NEW
Font size
WorksheetsPenataan produk XII
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Sistem untuk melakukan seleksi dan pemilihan sejumlah barang yang akan dijual disebut
Promosi
Emotional Branding
Desire dan Action customer
Attention dan Interest customer
Pengelompokan barang dagangan atau grouping
Dalam satu musim atau peringatan tertentu retailer dapat mendesain dekorasi toko atau ditetapkan untuk menarik perhatian konsumen. Pihak pengelola toko dapat menggunakan tema-tema tertentu dalam suatu event atau peringatan untuk menciptakan suatu atmosfera atau display tertentu. Pihak toko dapat merancang suatu dekorasi atau meminta karyawan-nya untuk berpakaian sesuai dengan tema yang berlaku. Hal ini disebut dengan
Cut cases and dump bins
desain komunikasi visual
Posters, signs, and cards
Asortment display
Theme setting
Disebut apakah pemajangan barang dagangan yang disusun langsung di lantai tanpa menggunakan rak apapun. Hal tersebut sering kita lihat pada hypermarket, karena disana memiliki area yang luas, sehingga display barang di lantai tidak mengganggu arus barang/konsumen
Impluse Buying Display
Merchandise Mix Display
Jumble Display
Wall Display
Floor display
Kotak yang digunakan untuk membawa atau membungkus barang-barang yang berukuran kecil disebut
Cut cases and dump bins
Racks and cases
Theme setting
Posters, signs, and cards
box
Tanda-tanda yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang lokasi barang didalam toko disebut
Cut cases and dump bins
Racks and cases
Theme setting
Posters, signs, and cards
Asortment display
Tekstur dinding dapat menimbulkan kesan tertentu pada konsumen dan dapat membuat dinding terlihat menarik disebut
Posters, signs, and cards
Asortment display
Ensemble display
Racks and cases
Wall decoration
Fungsi Window display mempunyai beberapa tujuan sebagai berikut ini kecuali
Menciptakan daya tarik bagi supplier
Memancing perhatian terhadap barang-barang yang dijual di toko
Menimbulkan impulse buying (dorongan seketika)
Menimbulkan daya tarik terhadap keseluruhan suasana toko
Menyatakan kualitas barang yang baik dan ciri khas toko tersebut
Product Groupings (pengelompokan produk), barang pajangan dapat dikelompokkan sebagai berikut, kecuali
Pengelompokan berdasarkan penggunaannya barang
Pengelompokan berdasarkan merek barang yang sama
Pengelompokan berdasarkan ukuran barang
Pengelompokan barang-barang kebutuhan konsumen
Pengelompokan barang-barang dan merek terkenal
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan display adalah sebagai berikut kecuali
Barang-barang yang laku ditempatkan pada tempat yang strategis
Penyusunan barang harus menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga menimbulkan daya tarik dan kesan yang memuaskan
Pramuniaga dapat dengan cepat dan mudah mengambil atau menunjukan barang yang dibutuhkan pembeli
Penyusunan barang hendaknya membangkitkan pelanggan untuk melayani dirinya sendiri (self service)
jumble display atau floor display tidak disarankan untuk penjualan produk murah dan obral
Bagi pihak produsen atau penjual, pengklasifikasian barang akan memudahkan dalam hal berikut, kecuali
Penyimpanan di gudang
Penataan di ruang pajang
Pengambilan dari gudang atau tempat pemajangan
Pengawasan dan pemeliharaan
Penggunaan barangnya
Pengkelompokan dan pengklasifikasian barang pada suatu toko (store) disebut juga “merchant” atau Point of Sale (POS), biasanya disusun sebagai berikut: kecuali
Pemilik pabrik
Jenis produk
Spesifik teknis produk
Kualitas produk
Warna produk
Pengkelompokan dan pengklasifikasian barang pada suatu toko (store) disebut juga “merchant” atau Point of Sale (POS), biasanya disusun sebagai berikut: kecuali
Pemilik pabrik
Jenis produk
Spesifik teknis produk
Kualitas produk
Warna produk
Terdapat 4 tipe pengelompokan product grouping dan kombinasinya yang dapat diterapkan sebagai berikut,kecuali
Fungsional
Motivasi membeli
Segmen pasar
Kemampuan penyimpanan
warehouse
Pengelolaan barang di Department store yang meliputi kegiatan menganalisa, merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan barang dagangan dengan memerhatikan hal-hal seperti: tepat tempat, (posisi yang pantas), tepat kualitas, tepat kuantitas tepat harga, dan tepat waktu di toko serba ada, dan pasar swalayan biasanya ditangani bagian khusus, yang disebut
