wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS FILSAFAT PENDIDIKAN MATEMATIKA

Total questions: 30

Worksheet time: 43mins

Name
Class
Date
1.

Filsafat matematika adalah ....

a)

cabang filsafat yang berujuan untuk membuat dan menjelaskan sifat dari matematika

b)

cabang filsafat yang berujuan untuk membuktikan dan menjelaskan sifat dari matematika

c)

cabang filsafat yang berujuan untuk merenungkan dan menjelaskan sifat dari matematika

d)

cabang filsafat yang berujuan untuk membuktikan dan menjelaskan pendidikan matematika

e)

cabang filsafat yang berujuan untuk menjelaskan pendidikan matematika

2.

Peran filsafat matematika adalah

a)

dasar kepastian pengetahuan matematika

b)

untuk memberikan landasan yang sistematis dan absolut untuk pengetahuan matematika, yaitu dalam nilai kebenaran matematika

c)

sifat kebenaran matematika

d)

prosedur untuk memverifikasi atau memberikan pembenaran pada suatu pernyataan

e)

memberikan dasar kepastian pengetahuan matematika

3.

Sebelum menanyakan hakikat dari ilmu matematika, pertama-tama perlu mempertimbangkan hakikat ilmu pengetahuan pada umumnya. Jadi kita mulai dengan pertanyaan .....

a)

apa itu matematika?

b)

apa itu ilmu pengetahuan?

c)

apa itu ilmu?

d)

itu ilmu apa?

e)

matematika itu apa?

4.

Bukti ini menetapkan 1 + 1 = 2 sebagai item pengetahuan matematika atau kebenaran, sesuai dengan analisis sebelumnya, yaitu bukti ....

a)

induktif legitimasi

b)

deduktif legitimasi

c)

deduktif-induktif

d)

induktif-deduktif

e)

induktif-deduktif-legitimasi

5.

Pandangan absolutis dalam pengetahuan matematika adalah ....

a)

pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang tidak unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua bujangan adalah yang belum menikah'

b)

pengetahuan matematika adalah kebenaran tidak mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua bujangan adalah yang belum menikah'

c)

pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari tidak logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua bujangan adalah yang belum menikah'

d)

pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua suami adalah yang belum menikah'

e)

pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua bujangan adalah yang belum menikah'

6.

Dalam istilah populer, formalisme adalah ....

a)

pandangan bahwa matematika adalah permainan yang dimainkan dengan informal berarti tanda di atas kertas, mengikuti aturan

b)

pandangan bahwa matematika adalah permainan yang dimainkan dengan formal berarti tanda di atas kertas, tidak mengikuti aturan

c)

pandangan bahwa matematika adalah permainan yang dimainkan dengan formal berarti tanda di atas kertas, mengikuti aturan

d)

pandangan bahwa matematika adalah bukan permainan yang dimainkan dengan formal berarti tanda di atas kertas, mengikuti aturan

e)

pandangan bahwa matematika adalah permainan yang dimainkan dengan non formal berarti tidak ada tanda di atas kertas, mengikuti aturan

7.

Kritik fallibilist untuk absolutisme pada Pembentukan kebenaran matematika yaitu ....

a)

mendeduktifkan teorema dari seperangkat teorema, membutuhkan asumsi lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan inferensi logika sendiri

b)

mendeduktifkan teorema dari seperangkat aksioma, membutuhkan teorema lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan inferensi logika sendiri

c)

mendeduktifkan teorema dari seperangkat aksioma, membutuhkan asumsi lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan koheren logika sendiri

d)

mendeduktifkan aksioma dari seperangkat teorema, membutuhkan asumsi lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan inferensi logika sendiri

e)

mendeduktifkan teorema dari seperangkat aksioma, membutuhkan asumsi lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan inferensi logika sendiri

8.

Dugaan lebih jauh dari pandangan absolut bahwa ....

a)

matematika pada dasarnya tidak bebas dari kesalahan

b)

matematika pada dasarnya bebas dari kesalahan

c)

matematika pada dasarnya bebas dari argumen

d)

matematika pada dasarnya bebas dari kritik

e)

matematika pada dasarnya bebas dari asumsi

9.

Salah satu hal yang dianggap penting tentang filsafat dan pendidikan adalah

a)

tidak adanya perbedaan antara pengetahuan sebagai produk akhir yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk dalil-dalil dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengetahuan

b)

ada perbedaan antara pengetahuan sebagai produk awal yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk dalil-dalil dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengetahuan

c)

ada perbedaan antara pengetahuan sebagai produk akhir yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk rumus-rumus dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengetahuan

d)

ada perbedaan antara pengetahuan sebagai produk akhir yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk dalil-dalil dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengetahuan

e)

ada perbedaan antara pengetahuan sebagai produk akhir yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk dalil-dalil dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengalaman

10.

salah satu Kriteria Filsafat Matematika yang Ditawarkan, kecuali ....

a)

perenungan matematika

b)

pengetahuan matematika

c)

objek matematika

d)

penerapan matematika

e)

praktek matematika

11.

pengetahuan matematik yakni....

a)

hakikat dan kebenaran

b)

hakikat dan nilai kebenaran

c)

hakikat, nilai kebenaran dan asal usul

d)

hakikat, nilai kebenaran, asal usul dan keefektifannya terhadap sains

e)

keefektifannya terhadap sains, teknologi dan

wilayah lain.

