Font size
WorksheetsSOAL100
Total questions: 96
Worksheet time: 51mins
1.Pria 52 tahun direncanakan pembedahan laparatomy darurat. Penyakit penyerta cirrhosis dan asthma bronchiale. Pilihan pelumpuh otot pada pasien ini adalah
a.Cisatracurium
b.Pancuronium
c. Vecuronium
d.Rocuronium
e.Mivacurium
2.Pasien 25 tahun dengan plasenta akreta post SC dan histerektomi, mendapatkan transfusi PRC post operatif. Saat transfusi berjalan 15 menit, pasien mengeluh mual, panas dan menggigil. Pada pemeriksaan fisik didapatkan laju pernafasan 29 kali/menit, denyut nadi 120 kali/menit, tekanan darah 90/60 mmHg, suhu badan 38.5 C. Tindakan yang pertama sekali dilakukan adalah:
a.Menghentikan pemberian transfusi dan segera ganti jalur infus dengan yang baru
b.Memberikan loading cairan kristaloid intravena dan osmotik diuresis
c. Memberikan oksigen dengan fraksi tertinggi
d.Memberikan antipiretik
e.Memberikan deksametason dengan dosis 0.1 – 0.5 mg/kgBB
3.Seorang wanita 40 tahun dengan luka bakar derajat 2 30% dan deraja 3 10% tanpa trauma jalan napas dikonsulkan untuk debridement. Pasien dengan riwayat hemodialisis berulang 1x seminggu. Hasil pemeriksaan lab saat ini Hb 8.7 gr/dl, BUN 88 mg/dl, creatinine 6.4 mg/dl, SGOT 300 IU/L, SGPT 250 IU/L, Kalium 6.2 mEq/L. manakah obat pelumpuh otot yang harus dihindari?
a.Atracurium
b.Pancuronium
c. Vecuronium
d.Rocuronium
e.Succinylcholine
4.Pria 81 tahun direncanakan pembedahan fraktur radius dan ulna distal kanan. Penyakit penyerta COPD bergantung pada oksigen 2 liter/menit, hipertensi, diabetes, dan pernah dipasang stent untuk penyakit jantung koronersetahun yang lalu. Anestesi direncanakan blok saraf perifer. Pilihan yang tepat untuk anestesi blok saraf perifer adalah.
a.Supraclavicular brachial nerve block + intercostal brachial nerve block
b.Interscalene brachial nerve block + intercostal brachial nerve block
c. Infraclavicular brachial nerve block + intercostal brachial nerve block
d.Superficial cervical plexus block + intercostal brachial nerve block
e.Axillary brachial nerve block + intercostal brachial nerve block
5.Pria usia 20 tahun dilakukan laparascopic appendectomy darurat. Induksi dengan teknik RSI, rumatan anestesi inhalasi isoflurane, suplementasi fentanyl. Saat pembedahan berlangsung, frekuensi denyut jantung naik dari 80 menjadi 130 x/menit. Tekanan darah meningkat dari 120/80 menjadi 150/90 mmHg dan etCO2 naik dari 41 menjadi 59 mmHg. Pasien berkeringat banyak dan suhu tubuhnya naik menjadi 39.5 derajat celsius. Tindakan yang harus segera dilakukan:
a.Periksa terhadap potensi terjadinya dan tanda-tanda hipertermi
b.Diskoneksi vaporizer dan beri ventilasi dengan oksigen 100%
c. Beri dantrolene intravena sesuai dosis standar untuk hipertermi maligna
d.Ganti mesin anestesi dengan yang tidak dilengkapi vaporizer
e.Hentikan pembedahan dan pasien dibawa ke ICU
6.Anak 4 tahun berat badan 16 kg akan menjalani pembedahan herniotomy inguinal, direncanakan untuk anestesi umum dengan pemasangan LMA. Ukuran LMA yang sesuai untuk anak ini adalah:
a.Ukuran 2.5
b.Ukuran 3
c.Ukuran 2
d.Ukuran 3.5
e.Ukuran 1.5
7. Wanita usia 65 tahun dirawat di ICU setelah menjalani operasi evakuasi hematoma intrakranial. Pasien belum dapat bernapas dengan adekuat sehingga pernapasan pasien dibantu dengan ventilator. Dua jam setelah tersambung dengan ventilator didapatkan hasil Analisa Gas Darah sebagai berikut : pH 7.59, PCO2 15 mmHg, PaO2 253 mmHg, TCO2 15.30 mmol/L, HCO3 14.5 mmol/L, BE -7.8, SpO2 99%. Pasien diberikan cairan NaCl 0.9% 30cc/kgbb habis dalam 24 jam. Pada pasien ini jika fungsi ginjalnya masih baik, bagaimanakah respon ginjal untuk mengkompensasi keadaan diatas?
