WorksheetsUH 1 Kimia Kelas XI MIPA
Total questions: 30
Worksheet time: 2hrs 34mins
Pembakaran senyawa hidrokarbon secara tidak sempurna dapat menghasilkan gas yang berbahaya bagi kesehatan dan dapat mengakibatkan kanker, yaitu berupa zat ...
karbon
karbonmonoksida
karbondioksida
oksigen
ozon
Senyawa hidrokarbon paling sederhana yang terdiri dari satu atom karbon adalah ...
metana
metena
metuna
karbon
metil
Di antara senyawa berikut yang merupakan alkuna adalah ...
C3H6
C3H8
C4H6
C4H8
C4H10
Tina mereaksikan larutan HCl dengan larutan NaHCO3 ke dalam gelas beker. Agar mendapatkan campuran larutan yang sempurna, Tina mengaduknya dengan batang pengaduk. Berdasarkan deskripsi di atas yang merupakan sistem adalah ...
Larutan HCl
Larutan NaHCO3
Larutan HCl dan NaHCO3
Pengaduk
Gelas beker
Batu kapur direaksikan dengan air dalam tabung reaksi. Zat yang bertindak sebagai sistem adalah ...
Air
Air dan batu kapur
Batu kapur
Udara
Tabung reaksi
Sepotong logam dimasukkan ke dalam larutan asam klorida untuk mengetahui reaktivitas asam klorida terhadap logam tersebut. Dalam hal ini yang disebut sistem adalah ...
Larutan asam klorida
Logam
Pelarut air
Asam klorida dan logam
Udara disekitar asam klorida dan logam
Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah … .
lingkungan menyerap kalor dari sistem
sistem menyerap kalor dari lingkungan
sistem dan lingkungan memiliki kalor sama
kalor sistem dan lingkungan jika dijumlahkan sama dengan nol
pada akhir reaksi, kalor lingkungan selalu lebih kecil dari kalor sistem
Sebanyak 2 mol gas hidrogen jika direaksikan dengan 1 mol gas oksigen akan terbentuk uap air yang membutuhkan kalor sebesar 484 kJ. Persamaan termokimianya adalah … .
H2(g) + ½ O2(g) --> H2O(g) ΔH = 484 kJ
2 H2(g) + O2(g) --> 2 H2O(g) ΔH = 484 kJ
2 H2(g) + O2(g) --> 2 H2O(g) ΔH = –484 kJ
2 H2O(g) --> 2 H2(g) + O2(g) ΔH = –484 kJ
H2O(g) --> H2(g) + ½ O2(g) ΔH = 484 kJ
Diketahui :
ΔHof C2H6(g) = -84,7 kJ/mol
ΔHof H2O (l) = -285,8 kJ/mol, dan
ΔHof CO2(g) = -393,6 kJ/mol
Berdasarkan data entalpi pembentukan standar tersebut, besar perubahan entalpi pembakaran gas etana adalah,.....
-84,7 kJ/mol
-285,8 kJ/mol
-393,5 kJ/mol
-1559,7 kJ/mol
-1644,4 kJ/mol
Perhatikan persamaan termokimia berikut :
2CuCl(s) → 2Cu(s) + Cl2(g) ΔH = +274,4 kJ
2CuCl(s) + Cl2(g) → 2CuCl2(s) ΔH = -165,8 kJ
ΔH untuk reaksi :
Cu(s) + Cl2(g) → CuCl2(s)
yaitu,....
43 kJ/mol
86 kJ/mol
484 kJ/mol
570 kJ/mol
1054 kJ/mol
Data energi ikatan rata rata :
C=C = 609 kJ/mol
C-Cl = 326 kJ/mol
C-H = 412 kJ/mol
C-C = 345 kJ/mol
H-Cl = 426 kJ/mol
Besarnya entalpi reaksi
CH2=CH2 + HCl → CH3CH2Cl
adalah,......
-312 kJ/mol
-48 kJ/mol
48 kJ/mol
100 kJ/mol
312 kJ/mol
Diketahui persamaan termokimia pembentukan Fe2O3 dan CO2:
2Fe(s) + 3/2O2(g) → Fe2O3(s) Δ H = - 822 kJ/mol
C(s) + 1/2O2(g) → CO(g) Δ H = -110 kJ/mol
Berapakah perubahan entalpi untuk reaksi berikut ini?
Fe2O3(s) + 3C(g) → 2Fe(s) + 3CO(g) Δ H = ....kJ/mol
+ 712
+492
-492
-712
Perhatikan persamaan reaksi termokimia di bawah ini:
1. ½ N2 (g) + ½ O2 (g) → NO (g) ΔH = +kJ/mol
2. NO2 (g) → ½ N2 (g) + O2 (g) ΔH = −kJ/mol
3. CO2 (g) → C (s) + O2 (g) ΔH = +kJ/mol
4. C2H5OH + 3O2 → 2CO2 + 3H2O ΔH = −kJ/mol
5. Na (s) + ½ Cl2 (g) → NaCl ΔH = −kJ/mol
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔHfo, ΔHdo, dan ΔHco adalah ….
(3), (4), dan (5)
(2), (4), dan (5)
(1), (3), dan (5)
(1), (2), dan (4)
(1), (2), dan (3)
Bila diketahui energi ikatan rata-rata :
N-H = 391 kJ/mol,
H-H = 435 kJ/mol,
N≡N = 946 kJ/mol,
maka entalpi pembentukan gas NH3 menurut reaksi :
1/2 N2(g) + 3/2 H2(g) → NH3(g) adalah….
