wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS SPMI PRODI D-IV GIZI' 2023

Total questions: 80

Worksheet time: 58mins

Name
Class
Date
1.

Pengertian Penyelenggaraan Makanan Institusi di Indonesia adalah ....

a)

Menyelenggarakan minimal 150 porsi sekali penyelenggaraan

b)

Menyelenggarakan ≥ 50 porsi sekali penyelenggaraan

c)

Menyelenggarakan minimal 100 porsi sekali penyelenggaraan

d)

Menyelenggarakan > 500 porsi sehari

e)

Menyelenggarakan maksimal 75 porsi sekali penyelenggaraan

2.

Prinsip dari penyelenggaraan makanan Institusi adalah ….

a)

Mengolah makanan dengan menggunakan peralatan yang canggih

b)

Menggunakan bahan makanan yang setengah jadi

c)

Harga makanan dapat dijangkau konsumen

d)

Penyajian makanan sesuai kemampuan institusi

e)

Menggunakan fasilitas peralaatan yang cukup

3.

Termasuk dalam kegiatan “process” pada kegiatan penyelenggaraan makanan menurut Grace

Perdigon adalah ....

a)

Equipment, material, food quality, production

b)

Standar, kebijakan, instruksi, produksi dan distribusi

c)

Menu planning, purchasing, production, sanitasi and safety, distribution

d)

Control, feed back, policies dan standards

e)

Environtment

4.

Sistem pengadaan (mulai dari perencanaan menu sampai penyimpanan), pendistribusian

makanan, yang disebut dengan elemen;

a)

Resourcess

b)

Proses

c)

Input

d)

Output

e)

Feedback

5.

Pada dasarnya terdapat 4 macam tipe penyelenggaraan makanan banyak, yaitu conventional,

commisary, ready prepared dan assembly. Masing-masing tipe tersebut dibedakan

berdasarkan ....

a)

Jumlah/kapasitas produksinya

b)

Karakteristik konsumennya

c)

Jarak waktu antara produksi dan penyajian

d)

Sistem Pengolahannya.

e)

Sistem marketingnya.

6.

Salah satu ciri penyelenggaraan makanan konvensional adalah .... Disajikan pada tempat yang jauh

dari tempat pengolahan

a)

Peralatan masak butuh lebih banyak

b)

Tenaga kerjanya terlatih

c)

Ruangan pengolahan kecil

d)

Tersedia tempat makanan yang khusus.

e)

Memerlukan tenaga yang ahli dalam mengolah makanan

7.

Termasuk salah satu ciri penyelenggaraan makanan ready prepared adalah ....

a)

Tenaga kerjanya terlatih

b)

Peralatan masak butuh lebih banyak

c)

Ruangan pengolahan kecil

d)

Tersedia tempat makanan yang khusus.

e)

Disajikan pada tempat yang jauh dari tempat pengolahan

8.

Kelompok institusi yang bersifat komersial (profit oriented) antara lain: transportasi dan

a)

Lembaga Sosial

b)

Industri

c)

Kantin sekolah

d)

Darurat

e)

Rumah Sakit

9.

Pengorganisasian Pelayanan Gizi RS mengacu pada SK Menkes No. 983 Tahun 1998 tentang organisasi Rumah Sakit  dan Peraturan Menkes. Peraturan Menteri kesehatan yang dimaksud adalah ...

a)

Peraturan Menkes No. 1043/MENKES/PER/XI/2004

b)

Peraturan Menkes No. 1044/MENKES/PER/XI/2005

c)

Peraturan Menkes No. 1045/MENKES/PER/XI/2006

d)

Peraturan Menkes No. 1046/MENKES/PER/XI/2007

e)

Peraturan Menkes No. 1047/MENKES/PER/XI/2008

10.

Kendala pelayanan makanan di RS salah satunya dalam biaya makan besar tapi masih dinilai dalam

penggunaannya yang kurang

a)

Efektif

b)

Transparan

c)

Efisiensi

d)

Terkendali

e)

Perencanaan

11.

