WorksheetsUAS MODEL-MODEL PEMBELAJARAN
Total questions: 49
Worksheet time: 25mins
kerangka konseptual yang menggambarkan prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar peserta didik untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar mengajar
Pendekatan
Strategi
Model
Metode
Taktik
seperangkat cara yang dilakukan guna mencapai tujuan tertentu dalam proses pembelajaran
Pendekatan
Strategi
Model
Metode
Taktik
pengaturan materi pembelajaran dan prosedur atau tahapan kegiatan belajar yang digunakan oleh guru dalam rangka membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran tertentu
Pendekatan
Strategi
Model
Metode
Taktik
titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum
Pendekatan
Strategi
Model
Metode
Taktik
cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik
Pendekatan
Strategi
Model
Metode
Teknik
Pada pendekatan saintifik terdapat tahap menanya, yaitu
kegiatan mencari informasi sebagai bahan untuk dianalisis dan disimpulkan
kegiatan mengungkapkan suatu hal yang ingin diketahuinya baik yang berkenaan dengan suatu objek, peristiwa, suatu proses tertentu.
kegiatan mengidentifikasi suatu objek melalui penginderaan sehingga siswa dapat mengidentifikasi suatu masalah
mengolah data dalam serangkaian aktivitas fisik dan pikiran dengan bantuan peralatan tertentu
kegiatan siswa dalam mendeskripsikan dan menyampaikan hasil temuannya dari kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan dan mengolah data serta mengasosiasi
Pada pendekatan saintifik terdapat tahap mengamati, yaitu
kegiatan mencari informasi sebagai bahan untuk dianalisis dan disimpulkan
kegiatan mengungkapkan suatu hal yang ingin diketahuinya baik yang berkenaan dengan suatu objek, peristiwa, suatu proses tertentu.
kegiatan mengidentifikasi suatu objek melalui penginderaan sehingga siswa dapat mengidentifikasi suatu masalah
mengolah data dalam serangkaian aktivitas fisik dan pikiran dengan bantuan peralatan tertentu
kegiatan siswa dalam mendeskripsikan dan menyampaikan hasil temuannya dari kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan dan mengolah data serta mengasosiasi
Pada pendekatan saintifik terdapat tahap membentuk jejaring/mengkomunikasikan, yaitu
kegiatan mencari informasi sebagai bahan untuk dianalisis dan disimpulkan
kegiatan mengungkapkan suatu hal yang ingin diketahuinya baik yang berkenaan dengan suatu objek, peristiwa, suatu proses tertentu.
kegiatan mengidentifikasi suatu objek melalui penginderaan sehingga siswa dapat mengidentifikasi suatu masalah
mengolah data dalam serangkaian aktivitas fisik dan pikiran dengan bantuan peralatan tertentu
kegiatan siswa dalam mendeskripsikan dan menyampaikan hasil temuannya dari kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan dan mengolah data serta mengasosiasi
Pada pendekatan saintifik terdapat tahap mengumpulkan informasi/mencoba, yaitu
kegiatan mencari informasi sebagai bahan untuk dianalisis dan disimpulkan
kegiatan mengungkapkan suatu hal yang ingin diketahuinya baik yang berkenaan dengan suatu objek, peristiwa, suatu proses tertentu.
kegiatan mengidentifikasi suatu objek melalui penginderaan sehingga siswa dapat mengidentifikasi suatu masalah
mengolah data dalam serangkaian aktivitas fisik dan pikiran dengan bantuan peralatan tertentu
kegiatan siswa dalam mendeskripsikan dan menyampaikan hasil temuannya dari kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan dan mengolah data serta mengasosiasi
Pada pendekatan saintifik terdapat tahap menalar/mengasosiasikan, yaitu
kegiatan mencari informasi sebagai bahan untuk dianalisis dan disimpulkan
kegiatan mengungkapkan suatu hal yang ingin diketahuinya baik yang berkenaan dengan suatu objek, peristiwa, suatu proses tertentu.
