NEW
Font size
WorksheetsTemu Atambau 12
Total questions: 46
Worksheet time: 23mins
Manajemen contact center harus dapat menunjukkan peranan contact center dengan melaporkan kegiatan pelayanan. Setiap fungsi dalam organisasi pelayanan contact center dapat mendukung proses pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan. Secara umum beberapa tugas pokok Quality Assurance contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Menyusun jadwal kerja pelayanan
Membantu Agent menyelesakan kasus
Membuat laporan kualitas pelayanan
Menganalisis hasil survei kepuasan pelanggan
Mengawasi kesesuaian proses pelayanan
Berbagai jabatan dalam operasional contact center ditugaskan untuk memastikan pelayanan berlangsung dengan berkualitas. Berbagai hambatan yang dihadapi agent contact center harus ditangani dengan baik, sehingga agent dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Jika mayoritas agent mengalami hambatan dalam menyelesaikan permasalahan pelanggan, maka yang bertanggung jawab untuk mengembangkan adalah :
Quality Assurance
Desk Control
Trainer
IT Support
Back Office
Manajemen contact center harus dapat menunjukkan peranan contact center dengan melaporkan kegiatan pelayanan. Setiap fungsi dalam organisasi pelayanan contact center dapat mendukung proses pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan. Secara umum salah satu tugas pokok Desk Control contact center adalah sebagai berikut :
Mengawasi kesesuaian proses pelayanan
Menyusun jadwal kerja pelayanan
Memotivasi agent dalam melayani
Membuat laporan kualitas pelayanan
Membantu agent menyelesaikan kasus
Manajemen contact center harus dapat menunjukkan peranan contact center melaporkan kegiatan pelayanan. Setiap fungsi dalam organisasi pelayanan contact center dapat mendukung proses pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan. Secara umum beberapa tugas pokok Team Leader contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Mengembangkan aplikasi pelayanan
Membantu agent menyelesaikan kasus
Membuat laporan aktivitas pelayanan
Memotivasi agent untuk mencapai target
Mengawasi kesesuaian proses pelayanan
Pelayanan contact center dapat dikelompokkan dalam beberapa kategori yaitu pelayanan informasi, pelayanan transaksi, pelayanan permintaan, keluhan dan saran. Dengan melakukan pencatatan kategori, maka dapat dilaporkan kontribusi contact center kepada pihak terkait. Diantara beberapa pelayanan contact center berikut ini yang dapat dikelompokkan dalam kategori permintaan adalah :
Penawaran langganan langganan produk TV berbayar
Penanganan gangguan jaringan internet
Pembelian paket berlangganan
Pelayanan perubahan alamat tagihan listrik
Penanganan kegagalan transaksi di mesin ATM
Berbagai teknologi digunakan untuk mendukung operasional contact center. Automatic Call Distribution (ACD) merupakan penerapan teknologi yang tepat dalam mendukung pelayanan contact center. Salah satu fitur distribusi berdasarkan waktu tunggu agent yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :
Most Occupied Agent
Most Idle Agent
Least Occupied Agent
Least Idle Agent
longest Idle Agent
Berbagai teknologi digunakan untuk mendukung operasional contact center. Jika short abandon call yang terjadi di suatu contact center cukup tinggi, maka diantara beberapa kondisi atau tindakan perbaikan teknologi berikut ini yang paling tepat dilakukan adalah :
Mengaktifkan voice mail system
Meningkatkan kapasitas antrian
Menambah jumlah trunk line
Memperbaiki pilihan menu pelayanan
Mengatur pembagian level agent
Berbagai teknologi digunakan untuk mendukung operasional contact center, Automatic Call Distribution (ACD) merupakan penerapan teknologi yang tepat dalam mendukung pelayanan contact center. Salah satu fitur distribusi berdasarkan beban kerja yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :
Most Idle Agent
Most Occupied Agent
Longest Idle Agent
Least Occupied Agent
Least Idle Agent
