wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PKKU Tranfer Pricing

Total questions: 60

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Pernyataan berikut yang tepat mengenai konsep analisis kesebandingan adalah

a)

Analisis kesebandingan adalah analisis yang membandingkan kondisi kondisi transaksi independen dengan kondisi kondisi transaksi yang menggunakan harga pasar wajar.

b)

Analisis kesebandingan adalah analisis yang membandingkan kondisi kondisi transaksi afilasi dengan kondisi kondisi transaksi yang dipengaruhi hubungan bisnis.

c)

Analisis kesebandingan adalah analisis yang membandingkan kondisi kondisi transaksi afiliasi dengan kondisi kondisi transaksi independen

d)

Analisis kesebandingan adalah analisis yang membandingkan kondisi kondisi transaksi afiliasi dengan kondisi transaksi yang diatur pemerintah

2.

Transaksi Independen sebanding dengan Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa yang diuji sepanjang

a)

kondisi Transaksi Independen sama atau serupa dengan kondisi Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa yang diuji

b)

kondisi Transaksi Independen berbeda dengan kondisi Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa yang diuji, tetapi perbedaan kondisi tersebut tidak mempengaruhi penentuan harga

c)

kondisi Transaksi Independen berbeda dengan kondisi Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa yang diuji dan perbedaan kondisi tersebut mempengaruhi penentuan harga, tetapi penyesuaian yang akurat dapat dilakukan secara memadai terhadap Transaksi Independen untuk menghilangkan dampak material perbedaan kondisi tersebut terhadap penentuan harga

d)

Semua jawaban benar

3.

Konsep sebanding dalam PMK 22-/PMK.03/2020 terdapat dalam pasal

a)

Pasal 13 ayat 1

b)

Pasal 14 ayat 1

c)

Pasal 12 ayat 1

d)

Pasal 15 ayat 1

4.

Apabila terdapat perbedaan kondisi yang tidak material dalam mempengaruhi harga , berikut pernyataan yang benar

a)

Penyesuaian yang akurat dapat dilakukan secara memadai untuk menghilangkan dampak perbedaan kondisi tersebut

b)

Penyesuaian yang akurat tidak dapat dilakukan secara memadai untuk menghilangkan dampak perbedaan kondisi tersebut

c)

Penyesuaian yang akurat mustahil dapat dilakukan secara memadai untuk menghilangkan dampak perbedaan kondisi tersebut

d)

Tidak ada jawaban yang benar

5.

Berikut ini termasuk dalam tahapan analisis kesebandingan kecuali

a)

Menentukan pihak yang diuji indikator harga transfernya

b)

Menentukan transaksi independen yang dipilih sebagai pembanding

c)

Melakukan penyesuaian yang akurat secara layak atas calon pembanding

d)

Menentukan transaksi afiliasi yang dipilih sebagai pembanding

6.

Berikut ini faktor-faktor dalam menentukan kesebandingan kondisi transaksi kecuali

a)

Analisis FAR

b)

Karekter Produk

c)

Ketentuan Bisnis

d)

Ketentuan Kontraktual

7.

Berikut cara mengindentifikasi perbedaan kondisi antara transaksi yang dipengaruhi hubungan istimewa dan calon pembanding kecuali

a)

Mengindentifikasi kondisi –kondisi dari transaksi Wajib Pajak dengan independen

b)

Mengindentifikasi kondisi-kondisi dari calon pembanding

c)

Mengindenfikasi perbedaan yang berdampak material ke penentuan harga

d)

Mengindentifikasi kondisi –kondisi dari transaksi Wajib Pajak dengan afiliasi

8.

Berikut ini data yang digunakan dalam analisis kesebandingan adalah

a)

Master file dan local file

b)

Dokumen Kontrak

c)

Laporan site visit dan wawancara dengan key person

d)

Semua jawaban benar

9.

Apabia terdapat pembamding internal dan eksternal memiliki tingkat kesebandingan dan keandalan yang sama ,maka pembanding yang dipilih

a)

Pembanding Eksternal

b)

Pembanding internal

c)

Pembanding Eksternal maupun Internal bersamaan

d)

Tidak ada jawaban yang benar

10.

