NEW
Font size
WorksheetsUTS SPMI PRODI D-III GIZI (GENAP)' 23
Total questions: 80
Worksheet time: 1hrs 3mins
Sebutkan kelebihan penggunaan menu !
Alat pemasaran
Menghemat waktu dan dana
Membantu standarisasi resep
Beban pekerjaan karyawan dapat diminimalkan
Memudahkan pembelian bahan makanan dan pengolahan
Disebut menu apakah jika menu yang ditawarkan secara tetap setiap saat atau setiap hari di institusi hotel ataupun restoran dengan variasi yang banyak?
Static menu
Single use menu
Full selective menu
Non selective menu
Cycle menu
Keuntungan dari menggunakan menu ini yaitu menawarkan banyak pilihan ke konsumen, sehingga konsumen akan memilih menu yang disukai. Jenis menu apakah yang dimaksud ?
Static menu
Single use menu
Full selective menu
Non selective menu
Cycle menu
Jika terpadat susunan menu seperti dibawah ini :
Nasi goreng biasa Rp 17.500,-
Nasi goreng seafood Rp 30.000,-
Nasi goreng spesial Rp 35.000,-
Sebutkan jenis menu seperti contoh tersebut !
Static menu
A’la carte menu
Table d’hote menu
Single use menu
Non selective menu
Struktur menu adalah ketentuan frekuensi pemberian makan dalam sehari contohnya 3 kali makan utama dan 2 kali makan selingan. Apakah yang akan terbentuk setelah struktur menu ?
Pola menu
Siklus menu
Master menu
Standar menu
Standar resep
Jika didalam menu terdapat hidangan yang disajikan dengan harga yang tinggi dan beraneka pilihan, maka disini merupakan gambaran fungsi menu sebagai apa?
Alat pemasaran
Alat kontrol manajemen
Alat pendidikan
Alat menunjukkan finansial institusi
Alat komunikasi dan informasi
Sebutkan syarat menu yang baik dari sudut pandang manajerial !
Memperhatikan dana yang tersedia
Rasa dan aroma makanan enak
Besar porsi sesuai
Mencukupi kebutuhan gizi konsumen
Penyajian menarik dan saniter
Sebutkan jenis menu yang berganti-ganti dalam kurun waktu tertentu !
Static menu
Single use menu
Full selective menu
Non selective menu
Cycle menu
Untuk menciptakan kualitas/mutu dan porsi yang relatif sama citarasanya. Maka apakah yang diperlukan agar tercipta hal tersebut?
Standar porsi
Standar bumbu
Standar resep
Standar makanan
Standar mutu
Salah satu langkah dalam perencanaan menu adalah menetapkan pola menu. Sebutkan input untuk pola menu !
Standar porsi
Standar makanan
Kecukupan gizi
Standar menu
Standar resep
Sebutkan menu yang harus ditetapkan pada fasilitas pelayanan kesehatan!
Menu standar dan selective menu
Menu dasar dan menu tambahan
Menu a’la carte atau menu table d’hote
Menu standar dan menu pilihan dan kombinasi keduanya
Menu standar dan menu a’la carte
Sebutkan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menetapkan lama siklus menu !
Jumlah konsumen.
Macam konsumen.
Golongan umur konsumen.
Berapa lama konsumen tinggal pada institusi dan mendapat pelayanan.
Jenis penyakit klien.
Menu apakah yang dibuat pada institusi penyelenggaraan makanan yang bersifat komersil ?
Menu a’la carte atau menu table d’hote
Menu non siklus
Menu statis
Menu pilihan
Menu siklus
Sebutkan tujuan dari perencanaan menu !
Menarik konsumen
Menentukan tempat pembelian bahan makanan
Sebagai pedoman untuk melakukan pelelangan tender
Mendapatkan keuntungan institusi sebesar-besarnya
Sebagai pedoman dalam kegiatan pengolahan makanan
Dalam kegiatan perencanaan menu terdapat 1 siklus. Sebutkan kegiatan yang dilakukan setelah menyusun pola menu !