12.

objek matematika yakni...

a)

hakikat dan nilai kebenaran

b)

hakikat, nilai kebenaran dan asal usul

c)

hakikat, keaslian dan kebenaran

d)

hakikat dan keaslian

e)

keaslian dan kebenaran

13.

penerapan matematika artinya ....

a)

hakikat, nilai kebenaran dan asal usul

b)

hakikat dan keaslian

c)

aktifitas ahli matematika baik di waktu sekarang

atau di waktu lampau

d)

keefektifannya terhadap sains, teknologi dan

wilayah lain

e)

hakikat, nilai kebenaran dan asal usul

14.

praktek matematika artinya....

a)

keefektifannya terhadap sains, teknologi dan

wilayah lain

b)

aktifitas ahli matematika baik di waktu sekarang

atau di waktu lampau

c)

hakikat dan keaslian

d)

keefektifannya terhadap sains, teknologi dan

wilayah lain

15.

Absolutis progresif yang lebih memandang matematika sebagai ....

a)

proses untuk

menemukan hubungan yang ada dibaliknya

b)

objek matematika memiliki

eksistensi objektif yang nyata dalam beberapa wilayah ideal

c)

bagian yang menyatu

dengan budaya manusia

d)

persoalan-persoalan eksternal dengan

dasar sejarah dan konteks social matematika

e)

akibat dari upaya manusia untuk

mencari kebenaran dari pada hasilnya.

16.

Platonisme adalah ....

a)

filsafat plato

b)

pandangan bahwa objek matematika memiliki

eksistensi objektif yang nyata dalam beberapa wilayah ideal

c)

filsafat absolutis progresif secara umum memenuhi kriteria dibandingkan dengan filsafat absolut formal, meskipun

secara keseluruhan tetap memberikan penentangan karena aliran ini memberikan ruang, meskipun terbatas, untuk para ahli matematika yang

beraktivitas

d)

pandangan bahwa pengetahuan matematika dan kebenaran didasarkan pada konvensi(kesepakatan) linguistik.

e)

kebenaran logika dan matematika memiliki sifat analitis, benar karena ada hubungan nilai makna istilah yang digunakan.

17.

Pandangan pengikut aliran konvensionalis menyebutkan bahwa ....

a)

objek matematika memiliki

eksistensi objektif yang nyata dalam beberapa wilayah ideal

b)

pengetahuan matematika terdiri dari penjelasan objek-objek dan hubungan dengan struktur yang menghubungkan mereka.

c)

pengetahuan matematika dan kebenaran didasarkan pada

konvensi(kesepakatan) linguistik

d)

kemandirian matematika yang

memiliki hukum dan logika sendiri

18.

Pandangan empiris tentang pengetahuan matematika

untuk membedakannya dengan menyebutkan bahwa kebenaran matematika adalah....

a)

mutlak

b)

linguistik konvensi

c)

generalisasi linguistik

d)

konvensi linguistik

e)

generalisasi empirik (pengamatan).

19.

berikut adalah tesis dari empirisme kuasi, kecuali....

a)

Pengetahuan matematika dapat keliru

b)

Matematika Bersifat mutlak

c)

Matematika Bersifat Hipotetis-deduktif

d)

Sejarah adalah pusat

e)

Penegasan Pentingnya Matematika Informal

20.

Ada pola sederhana untuk penemuan matematika atau pertumbuhan teori matematika informal. Pola tersebut terdiri dari tahap-tahap berikut, kecuali....

a)

Dugaaan awal.

b)

Kontra contoh “global” (kontra contoh untuk dugaan sederhana)

c)

Bukti pengujian kembali: “lemma yang salah” untuk kontra contoh global adalah kontra contoh “local”.

d)

Bersifat Hipotetis-deduktif

e)

Pembuktian (eksperimen atau argument, perubahan dari dugaan awal menjadi sub-dugaan atau lemma).

21.