Apabila Pembanding Eksternal lebih dari satu dan memiliki tingkat kesebandingan dan keandalan yang sama maka pembanding eksternal yang dipilih berasal dari

a)

Negara/yuridiksi yang sama dengan pihak yang diuji sesuai dengan Metode Penentuan Harga Transfer yang dipilih

b)

Negara/yuridiksi yang sama dengan pihak yang diuji sesuai dengan Metode Penentuan Harga Transfer yang dipilih

c)

Bisa negara sama maupun negara berbeda

d)

Tidak ada jawaban yang benar

11.

Metode Penentuan Harga Transfer yang digunakan dalam penerapan Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha dapat berupa:

a)

metode perbandingan harga antara pihak yang independen (comparable uncontrolled price method)

b)

metode harga penjualan kembali (resale price method)

c)

metode biaya-plus (cost plus method)

d)

Semua jawaban benar

12.

Yang dimaksud Metode lainnya Penentuan Harga Transfer sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2) huruf e PMK 22-/PMK.03/2020 yang digunakan dalam penerapan Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha dapat berupa kecuali

a)

metode pembagian laba {profit split method)

b)

metode laba bersih transaksional ( transactional net margin method)

c)

metode biaya-plus (cost plus method)

d)

metode dalam penilaian harta berwujud dan/ atau harta tidak berwujud { tangible asset and intangible asset valuation)

13.

Metode Transfer Pricing dipilih berdasarkan ketepatan dan keandalan metode, yang dinilai dari kecuali

a)

kesesuaian metode Penentuan Barga Transfer dengan karakteristik Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa yang diuji dan karakteristik usaha para pihak yang bertransaksi

b)

kelebihan dan kekurangan setiap metode yang dapat diterapkan

c)

ketersediaan Transaksi Afiliasi yang menjadi pembanding yang andal

d)

ketersediaan Transaksi Independen yang menjadi pembanding yang andal

14.

metode dilakukan dengan membandingkan tingkat laba bersih operasi pihak yang diuji dengan tingkat laba bersih operasi pembanding, yang dapat dipilih sepanjang tidak tersedia pembanding di tingkat harga dan laba kotor yang andal dan sebanding dan sesuai untuk karakteristik Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa dan karakteristik usaha para pihak yang bertransaksi, merupakan definisi:

a)

metode perbandingan harga antara pihak yang independen (comparable uncontrolled price method)

b)

metode harga penjualan kembali (resale price method)

c)

metode biaya-plus (cost plus method)

d)

Metode laba bersih transaksional ( transactional net margin method)

15.

Metode Transfer pricing yang sesuai untuk karakteristik transaksi barang komoditas adalah

a)

metode perbandingan harga antara pihak yang independen (comparable uncontrolled price method)

b)

metode harga penjualan kembali (resale price method)

c)

metode biaya-plus (cost plus method)

d)

Metode penilaian bisnis

16.

Metode yang dilakukan dengan mengurangkan laba kotor wajar distributor atau reseller terhadap harga jual kembali dan sesuai untuk karakteristik Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa dan karakteristik usaha para pihak yang bertransaksi adalah definsi dari metode

a)

metode perbandingan harga antara pihak yang independen (comparable uncontrolled price method)

b)

metode harga penjualan kembali (resale price method)

c)

metode biaya-plus (cost plus method)

d)

Metode penilaian bisnis

17.

menambahkan laba kotor wajar pabrikan atau penyedia jasa terhadap harga pokok penjualan barang atau jasa, dan sesuai untuk karakteristik Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa dan karakteristik usaha para pihak yang bertransaksi merupakan definisi metode:

a)

metode perbandingan harga antara pihak yang independen (comparable uncontrolled price method)

b)

metode harga penjualan kembali (resale price method)

c)

metode biaya-plus (cost plus method)

d)

