WorksheetsPAS PLP XI GANJIL 2021
Total questions: 30
Worksheet time: 2hrs 30mins
Peraturan-peraturan yang mengatur perihal Keselamatan, Kesehatan Bekerja (K3) di Indonesia diatur antara lain dalam UU …
UU no 1 Tahun 1970 dan UU no 21 Tahun 2003
UU no 1 Tahun 1970 dan UU no 21 Tahun 2004
UU no 1 Tahun 1970 dan UU no 21 Tahun 2002
UU no 1 Tahun 1970 dan UU no 21 Tahun 2003
UU no 1 Tahun 1970 dan UU no 21 Tahun 2001
Lingkungan Hidup (LH) atau disebut juga denagn istilah ekologi secara bahasa mempunyai arti …
Suatu hubungan yang monoton antara mahluk hidup dan alam
Suatu hubungan yang saling mempengaruhi antara berbagai makluk hidup dan alam
Suatu hubungan yang berkesinambungan
Suatu hubungan yang stabil antara makhluk hidup dan alam
Suatu hubungan yang berurutan antara makhluk hidup dan alam
Ilmu pengetahuan sekaligus dengan penerapannya dalam usaha mencegah terjadinya kecelakaan, penyakit, cacat, dan kerugian-kerugian lain akibat kerja merupakan pengertian dari keselamatan dan kesehatan kerja atau biasa disebut dengan ...
K3LH
K3
K2
K4LH
K1LH
Tujuan K3 adalah kecuali …
Perlindungan kesejahteraan dan penghasilan para pekerja.
Meningkatkan produktifitas para pekerja secara personal.
Meningkatkan perekonomian dan produksi secara nasional.
Kondisi tempat kerja yang menjamin keselamatan para pekerja
Kondisi tempat kerja yang was-was
Segala sesuatu yang memungkinkan memiliki potensi untuk menyakibatkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja seperti, faktor-faktor biologi, kimia, fisik, fisiologi/ ergonomi, serta psikologis …
.
Sumber cahaya
Sumber air
Sumber bahaya
Sumber matahari
Sumber tenaga kerja
Dibawah ini merupakan cakupan K3 yaitu …
Sumber kerja, tenaga kerja dan sumber bahaya
Ancaman bahaya, sumber bahaya dan sumber kerja
Sumber kerja, ancaman bahaya dan sumber bahaya
Tempat kerja, sumber kerja dan sumber bahaya
Tempat kerja, tenaga kerja dan sumber bahaya
Lingkungan biotik ialah seluruh kehidupan yang berada di bumi baik manusia, hewan, dan tumbuhan
Lingkungan
Lingkungan alam
Lingkungan biotik
Lingkungan hidup
Lingkungan abiotik
Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia, serta makhluk hidup lainnya, menurut UU …
Nomor 23 Tahun 1997 Konsep LH
Nomor 24 Tahun 1997 Konsep LH
Nomor 25 Tahun 1997 Konsep LH
Nomor 26 Tahun 1997 Konsep LH
Nomor 27 Tahun 1997 Konsep LH
Sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang karena sifat dan/atau konsentasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusakkan lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup
Kotoran atau sampah
Pupuk
Limbah bahan berbahaya dan beracun
Daur ulang sampah
Sisa-sisa pabrik
Tindakan Berbahaya yang Bersumber Dari Manusia, kecuali …
Bekerja secara gegabah.
Lalai dalam penggunaan Alat Pelindung Diri.
Tidak patuh pada SOP yang telah ditetapkan
Tidak serius pada saat melakukan pekerjaan
Gigitan ular
Dalam menganalisis suatu kecelakaan yang beresiko timbul dan terjadi di tempat kerja, menilai besaran biaya garansi, dan perawatan bagi korban, maka berikut ini beberapa fungsi analisis kecelakaan yang terjadi di tempat kerja.
Memperkirakan penyebab dan besarnya resiko kecelakaan
Memperkirakan keselamatan kerja
Memperkirakan keamanan kerja
Mempertimbangkan kecelakaan kerja
Semua benar
APD pada tahap pembukaan lahan, antara lain …
.
