NEW
Font size
WorksheetsUJIAN AKHIR SEMESTER ANALISIS FARMASI I
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Senyawa barbital (turunan asam barbiturat) dapat mengalami tautomerisasi dalam bentuk keto dan enol, sehingga bentuk tersebut mempengaruhi sifat kelarutan dan bentuk sublimasinya. Manakah pernyataan berikut yang benar tentang sifat kelarutan senyawa barbital?
Dalam bentuk keto tidak larut dalam air
Dalam bentuk enol tidak larut dalam air
Dalam bentuk keto larut dalam air
Dalam Bentuk keto tidak larut dalam kloroform
Perhatikan gambar struktur fenobarbital
Manakah pernyataan berikut yang benar tentang sifat kelarutan senyawa fenobarbital?
Dalam bentuk keto tidak larut dalam air
Dalam bentuk enol tidak larut dalam air
Dalam bentuk keto larut dalam air
Bentuk keto tidak larut dalam kloroform
Manakah pereaksi berikut yang tidak termasuk pada uji pendahuluan senyawa barbital?
Pereaksi Parri
Pereaksi Zwikker
Pereaksi Buchi & Perlia
Pereaksi Wagner
Zat dilarutkan dalam metanol absolute/mutlak (adanya air akan mengganggu), ditambahkan pereaksi, ditiupkan uap NH3 terbentuk warna ungu. Pernyataan tersebut merupakan salah satu prosedur uji pendahuluan senyawa barbital. Pereaksi apakah yang digunakan?
Pereaksi Parri
Pereaksi Zwikker
Pereaksi Buchi & Perlia
Pereaksi Wagner
Manakah senyawa barbital berikut yang tidak memberikan bentuk Sublimasi?
Veronal
Luminal
Phanadorm
Allonal
Adanya Brom pada senyawa turunan barbital dapat ditunjukkan dengan uji Beilstein. Manakah senyawa barbital berikut yang memiliki unsur brom?
Bromural
Luminal
Phanadorm
Allonal
Teknik analisis obat secara kualitatif didasarkan pada golongan obat menurut jenis senyawanya secara kimia, dan bukan berdasarkan efek farmakologinya. Hal ini disebabkan karena kadang-kadang suatu obat dengan struktur kimia yang sama, mempunyai efek farmakologi/daya terapeutis yang jauh berbeda, misalnya asam hidroksi benzoat dan turunannya. Manakah senyawa berikut yang bukan merupakan turunan asam hidroksi benzoat?
Asam salisilat
Asetosal
Nipagin
Fenol
Obat umumnya merupakan senyawa organik. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, maka teknik analisis kualitatif senyawa organik juga semakin berkembang. Identifikasi pemastian jenis senyawa dapat dilakukan secara modern menggunakan instrumen. Manakah alat berikut yang bukan merupakan instrumen analisis kualitatif senyawa organik?
Spektrofotometer UV–Vis
Spektrofotometer IR
HPLC
PCR
Seorang mahasiswa farmasi UIM tingkat lanjut melakukan identifikasi senyawa alkaloid biji buah tanaman kecubung (Datura metel). Sebelum melakukan identifikasi, maka mahasiswa tersebut melakukan ekstraksi terlebih dahulu. Manakah pelarut berikut yang umumnya digunakan untuk menarik senyawa alkaloid biji buah tanaman tersebut?
Kloroform
Etanol 70%
Etil asetat
Asam asetat
Manakah pereaksi warna berikut yang digunakan pada identifikasi senyawa alkaloid namun tidak menghasilkan endapan?
Pereaksi Mayer
Pereaksi Bouchardat
Pereaksi Dragendorf
Perekasi Edman
Larutan yang diduga mengandung senyawa alkaloid ditambahkan larutan senyawa kompleks Bi(NO3)3/KI menghasilkan endapan jingga kemerahan. Prosedur kerja tersebut merupakan salah satu metode analisis/ identifikasi umum alkaloid. Apakah jenis pereaksi yang digunakan?
Pereaksi Mayer
Pereaksi Bouchardat
Pereaksi Dragendorf
Perekasi Wagner
Larutan yang diduga mengandung senyawa alkaloid ditambahkan larutan senyawa kompleks HgCl2/KI menghasilkan endapan putih. Prosedur kerja tersebut merupakan salah satu metode analisis/ identifikasi umum alkaloid. Apakah jenis pereaksi yang digunakan?
Pereaksi Mayer
Pereaksi Bouchardat
Pereaksi Dragendorf
Perekasi Wagner
Larutan yang diduga mengandung senyawa alkaloid ditambahkan larutan senyawa kompleks KI/I2 menghasilkan endapan coklat. Prosedur kerja tersebut merupakan salah satu metode analisis/ identifikasi umum alkaloid. Apakah jenis pereaksi yang digunakan?
Pereaksi Mayer
Pereaksi Bouchardat
Pereaksi Dragendorf
Perekasi Wagner
Seorang mahasiswa farmasi UIM melakukan identifikasi senyawa alkaloid xanthine pada biji buah kopi kering yang dikumpulkan dari petani kopi di kota Enrekang. Setelah melakukan preparasi sampel dan mendapatkan simplisianya mahasiswa tersebut melakukan ekstraksi simplisia menggunakan metode refluks dengan pelarut organik. Pelarut organik apakah yang tepat digunakan untuk mengekstraksi senyawa alkaloid tersebut ?
Kloroform
n-Butanol
Aseton
Asam asetat
Manakah senyawa berikut yang bukan merupakan alkaloid xanthine?
