NEW
Font size
WorksheetsUTS SPMI PRODI D-IV GIZI' 2023
Total questions: 80
Worksheet time: 58mins
Pengertian Penyelenggaraan Makanan Institusi di Indonesia adalah ....
Menyelenggarakan minimal 150 porsi sekali penyelenggaraan
Menyelenggarakan ≥ 50 porsi sekali penyelenggaraan
Menyelenggarakan minimal 100 porsi sekali penyelenggaraan
Menyelenggarakan > 500 porsi sehari
Menyelenggarakan maksimal 75 porsi sekali penyelenggaraan
Prinsip dari penyelenggaraan makanan Institusi adalah ….
Mengolah makanan dengan menggunakan peralatan yang canggih
Menggunakan bahan makanan yang setengah jadi
Harga makanan dapat dijangkau konsumen
Penyajian makanan sesuai kemampuan institusi
Menggunakan fasilitas peralaatan yang cukup
Termasuk dalam kegiatan “process” pada kegiatan penyelenggaraan makanan menurut Grace
Perdigon adalah ....
Equipment, material, food quality, production
Standar, kebijakan, instruksi, produksi dan distribusi
Menu planning, purchasing, production, sanitasi and safety, distribution
Control, feed back, policies dan standards
Environtment
Sistem pengadaan (mulai dari perencanaan menu sampai penyimpanan), pendistribusian
makanan, yang disebut dengan elemen;
Resourcess
Proses
Input
Output
Feedback
Pada dasarnya terdapat 4 macam tipe penyelenggaraan makanan banyak, yaitu conventional,
commisary, ready prepared dan assembly. Masing-masing tipe tersebut dibedakan
berdasarkan ....
Jumlah/kapasitas produksinya
Karakteristik konsumennya
Jarak waktu antara produksi dan penyajian
Sistem Pengolahannya.
Sistem marketingnya.
Salah satu ciri penyelenggaraan makanan konvensional adalah .... Disajikan pada tempat yang jauh
dari tempat pengolahan
Peralatan masak butuh lebih banyak
Tenaga kerjanya terlatih
Ruangan pengolahan kecil
Tersedia tempat makanan yang khusus.
Memerlukan tenaga yang ahli dalam mengolah makanan
Termasuk salah satu ciri penyelenggaraan makanan ready prepared adalah ....
Tenaga kerjanya terlatih
Peralatan masak butuh lebih banyak
Ruangan pengolahan kecil
Tersedia tempat makanan yang khusus.
Disajikan pada tempat yang jauh dari tempat pengolahan
Kelompok institusi yang bersifat komersial (profit oriented) antara lain: transportasi dan
Lembaga Sosial
Industri
Kantin sekolah
Darurat
Rumah Sakit
Pengorganisasian Pelayanan Gizi RS mengacu pada SK Menkes No. 983 Tahun 1998 tentang organisasi Rumah Sakit dan Peraturan Menkes. Peraturan Menteri kesehatan yang dimaksud adalah ...
Peraturan Menkes No. 1043/MENKES/PER/XI/2004
Peraturan Menkes No. 1044/MENKES/PER/XI/2005
Peraturan Menkes No. 1045/MENKES/PER/XI/2006
Peraturan Menkes No. 1046/MENKES/PER/XI/2007
Peraturan Menkes No. 1047/MENKES/PER/XI/2008
Kendala pelayanan makanan di RS salah satunya dalam biaya makan besar tapi masih dinilai dalam
penggunaannya yang kurang
Efektif
Transparan
Efisiensi
Terkendali
Perencanaan
Tantangan pelayanan makanan di Rumah Sakit, karena Need to produce and serve high quality food
dan rendahnya….
Tenaga Gizi.
Persediaan pasar
Pengawasan
Kualitas makanan
Anggaran
Hal penting dalam pelayanan di Rumah Sakit adalah memberikan pada setiap pasien/konsumen berhak mendapat makanan atau informasi tentang makanan yang…
Baik dan benar
Menyehatkan
Bergizi
Nikmat
Berwarna
Pelayanan makanan di Rumah Sakit (Hospital Food Service), Merupakan kegiatan yang memerlukan ....