Membuat pedoman menu
Membuat master menu
Memasukkan hidangan ke dalam master menu
Evaluasi menu
Membuat standar menu
Sebutkan salah satu faktor perencanaan menu di Rumah Sakit!
Kelas pelayanan
Ketersediaan dana
Harga bahan makanan
Ketersediaan standar resep
Mampu memenuhi kebutuhan gizi pasien
Sebutkan tujuan dalam penyusunan standar makanan !
Untuk memperoleh besar porsi dan rasa hidangan
Untuk mendapatkan kualitas makanan yang seragam dan konsisten setiap waktu
Untuk digunakan pada unit perencanaan menu, pembelian, pengolahan dan distribusi.
Sebagai panduan dalam menentukan standar resep yang akan digunakan
Untuk menyediakan acuan/patokan jenis dan jumlah bahan makanan seorang sehari sebagai dasar untuk merancang kebutuhan jenis dan jumlah bahan makanan.
Sebutkan fungsi standar apakah yang digunakan sebagai alat promosi dari quality assurance (jaminan mutu) ?
Makanan
Porsi
Bumbu
Resep
Kualitas
Sebutkan contoh standar porsi yang digunakan pada penyajian hidangan !
Ayam filet 50 gram
Daging cincang 50 gram
Biskuit 20 gram
Wortel 75 gram
Beras 100 gram
Sebutkan standar yang digunakan agar diperoleh keseragaman rasa hidangan yang diproduksi !
Porsi
Bumbu
Resep
Kualitas
Makanan
Sebutkan manfaat adanya standar resep dalam sistem penyelenggaraan makanan institusi !
Sebagai citra institusi
Sebagai alat promosi
Mempermudah proses distribusi
Mempermudah proses perencanaan menu
Mempermudah proses pengadaan bahan makanan
Sebutkan fungsi standar porsi !
Alat kontrol pada audit gizi
Alat komunikasi
Alat penyuluhan
Alat pemasaran
Alat informasi harga
Tujuan Penyelenggaraan makanan institusi.............
Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Membantu meningkatkan status gizi anak-anak
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh
Karakteristik penyelenggaraan makanan rumah sakit adalah............
Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Membantu meningkatkan status gizi anak-anak
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh
Tujuan penyelenggaraan makanan Anak Sekolah..............
Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Membantu meningkatkan status gizi anak-anak
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh
Tujuan Penyelenggaraan Makanan Asrama........
Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Membantu meningkatkan status gizi anak-anak
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh
Tujuan pemesanan diit pada pasien..........
Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Membantu meningkatkan status gizi anak-anak
Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien
Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh
Untuk dapat menyediakan makanan yang sesuai dengan kualitas, maka perlu disusun spesifikasi bahan makanan yang akan digunakan. Keuntungan dari penyusunan spesifikasi bahan makanan adalah ....
Mendapatkan harga bahan makanan yang murah
Mendapatkan bahan makanan yang aman dan bergizi tinggi
Memudahkan dalam proses pengolahan
Memudahkan dalam proses penyajian makanan
Makanan yang dikonsumsi pasien perlu diperhatikan antara lain........
Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan
Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik
Preskripsi diit
Distribusi makanan
Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan
Data Yang Diperlukan Untuk Menghitung Kebutuhan Energi sehari............
Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan
Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik
Preskripsi diit
Distribusi makanan
Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan
Tahap awal pemesanan diit harus mempersiapkan................
Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan
Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik
Preskripsi diit
Distribusi makanan
Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan
Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan merupakan...........
Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik
Preskripsi diit
Distribusi makanan
Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan
Tahap akhir pemesanan diit yaitu mempersiapkan................
Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan
Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik
Preskripsi diit
Distribusi makanan
Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan
Rencana diet yang telah disusun guna perencanaan makanan, selanjutnya di terjemahkan ke dalam...........
Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan
Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik
Preskripsi diit
Distribusi makanan
Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan
Perencanaan makan pasien dengan diet khusus bertujuan............
