wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS SPMI PRODI D-III GIZI (GENAP)' 23

Total questions: 80

Worksheet time: 1hrs 3mins

Name
Class
Date
1.

Sebutkan kelebihan penggunaan menu !

a)

Alat pemasaran

b)

Menghemat waktu dan dana

c)

Membantu standarisasi resep

d)

Beban pekerjaan karyawan dapat diminimalkan

e)

Memudahkan pembelian bahan makanan dan pengolahan

2.

Disebut menu apakah jika menu yang ditawarkan secara tetap setiap saat atau setiap hari di institusi hotel ataupun restoran dengan variasi yang banyak?

a)

Static menu

b)

Single use menu

c)

Full selective menu

d)

Non selective menu

e)

Cycle menu

3.

Keuntungan dari menggunakan menu ini yaitu menawarkan banyak pilihan ke konsumen, sehingga konsumen akan memilih menu yang disukai. Jenis menu apakah yang dimaksud ?

a)

Static menu

b)

Single use menu

c)

Full selective menu

d)

Non selective menu

e)

Cycle menu

4.

Jika terpadat susunan menu seperti dibawah ini :

Nasi goreng biasa Rp 17.500,-

Nasi goreng seafood Rp 30.000,-

Nasi goreng spesial Rp 35.000,-

Sebutkan jenis menu seperti contoh tersebut !

a)

Static menu

b)

A’la carte menu

c)

Table d’hote menu

d)

Single use menu

e)

Non selective menu

5.

Struktur menu adalah ketentuan frekuensi pemberian makan dalam sehari contohnya 3 kali makan utama dan 2 kali makan selingan. Apakah yang akan terbentuk setelah struktur menu ?

a)

Pola menu

b)

Siklus menu

c)

Master menu

d)

Standar menu

e)

Standar resep

6.

Jika didalam menu terdapat hidangan yang disajikan dengan harga yang tinggi dan beraneka pilihan, maka disini merupakan gambaran fungsi menu sebagai apa?

a)

Alat pemasaran

b)

Alat kontrol manajemen

c)

Alat pendidikan

d)

Alat menunjukkan finansial institusi

e)

Alat komunikasi dan informasi

7.

Sebutkan syarat menu yang baik dari sudut pandang manajerial !

a)

Memperhatikan dana yang tersedia

b)

Rasa dan aroma makanan enak

c)

Besar porsi sesuai

d)

Mencukupi kebutuhan gizi konsumen

e)

Penyajian menarik dan saniter

8.

Sebutkan jenis menu yang berganti-ganti dalam kurun waktu tertentu !

a)

Static menu

b)

Single use menu

c)

Full selective menu

d)

Non selective menu

e)

Cycle menu

9.

Untuk menciptakan kualitas/mutu dan porsi yang relatif sama citarasanya. Maka apakah yang diperlukan agar tercipta hal tersebut?

a)

Standar porsi

b)

Standar bumbu

c)

Standar resep

d)

Standar makanan

e)

Standar mutu

10.

Salah satu langkah dalam perencanaan menu adalah menetapkan pola menu. Sebutkan input untuk pola menu !

a)

Standar porsi

b)

Standar makanan

c)

Kecukupan gizi

d)

Standar menu

e)

Standar resep

11.

Sebutkan menu yang harus ditetapkan pada fasilitas pelayanan kesehatan!

a)

Menu standar dan selective menu

b)

Menu dasar dan menu tambahan

c)

Menu a’la carte atau menu table d’hote

d)

Menu standar dan menu pilihan dan kombinasi keduanya

e)

Menu standar dan menu a’la carte

12.

Sebutkan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menetapkan lama siklus menu !

a)

Jumlah konsumen.

b)

Macam konsumen.

c)

Golongan umur konsumen.

d)

Berapa lama konsumen tinggal pada institusi dan mendapat pelayanan.

e)

Jenis penyakit klien.

13.

Menu apakah yang dibuat pada institusi penyelenggaraan makanan yang bersifat komersil ?

a)

Menu a’la carte atau menu table d’hote

b)

Menu non siklus

c)

Menu statis

d)

Menu pilihan

e)

Menu siklus

14.