a.Tidak melakukan kompensasi karena kompensasi akan dilakukan oleh paru-paru
b.Mengekskresi ion bikarbonat
c. Absorpsi ion kalium meningkat
d.Pada awalnya ginjal akan mengekskresi natrium, selanjutnya diikuti absorpsi ion bikarbonat
e.Absorpsi ion bikarbonat
8. Hal yang penting harus diperhatikan pada pemberian propofol sebagai obat induksi anestesi pada pasien anak adalah
a. Propofol dapat meningkatkan CMRO2
b. Meningkatkan kejadian kejang/konvulsi
c. Dosis harus diturunkan
d. Dosis perlu lebih besar
e. Merangsang spasme bronchus
9. Termasuk non katekolamin sintetik kerja tak langsung adalah
a.Dopamine
b.isoproterenol
c. Dobutamine
d.Phenylephrine
e.Ephedrine
10. Seorang laki laki usia 65 tahun menjalani prosedur Hartmann’s karena kanker kolon. Pengelolaan nyeri pasca bedah dilakukan dengan pemberian bupivacaine 0.1% dan fentanyl 2mcg kontinyu melalui kateter epidural. Empat hari pasca bedah pasien febris 39 C, nyeri pada punggung, dan kelemahan kaki kanan. – SDR: ceritanya epidural abscess
a. Cabut kateter epidural dan potong ujung kateter untuk dilakukan kultur kuman, dan tegakkan diagnosis untuk segera dilakukan
b. Hentikan penggunaan bupivacaine dan fentanyl, ambil darah untuk dilakukan kultur kuman dan berikan antibiotic sesuai hasil kultur
c. Hentikan penggunaan bupivacaine dan fentanyl sambil observasi pemulihan kelemahan kaki kanan
d. Meminta pemeriksaan MRI dan konsultasikan untuk fisioterapi
e. Tarik kateter epidural sekitar 1 cm sambil observasi kelemahan kaki kanan
11. Gambar berikut menunjukkan perbedaan sifat farmakologis opioid yang diberikan secara kontinyu (gambar). Garis A mewakili opioid jenis
a. Morphine
b. Fentanyl
c. Remifentanil
d. Alfentanil
e. Sufentanyl
12. Pemberian obat golongan anticholinesterase akan berakibat :
a.Blok neuromuskular memanjang
b.Reversal efek obat golongan nondepolarisasi, asal kadar obat nondepolarisasi cukup rendah
c. Efek obat golongan depolarisasi memendek
d.Selalu diikuti efek reversal dari obat golongan nondepolarisasi
e.Reversal efek obat depolarisasi jika blok neuromuskular tidak total
13. Seorang wanita usia 71 tahun datang ke IGD di diagnosa fraktur digiti 4 pedis dextra akibat tertimpa benda tumpul. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 185/100 mmHg, nadi 55-65 x/menit ireguler. Pasien memiliki riwayat hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung coroner, dan riwayat transplantasi ginjal. Pemeriksaan laboratorium dan faal hemostasis dalam batas normal. Rontgen thorax didapatkan kardiomegali CTR 65%, EKG didapatkan AF slow response. Rencana tindakan debridement dan pinning. Jenis anestesi yang tepat untuk pasien diatas adalah.
a.Subarachnoid block
b.Epidural block
c. Anestesi umum TIVA
d.Anestesi umum dengan sungkup muka
e.Peripheral nerve block
14. Wanita 45 tahun direncanakan pembedahan open cholecsystectomy, pasien ASA 1. Dari anamnesa pasien menyatakan bahwa kakaknya pernah dilakukan pembedahan yang sama dalam kondisi sehat dan mengalami reaksi hebat akibat anestesi dengan gejala takikardi, aritmia, dan hipertensi hingga perlu dirawat di ICU. Untuk anestesi pasien tersebut sebaiknya dihindari.
a. Thiopental
b. Ketamine
c. Etomidate
d. Sevoflurane
e. Propofol
15. Peningkatan nadi dan tekanan darah pada penggunaan ketamine melalui mekanisme:
a. Percepatan metabolism katekolamin darah
b. Inhibisi reuptake norepinefrin pada saraf terminal
c. Inhibisi saraf parasimpatik
d. Inhibisi reuptake asetilkolin pada saraf terminal
e. Reuptake adrenalin pada saraf preganglionic
16. Obat antagonis adrenergic dengan efek alpha dan beta adalah
A. Atenolol
B. Labetalol
C. Esmolol
D. Propranolol
E. Metoprolol
17. Seorang pria 30 tahun mengalami sesak nafas, 5 hari sebelumnya mengalami batuk berdahak, badan tampak lemas, dengan laju nafas 32 kali permenit, pasien tampak gelisah dengan spo2 85% dengan masker non rebreathing 10 liter per menit, laju nadi 120 kali per menit tekanan darah 90/50 mmhg. Indikasi pasien untuk memulai dilakukannya ventilasi mekanik adalah (morgan 1288)
A. Takikardia
B. Rasio pao2/fio2 < 300
C. Pasien gelisah
D. Takipnea – harus ada RR nya (>35x/menit)
E. Hipotensi
18. Seorang laki-laki 68 tahun akan dilakukan operasi amputasi akibat acute limb iskemik. pasien telah diberikan terapi warfarin selama lebih dari 1 bulan. Pada pasien yang menggunakan warfarin dan akan dilakukan operasi Hal apa yang harus dilakukan preoperative? (Morgan 298)
A. Dilakukan bridging terapi menggunakan lovenox
B. Dilakukan bridging terapi menggunakan aspirin
C. Dilakukan bridging terapi menggunakan heparin
D. Dilakukan bridging terapi menggunakan clopidogrel and aspirin
E. Dilakukan bridging terapi menggunakan clopidogrel
19. Wanita 27 tahun dengan komorbid von willebrand disease type 1 mengalami fraktur femur terbuka titik pasien akan dilakukan pembedahan fiksasi internal dari fraktur femurnya. prothrombin time parsial thromboplastin time dan platelet count normal. Selama pembedahan terjadi perdarahan merembes (oozing) yang banyak dan kualitas bekuan darah (clot) jelek. Untuk mengatasi situasi demikian, yang paling tepat adalah pemberian (STOELTING 642)
A. Kriopresipitat
B. Platelet
C. desmopressin
D. Lyophilized factor VII concentrate
E. Fresh frozen plasma
20. seorang wanita berusia 88 tahun akan menjalani operasi katarak dengan anestesi lokal (tetes mata lidokain). saat akan dilakukan tindakan, pasien gelisah dan tidak kooperatif. Anda dipanggil oleh dokter mata untuk melakukan tindakan sedasi pada kasus ini. Apakah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk prosedur sedasi pada pasien geriatri yang menjalani operasi katarak?
A. Terapi beta-blocker lama sebaiknya dihentikan pra operasi karena risiko bradikardia intraoperatif
B. pada oktogenarian yang tidak memiliki kormus komorbiditas, biasanya fungsi sistolik jantung kiri sudah menurun cukup signifikan
C. tindakan blok regional mata dengan sedasi dikontraindikasikan pada pasien geriatri yang tidak dapat tidur terlentan
D. Refleksi okulokardiak yang memiliki aferen nervus optikus dan eferen nervus vagus
E. Derajat nyeri pasca operasi katarak yang termasuk nyeri sedang (VAS 4-5)
21. Wanita 60 tahun dilaksanakan torakotomi reseksi lobus bawah kanan karena small cell carsinoma. Intubasi menggunakan left -sided double lumen endotracheal tube. Tindakan yang bukan merupakan usaha memperbaiki oksigenasi adalah
A. CPAP pada non -dependent lung
B. Mengurangi aliran darah ke dependent lung
C. Lung recruitment pada dependent lung
D. Memberikan PEEP pada dependent lung
E. Memberikan O2 100%
22. Pria 45 tahun, berat badan 60 kg riwayat perokok berat dan penderita asma bronkiale diantar keluarga keinstalasi gawat darurat karenaserangan asma. Dokter yang merawat akan memberikan obat aminofilin dengan mempertimbangkan berbagai hal, termasuk adanya polycyclic hydrocarbon dalam asap rokok yang dapat mempengaruhi metabolism obat di hepar. Apakah pengaruh asap rokok terhadap aminofilin pasien di atas?