Tantangan pelayanan makanan di Rumah Sakit, karena Need to produce and serve high quality food

dan rendahnya….

a)

Tenaga Gizi.

b)

Persediaan pasar

c)

Pengawasan

d)

Kualitas makanan

e)

Anggaran

12.

Hal penting dalam pelayanan di Rumah Sakit adalah memberikan pada setiap pasien/konsumen berhak mendapat makanan atau informasi tentang makanan yang…

a)

Baik dan benar

b)

Menyehatkan

c)

Bergizi

d)

Nikmat

e)

Berwarna

13.

Pelayanan makanan di Rumah Sakit (Hospital Food Service), Merupakan kegiatan yang memerlukan ....

a)

Tenaga yang besar

b)

Peralatan yang mahal

c)

Biaya relatif besar

d)

Gedung yang besar

e)

Keamanan yang bersih

14.

Tujuan penyelenggaraan makanan Anak Sekolah untuk...

a)

Menyediakan makanan selama di sekolah.

b)

Meningkatkan semangat belajar anak.

c)

Membantu anak-anak sekolah untuk mendapatkan makanan.

d)

Dapat mengembangkan kreasinya dan dapat mendiskusikan pelajarannya.

e)

Makanan dipersiapkan dalam keadaan bersih dan higienis

15.

Tipe penyelenggaraan makanan yang membutuhkan paling sedikit tempat penyimpanan makanan adalah ....

a)

Commissary

b)

Ready Prepared

c)

Assembly

d)

Conventional.

e)

Komersil

16.

Tipe penyelenggaraan makanan yang dapat menyimpan cadangan makanan dalam waktu lebih lama adalah ....

a)

Commissary

b)

Ready Prepared

c)

Assembly

d)

Conventional

e)

Komersil

17.

Aero Catering Service (ACS) yang menyelenggarakan makanan bagi perusahaan penerbangan nasional dan internasional, menggunakan tipe penyelenggaraan makanan ....

a)

Ready Prepared

b)

Conventional

c)

Commissary

d)

Assembly

18.

Penyelenggaran Makanan Institusi (PMI) menyediakan makanan bagi sekelompok masyarakat tertentu (klien) yang mendapatkan makan secara kontinyu. Apakah jenis klasifikasi dari PMI tersebut?

a)

Rumah Sakit

b)

Komersil

c)

Industri

d)

Khusus

e)

Asrama

19.

Sebuah Cafe berusaha memperoleh keuntungan maksimal dengan cara memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen, memberi hiburan kepada konsumen, serta menarik konsumen baru. Apakah jenis klasifikasi dari PMI tersebut?

a)

Rumah Sakit

b)

Asrama

c)

Komersil

d)

Khusus

e)

Industri

20.

Sebuah Penyelenggaraan Makanan Institusi (PMI) yang jenis dan jumlah konsumennya

bervariasi, memiliki sarana fisik dan sumber daya yang lengkap, menyediakan makanan

penuh sehari dan memiliki syarat kesehatan merupakan karakteristik dari jenis PMI:

a)

Rumah Sakit

b)

Asrama

c)

Komersil

d)

Khusus

e)

Industri

21.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect).

Beberapa ketentuan perundang- undangan yang digunakan UU no 23 tahun 1992, tentang:

a)

Jabatan Fungsional

b)

Kesehatan

c)

Perlindungan konsumen

d)

Angka kredit.

e)

Standart Rumah Sakit

22.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect).

Beberapa ketentuan perundang- undangan yang digunakan UU no 8 tahun 1999, tentang: ...

a)

Jabatan Fungsional

b)

Kesehatan

c)

Perlindungan konsumen

d)

Angka kredit

e)

Standart Rumah Sakit

23.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect), untuk peraturan tentang jabatan fungsional nutrisionis dan angka kredit pada aturan nomor…

a)

23/Kep/ M.PAN/4/2001

b)

13/Kep/ M.PAN/4/2001

c)

33/Kep/ M.PAN/4/2001

d)

43/Kep/ M.PAN/4/2001

e)

03/Kep/ M.PAN/4/2001

24.