Perkembangan teknologi memungkinkan untuk memudahkan proses pelayanan serta menyediakan berbagai bentuk pelayanan secara swalayan. Beberapa media teknologi yang dapat digunakan pelanggan untuk mendapatkan pelayanan agent contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Pelayanan Facebook untuk konsultasi produk
Pelayanan Video untuk verifikasi data
Pelayanan Email untuk penawaran harga
Pelayanan Live Chat untuk konsultasi produk
Pelayanan Mobile Apps untuk informasi tagihan
Berbagai teknologi digunakan untuk mendukung operasional contact center. Jika service level yang terjadi disuatu contact center cukup rendah, maka diantara beberapa kondisi atau tindakan perbaikan teknologi berikut ini, yang paling memungkinkan dilakukan adalah :
Mengaktifkan voice mail system
Memperbaiki pilihan menu pelayanan
Meningkatkan kapasitas antrian
Menambah jumlah trunk line
Mengatur pembagian level agent
Suatu contact center mempekerjakan55 orang agent dengan Average Handling Time 180 detik, mencatat aktivitas call dalam interval 60 menit. Dengan menghitung semua call sebagai total call dan tidak ada drop call, maka untuk melakukan efisiensi, service level yang paling sesuai adalah :
75% dalam 30 detik
70% dalam 20 detik
70% dalam 30 detik
70% dalam 25 detik
75% dalam 25 detik
Suatu contact center mempekerjakan 55 orang agent dengan Average Handling Time 3 menit, mencatat aktivitas call dalam interval 60 menit. Dengan menghitung semua call sebagai total call dan tidak ada drop call, maka beberapa pernyataan berikut ini adalah salah, kecuali :
Total answer call kurang dari 900 call
Total abandon call lebih dari 100 call
Total incoming call lebih dari 1000 call
Pencapaian % answer call adalah 92,42%
Pencapaian abandon rate adalah 7,53%
Suatu contact center mempekerjakan 55 orang agent dengan Average Handling Time 3 menit, mencatat aktivitas call dalam interval 60 menit. Dengan menghitung semua call sebagai total call dan tidak ada drop call, maka beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Total abandon call adalah 74 call
Total answer call adalah 902 call
Total Incoming call adalah 976
Average Abandon Time adalah 28 detik
Average Speed of Answer adalah 10 detik
Suatu contact center mempekerjakan 55 orang agent dengan Average Handling Time 3 menit, mencatat aktivitas call dalam interval 60 menit. Dengan mengabaikan short abandon dalam menghitung incoming call dan tidak ada drop call, maka beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Jika menambah 1 orang agent, occupancy akan turun
Jika menambah 2 orang agent, occupancy akan turun dibawah 80%
Pencapaian Occupancy rate diatas 80%
Jika menambah 5 orang agent, occupancy akan turun dibawah 75%
Jika mengurangi 1 orang agent, occupancy akan naik
Suatu contact center mempekerjakan 55 orang agent dengan Average Handling Time 3 menit, mencatat aktivitas call dalam interval 60 menit. Dengan menghitung semua call sebagai total call dan tidak ada drop call, maka beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Service Level dalam 20 detik diatas 80%
Service Level dalam 25 detik diatas 90%
Jumlah call yang terjawab dalam 15 detik dibawah 800 call
Jumlah call yang terjawab dalam 20 detik diatas 800 call
Service Level dalam 15 detik diatas 80%
Suatu contact center menetakan target service level 80% dalam 20 detik dan beroperasi 24 jam. Contact center tersebut menerima 275 call per jam pada saat beban puncak, dengan average talk time 3 menit serta average after call work time 20 detik. Dengan menggunakan aplikasi Erlang, beberapa pernyatan berikut adalah benar, kecuali :
Call load adalah 15,56 erlang
Jika ada 24 agent, maka SL diatas 90%
Average Handling Time adalah 200 detik
Jika ada 20 Agent, maka SL dibawah 80%
Jika ada 20 Agent, maka Occupancy dibawah 80%
Suatu contact center menerima 250 call per setengah jam pada saat beban puncak, dengan average talk time 3 menit serta average after call work time 10 detik. Jika 32 orang agent dan menerapkan target service level 80/20, maka beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Pencapaian Service Level kurang dari 90%