Untuk pencapaian status kesehatan dengan status gizi normal
Untuk Pemberian diet yang tepat dan benar.
Untuk mempercepat penyembuhan pasien selama di rawat inap di rumah sakit.
Agar pasien segera pulang
Pasien tidak bertambah komplikasinya
Rumah Sakit melayani makan untuk pasien klas III dengan jumlah 30 orang perhari. Siklus menu yang digunakan 10 hari. Dalam siklus menu tersebut terdapat masakan : 2 x daging sapi, 3 x bayam, 2 x ayam. Standar porsi untuk daging sapi adalah 50 gr, bayam 100 gr, ayam 75 gr. Penyusutan yang terjadi selama pemasakan untuk daging sapi adalah 25% (BDD 75 %), sedangkan refuse untuk bayam 40% (BDD 60 %) dan ayam 30% (BDD 70 %). Pada menu ke-10 terdapat daging sapi, pada menu 11 terdapat ayam dan sayur bayam. Berdasarkan kasus tersebut, berapa kebutuhan bahan makanan daging sapi untuk pemesanan rata-rata 1 (satu) siklus menu.....
2 kg
4 kg
6 kg
8 kg
10 kg
Rumah Sakit melayani makan pasien klas III dengan jumlah 30 orang perhari. Siklus menu 10 hari yang digunakan. Dalam siklus menu tersebut terdapat masakan : 2 x daging sapi, 3 x bayam, 2 x ayam. Standar porsi untuk daging sapi adalah 50 gr, bayam 100 gr, ayam 75 gr. Penyusutan yang terjadi selama pemasakan untuk daging sapi adalah 25% (BDD 75 %), sedangkan refuse untuk bayam 40% (BDD 60 %) dan ayam 30% (BDD 70 %). Pada menu 10 terdapat daging sapi, pada menu 11 terdapat ayam dan sayur bayam. Berapa kebutuhan bahan makanan untuk daging sapi untuk pemesanan 1 bulan?
8 kg
10 kg
12 kg
14 kg
16 kg
Rumah Sakit melayani makan pasien klas III dengan jumlah 30 orang perhari. Siklus menu 10 hari yang digunakan. Dalam siklus menu tersebut terdapat masakan : 2 x daging sapi, 3 x bayam, 2 x ayam. Standar porsi untuk daging sapi adalah 50 gr, bayam 100 gr, ayam 75 gr. Penyusutan yang terjadi selama pemasakan untuk daging sapi adalah 25% (BDD 75 %), sedangkan refuse untuk bayam 40% (BDD 60 %) dan ayam 30% (BDD 70 %). Pada menu 10 terdapat daging sapi, pada menu 11 terdapat ayam dan sayur bayam. Berapa kebutuhan bahan makanan bayam untuk pemesanan satu siklus menu?
5 kg
10 kg
15 kg
22,5 kg
24,5 kg
Perencanaan kebutuhan bahan makanan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu....
Jenis menu yang digunakan, yang memuat jenis dan jumlah bahan makanan yang digunakan setiap hari sesuai siklus menu, lama waktu siklus menu, jenis & jumlah konsumen
Aplikasi nutri survey dan TKPI
Hanya dengan siklus menu 7 hari, Harga bahan makanan, TKPI, jenis dan jumlah konsumen
Jenis dan jumlah konsumen, ada yang heterogen/homogen dan ada yang dilayani tidak rutin setiap hari, Bahan makanan yang tersedia saja.
DKGA dan TKPI
Secara kuantitas beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dan diperhatikan dalam memperhitungkan kebutuhan bahan makanan adalah:
Hari rawat inap, makanan yang dimakan pasien, hasil survey bahan makanan
Frekuensi penggunaan masing-masing bahan makanan dalam setiap harinya, sesuai dengan siklus menu yang digunakan.
Berapa kali perputaran menu dalam satu bulan/tribulan menghitung refuse nya
Standar menu atau pedoman menu yang digunakan, Standar porsi untuk klien yang dilayanin serta jumlah klien yang dilayani dan karakteristiknya, Jumlah hari pelayanan dalam 1 siklus atau 1 bulan.