Sistem pelayanan gizi di rumah sakit dengan memperhatikan berbagai aspek gizi masyarakat, serta merupakan bagian dari pelayanan kesehatan secara menyeluruh untuk meningkatkan dan

a)

Mengembangkan mutu penyuluhan.

b)

Mengembangkan standart RS.

c)

Mengembangkan mutu pelayanan gizi di rumah sakit.

d)

Pelayanan di rumah sakit.

e)

Pengembangkan makanan.

25.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect) dengan tujuan terciptanya sistem pelayanan gizi di rumah sakit dengan memperhatikan berbagai aspek gizi dan.

a)

Pengetahuan penderita

b)

Status kesehatan

c)

Penyakit.

d)

Pengembangan mutu gizi

e)

Kesehatan

26.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect) dengan tujuan peningkatan pelayanan gizi yang mencakup penyelenggaraan pengkajian dietetik dan pola makan berdasarkan.

a)

Kebutuhan gizi pasien

b)

Diagnosis gangguan gizi

c)

Keadaan klinis pasien

d)

Anamnesis diet dan pola makan.

e)

Pengolahan bahan makanan

27.

Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam input disini adalah;

a)

Perencanaan

b)

SDM

c)

Penyimpanan

d)

Pengolahan

e)

Intervensi gizi.

28.

Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam proses disini adalah...

a)

Perencanaan

b)

SDM

c)

Penyimpanan

d)

Pengolahan

e)

Intervensi gizi.

29.

Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam output disini adalah;

a)

Perencanaan

b)

SDM

c)

Tepat gizi

d)

Pengolahan

e)

Intervensi gizi.

30.

Suatu pengorbanan sumber ekonomi diukur dalam satuan uang,yang telah dan akan terjadi untuk mendapatkan barang/ jasa yang diharapkan akan memberikan keuntungan/manfaat saat ini atau masa yang akan datang. Pengorbanan ini disebut dengan:

a)

Keuangan

b)

Anggaran

c)

Biaya

d)

Objek biaya

e)

Profit

31.

Biaya yang telah atau akan dikeluarkan dalam rangka memproduksi makanan, dinamakan biaya…

a)

Overhead

b)

Makan

c)

Langsung

d)

Tidak langsung

e)

Bahan makanan

32.

Biaya produksi adalah biaya bahan makanan yang digunakan untuk produksi barang jadi. Biaya bahan makanan terdiri dari biaya bahan baku dan biaya

a)

Bahan bakar

b)

Bahan Penolong

c)

Pemeliharaan

d)

Administrasi

e)

Listrik.

33.

Alokasi biaya Air merupakan bagian untuk memproduksi bahan makanan. Bila biaya air dalam satu tahun Rp1.830.000,- mendapatkan porsi makanan sebesar 103.494 porsi. Berapa besar biaya satuan (unit cost) air ?

a)

Rp 35,-

b)

Rp 30

c)

Rp 25

d)

Rp 20,-

e)

Rp 17,68

34.

Perhitungan biaya dari kebutuhan bahan makanan sebesar Rp 46.890,-/orang/hari, belum menambahan biaya bumbu 10%. Jumlah pasien yang dilayani rata-rata per-hari sebanyak 100 orang. Selama satu minggu (7 hari) diperlukan biaya sebesar...

a)

Rp. 34.105.300,-

b)

Rp. 35.105.300,-

c)

Rp. 36.105.300,-

d)

Rp. 37.105.300,-

e)

Rp. 38.105.300,-

35.

Ahli gizi memesan buah pepaya sebanyak 7000 gram dengan bdd sebesar 75%, jumlah konsumen/pasien yang dilayani sebanyak;

a)

55 orang

b)

51 orang

c)

45 orang

d)

52 orang

e)

42 orang

36.

Kelebihan penggunaan menu !

a)

Alat pemasaran

b)

Menghemat waktu dan dana

c)

Membantu standarisasi resep

d)

Beban pekerjaan karyawan dapat diminimalkan

e)

Memudahkan pembelian bahan makanan dan pengolahan

37.

Jika menu yang ditawarkan secara tetap setiap saat atau setiap hari di institusi hotel ataupun restoran dengan variasi yang banyak, disebut dengan sebutan ...

a)

Static menu

b)

Single use menu

c)

Full selective menu

d)

Non selective menu

e)

Cycle menu

38.