kegiatan mengidentifikasi suatu objek melalui penginderaan sehingga siswa dapat mengidentifikasi suatu masalah
kegiatan mengolah data dalam serangkaian aktivitas fisik dan pikiran dengan bantuan peralatan tertentu
kegiatan siswa dalam mendeskripsikan dan menyampaikan hasil temuannya dari kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan dan mengolah data serta mengasosiasi
Model pembelajaran yang bertujuan untuk melatih siswa berfikir kritis dan terampil memecahkan masalah, dan memperoleh pengetahuan tentang konsep yang penting dari apa yang dipelajari dengan penggunaan masalah yang ada di dunia nyata
Project based learning
Cooperative learning
Discovery learning
Problem based learning
Model pembelajaran yang menggunakan proyek (kegiatan) sebagai inti pembelajaran. Dalam kegiatan ini, siswa melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, dan sintesis informasi untuk memperoleh berbagai hasil belajar (pengetahuan, keterampilan, dan sikap).
Cooperative learning
Project based learning
Problem based learning
Inquiry learning
Model yang bertujuan untuk membantu siswa belajar memahami konsep, arti, dan hubungan, melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan
Inquiry learning
Discovery learning
Problem based learning
Cooperative learning
model pembelajaran yang menitikberatkan pada keaktifan siswa dan kerja sama serta ketergantungan antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya dalam satu kelompok
Project based learning
Problem based learning
Cooperative learning
Discovery learning
Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif , menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik, merupakan amanat Peraturan Pemerintah, yaitu...
Peraturan Pemerintah No.19/2005 pasal 18
Peraturan Pemerintah No.19/2005 pasal 19
Peraturan Pemerintah No.19/2005 pasal 20
Peraturan Pemerintah No.19/2005 pasal 21
Pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran dikelas maupun tutorial merupakan...
Model pembelajaran
Metode pembelajaran
Evaluasi pembelajaran
Program pembelajaran
Kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu mengkontruksi konsep, menyelesaikan persoalan, atau inkuiri merupakan model pembelajaran...
Koperatif
Kontekstual
Realistik
Langsung
Pembelajaran yang dimulai dengan sajian atau tanya jawab lisan (ramah, terbuka, negosiasi) yang terkait dengan dunia nyata kehidupan siswa (daily life modeling), sehingga akan terasa manfaat dari materi yang akan disajkan, motivasi belajar muncul, dunia pikiran siswa menjadi konkret, dan suasana menjadi kondusif – nyaman dan menyenangkan merupakan model pembelajaran...
Koperatif
Kontekstual
Realistik
Langsung
Melatih dan mengembangkan kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang berorientasi pada masalah otentik dari kehidupan aktual siswa, untuk merangsang kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan model pembelajaran...
Koperatif
Kontekstual
Realistik
Berbasis masalah
Mencari atau menemukan cara penyelesaian
(menemukan pola, aturan, atau algoritma) merupakan model pembelajaran...
Problem solving
Problem posing
Problem terbuka
Probing-prompting
Pemecahan masalah dengan melalui elaborasi, yaitu merumuskan kembali masalah menjadi bagian-bagian yang lebih simple sehingga dipahami merupakan model pembelajaran...
Problem solving
Problem posing
Problem terbuka
Probing-prompting
Pembelajaran yang menyajikan permasalahan dengan pemecahan berbagai cara (flexibility) dan solusinya juga bisa beragam (multi jawab, fluency) merupakan model pembelajaran...
Problem solving
Problem posing
Problem terbuka
Probing-prompting
Aktivitas (doing) konstruksivis, realitas (kebermaknaan proses-aplikasi), pemahaman (menemukan-informal daam konteks melalui refleksi, informal ke formal), inter-twinment (keterkaitan-intekoneksi antar konsep), interaksi (pembelajaran sebagai aktivitas sosial, sharing), dan bimbingan (dari guru dalam penemuan) merupakan model pembelajaran...
