wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Try Out 2 LSPP 2

Total questions: 53

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Berbagai krisis keuangan yang terjadi dalam dua decade terakhir menjadi pelajaran berharga yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas industry perbankan. Pengalaman tersebut, antara lain adalah krisis keuangan global yang diawali dengan kasus sub prime mortgage di Amerika tahun 2008 dan sebelumnya adalah krisis keuangan Asia termasuk krisis perbankan di Indonesia yang terjadi pada tahun :

a)

2008

b)

1998

c)

2011

d)

Tidak ada jawabann yang benar

2.

Manakah pernyataan yang salah?

a)

Penerapan manajemen risiko pada perbankan sangat penting dalam menciptakan industri perbankan yang sehat dan terintegrasi

b)

Manajemen risiko tidak untuk menghambat pertumbuhan bisnis bank, namun ikut memastikan bahwa risiko dalam bisnis yang dimasuki oleh bank disadari oleh bank dan masih dalam toleransi bank

c)

Penerapan manajemen risiko pada bank juga berperan dalam meningkatkan shareholder value, memberikan gambaran kepada pengelola bank mengenai potensi kerugian di masa mendatang

d)

Penerapan manajemen risiko bagi BI selaku otoritas pengawas bank akan mempermudah penilaian terhadap kemungkinan keuntungan yang dapat mempengaruhi permodalan bank

3.

Pengelolaan likuiditas berbeda sesuai dua kondisi, yaitu:

a)

Duration dan time

b)

Severity dan duration

c)

Time and Severity

d)

Maturity dan severity

4.

Pengelolaan risiko Kredit dibagi dalam beberapa fungsi tugas. Yang berfokus pada kredit bermasalah adalah:

a)

Garda depan

b)

Garda tengah

c)

Garda belakang

d)

Garda samping

5.

Yang bukan merupakan sumber pelunasan Kredit:

a)

Operating cashflow

b)

Refinancing

c)

Sekuritisasi

d)

Likuidasi Nasabah

6.

Perangkat untuk mengidengtifikasi dan mengukur risiko operasional yang bersifat kualitatif, dengan menggunakan dimensi dampak (impact) dan kemungkinan kejadian (likelihood) adalah :

a)

Risk and Control Self Assesment (RCSA)

b)

Key Risk Indikator (KRI)

c)

Loss Event Database (LED)

d)

Produk dan Aktivitas baru (PAB)

7.

Untuk mengidentifikasi tingkat risiko-risiko operasional yang cenderung meningkat, dapat digunakan :

a)

Risk and Control Self Assesment (RCSA)

b)

Key Risk Indikator (KRI)

c)

Loss Event Database (LED)

d)

Produk dan Aktivitas baru (PAB)

8.

Tujuan implementasi ERM adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Peningkatan efektivitas organisasi

b)

Pelaporan risiko

c)

Meningkatkan birokrasi di seluruh organisasi

d)

Perbaikan Kinerja Bisnis

9.

Yang dimaksud dengan Pendekatan Dua Sisi (Two Prong Approach) pada Manajemen Risiko:

a)

Pengelolaan Risiko dan Penentuan Modal Maksimum

b)

Pengelolaan Risiko dan Perhitungan Kecukupan Modal

c)

Pengelolaan Modal dan Perhitungan Risiko

d)

Pengelolaan Risiko dan Perhitungan Risiko Modal

10.

Gap likuiditas yang dikembangkan atas dasar posisi/saldo historis, yaitu berdasarkan posisi neraca bank. Saldo historis menunjukkan bisnis bank yang berjalan saat ini, dan tidak memperhitungkan rencana bisnis baru di masa mendatang disebut:

a)

Dynamic Liquidity Gap

b)

Flowing Liquidity Gap

c)

Flowing Liquidity Gap

d)

Monotonic Liquidity Gap

11.

Pernyataan yang salah adalah:

a)

Risiko dapat dianggap sebagai kendala pencapaian suatu tujuan

b)

Risiko juga dapat dilihat sebagai volatilitas

c)

Kategori risiko sesuai Peraturan Bank Indonesia dibagi dalam delapan jenis

d)

Risiko adalah kerugian yang telah terjadi dan tidak dapat diperkirakan

12.

