NEW
Font size
WorksheetsTES SOSIAL KULTURAL
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Memahami karateristik siswa dari aspek fisik, moral, sosial kultural, emosioal dan intelektual termasuk dalam kompetensi...
Kepribadian
Pedagogik
Sosial
Professional
Kepribadian dan profesional
Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun, empatik, dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik serta mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik merupakan kompetensi...
Pedagogik
Kepribadian
Humanis
Sosial
Professional
Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru dan percaya diri merupakan kompetensi...
Professional
Intelektual
Kepribadian
Sosial
Pedagogik
Sikap dan praktik pengelolaan pembelajaran abad 21 bagi seorang guru yaitu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran serta
Berpikir fakutual dan reaktif atas informasi yang ada
Penguatan tugas utama guru sebagai perancang pembelajaran yang kreatif dan inovatif
Menerapkan information delivery dalam pembelajaran
Menghindari penggunaan smarthone yang berlebihan dalam pembelajaran
Menggunakan single media dalam pembelajaran
Penjelasan tentang kompetensi dan kualifikasi guru terdapat pada...
PP No 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 16 tahun 2007
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No 23
UU Sisdiknas Tahun 2003
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No 24
Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran merupakan kompetensi pedagogik pada aspek...
Penguasaan terhadap karateristik peserta didik
Penguasaan pada teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran
Pengembangan kurikulum
Melakukan tindakan reflektif
Penyelenggaraan pembelajaran yang mendidik
Berikut yang bukan situs media interaktif berbasis web dan media sosial yang dapat dimanfaatkan guru sebagai sarana belajar dalam komunitas belajar di seluruh penjuru dunia
Web
Blog
Wiki
Podeast
Proquest
Peserta didik di era digital dapat menggunakan perangkat nirkabel bergerak (Internet) sebagai media peralatan interaktif apapun dan dimanapun saat diperlukan. Hal ini merupakan salah satu bentuk kegiatan belajar yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan media digital berbasis komputer yang disebut
Alternative tools
Independent tools
Interative tools
Situational toils
Interating with others
Berikut yang bukan termasuk kemampuan yang harus dimiliki guru dalam pengembangan pembelajaran di era digital adalah
Community of Practice (Komunitas Praktik)
Interating with others
Interative Instrution and Personal Response System
Personal Response System (PRS)
Interative Instrution (Pembelajaran Interaktif)
Ilustrasi dari pesatnya penggunaan media dan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari pada abad 21 ditandai dengan
Semakin merosotnya nilai-nilai karakter siswa
Interpersonal skill siswa yang mulai nampak dalam kehidupan sehari•hari
Peningkatan penggunaan media sosial untuk melakukan interaksi sosial terkait komunitas belajar peserta didik di seluruh penjuru dunia.
Hasil belajar siswa yang mulai meningkat salah satu menggunakan media dan teknologi digital.
Keterampilan motorik siswa yang mulai terlihat dalam kegiatan panbelajaran
Sebagai sebuah karya peradaban mutakhir TIK berkembang pesat dalam perannya sebagai fasilitator pembelajaran. TIK pun juga bisa menjadi media itu sendiri yang disebut sebagai?
Media Berbasis web
Media transformasi
Multimedia
Media Berbasis TIK
Media konvergensi
Guru menunjukkan pengetahuan, keterampilan dan proses kerja yang mewakili profesional inovatif dalam masyarakat global dan digital merupakan deskripsi dari standar
Memfasilitasi dan Menginspirasi pembelajaran dan Kreativitas
Mempromosikan dan Model Digital Eitizenship dan Tanggung Jawab
Memfasilitasi pembelajar kekinian
Model Kerja dan Belajar Digital-Age
Memfasilitasi dan Menginspirasi Pembelajaran dan Kreativitas Siswa
Mediatisasi adalah sebuah proses dinamis dalam hubungan antara keberadaan media di tengah masyarakat yang bersifat insitusional. Di sini media yang mulanya merupakan hasil temuan ilmu pengetahuan dan teknologi kemudian berkembang menjadi institusi sosial. yang kemudian juga terlibat dalam pergulatan hubungan Eoogan institusi sosial lainnya termasuk dalam lembaga sekolah. Ciri utama mediatisasi dalam konteks pembelajaran adalah?
Media terus berkembang sebagai institusi otonom dan mengancam keberadaan dan peran guru dalam proses pembelajaran.
