NEW
Font size
WorksheetsUP Profesional Modul 6
Total questions: 70
Worksheet time: 35mins
Proses pengukuran dan penilaian merupakan dua kegiatan yang berbeda dalam hal berikut, kecuali
skala pengukuran data yang dikumpulkan
tindak lanjut dari proses
ruang lingkup proses
langkah pelaksanaan kegiatan
prosedur perlakuan
Tes dan pengukuran yang digunakan oleh seorang guru untuk mengetahui kecepatan lari peserta didik Sekolah Menengah Pertama dengan menggunakan;
lari cepat 60 meter
lati cepat 70 meter
lari cepat 80 meter
lari cepat 90 meter
lari cepat 100 meter
Tes dan pengukuran yang digunakan oleh seorang guru untuk mengetahui daya tahan kardiovaskuler peserta didik Sekolah Menengah Pertama adalah
lari 600 m puteri dan 800 m putera
lari 700 m puteri dan 900 m putera
lari 800 m puteri dan 1.000 m putera
lari 900 m puteri dan 1.200 m putera
lari 1.000 m puteri dan 1.500 m putera
Untuk mendapatkan hasil perbandingan atau nilai yang diperoleh ketika pengukuran tersebut selesai dilakukan merupakan
Jenis pengukuran
Manfaat pengukuran
Jenis penilaian
Manfaat penilaian
Semua jawaban benar
Suatu bentuk pengukuran untuk menilai kemampuan aktivitas jasmani dan mendapatkan informasi tentang seseorang atau kelompok disebut
penilaian
evaluasi
tes
kuis
penelitian
Salah satu tes dan pengukuran kebugaran jasmani siswa kecuali
klasifikasi
Diagnosis
Menentukan status
Kram saat olahraga
Kesehatan
Menyediakan informasi yang akurat mengenai tingkat pencapaian dalam proses pembelajaran, sehingga dapat diambil keputusan menganai tindak lanjut apa yang harus dilakukan terhadap peserta didik;
Tujuan penilaian
Tujuan pengukuran
Tujuan tes
Tujuan evaluasi
Tujuan kebugaran
Sebagai rangkaian tes maka dalam pelaksanaannya
TKJI boleh tidak berurutan
TKJI masing-masing tes harus istirahat selama 2 jam
TKJI harus dilakukan secara berurutan
TKJI adalah baterai tes
TKJI merupakan jenis evaluasi
Tujuan lari berjarak 50 meter adalah
untuk mengukur komponen daya tahan
untuk mengukur komponen kekuatan
untuk mengukur komponen kecepatan
untuk mengukur komponen kelentukan
untuk mengukur komponen kelincahan
Seorang guru yang ingin mengetahui kemampuan daya ledak otot tungkai siswanya, guru melakuan tes dengan:
Lari 50 m
Lari 60 m
lari 12 menit
vertical Jump
Push Up
Dalam kegiatan pembelajaran, seorang guru harus menguasai beberapa pengetahuan terkait dengan penilaian pendidikan, penilaian sendiri merupakan faktor terpenting dalam pendidikan itu sendiri. Dari penjelasan tersebut apa defenisi dari penilian itu sendiri.
Penialain adalah proses yang dilakukan struktur dan sistematis terhadap hasil belajar siswa itu sendiri
Penilaian adalah suatu proses pengumpulan informasi secara menyeluruh yang dilakukan secara terus menerus untuk mengetahui kemampuan atau keberhasilan siswa dalam pembelajaran dengan menilai kinerja siswa baik kinerja secara individu maupun dalam kegiatan kelompok
Penilaian merupakan suatu tindakan dalam pembelajaran
Penilaian adalah taraf ukur keberhasilan siswa
Merupakan proses pengumpulan data / informasi tentang individu maupun obyek tertentu
Apa manfaat dari penilaian.
Untuk pemantauan kemajuan hasil belajar
Untuk perbaikan pembelajaran.