A. Meningkatkan kebutuhan dosis aminofilin
B. Menyebabkan toleransi terhadap aminofilin
C. Menurunkan kebutuhan dosis aminofilin
D. Menyebabkan toksisitas terhadap aminofilin
E. Tidak merubah kebutuhan dosis aminofilin
23. Penggunaan nitrogliserin dapat mengakibatkan
A. Sickle cell anemia
B. Anemia megaloblastik
C. Methemoglobinemia
D. Pansitopenia
E. Acute myeloid leukemia
24. Chemoreceptor di carotid body mendeteksi perubahan komposisi darah yang akan merangsang pusat nafas di medulla. Rangsangan terbesar terhadap chemoreceptor di carotid body disebabkan oleh
A. Saturasi oksigen di hemoglobin
B. Oxygen content
C. pH darah
D. Partial pressure CO2
E. Partial pressure Oksigen
25. Wanita 36 tahun dibawa ke IGD karena diduga intoksikasi amitryptiline. Kesadaran menurun dengan GCS 8 dan tekanan darah 90/45 mmHg. Pada perekaman jantung 12 sandapan kemungkinan didapatkan
A. Complete heart block
B. Atrial fibrillation atau tall T
C. Sinus bradikardia dan prolonged QRS complex
D. Ventricular tachycardia
E. Sinus tachycardia dan prolonged QRS complex
26. Wanita, 29 tahun, G2P1 melahirkan bayi laki-laki 4 kg per vagina dengan bantuan ekstraksi vakum. Setelah bayi lahir, diberikan syntocinon. Tiga puluh menit setelah plasenta dilahirkan, ibu mengalami perdarahan lebih kurang 400 mL. Penyebab tersering dari perdarahan postpartum adalah
A. Trauma perineum
B. Trauma vagina
C. Atonia uteri
D. Retensijaringanplasenta
E. Koagulopati
27. Obat anti aritmia jantung di bawah ini yang mempunyai mekanisme kerja menghambat potassium ion channel
A. Acebutolol
B. Quinidine
C. Clonidine
D. Bretylium
E. Mexiletine
28. Pasien Anak, usia 8 tahun berat badan 25 kg akan direncanakan pembedahan untuk reduksi dan fiksasi femur. Pemeriksaan fisik nadi 96x/menit, frekuensi napas 20x/menit, lain-lain dlm bts normal. Direncanakan anestesi umum dengan intubasi trachea. Berapakah perkiraan diameter (blank) endotracheal di level bibir?
a. ID5,panjang masuk 10 cm
b. ID5,panjang masuk 12 cm
c. ID6,panjang masuk 12 cm
d. ID5,panjang masuk 18 cm
e. ID6,panjang masuk 18 cm
29. Pada operasi rekonstruksi maxilla, saat induksi terjadi kesalahan obat dimasukkan kejalur arterial instead of intravena, kesalahan dikoreksi dgn pemberian segera 3ml tiopental 2.5%. Hal yang selanjutnya dilakukan adalah
A. Jalur arteri segera dicabut
B. Pemberian tiopental intraarterial
C. Pemberian lidocain intraarterial
D. Pemberian lidocain topikal
E. Pemberian heparin intraarterial
30. wanita usia 25 tahun berat badan 50kg, dengan riwayat abortus inkomplet sedang dilakukan kuretase dengan anestesi umum menggunakan midazolam iv 10mg, kombinasi propofol 50mg iv dan fentanyl 100mcg. Pasien mempunyai riwayat kejang grandmal dan secara rutin menggunakan obat fenitoin. Kuretase berlangsung selama 15 menit. Setelah tindakan kuretase selesai pasien belum sadar dan cenderung hipoventilasi, dokter anestesi melakukan bantuan ventilasi sampai 30 menit tetapi kondisi pasien tetap. Manakah obat berikut ini yang merupakan antagonis kompetitif terhadap reseptor benzodiazepine yang dapat mengatasi kondisi pasien tersebut?