Media bergantung pada kebijakan lembaga sekolah dalam perannya sebagai komponen dalam pembelajaran.
Media tidak bersifat menentukan terhadap perilaku guru dan siswa karena rnenempatkan siswa sebagai subyek aktif dalam menerima pesan media.
Media menjadi insitusi otonom atau indipenten terhadap lembaga sekolah dan kemudian menjadi Iebih terintegrasi dengan institusi pendidikan.
Media sangat bergantung pada kemampuan dan motivasi guru guru
Salah satu pemanfaatan utama media dan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari di bidang pendidikan pada era digital ini adalah
Sebagai media promosi
Sebagai media literasi
Sebagai media hiburan
Sebagai media sumber belajar
Sebagai media komunikasi
Penetrasi TIK dalam pembelajaran semakin mendorong lembaga sekolah memanfaatkan teknologi canggih ini. Bukan saja sumber daya TIK memang begitu besar untuk memberikan kontribusi terhadap kualitas pembelajaran tetapi sebagai bagian dari revolusi industri 4.0 siapa pun tidak bisa menghindar terhadap hadirnya gelombang baru ini. Dan sudut pandang teknologi pendidikan TIK memang terbukti memiliki sumber daya besar untuk membantu peningkatan kualitas pembelajaran. Atas dasar argument itu mana pernyataan berikut yang Anda anggap benar?
Sebagai guru abad 21. guru harus menyesuaikan diri dengan cara kerja logika teknologi dan media sehingga bagaimanapun guru harus mengikuti kehendak teknologi dan media.
Perangkat TIK perlu dikendalikan pemanfaatannnya di sekolah supaya tidak rnenimbulkan pengaruh buruk
Guru kapan pun tetap merupakan kekuatan tersendiri dalam proms pembelajaran sehingga kehadiran TIK tidak perlu diperhitungkan karena teknologi dan media tidak bisa mengganti peran guru dalam proses pembelajaran.
Tidak ada kekuatan apapun yang bisa menghentikan pengaruh tekrologi dan media dalam dunia pendidikan karena itu guru terus beradaptasi dengan perkembangan baru ini.
Kehadiran TIK ini tidak harus dihadapkan secara frontal pada peran guru karena TIK bisa berjalan secara pararel dan saling mengisi di antara peran guru dan peran teknologi serta media untuk memecahkan problem pembelajaran
Teknologi dan media berperan penting dalam proses peningkatan kualitas hidup manusia. Tidak terkeeuali dalam diunia pendidikan. Teknologi dan media memiliki sumber daya besar untuk memnpengaruhi pikiran dan perilaku khalayak, termasuk guru dan siswa dalam suatu proses komunikasi pendidikan. Asumsi tersebut merupakan pernyataan teoretik dari
Diterminisme teknologi
Diterminisme budaya
Diterminisme ICT
Diterminisme sosial
Diterminisme teknologi dan efek media
Jika seorang guru membelajarkan siswa yang dipercayai berada pada tahap ikonik, maka yang dilakukan adalah....
Pembelajaran menggunakan simbol-simbol bahasa logika atau rumus matematika
Pembelajaran dengan media buku teks yang beragam
Pembelajaran dengan bahasa yang memiliki makna konotatif
Pembelajaran melalui gambar atau visualisasi verbal
Pembelajaran menggunakan informasi langsung dari guru
Salah satu wahana untuk mempublikasikan karya tulis adalah melalui Blog. Blog adalah....
Aplikasi web yang memuat karya tulis dan dapat diakses hanya oleh kalangan sendiri
Situs jejaring sosial yang ada di jagad web
Aplikasi web yang memuat karya tulis dan dapat diakses oleh khalayak umum
Sebuah situs yang berisi tentang artikel ensiklopedia dan referensi Online tingkat dunia
Media online yang berisi tentang segala aplikasi
Kompetensi peserta didik di kembangkan berdasarkan pada potensi yang dimilikinya. Potensi pengetahuan awal peserta didik dapat diketahui melalui….
Tes awal meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap sebelum pembelajaran dilakukan
Tes awal meliputi aspek pengetahuan sebelum pembelajaran dilakukan
Pengujian awal meliputi aspek pengetahuan, dan sikap sebelum pembelajaran dilakukan
Pengujian awal meliputi aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap sebelum pembelajaran dilakukan
Tes awal meliputi sikap dan pengetahuan sebelum pembelajaran dilakukan
Di samping tes awal yang dilakukan oleh guru, bekal ajar peserta didik dapat dianalisis melalui...
