NEW
Font size
WorksheetsUAS FILSAFAT PENDIDIKAN MATEMATIKA
Total questions: 30
Worksheet time: 43mins
Filsafat matematika adalah ....
cabang filsafat yang berujuan untuk membuat dan menjelaskan sifat dari matematika
cabang filsafat yang berujuan untuk membuktikan dan menjelaskan sifat dari matematika
cabang filsafat yang berujuan untuk merenungkan dan menjelaskan sifat dari matematika
cabang filsafat yang berujuan untuk membuktikan dan menjelaskan pendidikan matematika
cabang filsafat yang berujuan untuk menjelaskan pendidikan matematika
Peran filsafat matematika adalah
dasar kepastian pengetahuan matematika
untuk memberikan landasan yang sistematis dan absolut untuk pengetahuan matematika, yaitu dalam nilai kebenaran matematika
sifat kebenaran matematika
prosedur untuk memverifikasi atau memberikan pembenaran pada suatu pernyataan
memberikan dasar kepastian pengetahuan matematika
Sebelum menanyakan hakikat dari ilmu matematika, pertama-tama perlu mempertimbangkan hakikat ilmu pengetahuan pada umumnya. Jadi kita mulai dengan pertanyaan .....
apa itu matematika?
apa itu ilmu pengetahuan?
apa itu ilmu?
itu ilmu apa?
matematika itu apa?
Bukti ini menetapkan 1 + 1 = 2 sebagai item pengetahuan matematika atau kebenaran, sesuai dengan analisis sebelumnya, yaitu bukti ....
induktif legitimasi
deduktif legitimasi
deduktif-induktif
induktif-deduktif
induktif-deduktif-legitimasi
Pandangan absolutis dalam pengetahuan matematika adalah ....
pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang tidak unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua bujangan adalah yang belum menikah'
pengetahuan matematika adalah kebenaran tidak mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua bujangan adalah yang belum menikah'
pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari tidak logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua bujangan adalah yang belum menikah'
pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua suami adalah yang belum menikah'
pengetahuan matematika adalah kebenaran mutlak, dan merupakan pengetahuan yang unik, terlepas dari logika dan pernyataan yang benar berdasarkan makna istilah, seperti 'Semua bujangan adalah yang belum menikah'
Dalam istilah populer, formalisme adalah ....
pandangan bahwa matematika adalah permainan yang dimainkan dengan informal berarti tanda di atas kertas, mengikuti aturan
pandangan bahwa matematika adalah permainan yang dimainkan dengan formal berarti tanda di atas kertas, tidak mengikuti aturan
pandangan bahwa matematika adalah permainan yang dimainkan dengan formal berarti tanda di atas kertas, mengikuti aturan
pandangan bahwa matematika adalah bukan permainan yang dimainkan dengan formal berarti tanda di atas kertas, mengikuti aturan
pandangan bahwa matematika adalah permainan yang dimainkan dengan non formal berarti tidak ada tanda di atas kertas, mengikuti aturan
Kritik fallibilist untuk absolutisme pada Pembentukan kebenaran matematika yaitu ....
mendeduktifkan teorema dari seperangkat teorema, membutuhkan asumsi lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan inferensi logika sendiri
mendeduktifkan teorema dari seperangkat aksioma, membutuhkan teorema lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan inferensi logika sendiri
mendeduktifkan teorema dari seperangkat aksioma, membutuhkan asumsi lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan koheren logika sendiri
mendeduktifkan aksioma dari seperangkat teorema, membutuhkan asumsi lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan inferensi logika sendiri
mendeduktifkan teorema dari seperangkat aksioma, membutuhkan asumsi lebih lanjut, yaitu aksioma dan aturan inferensi logika sendiri
Dugaan lebih jauh dari pandangan absolut bahwa ....
matematika pada dasarnya tidak bebas dari kesalahan
matematika pada dasarnya bebas dari kesalahan
matematika pada dasarnya bebas dari argumen
matematika pada dasarnya bebas dari kritik
matematika pada dasarnya bebas dari asumsi
Salah satu hal yang dianggap penting tentang filsafat dan pendidikan adalah
tidak adanya perbedaan antara pengetahuan sebagai produk akhir yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk dalil-dalil dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengetahuan
ada perbedaan antara pengetahuan sebagai produk awal yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk dalil-dalil dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengetahuan
ada perbedaan antara pengetahuan sebagai produk akhir yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk rumus-rumus dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengetahuan
ada perbedaan antara pengetahuan sebagai produk akhir yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk dalil-dalil dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengetahuan
ada perbedaan antara pengetahuan sebagai produk akhir yang sebagian besar diwujudkan dalam bentuk dalil-dalil dengan kegiatan memahami atau kegiatan mencari pengalaman
salah satu Kriteria Filsafat Matematika yang Ditawarkan, kecuali ....