- 95 kJ/mol
- 47,5 kJ/mol
95 kJ/mol
47,5 kJ/mol
50 kJ/mol
Berdasarkan reaksi :
H2 + CI2 → 2HCI ∆H = -112 kJ/mol
Dapat dinyatakan bahwa pada penguraian 1 mol HCI kalor reaksinya ….
endoterm, 56 kJ
endoterm, 112 kJ
eksoterm, 56 kJ
eksoterm, 112 kJ
eksoterm, 224 kJ
Diketahui persamaan termokimia :
C2H4(g) + 3O2(g) → 2CO2(g) + 2H2O(l) ∆H = - p KJ/mol
Untuk menghasilkan 1 mol gas karbondioksida
dilepaskan kalor sebesar …. KJ
2p
1/2 p
1/4 p
2/3 p
3/4 p
Tenaga kita akan bertambah jika kita mengkonsumsi karbohidrat, karbohidrat dapat diperoleh dari proses fotosintesis. Perubahan bentuk energi pada peristiwa ini adalah ....
energi gerak - energi kimia – energi panas – energi cahaya
.energi panas – energi cahaya – energi kimia – energi gerak
energi cahaya – energi panas – energi kimia – energi gerak
energi kimia – energi panas – energi cahaya – energi gerak
energi gerak – energi panas – energi cahaya – energi kimia
Sejumlah magnesium dibakar menghasilkan 1 gram MgO (Ar Mg =24 , O = 16) dan dilepaskan kalor sebanyak 14,4 kJ. Perubahan entalpi pembentukan MgO adalah . . . .
+14,4 kJ/mol
-14,4 kJ/mol
+288 kJ/mol
-288 kJ/mol
-576 kJ/mol
Diketahui :
entalpi pembentukan C2H5OH = - 277,7 KJ/mol,
maka perubahan entalpi untuk penguraian 2 mol C2H5OH adalah ….
+ 138,85 KJ
– 277,70 KJ
+ 277,70 KJ
-555,40 KJ
+ 555,40 KJ
Ilmu kimia yg mempelajari tentang panas/suhu disebut
Hidrokarbon
Termokimia
Termofisika
Termometer
Eksoterm
Data diatas merupakan data dari reaksi:
NO(g) + Br2(g) ---> 2NOBr(g),
Dari data tersebut, reaksi tersebut mempunyai rumus persamaan laju ....
V = k . [NO]2 . [Br2]
V = k . [NO] . [Br2]2
V = k [NO]1/2 . [Br2]
V = k [NO] . [Br2]
V = k [NO]1/2 . [Br2]1/3
Berdasarkan tabel dari reaksi NO2 dan Cl2 tersebut, maka orde reaksi adalah ...
0
1
2
3
4
Dari data hasil percobaan diatas, maka laju untuk :
BrO3- + 5 Br- + 6H+ ---> 3Br2 + 3H2O adalah ....
V = k . [BrO3-] . [H+]2
V = k . [Br-] . .[H+]2
V = k . [BrO3-] . [Br-] . .[H+]2
V = k . [BrO3-] . [Br-] . .[H+]
V = k . [BrO3-] . [Br-]2 . .[H+]2
Untuk reaksi 2A + B ---> A2B, didapat data :
Jika konsentrasi kedua reaktan diperbesar dua kali, laju rekasi menjadi delapan kali lebih besar.
Jika konsentrasi B diperbesar dua kali pada saat konsntrasi A tetap laju rekasi menjadi dua kali lebih besar. Maka reaksi tersebut berorde :
0
1
2
3
4
Laju reaksi 2A + 2B ---> 3C + D, pada setiap saat dapat dinyatakan ....
penambahan konsentrasi A tiap satuan waktu
penambahan konsntrasi B tiap satuan waktu
penambahan konsentrasi C tiap satuan waktui
penambahan konsentarsi A dan B tiap satuan waktu
penambahan konsentrasi B dan C tiap satuan waktu
Pernyataan dibawah ini mempengaruhi laju reaksi, kecuali ...
kenaikan temperatur
pembesaran konsentrasi zat pereaksi
memperkecil ukuran partikel pereaksi
penambahan volume pereaksi
adanya katalis
Kenaikan suhu dapat mempercepat laju reaksi karena ....
kenaikan temperatur akan memperbesar tekanan
kenaikan temperatur akan memperluas luas permuakaan
kenaikan temperatur akan memperbesar konsentrasi zat-zat yang bereaksi
kenaikan temperatur akan memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
kenaikan temperatur akan menaikkan energi pengaktifasi pereaksi
Massa kristal NaOH yang dibutuhkan untuk membuat 250 mL larutan 0.1 M
adalah…gr (Mr Na = 23, O = 16, H = 1)
0,01 gram
0,1 gram
1 gram
10 gram
Konsentrasi larutan dibuat dari 25 gram padatan CaCO3 dan dilarutkan dalam air hingga volume larutan menjadi 500 mL adalah…
(Ar Ca = 40, C = 12, O = 16)
0,025 M
0,05 M
0,25 M
0,5 M
Larutan 500 mL glukosa C6H12O6 memiliki konsentrasi 0,5 M. Jika massa atom relatif C = 12, H = 1, O = 16 Berapakah massa glukosa dalam larutan tersebut ...
35 gram
45 gram
50 gram
55 gram
4,5 gram