Pemberian kuisioner yang diberikan kepada peserta didik
Portofolio yang dimiliki dari kelas atau satuan pendidikan sebelumnya
Analisis keterampilan yang diperagakan peserta didik
Analisis pengetahuan yang dimiliki peserta didik
Wawancara dengan peserta didik
Perumusan tujuan tes dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal, kecuali..
Penggunaan tes
Kompetensi Guru penyusun soal
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Indikator Kompetensi Dasar
Kompetensi Dasar sesuai kurikulum yang berlaku
Berikut merupakan langkah•langkah dalam penulisan soal tes. (a) Perumusan tujuan tes. (b) Perhulisan butir soal. (c) Penyusunan kisi-kisi tes. (d) Uji coba/analisis. (e) Penentuan bentuk pelaksanaan tes. (f) Penelaahan butir soal, (g) Perakitan soal/perangkat tes. Langkah-langkah secara runtut dalam penulisan soal tes yang benar adalah
a, b, c, d, e, f, g
a, d, c, b, f, e, g
a, e, c, b, f, d, g
a, c, b, d, e, f, g
a, e, c, f, b, d, g
Menentukan tugas-tugas belajar yang harus dikerjakan oleh peserta didik dengan memperhatikan keterkaitan antara kompetensi belajar dan dunia nyata merupakan langkah pengembangan peniaian otentik....
Penentuan tugas-tugas belajar
Identifikasi kompetensi
Pengolahan skor
Perumusan rubrik
Penentuan skor
Dalam kegiatan penilaian otentik banyak model yang dapat digunakan. Pada suatu penilaian aseorang pendidik meminta peserta didik untuk mendemonstrasikan tugas belajar tertentu. Bentuk penilaian otentik tersebut merupakan canto!) penilaian otentik berbentuk....
Penilaian kinerja
Penilaian diri
Penilaian portofolio
Penilaian antar teman
Penilaian proyek
Penilaian berbentuk penugasan yang bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta didik menghasilkan karya tertentu yang dilakukan secara berkelompok merupakan contoh penilaian otentik berbentuk....
Penilian kinerja
Penilaian antar teman
Penilaian portofolio
Penilaian proyek
Jurnal
Penilaian otentik memiliki kelebihan dan kelemahan di bandingkan dengan penilaian tadisional. Salah satu kelebihan penilaian otentik adalah....
Mudah dikoordinasikan dengan standar Pendidikan.
Membutuhkan waktu yang tidak terlalu lama dalam proses koordinasi.
Memudahkan pendidik untuk memberikan penilaian yang konsisten.
Mudah dan praktis untuk diterapkan di kelas yang banyak jumah peserta didiknya
Meningkatkan kreativitas dan kerja yang bersifat kolaboratif
Penilaian otentik pada hakekatnya berbeda dengan penilaian tradisional yang bisa dilakukan oleh pendidik di kelas. Salah satu karakteristik penilaian otentik adalah....
Peserta didik diminta untuk mencatat semua materi yang diajarkan.
Peserta didik diminta untuk membuat soal dan jawaban materi yang diajarkan
Peserta didik diminta untuk menambah materi yang diajarkan
Peserta didik diminta untuk menghafalkan materi yang diajarkan
Peserta didik diminta untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari
Pada penilaian kinerja peserta didik diminta untuk mendemonstrasikan tugas belajar tertentu dengan maksud agar peserta didik mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya. Instrumen yang dapat digunakan untuk merekam hasil belajar pada penilaian kinerja terebut adalah....
Lembar penilaian antar teman
Lembar jurnal
Skala penilaian (rating scale)
Penilaian diri sendiri
Kuesioner
Kemampuan peserta didik pada penilaian otentik ditentukan dengan mencocokkan kinerja peserta didik terhadap seperangkat kriteria untuk menentukan sejauh mana kinerja peserta didik memenuhi kriteria untuk tugas tersebut. Hal berkaitan dengan langkah penilaian otentik...
Pengolahan sekor
Identifikasi kompetensi
Penentuan sekor
Penentuan kriteria
Perumusan rubrik
Bentuk penilaian yang meminta peserta didik untuk menulis teks narasi. ekspositori. persuasi. atau kombinasi berbeda dari teks. Teks tersebut merupakan contoh penilaian otentik berbentuk....