perenungan matematika
pengetahuan matematika
objek matematika
penerapan matematika
praktek matematika
pengetahuan matematik yakni....
hakikat dan kebenaran
hakikat dan nilai kebenaran
hakikat, nilai kebenaran dan asal usul
hakikat, nilai kebenaran, asal usul dan keefektifannya terhadap sains
keefektifannya terhadap sains, teknologi dan
wilayah lain.
objek matematika yakni...
hakikat dan nilai kebenaran
hakikat, nilai kebenaran dan asal usul
hakikat, keaslian dan kebenaran
hakikat dan keaslian
keaslian dan kebenaran
penerapan matematika artinya ....
hakikat, nilai kebenaran dan asal usul
hakikat dan keaslian
aktifitas ahli matematika baik di waktu sekarang
atau di waktu lampau
keefektifannya terhadap sains, teknologi dan
wilayah lain
hakikat, nilai kebenaran dan asal usul
praktek matematika artinya....
keefektifannya terhadap sains, teknologi dan
wilayah lain
aktifitas ahli matematika baik di waktu sekarang
atau di waktu lampau
hakikat dan keaslian
keefektifannya terhadap sains, teknologi dan
wilayah lain
Absolutis progresif yang lebih memandang matematika sebagai ....
proses untuk
menemukan hubungan yang ada dibaliknya
objek matematika memiliki
eksistensi objektif yang nyata dalam beberapa wilayah ideal
bagian yang menyatu
dengan budaya manusia
persoalan-persoalan eksternal dengan
dasar sejarah dan konteks social matematika
akibat dari upaya manusia untuk
mencari kebenaran dari pada hasilnya.
Platonisme adalah ....
filsafat plato
pandangan bahwa objek matematika memiliki
eksistensi objektif yang nyata dalam beberapa wilayah ideal
filsafat absolutis progresif secara umum memenuhi kriteria dibandingkan dengan filsafat absolut formal, meskipun
secara keseluruhan tetap memberikan penentangan karena aliran ini memberikan ruang, meskipun terbatas, untuk para ahli matematika yang
beraktivitas
pandangan bahwa pengetahuan matematika dan kebenaran didasarkan pada konvensi(kesepakatan) linguistik.
kebenaran logika dan matematika memiliki sifat analitis, benar karena ada hubungan nilai makna istilah yang digunakan.
Pandangan pengikut aliran konvensionalis menyebutkan bahwa ....
objek matematika memiliki
eksistensi objektif yang nyata dalam beberapa wilayah ideal
pengetahuan matematika terdiri dari penjelasan objek-objek dan hubungan dengan struktur yang menghubungkan mereka.
pengetahuan matematika dan kebenaran didasarkan pada
konvensi(kesepakatan) linguistik
kemandirian matematika yang
memiliki hukum dan logika sendiri
Pandangan empiris tentang pengetahuan matematika
untuk membedakannya dengan menyebutkan bahwa kebenaran matematika adalah....
mutlak
linguistik konvensi
generalisasi linguistik
konvensi linguistik
generalisasi empirik (pengamatan).
berikut adalah tesis dari empirisme kuasi, kecuali....
Pengetahuan matematika dapat keliru
Matematika Bersifat mutlak
Matematika Bersifat Hipotetis-deduktif
Sejarah adalah pusat
Penegasan Pentingnya Matematika Informal
Ada pola sederhana untuk penemuan matematika atau pertumbuhan teori matematika informal. Pola tersebut terdiri dari tahap-tahap berikut, kecuali....
Dugaaan awal.
Kontra contoh “global” (kontra contoh untuk dugaan sederhana)
Bukti pengujian kembali: “lemma yang salah” untuk kontra contoh global adalah kontra contoh “local”.
Bersifat Hipotetis-deduktif
Pembuktian (eksperimen atau argument, perubahan dari dugaan awal menjadi sub-dugaan atau lemma).
Konstruktivisme Sosial memandang matematika sebagai konstruksi sosial, artinya ....