Keuntungan dari menggunakan menu ini yaitu menawarkan banyak pilihan ke konsumen, sehingga konsumen akan memilih menu yang disukai. Jenis menu apakah yang dimaksud ?

a)

Static menu

b)

Single use menu

c)

Full selective menu

d)

Non selective menu

e)

Cycle menu

39.

Jika terpadat susunan menu seperti dibawah ini :

Nasi goreng biasa Rp 17.500,-

Nasi goreng seafood Rp 30.000,-

Nasi goreng spesial Rp 35.000,-

Sebutkan jenis menu seperti contoh tersebut !

a)

Static menu

b)

A’la carte menu

c)

Table d’hote menu

d)

Single use menu

e)

Non selective menu

40.

Struktur menu adalah ketentuan frekuensi pemberian makan dalam sehari contohnya 3 kali makan utama dan 2 kali makan selingan. Apakah yang akan terbentuk setelah struktur menu ?

a)

Pola menu

b)

Siklus menu

c)

Master menu

d)

Menu standar

e)

Standar resep

41.

Jika didalam menu terdapat hidangan yang disajikan dengan harga yang tinggi dan beraneka pilihan, maka disini merupakan gambaran fungsi menu sebagai apa?

a)

Alat pemasaran

b)

Alat kontrol manajemen

c)

Alat pendidikan

d)

Alat menunjukkan finansial institusi

e)

Alat komunikasi dan informasi

42.

Sebutkan syarat menu yang baik dari sudut pandang manajerial !

a)

Memperhatikan dana yang tersedia

b)

Rasa dan aroma makanan enak

c)

Besar porsi sesuai

d)

Penyajian menarik dan saniter

e)

Mencukup kebutuhan gizi konsumen

43.

Sebutkan jenis menu yang berganti-ganti dalam kurun waktu tertentu.

a)

Static menu

b)

Single use menu

c)

Full selective menu

d)

Non selective menu

e)

Cycle menu

44.

Untuk menciptakan kualitas/mutu dan porsi yang relatif sama citarasanya. Maka apakah yang diperlukan agar tercipta hal tersebut?

a)

Standar porsi

b)

Standar bumbu

c)

Standar resep

d)

Standar makanan

e)

Standar mutu

45.

Sebutkan manfaat perencanaan menu bagi pihak institusi/manajemen !

a)

Sebagai alat komunikasi

b)

Sebagai sarana informasi harga

c)

Sebagai alat untuk menunjukkan finansial

d)

Sebagai pedoman dalam kegiatan pengolahan makanan

e)

Sebagai alat penyuluhan

46.

Salah satu langkah dalam perencanaan menu adalah menetapkan pola menu. Sebutkan input untuk pola menu !

a)

Standar porsi

b)

Standar makanan

c)

Kecukupan gizi

d)

Standar menu

e)

Standar resep

47.

Sebutkan menu yang harus ditetapkan pada fasilitas pelayanan kesehatan!

a)

Menu standar dan selective menu

b)

Menu dasar dan menu tambahan

c)

Menu a’la carte atau menu table d’hote

d)

Menu standar dan menu pilihan dan kombinasi keduanya

e)

Menu standar dan menu a’la carte

48.

Sebutkan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menetapkan lama siklus menu !

a)

Jumlah konsumen

b)

Macam konsumen

c)

Golongan umur konsumen

d)

Berapa lama konsumen tinggal pada institusi dan mendapat pelayanan

e)

Jenis penyakit klien

49.

Menu apakah yang dibuat pada institusi penyelenggaraan makanan yang bersifat komersil ?

a)

Menu a’la carte atau menu table d’hote

b)

Menu non siklus

c)

Menu statis

d)

Menu pilihan

e)

Menu siklus

50.

Salah satu tujuan dari perencanaan menu !

a)

Menarik konsumen

b)

Menentukan tempat pembelian bahan makanan

c)

Sebagai pedoman untuk melakukan pelelangan tender

d)

Mendapatkan keuntungan institusi sebesar-besarnya

e)

Sebagai pedoman dalam kegiatan pengolahan makanan

51.