a.prostigmin
b.nalokson
c. RO19-4063
d. bretazenil
e. flumazenil
31. Faktor yang mempengaruhi besarnya myocardial oxygen demand, mulai dari yang paling besar, adalah
a. After load > preload > heart rate
b. Preload > heart rate > after load
c. Heart rate > after load > preload
d. Preload > after load > heart rate
e. After load > heart rate > preload
32. Dilakukan blok interscalene pasien usia 40 tahun. Setelah injeksi bupivacaine 0,25% (blank) mL pasien gelisah disusul kejang dan penurunan kesadaran. Tindakan yang harus dilakukan adalah
a. Propofol intravena untuk mengatasi kejang
b. Epinephrine intravena untuk mengatasi shock
c. Emulsi intralipid intravena sesuai dosis
d. Midazolam intravena untuk mengatasi kejang
e. Amankan jalan napas dan memberikan oksigen
33. Pasien 50 thaun dilakukan craniotomy tumor fossa posterior dengan posisi duduk. Anestesi pembedahan berlangsung lancar sampai 2 jam, kemudian mendadak etCO turun, nadi sedikit meningkat, tekanan darah turun. Diduga penyebab kondisi pasien tersebut adalah emboli udara pulmoner. Pemantauan yang membantu diagnosis emboli tersebut adalah:
A. Pulse oximeter
B. Precordial stethoscope
C. Kateter vena sentral
D. Transesophegeal echocardiography
E. EtCO2 monitor
34. Seorang laki-laki 35 tahun menderita luka bakar derajat 3 di bagian abdomen, direncanakan menjalani debridement segera. Rekan ada menggunakan suksinilkolin pada saat induksi anestesi. Operasi berjalan sekitar 30 menit. Pasien saat ini berada di ruang ICU dengan terpasang ventilator, rekan ada berkata pasien tidak dapat bernapas spontan kembali, bahkan saat diberikan neostigmine. Penyebab pasien tidak dapat bernapas spontan kembali pada kasus diatas adalah:
a. Peningkatan apneic threshold karena pemberian suksinilkolin
b. Kondisi hiperglikemia pada pasien dengan luka bakar
c. Tidak dilakukan rehidrasi intravena yang cukup pra operasi
d. Alkalosis metabolik menyebabkan kerja obat memanjang
e. Acetilkolinesterase tidak bekerja karena neostigmine
35. Gravida umur 26 tahun melahirkan dengan analgesia epidural tanpa kesulitan dan analgesik dipertahankan untuk analgesia selama 12 jam. Tujuh hari postpartum pasien dibawake UGD dengan keluhan subfebris, nyeri punggung, dan kelemahan kedua kakinya. Pemeriksaan darah normal. Diagnosis dari masalah tersebut adalah
a.Subarachnoiditis
b.Hematoma subdural
c. Abses epidural
d.Cerebral palsy
e.Prolaps ntervertebral disc
36. Wanita 34 tahun dilakukan anestesi subarachnoid block menggunakan lidocaine hiperbarik 5% sebanyak 3 ml, menggunakan jarum spinal 26 G di L3-4. Pasca bedah pasien dicurigai mengalami Cauda Equina Syndrome. Hal ini yang tidak berkaitan dengan penyulit tersebut adalah :
A. Tipe injuri yang terjadi adalah upper motor neuron
B. Dysfungsi bowel
C. Incontinensia urine
D. Kelemahan tungkai bawah
E. Herniasi discus intervertebralis daerah lumbal
37. Wanita 30 tahun dengan BMI 34 mengalami aspirasi isi lambung pada waktu induksi anestesi. 5 hari setelah dirawat di ICU, pasien didiagnosa ARDS. Mekanisme yang sesuai untuk timbulnya edema paru pada pasien ini adalah :
A. Penurunan drainase sistem limfatis
B. Penurunan tekanan onkotik kapiler paru
C. Peningkatan tekanan hidrostatis kapiler paru akibat cairan infus
D. Penurunan tekanan interstitial jaringan paru
E. Peningkatan permeabilitas kapiler paru
38. Laki-laki 70 tahun telah dilakukan pembedahan total knee replacement. Analgesia pascabedah menggunakan PCA dan saat ini telah masuk morphin total sebanyak 35 mg. Di ruang pulih sadar, petugas ruang pulih sadar mencemaskan dosis morphin kebanyakan. Apakah yang harus ditentukan petugas kesehatan sebagai tanda awal overdosis morphin?
a. Napas cepat dan dangkal
b. Frekuensi napas kurang dari 8x/mnt
c. Muntah yang tidak bisa diatasi
d. Derajat sedasi meningkat secara progresif
e. Penurunan dari SpO2
39. Seorang wanita berusia 54 tahun dengan berat badan 74 kg menjalani operasi laparoskopi cholesistectomy. Dua jam pertama produksi urine 80 mL. pada jam ketiga operasi produksi urine 30 mL dalam satu jam. Salah satu kemungkinan penyebab kondisi tersebut adalah :
a. Pneumoperitoneum akan meningkatkan kadar aldosteron dalam plasma
b. Pneumoperitoneum akan menurunkan kadar ADH dalam plasma
c. Pneumoperitoneum akan menurunkan kadar renin dalam plasma
d. Pneumoperitoneum akan menurunkan kadar arginine dalam plasma
e. Pneumoperitoneum akan menurunkan kadar aldosterone dalam plasma
40. Bayi 6 bulan direncanakn pembedahan bibir sumbing elektif, pasien reda dari batuk pileknya sejak 3 hari yang lalu. Berdasarkan potensi risiko pada bayi tersebut adalah
a. Potensi terjadi pneumonia pasca bedah operasi jalan napas
b. Potensi penyulit perioperatif bisa dicegah dan diberi profilaksis antibiotik
c. Potensi mengalami bronkospasme perioperatif
d. Potensi terjadi edema jalan napas akibat intubasi
e. Bayi tersebut telah sembuh dari infeksi jalan napas sehingga cukup aman untuk dilakukan pembedahan elektif bibir sumbing
41. Pasien usia 75 tahun dengan penyakit penyerta hipertensi direncanakan pembedahan colectomy karena carcinoma colon. Terapi hipertensi yang dipertimbangkan untuk dihentikan karena potensial hipertensi saat induksi anestesi adalah (Stoelting P 506)