Pencapaian Average Speed of Answer kurang dari 10 detik
Pencapaian Average Handling Time lebih dari 180 detik
Pencapaian Service Level lebih dari 95%
Pencapaian Occupancy Rate lebih dari 80%
Suatu contact center menerima 884 call per jam pada saat beban puncak, dengan average talk time 4 menit serta average after call work time 10 detik. Jika menerapkan target service level 80/20, maka jumlah agent yang harus disediakan pada interval pelayanan tersebut adalah :
68 agent
69 agent
71 agent
70 agent
72 agent
Suatu contact center menerima 325 call per jam pada saat beban puncak, dengan average talk time 210 detik serta average after call work time 10 detik, maka beban kerja atau workload pada beban puncak tersebut adalah :
20,97 erlang
24,3 erlang
23,19 erlang
22,08 erlang
19,86 erlang
Suatu contact center menerima 250 call per setangah jam pada saat beban puncak, dengan average talk time 3 menit serta average after call work time 10 detik. Jika menerapkan target service level 80/20, maka jumlah agent yang harus disediakan pada interval
34 agent
29 agent
32 agent
33 agent
27 agent
Suatu contact center dengan shift kerja menggunakan total 9 jam kerja pelayanan termasuk 1 jam istirahat. Dengan menerapkan service level 80/20, berdasarkan data pelayanan pada tabel, maka beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Kebutuhan agent pada jam 17:00 adalah 15 agent
Kebutuhan agent pada jam 18:00 adalah 9 agent
Kebutuhan agent pada jam 16:00 adalah 15 agent
Kebutuhan agent pada jam 15:00 adalah 17 agent
Kebutuhan agent pada jam 19:00 adalah 9 agent
Suatu contact center dengan shift kerja menggunakan total 9 jam kerja pelayanan termasuk 1 jam istirahat. Berdasarkan data pelayanan pada tabel, dengan menerapkan service level 80/20, maka berapakah beban kerja pada jam 10:00 :
10,65 Erlang
9,62 Erlang
11,56 Erlang
14,93 Erlang
12,81 Erlang
Suatu contact center dengan shift kerja menggunakan total 9 jam kerja pelayanan termasuk 1 jam istirahat. Dengan menerapkan service level 80/20 dan 3 shift kerja, shift 1 masuk jam 07:00, shift 2 masuk jam 08:00 dan shift 3 masuk jam 12:00. Berdasarkan data pelayanan pada tabel, maka occupancy rate pada jam 08:00 - 09:00 adalah :
71,68%
74,42%
73,22%
75,10%
78,87%
Suatu contact center dengan shift kerja menggunakan total 9 jam kerja pelayanan termasuk 1 jam istirahat. Berdasarkan data pelayanan pada tabel, maka beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Call load tertinggi tercapai dengan lebih dari 18 erlang
Call load pada jam 12:00 tercapai dengan lebih dari 11 erlang
Call load tertinggi terjadi pada jam 14:00
Call load terendah tercapai dengan kurang dari 5 erlang
Call load terendah terjadi pada jam 20:00
Suatu contact center dengan shift kerja menggunakan total 9 jam kerja pelayanan termasuk 1 jam istirahat. dengan menerapkan service level 80/20 dan 3 shift kerja, shift 1 masuk jam 07:00, shift 2 masuk jam 08:00 dan shift 3 masuk jam 12:00. Berdasarkan data pelayanan pada tabel, beberapa pernyataan berikut ini adalah benar , kecuali :
Jumlah incoming call harian lebih dari 3.100 call
Jumlah incoming call harian kurang dari 3.500 call
Jumlah call terbanyak setelah istirahat makan siang
Jumlah call pada sore hari cenderung lebih rendah
Jumlah call terbanyak adalah lebih dari 400 call
Suatu contact center melakukan survey kepuasan pelanggan secara bulanan, berdasarkan post-call survey dengan menggunakan online survey diperoleh data sesuai dengan tabel. Indikator awal menunjukkan bahwa seringnya mendaptkan nada sibuk yang sering dipermasalahkan pelanggan. Berdasarkan kondisi tersebut, beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Total Responden adalah 321
Responden yang kecewa (Detractors) adalah 19%
Responden yang pasif (Passive) adalah 44%
Nilai NPS adalah 19
Responden yang mempromosikan (Promoters) adalah 37%
Suatu contact center melakukan survey kepuasan pelanggan secara bulanan, berdasarkan post-call survey dengan menggunakan email. Indikator awal menunjukkan bahwa kemampuan agent contact center dalam menyelesaikan masalah yang sering dipermasalahkan pelanggan. Berdasarkan kondisi ketidakpuasan pada survei tersebut, maka tindakan yang paling tepat yang harus untuk dilakukan adalah sebagai berikut, kecuali :