Dalam kegiatan perencanaan menu terdapat 1 siklus. Sebutkan kegiatan yang dilakukan setelah menyusun pola menu !

a)

Membuat pedoman menu

b)

Membuat master menu

c)

Memasukkan hidangan ke dalam master menu

d)

Evaluasi menu

e)

Membuat standar menu

52.

Salah satu faktor perencanaan menu di Institusi Rumah Sakit adalah .....

a)

Kelas pelayanan

b)

Ketersediaan dana

c)

Harga bahan makanan

d)

Ketersediaan standar resep

e)

Mampu memenuhi kebutuhan gizi pasien

53.

Tujuan melakukan penyusunan standar makanan untuk ....

a)

Untuk memperoleh besar porsi dan rasa hidangan.

b)

Untuk mendapatkan kualitas makanan yang seragam dan konsisten setiap waktu.

c)

Untuk digunakan pada unit perencanaan menu, pembelian, pengolahan dan distribusi.

d)

Sebagai panduan dalam menentukan standar resep yang akan digunakan.

e)

Untuk menyediakan acuan/patokan jenis dan jumlah bahan makanan seorang sehari sebagai dasar untuk merancang kebutuhan jenis dan jumlah bahan makanan.

54.

Fungsi standar apakah yang digunakan sebagai alat promosi dari quality assurance (jaminan mutu) ?

a)

Makanan

b)

Porsi

c)

Bumbu

d)

Resep

e)

Kualitas

55.

Standar porsi yang digunakan pada penyajian hidangan, misalnya ......

a)

Ayam filet 50 gram

b)

Daging cincang 50 gram

c)

Biskuit 20 gram

d)

Wortel 75 gram

e)

Beras 100 gram

56.

Untuk mendapatkan keseragaman rasa makanan yang diproduksi dengan menggunakan standar .....

a)

Porsi

b)

Bumbu

c)

Resep

d)

Kualitas

e)

Makanan

57.

Manfaat adanya standar resep dalam sistem penyelenggaraan makanan institusi untuk....

a)

Sebagai citra institusi

b)

Sebagai alat promosi

c)

Mempermudah proses distribusi

d)

Mempermudah proses perencanaan menu

e)

Mempermudah proses pengadaan bahan makanan

58.

Fungsi standar porsi sebagai ...

a)

Alat kontrol pada audit gizi

b)

Alat komunikasi

c)

Alat penyuluhan

d)

Alat pemasaran

e)

Alat informasi harga

59.

Merupakan kegiatan Logistik antara lain:

a)

Proses perencanaan, pengadaan, transportasi, pengolahan dan penyimpanan makanan

b)

Proses pengelolaan dan penyimpanan basah saja

c)

Proses pemindahan bahan/material dari gudang ke distibusi makanan (sebagai titik awal/point of origin)

d)

Proses pengelolaan dan penyimpanan barang jadi (finished goods)

e)

Proses distribusi barang jadi dari gudang pabrik ke penyalur dan selanjutnya ke konsumen. (sebagai titik konsumsi/point of consumption)

60.

Penganggaran, perhitungan bahan makanan, pengadaan BM, produksi bahan makanan, Evaluasi, merupakan kegiatan........

a)

Penyelenggaraan makanan institusi

b)

Penyelenggaraan logistik penyelenggaraan makanan

c)

Perincian dana kebutuhan makanan pada penyelenggaraan makanan.

d)

Kegiatan Administrasi barang

e)

Kegiatan produksi makanan rumah sakit

61.

Perencanaan anggaran belanja makanan, perencanaan menu, kebutuhan bahan makanan, penerimaan, penyimpanan,dan distibusi makanan merupakan kegiatan........

a)

Penyelenggaraan makanan institusi

b)

Penyelenggaraan logistik penyelenggaraan makanan

c)

Perincian dana kebutuhan makanan pada penyelenggaraan makanan

d)

Kegiatan Administrasi barang

e)

Kegiatan produksi makanan rumah saki

62.