Memberikan umpan balik bagi peserta didik agar mengetahui kekuatan dan kelemahannya dalam pencapaian kompetensi
Agar guru dapat mengoreksi pembelajarannya
Menurut Stiggins dan Chappuis (2012) ada lima kunci sukses dalam melakukan penilaian yang melibatkan siswa, salah satunya adalah “di awal pertemuan, guru selalu mengingatkan tentang pentingnya kualitas suatu karya” dari salah satu poin diatas yang bercetak tebal apa maksud dari poin tersebut?
Seorang guru tidak sekedar mengingatkan dengan kata-kata, tetapi dengan contoh nyata
Guru menjadi katalisator dalam peningkatan karya siswa
Guru membuka kreatifitas berfikir
Guru harus memotivasi siswanya agar meningkatkan karya siswa.
Jawaban a.b.c.d semuanya benar
Penilaian merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian, pada pasal 3 yang berbunyi penilaian hasil belajar peserta didik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah meliputi 3 (tiga) aspek diantaranya
Penilaian pengetahuan, penilaian kemampuan dan penilaian belajar
Penilaian kualitatif, penilaian kuantitatif dan penilaian deskriptif
Penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan
Penilaian pengetahuan, penilaian belajar dan penilaian keterampilan
Jawaban a.b.c.d semuanya benar
Apa tujuan dari evaluasi bagi peserta didik
Evaluasi bertujuan untuk mengukur kemajuan siswa
Evaluasi bertujuan untuk memperoleh informasi atau data
Evaluasi merupakan pengukuran
Evaluasi merupakan proses penilaian
Evaluasi bertujuan memberikan kesempatan belajar kepada siswa
Evaluasi merupakan hal yang harus dilakukan oleh guru dalam setiap pembelajaran yang dilakukan. Ada dua macam evaluasi pembelajaran yang digunakan guru dalam satu semester yaitu.
Evaluasi dari guru dan evaluasi dari sekolah
Evaluasi ujian harian dan evaluasi ujian akhir
Evaluasi awal dan evaluasi pertangahan
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif
Evaluasi merupakan rangkaian kegiatana dalam proses pembelajaran
Apa yang dimaksud dengan keterampilan berfikir tingkat tinggi dan karakteristik instrument untuk mengukur berfikir tingkat tinggi (HOTS). High Order Thinking Skill (HOTS) dapat di bagi menjadi empat kelompok yaitu.
Pemecahan masalah, membuat keputusan, berfikir kritis dan berfikir kreatif.
Observasi, menentukan masalah, berfikir kritis dan berani mengambil tindakan.
Membuat keputusan yang baik, berani mengambil tindakan, memikirkan tindakan yang akan di lakukan dan berkarya
Menganalisis, mencoba memberikan tanggapan, berfikir realistis dan berani memecahkan masalah.
Berfikir kreatif
Tes tertulis adalah tes yang soal dan jawabannya secara tertulis, antara lain berupa pilihan ganda, isian, benar-salah, menjodohkan, dan uraian. Di bawah ini adalah contoh langkah-langkah tes tertulis. Susunlah dan urutkanlah tes tertulis berdasarkan langkah-langkah tes tertulis itu sendiri yaitu?
(1). Menyusun pedoman penskoran,
(2). Melakukan penskoran berdasarkan pedoman penskoran
(3). Menulis soal berdasarkan kisi-kisi dengan mengacu pada kaidah-kaidah penulisan soal,
(4). Melakukan analisis KD,
(5). Melakukan penskoran berdasarkan pedoman penskoran
(6). Menyusun kisi-kisi soal sesuai dengan KD.
4,6,3,1,5,2
2,3,5,6,1,4
1,2,3,4,5,6
2,3,5,1,4,6
6,5,4,3,2,1
Tes lisan berupa pertanyaan-pertanyaan, perintah, kuis yang diberikan pendidik (guru) secara lisan dan peserta didik merespon pertanyaan tersebut secara lisan. Dari penjelasan di atas Tes lisan yang dilakukan pendidik bertujuan untuk?
Agar siswa berani berbicara dan menumbuhkan rasa percaya diri
Agar siswa mampu berkomunikasi dengan baik
Menumbuhkan sikap berani dan percaya diri
Agar menumbuhkan sikap berani berpendapat, mengecek penguasaan pengetahuan untuk perbaikan pembelajaran, percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi secara efektif.