Jumlah pasien rawat inap, TKPI.
Untuk mendapatkan jumlah bahan makanan yang memenuhi kebutuhan konsumen berdasarkan ....
Standar porsi (berat bersih mentah), refuse bahan makanan
Refuse dari setiap bahan makanan yang digunakan berdasarkan Daftar Komposisi Bahan Makanan dan Standar porsi.
Menghitung kebutuhan sehari dengan DKBM dan nutri survey
Survey harga, jumlah pasien yang dilayani, BOR rumah sakit, daftar komposisi bahan makanan
Standar porsi, standar bumbu, master menu, serta BOR Rumah sakit.
Apa yang dimaksud dengan refuse pada perhitungan kebutuhan klien ......................
Berat bersih, berat yang dapat dimakan, standar porsi
Berat makanan yang tidak dapat dimakan oleh klien
Berat makanan yang dapat di olah lebih lanjut
Menu-menu yang di gunakan di penyelenggaraan tersebut
Makanan yang berdasarkan TKPI dan DKMB.
Bila BOR suatu rumah sakit dengan tipe B = 60% dengan jumlah tempat tidur 200. Berapa estimasi jumlah porsi untuk produksi makanan pasien rumah sakit tersebut?
130 an porsi
200 an porsi
270 an porsi
330 an porsi
400 an porsi
Pengertian Penyelenggaraan Makanan Institusi di Indonesia adalah ....
Menyelenggarakan minimal 150 porsi sekali penyelenggaraan
Menyelenggarakan ≥ 50 porsi sekali penyelenggaraan
Menyelenggarakan minimal 100 porsi sekali penyelenggaraan
Menyelenggarakan > 500 porsi sehari
Menyelenggarakan maksimal 75 porsi sekali penyelenggaraan
Prinsip dari penyelenggaraan makanan Institusi adalah ….
Mengolah makanan dengan menggunakan peralatan yang canggih
Menggunakan bahan makanan yang setengah jadi
Harga makanan dapat dijangkau konsumen.
Penyajian makanan sesuai kemampuan institusi
Menggunakan fasilitas peralaatan yang cukup
Termasuk dalam kegiatan “process” pada kegiatan penyelenggaraan makanan menurut Grace
Perdigon adalah ....
Equipment, material, food quality, production
Standar, kebijakan, instruksi, produksi dan distribusi
Menu planning, purchasing, production, sanitasi and safety, distribution
Control, feed back, policies dan standards
Environtment
Sistem pengadaan (mulai dari perencanaan menu sampai penyimpanan), pendistribusian makanan, yang disebut dengan elemen;
Resourcess
Proses
Input
Output
Feedback
Pada dasarnya terdapat 4 macam tipe penyelenggaraan makanan banyak, yaitu conventional, commisary, ready prepared dan assembly. Masing-masing tipe tersebut dibedakan berdasarkan ....
Jarak waktu antara produksi dan penyajian
Jumlah/kapasitas produksinya
Karakteristik konsumennya
Sistem Pengolahannya.
Sistem marketingnya.
Salah satu ciri penyelenggaraan makanan konvensional adalah ....
Disajikan pada tempat yang jauh dari tempat pengolahan
Peralatan masak butuh lebih banyak
Tenaga kerjanya terlatih
Ruangan pengolahan kecil
Memerlukan tenaga yang ahli dalam mengolah makanan.
Termasuk salah satu ciri penyelenggaraan makanan ready prepared adalah ....
Tenaga kerjanya terlatih
Ruangan pengolahan kecil
Disajikan pada tempat yang jauh dari tempat pengolahan
Peralatan masak butuh lebih banyak
Tersedia tempat makanan yang khusus.
Kelompok institusi yang bersifat komersial (profit oriented) antara lain: transportasi dan
Lembaga Sosial
Industri
Kantin sekolah
Darurat
Rumah Sakit
SK Menkes RI No. 983/Menkes/SK/XI/92 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum, maka unit gizi yang melaksanakan kegiatan disebut;
Poliklinik
Ruang Inap
Instalasi Gizi.