Faktor yang menyebabkan peran logistik di Rumah Sakit menjadi sangat penting antara lain......

a)

Faktor waktu, dana dan SDM

b)

Faktor Waktu, Faktor Tidak kesinambungan dan ketidakpastian

c)

Faktor dana, lingkungan kerja Dan SDM

d)

Faktor Waktu dan Lingkungan penyelenggaraan makanan

e)

Faktor pengelolaan, survey pendahuluan dan waktu

63.

Prosedur pembelian yaitu sebagai berikut................

a)

Kontrak, Harian dan Bulanan, Pembelian secara kontan

b)

Pembelian langsung kepasar (the open market of buying), Pelelangan (the formal competitive of bid), Pembelian musyawarah (the negotiated of buying), pembelian akan dating (future contract), Pembelian tanpa tanda tangan

c)

Tanda terima dan analisis Daftar Permintaan Pembelian (Purchase Requisition –PR), Pemilihan sumber persediaan yang potensial, Pengajuan Permintaan Penawaran Harga, Pemilihan Sumber yang Tepat, Penetapan Harga yang Tepat.

d)

Pengeluaran Pesanan Pembelian ( Purchase Order – PO)

e)

Analisis Laporan Penerimaan dan Persetujuan Faktur Penjaja/Vendor bagi pembayaran.

64.

Metode Pembelian Bahan Makanan.........

a)

Kontrak, Harian dan Bulanan, Pembelian secara kontan

b)

Pembelian langsung kepasar (the open market of buying), Pelelangan (the formal competitive of bid), Pembelian musyawarah (the negotiated of buying), pembelian akan dating (future contract), Pembelian tanpa tanda tangan

c)

Tanda terima dan analisis Daftar Permintaan Pembelian (Purchase Requisition –PR), Pemilihan sumber persediaan yang potensial, Pengajuan Permintaan Penawaran Harga, Pemilihan Sumber yang Tepat, Penetapan Harga yang Tepat.

d)

Pengeluaran Pesanan Pembelian ( Purchase Order – PO),

e)

Analisis Laporan Penerimaan dan Persetujuan Faktur Penjaja/Vendor bagi pembayaran.

65.

Pemesanan barang /bahan makanan dari rekanan pemborong yang telah memenangkan pelelangan borongan bahan makanan, merupakan kegiatan....

a)

Penyelenggaraan makanan institusi

b)

Penyelenggaraan logistik penyelenggaraan makanan

c)

Perincian dana kebutuhan makanan pada penyelenggaraan makanan

d)

Kegiatan Administrasi barang

e)

Kegiatan produksi makanan rumah sakit

66.

Sistem pembelian barang..........

a)

Kontrak, Harian dan Bulanan, Pembelian secara kontan

b)

Pembelian langsung kepasar (the open market of buying), Pelelangan (the formal competitive of bid), Pembelian musyawarah (the negotiated of buying), pembelian akan dating (future contract), Pembelian tanpa tanda tangan

c)

Tanda terima dan analisis Daftar Permintaan Pembelian (Purchase Requisition –PR), Pemilihan sumber persediaan yang potensial, Pengajuan Permintaan Penawaran Harga, Pemilihan Sumber yang Tepat, Penetapan Harga yang Tepat.

d)

Pengeluaran Pesanan Pembelian ( Purchase Order – PO),

e)

Analisis Laporan Penerimaan dan Persetujuan Faktur Penjaja/Vendor bagi pembayaran.

67.

Istilah logistik perangkat keras terdiri dari..........

a)

Perencanaan, pelaksanaan dalam cakupan produksi, pengadaan, penyimpanan, distribusi, evaluasi

b)

Perangkat keras, perangkat lunak,

c)

Personil, Persediaan ( suplies),Peralatan

d)

Terpenuhi kebutuhan pasien di Rumah sakit

e)

Efektif dan efesien

68.

Tujuan dari kegiatan Logistik pada penyelenggaran makanan........

a)

Perencanaan, pelaksanaan dalam cakupan produksi, pengadaan, penyimpanan, distribusi, evaluasi

b)

Perangkat keras, perangkat lunak,

c)

Personil, Persediaan ( suplies),Peralatan

d)

Terpenuhi kebutuhan pasien di Rumah sakit

e)

Efektif dan efesien

69.