Metode penilaian bisnis

18.
Metode pembagian laba (profit split method) dilakukan dengan membagi laba gabungan transaksi yang relevan berdasarkan fungsi, aset, risiko, dan/ atau kontribusi para pihak di dalam Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa, dan sesuai untuk karakteristik Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istirnewa dan karakteristik usaha para pihak yang bertransaksi sebagai berikut kecuali:
a)
para pihak yang bertransaksi tidak memiliki kontribusi unik dan bernilai terhadap Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa
b)
kegiatan usaha para pihak yang bertransaksi merupakan kegiatan usaha yang sangat terintegrasi (highly integrated) sehingga kontribusi masing-masing pihak yang bertransaksi tidak dapat dilakukan analisis secara terpisah
c)
para pihak yang bertransaksi memiliki kontribusi unik dan bernilai terhadap Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa
d)
para pihak yang bertransaksi saling berbagi risiko bisnis yang signifikan secara ekonomi ( share the assumption of economically siqnificant risks) atau secara terpisah menanggung risiko bisnis yang saling berkaitan (separately assume closely related risks)
19.

Metode dalam penilaian bisnis {business valuation) sebagaimana dimaksud pada dilakukan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang mengatur mengenai standar penilaian yang berlaku, dan sesuai untuk karakteristik Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa antara lain sebagai berikut:

a)

transaksi sehubungan dengan restrukturisasi usaha, termasuk pengalihan fungsi, aset, dan/ atau risiko antar Pihak Afiliasi

b)

transaksi pengalihan harta selain kas kepada perseroan, persekutuan, dan badan lainnya sebagai pengganti saham a tau penyertaan modal ( inbreng)

c)

transaksi pengalihan harta selain kas kepada pemegang saham, sekutu, a tau anggota dari perseroan, persekutuan, atau badan lainnya.

d)

Semua jawaban benar

20.

Dalam penentuan rentang wajar atas harga atau laba pada transaksi afiliasi, berikut rentang kuartil yang bisa dipakai sebagai rentang wajar adalah

a)

Q1

b)

Q2

c)

Q3

d)

Semua jawaban benar

21.

Penerapan Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha untuk Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa tertentu harus dilakukan dengan tahapan

a)

analisis

b)

penelaahan

c)

Pendahuluan

d)

Evaluasi

22.
Penerapan Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha untuk Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa tertentu harus dilakukan dengan tahapan pendahuluan dan tahapan sebagaimana dimaksud dalam ……..PMK 22/PMK-03/2021
a)
Pasal 9 ayat 2
b)
Pasal 8 ayat 2
c)
Pasal 10 ayat 2
d)
Pasal 11 ayat 2
23.

Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa tertentu meliputi kecuali:

a)

transaksi jasa

b)

transaksi terkait penggunaan atau hak menggunakan harta tidak berwujud

c)

transaksi terkait biaya pinjaman

d)

transaksi Hibah

24.

Tahapan pendahuluan untuk transaksi terkait penggunaan atau hak menggunakan harta tidak berwujud meliputi pembuktian atas

a)

keberadaan (eksistensi) harta tidak berwujud secara ekonomis dan secara legal

b)

jenis harta tidak berwujud

c)

nilai harta tidak berwujud

d)

Semua jawaban benar

25.

Tahapan pendahuluan untuk transaksi jasa meliputi pembuktian bahwa jasa tersebut: kecuali:

a)

secara nyata telah diberikan oleh pemberi jasa dan diperoleh penerima jasa

b)

dibutuhkan oleh penerima jasa

c)

bukan merupakan aktivitas untuk kepentingan pemegang saham ( shareholder activity)

d)

tidak memberikan manfaat ekonomis kepada penerima jasa

26.

Tahapan pendahuluan untuk transaksi terkait biaya pinjaman kecuali:

a)

sesuai dengan substansi dan keadaan sebenarnya

b)

Tidak dibutuhkan oleh peminjam

c)

digunakan untuk mendapatkan, memelihara, dan menagih penghasilan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pajak penghasilan

d)

Dibutuhkan oleh peminjam

27.