Mana yang salah dari pernyataan di bawah ini:

a)

Risiko kepatuhan merupakan risiko yang disebabkan Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku

b)

Risiko hukum adalah risiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan aspek yuridis, yang antara lain disebabkan adanya tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang- undangan yang mendukung dll

c)

Risiko strategik adalah risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan atau pelaksanaan suatu keputusan bisnis jangka pendek dan jangka panjang

d)

Jawaban benar semua

13.

Yang dimaksud dengan Risiko Hukum adalah :

a)

Risiko yang disebabkan oleh adanya kelemahan aspek yuridis, yang antara lain disebabkan adnya tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang mendukung

b)

Risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan atau pelaksanaan suatu kepututsan strategik serta kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis

c)

Risiko yang disebabkan Bank tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan peundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku

d)

Risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan stakeholder yang bersumber dari persepsi negatif terhadap bank

14.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadikan data dapat dijadikan KRI adalah dengan singkatan SMART, yaitu, kecuali:

a)

Specific

b)

Actionable

c)

Reasonable

d)

Timely

15.

Dalam Liquidity gap, maturity dapat ditentukan dengan dua pendekatan, yaitu berdasarkan contractual maturity atau berdasarkan behavioral maturity. Contoh produk jatuh tempo yang ditetapkan atas dasar perilaku nasabah:

a)

SBI

b)

Kredit

c)

Giro

d)

Bond

16.

Dalam Liquidity gap, maturity dapat ditentukan dengan dua pendekatan, yaitu berdasarkan contractual maturity atau berdasarkan behavioral maturity. Manakah jawaban berikut yang memiliki sifat Behavioral tertinggi?

a)

SBI

b)

Kredit

c)

Giro

d)

Bond

17.

Berikut ini yang benar berkaitan dengan Unexpected Loss :

a)

a. Merupakan proyeksi kerugian yang menyimpang dari expected loss dan belum diperhitungkan cadangan biayanya

b)

b. Unexpected loss dicover dengan perhitungan kebutuhan modal

c)

c. Unexpected loss merupakan bagian dari proses bisnis bank

d)

Jawaban A dan B benar

18.

Berikut ini adalah hal-hal yang merupakan inti dari regulasi Basel III, kecuali :

a)

Bank harus menyediakan cadangan modal lebih (buffer)

b)

Bank berkewajiban menyediakan dana likuid sesuai dengan formula tertentu

c)

Bank harus meningkatkan modal kuasi (hybrid capital)

d)

Bank lebih banyak mengandalkan modal ekuitas dan membatasi modal hybrid

19.

Agar aktivitas treasury tidak melampaui toleransi risiko yang ditetapkan, maka transaksi dengan risiko pasar dibatasi dengan limit di bawah ini, kecuali:

a)

Limit VaR

b)

Limit Dealer

c)

Limit Transaksi

d)

Limit kerugian

20.

Kebijakan kredit tidak terbatas pada kredit biasa namun juga:

a)

Penjualan surat berharga dengan Note Purchase Agreement

b)

Penjualan surat berharga lain yang diterbitkan nasabah

c)

Pengambilalihan tagihan dalam rangka anjak piutang dan pemberian jaminan bank

d)

Reference Surat Berharga

21.

Pernyataan yang tepat dalam pemilihan metode yang akan digunakan bank dalam pengukuran risiko adalah :

a)

Pendekatan standar untuk mengukur sensitivitas produk/aktifitas terhadap perubahan faaktor-faktor yang mempengaruhinya baik dalam keadaan normal maupun tidak normal.

b)

Pendekatan dengan metode internal untuk mengukur kecenderungan perubahan perubahan factor-faktor risiko berdasarkan fluktuasi perubahan yang terjadi di masa lalu dan korelasinya.

c)

Pendekatan standar untuk mengukur eksposur risiko secara keseluruhan (agregat) dengan mempertimbangkan risk correlation.

d)

Pendekatan sederhana dengan menggunakan metode standard an pendekatan yang lebih kompleks dengan metode internal.