Sebutkan tujuan dari perencanaan menu !

a)

Menarik konsumen

b)

Menentukan tempat pembelian bahan makanan

c)

Sebagai pedoman untuk melakukan pelelangan tender

d)

Mendapatkan keuntungan institusi sebesar-besarnya

e)

Sebagai pedoman dalam kegiatan pengolahan makanan

15.

Dalam kegiatan perencanaan menu terdapat 1 siklus. Sebutkan kegiatan yang dilakukan setelah menyusun pola menu !

a)

Membuat pedoman menu

b)

Membuat master menu

c)

Memasukkan hidangan ke dalam master menu

d)

Evaluasi menu

e)

Membuat standar menu

16.

Sebutkan salah satu faktor perencanaan menu di Rumah Sakit!

a)

Kelas pelayanan

b)

Ketersediaan dana

c)

Harga bahan makanan

d)

Ketersediaan standar resep

e)

Mampu memenuhi kebutuhan gizi pasien

17.

Sebutkan tujuan dalam penyusunan standar makanan !

a)

Untuk memperoleh besar porsi dan rasa hidangan

b)

Untuk mendapatkan kualitas makanan yang seragam dan konsisten setiap waktu

c)

Untuk digunakan pada unit perencanaan menu, pembelian, pengolahan dan distribusi.

d)

Sebagai panduan dalam menentukan standar resep yang akan digunakan

e)

Untuk menyediakan acuan/patokan jenis dan jumlah bahan makanan seorang sehari sebagai dasar untuk merancang kebutuhan jenis dan jumlah bahan makanan.

18.

Sebutkan fungsi standar apakah yang digunakan sebagai alat promosi dari quality assurance (jaminan mutu) ?

a)

Makanan

b)

Porsi

c)

Bumbu

d)

Resep

e)

Kualitas

19.

Sebutkan contoh standar porsi yang digunakan pada penyajian hidangan !

a)

Ayam filet 50 gram

b)

Daging cincang 50 gram

c)

Biskuit 20 gram

d)

Wortel 75 gram

e)

Beras 100 gram

20.

Sebutkan standar yang digunakan agar diperoleh keseragaman rasa hidangan yang diproduksi !

a)

Porsi

b)

Bumbu

c)

Resep

d)

Kualitas

e)

Makanan

21.

Sebutkan manfaat adanya standar resep dalam sistem penyelenggaraan makanan institusi !

a)

Sebagai citra institusi

b)

Sebagai alat promosi

c)

Mempermudah proses distribusi

d)

Mempermudah proses perencanaan menu

e)

Mempermudah proses pengadaan bahan makanan

22.

Sebutkan fungsi standar porsi !

a)

Alat kontrol pada audit gizi

b)

Alat komunikasi

c)

Alat penyuluhan

d)

Alat pemasaran

e)

Alat informasi harga

23.

Tujuan Penyelenggaraan makanan institusi.............

a)

Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit

b)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

c)

Membantu meningkatkan status gizi anak-anak

d)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

e)

Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh

24.

Karakteristik penyelenggaraan makanan rumah sakit adalah............

a)

Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit

b)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

c)

Membantu meningkatkan status gizi anak-anak

d)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

e)

Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh

25.

Tujuan penyelenggaraan makanan Anak Sekolah..............

a)

Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit

b)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

c)

Membantu meningkatkan status gizi anak-anak

d)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

e)

Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh

26.

Tujuan Penyelenggaraan Makanan Asrama........

a)

Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit

b)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

c)

Membantu meningkatkan status gizi anak-anak

d)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

e)

Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh

27.

Tujuan pemesanan diit pada pasien..........

a)

Standar makanan ditetapkan khusus untuk kebutuhan orang sakit sesuai dengan penyakitnya kebijakan rumah sakit

b)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

c)

Membantu meningkatkan status gizi anak-anak

d)

Mengatur menu yang tepat agar dapat diciptakan makanan yang memenuhi kecukupan gizi klien

e)

Memberikan Makanan Sesuai Kebutuhan Pasien Sehingga Mencegah & Mengurangi Kerusakan Jaringan Tubuh

28.