a. ACE inhibitor
b. Spironolactone
c. Metoprolol
d. Furosemide
e. Hidrochlorotiazide
42. Kelompok obat anestesia lokal yang mempunyai lipid solubility yang tinggi, dalam pengunggahan klinis menguntungkan karena
a.Duration of action panjang
b.Blok sensoris lebih menonjol dibanding blok motoris
c. Kardiotoksisitas lebih kecil
d.Potensi obat lebih besar
e.Onset of action cepat
43. Pria 46 tahun didiagnosa tromboemboli tungkai kanan direncanakan pembedahan darurat embolectomy dan graft vaskuler. Penyakit penyerta end stage renal disease yang memerlukan dialysis 2-3 kali seminggu. Pemeriksaan penunjang EKG PR interval memanjang dan tall T, Na 138 mmol/L, K 7.2 mmol/L. Terapi yang tepat untuk mengatasi hiperkalemia pada kasus ini adalah (Morgan P 1129-1130)
a. Salbutamol 250 mcg intravena
b. Sodium bicarbonat 50 mmol dalam waktu 30 menit intravena
c. Insulin 50 unit dalam waktu 1 jam intravena
d. Calcium chloride 10% 3-5 mL intravena
e. Furosemide 20 mg intravena
44. Anda berhasil melakukan blok interscalene pada wanita 27 tahun PS 1, untuk pembedahan repair rotator cuff kanan. Pasca bedah anda dipanggil ke ruang pulih sadar oleh perawat uuntuk menilai kondisi pasien. Pada pemeriksaan terdapat penurunan kelopak mata kanan, conjunctiva merah, dan pupil miosis. Diagnosis pasien tersebut adalah :
a. Exposure conjunctivitis
b. Horners syndrome
c. Injeksi subdural obat local anestesi
d. Cerebral vascular accident
e. Spinal anesthesia
45. Wanita 55 tahun dengan recurrent nephrolithiasis dilakukan extracorporeal shock wave lithotrypsi. Diperlukan sinkorinisasi waktu antara shock wave dari ESWL dengan electrocardiogram agar tidak terjadi aritmia selama ESWL. Pedoman sinkronisasi tersebut adalah
a. Shock wave dilakukan pada puncak gelombang T
b. Shock wave dilakukan 100 milisecond setelah gelompang P
c. Shock wave dilakukan 20 milisecond setelah puncak gelombang R
d. Shock wave dilakukan 200 milisecond setelah puncak gelombang R
e. Shock wave bersamaan dengan gelombang P
48. Pria 64 tahun dilakukan pemeriksaan penunjang echocardiography. Hasil cardiocardiogram left ventricular, end-diastolic volume 125 ml dan endsystolic volume 50 ml. Maka left ventricular ejection fraction pasien ini adalah :
a. 40%
b. 65%
c. 55%
d. 50%
e. 60%
49. Yang tidak termasuk pencetus hipertermia maligna adalah
a. Succinyl choline
b. Nitrous oxide
c. Ether
d. Sevoflurane
e. Desflurane
50. Anak usia 4 tahun dengan kelainan jantung kongenital Tetralogy of Fallot mengalami hypercyanotic spell. Terapi yang ditujukan untuk mengurangi right-to-left shunt adalah
a. Propofol
b. Diltiazem
c. Phenylephrine
d. Natrium bicarbonas
e. Sodium nitroprusside
51. Seorang perempuan berusian 70 tahun mengalami luka di kaki kanan. Dari anamnesa keluarganya didapati bahwa pasien tersebut memiliki riwayat penyakit darah tinggi, diabetes dan ginjal. Pasien rutin kontrol ke dokter dan mendapatkan terapi HCT dan amlodipine. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 160/100, hasil pemeriksaan penunjang elektrolit Na 120, K 3.1, Cl 95, gula darah acak 250, ureum 100, creatinine 4.5. pasien direncanakan menjalani operasi amputasi below knee dextra. Apa penyebab hyponatremia pada pasien ini?
a. Kondisi uremia
b. Hiperglikemia
c. Penurunan glomerular filtration rate
d. Konsumsi HCT
e. Konsumsi amlodipine
52. Seorang wanita 30 tahun dengan kehamilan G3P2 32 minggu mengalami perdarahan ante partum. Estimasi perdarahan 800 mL. Tekanan darah 110/60 mmHg, nadi 105 x/menit, laju napas 24 x/menit, dengan berat badan 50 kg. Pasien tersebut akan dilakukan sectio caesaria dengan teknik anestesia umum. Penyulit potensial yang akan dihadapi adalah :
a. Mudah terjadi desaturasi karena volume tidal menurun
b. Mudah terjadi shock karena cardiac output menurun
c. Mudah terjadi perdarahan karena terjadi hypocoagulable state
d. Mudah terjadi penurunan cepat SpO2 akibat peningkatan konsumsi oksigen dan penurunan FRC
e. Membutuhkan dosis agen inhalasi yang cukup besar, karena MAC meningkat pada ibu hamil
Efek analgetik opioid yang diberikan secara intrathecal terutama bekerja di:
a. traktus spinotalamikus
b. daerah dekat ventrikel IV
c. Substantia gelatinosa
d. Serabut saraf spinal
e. brain stem
54. Seorang pasien usia 65 th dirawat di ICU dan mengalami hypophosphatemia berat. Penyulit yang paling mungkin timbul dari gangguan elektrolit ini adalah:
a. kelemahan otot
b. aritmia ventricular ectopy
c. spasme bronchus
d. kejang
e diare
55. Pemeriksaan faal hemostasis pada DIC:
a. PT, APTT, TT turun dan Fibrinogen meningkat
b. PT, APTT meningkat, TT dan fibrinogen turun
c. PT, APTT, TT dan fibrinogen turun
d. PT, APTT, TT meningkat, fibrinogen turun
e. PT, APTT, TT, dan fibrinogen meningkat
56. Asidosis Metabolik dengan anion gap yang meningkat
a.Cairan infus garam fisologis yang berlebihan
b.Intoksikasi salisilat
c. Diare d.Intoksikasi ammonium klorida
d.Diare
e. Fistula pancreas