Semua siswa mendapatkan kesempatan untuk bertanya
High Order Thinking Skill (HOTS) adalah pembelajaran yang mengacu pada soal berfikir tingkat tinggi. Pertanyaannya mengapa guru harus mampu mengambangkan HOTS pada pembelajaran PJOK.
Karena High Order Thinking Skill (HOTS) adalah kemampuan berfikir kritis, logis
Karena High Order Thinking Skill (HOTS) memiliki kemampuan untuk berfikir
Karena High Order Thinking Skill (HOTS) adalah kemampuan berfikir tingkat tinggi
Karena High Order Thinking Skill (HOTS) adalah kemampuan berfikir menunjang kemampuan berfikir.
Karena High Order Thinking Skill (HOTS) adalah kemampuan berfikir menunjang kemampuan berfikir nalar
Evaluasi pembelajaran sebaiknya dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan
Hasilnya akan baik dan bermanfaat apabila merefleksi atas apa yang terjadi sebagai dasar untuk memperbaiki langkah evaluasi berikutnya tindak lanjut dari proses
Cara-cara yang spesifik sehingga pekerjaan peserta didik dapat ditingkatkan
focus pada tugas-tugas yang disesuikan dengan tujuan pembelajaran dan bukan membandingkan dengan anak yang lain
Peserta didik perlu diberikan kesempatan meningkatkan kualitas pekerjaan mereka
Evaluasi pendidikan dan pengajaran adalah proses kegiatan untuk mendapatkan informasi data mengenai hasil belajar mengajar yang dialami siswa dan mengolah atau mengolah atau menafsirkannya menjadi nilai berupa data kualitatif atau kuantitatif sesuai dengan standar tertentu
Evaluasi yang ditujukan untuk menelaah kelemahan-kelemahan siswa beserta faktor-faktor penyebabnya
suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa, yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal
Evaluasi yang dilakukan oleh pendidik ini dapat berupa evaluasi hasil belajar dan evaluasi pembelajaran.
penilaian yang bersifat menyeluruh tersebut meliputi pengetahuan, sikap, keterampilan dan kemampuan terhadap nilai yang berlaku di masyarakat.
Setiap hasil yang dicapai oleh murid harus mendapatkan nilai yang sesuai dengan prestasinya, hal ini sebagai penghargaan pada prestasi yang telah dicapai dengan baik
Kegiatan evaluasi dilaksanakan secara terus menerus. Evaluasi tidak hanya dilakukan seklai setahun atau semester, tetapi dilakukan secar berkelanjutan mulai dari proses pembelajaran dengan memperhatikan peserta didik hingga ia tamat dari institusi tersebut; . . . .
Prinsip berkesinambungan
Prinsip menyeluruh
Prinsip objektifitas
Prinsip validitas
Prinsip reliabilitas
Dasar rancangan program remedial bagi peserta didik yang capain prestasinya dalam penguasaan teknik gerak di bawah ketuntasan belajar (KKM)....
proses pengajaran remedial pada dasarnya adalah proses belajar mengajar biasa
tujuan pengajaran remedial adaslah sama dengan tes diagnostic
sasaran terpenting pengajaran remedial adalah peningkatan keterampilan gerak siswa
strategi yang dipilih hanya berbentuk tes ulang
melatih siswa membuat keputusan yang diambil berdasarkan informasi yang tepat
salah satu prinsip merancang program remedial bagi peserta didik tampak dalam kegiatan guru
membuat rancangan pembelajaran khusus untuk siswa peserta remedial
menggunakan rancangan pembelajaran yang telah dibuat dengan memperhatikan hasil temuan analisis evaluasi belajar siswa
menggunakan rancangan pembelajaran yang baru yang berbeda sama sekali dengan rancangan yang ada saat olahraga
merencanakan tes ulang saja tanpa ada pengulangan penjelasan materi
Merencanakan kegiatan secara terus menerus
Upaya guru menggunakan hasil analisis untuk menentukan ketuntasan belajar antara lain sebagai berikut.
