wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KUIS PERMANGANO-IODO-IODIMETRI

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

KMnO4 dapat mengalami reaksi reduksi dalam suasana …

a)

Asam

b)

Basa

c)

Basa dan netral

d)

Netral

e)

Sedikit basa

2.

KMnO4 tidak tahan terhadap cahaya oleh karena itu harus …

a)

disimpan dalam botol berwarna gelap

b)

dilarutkan dalam air bebas CO2

c)

dilarutkan dalam air bebas O2

d)

dilarutkan dalam H2SO4

e)

disaring sebelum larutannya digunakan

3.

Pada titrasi permanganometri sebaiknya asam yang digunakan ...

a)

H2SO4 encer

b)

HCl encer

c)

Asam oksalat

d)

H2SO4 pekat

e)

HCl pekat

4.

Untuk garam-garam yang tidak dapat dioksidasi dan akan ditetapkan secara permanganometri. Maka jenis titrasi yang dilaksanakan adalah titrasi...

a)

Langsung

b)

Tidak langsung

c)

Kembali

d)

Substitusi

e)

Metatetik

5.

Titrasi Permanganometri merupakan titrasi ....

a)

Reduksimetri

b)

Oksidimetri

c)

Asidimetri

d)

Alkalimetri

e)

Presipitimetri

6.

Permanganometri adalah titrasi yang didasarkan pada reaksi...

a)

Penetralan

b)

Pengendapan

c)

Reaksi oksidasi dan reduksi

d)

Pembentukan senyawa kompleks

7.

Sifat kalium permanganat adalah:

1. Oksidator kuat

2. Autoindikator

3. Tidak dapat berfungsi sebagai katalisator

4. Mudah diperoleh dan tidak mahal


Yang merupakan sifat kalium permanganat adalah....

a)

1,2,3 benar

b)

1,2,4 benar

c)

1,3,4 benar

d)

1,3,4 benar

e)

2.3.4 benar

8.

Didalam titrasi permanganometri digunakan larutan standar...

a)

Natrium hidroksida

b)

Larutan Iod

c)

Kalium permanganat

d)

Asam klorida

e)

Kalium dikromat

9.
Indicator yang digunakan pada titrasi permanganometri ….
a)
a.      PP
b)
b.      MO
c)
c.       SM
d)
d.      lakmus
e)
e.      KMnO4
10.

sulfat atau ferro sulfat merupakan preparat yang digunakan untuk mengatasi defisiensi Zat Besi. dalam kehidupan sehari2 defisiensi tersebut dikenal sebagai

a)

Degisiensi Kalium

b)

Defisiensi Anemia

c)

Defisiensi Kalsium

d)

Defisiensi Kalsemia

11.

Sebutkan Nama Resmi dan Rumus Kimia dari besi (II) Sulfas

a)

a. Nama resmi : Ferros Sulfas

b. Rumus kimia : FeSO3

b)

a. Nama resmi : Ferosi Sulfas

b. Rumus kimia : FeSO3

c)

a. Nama resmi : Ferrosi Sulfas

b. Rumus kimia : FeSO4

d)

a. Nama resmi : Ferro Sulfas

b. Rumus kimia : FeSO4

12.

Larutan titer yang digunakan pada metode yang dipraktikumkan adalah...

a)

NaOH

b)

H2SO4

c)

KMnO4

d)

K2MNO4

13.

Jenis oksidimetri yang menggunakan larutan kalium permanganat sebagai titrannya dikenal dengan nama...

a)

asidimetri

b)

alkalimetri

c)

permanganometri

d)

iodimetri

14.

Suatu proses penambahan larutan baku yang diketahui konsentrasinya menggunakan buret ke dalam larutan yang akan ditentukan kadarnya sampai reaksi tepat selesai secara sempurna disebut ?

a)

Titik Ekuivalen

b)

Titrasi

c)

Titik Akhir Titrasi

d)

Pengukuran seksama

15.

Zat yang ditambahkan ke dalam larutan analit untuk mengamati perubahan fisik terjadinya titik akhir titrasi disebut ...

a)

Oksidator

b)

Reduktor

c)

Katalisator

d)

Indikator

16.

Larutan KI yang ditambahkan pada titrasi iodometri harus bebas iodat. Cara uji bebas iodat dilakukan dengan ….

a)

Menambahkan aquades dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

b)

Menambahkan HCl dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

c)

Menambahkan NaOH dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

d)

Menambahkan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

e)

Menambahkan aquades, HCl, NaOH, dan indikator amilum. Jika warna biru menunjukkan adanya iodat.

17.

Warna kompleks dari Iod-Amylum adalah …

a)

Merah muda

b)

Putih

c)

Hijau

d)

Biru ungu

e)

Kuning muda

18.

Titik akhir titrasi secara iodometri adalah ….

a)

Biru Kehijauan

b)

Biru Tepat Hilang

c)

Biru Mantap

d)

Biru Muda

e)

Tidak Berwarna

19.