57. Seorang wanita berusia 76 tahun menjalani operasi THR. Operasi berjalan lancar selama 4 jam dengan anestesia regional (anestesi kombinasi spinal-epidural) dan sedasi propofol. Pasca operasi pasien dipindahkan ke ruang pulih. Pasien dipindahkan ke ruangan setelah skor aldrette lebih dari 9. Keesokan paginya, anda ditelepon oleh perawat ruangan karena pasien tidak mengenali anaknya dan mencari istrinya yang sudah meninggal 20 tahun yang lalu. Pernyataan yang benar tentang diagnosis pasien ini adalah :
a. Penyulit parkinson yang memiliki patofisiologi sama dengan POCD – mestinya Alzheimer
b. Delirium pascaoperasi yang berhubungan dengan operasi panggul yang dijalaninya
c. POCD yang disebabkan tindakan anestesia
d. Delirium pasca operasi yang berhubungan dengan ansietas praoperasi, dan dapat diatasi dengan pemberian benzodiazepin
e. Delirium pascaoperasi yang disebabkan gangguan kognitif praoperasi, tapi tidak berhubungan dengan derajat frailty praoperasi
Sistim buffer yang terpenting pada tubuh manusia adalah:
a. Hemoglobin
b. Albumin
c. Protein plasma
d. Phosphate
e. HCO3
59. Pria 68 tahun sedang dilakukan laparatomy eksploratif karena ileus obstruktif yang disebabkan carcinoid tumor di ileum. Mendadak terjadi bronkospasme yang menyebabkan tekanan puncak inspirasi dari 20 cmH2O meningkat menjadi 40 cmH2O, pasien hipotensi dan takikardi supraventrikuler. Terapi untuk kondisi tersebut adalah:
a. Dexamethasone
b. Histamin
c. Somatostatin
d. Serotonin
e. Calcitonin
60. Wanita 30 tahun direncanakan pembedahan laparatomy urgent. Anamnesa didaptkan riwayat keluarga dengan succinylcholine apnea, oleh sebab itu induksi dilakukan dengan propofil dan rocuronium (dosis intubasi). Ternyata terjadi penyulit difficult intubation. Tindakan reversal dari pelumpuh otot yang tepat adalah:
a. Edrophonium 0.1 mg/kg berat badan intravena
b. Neostigmine 0.07 mg/kg berat badan dan atropine sulfat 0.01 mg/kg berat badan
c. Neostigmine 0.1 mg/kg berat badan dan atropine sulfat 0.05 mg/kg berat badan
d. Sugammadex 4 mg/kg berat badan intravena
e. Sugammadex 16 mg/kg berat badan intravena
61. Wanita 29 tahun dengan porphyria direncanakan pembedahan darurat karena kehamilan ectopic terganggu. Tekanan darah arteri 110/80 mmHg, nadi 90 x/menit, perfusi hangat kering. Obat anestesi yang tidak dianjurkan untuk pasien ini adalah
a. Ketamin
b. Succinylchline
c. Propofol
d. Thiopental
e. Isoflurane
62. Pasien sesak dengan diagnosis COPD memerlukan intubasi dan ventilasi mekanik. Saturasisebelum intubasi 90%, setelah intubasi dan ventilasi mekanik dengan fraksi oksigen (blank) O2 meningkat dari 60 mmHg menjadi 150 mmHg. Hb 15 g/dL, pH 7.32. Perubahan PaO2 oksigen arteri tersebut menyebabkan perubahan oxygen content sebanyak
a. 3 ml/100 ml
b. 15 ml/100 ml
c. 9 ml/100 ml
d. 12 ml/100 ml
e. 6 ml/100 ml
63. Karakteristik blok fase 1 dari obat pelumpuh otot adalah
A. Rasio TOF kurang dari 0,7
B. Penurunan amplitudo tapi respon terhadap simulasi yang kontinyu tetap ada
C. Kontraksi meningkat dengan stimulus single twitch
D. Penggunaan intensitas blok setelah pemberian obat asetilkolinesterase
E. Fenomena post tetanic facilitation positif
64. Pria 60 tahun mengalami penyulit laringospasme pada hari pertama pasca bedah tiroidektomi total karena karsinoma tiroid. Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis penyebab laringospasme dan terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut adalah (morgan 733)
A. Elektrokardiogram
B. Serum magnesium
C. Serum TSH
D. Naso endoskopi untuk menilai fungsi plica vocalis
E. Serum kalsium
65. pria, 73 tahun, menjalani operasi TURP untuk BPH (ukuran kelenjar prostat 45) pasien dengan ASA 2 dengan hipertensi derajat 1 (terapi captopril 2 x 12,5 mg). Direncanakan anestesia spinal. Satu jam setelah prosedur dilakukan, pasien terlihat bingung dan pandangan kabur. Beberapa menit setelahnya penurunan kesadaran dan hipotensi. Anda segera memasukkan efedrin 10 mg. Berikut tatalaksana yang tepat dengan kondisi di atas adalah:
a. NaCl 3% secara bolus cepat
b. Cairan NaCl 0,9% sebagai carian irigasi
c. Insidensi antara 3-5%
d. Semakin sedikit jaringan diambil dan semakin cepat nya durasi operasi meningkatkan resiko kejadian TURP syndrome
e. Menggunakan cairan irigasi dapat mencegah kasus ini
66. Anda melakukan blok saraf perifer plexus brachialis pendekatan axillaris dengan bantuan USG dan nerve stimulator. Ujung jarum tampak di posterior arteri axillaris, jika dilakukan stimulasi tampak pergerakan tangan supinasi. Berarti ujung jarum berada di cabang saraf plexus brachialis :
A. N. Ulnaris
B. N. Radialis
C. N. Intercostalis
D. N.Infraclavicularis
E. N. Musculocutaneus
67. Pria 56 tahun datang ke klinik nyeri dengan keluhan nyeri, rasa tidak nyaman dan kesemutan di pantat kanan sampai tungkai kanan. Pasien didiagnosis sindroma piriformis akibat penjepitan saraf :
a. Inguinalis
b. Saphenous
c. Obturator
d. Sciatic
e. Femoralis
68. Primigravida melahirkan secara spontan pada usia gestasi 35 minggu. Bidan yang menolong menyatakan bayi seperti tersedak dan batuk setiap diberi susu. Bayi ternyata menderita tracheoesophageal fistle. Bagaimana anatomi yang paling sering pada kelainan tersebut?
