NEW
Font size
WorksheetsPTS kimia Kelas XII
Total questions: 40
Worksheet time: 20mins
Sifat larutan yang dipengaruhi jumlah partikel zat terlarut dan tidak bergantung pada sifat zat terlarut disebut ....
Sifat koligatif larutan
Sifat keasaman larutan
Sifat kebasaan larutan
Sifat koloid larutan
Sifat elektrolit larutan
Berikut ini adalah beberapa sifat koligatif larutan kecuali ....
Penurunan titik beku
penurunan titik didih
Penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik
Kenaikan titik didih
Pembuatan es puter merupakan salah satu fenomena sifat koligatif larutan yang menggunakan metode ....
Kenaikan titik beku
Kenaikan titik didih
Penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik
Penurunan titik beku
Ketika memasak sayur ibu selalu manambahkan garam ketika air sudah mendidih hal tersebut untuk menghindari fenomena sifat koligatif larutan yaitu ....
Penurunan titik beku
Penurunan titik didih
Penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik
Kenaikan titik didih
Maraknya wisata kolam apung terinspirasi dari laut mati yang apabila kita berenang maka akan terapung seperti busa gabus yang dimasukan dalam air. Hal tersebut terjadi karena adanya fenomena sifat koligatif larutan yaitu ....
Penurunan titik beku
Penurunan titik didih
Penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik
Kenaikan titik didih
Bahanyanya ketika kita terlalu lama berenang di laut secara kimia adalah terjadinya perpindahan cairan dalam tubuh kita ke air dilautan hal tersebut terjadi karena air dilautan lebih hipertonis dari pada cairan yang ada dalam tubuh kita (hipotonis). Fenomena tersebut merupakan sifat koligatif larutan yaitu ....
Penurunan titik beku
Penurunan titik didih
Penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik
Kenaikan titik didih
Ketika kita terlalu lama berenang di JWP tubuh kita akan terlihat lebih gemuk hal tersebut terjadi karena cairan dalam tubuh kita lebih pekat (hipertonis) daripada air yang ada di kolam renang JWP (hipotonis) sehingga tubuh kita akan menyerap air yang ada dikolah renang. Fenomena tersebut merupakan sifat koligatif larutan yaitu ....
Penurunan titik beku
Penurunan titik didih
Penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik
Kenaikan titik didih
Selisih titik beku larutan yang lebih rendah dari pelarut murninya dalam sifat koligatif larutan disebut ....
Kenaikan titik beku
Penurunan titik beku
Penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik
Kenaikan titik didih
Selisih titik didih larutan yang lebih tinggi dari pelarut murninya dalam sifat koligatif larutan disebut ....
Kenaikan titik beku
Penurunan titik didih
Penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik
Kenaikan titik didih
Selisih tekanan uap larutan yang lebih rendah dari tekanan uap pelarut murninya dalam sifat koligatif larutan disebut ....
Kenaikan titik beku
Kenaikan tekanan uap
Penurunan tekanan uap
Tekanan osmotik
Kenaikan titik didih
Ketika es ditaburi garam maka es akan langsung mencair hal ini terjadi karena ....
Es mengalami kenaikan titik beku
Es mengalami kenaikan titik didih
Es mengalami penurunan tekanan uap
Es mengalami penurunan titik didih
Es mengalami penurunan titik beku
Jika kedalam air ditambahkan gula sehingga titik bekunya menjadi -30C. Berapa penurunan titik bekunya ....
0 0C
-3 0C
30 C
-60 C
60C
Jika kedalam air ditambahkan gula sehingga titik didihnya menjadi 1030C. Berapa kenaikan titik didihnya ....
100 0C
-3 0C
30 C
-1030 C
1030C
Jika kedalam air ditambahkan gula sebanyak 2 molal jika Kf air= 1,86 0C/molal. Berapa penurunan titik beku larutannya ....