Tenaga yang besar
Peralatan yang mahal
Biaya relatif besar
Gedung yang besar
Keamanan yang bersih
Tujuan penyelenggaraan makanan Anak Sekolah untuk...
Menyediakan makanan selama di sekolah.
Meningkatkan semangat belajar anak.
Membantu anak-anak sekolah untuk mendapatkan makanan.
Dapat mengembangkan kreasinya dan dapat mendiskusikan pelajarannya.
Makanan dipersiapkan dalam keadaan bersih dan higienis
Tipe penyelenggaraan makanan yang membutuhkan paling sedikit tempat penyimpanan makanan adalah ....
Commissary
Ready Prepared
Assembly
Conventional.
Komersil
Tipe penyelenggaraan makanan yang dapat menyimpan cadangan makanan dalam waktu lebih lama adalah ....
Commissary
Ready Prepared
Assembly
Conventional
Komersil
Aero Catering Service (ACS) yang menyelenggarakan makanan bagi perusahaan penerbangan nasional dan internasional, menggunakan tipe penyelenggaraan makanan ....
Ready Prepared
Conventional
Commissary
Assembly
Penyelenggaran Makanan Institusi (PMI) menyediakan makanan bagi sekelompok masyarakat tertentu (klien) yang mendapatkan makan secara kontinyu. Apakah jenis klasifikasi dari PMI tersebut?
Rumah Sakit
Komersil
Industri
Khusus
Asrama
Sebuah Cafe berusaha memperoleh keuntungan maksimal dengan cara memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen, memberi hiburan kepada konsumen, serta menarik konsumen baru. Apakah jenis klasifikasi dari PMI tersebut?
Rumah Sakit
Asrama
Komersil
Khusus
Industri
Sebuah Penyelenggaraan Makanan Institusi (PMI) yang jenis dan jumlah konsumennya
bervariasi, memiliki sarana fisik dan sumber daya yang lengkap, menyediakan makanan
penuh sehari dan memiliki syarat kesehatan merupakan karakteristik dari jenis PMI:
Rumah Sakit
Asrama
Komersil
Khusus
Industri
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect).
Beberapa ketentuan perundang- undangan yang digunakan UU no 23 tahun 1992, tentang:
Jabatan Fungsional
Kesehatan
Perlindungan konsumen
Angka kredit.
Standart Rumah Sakit
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect).
Beberapa ketentuan perundang- undangan yang digunakan UU no 8 tahun 1999, tentang: ...
Jabatan Fungsional
Kesehatan
Perlindungan konsumen
Angka kredit
Standart Rumah Sakit
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect), untuk peraturan tentang jabatan fungsional nutrisionis dan angka kredit pada aturan nomor…
23/Kep/ M.PAN/4/2001
13/Kep/ M.PAN/4/2001
33/Kep/ M.PAN/4/2001
43/Kep/ M.PAN/4/2001
03/Kep/ M.PAN/4/2001
Sistem pelayanan gizi di rumah sakit dengan memperhatikan berbagai aspek gizi masyarakat, serta merupakan bagian dari pelayanan kesehatan secara menyeluruh untuk meningkatkan dan
Mengembangkan mutu penyuluhan.
Mengembangkan standart RS.
Mengembangkan mutu pelayanan gizi di rumah sakit.
Pelayanan di rumah sakit.
Pengembangkan makanan.
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect) dengan tujuan terciptanya sistem pelayanan gizi di rumah sakit dengan memperhatikan berbagai aspek gizi dan.
Pengetahuan penderita
Status kesehatan
Penyakit.
Pengembangan mutu gizi
Kesehatan
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect) dengan tujuan peningkatan pelayanan gizi yang mencakup penyelenggaraan pengkajian dietetik dan pola makan berdasarkan.
Kebutuhan gizi pasien
Diagnosis gangguan gizi
Keadaan klinis pasien
Anamnesis diet dan pola makan.
Pengolahan bahan makanan
Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam input disini adalah;
Perencanaan
SDM
Penyimpanan
Pengolahan
Intervensi gizi.
Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam proses disini adalah...
Perencanaan
SDM
Penyimpanan
Pengolahan
Intervensi gizi.
Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam output disini adalah;
Perencanaan
SDM
Tepat gizi
Pengolahan
Intervensi gizi.