Hal ini mengacu pada sifat murni, dalam menerima kenyataan bahwa bahasa manusia, sifat dan kesepakatan memainkan peran kunci dalam mengembangkan dan membenarkan kebenaran matematika
Hal ini mengacu pada sifat matematika, dalam menerima kenyataan bahwa manusia, peraturan dan kesepakatan memainkan peran kunci dalam mengembangkan dan membenarkan kebenaran matematika
Hal ini mengacu pada sifat tradisional, dalam menerima kenyataan bahwa manusia, peraturan dan kesepakatan memainkan peran kunci dalam mengembangkan dan membenarkan kebenaran matematika
Hal ini mengacu pada sifat tradisional, dalam menerima kenyataan bahwa bahasa manusia, peraturan dan kesepakatan memainkan peran kunci dalam mengembangkan dan membenarkan kebenaran matematika
Hal ini mengacu pada sifat tradisional, dalam menerima kenyataan bahwa manusia, peraturan dan kesepakatan membenarkan kebenaran matematika
Dasar pengetahuan matematika adalah ...
pengetahuan linguistik, kesepakatan (convention), aturan dan bilangan
pengetahuan linguistik, kesepakatan (convention) dan aturan
pengetahuan linguistik dan kesepakatan (convention)
pengetahuan linguistik dan aturan
bilangan
Penggunaan istilah-istilah logika kunci seperti ‘tidak’, ‘dan’, ‘atau’, ‘berimplikasi’, ‘jika dan hanya jika’, ‘memuat’, ‘terdapat’, ‘untuk semua’, ‘adalah’, dan seterusnya, secara ketat mengikuti aturan-aturan .....
kesepakatan
linguistik
aturan
aksioma
dalil
Konstruktivisme sosial menggunakan pembenaran konvensionalis untuk pengetahuan matematika. Ini berasumsi bahwa ....
pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 1700 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris
pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 1.000 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris
pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 900 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris
pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 800 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris
pengetahuan matematika berada pada bahasa alam yang unik, bertentangan dengan kenyataan bahwa lebih dari 700 bahasa alam yang berbeda diketahui, banyak diantaranya dengan dasar sangat berbeda dengan bahasa Inggris
contoh dari subjective knowledge adalah ....
seorang individu memperoleh pengetahuan dari dunia luar
melalui alat indera
untuk rumus matematika yang sama masing-masing orang dapat menjelaskannya dengan cara yang berbeda-beda
Prinsipnya apabila kita ingin belajar matematika maka yang harus didahulukan adalah bahasanya
menjelaskan (membenarkan) pengetahuan ilmiah secara teoritis berdasarkan pengamatan dan percobaan
menduga dan meramalkan pola-pola
Manusia memperoleh pengetahuan subyektif berdasarkan ....
interaksi dengan pikiran, yang melalui data yang masuk atau melalui tindakan langsung
pengetahuan obyektif sepanjang waktu dilahirkan kembali
interaksi dengan dunia luar, yang melalui data yang masuk atau melalui tindakan langsung
interaksi dengan matematikawan, yang melalui data yang masuk atau langsung
renungan
pengetahuan subjektif tidak diterima secara pasif tetapi secara aktif
dibangun oleh kesadaran subjek, dan bahwa fungsi kognisi adalah ....
subjektif dan melayani organisasi dunia pengalaman individu
objektif dan melayani organisasi dunia pengalaman individu
adaptif dan melayani organisasi dunia pengalaman individu
interaktif dan melayani organisasi dunia pengalaman individu
pengalaman individu
Hubungan dianatara pengetahuan objektif dan subjektif matematika
adalah ....
saling lepas, beridir sendiri untuk kreasi masing- masingnya
saling bergantungan, melayani untuk perspektif masing- masingnya
saling bergantungan, tidak melayani untuk kreasi masing- masingnya
saling bergantungan, melayani untuk kreasi masing- masingnya
saling bergantungan, melayani untuk kreasi masing- masingnya dan bersifat perspektif
Kontruktivisme sosial adalah ....
pengetahuan fisik dan objek matematika mempunyai status yang sama, bertentangan dengan sifat tradisional.
Perbedaan hanya berada dalam kendala fisik alami secara
realitas memaksa konsep sains, melalui arti verifikasi diadopsikan untuk dua tipe pengetahuan (sains dan matematika).
pengetahuan individu dari dunia nyata, termasukkomponen-komponen konvensionalnya
pengetahuan objektif matematika yang sosial, dan tidak termuat dalam teks atau materi lain yang tercatat, tidak dalam beberapa realistas ideal.
kita tidak mempunyai akses
langsung untuk dunia
Konstruktivisme sosial memandang ada 3 dasar filsafat matematika yakni ....
(1) quasi empirisme, (2) konvensionalisme, (3) menyeluruh.
(1) empirisme, (2) konvensionalisme, (3) konstruktivisme
(1) quasi empirisme, (2) konvensionalisme, (3) radikal.
(1) quasi radikal, (2) konvensionalisme, (3) konstruktivisme
(1) quasi empirisme, (2) konvensionalisme, (3) konstruktivisme radikal.