Titik akhir titrasi secara iodimetri adalah ….

a)

Biru Kehijauan

b)

Biru Tepat Hilang

c)

Biru Mantap

d)

Biru Muda

e)

Tidak Berwarna

20.

Penambahan indikator amilum pada titrasi iodimetri dilakukan pada saat ….

a)

Pertengahan titrasi

b)

Awal dan akhir titrasi

c)

Awal titrasi

d)

Menjelang TE

e)

Akhir titrasi

21.

Berikut ini adalah perbedaan antara iodometri dan iodimetri, kecuali ….

a)

TA pada iodometri adalah biru tepat hilang dan TA pada iodimetri adalah biru mantap

b)

Reaksi pada iodimetri merupakan oksidimetri sedangkan iodometri reduksimetri

c)

Keduanya menggunakan amilum/kanji sebagai indikatornya

d)

Larutan baku yang digunakan pada iodimetri adalah I2 sedangkan pada iodometri adalah natrium tiosulfat.

e)

Pada iodimetri I2 merupakan oksidator sedangkan pada iodometri I- sebagai reduktor

22.

Vitamin C atau asam askorbat adalah zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Rata-rata kebutuhan vitamin C untuk tubuh adalah ....

a)

5 mg/hari

b)

10 mg/hari

c)

50 mg/hari

d)

500 mg/hari

e)

2000 mg/hari

23.

Aplikasi dari titrasi redoks iodimetri dalam bidang analisis makanan adalah digunakan dalam penetapan ....

a)

Karbohidrat

b)

Protein

c)

Lemak

d)

Vitamin

e)

Zat Aditif

24.

Pada penentuan titik akhir diperlukan bantuan indikator, amilum adalah termauk jenis indikator.....

a)

eksternal

b)

alami

c)

spesifik

d)

internal

e)

logam

25.

Perhatikan tahapan-tahapan standarisasi larutan standar dalam titrasi iodometri berikut :

1) Membuat larutan standar

2) Memindahkan Larutan ke dalam buret

3) Menempatkan larutan ke dalam erlenmeyer

4) Menambahkan larutan KI

5) Menambahkan beberapa larutan asam sulfat

6) Melakukan titrasi dengan larutan Na2S2O3 sampai warnanya kuning jerami

Tahapan berikutnya adalah…

a)

Catat skala pada buret

b)

Menghentikan titrasi

c)

terbentuknya warna biru

d)

Tambahakn indikator amilum

e)

Titrasi samapi biru tepat menghilang

26.

Berdasarkan cara/teknik titrasinya, iodometri termasuk jenis titrasi..............

a)

Redoks

b)

Substitusi

c)

Langsung

d)

Tidak langsung

e)

Balik/kembali

27.

Untuk menetukan kadar vitamin C dapat digunakan metode

a)

Alkalimetri

b)

Asidi-alkalimetri

c)

Iodometri

d)

Iodimetri

28.

Indikator yang digunakan untuk penetapan kadar vitamin C adalah

a)

Fenolftalein

b)

Metil Merah

c)

Kanji

d)

Metil jingga

29.

1 ml iodium 0,1N setara dengan 8,82 mg vitamin C. Berapakah nilai berat ekivalennya?

a)

0,0882

b)

0,882

c)

8,82

d)

88,2

30.

Prinsip percobaan penetapan kadar vitamin C pada metode iodimetri menggunakan prinsip...

a)

Reaksi oksidasi

b)

Reaksi asam basa

c)

Reaksi netralisasi

d)

Reaksi oksidasi reduksi

31.

Metode volumetri yang tepat untuk menguji vitamin C (asam askorbat) adalah dengan cara ...

a)

Yodometri

b)

Yodimetri

c)

Alkalimetri

d)

Asidimetri

e)

Permanganometri

32.

Warna TAT tyang terbentuk saat uji vitamin C dengan larutan iodium dengan indikator amilum adalah ....

a)

Warna merah muda

b)

Warna ungu

c)

Warna biru gelap

d)

Warna coklat kemerahan

e)

Larutan tak berwarna

33.

Indikator yang tepat untuk melakukan uji kuantitatif titrasi uji vitamin C dengan larutan iodin adalah ....

a)

Phenolptalein

b)

Eriochrome Black T

c)

Metil Merah

d)

Amilum

e)

Tanpa indikator

34.

Amir akan melakukan uji vitamin C di laboratorium namun stok standar vitamin C telah habis. Supaya Amir tetap dapat melakukan uji sampel vitamin C akhirnya Amair memutuskan untuk membakukan terlebih dahulu larutan iodin dengan metode iodometri. Metode iodometri merupakan uji dengan menggunakan larutan baku sekunder berupa ....

a)

KIO3

b)

Na2S2O3

c)

CuSO4

d)

KI

35.

warna kuning pucat pada titrasi iodometri menandakan bahwa

a)

I2 menguap

b)

I2 tersisa sedikit

c)

I2 mengalami oksidasi

d)

I2 masih banyak dierlenmeyer jadi titrasi lagi dengan digerojok