Suatu pengorbanan sumber ekonomi diukur dalam satuan uang,yang telah dan akan terjadi untuk mendapatkan barang/ jasa yang diharapkan akan memberikan keuntungan/manfaat saat ini atau masa yang akan datang. Pengorbanan ini disebut dengan:
Keuangan
Anggaran
Biaya
Objek biaya
Profit
Biaya yang telah atau akan dikeluarkan dalam rangka memproduksi makanan, dinamakan biaya…
Overhead
Makan
Langsung
Tidak langsung
Bahan makanan
Biaya produksi adalah biaya bahan makanan yang digunakan untuk produksi barang jadi. Biaya bahan makanan terdiri dari biaya bahan baku dan biaya
Bahan bakar
Bahan Penolong
Pemeliharaan
Administrasi
Listrik.
Alokasi biaya Air merupakan bagian untuk memproduksi bahan makanan. Bila biaya air dalam satu tahun Rp1.830.000,- mendapatkan porsi makanan sebesar 103.494 porsi. Berapa besar biaya satuan (unit cost) air ?
Rp 35,-
Rp 30
Rp 25
Rp 20,-
Rp 17,68
Perhitungan biaya dari kebutuhan bahan makanan sebesar Rp 46.890,-/orang/hari, belum menambahan biaya bumbu 10%. Jumlah pasien yang dilayani rata-rata per-hari sebanyak 100 orang. Selama satu minggu (7 hari) diperlukan biaya sebesar...
Rp. 34.105.300,-
Rp. 35.105.300,-
Rp. 36.105.300,-
Rp. 37.105.300,-
Rp. 38.105.300,-
Ahli gizi memesan buah pepaya sebanyak 7000 gram dengan bdd sebesar 75%, jumlah konsumen/pasien yang dilayani sebanyak;
55 orang
51 orang
45 orang
52 orang
42 orang
Kelebihan penggunaan menu !
Alat pemasaran
Menghemat waktu dan dana
Membantu standarisasi resep
Beban pekerjaan karyawan dapat diminimalkan
Memudahkan pembelian bahan makanan dan pengolahan
Jika menu yang ditawarkan secara tetap setiap saat atau setiap hari di institusi hotel ataupun restoran dengan variasi yang banyak, disebut dengan sebutan ...
Static menu
Single use menu
Full selective menu
Non selective menu
Cycle menu
Keuntungan dari menggunakan menu ini yaitu menawarkan banyak pilihan ke konsumen, sehingga konsumen akan memilih menu yang disukai. Jenis menu apakah yang dimaksud ?
Static menu
Single use menu
Full selective menu
Non selective menu
Cycle menu
Jika terpadat susunan menu seperti dibawah ini :
Nasi goreng biasa Rp 17.500,-
Nasi goreng seafood Rp 30.000,-
Nasi goreng spesial Rp 35.000,-
Sebutkan jenis menu seperti contoh tersebut !
Static menu
A’la carte menu
Table d’hote menu
Single use menu
Non selective menu
Struktur menu adalah ketentuan frekuensi pemberian makan dalam sehari contohnya 3 kali makan utama dan 2 kali makan selingan. Apakah yang akan terbentuk setelah struktur menu ?
Pola menu
Siklus menu
Master menu
Menu standar
Standar resep
Jika didalam menu terdapat hidangan yang disajikan dengan harga yang tinggi dan beraneka pilihan, maka disini merupakan gambaran fungsi menu sebagai apa?
Alat pemasaran
Alat kontrol manajemen
Alat pendidikan
Alat menunjukkan finansial institusi
Alat komunikasi dan informasi
Sebutkan syarat menu yang baik dari sudut pandang manajerial !
Memperhatikan dana yang tersedia
Rasa dan aroma makanan enak
Besar porsi sesuai
Penyajian menarik dan saniter
Mencukup kebutuhan gizi konsumen
Sebutkan jenis menu yang berganti-ganti dalam kurun waktu tertentu.
Static menu
Single use menu
Full selective menu
Non selective menu
Cycle menu
Untuk menciptakan kualitas/mutu dan porsi yang relatif sama citarasanya. Maka apakah yang diperlukan agar tercipta hal tersebut?