Tahapan pendahuluan untuk transaksi pengalihan harta meliputi pembuktian atas:

a)

motif, tujuan, dan alasan ekonomis ( economic rationale) transaksi pengalihan harta

b)

pengalihan harta sesuai dengan substansi dan keadaan yang sebenarnya

c)

manfaat yang diharapkan ( expected benefit) dari pengalihan harta

d)

Semua jawaban benar

28.

Tahapan pendahuluan untuk restrukturisasi usaha meliputi pembuktian atas

a)

motif, tujuan, dan alasan ekonomis ( economic rationale) dari restrukturisasi usaha.

b)

restrukturisasi usaha sesuai dengan substansi dan keadaan yang sebenarnya

c)

manfaat yang diharapkan ( expected benefit) dari restrukturisasi usah

d)

Semua jawaban benar

29.
Dalam hal Wajib Pajak tidak dapat membuktikan Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa tertentu berdasarkan tahapan pendahuluan maka
a)
atas Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa tersebut tidak memenuhi Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha
b)
atas Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa tersebut memenuhi Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha
c)
atas Transaksi yang Dipengaruhi Hubungan Istimewa tersebut memenuhi Peraturan perundang-undangan
d)
tidak ada jawaban yang Benar
30.

Tahapan pendahuluan untuk kesepakatan kontribusi biaya meliputi pembuktian bahwa kesepakatan kontribusi biaya tersebu

a)

dibuat sebagaimana kesepakatan antara pihakpihak independen

b)

dibutuhkan oleh pihak yang melakukan kesepakatan

c)

memberikan manfaat ekonomis kepada pihak yang melakukan kesepakatan.

d)

Semua jawaban benar

31.

Berikut merupakan dasar hukum yang mengatur cakupan Hubungan Istimewa, kecual:

a)

Pasal 18 ayat (4) UU PPh.

b)

Pasal 18 ayat (3) UU PPh.

c)

Pasal 2 ayat (2) UU PPN

d)

Pasal 4 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 22/PMK/03/2020.

32.

Berdasarkan Pasal 18 ayat (4) UU PPh, Hubungan Istimewa dianggap ada, kecuali:

a)

Wajib Pajak mempunyai penyertaan modal langsung atau tidak langsung paling rendah 25 % pada Wajib Pajak lain; hubungan antara Wajib Pajak dengan penyertaan paling rendah 25% pada dua Wajib Pajak atau lebih; atau hubungan di antara dua Wajib Pajak atau lebih ; atau hubungan di antara dua Wajib Pajak atau lebih yang disebut terakhir.

b)

Wajib Pajak mempunyai penyertaan modal langsung atau tidak langsung paling rendah 20 % pada Wajib Pajak lain; hubungan antara Wajib Pajak dengan penyertaan paling rendah 20% pada dua Wajib Pajak atau lebih; atau hubungan di antara dua Wajib Pajak atau lebih ; atau hubungan di antara dua Wajib Pajak atau lebih yang disebut terakhir.

c)

Wajib Pajak menguasai Wajib Pajak lainnya atau dua atau lebih Wajib Pajak berada di bawah penguasaan yang sama baik langsung maupun tidak langsung.

d)

terdapat hubungan keluarga baik sedarah maupun semenda dalam garis keturunan lurus dan / atau ke samping satu derajat.

33.

Dari pernyataan berikut yang menjelaskan Hubungan Istimewa dianggap ada karena penguasaan yang diatur dalam Pasal 4 ayat (4) PMK-22/PMK.03/2020 adalah:

a)

satu pihak menguasai pihak lain atau satu pihak dikuasai pihak lain, secara langsung dan/atau tidak langsung.

b)

dua pihak atau lebih berada dibawah penguasaan pihak yang sama secara langsung dan/atau tidak langsung.

c)

terdapat orang yang sama secara langsung dan/atau tidak langsung terlibat atau berpartisipasi di dalam pengambilan keputusan manajerial atau operasional pada dua pihak atau lebih.

d)

jawaban a, b dan c benar.