Untuk dapat menyediakan makanan yang sesuai dengan kualitas, maka perlu disusun spesifikasi bahan makanan yang akan digunakan. Keuntungan dari penyusunan spesifikasi bahan makanan adalah ....

a)

Mendapatkan harga bahan makanan yang murah

b)

Mendapatkan bahan makanan yang aman dan bergizi tinggi

c)

Memudahkan dalam proses pengolahan

d)

Memudahkan dalam proses penyajian makanan

29.

Makanan yang dikonsumsi pasien perlu diperhatikan antara lain........

a)

Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan

b)

Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik

c)

Preskripsi diit

d)

Distribusi makanan

e)

Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan

30.

Data Yang Diperlukan Untuk Menghitung Kebutuhan Energi sehari............

a)

Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan

b)

Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik

c)

Preskripsi diit

d)

Distribusi makanan

e)

Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan

31.

Tahap awal pemesanan diit harus mempersiapkan................

a)

Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan

b)

Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik

c)

Preskripsi diit

d)

Distribusi makanan

e)

Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan

32.

Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan merupakan...........

a)

Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik

b)

Preskripsi diit

c)

Distribusi makanan

d)

Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan

33.

Tahap akhir pemesanan diit yaitu mempersiapkan................

a)

Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan

b)

Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik

c)

Preskripsi diit

d)

Distribusi makanan

e)

Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan

34.

Rencana diet yang telah disusun guna perencanaan makanan, selanjutnya di terjemahkan ke dalam...........

a)

Menu dan porsi makanan serta frekuensi makan yang akan diberikan

b)

Jenis kelamin (laki-laki dan perempuan), Umur, Berat badan , Tinggi badan, Aktifitas fisik

c)

Preskripsi diit

d)

Distribusi makanan

e)

Jenis makanan, jumlah yang dimakan maupun jadwal waktu makan

35.

Perencanaan makan pasien dengan diet khusus bertujuan............

a)

Untuk pencapaian status kesehatan dengan status gizi normal

b)

Untuk Pemberian diet yang tepat dan benar.

c)

Untuk mempercepat penyembuhan pasien selama di rawat inap di rumah sakit.

d)

Agar pasien segera pulang

e)

Pasien tidak bertambah komplikasinya

36.

Rumah Sakit melayani makan untuk pasien klas III dengan jumlah 30 orang perhari. Siklus menu yang digunakan 10 hari. Dalam siklus menu tersebut terdapat masakan : 2 x daging sapi, 3 x bayam, 2 x ayam. Standar porsi untuk daging sapi adalah 50 gr, bayam 100 gr, ayam 75 gr. Penyusutan yang terjadi selama pemasakan untuk daging sapi adalah 25% (BDD 75 %), sedangkan refuse untuk bayam 40% (BDD 60 %) dan ayam 30% (BDD 70 %). Pada menu ke-10 terdapat daging sapi, pada menu 11 terdapat ayam dan sayur bayam. Berdasarkan kasus tersebut, berapa kebutuhan bahan makanan daging sapi untuk pemesanan rata-rata 1 (satu) siklus menu.....

a)

2 kg

b)

4 kg

c)

6 kg

d)

8 kg

e)

10 kg

37.

Rumah Sakit melayani makan pasien klas III dengan jumlah 30 orang perhari. Siklus menu 10 hari yang digunakan. Dalam siklus menu tersebut terdapat masakan : 2 x daging sapi, 3 x bayam, 2 x ayam. Standar porsi untuk daging sapi adalah 50 gr, bayam 100 gr, ayam 75 gr. Penyusutan yang terjadi selama pemasakan untuk daging sapi adalah 25% (BDD 75 %), sedangkan refuse untuk bayam 40% (BDD 60 %) dan ayam 30% (BDD 70 %). Pada menu 10 terdapat daging sapi, pada menu 11 terdapat ayam dan sayur bayam. Berapa kebutuhan bahan makanan untuk daging sapi untuk pemesanan 1 bulan?

a)

8 kg

b)

10 kg

c)

12 kg

d)

14 kg

e)

16 kg

38.