Konstruktivisme Sosial memandang matematika sebagai konstruksi sosial, artinya ....

a)

Hal ini mengacu pada sifat murni, dalam menerima kenyataan bahwa bahasa manusia, sifat dan kesepakatan memainkan peran kunci dalam mengembangkan dan membenarkan kebenaran matematika

b)

Hal ini mengacu pada sifat matematika, dalam menerima kenyataan bahwa manusia, peraturan dan kesepakatan memainkan peran kunci dalam mengembangkan dan membenarkan kebenaran matematika

c)

Hal ini mengacu pada sifat tradisional, dalam menerima kenyataan bahwa manusia, peraturan dan kesepakatan memainkan peran kunci dalam mengembangkan dan membenarkan kebenaran matematika

d)

Hal ini mengacu pada sifat tradisional, dalam menerima kenyataan bahwa bahasa manusia, peraturan dan kesepakatan memainkan peran kunci dalam mengembangkan dan membenarkan kebenaran matematika

e)

Hal ini mengacu pada sifat tradisional, dalam menerima kenyataan bahwa manusia, peraturan dan kesepakatan membenarkan kebenaran matematika

22.

Dasar pengetahuan matematika adalah ...

a)

pengetahuan linguistik, kesepakatan (convention), aturan dan bilangan

b)

pengetahuan linguistik, kesepakatan (convention) dan aturan

c)

pengetahuan linguistik dan kesepakatan (convention)

d)

pengetahuan linguistik dan aturan

e)

bilangan

23.

Penggunaan istilah-istilah logika kunci seperti ‘tidak’, ‘dan’, ‘atau’, ‘berimplikasi’, ‘jika dan hanya jika’, ‘memuat’, ‘terdapat’, ‘untuk semua’, ‘adalah’, dan seterusnya, secara ketat mengikuti aturan-aturan .....

a)

kesepakatan

b)

linguistik

c)

aturan

d)

aksioma

e)

dalil

24.

Konstruktivisme sosial menggunakan pembenaran konvensionalis untuk pengetahuan matematika. Ini berasumsi bahwa ....

a)

pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 1700 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris

b)

pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 1.000 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris

c)

pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 900 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris

d)

pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 800 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris

e)

pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 700 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris

25.

contoh dari subjective knowledge adalah ....

a)

seorang individu memperoleh pengetahuan dari dunia luar

melalui alat indera

b)

untuk rumus matematika yang sama masing-masing orang dapat menjelaskannya dengan cara yang berbeda-beda

c)

Prinsipnya apabila kita ingin belajar matematika maka yang harus didahulukan adalah bahasanya

d)

menjelaskan (membenarkan) pengetahuan ilmiah secara teoritis berdasarkan pengamatan dan percobaan

e)

menduga dan meramalkan pola-pola

26.

Manusia memperoleh pengetahuan subyektif berdasarkan ....

a)

interaksi dengan pikiran, yang melalui data yang masuk atau melalui tindakan langsung

b)

pengetahuan obyektif sepanjang waktu dilahirkan kembali

c)

interaksi dengan dunia luar, yang melalui data yang masuk atau melalui tindakan langsung

d)

interaksi dengan matematikawan, yang melalui data yang masuk atau langsung

e)

renungan

27.

pengetahuan subjektif tidak diterima secara pasif tetapi secara aktif

dibangun oleh kesadaran subjek, dan bahwa fungsi kognisi adalah ....

a)

subjektif dan melayani organisasi dunia pengalaman individu

b)

objektif dan melayani organisasi dunia pengalaman individu

c)

adaptif dan melayani organisasi dunia pengalaman individu

d)

interaktif dan melayani organisasi dunia pengalaman individu

e)

pengalaman individu

28.

Hubungan dianatara pengetahuan objektif dan subjektif matematika

adalah ....

a)

saling lepas, beridir sendiri untuk kreasi masing- masingnya

b)

saling bergantungan, melayani untuk perspektif masing- masingnya

c)

saling bergantungan, tidak melayani untuk kreasi masing- masingnya

d)

saling bergantungan, melayani untuk kreasi masing- masingnya

e)

saling bergantungan, melayani untuk kreasi masing- masingnya dan bersifat perspektif

29.

Kontruktivisme sosial adalah ....

a)

pengetahuan fisik dan objek matematika mempunyai status yang sama, bertentangan dengan sifat tradisional.

b)

Perbedaan hanya berada dalam kendala fisik alami secara

realitas memaksa konsep sains, melalui arti verifikasi diadopsikan untuk dua tipe pengetahuan (sains dan matematika).

c)

pengetahuan individu dari dunia nyata, termasukkomponen-komponen konvensionalnya

d)

pengetahuan objektif matematika yang sosial, dan tidak termuat dalam teks atau materi lain yang tercatat, tidak dalam beberapa realistas ideal.

e)

kita tidak mempunyai akses

langsung untuk dunia

30.

Konstruktivisme sosial memandang ada 3 dasar filsafat matematika yakni ....

a)

(1) quasi empirisme, (2) konvensionalisme, (3) menyeluruh.

b)

(1) empirisme, (2) konvensionalisme, (3) konstruktivisme

c)

(1) quasi empirisme, (2) konvensionalisme, (3) radikal.

d)

(1) quasi radikal, (2) konvensionalisme, (3) konstruktivisme

e)

(1) quasi empirisme, (2) konvensionalisme, (3) konstruktivisme radikal.