a. Segmen atas dan segmen bawah berhubungan dan ada fistula dari esophagus bagian bawah
b. Segmen atas esophagus berhubungan dengan trakea dari segmen bawah buntu
c. Segmen atas esophagus berupa kantung dan segmen bawah esophagus berhubungan dengan trakea
d. Segmen atas esophagus berhubungan dengan bagian distal trachea dan segmen bawah berhubungan dengan carina
e. Baik segmen atas maupun segmen bawah buntu
69. Seorang pasien bayi 8 bulan akan menjalani operasi laparotomi karena ileus. Satu jam setelah induksi anestesia, laju nadi cenderung makin turun. Dari monitor tampak suhu tubuhnya (nasofaring) 34 C. Pada pasien ini untuk mencegah hipotermia perioperatif, tindakan yang paling tepat terkait mekanisme heat loss yang tersering adalah :
a. Memasang blower udara hangat
b. Menghangatkan cairan infus
c. Membungkus bayi dengan plastik (space blanket)
d. Meyelimuti ke-4 ekstremitas dan kepala pasien
e. Menghangatkan ruang operasi
70. Obat diuretika yang mempunyai efek samping alkalosis:
a. Golongan brain natriuretic peptide
b. Golongan aldosterone blocker
c. Golongan K-sparing diuretics
d. Golongan loop diuretics
e. Vasopressin
71. Anak 4 tahun direncanakan pembedahan herniotomy inguinal secara laparoskopi. dilakukan intubasi dengan ETT uncuffed ukuran 4.5 dan terdengar kebocoran udara di mulut tekanan puncak inspirasi 20 cmH2O. langkah berikutnya yang benar adalah :
a. Menggunakan ETT yang lebih kecil cuffed
b. Menggunakan ETT yang lebih besar uncuffed
c. Menggunakan ETT yang lebih besar cuffed
d. Menggunakan ETT yang lebih kecil uncuffed
e. Melanjutkan operasi dengan menggunakan ETT yang sudah terpasang
72. Titik didih terendah obat anestesi dimiliki oleh
a. Halothane
b. Isoflurane
c. Desflurane
d. Sevoflurane
e. Enflurane
73. 38 tahun mengalami traumatic brain injury dilakukan evakuasi subdural hematom. Pasca pembedahan tekanan darah 140/90, nadi 48 x/menit, tekanan intracranial 25 mmHg. Dilakukan peningkatan minute volume pada ventilasi mekanik. Perubahan fisiologi akibat perubahan ventilasi mekanik yang baru adalah
a. Vasokonstriksi serebral
b. Peningkatan nadi
c. Vasodilatasi serebral
d. Pengurangan edema otak
e. Peningkatan/pengurangan tekanan CSF
74. tahun direncanakan pembedahan abdominal phaechromocytoma. Anamnesa terdapatpusing, berdebar, keringat banyak dan pada pemeriksaan fisik ditemukan hipertensi. Pemeriksaan biokimia yang sangat sensitive untuk menegakkan diagnosis pheochromocytoma adalah
a. Free metanephrine di serum
b. Cathecolamine plasma
c. Cathecolamine urine
d. metanephrine di urin
e. vanylmandelic acid urine
75. Wanita 60 tahun dirawat di ruang pulih sadar setelah pembedahan cholecystectomy laparoskopi untuk mencegah mual muntah pasien diberikan antiemetic. Beberapa saat setelah pemberian antiemetic, otot-otot wajah berkontraksi tanpa disadari (involuntary movement), kesulitan bernafas, dan torticollis. Obat yang menyebabkan gejala tersebut adalah
a. Dimenhydramine
b. Ondansetron
c. Metoclopramide
d. Promethazine
e. Granisetron
76. Seorang bayi 8 bulan, akan dilakukan operasi hernia. Diputuskan untuk dilakukan intubasi pada pasien. Untuk mempermudah intubasi maka dolakukan beberapa tindakan yaitu
a. Mengganjal kepala dengan bantal tipis
b. Tidak dilakukan jalan apapun karena occiput bayi sudah prominen
c. Mengangkat bahu pasien
d. Menggunakan laringoskop miller
e. Mengganjal bahu dengan gulungan kain, kepala di pasang bantal donat
77. Seorang perempuan 17 tahun mengalami kecemasan yang berlebihan sebelum menjalani dilatase kuretase. Ia menginginkan tertidur sebelum ke kamar operasi dan tidak ingin mengingat apapun ... tindakan yang akan dijalaninya. Pengelolaan yang tepat adalah
a. Midazolam 0.05 mg/kgBB PO 10 menit sebelum kuretase
b. Midazolam 0.5 mg/kgBB PO 30 menit sebelum induksi
c. Midazolam drip 0.25 - 1 mg/kgBB pagi hari
d. Midazolam 1 - 2.5 mg IV 5-6 menit sebelum kuretase
e. Fentanyl 50 ug IV
78. Anda mendapat konsultasi untuk anestesi pasien ASA PS 3 yang akan dilakukan pembedahan ankle kanan dan perlu pemasangan torniquette. Riwayat anestesi kesulitan intubasi dan pasien pernah dilakukan pembedahan spinal fusion. Anestesi direncanakan blok saraf perifer. Untuk mendapatkan analgesi yang baik maka dilakukan blok saraf perifer
a. Blok ankle
b. Blok saraf sciatic dan obturator
c. Blok saraf femoral dan obturator
d. Blok saraf sciatic
e. Blok saraf sciatic, femoral dan obturator
79. Wanita 42 tahun dirawat di ICU karena subarachnoid haemorrhage. Terapi yang dianjurkan untuk mencegah defisit neurologik iskemik karena vasospasme cerebral akibat subarachnoid haemorrhage adalah :
a.Nifedipine
b.Nicardipine
c. Verapamil
d.Amlodipine
e.Nimodipine
80. Pasien 68 tahun pasca bedah laparotomy karena hernia inkarserata. Di ruang pulih sadar pasien mengigil. Tekanan darah 200/100, nadi 120. Sp02 98% dengan oksigen nasal 2 lpm. Pasien mengeluh nyeri dada dan EKG tampak ST-T change yang tidak membaik dengan nitrogliserin. Selain nitrogliserin, obat yang digunakan untuk mengatasi angina perioperative adalah?
a. Pemberian Hidralazine
b. Pasien diberi selimut hangat
c. Pemberian Esmolol
d. Pemberian nitroprusside
e. Diberikan sedasi midazolam
81. Transmisi rangsang proprioseptif melalui ?
a. serabut A gamma
b. serabut C
c. serabut B
d. serabut A beta
e. serabut A alfa
82. anak 5 tahun akan dilakukan pembedahan heriotomi elektif, direncanakan anestesi umum, induksi insuflasi dengan rumatan dengan sevoflurane. pemantauan yang bersifat fail safe adalah?
a. Kapnografi
b. EKG
c. SpO2
d. EEG
e. prekordial stetoskop
83. Parturien 21 tahun, SC, spinal, Ibu Jari kesemutan, kemungkinan tinggi blok?
a.C3
b.C4
c.C5
d.C6
e.C7
85. Wanita 56 tahun mengalami pembedahan pheokromositoma jenis noradrenaline secreting. Saat pembedahan berlangsung terjadi peningkatan tekanan darah yang tinggi akibat manipulasi tumor. Terapi yang tepat untuk kondisi tersebut adalah?
a.Na nitroprusid
b.fenilefrin
c.gliseril trinitrat
d.klonidin
86. Setelah pembedahan TKR yang mengalami kesulitan memerlukan waktu 180 menit tourniquette dilepas, anestesi dengan CSE dan sedasi, yang tidak termasuk potensi penyulit akibat tourniquette lama adalah:
a. penurunan suhu badan
b. Hipotensi dan takikardia
c. Peningkatan PaCO2 dan EtCO2
d. Penurunan ventilas
87. Wanita, 32 tahun dengan riwayat penyakit DM tipe1 dibawa ke ruang resusitasi UGD karena kesadaran menurun dan gangguan pernafasan. Hasil pemeriksaan kimia darah sebagai berikut (tabel). Anion gap pada kasus ini adalah?
