NEW
Font size
WorksheetsPH LAJU REAKSI
Total questions: 35
Worksheet time: 1hrs 11mins
Larutan Ca(OH)2 dibuat dengan cara melarutkan 14,8 gram Ca(OH)2 ke dalam 200 mL air. Konsentrasi larutan tersebut adalah . . . . M
Ar Ca = 40, O = 16 dan H = 1
0,1
0,2
0,5
1
2
Molaritas larutan CH3COOH yang dibuat dengan melarutkan 0,10 mol CH3COOH kedalam air sampai volumenya 2 liter adalah
0,05 M
0,10 M
0,20 M
2,50 M
0,50 M
Massa kristal NaOH yang dibutuhkan untuk membuat 250 mL larutan 0,1 M adalah…gr(Mr Na = 23, O = 16, H= 1)
0,1
1,0
2,5
25
40
Untuk membuat 500 ml H2SO4 0,05 M dibutuhkan larutan H2SO4 1 M sebanyak....
5 ml
10 ml
15 ml
20 ml
25 ml
Molaritas asam sulfat pekat, jika asam sulfat yang tersedia mempunyai kadar 98% dan massa jenis = 1,8 gr/ml
98 M
49 M
18 M
9,0 M
1,8 M
Bongkahan pualam dapat larut dalam asam klorida membentuk gas karbondioksida menurut persamaan reaksi :
CaCO3 (s) + 2HCl (aq) → CaCl2 (aq) + H2O (l) + CO2(g)
Pernyataan yang benar mengenai laju reaksi pada reaksi tersebut adalah ....
berkurangnya konsentrasi CaCl2 tiap satuan waktu
berkurangnya konsentrasi CO2 tiap satuan waktu
berkurangnya konsentrasi CaCO3 tiap satuan waktu
bertambahnya konsentrasi CaCO3 tiap satuan waktu
bertambahnya konsentrasi HCl tiap satuan waktu
Diketahui reaksi A + B ~> C + D Pernyataan yang benar untuk menunjukkan laju reaksi adalah...
VA = +Δ [A]/ Δt
VB = +Δ [B]/ Δt
VC = - Δ[C]/ Δt
VD = - Δ[D]/ Δt.
VC = +Δ [C]/ Δt
Dari reaksi
2N2O5 à 4NO2 +O2 diperoleh data pembentukan senyawa NO2 sebagai berikut:
Dari reaksi
2N2O5 ~> 4NO2 +O2
diperoleh data pembentukan senyawa NO2 sebagai berikut:
Laju pembentukan NO2 adalah…
5.5 x 10-3 M/s
5.5 x 10-4 M/s
5.5 x 10-5 M/s
5.5 x 10-6 M/s
5.5 x 10-7 M/s
Diketahui reaksi:
2N2(g)+ 3H2(g) --> 2NH3(g).
Laju reaksi terhadap N2 dinyatakan sebagai VN2, terhadap H2 dinyatakan sebagai VH2 dan NH3 sebagai VNH3 Hubungan yang benar ….
VH2 = VN2
VN2 = 3/2 VH2
VN2 = 2/3 VH2
VN2 = 3/2 VNH3
VH2 = 1/3 VN2
Kedalam ruang yang volumenya 2 liter, dimasukkan 4 mol gas HI yang kemudian terurai menjadi gas H2 dan I2.
Setelah 5 detik, dalam ruang tersebut terdapat 1 mol gas H2. Tentukan laju reaksi pembentukan gas H2 dan laju reaksi peruraian gas HI berturut-turut adalah …
0,1 M/detik dan 0,2 M/detik
0,2 M/detik dan 0,1 M/detik
0,1 M/detik dan 0,5 M/detik
0,5 M/detik dan 0,1 M/detik
0,2 M/detik dan 0,2 M/detik
Dari beberapa faktor berikut
1. Ukuran partikel
2. Warna partikel
3. Jumlah partikel
4. Temperatur
5. Katalis
6. Bentuk partikel
Faktor yang dapat mempengaruhi laju reaksi adalah …,
1,2,3 dan 5
2,3,4 dan 6
1,2,3 dan 5
1,3,4 dan 5
1,3,5 dan 6
Data reaksi 20 gram pita magnesium dengan 50 ml larutan Reaksi paling cepat terdapat pada nomor sebagai berikut;
1
2
3
4
5
Dari data percobaan di bawah ini, perhatikan percobaan 1 dan 2
Variabel terkontrol, manipulasi dan terikat
Berturut-turut adalah....