Menulis sampel teks
Menceritakan kembali teks
Pertanyaan terbuka
Eksperimen atau demonstrasi
Jurnal
Seorang pendidik melakukan penilaian otentik yang ditujukan untuk menilai kemampuan melaksanakan keterampilan yang meliputi beberapa komponen dengan lancar, tepat, urut dan efisien. Aspek keterampilan yang dinilai pendidik tersebut adalah aspek....
Gerakan terbimbing
Persepsi
Gerakan kompleks
Kesiapan
Gerakan terbiasa
Penilaian otentik dirasakan mampu meninkgkatkan keaktifan dan kreativitas peserta didik. Namun demikian. penilaian otentik juga memiliki beberapa kelemahan. salah satunya adalah....
Proses penilaian dirasa menjemukkan bagi peserta didik
Tidak merefleksikan pengetahuan dan keterampilan dalam dunia nyata.
Tidak mementikan keterpaduan pembelajaran di sepanjang waktu
Proses penilaian kurang praktis untuk jumlah peserta didik yang banyak
Lebih mendorong kerja individual bagi peserta didik
Dalam lingkup pengujian hasil belajar yang luas penggunaan tes objektif lebih menguntungkan dari pada tes bentuk uraian. Namun demikian penggunaan tes objektif juga memiliki kelemahan dibandingkan tes uraian. Salah satu kelemahan terebut adalah....
Jawaban yang diberikan peserta tes tidak terkait dengan pertanyaan.
Tidak mengembangkan daya nalar peserta tes
Tingkat reliabilitas dan validitas soal rendah.
Sifat soal cenderung hanya mengungkap pengetahuan yang dangkal.
Koreksi hasil tes relatif lama karena jumlah butir banyak
Penilaian harus sesuai dengan kriteria atau ketentuan sudah ditetapkan dan tidak dipengaruhi faktor subyektivitas penilai atau pertimbangan•pertimbangan lain yang tidak ada kaitannya dengan penilaian. Proses penilaian tersebut mennperhatikan prinsip penilaian....
Sistematis
Bermanfat
Objektif
Terbuka
Adil
Evaluasi program pendidikan dan pembelajaran dapat dilakukan secara makro dan mikro. Evaluasi program pendidikan yang bersifat makro adalah evaluasi yang dikenakan pada....
Kualitas buku ajar dan sumber belajar
Program pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan
Kualifikasi akademik pendidik
Akreditasi yang diraih oleh sekolah
Program pembelajaran di kelas, dalam hal ini hasil belajar belajar peserta didik
Dalam kegiatan evaluasi banyak model yang dapat digunakan sesuai dengan karakteristik obyek yang dievaluasi. Untuk memperoleh informasi yang lebih luas berkaitan dengan hasil belajar peserta didik model evaluasi yang lebih digunakan adalah....
Model Stake
Model CIPP
Model ahli
Formatif - Sumatif
Model Tyler
Dalam situasi dan kondisi tertentu. penggunaan tes bentuk objektif untuk mengukur hasil belajar ternyata lebih menguntungkan dari pada tes bentuk uraian. Salah satu kelebihan tes objektif dibanding tes bentuk uraian adalah....
Mengukur kemampuan yang lebih kompleks
Lingkup materi yang dujikan luas
Menjawab soal dengan ekspresi pikiran tanpa menebak.
Mengembangkan daya nalar peserta tes.
Proses koreksi hanya bisa dilakukan oleh si pembuat soal.
Hasil pengukuran pada kemampuan belajar peserta didik dapat ideskripsikan berdasarkan pada skala pengukuran yang digunakan. Skala pengukuran tersebut adalah nomkinal, ordinal, interval dan rasio. Jika seorang pendidik ingin menjabarkan hasil belajar peserta didik berdasarkan peringkat seko sebaiknya rnenggunakan skala....
Ordinal
Interval
Standar
Rasio
Nominal
Penilaian hasil belajar harus dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: objektif, terpadu, sistematis, terbuka, akuntabel, menyeluruh dan berkesinambungan, adil, valid, andal, dan manfaat. Penilaian hasil belajar yang difokuskan pada intergrasi antar ranah kognitif. afektif, maupun psikomotorik merupakan bentuk penilaian yang memegang prinsip....