Rumah Sakit melayani makan pasien klas III dengan jumlah 30 orang perhari. Siklus menu 10 hari yang digunakan. Dalam siklus menu tersebut terdapat masakan : 2 x daging sapi, 3 x bayam, 2 x ayam. Standar porsi untuk daging sapi adalah 50 gr, bayam 100 gr, ayam 75 gr. Penyusutan yang terjadi selama pemasakan untuk daging sapi adalah 25% (BDD 75 %), sedangkan refuse untuk bayam 40% (BDD 60 %) dan ayam 30% (BDD 70 %). Pada menu 10 terdapat daging sapi, pada menu 11 terdapat ayam dan sayur bayam. Berapa kebutuhan bahan makanan bayam untuk pemesanan satu siklus menu?

a)

5 kg

b)

10 kg

c)

15 kg

d)

22,5 kg

e)

24,5 kg

39.

Perencanaan kebutuhan bahan makanan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu....

a)

Jenis menu yang digunakan, yang memuat jenis dan jumlah bahan makanan yang digunakan setiap hari sesuai siklus menu, lama waktu siklus menu, jenis & jumlah konsumen

b)

Aplikasi nutri survey dan TKPI

c)

Hanya dengan siklus menu 7 hari, Harga bahan makanan, TKPI, jenis dan jumlah konsumen

d)

Jenis dan jumlah konsumen, ada yang heterogen/homogen dan ada yang dilayani tidak rutin setiap hari, Bahan makanan yang tersedia saja.

e)

DKGA dan TKPI

40.

Secara kuantitas beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dan diperhatikan dalam memperhitungkan kebutuhan bahan makanan adalah:

a)

Hari rawat inap, makanan yang dimakan pasien, hasil survey bahan makanan

b)

Frekuensi penggunaan masing-masing bahan makanan dalam setiap harinya, sesuai dengan siklus menu yang digunakan.

c)

Berapa kali perputaran menu dalam satu bulan/tribulan menghitung refuse nya

d)

Standar menu atau pedoman menu yang digunakan, Standar porsi untuk klien yang dilayanin serta jumlah klien yang dilayani dan karakteristiknya, Jumlah hari pelayanan dalam 1 siklus atau 1 bulan.

e)

Jumlah pasien rawat inap, TKPI.

41.

Untuk mendapatkan jumlah bahan makanan yang memenuhi kebutuhan konsumen berdasarkan ....

a)

Standar porsi (berat bersih mentah), refuse bahan makanan

b)

Refuse dari setiap bahan makanan yang digunakan berdasarkan Daftar Komposisi Bahan Makanan dan Standar porsi.

c)

Menghitung kebutuhan sehari dengan DKBM dan nutri survey

d)

Survey harga, jumlah pasien yang dilayani, BOR rumah sakit, daftar komposisi bahan makanan

e)

Standar porsi, standar bumbu, master menu, serta BOR Rumah sakit.

42.

Apa yang dimaksud dengan refuse pada perhitungan kebutuhan klien ......................

a)

Berat bersih, berat yang dapat dimakan, standar porsi

b)

Berat makanan yang tidak dapat dimakan oleh klien

c)

Berat makanan yang dapat di olah lebih lanjut

d)

Menu-menu yang di gunakan di penyelenggaraan tersebut

e)

Makanan yang berdasarkan TKPI dan DKMB.

43.

Bila BOR suatu rumah sakit dengan tipe B = 60% dengan jumlah tempat tidur 200. Berapa estimasi jumlah porsi untuk produksi makanan pasien rumah sakit tersebut?

a)

130 an porsi

b)

200 an porsi

c)

270 an porsi

d)

330 an porsi

e)

400 an porsi

44.

Pengertian Penyelenggaraan Makanan Institusi di Indonesia adalah ....

a)

Menyelenggarakan minimal 150 porsi sekali penyelenggaraan

b)

Menyelenggarakan ≥ 50 porsi sekali penyelenggaraan

c)

Menyelenggarakan minimal 100 porsi sekali penyelenggaraan

d)

Menyelenggarakan > 500 porsi sehari

e)

Menyelenggarakan maksimal 75 porsi sekali penyelenggaraan

45.

