WorksheetsQuiz Maternitas Agustus 2021 (Sesi I)
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Seorang perempuan, 24th, P1A0 postpartum normal hari ke 2 dirawat di ruang nifas. Hasil pengkajian, pasien mengatakan akan memberikan susu formula karena takut ASInya tidak cukup karena sebagai wanita bekerja, nampak kesulitan dalam mengatur posisi saat menyusui bayinya, reflek menghisap bayi tidak adekuat dan bayi nampak tidak puas setelah menyusu.
Apakah masalah keperawatan pada kasus tersebut?
kecemasan
harga diri rendah
menyusui tidak efektif
terputusnya menyusui
ketidakcukupan ASI
Seorang perempuan, 26 tahun, GIP0A0, datang memeriksakan diri ke Poli Kandungan dengan keluhan mual muntah. Hasil pengkajian, pasien mengeluh sudah 2 minggu ini mual dan muntah terutama pada pagi hari, merasa khawatir dengan kondisinya, badan merasa lemas, TD 100/70 mmHg, frekuensi nadi 82x/menit, hasil USG menunjukkan usia kehamilan 8 minggu.
Apakah pendidikan kesehatan yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Ajarkan teknik relaksasi.
Ajarkan cara perawatan bayi.
Jelaskan tanda bahaya kehamilan.
Jelaskan cara memenuhi kebutuhan nutrisi.
Jelaskan perubahan psikologis masa kehamilan.
Seorang perempuan, 30 tahun, G3P2A0, inpartu sedang dirawat di ruang bersalin. Hasil pengkajian: hasil periksa dalam pembukaan lengkap, ketuban sudah pecah dan bayi siap dilahirkan. Perawat melakukan pertolongan kelahiran kepala dengan menahan perineum dan menahan kepala defleksi, mengecek lilitan tali pusat, dan menunggu putar paksi luar.
Apakah tindakan selanjutnya yang harus dilakukan pada kasus tersebut?
melahirkan bahu serta badan
melakukan injeksi oksitoksin
memotong tali pusat
melahirkan plasenta
mengeringkan bayi.
Seorang perempuan, 30th , G2P0A1 usia kehamilan 38 minggu datang ke Puskesmas untuk memeriksakan kehamilan. Hasil pengkajian, pasien mengeluh pinggangnya mudah sakit dan mudah lelah saat aktivitas, TD 100/60 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi nafas 20x/menit, suhu 36,6°C.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
memberikan obat tidur
memberikan analgesik
menganjurkan untuk istirahat total
menganjurkan cukup istirahat malam
menganjurkan untuk mengatur aktivitas
Seorang perempuan, 28 tahun, datang ke poli kandungan dengan keluhan gatal di area vagina. Hasil pengkajian, pasien menyatakan tidak nyaman saat bersenggama, menanyakan kondisinya apakah bisa disembuhkan, terdapat flour albus dengan warna keabuan dan berbau, TD 110/70 mmHg, frekuensi nadi 110x/menit, frekuensi nafas 20x/menit, suhu 36,8°C.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
nyeri
ansietas
gangguan citra tubuh
gangguan rasa nyaman
kerusakan integritas kulit
Seorang perempuan, 26 tahun, P2A0 di rawat di ruang bersalin sedang memasuki kala IV persalinan. Hasil pengkajian: keadaan umum lemah, uterus teraba lembek, pengeluaran lokea rubra, TD 90/60 mmHg, frekuensi nadi 98x/menit, frekuensi nafas 22x/menit, suhu 37,4⁰C.
Apakah tindakan yang dilakukan pada kasus tersebut?
melakukan masase uterus
memberikan terapi intravena
melakukan kompresi bimanual
memberikan minuman pada ibu
mengobservasi tanda-tanda vital
Seorang perempuan, 33 tahun, P3A0 datang ke poli kandungan untuk berkonsultasi tentang kontrasepsi. Hasil pengkajian, pasien telah melahirkan anak keduanya 3 bulan yang lalu dan ingin memberikan jarak yang lama untuk hamil kembali, saat ini masih menyusui bayinya, menginginkan KB yang aman dan tidak mengandung hormone, TD 120/80 mmHg, frekuensi nadi 98x/menit, frekuensi nafas 22x/menit, suhu 37⁰C.