Sepatu boot, helmet, sarung tangan, penutup telinga.
Caping, sarung-tangan, dan sepatu boot.
Topi, masker, apron atau clemet, sarung-tangan, dan sepatu AV
Topi/helm, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot AV, sarung egrek, atau dodos.
Topi, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot
APD pada tahap pembibitan, yaitu.
Boot, helmet, sarung tangan, penutup telinga
Topi/helm, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot AV, sarung egrek, atau dodos
Caping, sarung-tangan, dan sepatu boot.
Topi, masker, apron atau clemet, sarung-tangan, dan sepatu AV.
Topi, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot
APD pada tahap penanaman …
Boot, helmet, sarung tangan, penutup telinga
Topi/helm, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot AV, sarung egrek, atau dodos
.
Topi, masker, apron atau clemet, sarung-tangan, dan sepatu AV
Topi, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot
Caping, sarung-tangan, dan sepatu boot.
APD pada tahap pemeliharaan dan pengendalian gulma, yaitu
Caping, sarung-tangan, dan sepatu boot.
Topi, masker, apron atau clemet, sarung-tangan, dan sepatu AV
Boot, helmet, sarung tangan, penutup telinga
Topi, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot
Topi, sarung tangan kain dan karet, sepatu AV, masker, apron/clemet
APD pada tahap pemanenan, yaitu …
Caping, sarung-tangan, dan sepatu boot.
Boot, helmet, sarung tangan, penutup telinga
Topi/helm, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot AV, sarung egrek, atau dodos
Topi, masker, apron atau clemet, sarung-tangan, dan sepatu AV
Topi, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot
APD pada tahap proses pemupukan, yaitu,…
Topi, masker, apron atau clemet, sarung-tangan, dan sepatu AV
Topi, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot
Caping, sarung-tangan, dan sepatu boot
Boot, helmet, sarung tangan, penutup telinga
Topi/helm, kacamata, sarung-tangan, dan sepatu boot AV, sarung egrek, atau dodos
Asma dapat ditangani dengan …
Menenangkan, mengatur ritme nafas, dudukkan ½ berbaring, berikan udara segar, dan oksigen bila penting.
Membersihkan luka dengan anti septik, membalut atau menutup dengan kain kasa steril, dan melakukan perawatan sampai luka mengering.
Menjaga asupan minum yang cukup, minum pengganti elektrolit, dan mengatasi komplikasi yang ditimbulkan.
Melakukan kompres dengan air dingin dan mencuci dengan antiseptik akan cepat meringankan korban
Mengompres menggunakan air dingin, memberi balutan, tekan dan meninggikan bagian yang memar dapat meringankan sakit akibat memar
. Penanganan pertama pada luka adalah …
Mengompres menggunakan air dingin, memberi balutan, tekan dan meninggikan bagian yang memar dapat meringankan sakit akibat memar
Meminum yang cukup, minum pengganti elektrolit, dan mengatasi komplikasi yang ditimbulkan
Membersihkan luka dengan anti septik, membalut atau menutup dengan kain kasa steril, dan melakukan perawatan sampai luka mengering
Meminum yang cukup, minum pengganti elektrolit, dan mengatasi komplikasi yang ditimbulkan
e
.Mengompres menggunakan air dingin, memberi balutan, tekan dan meninggikan bagian yang memar dapat meringankan sakit akibat memar
Berikut provinsi utama penghasil komoditas strategis perkebunan, antara lain sebagai berikut Kelapa Sawit, sentra penghasilan adalah …
Sumatera Barat, Bandung, Kalteng, Sumsel, Kalbar, Jambi, Kaltim, , dan Kalsel
Sumatera Utara, Riau, Kalteng, Sumsel, Kalbar, Jambi, Kaltim, Sumbar, dan Kalsel.