0,93 0C
-0,93 0C
1,86 0 C
3,72 0 C
-3,72 0C
Jika kedalam air ditambahkan gula sebanyak 4 molal jika Kb air= 0,52 0C/molal. Berapa kenaikan titik didih larutannya ....
2,08 0C
-2,08 0C
1,04 0 C
-1,04 0 C
-2 0C
Jika kedalam air ditambahkan gula sebanyak 4 molal jika Kb air= 0,52 0C/molal. Berapa titik didih larutannya ....
2,08 0C
-2,08 0C
102,08 0C
-102,08 0C
101,04 0C
Jika kedalam 250 mL air ditambahkan gula sebanyak 2 mol , jika Kf air= 1,86 0C/molal. Berapa titik beku larutannya ....
0,93 0C
-0,93 0C
1,86 0 C
3,72 0 C
-3,72 0C
Jika kedalam 500 mL air ditambahkan gula sebanyak 4 mol , jika Kb air= 0,52 0C/molal. Berapa titik didih larutannya ....
1,04 0C
-1,04 0C
101,04 0C
-101,04 0C
100,52 0C
Reksi penurunan bilangan oksidasi disebut reaksi ....
Reduksi
Oksidasi
Reduktor
Oksidator
Redoks
Reksi kenaikan bilangan oksidasi disebut ....
Reduksi
Oksidasi
Reduktor
Oksidator
Redoks
Zat yang mereduksi zat lain disebut ....
Reduksi
Oksidasi
Reduktor
Oksidator
Redoks
Zat yang mengoksidasi zat lain disebut ....
Reduksi
Oksidasi
Reduktor
Oksidator
Redoks
Jika bilok N dalam ion CN- (sianida) adalah -3 maka biloks C dalam ion sianida tersebut adalah ....
-3
-1
-4
-2
4
Muatan yang disumbangkan atom pado molekul atau ion yang dibentuknya disebut ....
Muatan positif
Muatan negatif
Bilangan oksidasi
Reduksi
Oksidasi
Biloks dari Au (emas) adalah ....
0
-3
3
1
-1
Biloks dari Au3+ (ion emas) adalah ....
0
-3
3
1
-1
Biloks dari CH4N2O (urea) adalah ....
0
2
4
1
-1
Biloks dari NO3- (ion nitrat) adalah ....
0
3
-3
1
-1
Biloks dari P -3 (ion pospor) adalah ....
0
3
-3
1
-1
Biloks dari Sn (timah) adalah ....
0
3
-3
1
-1
Biloks dari O (oksigen) dalam senyawa PbO (timbal oksida) adalah ....
0
2
-2
1
-1
Biloks dari Ag (perak) dalam senyawa Ag2O (perak oksida) adalah ....
0
2
-2
1
-1
Biloks dari HCN (Asam Sianida) adalah ....
0
2
-2
1
-1
Biloks dari S (Sulfur/belerang) dalam senyawa CaS (kalsium sulfida) adalah ....
0
2
-2
1
-1
Biloks dari CN- (ion sianida) adalah ....
0
2
-2
1
-1
Pada reaksi berikut yang mengalami oksidasi adalah ....
Ba + Br2 → BaBr2
Ba
Br
BaBr2
Ba+
Br2-
Pada reaksi berikut yang mengalami reduksi adalah ....
Mg + 2 HCl → MgCl2 + H2
Mg
Cl
MgCl2
H2
H
Pada reaksi berikut yang mengalami oksidasi adalah ....
Mg + 2 HCl → MgCl2 + H2
Mg
Cl
MgCl2
H2
H
Pada reaksi berikut yang bertindak sebagai reduktor adalah ....
Mg + 2 HCl → MgCl2 + H2
Mg
Cl
MgCl2
H2
H
Pada reaksi berikut yang bertindak sebagai oksidator adalah ....
Mg + 2 HCl → MgCl2 + H2
Mg
Cl
MgCl2
H2
HCl