(Massa Zat A, suhu, luas permukaan), Konsentrasi [B], dan waktu
(Massa Zat A, konsentrsi [B], suhu), waktu, dan Luas permukaan
.(Massa Zat A, suhu, waktu), Konsentrsi [B] dan
luas permukaan
(Massa Zat A,konsentrasi [B], luas Permukaan), waktu dan suhu
(Konsentrasi [B], waktu, suhu), massa zat dan luas permukaan
Grafik yang menyatakan reaksi orde dua adalah …
Untuk reaksi
A + B -> AB
diperoleh data sebagai berikut.
Jika konsentrasi A dinaikkan tiga kali pada konsentrasi B tetap, laju reaksi menjadi sembilan kali lebih cepat. Jika konsentrasi A dan B dinaikkan tiga kali, laju reaksi menjadi 27 kali lebih cepat. Persamaan laju reaksinya adalah…
v = k [A]2 [B]
v = k [A] [B]2
v = k [A] [B]
v = k [A]2 [B]2
v = k [A]
Reaksi gas bromin dengan gas nitrogen oksida sesuai dengan persamaan reaksi :
2NO(g) + Br(g) → 2 NOBr(g)
Berdasarkan hasil dari percobaan diperoleh data sebagai berikut :
Tentukan orde reaksi terhadap NO
1
2
3
4
5
Dari hasil percobaan reaksi
2 NO(g) + H2 (g) --> N2 (g) + 2H2O (g)
Diperoleh data sebagai berikut :
0
1
2
3
4
Data eksperimen untuk reaksi A(g) + B2(g) → 2AB(g) adalah sebagai berikut.
υ = k [A]²
υ = k [B]
υ = k [A] [B]
υ = k [A] [B]²
υ = k [A]²[B]
Berikut ini adalah data hasil percobaan laju reaksi dari reaksi:
Reaksi tersebut mempunyai tetapan laju reaksi sebesar…
0,2
2,0
20
100
200
Diberikan persamaan reaksi sebagai berikut :
2NO(g) + O2(g) → 2NO2(g).
Persamaan laju reaksinya,
r = k[NO]²[O2]
Jika volume diperkecil volume 1/2 kali semula maka laju reaksinya sebanding laju semula menjadi…
1/4 kali
1/2kali
4 kali
8 kali
16 kali
Perhatikan bagan reaksi 4 gram pualam CaCO3 dengan larutan HCl pada masing-masing wadah berikut!
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh suhu terdapat pada gambar nomor…..
(1) terhadap (2)
(1) terhadap (3)
(2) terhadap (4)
(3) terhadap (4)
(4) terhadap (5)
Tentukan lamanya waktu reaksi pada temperatur 75°C, jika diketahui lamanya reaksi pada 45°C adalah 48 sekon dan setiap kenaikan temperatur 10°C laju reaksi menjadi 2 kali laju reaksi semula…
96 detik
48 detik
24 detik
12 detik
6 detik
Laju suatu reaksi menjadi dua kali lebih cepat pada setiap kenaikan suhu 10°jika pada suhu 20 °c reaksi berlangsung dengan laju reaksi 2×10-3 mol/Liter detik, laju reaksi yang terjadi pada suhu 50 °c adalah...
1,6 x 10‾²
2 x 10‾³
3x 10‾³
5 x 10‾²
5 x 10‾³
Data hasil percobaan laju reaksi:
2NO (g) + 2H2 (g) → N2 (g) + 2H2 (g) + 2H2O (g)
Berdasarkan data tersebut grafik yang menggambarkan orde reaksi terhadap NO adalah ....