Akuntabel
Obyektif
Terpadu
Adil
Sistematis
Berdasarkan hasil pengukuran dapat dilakukan proses penilaian berkaitan dengan hasil belajar peserta didik. Peneliaian hasil belajar pada dasarnya adalah kegiatan
Menetapkan KKM has) belajar
Menyamakan sekor hasil belajar
Menentukan lulus tidaknya peserta didik basil
Memberi bentuk kuntitatif pada hasil belajar
Mendeskripsikan skala hasil belajar
Salah satu indikator keberhasilan pendidik mengajar adalah hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik harus mencakup ketiga ranah kemampuan yakni kognitip. afektip, dan psikomotorik. Untuk memperoleh informasi tentang hasil belajar tersebut itu harus dilaksanakan pengukuran. Pengukuran dapat diartikan sebagai proses....
Memberi bentuk kualitatif pada hasil belajar.
Menjabarkan skala hasil belajar
Mengkuantifikasikan hasil belajar
Menentukan tingkat KKM hasil belajar
Membuat sekor standar hasil belajar
Untuk mengukur hasil peserta didik dapat digunakan tes bentuk atau tes bentuk uraian. Kedua macam bentuk tes ini memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Salah satu kelebihan tes uraian dibandingkan tes obyektip adalah....
Informasi hasil tes lebih cepat
Mengukur kemampuan yang lebih kompleks
Tingkat reliabilitas tinggi
Lingkup materi lebih luas.
Tingkat validitas tinggi
Dalam kurikulum 2013 model pembelajaran yang layak dikembangkan dalam RPP mengimplementasikan
Teacher centred learning model
Model Demonstrasi
Mix centred learning models
Problem Based Learning Model
Contekstual Teaching Learning (CTL)
Merujuk Permendikbud RI No 22 tahun 2016 karakteristik pembelajaran di pendidikan dasar dan menengah adalah
Pengembangan ketiga ranah secara berkesimbungan. dan fokus model pembelajaran 'floury
Pengembangan ranah kognitif secara utuh dan pendekatan student centred learning
Pengembangan ketiga ranah secara parsial dan fokus model pembelajaran berbasis masalah
Pengembangan ketiga ranah secara parsial dan fokus model scientific
Pengembangan ketiga ranah secara utuh dan pendekatan student centred Learning
Bapak Agus menyadari bahwa belajar yang baik adalah memberikan pengalaman langsung pada siswa. Bapak Agus memilih metode pembelajaran relevan adalah
Metode eksperimen
Metode praktikum demonstrasi
Metode role playing
Metode diskusi
Metode simulasi
Sintaks model scientific meliputi
Membaca data, Menanya, Mengumpulkan, Menegosiasikan, dan membuat laporan
Mengobservasi, Menanya, mengumpulkan, menalar, dan mengkomunikasikan
Menidentifikasi masalah, Menanya, mengumpulkan, Menegosiasikan, dan menyusun laporan
Mengamati, Menanya, Mendiskusikan. Menegosiasikan, dan mengkomunikasikan
Mengamati, Menanya, Membuat hipotesis, Menegosiasikan, dan menyusun laporan penelitian
Seorang Guru mata pelajaran kimia hendak memeragakan proses kimia Sel Volta. Metode yang relevan untuk dipilih adalah
Metode drill and practice
Metode praktikum
Metode eksperimen
Metode diskusi
Metode demonstrasi
Dengan disediakan dua magnet dan paku. siswa klas V SD melakukan percobaan tarik menarik kutub medan magnet. Rumusan tujuan pembelajaran tersebut kurang komponen
Kondisi dan tingkatan (degree)
Kondisi
Degree
Audience
Behavior dan Degree
Pernyataan berikut yang relevan dengan prinsip•prinsip pembelajaran (Permendikbud RI No 22 tahun 2016) adalah
Pembelajaran yang bukan menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru
Dari peserta didik mencari tahu menuju peserta didik diberi tahu
Dari pembelajaran berbasis kompetensi menuju pembelajaran berbasis konten dan tematik
Partisipasi aktif peserta didik dan berpusat pada peserta didik
Pembelajaran dapat diimplementasikan kapan saja. dimana saja dan dengan siapa saja
Dengan rumus pythagoras siswa mampu menghitung sisi miring bangun siku-siku, merupakan rumusan kompetensi kognitif pada tingkatan
Menerapkan
Memahami
Menganalisis
Mengingat
Mencipta