22.

Bank segera mengatasi adanya keluhan nasabah dan gugatan hukum meningkatkan eksposur risiko reputasi dengan cara sebagai berikut, kecuali :

a)

Melakukan komunikasi dengan nasabah atau ccounterparty secara kondusif

b)

Melakukan perundingan bilateral dengan nasabah untuk menghindari risiko reputasi

c)

Melakukan perundingan bilateral dengan nasabah untuk mengindari risiko hukum

d)

Melakukan komunikasi dengan pihak bank secara kontinyu

23.

Dalam kaitannya dengan pemantauan risiko dan limit risiko, pernyataan yang tidak tepat dalam penetapan limit risiko :

a)

Memperhatikan kemampuan modal bank untuk dapat menyerap eksposur risiko atas kerugian yang timbul.

b)

Mempergtimbangkan pengalaman kerugian di masa lalu dan kemampuan sumber daya manusia.

c)

Memastikan bahwa posisi yang melampaui limit yang telah ditetapkan mendapat perhatian Satuan Kerja Manajemen Risiko, Komite Manajemen Risiko dan Direksi.

d)

Tidak harus memperhatikan ketentuan Bank Indonesia yang berlaku.

24.

Kebijakan kredit tidak terbatas pada kredit biasa namun juga:

a)

Penjualan surat berharga dengan Note Purchase Agreement

b)

Penjualan surat berharga lain yang diterbitkan nasabah

c)

Pengambilalihan tagihan dalam rangka anjak piutang dan pemberian jaminan bank

d)

Reference Surat Berharga

25.

Economic capital adalah:

a)

Modal yang dipersyaratkan oleh regulator (Bank Indonesia) untuk dimiliki bank sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia

b)

Modal yang dibutuhkan untuk menyerap potensi kerugian dari seluruh risiko yang melekat pada aktivitas bank

c)

Merupakan bagian dari regulatory capital

d)

Tingkat modal yang besarnya tergantung pada sebagian risiko dari aktivitas utama portofolio bank seperti risiko kredit, pasar dan operasional

26.

Beberapa pernyataan dibawah ini yang terkait dengan maksud dan tujuan fundamental dari Komite Basel, kecuali :

a)

Memperkuat kerangka dasar budaya (soundness) dan stabilitas system perbankan internasional.

b)

Menciaptakan kerangka dasar yang konsisten dan tidak memihak bagi bank-bank yang aktif secara internasional

c)

Menjaga stabilitas system perbankan internasional

d)

Memperkuat kerangka dasar budaya (soundness) dan stabilitas system perbankan nasional.

27.

Regulatory capital adalah:

a)

Modal yang dipersyaratkan oleh regulator (Bank Indonesia) untuk dimiliki bank sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia

b)

Modal yang dibutuhkan untuk menyerap potensi kerugian dari seluruh risiko yang melekat pada aktivitas bank

c)

Salah satu alat pengukuran untuk melakukan kontrol risiko yang umum dilakukan

d)

Tingkat modal yang besarnya tergantung pada profil risiko dari seluruh aktivitas atau portofolio bank

28.

Tujuan ERM adalah pengintegrasian dengan cara:

a)

Pengintegrasian organisasi risiko

b)

Pengintegrasian strategi transfer risiko

c)

Pengintegrasian manajemen risiko ke dalam proses bisnis perusahaan

d)

Semua Benar

29.

Yang bukan tujuan implementasi ERM adalah:

a)

Peningkatan efektivitas organisasi

b)

Kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur

c)

Pelaporan risiko

d)

Kinerja bisnis

30.

Pada profil risiko bank, risiko yang melekat pada aktifitas fungsional bank disebut dengan :

a)

Inherent risk

b)

Risk control system

c)

Sistem pengendalian risiko

d)

Sistem pengendalian internal

31.