Rumah makan
Poli Gizi
Tujuan penyelenggaraan makanan Anak Sekolah
Menyediakan makanan selama di sekolah.
Meningkatkan semangat belajar anak.
Membantu anak-anak sekolah untuk mendapatkan makanan.
Dapat mengembangkan kreasinya dan dapat mendiskusikan pelajarannya.
Makanan dipersiapkan dalam keadaan bersih dan higienis
Tipe penyelenggaraan makanan yang membutuhkan paling sedikit tempat penyimpanan makanan adalah ....
Commissary
Ready Prepared
Assembly
Conventional.
Komersil
Tipe penyelenggaraan makanan yang dapat menyimpan cadangan makanan dalam waktu lebih lama adalah ....
Commissary
Ready Prepared
Assembly
Conventional.
Komersil
Kerugian menggunakan tipe ready prepared adalah ....
Alat masak harus banyak
Memiliki titik kritis terjadinya kontaminasi
Produk yang dihasilkan kurang banyak
Beban kerja karyawan tinggi
Harga jual yang terlalu mahal
Kerugian menggunakan tipe assembly adalah ....
Membutuhkan ruangan cukup luas
Kemungkinan terlambat distribusi
Produk yang dihasilkan sedikit
Jumlah produksi sampah cukup tinggi karena alat makan bersifat disposable
Tidak termasuk dalam kerugian menggunakan tipe assembly adalah ....
Membutuhkan alat penyimpanan panas yang memadai
Dapat terjadi penurunan kualitas makanan dan daya terima konsumen
Produk yang dihasilkan tidak bervariasi
Perlu tempat yang indah dan menarik
Aero Catering Service (ACS) yang menyelenggarakan makanan bagi perusahaan penerbangan nasional dan internasional, menggunakan tipe penyelenggaraan makanan ....
Ready Prepared
Conventional
Commissary
Assembly
Tipe commissary banyak digunakan pada ....
Catering di Indonesia
Rumah sakit di Indonesia
Aero Catering Service (ACS)
Franchise (seperti Mc. Donald, Kentucky)
Perusahaan Industri
Suatu PMI menyediakan makanan bagi sekelompok masyarakat tertentu (klien) yang mendapatkan makan secara kontinyu. Apakah jenis klasifikasi dari PMI tersebut?
Rumah Sakit
Komersil
Industri
Khusus
Asrama
Sebuah Cafe berusaha memperoleh keuntungan maksimal dengan cara memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen, memberi hiburan kepada konsumen, serta menarik konsumen baru. Apakah jenis klasifikasi dari PMI tersebut?
Rumah Sakit
Asrama
Komersil
Khusus
Industri
Sebuah Penyelenggaraan Makanan Institusi (PMI) yang jenis dan jumlah konsumennya bervariasi, memiliki sarana fisik dan sumber daya yang lengkap, menyediakan makanan penuh sehari dan memiliki syarat kesehatan merupakan karakteristik dari jenis PMI:
Rumah Sakit
Asrama
Komersil
Khusus
Industri
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect). Beberapa ketentuan perundang- undangan yang digunakan UU no 23 tahun 1992, tentang:
Jabatan Fungsional
Perlindungan konsumen
Kesehatan
Angka kredit.
Standart Rumah Sakit
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect).
Beberapa ketentuan perundang- undangan yang digunakan UU no 8 tahun 1999, tentang:
Jabatan Fungsional
Perlindungan konsumen
Kesehatan
Angka kredit
Standart Rumah Sakit
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect),
untuk peraturan tentang jabatan fungsional nutrisionis dan angka kredit pada aturan nomor…
23/Kep/ M.PAN/4/2001
13/Kep/ M.PAN/4/2001
33/Kep/ M.PAN/4/2001
43/Kep/ M.PAN/4/2001
03/Kep/ M.PAN/4/2001
Sistem pelayanan gizi di rumah sakit dengan memperhatikan berbagai aspek gizi masyarakat, serta merupakan bagian dari pelayanan kesehatan secara menyeluruh untuk meningkatkan dan
Mengembangkan mutu penyuluhan.
