Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

konsep dasar kewirausahaan

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perempuan, umur 20 tahun, datang ke BPM konsultasi KB sederhana. Hasil anamnesis: baru menikah dan belum melakukan hubungan seksual. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 90/70mmHg, N 80x/menit, P 20x/menit, S 360C. Konjungtiva merah muda,payudara tidak ada pembesaran, abdomen tidak ada pembesaran uterus. Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pil

b)

Kondom

c)

Mini Pil

d)

Suntik 3 bulan

e)

Suntik 1 bulan

2.

Seorang perempuan, umur 32 tahun, P2A0,nifas 6 minggu, datang ke BPM untuk konsultasi KB. Hasil anamnesis: berencana ASI eksklusif, riwayat infeksi panggul, dismenorhoe, belum haid dan belum berhubungan seksual. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD:170/100 mmHg, N 80 x/menit, S 370C, P 20x/menit, TFU tidak teraba. Metode kontrasepsi apakah yang tepat pada kasus tersebut?

a)

MAL

b)

AKDR

c)

AKBK

d)

Suntik

e)

Pil

3.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, datang ke BPM dengan keluhan batang susuk keluar. Hasil anamnesis: ppemasangan KB susuk dilakukan 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/80 mmHg, P 22 x/menit, N:84 x/menit, S 36,80C, tampak implan di ujung luka pemasangan, tidak ada tanda- infeksi. Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Menyarankan untuk mengganti metode

b)

Kolaborasi dengan dokter untuk penangannnya

c)

Membiarkan batang susuk dan segera rujuk ke RS

d)

Mencabut dan mengganti batang susuk

e)

Konseling

4.

Seorang bidan melakukan kunjungan neonatus pada bayi perempuan umur 3 hari. Hasil anamnesis: bayi menyusu kuat, ASI eksklusif, BAK lancar dan BAB 3 x perhari. Hasil pemeriksaan: KU baik, FJ 120x/menit, P40x/menit, S 36,7°C, tali pusat masih basah, lengket dan tampak kotor. Tindakan apakah yang paling tepat sesuai

kasus tersebut?

a)

Merujuk ke rumah sakit

b)

Kolaborasi dengan dokter

c)

Memberikan nasehat kepada keluarga

d)

Memberikan pengobatan salep antibiotic

e)

Pendidikan kesehatan tentang perawatan

tali pusat

5.

Seorang remaja perempuan, umur 17 tahun, datang ke BPM dengan keluhan haidnya lebih dari 15 hari. Hasil anamnesis: ganti pembalut 3 kali perhari, darah bergumpal. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg , N 86x/menit, P 20x/menit, S 36,50C, TB 150 cm, BB 55 kg, pembesaran payudara normal, palpasi abdomen tidak ditemukan massa. Tindakan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut ?

a)

Melakukan konseling gizi

b)

Memberikan edukasi personal hygiene

c)

Memberikan suplemen penambah darah

d)

Melakukan konsultasi dengan dokter

SpOG

e)

Mengecek ulang keluhan pada siklus

menstruasi berikutnya

6.

Seorang bidan koordinator puskesmas sedang membuat perencanaan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja di sebuah SMP di wilayah binaan puskesmas. Dalam survey pendahuluan didapatkan informasi bahwa sebagian besar siswi SMP tersebut sudah mengalami menstruasi. Hasil pemeriksaan kesehatan di SMP tersebut sekitar 30 persen remaja putri mengalami anemia. Informasi apakah yang paling prioritas diberikan pada kasus tersebut?

a)

Pola istirahat

b)

Personal hygiene

c)

Kebutuhan olah raga

d)

Kesehatan Reproduksi

e)

Kebutuhan nutrisi

7.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, G3P1A1

hamil 32 minggu, datang ke Polindes dengan

keluhan bengkak pada kaki sejak 1 minggu

yang lalu. Hasil anamnesis: keluhan berkurang setelah diistirahatkan. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit P 20 x/menit, S 36,6˚C. TFU 30 cm, DJJ 144x/menit teratur. Kapankah rencana kunjungan ulang pada kasus tersebut?

a)

1 minggu

b)

2 minggu

c)

4 minggu

d)

6 minggu

e)

8 minggu

8.

Seorang perempuan, umur 30 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 38 minggu, Kala II di BPM sedang dipimpin meneran. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, S 36,7oC, N90x/mnt, P 20x/menit, TFU 34 cm, DJJ 144x/

menit, teratur, kontraksi 4x/10’/45’’. Saat ini kepala janin telah lahir tapi belum terjadi putaran paksi luar.Langkah selanjutnya apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Periksa lilitan tali pusat

b)

Pegang secara biparietal

c)

Lakukan sanggah susur

d)

Lahirkan bahu anterior

e)

Bersihkan muka bayi

9.