Sebuah kejadian operasional menimbulkan akibat/dampak yang dapat berupa, kecuali:

a)

Kerugian materi (financial)

b)

Kerugian langsung (direct loss)

c)

Kerugian non financial saja

d)

Kerugian tidak langsung (indirect loss)

32.

Yang termasuk Cadangan Likuiditas (Liquidity reserves), yaitu:

a)

Asset berkualitas tinggi yang dapat dicairkan segera

b)

Simpanan pada Bank Sentral

c)

Simpanan pada bank lain

d)

Semua benar

33.

Dalam pendekatan Advance IRB, bank menghitung:

a)

PD

b)

LGD

c)

EAD

d)

Semua Diatas

34.

Dalam pendekatan Foundation IRB, bank menghitung:

a)

PD

b)

LGD

c)

EAD

d)

Semua diatas

35.

Dalam pendekatan Foundation IRB, nilai yang dihitung oleh Supervisor adalah:

a)

PD

b)

LGD

c)

EAD

d)

B dan C benar

36.

Dalam pendekatan Foundation IRB, nilai yang dihitung oleh Supervisor adalah:

a)

a.Economic Value Added (EVA)

b)

b.Return on Risk Adjsuted Capital (RORAC)

c)

c.Value Based Management (VBM)

d)

d. Jawaban A dan B benar

37.

Risiko suku bunga dapat dilihat dengan 2 perspektif, jangka pendek dan jangka panjang. Perspektif jangka pendek adalah:

a)

Perspektif ekonomi

b)

Economic value at risk

c)

Perspektif Pendapatan

d)

Earnings at large

38.

Penyebab utama risiko operasional meliputi, kecuali:

a)

Faktor manusia

b)

Proses Internal

c)

Sistem dan Teknologi

d)

Proses eksternal

39.

Risiko yang disebabkan karena bank tidak mampu menghasilkan arus kas dari asset produktif, atau dari penghimpunan dana masyarakat, transaksi antar bank, dll disebut:

a)

Risiko perubahan suku bunga

b)

Risiko kredit

c)

Risiko likuiditas

d)

Risiko Operasional

40.

Dalam pengembangan software system manajemen risiko kredit penerapan manajemen risiko, sebelum diimplementasikan maka bank harus melakukan :

a)

Pengujian untuk memastkan bahwa proses dan input yang dihasilkan telah melalui proses pengembangan

b)

Memastikan bahwa keputusan penunjukan pihak ketiga dilakukan secara obyektif dan independen

c)

Mencantumkan terms and conditions mengenai pemeliharaan dan up grade serta langkah anrisipasi guna mencegah gangguan yang mungkin terjadi dalam pengoperasian software tersebut

d)

Pengujian dan penilaian atasi akurasi dan kinerja software baru tersebut.

41.

Untuk menghindari terjadinya kerugian yang melebihi batas yang telah ditetapkan oleh bank, maka diperlukan kebijakan, prosedur dan penetapan limit. Sesuai dengan best practice, pemantauan limit risiko dilakukan dengan cara :

a)

Melakukan penyesuaian dan mengantisipasinya jika terdapat pelampauan limit sehingga tidak melebihi limit risiko yang telah ditetapkan sebelumnya.

b)

Melakukan penyesuaian dan mengantisipasinya dengan cara meingkatkan modal

c)

Melakukan penyesuaian dan mengantisipasinya dengan cara menurunkan modal

d)

Melakukan penyesuaian dan mengantisipasinya dengan cara menurunkan limit risiko

42.

Sebagaimana PBI 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, peringkat risiko komposit pada saat Bank melakukan penilaian profil risiko ditentukan dengan menggabungkan hasil penilaian eksposur risiko yang melekat (inheren) pada aktivitas fungsional (inherent risk) dan kecukupan kualitas control sehingga menghasilkan predikat risiko komposit menjadi tiga, yaitu:

a)

Lemah (weak), moderat (moderate), sangat memadai (strong)

b)

Lemah (weak), dapat diandalkan (acceptable), sangat memadai (strong)

c)

Rendah (low), moderat (moderate), dan tinggi (high)

d)

a.Rendah (low), dapat diandalkan (acceptable), dan tinggi (high)

43.