Prinsip dari penyelenggaraan makanan Institusi adalah ….

a)

Mengolah makanan dengan menggunakan peralatan yang canggih

b)

Menggunakan bahan makanan yang setengah jadi

c)

Harga makanan dapat dijangkau konsumen.

d)

Penyajian makanan sesuai kemampuan institusi

e)

Menggunakan fasilitas peralaatan yang cukup

46.

Termasuk dalam kegiatan “process” pada kegiatan penyelenggaraan makanan menurut Grace

Perdigon adalah ....

a)

Equipment, material, food quality, production

b)

Standar, kebijakan, instruksi, produksi dan distribusi

c)

Menu planning, purchasing, production, sanitasi and safety, distribution

d)

Control, feed back, policies dan standards

e)

Environtment

47.

Sistem pengadaan (mulai dari perencanaan menu sampai penyimpanan), pendistribusian makanan, yang disebut dengan elemen;

a)

Resourcess

b)

Proses

c)

Input

d)

Output

e)

Feedback

48.

Pada dasarnya terdapat 4 macam tipe penyelenggaraan makanan banyak, yaitu conventional, commisary, ready prepared dan assembly. Masing-masing tipe tersebut dibedakan berdasarkan ....

a)

Jarak waktu antara produksi dan penyajian

b)

Jumlah/kapasitas produksinya

c)

Karakteristik konsumennya

d)

Sistem Pengolahannya.

e)

Sistem marketingnya.

49.

Salah satu ciri penyelenggaraan makanan konvensional adalah ....

a)

Disajikan pada tempat yang jauh dari tempat pengolahan

b)

Peralatan masak butuh lebih banyak

c)

Tenaga kerjanya terlatih

d)

Ruangan pengolahan kecil

e)

Memerlukan tenaga yang ahli dalam mengolah makanan.

50.

Termasuk salah satu ciri penyelenggaraan makanan ready prepared adalah ....

a)

Tenaga kerjanya terlatih

b)

Ruangan pengolahan kecil

c)

Disajikan pada tempat yang jauh dari tempat pengolahan

d)

Peralatan masak butuh lebih banyak

e)

Tersedia tempat makanan yang khusus.

51.

Kelompok institusi yang bersifat komersial (profit oriented) antara lain: transportasi dan

a)

Lembaga Sosial

b)

Industri

c)

Kantin sekolah

d)

Darurat

e)

Rumah Sakit

52.

SK Menkes RI No. 983/Menkes/SK/XI/92 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum, maka unit gizi yang melaksanakan kegiatan disebut;

a)

Poliklinik

b)

Ruang Inap

c)

Instalasi Gizi.

d)

Rumah makan

e)

Poli Gizi

53.

Tujuan penyelenggaraan makanan Anak Sekolah

a)

Menyediakan makanan selama di sekolah.

b)

Meningkatkan semangat belajar anak.

c)

Membantu anak-anak sekolah untuk mendapatkan makanan.

d)

Dapat mengembangkan kreasinya dan dapat mendiskusikan pelajarannya.

e)

Makanan dipersiapkan dalam keadaan bersih dan higienis

54.

Tipe penyelenggaraan makanan yang membutuhkan paling sedikit tempat penyimpanan makanan adalah ....

a)

Commissary

b)

Ready Prepared

c)

Assembly

d)

Conventional.

e)

Komersil

55.

Tipe penyelenggaraan makanan yang dapat menyimpan cadangan makanan dalam waktu lebih lama adalah ....

a)

Commissary

b)

Ready Prepared

c)

Assembly

d)

Conventional.

e)

Komersil

56.

Kerugian menggunakan tipe ready prepared adalah ....

a)

Alat masak harus banyak

b)

Memiliki titik kritis terjadinya kontaminasi

c)

Produk yang dihasilkan kurang banyak

d)

Beban kerja karyawan tinggi

e)

Harga jual yang terlalu mahal

57.