Kafein
Teobromin
Teofilin
Kinina
Manakah senyawa berikut yang bukan merupakan alkaloid kina?
Kinina
Kinidin
Kuinidin
Kafein
Kafein dikenal dengan nama kimia?
1,3,7 tri-methyl xanthine
1,3 di-methyl xanthine
3,7 di-methyl xanthyne
1,7 di-methyl xanhine
Manakah pernyataan berikut yang bukan merupakan sifat fisika alkaloid xanthine kafein?
Kristal putih
Rasa asam,bau khas
Titik Lebur : 234-237oC
Kelarutan dalam air 1:50,spiritus/CHCl3 (mudah larut)
Berdasarkan kelarutannya, kafein dalam air (1:50). Manakah pernyataan berikut yang benar?
Sangat mudah larut
Mudah Larut
Larut
Agak sukar larut
Identifikasi antibiotik didasarkan pada rumus strukturnya. Manakah kelompok senyawa berikut yang bukan merupakan antibiotik berdasarkan struktur?
Golongan aminoglikosida
Golongan beta laktam
Golongan makrolida
Golongan sulfonamida
Kelompok penisilin merupakan salah satu kelompok golongan beta laktam. Manakah pernyataan berikut yang tidak benar tentang identifikasi kelompok penisilin?
2 ml larutan zat + 2 ml H2SO4 dikocok + resorsin padat menghasilkan warna kuning
2 ml larutan zat + 5 tetes Cu(NO3)2 amoniakal dibiarkan 5 menit menghasilkan hijau kuning tua
c. 2 ml larutan zat + 1 tetes NaOH 10% dinetralkan dengan HCl + 1 tetes FeCl3 10% menghasilkan warna ungu
2 ml larutan zat + 5 tetes Cu(NO3)2 amoniakal dibiarkan 5 menit menghasilkan abu-abu coklat
Manakah pernyataan berikut yang benar tentang identifikasi antibiotik golongan eritromisin?
2 ml larutan zat + 2 ml H2SO4 dikocok + resorsin padat menghasilkan warna kuning
2 ml larutan zat + 5 tetes Cu(NO3)2 amoniakal dibiarkan 5 menit menghasilkan hijau kuning tua
2 ml larutan zat + 1 tetes NaOH 10% dinetralkan dengan HCl + 1 tetes FeCl3 10% menghasilkan warna ungu
2 ml larutan zat + 5 tetes Cu(NO3)2 amoniakal dibiarkan 5 menit menghasilkan abu-abu coklat
Manakah pereaksi berikut yang tidak digunakan pada identifikasi senyawa alkaloid?
Pereaksi Edman
Pereaksi Parri
Pereaksi Mandellin
Pereaksi Marquis
Obat umumnya merupakan senyawa organik, meskipun sejumlah kecil dapat berupa senyawa anorganik . Metode identifikasi obat secara konvensional salah satunya dapat dilakukan melalui tahap uji pendahuluan dengan penentuan unsur-unsur penyusun obat. Berikut ini yang bukan merupakan unsur penyusun senyawa organik obat adalah..
Unsur C dan H
Unsur O dan P
Unsur N dan S
Unsur Cu dan Al
Metode identifikasi obat secara konvensional selain berdasarkan unsur penyusunnya, dapat pula dilakukan melalui penentuan gugusan fungsional yang khas (uji golongan). Berikut ini yang bukan merupakan gugus fungsi yang khas dari golongan obat adalah…
Golongan asam
Golongan fenol
Golongan Barbital
Golongan Halogen
Berikut ini yang bukan merupakan sifat-sifat umum pemerian golongan obat fenol pada analisis kualitatif adalah…
Hablur bentuk jarum atau massa hablur
Tidak berwarna atau merah jambu
Bau khas
Bau menyengat
Zat dilarutkan dalam metanol/etanol, ditambahkan beberapa tetes pereaksi, menghasilkan warna ungu biru . Pernyataan tersebut merupakan salah satu prosedur uji pendahuluan senyawa barbital. Pereaksi apakah yang digunakan?
Pereaksi Parri
Pereaksi Zwikker
Pereaksi Buchi & Perlia
Pereaksi Wagner
Zat dilarutkan dalam CHCl3, ditambahkan pereaksi yang terdiri dari : 0,5 ml {Co(NO3)2} 0,0001 M dalam alkohol absolut + 0,5 ml isobutilamin 1 M dalam CHCl3, menghasilkan warna ungu . Pernyataan tersebut merupakan salah satu prosedur uji pendahuluan senyawa barbital. Pereaksi apakah yang digunakan?
Pereaksi Parri
Pereaksi Zwikker
Pereaksi Buchi & Perlia
Pereaksi Wagner
Pada kaca obyek diteteskan beberapa pereaksi kemudian ditambahkan zat padat (senyawa barbital) hingga terbentuk kristal segera. Keuntungan dari reaksi ini yaitu memberikan kristal dengan segera dan spesifik untuk turunan asam barbital (barbiturat). Hal tersebut merupakan cara kerja reaksi kristal dengan pereaksi?
Pereaksi Parri
Pereaksi Zwikker
Pereaksi Buchi & Perlia
Pereaksi Wagner
Manakah pernyataan berikut yang bukan merupakan sifat fisika alkaloid xanthine teobromin
Bubuk hablur putih
TL : 340 derajat Celcius
Kelarutan : air (1:0,03), spiritus (1:0,02), eter (1:0,004)
Kristal putih, rasa pahit, tidak berbau