34.

Pak Amir adalah Direktur pada PT. Amir, PT. Amir memiliki saham 95 % pada PT. Budi dan 5% pada PT. Cici. Pak Amir juga menjabat sebagai Komisaris di PT. Cici, apakah PT. Amir dan PT. Cici mempunyai hubungan istimewa?

a)

tidak, karena penyertaan saham PT. Amir pada PT. Cici kurang dari 25%

b)

ya, sesuai dengan Pasal 4 ayat (4) PMK-22/PMK.03/2020 yang menjelaskan bahwa Hubungan Istimewa dianggap ada karena penguasaan jika terdapat orang yang sama secara langsung dan/atau tidak langsung terlibat atau berpartisipasi di dalam pengambilan keputusan manajerial atau operasional pada dua pihak atau lebih.

c)

Jawaban a dan b tidak tepat, karena masih perlu ditinjau lagi pengaruh penguasaan.

d)

Jawaban a dan b benar jika dilihat dari dasar peraturannya.

35.

Transaksi yang dipengaruhi Hubungan Istimewa adalah transaksi:

a)

transaksi afiliasi.

b)

transaksi yang dilakukan antar pihak yang tidak memiliki hubungan istimewa tetapi pihak afiliasi dari salah satu atau kedua pihak yang bertransaksi tersebut menentukan lawan transaksi dan harga transaksi.

c)

jawaban a dan b benar

d)

transaksi antar pihak independent

36.
Hubungan istimewa karena penguasaan dianggap ada dalam kondisi sebagai berikut, kecuali:
a)
Satu pihak menyatakan diri memiliki hubungan istimewa dengan pihak lain dan pihak lain dimaksud harus mengkonfirmasi keberadaan hubungan istimewa tersebut.
b)
Satu pihak menguasai pihak lain atau satu pihak dikuasai oleh pihak lain, secara langsung dan/atau tidak langsung.
c)
Dua pihak atau lebih berada di bawah penguasaan yang sama secara langsung dan/atau tidak langsung.
d)
terdapat orang yang sama secara langsung dan/atau tidak langsung terlibat atau berpartisipasi di dalam pengambilan keputusan manajerial atau operasional pada dua pihak atau lebih.
37.

Berikut merupakan contoh Hubungan Istimewa berdasarkan pasal 18 ayat (4) UU PPh, kecuali:

a)

Tn. A merupakan komisaris pada PT. XYZ. Selain itu Tn. A juga bertindak sebagai direktur pada PT. KLM. Oleh karena itu PT XYZ merupakan pihak yang memiliki Hubungan Istimewa dengan PT. KLM.

b)

X Ltd merupakan produsen perangkat lunak untuk kebutuhan perkantoran sehari-hari, termasuk aplikasi pengolah dokumen dengan merek X letter. PT. A adalah sebuah perusahaan di Indonesia yang tidak memiliki hubungan penyertaan modal apapun dengan perusahaan X Ltd. Para pegawai A dalam pekerjaan sehari-harinya selalu menggunakan X Letter sebagai aplikasi pengolah dokumen X Ltd. Dalam hal ini, X LTD merupakan pihak yang memiliki Hubungan Istimewa dengan PT A Walaupun tidak terdapat Hubungan penyertaan modal antara keduannya.

c)

PT K memiliki penyertaan modal sebesar 80% pada PT L. PT L memiliki penyertaan modal sebesaar 60% pada PT M. Sementara PT M memiliki penyertaan modal sebesaar 55% pada PT N. Oleh karena itu, PT K merupakan pihak yang memiliki Hubungan Istimewa dengan PT N.

d)

Tn. A menikah dengan Ny. B. Sebelum menikah dengan Tn. A, Ny. B telah memiliki anak bernama C. Dalam hal ini, C adalah pihak yang memiliki Hubungan Istimewa dengan Tn. A.

38.