Termasuk perangkat Perangkat Lunak, merupakan kegiatannya antara lain:

a)

Perencanaan, pelaksanaan dalam cakupan produksi, pengadaan, penyimpanan, distribusi, evaluasi

b)

Perangkat keras, perangkat lunak,

c)

Personil, Persediaan ( suplies),Peralatan

d)

Terpenuhi kebutuhan pasien di Rumah sakit

e)

Efektif dan efesien

70.

Mempunyai banyak kumpulan resep, mengetahui ketersediaan bahan makanan merupakan suatu proses ketika akan menyusun menu. Kegiatan tersebut termasuk dalam :

a)

Penyusunan menu

b)

Perencanaan menu

c)

Membuat master menu

d)

Membuat rincian menu

e)

Membuat rincian menu

71.

Berdasarkan jenis hidangan, frekuensi penggunaan bahan makanan, kombinasi warna maka dapat dilakukan :

a)

Modifikasi menu

b)

Modifikasi resep

c)

Penyusunan menu

d)

Perencanaan menu

e)

Penyusunan master menu

72.

Siklus menu yang ada dirumah sakit ada yang 3, 5, 7 atau 10 hari. Menentukan perputaran menu untuk jangka waktu tertentu memerlukan berbagai pertimbangan. Pertimbangan apakah yang harus diperhatikan ?

a)

Biaya yang tersedia

b)

Tenaga yang tersedia

c)

Jangka waktu pelayanan

d)

Kondisi pasar

e)

Waktu pelayanan

73.

Untuk memudahkan para penjamah makanan membagikan hidangan kepada pasien, maka bahan makanan yang akan dimasak terutama golongan protein dipotong sesuai dengan berat yang diinginkan. Hal apakah yang dimaksud?

a)

Menu standar

b)

Kerangka menu

c)

Master menu

d)

Standar porsi

e)

Menu pilihan

74.

Seorang Ahli gizi diminta menyusun menu untuk sebuah rumah sakit tipe C dengan siklus menu 7 hari dengan anggaran biaya makan Rp. 25.000,- perhari dengan 3 kali makan dan 2 kali selingan. Faktor apakah yang paling utama harus diperhatikan oleh Ahli Gizi tersebut ?

a)

Persediaan pasar

b)

Tenaga kerja

c)

Alat pengolahan

d)

Anggaran

e)

Fasilitas

75.

Jika Ahli Gizi tersebut juga diminta untuk menyusun menu untuk pasien dengan penyakit gastritis, maka hal paling utama apakah yang menjadi pertimbangan?

a)

Kebiasaan makan dan kesukaan

b)

Karakteristik makanan dan sifat rangsangannya

c)

Macam peraturan rumah sakit

d)

Kondisi pasar

e)

Kecukupan gizi pasien

76.

Ketika menyusun menu untuk penderita kurang energi protein (KEP), pertimbangan utama yang harus diperhatikan adalah...

a)

Kesukaan pasien

b)

Karakteristik bahan makanan

c)

Kecukupan gizi

d)

Anggaran

e)

Standar porsi

77.

Penetapan standar makanan melalui beberapa tahap. Tahap awal yang harus dilakukan adalah :

a)

Menetapkan harga makanan

b)

Menetapkan kebutuhan gizi

c)

Menetapkan berat bersih bahan makanan

d)

Menetapkan standar porsi

e)

Menetapkan kebutuhan bahan makanan

78.

Standar porsi sayuran untuk satu kali makan adalah :

a)

100 gram

b)

125 gram

c)

75 gram

d)

80 gram

e)

150 gram

79.

Standar porsi makan siang untuk makanan pokok (nasi) rata-rata sebanyak

a)

200 gram

b)

350 gram

c)

400 gram

d)

450 gram

e)

500 gram

80.

Berat bersih bahan makanan dalam setiap jenis hidangan disebut ...

a)

Standar Makanan

b)

Standar kualitas

c)

Standar resep

d)

Staandar operasional

e)

Standar porsi