Penetapan limit risiko dalam proses pemantauan limit dilakukan oleh:

a)

Satuan kerja operasional terkait

b)

Satuan kerja Manajemen Risiko

c)

Satuan satuan kerja Manajemen Risiko yang selanjutnya direkomendasikan kepada satuan kerja operasional terkait

d)

Satuan kerja operasional terkait, yang selanjutnya direkomendasikan kepada Satuan Kerja Manajemen Risiko

44.

Berikut merupakan pengelolaan risiko yang benar :

a)

Identifikasi, pemantauan, pengukuran dan pengendalian

b)

Identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian

c)

Pengukuran, identifikasi, pemanataun dan pengendalian

d)

Identifikasi, pengukuran, pengendalian dan pemantauan

45.

Manakah pernyataan di bawah ini yang salah?

a)

Risiko Operasional diartikan sebagai risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan system, dan/atau akibat kejadian-kejadian eksternal yang mempengaruhi operasional Bank

b)

Kerugian-kerugian dapat diperkirakan terjadi (expected loss/EL) seharusnya sudah diperhitungkan dalam dalam pricing

c)

Kerugian-kerugian yang tidak dapat diperkirakan (unexpected loss) seharusnya sudah diperhitungkan dalam pricing

d)

Pada akhirnya, program manajemen risiko operasional ditujukan agar tidak ada unsur kejutan (no surprise)

46.

Penetapan indicator peringatan dini (early warning indicator) untuk Risiko Likuiditas dimaksudkan untuk mengidentifikasi risiko likuiditas. Penurunan hasil peringkat oleh lembaga pemeringkat, penurunan harga saham Bank secara terus menerus termasuk dalam:

a)

a. Indicator internal

b)

b. Indikator eksternal

c)

c. indicator kombinasi

d)

a dan b benar

47.

Dalam Analisis Rasio Keuangan, bank melakukan perhitungan ratio di bawah ini, kecuali:

a)

Liquidity Ratio

b)

Profitability Ratio

c)

Operating Ratio

d)

Leverage Ratio

48.

Kategorisasi Kejadian Risiko Operasional meliputi, kecuali:

a)

Internal Fraud

b)

External Fraud

c)

Praktek Perekrutan pegawai dan pengembangan usaha

d)

Klien, Produk dan Praktek Bisnis

49.

Sumber risiko suku bunga pada Banking Book yang disebabkan penggunaan indeks suku bunga yang berbeda disebut:

a)

Repricing Risk

b)

Yield Curve Risk

c)

Basis Risk

d)

Option Risk

50.

Pendekatan yang digunakan untuk menilai risiko suku bunga banking book dengan melihat dampak dari perubahan suku bunga terhadap pendapatan bunga bersih bank (net intererst income) adalah :

a)

Liquidity gap

b)

Duration gap

c)

Repricing gap

d)

Maturity gap

51.

Salah satu alat yang digunakan bank untuk memperhatikan kondisi kredit bermasalah adalah dengan melakukan kunjungan ke lokasi perusahaan dan/atau pabrik untuk melihat aktivitas di tempat kerja, kondisi mesin dan perilaku pegawai. Aktivitas bank dalam hal ini dapat dikelompokkan kedalam :

a)

Financial statement warning sign

b)

Third party warning signs

c)

Non financial warning signs

d)

Bank warning signs

52.

Berikut ini merupakan berbagai faktor yang harus dipertimbangkan dalam kebijakan kredit suatu bank, kecuali :

a)

Prinsip kehati-hatian dalam perkreditan

b)

Organisasi dan manajemen perkreditan

c)

Metode perhitungan imbal hasil maksimum

d)

Pengawasan kredit

53.

Bank wajib menyediakan modal untuk mencakup risiko nilai tukar. Kebutuhan modal untuk risiko nilai tukar yang wajib dicover oleh bank adalah :

a)

Risiko nilai tukar di banking book

b)

Risiko nilai tukar di trading book

c)

Risiko nilai tukar di treasury book

d)

Risiko nilai tukar di banking book dan di trading book