Apakah jenis kontrasepsi yang tepat pada kasus tersebut?
IUD
pil KB
implan
tubektomi
metode kalender
Seorang perempuan, 37th , P4A0, postpartum hari ke 8 dengan post seksio sesarea atas indikasi preeklamsia berat datang ke poli nifas untuk melakukan kontrol. Hasil pengkajian, pasien menyatakan memberikan ASI eksklusif dan sudah tidak menginginkan untuk hamil kembali, TD 130/80 mmHg, dan frekuensi nadi 80x/menit.
Apakah metode kontrasepsi yang sesuai pada kasus tersebut?
IUD
suntik
pil KB
implant
kondom
Seorang perempuan, 25th , G2 P1 A0 datang ke ruang bersalin dengan keluhan kontraksi yang semakin kuat dan sudah keluar darah lendir. Hasil pengkajian, pasien nampak sering berteriak saat merasakan nyeri kontraksi, TD 120/70 mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, suhu 36,8ºC, pembukaan 7 cm, serviks tipis dan mendatar, ketuban utuh.
Apakah intervensi keperawatan pada kasus tersebut?
Mulai pimpin mengejan.
Lakukan massage uterus.
Monitoring denyut jantung janin.
Anjurkan untuk makan saat tidak kontraksi.
Persiapkan peralatan pertolongan persalinan.
Seorang perempuan, 65th, datang ke RS dengan keluhan nyeri perut bagian bawah sampai tidak bisa beraktifitas. Hasil pengkajian, pasien mengatakan sudah berhenti haid 10 tahun yang lalu, mengalami keputihan sejak 3 bulan yang lalu berwarna kuning kehijauan sampai kecoklatan berbau menyengat, tapi tidak periksa karena takut. Hasil pemeriksaan : tekanan darah 110/70 mmHg, frekuensi nafas 20 x/menit,frekuensi Nadi 90 x/menit, Suhu 36°C, skala nyeri 6.
Apakah Masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
anxietas
kurang pengetahuan
gangguan rasa nyaman nyeri
gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan perdarahan intraservikal
Seorang perempuan, 30th, G1P0A0 datang ke poli hamil untuk kontrol karena usia kehamilan sudah 42/43 minggu tapi belum ada tanda-tanda persalinan. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, Nadi: 85x/menit, frekuensi nafas 19x/menit, suhu 36°C.
Apakah pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan pada kasus tersebut?
Rontgen
Antropometri
Darah lengkap
Urine lengkap
Non Stres Test
Seorang perempuan, 25th , P1A0, melahirkan anak pertamanya 3 hari yang lalu di Rumah Sakit. Pasien mengeluh nyeri ringan dan masih takut untuk aktifitas. Hasil pengkajian : TTV: TD: 120/70 mmHg, Nadi: 86 x/menit, RR: 18 x/menit, Suhu: 36,5 ˚C, pemeriksaan TFU 2 jari di bawah pusat, pengeluaran darah vagina berwarna merah kuning berisi darah dan lendir, tampak adanya luka jahitan pada perineum.
Apakah jenis lochea yang ditemukan pada pasien tersebut?
Lochea rubra
Lochea purulenta
Lochea alba
Lochea sanguinolenta
Lochea serosa
Seorang perempuan, 45th datang ke puskesmas untuk periksa karena perdarahan. Hasil pengkajian: KU pucat, TD : 90/60 mmHg, N : 80 x/menit, S : 37, 6 C, RR : 18 x/menit, Hb 6 gram %, mengalami keputihan yang berbau kurang lebih 1 tahun dan akhir-akhir ini mengalami perdarahan bila melakukan hubungan seksual.
Apakah Skrining yang tepat untuk mendeteksi dini kasus di atas?
Kolkoskopi
Papanicolou smear
Histerosalpingografi
Biopsi
Hysterosikopi
Seorang perempuan, 26th , G1P0A0, usia kehamilan 32 minggu, datang ke poli kandungan untuk pemeriksaan rutin. Perawat kemudian melakukan pengukuran tanda-tanda vital dan dilanjutkan pemeriksaan fisik. Melalui pemeriksaan leopold diketahui letak tertinggi bokong, teraba bagian-bagian kecil janin di sebelah kanan dan punggung dikiri, bagian terendah janin belum masuk ke pintu atas panggul.
