakukan di ruang rawat dia diminta untuk melakukan fungsi pengendalian (pengawasan) di ruang rawat. Apa bentuk kegiatan yang dapat dilakukannnya?

a)

Merencanakan rapat bulanan di ruang rawat

b)

Melakukan supervisi pada perawat pelaksana

c)

Menyelesaikan konflik yang terjadi antar tim perawatan

d)

Mengevaluasi pencapaian indikator mutu angka kejadian infeksi nasokomial

e)

Membuat rencana asuhan keperawatan pada 10 orang pasien kelolaan tim

45.

Seorang perawat di salah satu rumah sakit di Banjarmasin melakukan penggantian infus yang sudah lebih dari 3 hari kepada pasiennya, kegiatan yang dilakukan oleh perawat adalah untuk pencegahan infeksi dan salah satu tujuan meningkatkan mutu rumah sakit. Apakah kegiatan dari indikator mutu pelayanan yang dilakukan oleh perawat tersebut?

a)

Patient Safety

b)

Nyaris cidera

c)

Near miss

d)

Sentinel

e)

KTD

46.

Seorang kepala ruangan sedang melakukan perhitungan presentase pemakaian tempat tidur. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pemanfaaan tempat tidur berada pada presentase 75%. Ha ini sesuai dengan standar nasional yang sudah ditetapkan . Perhitungan indikator mutu umum yang dilaksanakan oleh kepala ruangan tersebut ?

a)

BOR

b)

ALOS

c)

TOI

d)

BTO

e)

NDR

47.

Seorang perawat pelaksana di ruang penyakit dalam melakukan pengukuran indikator mutu umum. Perhitungan yang digunakan untuk melihat gambaran efisiensi penggunaan tempat tidur tidak ditempati dari saat diisi ke saat terisi berikutnya. Perhitungan indikator mutu umum yang dilaksanakan oleh kepala ruangan tersebut ?

a)

BOR

b)

ALOS

c)

TOI

d)

BTO

e)

NDR

48.

Seorang perawat pelaksana di ruang bedah melakukan pengukuran indikator mutu umum. Perhitungan yang digunakan untuk melihat gambaran tingkat efisiensi mutu pelayanan dengan melihat rata-rata lama rawat seseorang. Perhitungan indikator mutu umum yang dilaksanakan oleh kepala ruangan tersebut ?

a)

BOR

b)

ALOS

c)

TOI

d)

BTO

e)

NDR

49.

Seorang perawat pelaksana di ruang bedah melakukan pengukuran indikator mutu umum. Perhitungan yang digunakan untuk frekuensi tempat tidur dalam satu waktu tertentu. Dari hasil didapatkan satu tempat tidur rata-rata dipakai 45 kali. Hal ini seauai dengan standar yang sudah ditetapkan. Perhitungan indikator mutu umum yang dilaksanakan oleh kepala ruangan tersebut ?

a)

BOR

b)

ALOS

c)

TOI

d)

BTO

e)

NDR

50.

Seorang pasien laki-laki datang ke UGD dengan keluhan tiba-tiba jatuh dikamar mandi dan saat ini gelisah. Seorang perawat yang berdinas pada saat itu melakukan langkah untuk mengurangi resiko jatuh pada pasien tersebut. Apakah langkah pertama yang dilakukan perawat pada kasus diatas?

a)

Memberi tanda resiko jatuh

b)

Monitor dampak resiko jatuh

c)

Mengatur pagar pengaman tempat tidur

d)

Monitor pengurangan cedera akibat jatuh

e)

Melakukan assessment awal resiko pasien jatuh

51.

Seorang keluarga pasien datang ke unit pengaduan di rumah sakit. Dia mengatakan bahwa pelayanan di rumah sakit ini buruk. Dia mengatakan perawat tidak pernah menjelaskan jenis obat apa yang diberikan pada pasien. Faktor apakah yang mempengaruhi kepuasan pasien tersebut?

a)

Harga

b)

Kualitas

c)

Estetika

d)

Komunikasi

e)

Fasilitas

52.

Takut akan sesuatu yang tidak diketahui, karena sebagian besar perubahan tidak mudah diprediksi

hasilnya. Dengan kata lain, kondisi sekarang sudah pasti, sedangkan kondisi nanti setelah perubahan belum pasti. Maka orang akan cenderung memilih kondisi sekarang dan menolak perubahan. Kondisi seperti ini merupakan penolakan perubahan dengan alasan?

a)

Kebiasan

b)

Rasa aman

c)

Persepsi

d)

Ketidakpastian

e)

Ekonomi

53.

Di rumah sakit Y, seorang direktur rumah sakit menerapkan aturan baru yaitu pengurangan uang makan harian berdasarkan jam 2. keterlambatan masuk kerja bagi para karyawan. Aturan baru ini mendapat banyak penolakan dari pada karyawan karena mereka merasa dirugikan, padahal walaupun datang terlambat mereka biasanya mengganti jam datang terlambat dengan jam pulang lewat dari ketentuan. Apakah faktor penolakan yang ditunjukan oleh para karyawan tersebut?

a)

Persepsi

b)

Kebiasaan

c)

Rasa aman

d)

Ketidapastian

e)

Ekonomi

54.