Meningkatkan keterampilan agent dalam analisis permintaan pelanggan
Memperketat pengawasan kualitas pelayanan
Menyediakan jumlah agent cadangan
Meningkatkan kewenangan agent dalam memberikan solusi
Meningkatkan penguasaan informasi produk
Suatu contact center melakukan survey kepuasan pelanggan secara bulanan, berdasarkan post-call survey dengan menggunakan online survey. Indikator awal menunjukkan bahwa kesulitan untuk menghubungi nomor telepon contact center yang sering dipermasalahkan pelanggan. Berdasarkan kondisi ketidakpuasan pada survei tersebut, maka tindakan yang paling tepat yang harus untuk dilakukan adalah sebagai berikut, kecuali :
Menyediakan pelayanan melalui email
Meningkatkan pegawasan kualitas pelayanan
Menyediakan pelayanan swalayan melalui chatbots
Meningkatkan kapasitas trunk line
Menyediakan pelayanan melalaui whatsapp
Suatu contact center melakukan survey kepuasan pelanggan secara bulanan, berdasarkan post-call survey dengan menggunakan SMS, diperoleh hasil bahwa ada 10 penelpon yang menyatakan sangat tidak puas, 25 yang tidak puas atas pelayanan contact center, 365 yang puas , 205 yang sangat puas dan 135 yang netral . Indikator awal menunjukkan bahwa cara penyelesaian masalah pelanggan yang sering dipermasalahkan pelanggan. Berdasarkan data tersebut, beberapa pernyataan berikut ini adala benar, kecuali :
Pencapaian CSAT adalah 77,03%
Pencapaian CSI adalah 3,99 skala 5
Meningkatkan kompetensi agent dalam memberikan solusi
Melakukan bimbingan penguasaan prosedur untuk agent
Meningkatkan kapasitas dengan menyediakan agent tambahan
Suatu contact center melakukan survey kepuasan pelanggan secara bulanan, berdasarkan post-call surveydengan menggunakan SMS. Indikator awal menunjukkan bahwa kurangnya kewenangan agent contact center dalam menyelesaikan masalah yang sering dipermasalahkan pelanggan. Berdasarkan kondisi ketidakpuasan pada survei tersebut. maka tindakan yang paling tepat yang harus untuk dilakukan adalah
Meningkatkan kapasitas pelayanan dengan menyediakan agent cadangan
Meningkatkan kapasitas pelayanan dengan menambah jumlah trunk line
Meningkatkan kompetensi agent dalam menyelesaikan permintaan pelanggan
Menurunkan terjadinya turnover dengan memperketat proses seleksi agent
Meningkatkan ketersediaan pelayanan dengan menambah jam kerja pelayanan
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja agent contact center dengan menggunakan target dan bobot. Berdasarkan data pada tabel kinerja bulanan tersebut, beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Perbaikan utama untuk agent Ririn adalah First Contact Resolution
Perbaikan utama untuk agent Nunik adalah Quality Score
Perbaikan utama untuk agent Siska adalah Call per Hour
Perbaikan utama untuk agent Tutik adalah Occupancy Rate
Perbaikan utama untuk agent Mirna adalah Test Penegetahuan
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja agent contact center dengan menggunakan target dan bobot. Berdasarkan data pada tabel kinerja bulanan tersebut, beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Pencapaian KPI Agent Mirna adalah 95,04%
Pencapaian KPI Agent Nunik adalah 95,18%
Pencapaian KPI Agent Ririn adalah 90,25%
Pencapaian KPI Agent Yanti adalah 96,12%
Pencapaian KPI Agent Tutik adalah 91,32%
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja agent contact center dengan menggunakan target dan bobot. Berdasarkan data pada tabel kinerja bulanan tersebut, beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Kinerja agent Ririn adalah lebih dari 90%
Kinerja agent Siska adalah lebih dari 90%
Kinerja agent Nunik adalah lebih dari 95%
Kinerja agent Tutik adalah lebih dari 90%
Kinerja agent Mirna adalah lebih dari 95%