Sumatera Utara, Bogor, Kalteng, Sumsel, Kalbar, Jambi, Kaltim, Sumbar, dan Kalsel
Sumatera Utara, Makassar, Kalteng, Sumsel, Kalbar, Jambi, Kaltim, Sumbar, dan Kalsel
Bandung, Surabaya, Kalteng, Sumsel, Kalbar, Jambi, Kaltim, Sumbar, dan Kalsel
Pembibitan kelapa sawit dengan benih yang telah dikecambahkan dapat dilaksanakan dengan dua cara, yaitu …
Tahap Semai dan biji
Tahap Perenursi dan menersi
Tahap menyebar dan menebar
Tahap Sebar dan Biji
tahap Prenursery dan Mainnursery
Ilmu pengetahuan yang mempelajari dan melalukan penelitian tentang perkembangan penyakit pada suatu populasi tanaman yang berpotensi dapat menjadi wabah sangatlah bermanfaat untuk mengetahui secara dini ketika suatu tanaman mengalami penyakit pengertian dari …
Ilmu Perkebunan
Geografi
Ilmu epidemologi
Sosiologi
Sejarah
Suatu penyakit pada populasi tanaman yang terjadi dalam suatu wilayah, tempat, ruang, waktu, dengan skala yang tidak merata adalah pengertian dari …
\
Akademik
Epidemik
Alamik
Polamik
Melamik
. Irigasi sebagai sistem pengelolaan pemberian air pada tanaman dalam implementasinya terdiri dari 3 sistem, antara lain adalah …
Sistem Irigasi pada Permukaan Tanah, Sistem Irigasi dengan Curahan dan Sistem Irigasi dengan Tetesan
Sistem Irigasi pada Permukaan Tanah, Sistem Irigasi dengan Manual dan Sistem Irigasi dengan Tetesan
Sistem Irigasi pada Permukaan Manual, Sistem Irigasi dengan Curahan dan Sistem Irigasi dengan Tetesan
Sistem Irigasi modern, manual dan semi
Irigasi pada Permukaan Tanah, Sistem Irigasi dengan Curahan dan Sistem Irigasi dengan air
Pengairan dengan irigasi pompa atau disebut …
moment irrigation
low irrigation
lift irrigation
flow irrigation
on irrigation
.Kelayakan tempat usaha perkebunan adalah menjadi faktor yang pertama harus dianalisis dan dikaji dengan baik dan menyeluruh, karena kegagalan menganalisis dan mengkaji tempat usaha di tempatkan akan berdampak pada …
Produktifitas usaha yang dilakukan stabil
Produktifitas usaha yang dilakukan seimbang
Memudahkan pengawasan
Efesiensi, kemudahan, dan produktifitas usaha yang dilakukan, dan dikembangkan
Usaha berkembang
Keuntungan ketepatan pemilihan lokasi tempat usaha, antara lain adalah sebagai berikut, kecuali...
Kepuasan para konsumen tercapai.
Pemilihan kualitas tenaga kerja mudah dan murah didapatkan
Evaluasi dapat mudah dilakukan
Sumber bahan baku melimpah sesuai kebutuhan
Pengembangan dan perluasan tempat usaha mudah dilakukan.
Untuk mencapai asas penyelenggaraan perkebunan, maka ditetapkanlah tujuan perkebunan di Indonesia, antara lain sebagai berikut, kecuali …
Pendapatan masyarakat dapat meningkat.
Penerimaan negara terus mengalami peningkatan
Penghasilan devisa negara meningkat.
Produktivitas, nilai tambah, dan daya saing bangsa meningkat
Sumber pendapatan Negara menurun
Daerah penghasil Tembakau adalah …
Jatim, Jateng, dan NTB
Kalsel, Kalbar dan Kaltim
Surabaya, Sumbar dan Bandung
NTT, Bogor dan Jambi
Sumatra Utara, Makasar dan Bandung
Daerah penghasil Kelapa adalah …
.
Riau, Sulawesi Utara, Jateng, Jabar, dan Sulawesi Tengah
NTT, Bogor dan Jambi
Surabaya, Sumbar dan Bandung
Sumatra Utara, Makasar dan Bandung
Kalsel, Kalbar dan Kaltim