menentukan kritera keberhasilan belajar
mengklasifikasi siswa berdasarkan hasil capaian belajarnya
mencari letak kelemahan secara umum dilihat dari kritera keberhasilan yang diharapkan
merencanakan pengerjaan remedial
merencanakan pengayaan
Salah satu upaya guru PJOK dalam melaksanakan langkah-langkah perbaikan pembelajaran yang telah dirancang melalui penelitian tindakan kelas antara lain
Guru melakukan intropeksi terhadap kelemahan yang ada dari aspek guru
Guru meyakini ada masalah dalam pembelajaran selama ini yang memerlukan peningkatan
Guru mengevaluasi kembali rancangan mengatasi kelemahan yang ada
Guru merancang upaya latihan mengerjakan soal-soal untuk persiapan Ujian
Guru melakukan umpan balik kepada siswa
Upaya merancang pengayaan bagi peserta didik yang mencapai ketuntasan dalam teknik shooting bola basket
memberikan tambahan materi berupa sumber ajar shooting bola basket dari pengarang yang berbeda
memberikan tes tambahan shooting bola basket dengan tingkat kesukaran yang lebih tinggi
memberikan tambahan sumber materi variasi shooting bola basket yang lebih mendalam dan tingkat variasi yang tinggi berikut instrumen tesnya yang sesuai
diberikan materi bahan ajar shooting bola basket yang lebih tinggi tingkatannya dan pengerjaan latihan yang memiliki kesulitan tinggi.
Memberikan tes shooting bola basket untuk siswa
Berdasarkan data hasil evaluasi pembelajaran diperoleh hasil sebagai berikut. Dari 32 siswa yang mengikuti ulangan harian passing bawah bolavoli dinyatakan belum tuntas sejumlah 15 untuk passing bawah sehingga mengikuti program remedial. Bentuk perlakuan pembelajaran remedial berdasarkan data tersebut adalah
memberikan pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.
bimbingan secara khusus
tutor sebaya
penugasan secara kelompok
latihan mandiri
Pembelajaran pengayaan memberikan pelayanan kepada peserta didik yang memiliki kecerdasan lebih dengan tantangan belajar yang lebih tinggi untuk membantu mereka mencapai kapasitas optimal dalam belajarnya. Pembelajaran pengayaan yang berupa program yang bersifat umum yang dirancang untuk disajikan kepada peserta didik. Dalam pembelajaran PJOK guru memberikan sajian tentang perkembangan prestasi olahraga di kawasan Asia
Kegiatan eksploratori
Keterampilan proses
Pemecahan masalah
Kegiatan investigative
kegiatan eksplanasi
Perbedaan antara PTK dengan Non-PTK ditinjau dari hasil akhir yang ingin dicapai terletak pada
Teori belajar yang akan diuji
Temuan Penelitian yang dapat digeneralisasikan
Perbaikan hasil belajar siswa
Meningkatnya kemampuan guru dalam melakukan penelitian
Memodifikasi media pembelajaran
Manfaat PTK bagi sekolah adalah untuk meningkatkan
Kemampuan guru di bidang Instruksional
Kualitas pendidikan disekolah yang bersangkutan
Daya Inovasi pada diri guru
Kualitas pembelajaran di kelas
Kinerja guru
Berikut adalah beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar PTK dapat diterapkan secara kelembagaan, kecuali
Dukungan dari pihak sekolah
Kebebasan bagi guru untuk melakukan penelitian di kelasnya
Pengawasan dari Kepala Sekolah
Kerjasama antar personal
Arahan dari guru bidang studi
Berikut adalah teknik-teknik lain disamping observasi yang dapat digunakan guru sebagai peneliti PTK untuk mengumpulkan data, kecuali
Wawancara terstruktur
Wawancara langsung
Studi dokumen kelas
Pengisian kuesioner
Survei
Refleksi paling tepat dilakukan oleh peneliti PTK pada saat
Sebelum menyusun proposal
Sesudah mengidentifikasi masalah
Sesudah menentukan upaya tindakan perbaikan
Sesudah melakukan upaya perbaikan
Sebelum melakukan perencanaan
Yang dimaksud dengan perencanaan tindak lanjut dalam PTK adalah....