Kerugian menggunakan tipe assembly adalah ....

a)

Membutuhkan ruangan cukup luas

b)

Kemungkinan terlambat distribusi

c)

Produk yang dihasilkan sedikit

d)

Jumlah produksi sampah cukup tinggi karena alat makan bersifat disposable

58.

Tidak termasuk dalam kerugian menggunakan tipe assembly adalah ....

a)

Membutuhkan alat penyimpanan panas yang memadai

b)

Dapat terjadi penurunan kualitas makanan dan daya terima konsumen

c)

Produk yang dihasilkan tidak bervariasi

d)

Perlu tempat yang indah dan menarik

59.

Aero Catering Service (ACS) yang menyelenggarakan makanan bagi perusahaan penerbangan nasional dan internasional, menggunakan tipe penyelenggaraan makanan ....

a)

Ready Prepared

b)

Conventional

c)

Commissary

d)

Assembly

60.

Tipe commissary banyak digunakan pada ....

a)

Catering di Indonesia

b)

Rumah sakit di Indonesia

c)

Aero Catering Service (ACS)

d)

Franchise (seperti Mc. Donald, Kentucky)

e)

Perusahaan Industri

61.

Suatu PMI menyediakan makanan bagi sekelompok masyarakat tertentu (klien) yang mendapatkan makan secara kontinyu. Apakah jenis klasifikasi dari PMI tersebut?

a)

Rumah Sakit

b)

Komersil

c)

Industri

d)

Khusus

e)

Asrama

62.

Sebuah Cafe berusaha memperoleh keuntungan maksimal dengan cara memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen, memberi hiburan kepada konsumen, serta menarik konsumen baru. Apakah jenis klasifikasi dari PMI tersebut?

a)

Rumah Sakit

b)

Asrama

c)

Komersil

d)

Khusus

e)

Industri

63.

Sebuah Penyelenggaraan Makanan Institusi (PMI) yang jenis dan jumlah konsumennya bervariasi, memiliki sarana fisik dan sumber daya yang lengkap, menyediakan makanan penuh sehari dan memiliki syarat kesehatan merupakan karakteristik dari jenis PMI:

a)

Rumah Sakit

b)

Asrama

c)

Komersil

d)

Khusus

e)

Industri

64.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect). Beberapa ketentuan perundang- undangan yang digunakan UU no 23 tahun 1992, tentang:

a)

Jabatan Fungsional

b)

Perlindungan konsumen

c)

Kesehatan

d)

Angka kredit.

e)

Standart Rumah Sakit

65.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect).

Beberapa ketentuan perundang- undangan yang digunakan UU no 8 tahun 1999, tentang:

a)

Jabatan Fungsional

b)

Perlindungan konsumen

c)

Kesehatan

d)

Angka kredit

e)

Standart Rumah Sakit

66.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect),

untuk peraturan tentang jabatan fungsional nutrisionis dan angka kredit pada aturan nomor…

a)

23/Kep/ M.PAN/4/2001

b)

13/Kep/ M.PAN/4/2001

c)

33/Kep/ M.PAN/4/2001

d)

43/Kep/ M.PAN/4/2001

e)

03/Kep/ M.PAN/4/2001

67.

Sistem pelayanan gizi di rumah sakit dengan memperhatikan berbagai aspek gizi masyarakat, serta merupakan bagian dari pelayanan kesehatan secara menyeluruh untuk meningkatkan dan

a)

Mengembangkan mutu penyuluhan.

b)

Mengembangkan standart RS.

c)

Mengembangkan mutu pelayanan gizi di rumah sakit.

d)

Pelayanan di rumah sakit.

e)

Pengembangkan makanan.

68.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect) dengan tujuan terciptanya sistem pelayanan gizi di rumah sakit dengan memperhatikan berbagai aspek gizi dan.

a)

Pengetahuan penderita

b)

Status kesehatan

c)

Penyakit.

d)

Pengembangan mutu gizi

e)

Kesehatan masyarakat.

69.