Koperatif
Kontekstual
Realistik
Langsung
Pembelajaran dengan cara guru menyajikan serangkaian pertanyaan yang sifatnya menuntun dan menggali sehingga terjadi proses berpikir yang mengaitkan pengetahuan setiap siswa dan pengalamannya dengan pengetahuan baru yang sedang dipelajari merupakan model pembelajaran...
Problem solving
Problem posing
Problem terbuka
Probing-prompting
Mulai dari eksplorasi (deskripsi), kemudian eksplanasi (empiric), dan diakhiri dengan aplikasi (aduktif) merupakan model pembelajaran...
Bersiklus
Resiprokal
SAVI
TGT
Informasi, pengarahan, berkelompok mengerjakan LKSD-modul, membaca-merangkum merupakan model pembelajaran...
Bersiklus
Resiprokal
SAVI
TGT
Pembelajaran yang menekankan bahwa belajar haruslah memanfaatkan semua alat indra yang dimiliki siswa merupakan model pembelajaran...
Bersiklus
Resiprokal
SAVI
TGT
Penerapan model dengan cara mengelompokkan siswa heterogen, tugas tiap kelompok bisa sama bisa berbeda. Setelah memperoleh tugas, setiap kelompok bekerja sama dalam bentuk kerja individual dan diskusi. Usahakan dinamika kelompok kohesif dan kompak serta tumbuh rasa kompetisi antar kelompok, suasana diskusi nyaman dan menyenangkan seperti dalam kondisi permainan (games) yaitu dengan cara guru bersikap terbuka, ramah , lembut, santun, dan ada sajian bodoran. Setelah selesai kerja kelompok sajikan hasil kelompok sehingga terjadi diskusi kelas merupakan model pembelajaran...
Bersiklus
Resiprokal
SAVI
TGT
Pembelajaran ini sangat cocok untuk mereview pengetahuan awal siswa. Informasi kompetensi, sajian permasalahan terbuka, siswa berkelompok untuk menanggapi dan membuat berbagai alternatif jawaban, presentasi hasil diskusi kelompok, siswa membuat kesimpulan dari hasil setiap kelompok, evaluasi dan refleksi merupakan model pembelajaran...
Mind Mapping
STAD
Jigsaw
Debate
Pengarahan, buat kelompok heterogen (4-5 orang), diskusikan bahan belajar-LKS-modul secara kolabratif, sajian-presentasi kelompok sehingga terjadi diskusi kelas, kuis individual dan buat skor perkembangan tiap siswa atau kelompok, umumkan rekor tim dan individual dan berikan reward merupakan model pembelajaran...
Mind Mapping
STAD
Jigsaw
Debate
Pengarahan, informasi bahan ajar, buat kelompok heterogen, berikan bahan ajar (LKS) yang terdiri dari beberapa bagian sesuai dengan banyak siswa dalam kelompok, tiap anggota kelompok bertugas membahas bagian tertentu, tiap kelompok bahan belajar sama, buat kelompok ahli sesuai bagian bahan ajar yang sama sehingga terjadi kerja sama dan diskusi, kembali ke kelompok asal, pelaksanaan tutorial pada kelompok asal oleh anggota kelompok ahli, penyimpulan dan evaluasi, refleksi merupakan model pembelajaran...
Mind Mapping
STAD
Jigsaw
Debate
Siswa menjadi 2 kelompok kemudian duduk berhadapan, siswa membaca materi bahan ajar untuk dicermati oleh masing-masing kelompok, sajian presentasi hasil bacaan oleh perwakilan salah satu kelompok kemudian ditanggapi oleh kelompok lainnya begitu seterusnya secara bergantian, guru membimbing membuat kesimpulan dan menambahkannya biola perlu merupakan model pembelajaran...