Menyusun tindakan perbaikan untuk siklus berikutnya
Merevisi pedoman observasi
Menyusun proposal PTK
Menentukan metode yang akan digunakan
Menyusun instrumen
Berikut adalah kriteria yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan apakah masalah yang muncul dikelas layak diteliti atau tidak, kecuali
Masalah pembelajaran bersifat spesifik dan bermanfaat bagi siswa
Guru mampu untuk melaksanakannya
Relevan dengan pengembangan sekolah
Mendapat persetujuan dari kepala sekolah
Siswa menyampaikan kepada guru
Hasil analisis masalah menunjukkan (1) siswa tidak mau menyimak pelajaran, (2) guru menjelaskan dengan metode ceramah, dan (3) siswa tidak ada yang bertanya kepada guru tentang pelajaran yang baru saja disajikan guru. Permasalahan yang dapat dirumuskan berdasarkan kasus-kasus siatas adalah, kecuali.....
Metode apa yang sebaiknya digunakan agar siswa mau menyimak pelajaran?
Strategi apa yang sebaiknya digunakan agar siswa mau menyimak?
Bagaimana cara saya menyelesaikan masalah ini?
Bagaimana cara saya memotivasi siswa agar mau bertanya?
Media pembelajaran apa yang bisa saya pergunakan?
Yang dimaksud dengan proposal PTK pada dasarnya adalah....
Penelitian yang dilakukan guru disekolah
Prosedur penelitian yang harus dipatuhi guru pada saat melakukan penelitian
Rencana penelitian yang diusulkan guru untuk memperbaiki pembelajaran dikelasnya
Rencana kegiatan penelitian yang diusulkan guru
Informasi dari pihak sekolah agar dilaksanakan PTK oleh guru
Kesimpulan hasil PTK sebaiknya merupakan penjelasan-penjelasan yang disusun sesuai dengan....
Urutan identifikasi masalah
Pertanyaan penelitian
Temuan penelitian
Hasil analisis data
Hasil dari observasi
Tes, sering diartikan dengan pengukuran dan penilaian tetapi jika disimak lebih dalam, tes memiliki pengertian yang berbeda dengan yang lainnya. Berikut ini mana yang termasuk di dalam defenisi dari tes
Tes (instrument) adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya bersifat kuantitatif
Tes (instrument) adalah alat untuk memperoleh informasi tentang suatu hal atau obyek.
Tes (instrument) adalah sebuah proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauhmana tujuan pendidikan, proses pembelajaran telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Tes (instrument) adalah tindakan mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk
Pengukuran sering diartikan sama dengan tes dan penilaian. Tetapi jika disimak lebih dalam, pengukuran memiliki pengertian yang berbeda dengan yang lainnya. Manakah di bawah ini jawaban yang paling tepat sesuai dengan defenisi pengukuran.
Pengukuran adalah alat untk memperoleh informasi tentang suatu hal atau objek.
Pengukuran adalah sebuah proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauhmana tujuan pendidikan dan proses pembelajaran telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Pengukuran adalah tindakan mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk
Pengukuran bertujuan untuk dapat mengukur tingkat kemampuan peserta didik
Pengukuran adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya pengukuran bersifat kuantitatif
Begitupun dengan penilaian sering diartikan sama dengan tes dan pengukuran. Tetapi jika disimak lebih dalam, penilaian memiliki pengertian yang berbeda dengan yang lainnya
Penilaian bersifat evaluation, yaitu tindakan mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk
Penilaian adalah sebuah proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauh mana tujuan dan proses pembelajaran telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Penilaian adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya bersifat kuantitatif
Penilaian adalah alat untuk memperoleh informasi tentang suatu hal atau objek.Penilaian adalah suatu proses yang dilakukan oleh guru kepada siswa secara berkala
Tes, pengukuran, dan penilaian sering diartikan sebagai komponen evaluasi yang memiliki pengertian
Tindakan mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk (penilaian bersifat kualitatif).
Membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya bersifat kuantitatif
Alat untuk memperoleh informasi tentang suatu hal atau objek
Proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauhmana tujuan yang telah dirumuskan dapat tercapai
Tes pengukuran dan penilaian adalah suatu instrumen yang digunakan guru dalam melakukan tes pengukuran dan penilaian
Kurangnya pemahaman oleh guru terhadap model asesmen untuk menentukan penilaian akan berdampak pada:
Buruknya nilai akhir siswa karena soal-soal dianggap terlalu sulit
Timbulnya nilai-nilai subjektif yang didasarkan pada kira-kira atau duga-duga sehingga tidak maksimalnya gambaran nyata kompetensi siswa
Munculnya nilai-nilai yang tinggi sehingga terkesan soalnya terlalu mudah.
Maksimalnya gambaran nyata kompetensi siswa
Penilaian dilakukan secara acak dengan hanya mengacu pada kehadiran siswa.
Asesmen dapat diklasifikasikan ke dalam asesmen otentik dan asesmen alternatif. Adapun maksud dari asesmen otentik menuntut siswa untuk
Mendemonstrasikan perilaku yang diharapkan dalam situasi kehidupan sehari-hari.
Mendemonstrasikan perilaku yang diharapkan dalam situasi kehidupan berolahraga.
Menggunakan keterampilan berpikir yang lebih tinggi
Mendemonstrasikan perilaku, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dalam situasi dan kondisi yang terkendali
Asessmen otentik sendiri menumbuhkan rasa percaya diri terhadap siswa
Terdapat beberapa perbedaan evaluasi formatif dan sumatif dalam pembelajaran penjas. Adapun ciri dari evaluasi formatif adalah
Tujuannya untuk menilai pada akhir unit, catur wulan, semester, atau suatu kursus.
Penekanan pada kategori perilaku yang lebih luas atau kombinasi dari beberapa perilaku spesifik
Diberikan secara periodik untuk memantau kemajuan belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung dan untuk memberi umpan balik (feed back) guna penyempurnaan programpembelajaran
Waktu pelaksanaan pada akhir unit, semester, catur wulan.
Penekanan pada perilaku tertentu sebagaimana tertera dalam TIK dan diajarkan dalam PBM
Asesmen dapat diklasifikasikan ke dalam asesmen otentik dan asesmen alternatif. Asesmen otentik menuntut siswa
Mendemonstrasikan perilaku yang diharapkan dalam situasi kehidupan sehari-hari
Mendemonstrasikan perilaku yang diharapkan dalam situasi kehidupan berolahraga.
Menggunakan keterampilan berpikir yang lebih tinggi
Mendemonstrasikan perilaku, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dalam situasi dan kondisi yang terkendali
Merupakan umpan balik bagi guru untuk merubah kurikulum yang telah dilaksanakan.
Penilaian Acuan Patokan (PAP) merupakan pendekatan evaluasi yang dilakukan dengan cara:
Membandingkan proses dan hasil belajar siswa dengan suatu patokan atau kriteria tertentu yang biasanya telah ditetapkan sebelumnya
Penilaian dilakukan dengan cara membandingkan skor siswa dengan rerata skor kelompoknya
Menekankan pada kategori perilaku yang lebih luas atau kombinasi dari beberapa perilaku spesifik
Menekankan pada perilaku tertentu sebagaimana tertera dalam TIK dan diajarkan dalam PBM
Sebuah proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauhmana tujuan pendidikan dan proses pembelajaran telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan
Alokasi waktu yang cukup ditambah dengan jumlah siswa yang tidak terlalu banyak, memungkinkan penilaian
Kesulitan mendapat informasi secara lebih objektif
Kesulitan menilai secara individual dengan lebih baik
Penilaian secara kelompok menjadi lebih sulit
Dapat menggali kompetensi secara baik, karena dapat dilakukan secara serempak.