Dimanakah perawat dapat mendengarkan DJJ dengan jelas?
Abdomen kiri bawah
Abdomen kanan bawah
Abdomen kanan atas
Abdomen kiri atas
Abdomen umbilicus
Seorang perempuan, 45th, datang ke puskesmas untuk melakukan periksa karena adanya perdarahan dari jalan lahir. Hasil anamnesa menyebutkan bahwa wanita tersebut mengalami keputihan yang berbau kurang lebih 1 tahun dan akhir-akhir ini mengalami perdarahan bila melakukan hubungan seksual. Hasil pengkajian : KU pucat, TD : 90/60 mmHg, N : 80 x/menit, S : 37, 6 C, RR : 18 x/menit, Hb 7 gram %, CRT > 3 detik.
Apakah prioritas masalah yang muncul pada kasus di atas?
Anemia
Resiko infeksi
Gangguan perfusi jaringan
Gangguan Body Image
Kekurangan volume cairan
Seorang perempuan, 32th G2P1A0, usia 38-39 minggu, datang ke IGD RS dengan keluhan kenceng-kenceng, dan ketuban sudah pecah. Hasil pemeriksaan: pembukaan 10, DJJ 142 x/menit. Seorang perawat memberikan pertolongan persalinan kala II. Saat terjadi kontraksi, perawat mengintruksikan pasien untuk mengedan. Tidak lama kemudian bayi lahir. Perawat kemudian melakukan pengecekan bayi.
Apakah tindakan yg dilakukan perawat selanjutnya?
Melakukan masase uterus
Menyuntikan oksitosin IM
Menilai AFGAR
Menggunting tali pusat
Mengecek pelepasan plasenta
Seorang perempuan, 28 tahun, G2P0A1 usia kehamilan 39-40 minggu, berada di ruang bersalin dalam keadaan inpartu kala II. Hasil pegkajian: Pasien mengeluh mules tidak tertahan lagi dan ingin mengejan, dari pemeriksaan didapatkan data anus membuka, perineum menonjol, dan DJJ 140x/menit.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan oleh perawat?
mempersiapkan kelengkapan baju bayi
menyiapkan alat pertolongan persalinan
memimpin ibu untuk meneran
memantau kontraksi uterus
menghimbau keluarga untuk tetap menunggu diluar
Seorang perempuan, 24 tahun, G1P0A0 usia kehamilan 39 minggu, datang ke RS dengan keluhan mules dibagian perut yang dirasakan menjalar sampai ke punggung yang semakin lama semakin sering dirasakan, sudah keluar lendir bercampur darah. Dari hasil pengkajian didapatkan HIS teratur terasa 3 x setiap 10 menit, pembukaan 5 cm, terdapat pendataran dan penipisan serviks.
Apakah tahapan proses persalianan yang tepat pada klien di atas?
kala I fase laten
kala I fase aktif
kala II
kala III
kala IV
Seorang perempuan, 28th, P1A0. Setelah 2 hari bayi yang dilahirkan tersebut meninggal dunia. Hasil pengkajian: pasien mengeluh payudara terasa nyeri, tegang, kemerahan, dan membesar, pasien tampak bersedih dan menangis karena teringat dengan bayinya.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pada pasien tersebut?
Memberikan motifasi pada pasien
Memberikan ruang pada pasien untuk menceritakan perasaannya
Melakukan brest care
Kolaborasi pemberian terapi anti nyeri
Kolaborasi pemberian terapi antibiotic
Seorang perempuan, usia 31 tahun, G3P2A0 UK 12 minggu. Datang ke puskesmas dengan keluhan keluar bercak darah dari jalan lahir, dan perut terasa kram. Dari hasil pengkajian: TTV TD 120/70 mmhg, N 89x/menit, RR 20 x/menit, S 37 ˚C.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pada pasien tersebut?
Kolaborasi pemberian terapi antinyeri
Memeriksa Leopold
Memberikan Infus
Menganjurkan tirah baring
Kolaborasi kuretase