Teori tumbukkan menyatakan, bahwa reaksi terjadi jika antar partikel saling bertumbukkan. Akan tetapi h-anya tumbukkan antar partikel yang memiliki energy yang cukup dan arah yang tetap yang dapat menghas-ilkan reaksi. Hal apa yang menentuk-an kelajuan reaksi saat tumbukkan:
Energi potensial, arah tumbukkan dan kompleks teraktivasi.
Frekuensi tumbukkan, energy po-tensial, dan arah tumbukkan.
Arah tumbukkan, frekuensi tumbukkan, dan energy partikel pereaksi.
Katalis, komplek teraktivasi, dan energy potensial.
Frekuensi tumbukkan, arah tumbukkan, dan energy potensial.
Energi kinetik minimum yang diperlukan partikel-partikel yang bertumbukkan agar menghasilkan tumbukan yang efektif kimia disebut energi..
Katalitik
Potensial
Efektif
Kimia
Aktivasi
Berikut adalah grafik tingkat energi reaksi :
A (g) + B (g) --> C (g)
Energi aktivasi reaksi dengan katalis ditunjukkan oleh nomor ....
1
2
3
4
5
Dari gambar di atas. Reaksi yang hanya dipengaruhi oleh suhu adalah nomor ....
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(s)+ H2O(l) + CO2(g) diketahui reaksi berikut.
pada pemanasan diketahui bahwa gas CO2 dihasilkan lebih cepat jika CaCO3 dalam bentuk serbuk. berdasarkan hal tersebut, laju reaksi dipengaruhi oleh ....
penambahaan HCl yang terus-menerus
penambahan HCl sebagai katalis
luas permukaan dari CaCO3
kondisi tekanan percobaan
kondisi suhu percobaan
makanan lebih tahan lama jika disimpan dalam udara dingin. hal itu disebabkan ....
laju pertumbuhan bakteri dapat dihambat
berhentinya proses tumbukan dalam bahan makanan
menurunkan laju pertumbuhan energi kinetik dalam bahan makanan
bakteri membeku
energi aktivasi bahan makanan turun dengan drastis
sejumlah magnesium dengan massa sama bereaksi dengan asam sulfat dengan jumlah yang sama pula. kondisi berikut yang menghasilkan reaksi tercepat adalah ...
pita magnesium + 1 M asam sulfat pada suhu 80oC
serbuk magnesium + 0,5 M asam sulfat pada suhu 20oC
pita magnesium + 0,5 M asam sulfat pada suhu 80oC
sebuk magnesium + 1 M asam sulfat pada suhu 20oC
serbuk magnesium + 1 M asam sulfat pada suhu 80oC
Kenaikan suhu dapat mempercepat laju reaksi karena ....
kenaikan temperatur akan memperbesar tekanan
kenaikan temperatur akan memperluas luas permuakaan
kenaikan temperatur akan memperbesar konsentrasi zat-zat yang bereaksi
kenaikan temperatur akan memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
kenaikan temperatur akan menaikkan energi pengaktifasi pereaksi
Suatu reaksi disebut reaksi orde ke-nol jika ...
reaksi terjadi di antara unsur-unsur
zat-zat yang bereaksi mempunyai valensi nol
reaksi tersebut tidak mempunyai konstanta laju reaksi
laju reaksi tidak dipengaruhi oleh konsentrasi zat yang bereaksi
persamaan laju reaksinya mempunyai koefisien reaksi satu
Katalis dapat mempercepat laju reaksi, hal ini disebabkan fungsi katalisator adalah....
dapat mempercepat energi kinetik partikel-partikel atom yang bereaksi
dapat menambah konenstrasi zat-zat yang bereaksi
dapat memperbesar temperatur
mempertinggi energi aktivasi zat-zat pereaksi
menurunkan energi aktivasi zat-zat pereaksi
Reaksi: 2 NO(g) + Cl2(g) --> 2 NOCl(g)
Pada suhu tertentu mempunyai persamaan laju reaksi
r = k [NO]2[Cl], maka reaksi tersebut merupakan reaksi tingkat ….
0
1
2
3
4