Dapat menggali kompetensi secara baik, karena dapat dilakukan secara individual
Pengetahuan statistika yang kurang, menyebabkan data tidak dapat diolah dengan baik. Dampak dari kekurangan ini adalah
Informasi tentang kompetensi yang diharapkan dari anak menjadi kabur.
Instrument yang dibuat tidak mampu menggambarkan hasil yang diharapkan.
Pengukuran yang dilakukan menjadi sia-sia
Tidak dapat membuat keputusan tentang status anak
Membuat keputusan sesuai harapan
Penilaian Acuan Norma (PAN) merupakan pendekatan evaluasi yang dilakukan dengan cara:
Membandingkan proses dan hasil belajar siswa dengan suatu patokan atau kriteria tertentu yang biasanya telah ditetapkan sebelumnya
Penilaian dilakukan dengan cara membandingkan skor siswa dengan rerata skor kelompoknya.
Menekankan pada kategori perilaku yang lebih luas atau kombinasi dari beberapa perilaku spesifik.
Menekankan pada perilaku tertentu sebagaimana tertera dalam TIK dan diajarkan dalam PBM.
Penilaian dilakukan dengan cara membandingkan skor siswa dengan rerata skor seluruh kelas
Tes essay dapat dikategorikan sebagai tes subyektif, karena?
Nilai validitas contentnya yang tinggi
Nilai validitas constructnya yang rendah
Nilai validitas ramalannya yang tinggi
Nilai reliabilitasnya yang rendah
Nilai objektivitasnya yang rendah
Diantara kebaikan tes dari essay adalah:
Sulit menyusunnya.
Jawaban tidak mengemukakan pendapat
Mendalami suatu masalah
Mampu menggambarkan kompetensi siswa (representative).
menggali seluruh pengetahuan siswa
Tes essaypun dapat diberikan bila soal yang disusun
Mampu mengemukakan pendapat
Mampu mendalami semua masalah
Memiliki validitas isi
Tidak harus representatif
Memiliki kisi-kisi instrumen
Terdapat beberapa perbedaan evaluasi formatif dan sumatif. Ciri dari evaluasi formatif adalah: . . .
Tujuannya untuk menilai pada akhir unit, catur wulan, semester, atau suatu kursus.
Waktu pelaksanaan pada akhir unit, semester, catur wulan
Penekanan pada kategori perilaku yang lebih luas atau kombinasi dari beberapa perilaku spesifik.
Penekanan pada perilaku tertentu sebagaimana tertera dalam TIK dan diajarkan dalam PBM.
Membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya bersifat kuantitatif
Ada enam orang siswa kelas II SMP yang mempunyai kesulitan belajar yang sama dalam penguasaan teknik passing bola voli.Setelahmengidentifikasi kesulitan belajar yang dialami oleh enam siswa tersebut ternyata guru dapat informasi/masukan bahwa mereka termasuk.
Anak yang mengalami kesulitan dalam belajar
Anak yang mengalami kesulitan belajar sedang
Anak yang mengalami kesulitan belajar tinggi
Anak yang tidak mengalami kesulitan belajar
Anak yang normal
Berdasarkan kasus no 17 diatas maka tindakan yang dilakukan guru adalah
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode ceramah
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode diskusi
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode latihan
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode demosntrasi
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode bermain
Berdasarkan kasus no 17 diatas maka salah satu upaya yang dilakukan oleh guru adalah :
Menganalisis berbagai faktor yang berkaitan dengan timbulnya kesulitan belajar dan
mengetahui mengapa kelemahan-kelemahan itu dapat terjadi
Agar siswa dapat memahami dirinya, Khususnya prestasi belajarnya, dalam mengenal kelemahannya dalam mempelajari suatu bidang studi dan juga kekuatannya
Agar siswa dapat melaksanakan tugas-tugas belajar yang diberikan kepadanya.
siswa masih dipandang belum mencapai hasil belajar yang diharapkan.