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja agent contact center dengan menggunakan target dan bobot. Berdasarkan data pada tabel kinerja bulanan tersebut, beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Pencapaian kinerja tertinggi adalah agent Yanti
Pencapaian kinerja tertinggi adalah lebih dari 95%
Pencapaian kinerja agent Yanti adalah lebih dari 95%
Pencapaian kinerja terendah adalah agent Tutik
Pencapaian kinerja terendah adalah lebih dari 90%
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja agent contact center dengan menggunakan target dan bobot. Berdasarkan data pada tabel kinerja bulanan tersebut, beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
Perbaikan utama untuk agent Ririn adalah First Contact Resolution
Perbaikan utama untuk agent Tutik adalah First Contact Resolution
Perbaikan utama untuk agent Siska adalah Call per Hour
Perbaikan utama untuk agent Yanti adalah First Contact Resolution
Perbaikan utama untuk agent Nunik adalah Quality Score
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja Team Leader contact center dengan berbagai parameter. Berdasarkan data kinerja tersebut dan prioritas perbaikan yang harus dilakukan, maka tindakan perbaikan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut, kecuali :
Memberikan pelatihan kemampuan analisis
Meningkatkan kewenangan dalam menyelesaikan mesalah
Melakukan briefing atau pengarahan secara rutin
Melakukan simulasi kasus pelayanan
Menyediakan media pelayanan alternatif
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja Team Leader contact center dengan berbagau parameter. Berdasarkan data kinerja tersebut, beberapa pernytaaan berikut : ini adalah benar, kecuali :
Quality Monitoring Score dengan bobot tertinggi
Kinerja produktivitas dibawah target
Adherent to schedule sudah tercapai
KPI Team Leader kurang dari 100%
Kepuasan pelanggan belum mencapai target yang ditetapkan
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja Team Leader contact center dengan berbagai parameter. Berdasarkan data kinerja tersebut, yang pencapaiannya paling baik adalah :
Team Productivity
Customer Satisfaction
First Contact Resolution
Quality Monitoring Score
Adherent To Schedule
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja Team Leader contact center dengan berbagai parameter. Berdasarkan data kinerja tersebut, beberapa pernyataan berikut ini adalah benar, kecuali :
First Contact Resolution kurang dari 80%
First Contact Resolution belum tercapai
Quality Monitoring Score kurang dari 90%
Service Level belum tercapai
Quality Monitoring Score belum tercapai
Suatu contact center melakukan pengukuran kinerja Team Leader contact center dengan berbagai parameter. Berdasarkan data kinerja tersebut, yang harus menjadi priorotas perbaikan adalah :
Quality Monitoring Score
First Contact Resolution
Team Productivity
Customer Satisfaction
Adherent To Schedule
KASUS : Suatu contact center melakukan investasi teknologi sebesar Rp 8.808.750.000,- untuk masa pakai 5 tahun dan melakukan renovasi ruangan sebesar Rp 1.351.000.000,- pada gedung luas 300 m2, yang disewa Rp 280.000,- per meter per segi per bulan selama 5 tahun. Contact center beroperasi 24/7 dengan 120 seat dan 220 agent. Biaya per agent sebesar Rp 7.250.000,- sudah termasuk biaya manajemen. Biaya telepon adalah Rp 950,- per menit. Jumlah Answer Call sebanyak 275.000 Call dan Average Handling Time 180 detik. Biaya operasional kantor bulanan adalah sebesar Rp 31.907.500,-. Berdasarkan data tersebut, beberapa pernyataan ini adalah benar, kecuali :
Persentase biaya telepon lebih dari 28,75%
Cost per Agent kurang dari Rp 12.500.000,-
Total Biaya SDM adalah Rp 1.595.000.000,- per bulan
Persentase Depresiasi Teknologi lebih dari 8%
Persentase biaya tenaga kerja lebih dari 56,5%
KASUS : Suatu contact center melakukan investasi teknologi sebesar Rp 8.808.750.000,- untuk masa pakai 5 tahun dan melakukan renovasi ruangan sebesar Rp 1.351.000.000,- pada gedung luas 300 m2, yang disewa Rp 280.000,- per meter per segi per bulan selama 5 tahun. Contact center beroperasi 24/7 dengan 120 seat dan 220 agent. Biaya per agent sebesar Rp 7.250.000,- sudah termasuk biaya manajemen. Biaya telepon adalah Rp 950,- per menit. Jumlah Answer Call sebanyak 275.000 Call dan Average Handling Time 180 detik. Biaya operasional kantor bulanan adalah sebesar Rp 31.907.500,-. Berdasarkan data tersebut, beberapa pernyataan ini adalah benar, kecuali :