Standar porsi
Standar bumbu
Standar resep
Standar makanan
Standar mutu
Sebutkan manfaat perencanaan menu bagi pihak institusi/manajemen !
Sebagai alat komunikasi
Sebagai sarana informasi harga
Sebagai alat untuk menunjukkan finansial
Sebagai pedoman dalam kegiatan pengolahan makanan
Sebagai alat penyuluhan
Salah satu langkah dalam perencanaan menu adalah menetapkan pola menu. Sebutkan input untuk pola menu !
Standar porsi
Standar makanan
Kecukupan gizi
Standar menu
Standar resep
Sebutkan menu yang harus ditetapkan pada fasilitas pelayanan kesehatan!
Menu standar dan selective menu
Menu dasar dan menu tambahan
Menu a’la carte atau menu table d’hote
Menu standar dan menu pilihan dan kombinasi keduanya
Menu standar dan menu a’la carte
Sebutkan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menetapkan lama siklus menu !
Jumlah konsumen
Macam konsumen
Golongan umur konsumen
Berapa lama konsumen tinggal pada institusi dan mendapat pelayanan
Jenis penyakit klien
Menu apakah yang dibuat pada institusi penyelenggaraan makanan yang bersifat komersil ?
Menu a’la carte atau menu table d’hote
Menu non siklus
Menu statis
Menu pilihan
Menu siklus
Salah satu tujuan dari perencanaan menu !
Menarik konsumen
Menentukan tempat pembelian bahan makanan
Sebagai pedoman untuk melakukan pelelangan tender
Mendapatkan keuntungan institusi sebesar-besarnya
Sebagai pedoman dalam kegiatan pengolahan makanan
Dalam kegiatan perencanaan menu terdapat 1 siklus. Sebutkan kegiatan yang dilakukan setelah menyusun pola menu !
Membuat pedoman menu
Membuat master menu
Memasukkan hidangan ke dalam master menu
Evaluasi menu
Membuat standar menu
Salah satu faktor perencanaan menu di Institusi Rumah Sakit adalah .....
Kelas pelayanan
Ketersediaan dana
Harga bahan makanan
Ketersediaan standar resep
Mampu memenuhi kebutuhan gizi pasien
Tujuan melakukan penyusunan standar makanan untuk ....
Untuk memperoleh besar porsi dan rasa hidangan.
Untuk mendapatkan kualitas makanan yang seragam dan konsisten setiap waktu.
Untuk digunakan pada unit perencanaan menu, pembelian, pengolahan dan distribusi.
Sebagai panduan dalam menentukan standar resep yang akan digunakan.
Untuk menyediakan acuan/patokan jenis dan jumlah bahan makanan seorang sehari sebagai dasar untuk merancang kebutuhan jenis dan jumlah bahan makanan.
Fungsi standar apakah yang digunakan sebagai alat promosi dari quality assurance (jaminan mutu) ?
Makanan
Porsi
Bumbu
Resep
Kualitas
Standar porsi yang digunakan pada penyajian hidangan, misalnya ......
Ayam filet 50 gram
Daging cincang 50 gram
Biskuit 20 gram
Wortel 75 gram
Beras 100 gram
Untuk mendapatkan keseragaman rasa makanan yang diproduksi dengan menggunakan standar .....
Porsi
Bumbu
Resep
Kualitas
Makanan
Manfaat adanya standar resep dalam sistem penyelenggaraan makanan institusi untuk....
Sebagai citra institusi
Sebagai alat promosi
Mempermudah proses distribusi
Mempermudah proses perencanaan menu
Mempermudah proses pengadaan bahan makanan
Fungsi standar porsi sebagai ...
Alat kontrol pada audit gizi
Alat komunikasi
Alat penyuluhan
Alat pemasaran
Alat informasi harga
Merupakan kegiatan Logistik antara lain:
Proses perencanaan, pengadaan, transportasi, pengolahan dan penyimpanan makanan
Proses pengelolaan dan penyimpanan basah saja
Proses pemindahan bahan/material dari gudang ke distibusi makanan (sebagai titik awal/point of origin)
Proses pengelolaan dan penyimpanan barang jadi (finished goods)
Proses distribusi barang jadi dari gudang pabrik ke penyalur dan selanjutnya ke konsumen. (sebagai titik konsumsi/point of consumption)
Penganggaran, perhitungan bahan makanan, pengadaan BM, produksi bahan makanan, Evaluasi, merupakan kegiatan........