Penguasaan guru terhadap materi pelajaran
Seorang anak memperoleh nilai harian-1 pada KB 3.2 sebesar 70. Karena belum emncapai KKM anak tersebut mengikuti remdial.Setelah mengikuti remdial dan diakhiri dengan penilaian memperoleh nilai 82, Untuk memperoleh nilai pada ulangan harian dapat dilakukan dnegan beberapa alternative diantaraya:
Didasarkan pada nilai tertinggi setelah disetujui oleh para dean guru
Didasarkan pada KKM yang sudah ditentukan
Didasarkan pada nilai kelompok kelas
Didasarkan pada nilai tertinggi di kelas
Didasarkan pada kesepakatan dewan guru
Salah satu manfaat yang didapat berdasarkan kasus diatas adalah :
Meningkatkan kemampuan siswa
Meningkatnya motivasi peserta didik setelah mengikuti pembelajaran remedial
Meningkatkan kebersamaan di dalam kelompok
Meningkatkan solidaritas diantara siswa di kelas
Meningkatnya siswa yang pintar
Di kelas VII terdapat 5 orang siswa yang melampau nilai diatas KKM, maka guru harus melakukan program pengayaan dengan melakukan kegiatan:
5 orang siswa tersebut diberikan tugas tambahan
5 orang siswa tersebut belajar mandiri tentang sesuatu yang diminati
5 orang siswa tersebut belajar sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing
5 orang siswa tersebut diberikan tugas untuk membimbing siswa lain yang tidak mencapai KKM
5 orang siswa tersebut belajar seperti biasa
Bentuk-bentuk pelaksanaan program pengayaan dalam pembelajaran PJOK adalah :
Menugaskan siswa untuk terus mempertahankan teknik yang dikuasainya
Menugaskan siswa untuk latihan mandiri dirumah
Menugaskan siswa untuk melakukan diskusi kelompok
Menugaskan siswa untuk membantu guru membantu siswa lain yang kurang mampu
Menugaskan siswa untuk melaporkan hasil kemajuan belajarnya
Karena mau cepat selesai, pada saat penelitiannya masih harus dilanjutkan ke Daur 3, Pak Irsan sudah menghentikannya hanya sampai Daur 2. Ia kemudian menyusun laporan PTK dan melaporkan bahwa tindakan perbaikannya sudah menunjukkan hasil positif. Sesuai etika penulisan laporan, Pak Irsan telah mengabaikan ....
estetika
Logika
Kejujuran
Ke-konsistenan (keajegan)
Hirarki
Tulisan tentang sebuah topik biasanya disusun berdasarkan paragraf-paragraf. yang dimaksud dengan paragraf dalam laporan PTK adalah .....
Kumpulan gagasan yang ditulis peneliti
Ungkapan penulis yangmemiliki kesatuan ide dan pikiran
Kumpulan kalimat kuranglebihsebanyak setengah halaman yangdimulai dengan barisbaru
Buah pikiran para pakar yang dikutip penulis
Kerangka berfikir peneliti
Berikut adalah aspek dibahas dalam bab kajian pustaka. Salah satu hal yang tidak sesuai sebagai aspek kajian pustaka adalah ....
Teori-teori yang relevan
Kerangka berpikir
Metodologi
Pertanyaan penelitian atau hipotesis
Penjabaran identifikasi
Diseminasi laporan PTK dilakukan untuk tujuan
Proses sosialisasi laporan ilmiah
Penyebarluasan hasil penelitian
Publikasi temuan ilmiah
Dimanfaatkan orang banyak terutama guru
Penyelesaian laporan
Manfaat diseminasi laporan PTK bagi sekolah adalah ....
Dihasilkannya laporan ilmiah bagi sekolah
Dihasilkannya metode perbaikan pembelajaran di kelas
Meningkatnya kredibilitas sekolah
Meningkatnya intelektualitas staf guru
Meningkatnya in come guru
Dalam menyusun laporan PTK, masalah penelitian ditulis/disajikan di bagian
Identifikasi masalah
Perumusan masalah
Pendahuluan
Kesimpulan
Tinjauan Teoritis
Secara spesifik laporan PTK memuat tentang
temuan penelitian
kesimpulan hasil penelitian
rekomendasi
saran-saran perbaikan pembelajaran
Rekomendasi Penelitian