88. Tiga kurva dari gambar di bawah 1,2,3 sesuai urutan nya adalah
a. PaO2- PaCO2- MAP
b. ICP – MAP- CPP
c. PaCO2- ICP- CPP
d. CPP- ICP- MAP
e. MAP-PaCO2-CPP
89. LAST
a. intralipid 20% 1 ml/kg + 0.5 ml/kg/menit, lanjut sd 30 menit
b. intralipid 10% 2.5 ml/kg + 0.1 ml/kg/menit, lanjut sd 90 menit
c. intralipid 10% 1.5 ml/kg + 0.25 ml/kg/menit, lanjut sd 60 menit
d. intralipid 20% 1.5 ml/kg + 0.25 ml/kg/menit, lanjut sd 10 menit
e. intralipid 20% 1.5 ml/kg + 0.15 ml/kg/menit, lanjut sd 10 menit
90. dengan penyakit penyerta hipertensi yang sulit dikontrol memerlukan pembedahan ileus obstruktif. Terapi yang tidak sesuai untuk mengatasi gejolak tekanan darah saat dilakukan intubasi endotrakeal adalah
a. Esmolol 0.3-1.5 mg/kg BB iv
b. Sedasi dalam dengan obat anestesi inhalasi poten
c. Lidocaine 0.25-0.5 mg/kg BB iv
d. Fentanyl 2.5-5 mcg/kg BB
e. Menyemprot jalan napas dengan obat anestesi local lidocaine
91. Seorang wanita 30 tahun dengan kehamilan G3P2 32 minggu mengalami perdarahan antepartum. Estimasi perdarahan 800 mL. Tekanan darah 110/60 mmHg, nadi 105 x/menit, laju napas 24 x/menit, dengan berat badan 50 kg. Pasien tersebut akan dilakukan sectio caesaria dengan teknik anestesia umum. Penyulit potensial yang akan dihadapi adalah :
a. Mudah terjadi desaturasi karena volume tidal menurun
b. Mudah terjadi shock karena cardiac output menurun
c. Mudah terjadi perdarahan karena terjadi hypocoagulable state
d. Mudah terjadi penurunan cepat SpO2 akibat peningkatan konsumsi oksigen dan penurunan FRC
e. Membutuhkan dosis agen inhalasi yang cukup besar, karena MAC meningkat pada ibu hamil
93. Dua pelumpoh otot, Anda merencanakan penelitian 2 obat pelumpuh otot non depolarisasi untuk membandingkan kecepatan pemulihan dari pengaruh obat pulumpuh otot tersebut. Pemantauan yang tepat untuk tujuan penelitian tersebut adalah?
a. Nervus facialis di musculus orbicularis oris
b. Nervus peroneus communis di musculum extensor hallucis longus
c. Nervus facialis di musculus orbicularis oculi
d. Nervus ulnaris di musculus adductor policis
e. Nervus tibialis di musculus abductor hallucis
94. Yang merupakan neurotransmitter inhibitorik utama dari SSP:
a. Dopamine
b. Asetilkolin – juga inhibitorik
c. Glutamat -- eksitatorik
d. GABA
e. Gliserin
95. Preoksigenasi sblm induksi memperlambat hipoksia mekanisme:
a. Preoksigenasi meningkatkan oksigen di FRC
b. Preoksigenasi menurunkan fraksi shunt intrapulmonal
c. Meningkatkan oksigen di residual volume
d. Meningkatkan saturasi oksigen perifer
e. Meningkatkan oksigen larut darah
96. 30 th, KLL, shock hemorrhagic grade 4, tindakan menurunkan kebutuhan oksigen dan meningkatkan delivery oksigen:
a. Analgetik
b. Cairan bila preload masih kurang
c. Oksigen 100%
d. Vasopressor
e. Inotropik
97. Rencana induksi anestesi inhalasi sevo pada pasien BB 65 kg, breathing system paling efisien:
a. Mapleson C
b. Mapleson A
c. Mapleson D
d. Mapleson B
e. Bain circuit
98. Posisi larynx bayi
a. Lebih posterior dan cephalad
b. Lebih anterior dan cephalad
c. Lebih anterior dan caudal
d. Lebih posterior dan sentral
e. Lebih posterior dan caudal
99. Wanita 63 tahun dilakukan pembedahan total hip replacement dengan anestesi umum. Penyakit penyerta mitral stenosis dengan ejection fraction normal. Saat induksi anestesi mengalami penurunan tekanan darah 70/40 mmHg dengan nadi 95x/menit. Terapi untuk mengatasi hipotensi yang paling tepat adalah pemberian:
a. Phenylephrine
b. Milrinone
c. Ephedrine
d. Ephinephrine
e. Dobutamine
100. Wanita 25 tahun dilakukan anestesi spinal menggunakan Lidocaine 5% (tanpa preservatif) dalam Dextrose 7.5% (hiperbarik) tanpa kesulitan. Posisi pembedahan lithotomy untuk pemasangan stent. Pasca bedah pasien mengeluh nyeri punggung bawah yang menjalar ke kaki. Pemeriksaan neurologis tidak didapatkan kelainan motorik maupun sensorik. Diagnosis yang mengarah ke penyulit tersebut adalah
a. TNS
b. Abses spinal
c. Hematoma spinal
d. Lidocaine neurotoxicity
e. Radikulopati