Departemen Sales
Kasir/SPG
Merchandising
Receiving
Warehouse
Perumusan konsep sebuah toko/outlet produk harus jelas atas dasar apa yang ada pada toko/outlet yang dia layani/jual, antara lain kecuali
Jenis produk (obat-obatan, alat olahraga, butique, toys, elektronik dll)dan Karakter produk (lembut/kuat)
Karakter Warna dominan pada produk yang menunjukkan Citra outlet (exclusive store, special store)
Siapa target suplier outlet itu (common/exclusive society)
Cara transaksi (sale points/duty free)
Cara pelayanan pelanggan (cepat/self-service/consultative service/bargain)
Berdasarkan kegunaannya, toko/outlet/counter berfungsi sebagai berikut
Tempat memajang/memamerkan produk (display)dan Tempat menyimpan produk (stock keeper)
Tempat melaksanakan transaksi (sales activities) dan Tempat membangun image untuk toko atau produk (image building)
Tempat melakukan aktivitas promosi (promotion activities) dan Tempat melaksanakan persaingan (competitive activities)
Tempat mengumpulkan informasi (data collection) dan Tempat memberikan informasi (information sharing)
Tempat demonstrasi dan unjuk rasa
Untuk memancarkan ambience tertentu pencahayaan didesain agar mengejutkan, menggoda, menstimulasi emosi model pencahayaan yang tepat untuk teknik tersebut adalah
Ambient lighting, yaitu pencahayaan seluruh ruang technically, ambient lighting artinya total sinar yang datang dari semua arah, untuk seluruh ruang
Local lighting, atau pencahayaan lokal.pencahayaan jenis ini ditujukan untuk aktivitas keseharian.
Accent lighting, atau pencahayaan yang berfungsi sebagai aksen.
Natural lighting alias sinar matahari bahkan cahaya bulan
Space illumination tematik
Teknik lighting apakah yang tepat untuk menekankan fitur khusus objek sekaligus menghilangkan glare pada manekin, misalnya, satu spotlight yang diinstal agak rendah mendekat ke model menciptakan kontras cahaya sangat kuat, yakni sebagian sisi begitu terang dan sebagian lain berbayang gelap sehingga sisi high brightness hanya pada sebagian wajah dan bahu model, agar tercipta karakter dominan
hightlighting
silhouetting
Enticing Light
humanising light
light the process
Persamaan tugas seorang pramuniaga dengan seorang merchandiser adalah
sama-sama bertanggung jawab terhadap data kelengkapan barang yang ada di rak pajang atau gondola
sama-sama bertanggung jawab terhadap kebersihan rak/gondola serta barang-barang yang dipajang
sama-sama bertanggung jawab terhadap display barang pada rak/gondola untuk menghindari kekosongan barang yang dipajang
sama-sama bertanggung jawab mempromosikan barang dan membuat laporan tentang penjualan
sama-sama bertanggung jawab memberi label pada semua barang yang ada dipajangan
Keterampilan yang harus dikuasai oleh seorang pramuniaga dalam memonitor penataan produk adalah
Mengevaluasi display produk sesuai perencanaan
Mengidentifikasi kerusakan atau perubahan pada display produk
Mengatasi setiap perubahan pada produk display
Cermat, teliti dan bertanggung jawab dalam memonitor penataan display produk
Menampung masukan mengenai penataan dari arsitektur toko dan tenant-tenant yang menyewa tempat jualan
Tugas bagian Receiving adalah berikut ini kecuali
Mencocokkan faktur dan PO (purchase order)
Mengecek kembali/menghitung jumlah barang yang ada dengan faktur
Memberi tanggal pada karton/kardus sesuai dengan tanggal penerimaan barang
Menyimpan barang di gudang sesuai dengan klasifikasinya
men-display barang dengan sistem LIFO
Praktik mendesain dan menampilkan barang dagangan dalam pengaturan tata letak ritel dengan tujuan menarik pembeli dan meningkatkan penjualan disebut dengan
Merchandising
Receiving
SPG/pramuniaga
Desain Komunikasi Visual
Visual merchandising
Mengapa diperlukan pembuatan buyer persona kecuali
Untuk merepresentasikan semi-fiksi dari pelanggan ideal Anda, berdasarkan riset pasar dan data nyata tentang pelanggan yang sudah ada.
untuk merepresentasikan karakter fiksi yang muncul dalam pikiran Anda
untuk merepresentasi dari pelanggan ideal bisnis Anda
untuk merepresentasikan target pasar Anda dan memahami target pasar Anda dengan lebih mendalam.
untuk memudahkan proses penyusunan konten, pembuatan strategi pemasaran, pengembangan produk, dan sejenisnya.