Mind Mapping
STAD
Jigsaw
Debate
yang bukan ciri metode pembelajaran k13 adalah
siswa ramai
siswa aktif
resposif
critical Thinking
dalam STEAM terdapat tambahan 2 poin yaitu
Caracter-Research
Caracter-critical Thinking
Comunication-creative
Creative-research
Disuatu kelas terdapat mayoritas siswa yang sulit untuk bekerjasama dan berkelompok dengan teman-teman sekelasnya. Ketika anda sebagai guru di kelas tersebut model pembelajaran yang dianggap paling tepat untuk digunakan dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah....
Model problem-based learning
Model discovery learning
Model Inkuiri
Model Project-based learning
Model Teams Games Tournament
1. Orientasi siswa kepada masalah, 2. Mengorganisasikan siswa untuk belajar 3. Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok 4. menyajikan hasil karya, 5. Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Berdasarkan hasil analisis langkah-langkah tersebut adalah langkah-langkah dari model pembelajaran ....
Model Contextual teaching and learning
Model discovery learning
Model problem-based learning
Model Project-based learning
Model Teams Games Tournament
Anda adalah seorang guru SD kelas 4 dengan karakteristik siswanya yaitu senang bermain dan berkelompok. Apabila anda akan mengajar PB 4 Sub tema 1 tema 1 dengan KD PPKn 3.4, 4.4, dan KD Bahasa Indonesia 3.1 dan 4.1.Berdsarkan analisis informasi tersebut, model pembelajaran yang paling tepat digunakan adalah ....
Model Contextual teaching and learning
Model problem-based learning
Model Teams Games Tournament
Model Project-based learning
Model SQ3R
Salah satu karakteristik pembelajaran kooperatif adalah adanya pembagian siswa dalam kedalam beberapa kelompok pada kegiatan pembelajarannya. Tipe-tipe model pembelajaran kooperatif adalah.....
Model children Learning In Science
Model STAD
Model advance organizer
Model Project-based learning
Model RME
Model Teams Games Tournament adalah salah satu tipe dari model pembelajaran kooperatif dengan langkah-langkah pembelajarannya adalah....
1. Pembagian kelompok
2. Penyampaian materi
3. Bermain
4. Rekognisi tim
5. Evaluasi
1. Penyampaian materi
2. Bermain
3. Turnamen
4. Rekognisi tim
5. Evaluasi
1. Pembagian kelompok
2. Bermain
3. Turnamen
4. Evaluasi
5. Rekognisi tim
1. Penyampaian materi
2. Pembagian kelompok
3. Bermain
4. Turnamen
5. Rekognisi tim
1. Penyampaian materi
2. Pembagian kelompok
3. Turnamen
4. Bermain
5. Rekognisi tim
Langkah-langkah model project based learning secara berurutan adalah sebagai berikut.....
1. Penentuan pertanyaan mendasar
2. Mendesain rencana proyek
3. Menyusun jadwal
4. Memonitor kemajuan proyek
5. Menguji hasil
6. Mengevaluasi pengalaman
1. Penentuan pertanyaan mendasar
2. Menyusun jadwal
3. Mendesain rencana proyek
4. Memonitor kemajuan proyek
5. Menguji hasil
6. Mengevaluasi pengalaman
1. Penentuan pertanyaan mendasar
2. Menyusun jadwal
3. Mendesain rencana proyek
4. Memonitor kemajuan proyek
5. Mengevaluasi pengalaman
6. Menguji hasil
1. Menyusun jadwal
2. Penentuan pertanyaan mendasar
3. Mendesain rencana proyek
4. Memonitor kemajuan proyek
5. Mengevaluasi pengalaman
6. Menguji hasil
1. endesain rencana proyek
2. Penentuan pertanyaan mendasar
3. Menyusun jadwal
4. Memonitor kemajuan proyek
5. Menguji hasil
6. Mengevaluasi pengalaman
Langkah-langkah model inkuiri secara berurutan adalah sebagai berikut....