Baik dalam Dokumentasi Penentuan Harga Transfer maupun Laporan Keuangan Teraudit PT A, tidak terdapat informasi bahwa PT B merupakan pihak yang memiliki Hubungan Istimewa dengan PT A. Namun demikian, Tn. Z selaku Account Representative dari PT A mendapatkan laporan keuangan teraudit dari PT B, dimana di dalam laporan keuangan tersebut PT B menyatakan bahwa PT A merupakan pihak yang memiliki Hubungan Istimewa dengan PT B.<br />Namun demikian, tidak diketahui apakah PT A mengkonfirmasi kebenaran pernyataan PT B mengenai adanya Hubungan Istimewa di dalam Laporan Keuangan tersebut. Berdasarkan Fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa:

a)

PT A tidak mempunyai hubungan istimewa dengan PT B karena belum diketahui konfirmasi dari PT A.

b)

PT A tidak mempunyai hubungan istimewa dengan PT B karena belum diketahui tidak diketahui hubungan dari kedua PT tersebut.

c)

PT A mempunyai Hubungan Istimewa dengan PT B karena PT B telah menyatakan diri memiliki Hubungan Istimewa dengan PT A.

d)

Jawaban a, b dan c salah

39.
CV X dan CV Y adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Di antara keduanya tidak dapat terindikasi adanya hubungan kepemilikan. Namun demikian, berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa dalam proses tender CV X dan CV Y harus mendapat otorisasi dari PT L, sebuah perusahaan yang juga tidak diketahui adanya hubungan kepemilikan dengan kedua CV tersebut. Hal-hal yang harus mendapat otorisaasi dari PT L antara lain besarnya harga penawaran dan siapa yang harus mengajukan penawaran pada proyek tertentu. Berdasarkan fakta tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa:
a)
Antara CV X dan CV Y mempunyai hubungan istimewa transaksi yang dilakukan oleh kedua perusahaan tersebut merupakan transaksi yang dilakukan antar pihak yang tidak memiliki hubungan istimewa tetapi Pihak Afiliasi dari salah satu atau kedua pihak yang bertransaksi tersebut menentukan lawan transaksi dan harga transaksi.
b)
Antara CV X dan PT L tidak mempunyai hubungan istimewa karena tidak mempunyai hubungan kepemilikan dan penguasaan.
c)
Antara CV Y dan PT L tidak mempunyai hubungan istimewa karena tidak mempunyai hubungan kepemilikan dan penguasaan.
d)
Antara CV X dan CV Y tidak mempunyai hubungan istimewa transaksi yang dilakukan oleh kedua perusahaan tersebut merupakan transaksi yang dilakukan antar pihak yang tidak memiliki hubungan istimewa dan pihak yang mengotorisasi transaksi adalah pihak yang tidak memiliki hubungan kepemilikan.
40.

PT. A memiliki penyertaan modal sebesar 50% pada PT B, 100% pada PT B dan 50% pada PT D. PT B memiliki penyertaan modal sebesar 50% pada PT E. PT C memiliki penyertaan modal sebesar 50% pada PT F. PT D memiliki penyertaan modal sebesar 50% pada PT G. PT G memiliki penyertaan modal sebesar 50% pada PT N. dari keterangan diatas manakah dari pernyataan berikut yang benar?

a)

PT E dan PT F mempunyai Hubungan Istimewa

b)

PT F dan PT G mempunyai Hubungan Istimewa

c)

PT E dan PT G mempunyai Hubungan Istimewa

d)

Jawaban a, b dan c benar

41.

Faktor yang harus diperhatikan dalam Analisis industri adalah:

a)

Karakter industri dan pasar

b)

Tingkat persaingan dan pesaing

c)

Faktor-faktor ekonomis serta regulasi yang memengaruhi dan/atau menentukan keberhasilan dalam industri

d)

Jawaban a, b dan c benar

42.
Tujuan dilakukannya analisis industri adalah memahami hal-hal sebagai berikut, kecuali:
a)
Untuk menentukan koreksi transfer pricing
b)
Untuk memahami di mana value creation di industri tersebut
c)
Untuk memahami kelaziman praktik bisnis yang sehat dalam industri tersebut
d)
Untuk memahami sifat dan siklus bisnis industri serta faktor-faktor yang memengaruhi industri, termasuk tingkat persaingan
43.