Berikut ini adalah cara untuk membuat buyer persona kecuali
mencari data pribadi pelanggan dengan survey
menyebar angket
riset/penelitian
analisis data pelanggan
membajak data pelanggan
Berikut ini beberapa manfaat dan keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari buyer persona kecuali
Anda bisa dengan sangat mudah mengidentifikasi kebutuhan serta keinginan dari konsumen terhadap produk yang Anda miliki dan Anda tawarkan ke pasaran
Anda bisa memahami dengan baik bagaimana konsumen mengambil keputusan, sehingga Anda dapat menentukan target pemasaran serta membuat penjualan berjalan lebih baik
Anda dimudahkan dalam hal mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen, Anda di sini bisa mengembangkan sebuah produk baru yang sesuai dengan kebutuhan serta keinginan konsumen
Memudahkan Anda dalam menentukan strategi pemasaran yang baik dan tepat sasaran
Membuat strategi produksi jadi lebih efektif dan juga efisien
Informasi yang dibutuhkan untuk menciptakan buyer persona adalah berikut ini kecuali
Data PribadiNama,Jenis Kelamin, Usia, Jenjang Pendidikan, Status, Pekerjaan, Besar Penghasilan, Status Menikah atau Lajang, Usia Anak (jika sudah memiliki), Perilaku
Database Pelanggan dengan memanfaatkan berbagai data pelanggan yang sudah ada, maka buyer persona yang dihasilkan jauh lebih nyata serta efektif ketika digunakan.
Kebiasaan,Hobi,Makanan dan minumian favorit, Hal yang disukai, Akun sosial media yang dimiliki, Jenis forum online yang diikuti
Kebiasaan Konsumsi, Kebiasaan Berbelanja, Cara berkomunikasi (melalui telpon, email, atau langsung), Cara mencari informasi sebuah produk, Cara mencari informasi belanja secara online, Cara belanja offline atau online yang paling disuka
Siapa calon ideal anda. Karena anda tidak hanya ingin produk anda terjual tapi ingin hubungan dengan pacar yang bertahan lama.
Buyer persona akan menentukan metode yang kita gunakan dalam beberapa berikut kecuali
Copywriting
Media
Content marketing
Targetting dalam facebook ad
segmentasi
Mengapa perlu membuat Customer Journey Map kecuali
untuk mengetahui perjalanan konsumen saat berinteraksi dengan brand Anda
untuk memahami pola pikir konsumen Anda
untuk mengetahui saat konsumen pertama kali mengenal brand Anda
untuk mengetahui informasi dan petualangan apa yang konsumen lakukan hingga setelah transaksi selesai
untuk melihat-lihat produk yang dijual dan melakukan pembelian
Customer journey ada 4 yaitu kecuali
CJM Jenis Kondisi Sekarang
CJM Jenis Kondisi Sehari-hari
CJM Jenis Kondisi di Masa Depan
CJM Jenis Kerangka Layanan
CJM masa lalu
7 faktor penting dalam mempresentasi produk dalam penataan diantaranya berikut ini kecuali
Values (fuctional Values maupun emotional values)
verbal dan visual nya attractive
appealing (penampilan unik dan berbeda)
assuming (meyakinkan akan kualitas produk yang prima)
activate (menimbulkan dorongan penjual)
Lima elemen display adalah berikut ini kecuali
Planning (perencanaan produk yang akan dibeli)
Placement (perencanaan layout sehingga produk mudah dicari, dipilih dan diambil)
Availibility (fleksibilitas volume stok produk, jenis dan jumlah sehingga tidak menyisakan ruang kosong tanpa produk dan atribut)
Presentation (metode display yang attractive, innovative, communicative serta interractive)
Persuasif (POP, Instore promotion dan SPG proaktif menarik pengunjung)
5R dalam Visual Merchandising adalah berikut ini kecuali
right merchandise
right price
right time
right quantities
right price
Kegiatan Pendukung Visual Merchandising
Program in-store (lucky draw, direct gift, banded offer (paket produk berhadiah), special price (harga special), seasonal event, demo/sampling/trial, musical event, trade in program (tukar produk)
Program Display events, Pameran (exhibition), Display contest (kontes display ) • Display incentive (insentif display yang diberikan untuk toko dengan mendisplay produk yang ditentukan)