Mengembangkan standart RS.
Mengembangkan mutu pelayanan gizi di rumah sakit.
Pelayanan di rumah sakit.
Pengembangkan makanan.
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect) dengan tujuan terciptanya sistem pelayanan gizi di rumah sakit dengan memperhatikan berbagai aspek gizi dan.
Pengetahuan penderita
Status kesehatan
Penyakit.
Pengembangan mutu gizi
Kesehatan masyarakat.
Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect) dengan tujuan peningkatan pelayanan gizi yang mencakup penyelenggaraan pengkajian dietetik dan pola makan berdasarkan.
Kebutuhan gizi pasien
Diagnosis gangguan gizi
Keadaan klinis pasien
Anamnesis diet dan pola makan.
Pengolahan bahan makanan
Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam input disini adalah;
Perencanaan
SDM
Penyimpanan
Pengolahan
Intervensi gizi
Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam proses disini adalah;
Perencanaan
SDM
Penyimpanan
Pengolahan
Intervensi gizi.
Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam output disini adalah;
Perencanaan
SDM
Tepat gizi
Pengolahan
Intervensi gizi.
Suatu pengorbanan sumber ekonomi diukur dalam satuan uang,yang telah dan akan terjadi untuk
mendapatkan barang/ jasa yang diharapkan akan memberikan keuntungan/manfaat saat ini atau masa
yang akan datang. Pengorbanan ini disebut dengan:
Keuangan
Anggaran
Biaya
Objek biaya
Profit
Biaya yang telah atau akan dikeluarkan dalam rangka memproduksi makanan, dinamakan biaya…
Overhead
Makan
Langsung
Tidak langsung
Bahan makanan
Biaya produksi adalah biaya bahan makanan yang digunakan untuk produksi barang jadi. Biaya bahan makanan terdiri dari biaya bahan baku dan biaya
Bahan bakar
Bahan Penolong
Pemeliharaan
Administrasi
Listrik.
Alokasi biaya Air merupakan bagian untuk memproduksi bahan makanan, bila biaya air dalam satu tahun Rp1.830.000,- Jumlah porsi makanan dalam satu tahun sebesar 103.494 porsi. Berapa besar biaya satuan (unit cost) air ?
Rp 35,-
Rp 30
Rp 25
Rp 20,-
Rp. 17,68
Dalam penyelenggaraan makanan di RS sangat diperlukan data untuk mengestimasi /jumlah produksi
makanan. Data tersebut...
Adanya harga pasar modern dan tradisional.
Menu, standar resep, jumlah konsumen, sumber daya
Siklus menu 10 hari, standar porsi, pasien VIP, transportasi.
Ketenagaan ( Ahli gizi, Juru masak, bagian persiapan, pengelola, penyajian).
Perhitungan terjadinya fluktuasi pemakaian bahan makanan di hari-hari besar.
Perhitungan biaya dari kebutuhan bahan makanan sebesar Rp 46.890,-/orang/hari, belum menambahan biaya bumbu 10%. Jumlah pasien yang dilayani rata-rata per-hari sebanyak 100 orang. Selama satu minggu (7 hari) diperlukan biaya sebesar:
Rp. 34.105.300,-
Rp. 36.105.300,-
Rp. 38.105.300,-
Rp. 35.105.300,-
Rp. 37.105.300,-
Tenaga ahli gizi melakukan pemesanan buah pepaya sebanyak 7000 gram dengan bdd sebesar 75%,
Pemesanan buah papaya tersebut untuk konsumen sebanyak…
55 orang
51 orang
45 orang
52 orang
42 orang
Ketika menyusun menu untuk penderita kurang energi protein, pertimbangan paling utama apakah yang harus diperhatikan?
Kesukaan pasien
Kecukupan gizi
Karakteristik bahan makanan
Anggaran
Standar porsi