Manakah pernyataan berikut ini yang paling tepat:

a)

Industri yang dipengaruhi hubungan istimewa menyebabkan perbedaan material yang signifikan

b)

industri atau pasar dimana transaksi yang dipengaruhi hubungan istimewa dan dimana transaksi independen terjadi seharusnya tidak memiliki perbedaan material yang dapat mempengaruhi harga secara signifikan

c)

kelaziman praktik bisnis dalam industri dilihat dengan membandingkanya dengan database komersial

d)

kewajaran transfer pricing dapat diuji melalui pembandingan dengan transaksi afiliasi lain yang sebanding

44.

dalam melakukan analisis industri dapat menggunakan informasi dari :

a)

TP Documentation

b)

Wajib Pajak

c)

Sumber resmi pemerintah: official website, konferensi pers

d)

Jawaban a, b dan c benar

45.

Menggali informasi mengenai apakah jenis industri termasuk pada pasar monopoli, oligopoli atau pasar terbuka adalah gambaran yang diperlukan dalam analisis industri pada faktor:

a)

Karakter industri dan pasar

b)

Produk

c)

Tingkat persaingan dan pesaing

d)

Ekonomi dan regulasi

46.

Informasi mengenai apakah perusahaan melakukan inovasi terhadap produk-produknya, dan apakah perusahaan dapat memasuki pasar dengan mudah merupakan gambaran dari analisis industri :

a)

Produk

b)

Ekonomi dan regulasi

c)

Karakter industri dan pasar

d)

Tingkat persaingan dan pesaing

47.

Untuk beberapa industri sangat dipengaruhi oleh peraturan pemerintah, hal tersebut merupakan salah satu faktor yang harus diperlukan dalam melakukan analisis industri pada faktor:

a)

Faktor ekonomi dan regulasi

b)

Performa industri

c)

Karakteristik industri dan pasar

d)

Tingkat persaingan dan pesaing

48.

Didalam Transfer Pricing Documentation Wajib Pajak menjelaskan gambaran umum mengenai industri yang dijalankan oleh Wajib Pajak, sehingga analisis industri dapat dilakukan dengan memanfaatkan informasi dari TP Doc, kewajiban mengenai TP Documentation diatur dalam?

a)

PMK 213/PMK.03/2015

b)

PMK 213/PMK.03/2016

c)

PMK 213/PMK.03/2017

d)

PMK 213/PMK.03/2018

49.

Dari pernyataan berikut manakah yang paling tepat mengenai sumber informasi dalam analisis industri?

a)

Informasi dari TP Doc paling relevan

b)

Informasi dari Wajib Pajak paling tepat

c)

Informasi dari database komersial paling relevan

d)

Informasi yang telah diperoleh dari beberapa sumber dibandingkan, dianalisis terlebih dahulu kemudian digunakan untuk pemahaman kondisi transaksi

50.
Kegiatan analisis industri termasuk dalam Tahapan penerapan Prinsip Kewajaran dan Kelaziman Usaha sebagaimana diatur dalam?
a)
PMK 22/PMK.03/2020 Pasal 9 ayat (2) huruf b
b)
PMK 20/PMK.03/2020 Pasal 8 ayat (2)
c)
PMK 20/PMK.03/2020 Pasal 9 ayat (2) huruf b
d)
PMK 22/PMK.03/2020 Pasal 8 ayat (2)
51.

Analisis kondisi transaksi dilakukan untuk:

a)

Mencari data pembanding

b)

Menentukan harga wajar transaksi afiliasi

c)

Memahami kondisi pada transaksi afiliasi sebagai dasar melakukan analisis kesebandingan

d)

Melihat gambaran usaha wajib pajak

52.
Berikut pernyataan yang tepat mengenai kondisi transaksi:
a)
Kondisi transaksi merupakan karakteristik ekonomi yang relevan untuk menentukan harga transfer wajar
b)
Kondisi transaksi merupakan kondisi disaat terjadinya transaksi
c)
Kondisi transaksi yang terjadi pada pihak afiliasi
d)
Kondisi ekonomi yang terjadi pada saat transaksi
53.