Peraturan dan kebijakan penyelenggaraan makanan diperlukan per-UU pendukung (legal aspect) dengan tujuan peningkatan pelayanan gizi yang mencakup penyelenggaraan pengkajian dietetik dan pola makan berdasarkan.

a)

Kebutuhan gizi pasien

b)

Diagnosis gangguan gizi

c)

Keadaan klinis pasien

d)

Anamnesis diet dan pola makan.

e)

Pengolahan bahan makanan

70.

Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam input disini adalah;

a)

Perencanaan

b)

SDM

c)

Penyimpanan

d)

Pengolahan

e)

Intervensi gizi

71.

Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam proses disini adalah;

a)

Perencanaan

b)

SDM

c)

Penyimpanan

d)

Pengolahan

e)

Intervensi gizi.

72.

Konsep dasar perencanaan anggaran biaya untuk pelayanan gizi Rumah Sakit dapat berjalan dengan baik dan benar sangat didukung dengan adanya input, proses dan output. Yang termasuk dalam output disini adalah;

a)

Perencanaan

b)

SDM

c)

Tepat gizi

d)

Pengolahan

e)

Intervensi gizi.

73.

Suatu pengorbanan sumber ekonomi diukur dalam satuan uang,yang telah dan akan terjadi untuk

mendapatkan barang/ jasa yang diharapkan akan memberikan keuntungan/manfaat saat ini atau masa

yang akan datang. Pengorbanan ini disebut dengan:

a)

Keuangan

b)

Anggaran

c)

Biaya

d)

Objek biaya

e)

Profit

74.

Biaya yang telah atau akan dikeluarkan dalam rangka memproduksi makanan, dinamakan biaya…

a)

Overhead

b)

Makan

c)

Langsung

d)

Tidak langsung

e)

Bahan makanan

75.

Biaya produksi adalah biaya bahan makanan yang digunakan untuk produksi barang jadi. Biaya bahan makanan terdiri dari biaya bahan baku dan biaya

a)

Bahan bakar

b)

Bahan Penolong

c)

Pemeliharaan

d)

Administrasi

e)

Listrik.

76.

Alokasi biaya Air merupakan bagian untuk memproduksi bahan makanan, bila biaya air dalam satu tahun Rp1.830.000,- Jumlah porsi makanan dalam satu tahun sebesar 103.494 porsi. Berapa besar biaya satuan (unit cost) air ?

a)

Rp 35,-

b)

Rp 30

c)

Rp 25

d)

Rp 20,-

e)

Rp. 17,68

77.

Dalam penyelenggaraan makanan di RS sangat diperlukan data untuk mengestimasi /jumlah produksi

makanan. Data tersebut...

a)

Adanya harga pasar modern dan tradisional.

b)

Menu, standar resep, jumlah konsumen, sumber daya

c)

Siklus menu 10 hari, standar porsi, pasien VIP, transportasi.

d)

Ketenagaan ( Ahli gizi, Juru masak, bagian persiapan, pengelola, penyajian).

e)

Perhitungan terjadinya fluktuasi pemakaian bahan makanan di hari-hari besar.

78.

Perhitungan biaya dari kebutuhan bahan makanan sebesar Rp 46.890,-/orang/hari, belum menambahan biaya bumbu 10%. Jumlah pasien yang dilayani rata-rata per-hari sebanyak 100 orang. Selama satu minggu (7 hari) diperlukan biaya sebesar:

a)

Rp. 34.105.300,-

b)

Rp. 36.105.300,-

c)

Rp. 38.105.300,-

d)

Rp. 35.105.300,-

e)

Rp. 37.105.300,-

79.

Tenaga ahli gizi melakukan pemesanan buah pepaya sebanyak 7000 gram dengan bdd sebesar 75%,

Pemesanan buah papaya tersebut untuk konsumen sebanyak…

a)

55 orang

b)

51 orang

c)

45 orang

d)

52 orang

e)

42 orang

80.

Ketika menyusun menu untuk penderita kurang energi protein, pertimbangan paling utama apakah yang harus diperhatikan?

a)

Kesukaan pasien

b)

Kecukupan gizi

c)

Karakteristik bahan makanan

d)

Anggaran

e)

Standar porsi