Depresiasi Renovasi Ruangan kurang dari Rp 23.500.000,- per bulan
Depresiasi Teknologi kurang dari Rp 146.000.000,- per bulan
Total sewa ruangan per bulan adalah Rp 84.000.000,-
Total biaya SDM adalah Rp 1.595.000.000,- per bulan
Cost per Seat kurang dari Rp 23.000.000,-
KASUS : Suatu contact center melakukan investasi teknologi sebesar Rp 8.808.750.000,- untuk masa pakai 5 tahun dan melakukan renovasi ruangan sebesar Rp 1.351.000.000,- pada gedung luas 300 m2, yang disewa Rp 280.000,- per meter per segi per bulan selama 5 tahun. Contact center beroperasi 24/7 dengan 120 seat dan 220 agent. Biaya per agent sebesar Rp 7.250.000,- sudah termasuk biaya manajemen. Biaya telepon adalah Rp 950,- per menit. Jumlah Answer Call sebanyak 275.000 Call dan Average Handling Time 180 detik. Biaya operasional kantor bulanan adalah sebesar Rp 31.907.500,-. Berdasarkan data tersebut, beberapa pernyataan ini adalah benar, kecuali :
answer choices
Cost per Agent kurang dari Rp 13.000.000,-
Cost per Agent lebih dari Rp 12.000.000,-
Cost per Call lebih dari Rp 9.000,-
Cost per Seat kurang dari Rp 23.000.000,-
Cost per Seat lebih dari Rp 22.500.000,-
KASUS : Suatu contact center melakukan investasi teknologi sebesar Rp 8.808.750.000,- untuk masa pakai 5 tahun dan melakukan renovasi ruangan sebesar Rp 1.351.000.000,- pada gedung luas 300 m2, yang disewa Rp 280.000,- per meter per segi per bulan selama 5 tahun. Contact center beroperasi 24/7 dengan 120 seat dan 220 agent. Biaya per agent sebesar Rp 7.250.000,- sudah termasuk biaya manajemen. Biaya telepon adalah Rp 950,- per menit. Jumlah Answer Call sebanyak 275.000 Call dan Average Handling Time 180 detik. Biaya operasional kantor bulanan adalah sebesar Rp 31.907.500,-. Berdasarkan data tersebut, beberapa pernyataan ini adalah benar, kecuali :
Total Biaya Telepon kurang dari Rp 750.000.000,- per bulan
Cost per Call kurang dari Rp 10.000,-
Total Sewa Ruangan per bulan adalah Rp 84.000.000,-
Total biaya SDM adalah Rp 1.595.000.000,- per bulan
Cost per seat kurang dari Rp 23.000.000,-
KASUS : Suatu contact center melakukan investasi teknologi sebesar Rp 8.808.750.000,- untuk masa pakai 5 tahun dan melakukan renovasi ruangan sebesar Rp 1.351.000.000,- pada gedung luas 300 m2, yang disewa Rp 280.000,- per meter per segi per bulan selama 5 tahun. Contact center beroperasi 24/7 dengan 120 seat dan 220 agent. Biaya per agent sebesar Rp 7.250.000,- sudah termasuk biaya manajemen. Biaya telepon adalah Rp 950,- per menit. Jumlah Answer Call sebanyak 275.000 Call dan Average Handling Time 180 detik. Biaya operasional kantor bulanan adalah sebesar Rp 31.907.500,-. Berdasarkan data tersebut, beberapa pernyataan ini adalah benar, kecuali :
Depresiasi Teknologi lebih dari Rp 145.000.000,- per bulan
Depresiasi Renovasi ruangan lebih dari Rp 23.250.000,- per bulan
Total sewa ruangan per bulan adalah Rp 84.000.000,-
Total biaya SDM adalah Rp 1.595.000.000,- per bulan
Cost per call lebih dari Rp 9.000,-
Indikator kinerrja service level digunakan untuk mengukur tingkat ketersediaan pelayanan agent contact center. Pencapaian service level ditunjukkan dengan jumlah call yang dapat terjawab dalam kurun waktu tertentu dibandingkan dengan jumlah incoming call. Pada bulan Maret, pencapaian service level pada 82,21%
SEBAB
Indikator kinerja First Contact Resolution digunakan untuk mengukur tingkat penyelesaian permintaan atau permasalahan pelanggan yang ditangani oleh agent contact center. Pencapaian First Contact Resolution ditunjukkan dengan jumlah kasus yang dapat
Pernyataan salah, alasan benar
Pernyataan benar, alasan salah
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan benar, serta ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan salah