Kondisi transaksi merupakan faktor yang menentukan tingkat kesebandingan antara transaksi adiliasi dan calon pembanding, yang kemudian disebut faktor kesebandingan, diantara faktor-faktor tersebut antara lain adalah sebagai berikut, kecuali

a)

Ketentuan kontraktual

b)

Keadaan Data pembanding

c)

Fungsi, Aset dan Ratio

d)

Karakteristik produk, Keadaan ekonomi dan Strategi bisnis

54.

Yang harus diperhatikan dalam ketentuan kontraktual adalah:

a)

Merupakan ketentuan yang dilaksanakan dan/atau berlaku bagi para pihak yang bertransaksi sesuai tertulis dalam kontrak

b)

Jika kontrak tidak sejalan dengan substance, maka kontrak lebih diutamakan dalam analisis

c)

Kontrak harus didukung dengan substance

d)

Titik awal analisis TP tidak selalu dari kontrak (Ketika tersedia)

55.

Berikut pernyataan yang tepat mengenai fungsi, asset dan risiko,

a)

Fungsi merupakan aktivitas dan/atau tanggung jawab pihak pihak yang bertransaksi dalam menjalankan kegiatan usaha.

b)

Aset merupakan aset berwujud, aset tidak berwujud, aset keuangan, dan/atau aset non keuangan yang berpengaruh dalam pembentukan nilai (value creation), termasuk akses dan tingkat penguasaan pasar di Indonesia.

c)

merupakan dampak dari ketidakpastian dalam mencapai tujuan usaha yang ditanggung pihak pihak yang bertransaksi.

d)

Jawaban a, b dan c benar.

56.
Berikut merupakan ciri Fully Fledge Manufacturer, kecuali
a)
Fungsi terbatas pada pengadaan bahan baku dan proses produksi barang jadi
b)
Mempunyai kuasa penuh dalam engambilan keputusan strategis
c)
Mempunyai kemampuan pabrikasi
d)
Menanggung risiko persediaan, kredit, dan pasar
57.

Data wajib pajak:<br />-tidak melakukan R&D ( desain dan merek produk dimiliki oleh perusahaan induk<br />-mempunyai kemampuan untuk memproduksi kendaraan roda empat dan sparepart nya<br />-melakukan kegiatan pengambilan keputusan yang bersifat strategis hanya dalam proses produksi<br />-memiliki manajemen persediaan untuk bahan baku<br />

a)

Fully Fledge Manufacturer

b)

Contract Manufacturer

c)

Toll Manufacturer

d)

Contract Distributor

58.

Strategi bisnis merupakan strategi yang dijalankan perusahaan dalam menjalankan usaha di pasar terbuka, strategi tersebut antara lain sebagai berikut, kecuali:

a)

Inovasi dan pengembangan produk baru

b)

Tingkat penetrasi pasar

c)

Kebijakan usaha newcomer

d)

Daya beli konsumen

59.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat skema transaksi afiliasi antara lain?

a)

Pihak-pihak yang melakukan transaksi afiliasi beserta fungsinya

b)

Negara di mana lawan transaksi berada

c)

Jenis dan nilai transaksi yang dilakukan beserta arus barang/jasa

d)

Jawaban a, b dan c benar

60.

Berikut merupakan langkah-langkah dalam menganalisis FAR, kecuali

a)

Mengidentifikasi fungsi fungsi signifikan Wajib Pajak

b)

Mengidentifikasi strategi yang dijalankan perusahaan

c)

Mengidentifikasi aset Wajib Pajak

d)

Memetakan risiko yang ditanggung Wajib Pajak terkait transaksi afiliasi

Similar Resources on Wayground