Ketersediaan POP Materials (Point Of Purchase)Shelf talker, Swing sticker, Flag chain, Hanging mobile, KTP KK kartu pelajar
Sales Promotion & Merchandiser (Sales promotion girl/man, Merchandise)
Brand Activation Campaign seperti Lomba kreativitas memasak, Konser musik, Lomba membuat jingle, Pemeriksaan kesehatan gratis, Roadshow promosi kekampus-kampus/ sekolah-sekolah, Lomba olahraga, jalansehat, dll
Alat-alat yang biasa dipakai Audio Visual Merchandising kecuali
End Gondola bisa berbentuk neon Sign
TV Plasma lengkap dengan sound system
DVD yang memainkan trailer film cineplex 21/ film iklan dan program promosi
Komputer touch screen
Product tester atau samples
Stand yang diciptakan secara khusus dan unik, terkesan semarak, biasanya untuk kampanye produk baru disebut dengan
gondola
stand
visual mercandising
display
special display stand
Disebut apakah metode display dengan menata dan mendekor produk dilantai secara menarik, kadang dilakukan dengan cara memperluas alas khusus untuk mencegah produk menjadi lembab atau rusak, biasa digunakan untuk instore promotion antara lain, package sales, peluncuran produk baru, dan lain-lain
layout
display
flooring
floor display
desain komunikasi visual
Hal yang dimaksud dengan decoy effect adalah berikut ini kecuali
sebuah fenomena dimana konsumen cenderung akan mengganti pilihan di antara 20 opsi jika diberikan opsi ketiga yang tidak seimbang
sering disebut sebagai attraction effect atau asymmetric dominance effect, sebuah bagian dari ilmu psikologi marketing yang telah digunakan secara luas oleh berbagai produk dan layanan dalam menetapkan opsi maupun strategi demi mendongkrak penjualan dari produk yang ingin dijual lebih banyak.
metode di mana konsumen akan cenderung memiliki perubahan preferensi yang spesifik antara dua opsi ketika disajikan dengan opsi ketiga yang didominasi secara asimetris.
Tujuan dari metode penentuan harga ini adalah untuk membuat konsumen memilih mengeluarkan uang yang lebih banyak. Namun walaupun mengeluarkan uang lebih banyak, konsumen justru merasa membeli dengan harga murah
contoh pelanggaran independensi aksioma alternatif yang tidak relevan dari teori keputusan. Lebih sederhananya, ketika memutuskan di antara dua opsi, opsi ketiga yang tidak menarik dapat mengubah preferensi yang dirasakan di antara dua opsi lainnya
Dalam menjalankan kode etik WHO aktivitas yang dilarang dalam melaksanakan pemasaran susu formula di toko retail yaitu
boleh men-display di sarana promosi (gondola promosi, floor display dan sarana promosi lainnya )
Dilarang memberikan hadiah kepada konsumen
Dilarang menggunakan gambar bayi sehat, yang seolah-olah sehat karena menggunakan produk tersebut
Dilarang memberikan produk secara cuma-cuma
Dilarang melakukan promosi harga (potongan harga, harga coret, dan lain-lain)
Disebut apakah keputusan display yang tidak sesuai dengan planogram khususnya pada pengaturan lubang shelving. Contoh planogram rak yang seharusnya display pada rak double akan tetapi pada layout terletak pada rak single sehingga tinggi dan jumlah lubang rak berbeda maka diputuskan bracket rak diletakan pada lubang shelving nomor 04 yang seharusnya di planogram di nomor 01
adjusment display
floor display
vertikal display
horizontal display
event display
Cara display untuk item yang dapat diletakkan secara tegak namun memiliki dimensi horisontal cukup lebar, sehingga memakan space. Untuk cara displaynya dari posisi A (DEPAN) kemudian memutar ke kiri 90° Hal ini disebut posisi display apa
Posisi display M(Miring/ A 🡪 M)
Posisi display F (Tidur/ A 🡪 F)
Posisi display T (Miring Tidur/ M 🡪 T)
Item dengan posisi M/T 🡪 Posisi Huruf Pertama Brand/Merk Product di dekat sisi luar shelving/ Dekat Label Price.
Posisi display F