Seorang perempuan, umur 30 tahun, G3P2A0,

usia kehamilan 38 minggu, kala II di BPM,dengan keluhan ingin meneran. Hasil anamnesis: ingin BAB. Hasil pemeriksaan : TD120/80 mmHg, S 36,7oC, N 90x/mnt, P 20x/menit, TFU 34 cm, DJJ 144x/menit, kontraksi 4x/10’/45’’, pembukaan lengkap, ketuban

(+), UUK kiri depan.Langkah selanjutnya apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pimpin meneran

b)

Pasang infus

c)

Mencegah defleksi

d)

Lakukan episiotomi

e)

Membantu lahirnya kepala

10.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 39 minggu, datang ke Puskesmas dengan keluhan mulas tak tertahankan. Hasil anamnesis: sudah keluar darah lendir.Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, P 20x/menit, N 84x/menit, S 36,8 0C, TFU 32cm,

DJJ 136x/menit, teratur, penurunan kepala 3/5, kontraksi 3x/10’/40’’, portio tipis lunak,pembukaan 6 cm, ketuban utuh, UUK kiri depan. Rencana asuhan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Mengukur nadi setelah 4 jam pemeriksaaan

b)

Melakukan periksa dalam 2 jam kemudian

c)

Memeriksa TD menjelang persalinan

d)

Melakukan observasi DJJ per 30 menit

e)

Menilai kontraksi 1 jam lagi

11.

Seorang perempuan, umur 35 tahun, P4A0 nifas 10 hari, datang ke BPM dengan keluhan demam sejak 2 hari yang lalu. Hasil anamnesis: payudara nyeri dan terasa bengkak sejak 3 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 100/70 mmHg, N 100 x/menit, P 24 x/menit, S 38,50

C, payudara keras dan kemerahan meradang.Diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut ?

a)

Mastitis

b)

Infeksi nifas

c)

Engorgement

d)

Bendungan ASI

e)

Abses Payudara

12.

Seorang bayi perempuan, umur 3 hari, dibawa ibunya ke BPM untuk kontrol. Hasil anamnesis: malas menyusu, BAB dan BAK lancar. Hasil pemeriksaan: tampak kuning pada muka, leher, sampai ke pusat, FJ 110 x/menit,P 40 x/menit, S 370C.Diagnosis apakah yang paling mungkin padakasus tersebut?

a)

Ikterus fsiologis

b)

Jaundice patologis

c)

Bayi normal

d)

Kern ikterus

e)

Letargi

13.

Seorang bayi laki-laki, umur 2 tahun, dibawa ibunya ke posyandu untuk penimbangan. Hasil anamnesis: bayi sehat tidak ada keluhan. Hasil pemeriksaan: kesadaran: CM, BB 10,5 Kg, PB 84 cm, S 36,8°C, P 30 x/menit. Hasil jawaban ya pada Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) berjumlah 8. Tindakan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Anjurkan konsultasi dengan dokter sesialis anak

b)

Penimbangan kembali 1 bulan yang akan

datang

c)

Evaluasi perkembangan 3 bulan kemudian

d)

Evaluasi KPSP ulang 2 minggu kemudian

e)

Konsultasi dengan ahli gizi

14.

Seorang perempuan, umur 25 tahun, G2P1A0 hamil 24 minggu, datang ke BPM untuk kunjungan kehamilan. Hasil anamnesis: gerakan janin aktif dirasakan. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, P 20x/menit, S36,6˚C, DJJ 140 x/menit, Ballotement (+).

Berapakah TFU yang sesuai pada kasus tersebut?

a)

Setinggi pusat

b)

3 jari diatas pusat

c)

3 jari dibawah pusat

d)

3 jari di atas sympisis

e)

Pertengahan pusat – PX

15.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, G1P0A0 hamil 12 minggu, datang ke RS dengan keluhan nyeri perut bagian bawah. Hasil anamnesis: keluar darah sedang, bercampur sedikit gumpalan dari kemaluan sejak 2 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD120/80 mmHg, N 84 x/menit, ada kontraksi uterus, nyeri tekan bdomen bagian bawah. Hasil inspekulo tampak serviks membuka dan terlihat jaringan pada serviks Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Abortus Imminens

b)

Abortus Komplit

c)

Abortus Insipiens

d)

Abortus inkomplit

e)

Mola hidatidosa