Seorang kepala ruangan pada saat pertemuan rutin kepala ruangan menyampaikan bahwa akan ada perubahan metode asuhan keperawatan. Kepala ruang melakukan penyusunan rencana, menyusun tujuan dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Apakah tahap yang dilakukan kepala ruangan pada proses berubah?

a)

Moving

b)

Freezing

c)

Evaluating

d)

Refreezing

e)

Unfreezing

55.

Seorang kepala ruangan di ruang bedah melakukan evalusi terhadap pengendalian infeksi, dari hasil didapatkan laporan bahwa lama hari rawat pasien bertambah akibat perawatan luka yang kurang optimal, hal ini disebabkan karena kurangnya kepatuhan perawat pelaksana dalam melakukan cuci tangan. Kepala ruangan telah melakukan beberapa inovasi salah satunya melaksanakan pelatihan kepada perawat pelaksana dan supervisi terhadap tindakan tersebut. Apakah tahap perubahan yang sudah dilakukan di ruangan tersebut?

a)

Tahap interst

b)

Tahap moving

c)

Tahap refreezing

d)

Tahap awareness

e)

Tahap unfreezing

56.

Kepala ruangan perawat bedah mendapatkan laporan dari perawat ruang lainnya, bahwa banyak perawat yang tidak melaksanakan sesuai dengan asuhan keperawatan dan ada beberapa perawat yang sering terlambat datang karena merasa tidak cocok dengan teman satu shiff dalam melaksanan dinas diruangan, kepala ruangan bermaksud ingin membicarakan hal tersebut kepada kepala bidang keperawatan. Apakah langkah yang harus kepala ruangan kerjakan ?

a)

Mengumpulkan informasi tentang masalah sebanyak mungkin

b)

Menanyakan apa masalahnya kepada perawat yang bersangkutan

c)

Mengenal masalah yang perlu penanganan terlebih dahulu

d)

Menangani masalah yang ada pada perawat tersebut

e)

Menangani masalah dan berusaha mencari solusinya

57.

Diruang Bedah, banyak keluhan pasien dan keluarga yang menyatakan perawat sering tidak ada di nurse station, di panggil bila di butuhkan sangat sulit, sehingga banyak pasien pulang APS (Atas Permintaan Sendiri) dan berpindah ke ruang lain. Hal ini terjadi karena adanya permusuhan antar kelompok perawat PNS dan perawat non PNS, yang gagal diselesaikan oleh kepala ruangan. Apakah tahapan konflik yang ada di ruangan tersebut?

a)

Tahap I : Konflik Laten (Komunikasi, Strukture, Pribadi)

b)

Tahap II : Konflik dirasakan / dipersepsikan

c)

Tahap III : Konflik dimanifestasikan

d)

Tahap IV : Penyelesaian konflik

e)

Tahap V : Akibat konflik

58.

Seorang kepala ruangan memanggil dua orang stafnya yang sedang konflik. Kepala ruangan menyampaikan kepada perawat pelaksana “saya ingin kalian berdua terus bekerja sama. Apakah strategi konflik yang telah diterapkan oleh kepala ruangan tersebut?

a)

Kompetesi

b)

Kompromi

c)

Kerjasama

d)

Akomodasi

e)

Menghindar

59.

Kepala bidang keperawatan RS Z merencanakan menambah jumlah tempat tidur di ruangan khusus gangguan kardio vaskuler akan tetapi kepala ruangannya tidak setuju karena jumlah perawatnya kurang sehingga asuhan keperawatannya tidak optimal. Antara kepala bidang dan kepala ruangan akan melakukan diskusi untuk mencapai kesepakatan. Apakah strategi penyelesaian konflik yang paling tepat digunakan pada kasus tersebut ?

a)

Kompetisi

b)

Akomodasi

c)

Smoothing

d)

Menghindar

e)

Negosiasi

60.

Seorang perawat yang baru lulus ditugaskan di ruang bedah orthopedic, perawat tersebut merasa tidak cocok bertugas di ruang bedah karena sering terlibat konflik dengan salah seorang perawat 2. di ruangan tersebut, akan tetapi dia tidak berani untuk mengajukan pindah ruangan. Apakah jenis konflik yang terjadi pada perawat tersebut?

a)

Intrapersonal

b)

Interpersonal

c)

Intergroup

d)

Horizontal

e)

Vertikal

61.

2. Anda sebagai perawat merasa perlu meningkatkan pendidikan anda, apalagi anda mengabdi sudah cukup lama pada instansi anda, tetapi anda dihadapkan pada atasan yang tidak memberikan ijin untuk melanjutkan pendidikan. Apakah yang akan anda lakukan?

a)

Mengusulkan untuk mengundurkan diri

b)

Tetap berangkat tanpa melapor pada atasan

c)

Mogok kerja karena atasan tidak memberikan ijin

d)

Melaporkan atasan anda kepada pejabat yang lebih tinggi

e)

Menghadap secara baik-baik dan meyakinkan akan kembali mengabdi pada institusi