Penyelenggaraan makanan institusi
Penyelenggaraan logistik penyelenggaraan makanan
Perincian dana kebutuhan makanan pada penyelenggaraan makanan.
Kegiatan Administrasi barang
Kegiatan produksi makanan rumah sakit
Perencanaan anggaran belanja makanan, perencanaan menu, kebutuhan bahan makanan, penerimaan, penyimpanan,dan distibusi makanan merupakan kegiatan........
Penyelenggaraan makanan institusi
Penyelenggaraan logistik penyelenggaraan makanan
Perincian dana kebutuhan makanan pada penyelenggaraan makanan
Kegiatan Administrasi barang
Kegiatan produksi makanan rumah saki
Faktor yang menyebabkan peran logistik di Rumah Sakit menjadi sangat penting antara lain......
Faktor waktu, dana dan SDM
Faktor Waktu, Faktor Tidak kesinambungan dan ketidakpastian
Faktor dana, lingkungan kerja Dan SDM
Faktor Waktu dan Lingkungan penyelenggaraan makanan
Faktor pengelolaan, survey pendahuluan dan waktu
Prosedur pembelian yaitu sebagai berikut................
Kontrak, Harian dan Bulanan, Pembelian secara kontan
Pembelian langsung kepasar (the open market of buying), Pelelangan (the formal competitive of bid), Pembelian musyawarah (the negotiated of buying), pembelian akan dating (future contract), Pembelian tanpa tanda tangan
Tanda terima dan analisis Daftar Permintaan Pembelian (Purchase Requisition –PR), Pemilihan sumber persediaan yang potensial, Pengajuan Permintaan Penawaran Harga, Pemilihan Sumber yang Tepat, Penetapan Harga yang Tepat.
Pengeluaran Pesanan Pembelian ( Purchase Order – PO)
Analisis Laporan Penerimaan dan Persetujuan Faktur Penjaja/Vendor bagi pembayaran.
Metode Pembelian Bahan Makanan.........
Kontrak, Harian dan Bulanan, Pembelian secara kontan
Pembelian langsung kepasar (the open market of buying), Pelelangan (the formal competitive of bid), Pembelian musyawarah (the negotiated of buying), pembelian akan dating (future contract), Pembelian tanpa tanda tangan
Tanda terima dan analisis Daftar Permintaan Pembelian (Purchase Requisition –PR), Pemilihan sumber persediaan yang potensial, Pengajuan Permintaan Penawaran Harga, Pemilihan Sumber yang Tepat, Penetapan Harga yang Tepat.
Pengeluaran Pesanan Pembelian ( Purchase Order – PO),
Analisis Laporan Penerimaan dan Persetujuan Faktur Penjaja/Vendor bagi pembayaran.
Pemesanan barang /bahan makanan dari rekanan pemborong yang telah memenangkan pelelangan borongan bahan makanan, merupakan kegiatan....
Penyelenggaraan makanan institusi
Penyelenggaraan logistik penyelenggaraan makanan
Perincian dana kebutuhan makanan pada penyelenggaraan makanan
Kegiatan Administrasi barang
Kegiatan produksi makanan rumah sakit
Sistem pembelian barang..........
Kontrak, Harian dan Bulanan, Pembelian secara kontan
Pembelian langsung kepasar (the open market of buying), Pelelangan (the formal competitive of bid), Pembelian musyawarah (the negotiated of buying), pembelian akan dating (future contract), Pembelian tanpa tanda tangan
Tanda terima dan analisis Daftar Permintaan Pembelian (Purchase Requisition –PR), Pemilihan sumber persediaan yang potensial, Pengajuan Permintaan Penawaran Harga, Pemilihan Sumber yang Tepat, Penetapan Harga yang Tepat.
Pengeluaran Pesanan Pembelian ( Purchase Order – PO),
Analisis Laporan Penerimaan dan Persetujuan Faktur Penjaja/Vendor bagi pembayaran.