1. Orientasi
2. Merumuskan masalah
3. Mengumpulkan data
4. Menguji hipotesis
5. Evaluasi
1. Orientasi
2. Merumuskan masalah
3. Mengumpulkan data
4. Menguji hipotesis
5. Merumuskan kesimpulan
1. Orientasi
2. Merumuskan masalah
3. Menguji hipotesis
4. Mengumpulkan data
5. Merumuskan kesimpulan
1. Orientasi
2. Merumuskan masalah
3. Mengumpulkan data
4. Mengolah data
5. Merumuskan kesimpulan
1. Orientasi
2. Merumuskan masalah
3. Mengumpulkan data
4. Mengolah data
5. Evaluasi
Salah satu karakteristik siswa SD adalah selalu ingin diberikan perhatian dan penghargaan. Berikut adalah model yang memiliki langkah pemberian penghargaan kepada siswa yaitu ....
Model TGT dan STAD
Model TGT dan PBL
Model Inkuiri dan STAD
Model TGT dan PjbL
Model discovery learning dan STAD
Karakteristik pembelajaran Abdan 21 adalah 4C (Critical thinking, creative thingking, colaboration, dan comunication). Model yang paling tepat melatih critical thingking siswa adalah ....
PBL
Inkuiri
Discovery learning
Project based learning
TGT
Karakteristik pembelajaran Abdan 21 adalah 4C (Critical thinking, creative thingking, colaboration, dan comunication). Model yang paling tepat melatih collaboration siswa adalah ....
PBL
Inkuiri
Discovery learning
Project based learning
TGT
Karakteristik pembelajaran Abdan 21 adalah 4C (Critical thinking, creative thingking, colaboration, dan comunication). Model yang paling tepat melatih creative thingking siswa adalah ....
STAD
Advance organizer
Discovery learning
Project based learning
TGT
Salah satu perbedaan antara model pembelajaran Inkuiri dan model PBL adalah ....
Pada PBL masalah disajikan oleh guru sedangkan pada Inkuiri masalah rumuskan oleh oleh siswa
Pada PBL masalah dirumuskan oleh siswa sedangkan pada Inkuiri masalah rumuskan guru
Pada PBL masalah yang dirumuskan harus sesuai materi sedangkan pada Inkuiri masalah yang dirumuskan harus sesuai lingkungan
Pada PBL masalah yang dirumuskan harus sesuai lingkungan sedangkan pada Inkuiri masalah yang dirumuskan harus sesuai materi
Pada PBL masalah disajikan pada tahap mengorganisasiskan siswa sedangkan pada Inkuiri masalah disajikan pada tahap orientasi
Langkah model discovery learning secara berurutan adalah....
1. Stimulus
2. Identifikasi maslah
3. Pengumpulan data
4. Verifikasi data
5. Generalisasi
6. Evaluasi
1. Stimulus
2. Identifikasi maslah
3. Pengumpulan data
4. Pengolahan data
5. Generalisasi
6. Evaluasi
1. Stimulus
2. Identifikasi maslah
3. Pengumpulan data
4. Pengolahan data
5. Verifikasi data
6. Evaluasi
1. Stimulus
2. Identifikasi maslah
3. Pengumpulan data
4. Pengolahan data
5. Verifikasi data
6. Generalisasi
1. Stimulus
2. Identifikasi maslah
3. Pengumpulan data
4. Verifikasi data
5. Generalisasi
6. Evaluasi
Pak Denis hendak mengajarkan KD 4. 1 Menyajikan hasil identifikasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan analisis KD tersebut, model yang paling tepat digunakan dalampembelajaran adalah....
TGT
STAD
Discovery Learning
Project based learning
Inkuiri
Kemampuan pemecahan masalah sangatlah penting dilatihkan kepada siswa sejak dini yaitu mulia dari SD sampai perguruan tinggi. Hal tersebut dikarenakan kemampuan menyelesaikan masalah merupakan kemampuan yang diprioritaskan untuk dilatihkan melalui pembelajaran di sekolah. Menurut anda sebagai seorang guru, model pembelajaran yang paling tepat melatihkan kemampuan menyelesaikan masalah adalah ....
Model problem-based learning
Model discovery learning
Model Inkuiri
Model Project-based learning
Model Teams Games Tournament