Istilah logistik perangkat keras terdiri dari..........
Perencanaan, pelaksanaan dalam cakupan produksi, pengadaan, penyimpanan, distribusi, evaluasi
Perangkat keras, perangkat lunak,
Personil, Persediaan ( suplies),Peralatan
Terpenuhi kebutuhan pasien di Rumah sakit
Efektif dan efesien
Tujuan dari kegiatan Logistik pada penyelenggaran makanan........
Perencanaan, pelaksanaan dalam cakupan produksi, pengadaan, penyimpanan, distribusi, evaluasi
Perangkat keras, perangkat lunak,
Personil, Persediaan ( suplies),Peralatan
Terpenuhi kebutuhan pasien di Rumah sakit
Efektif dan efesien
Termasuk perangkat Perangkat Lunak, merupakan kegiatannya antara lain:
Perencanaan, pelaksanaan dalam cakupan produksi, pengadaan, penyimpanan, distribusi, evaluasi
Perangkat keras, perangkat lunak,
Personil, Persediaan ( suplies),Peralatan
Terpenuhi kebutuhan pasien di Rumah sakit
Efektif dan efesien
Mempunyai banyak kumpulan resep, mengetahui ketersediaan bahan makanan merupakan suatu proses ketika akan menyusun menu. Kegiatan tersebut termasuk dalam :
Penyusunan menu
Perencanaan menu
Membuat master menu
Membuat rincian menu
Membuat rincian menu
Berdasarkan jenis hidangan, frekuensi penggunaan bahan makanan, kombinasi warna maka dapat dilakukan :
Modifikasi menu
Modifikasi resep
Penyusunan menu
Perencanaan menu
Penyusunan master menu
Siklus menu yang ada dirumah sakit ada yang 3, 5, 7 atau 10 hari. Menentukan perputaran menu untuk jangka waktu tertentu memerlukan berbagai pertimbangan. Pertimbangan apakah yang harus diperhatikan ?
Biaya yang tersedia
Tenaga yang tersedia
Jangka waktu pelayanan
Kondisi pasar
Waktu pelayanan
Untuk memudahkan para penjamah makanan membagikan hidangan kepada pasien, maka bahan makanan yang akan dimasak terutama golongan protein dipotong sesuai dengan berat yang diinginkan. Hal apakah yang dimaksud?
Menu standar
Kerangka menu
Master menu
Standar porsi
Menu pilihan
Seorang Ahli gizi diminta menyusun menu untuk sebuah rumah sakit tipe C dengan siklus menu 7 hari dengan anggaran biaya makan Rp. 25.000,- perhari dengan 3 kali makan dan 2 kali selingan. Faktor apakah yang paling utama harus diperhatikan oleh Ahli Gizi tersebut ?
Persediaan pasar
Tenaga kerja
Alat pengolahan
Anggaran
Fasilitas
Jika Ahli Gizi tersebut juga diminta untuk menyusun menu untuk pasien dengan penyakit gastritis, maka hal paling utama apakah yang menjadi pertimbangan?
Kebiasaan makan dan kesukaan
Karakteristik makanan dan sifat rangsangannya
Macam peraturan rumah sakit
Kondisi pasar
Kecukupan gizi pasien
Ketika menyusun menu untuk penderita kurang energi protein (KEP), pertimbangan utama yang harus diperhatikan adalah...
Kesukaan pasien
Karakteristik bahan makanan
Kecukupan gizi
Anggaran
Standar porsi
Penetapan standar makanan melalui beberapa tahap. Tahap awal yang harus dilakukan adalah :
Menetapkan harga makanan
Menetapkan kebutuhan gizi
Menetapkan berat bersih bahan makanan
Menetapkan standar porsi
Menetapkan kebutuhan bahan makanan
Standar porsi sayuran untuk satu kali makan adalah :
100 gram
125 gram
75 gram
80 gram
150 gram
Standar porsi makan siang untuk makanan pokok (nasi) rata-rata sebanyak
200 gram
350 gram
400 gram
450 gram
500 gram
Berat bersih bahan makanan dalam setiap jenis hidangan disebut ...
Standar Makanan
Standar kualitas
Standar resep
Staandar operasional
Standar porsi
