wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Immunologi Serologi Diploma 3

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ATLM melakukan Pemeriksaan widal slide  sampel  diambil dari seorang pasien perempuan, usia 15 tahun, Atas permintaan dokter setelah diperiksa hasil positip. dasar interprestasi hasil  pemeriksaan WIDAL tersebut

a)

adanya hemaglutinasi

b)

adanya presipitasi

c)

adanya fluokulasi

d)

adanya aglutinasi

2.

Penentuan antibodi terhadap albumin  telur dilakukan  dengan cara larutan antigen dimasukkan dalam tabung 17  x 55 mm, lalu ditambahkan serum (yg mengandung antibodi) dengan   hati-hati sehingga kedua reagen tersebut tidak  tercampur  inkubasi pada suhu kamar selama waktu tertentu Akan terbentuk cincin. cara pemeriksaan diatas adalah  prosedur pemeriksaan dari

a)

Uji presipitasi Cincin

b)

Uji presipitasi Tabung

c)

Uji presipitasi Lempeng

d)

Uji aglutinasi Tabung

3.

Seorang ATLM melakukan Pemeriksaan sampel dari seorang pasien laki-laki dengan   keluhan beberapa timbulnya ruam, luka pada kulit disekitar kelamin atas permintaan dokter dilakukan pemeriksaan RPR,Ke dalam lingkaran slide dipipet 50 ul serum, Tambahkan 50 ul atau 1 tetes antigen (reagen RPR), Homogenkan, Putar pada rotator kecepatan 100 rpm selama 4-8 menit hasil diamati. Apakah dasar interprestasi hasil  pemeriksaan RPR tersebut diatas?

a)

Flokulasi

b)

Hemaglutinasi

c)

Ikatan komplemen

d)

Indirect aglutinasi

4.

Seorang ATLM melakukan Pemeriksaan sampel dari seorang pasien laki-laki dengan   keluhan beberapa timbulnya ruam, luka pada kulit disekitar kelamin atas permintaan dokter dilakukan pemeriksaan RPR,Ke dalam lingkaran slide dipipet 50 ul serum, Tambahkan 50 ul atau 1 tetes antigen (reagen RPR), Homogenkan, Putar pada rotator kecepatan 100 rpm selama 4-8 menit hasil diamati control positif, control negative dan tes terjadi gumpalan . Apakah  interprestasi hasil  pemeriksaan RPR tersebut ?

a)

Valid

b)

Invalid

c)

Positif

d)

Negatif

5.

Seorang TLM melakukan Pemeriksaan  widal metode silde  sampel  diambil dari seorang anak laki-laki, usia 8 tahun dengan gejala sakit perut, mual, muntah, lidah berwarna putih dan suhu tubuh 39ºc  dilakukan pemeriksaan hasil positip.  Salmonella typhi O dan H dan kemudian dilakukan pengenceran  hasil positif  untuk mengetahui pengenceran terakhir yang masih terjadi aglutinasi, hasil penentuan titer antibody

a)

Kuantitatif

b)

Kualitatif

c)

Semi-kuantitatif

d)

Reaktif

6.

Seorang TLM melakukan Pemeriksaan sampel widal metode silde  untuk dilakukan pemeriksaan, pemeriksaan setelah dilakukan pengolahan sampel serum yang didapat lisis. Apa yang harus dilakukan jika sampel serum tersebut merah untuk pemeriksaan widal?

a)

Melanjutkan memeriksan sesuai metode pemeriksaan widal slide

b)

Mengencerkan serum

c)

Meminta ulang sampel pemeriksaan

d)

Memutar ulang serum

7.

Reaksi antara antigen yang tidak larut dengan antibodi yang larut adalah prinsip dari

a)

Aglutinasi Langsung

b)

Aglutinasi Pasif

c)

Koaglutinasi

d)

Hambatan Aglutinasi

8.

Gambar reaksi disamping adalah prinsip dari uji

a)

Aglutinasi Pasif

b)

Aglutinasi Indirek

c)

Koagulasi

d)

Hambatan Aglutinasi

9.

Untuk melakukan pemeriksaan widal dengan metode aglutinasi tabung disertakan control positif dan negative. tabung Control positif  berisi

a)

Reagen

b)

control negatif  dan reagen

c)

Nacl dan serum pasien

d)

control positif dan reagen

10.

Seorang ATLM melakukan Pemeriksaan sampel urine yang diambil dari  wanita untuk dilakukan pemeriksaan Hcg  metode slide, satu tetes urine + 1 tetes reagen latex hasil dilihat berdasarkan reaksi aglutinasi. Jika sampel urine yang diperiksa pada saat itu     berjumlah 5 maka berapa jumlah kontrol dan sampel yang  diperiksa ?

a)

6

b)

7

c)

9

d)

10

11.

Reagen antibodi ditambahkan pada sampel pasien. Bila terdapat antigen, akan membentuk reaksi antigen –antibodi.kemudian ditambahkan partikel latex yg dilapisi antigen adalah prinsip dari

a)

Aglutinasi Pasif

b)

Koagulasi

c)

Hambatan aglutinasi

d)

Alutinasi indirek

12.

Gambar reaksi disamping adalah prinsip dari uji

a)

Aglutinasi Pasif

b)

Aglutinasi Indirek

c)

Koaglutinasi

d)

Hambatan Aglutinasi

13.

Sel darah merah RH+ (reagen) ditambah dengan serum pasien (antibodi), diinkubasi 37 C, dicuci untuk menghilangkan antibodi yang tidak terikat. Ditambahkan Imunoglobulin anti-human, lihat ada atau tidaknya aglutinasi adalah cara kerja  dari

a)

Indirect antiglobulin test

b)

Uji antiglobulin Direk

c)

antiglobulin Direk

d)

Uji Aglutinasi pasif terbalik

14.

Yang dikenal sebagai metode  Coomb’s test adalah

a)

Indirect antiglobulin test

b)

Uji antiglobulin

c)

Antiglobulin direk

d)

Uji Aglutinasi pasif terbalik

15.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan  untuk menentukan adanya IgG yang melekat pada sel darah pasien, terutama pasien penderita anemia hemolitik otoimun maka metode yang digunakan

a)

Indirect antiglobulin test

b)

Uji antiglobulin Direk

c)

antiglobulin Direk

d)

Uji Aglutinasi pasif terbalik

16.

Reagen antibodi ditambahkan pada sampel pasien bila terdapat antigen akan membentuk reaksi antigen antibodi. kemudian  partikel latex yang dilapisi antigen ditambahkan, maka hasil tes positif   

a)

Aglutinasi terbentuk

b)

Aglutinasi tidak terjadi

c)

Hemaglutinasi

d)

Coaglutinasi

17.

Sel darah merah (reagen) ditambah dengan serum pasien (antibodi), diinkubasi 370C, dicuci untuk menghilangkan antibodi yang tidak terikat. Antihuman globulin (IgG) ditambahkan, untuk memperbesar (enhance) aglutinasi adalah tahapan dari reaksi

a)

Indirect antiglobulin test

b)

Uji antiglobulin Direk

c)

antiglobulin Direk

d)

Uji Aglutinasi pasif terbalik

18.

Postzone adalah pada pemeriksaan dengan metode aglutinasi atau presipitasi terjadi

a)

reaksi antigen dan antibodi  dalam proporsi seimbang

b)

Reaksi  antara antigen dan antibody berlebih

c)

Jumlah antigen pada reaksi berlebih

d)

Jumlah antibodi  pada reaksi berlebih

19.

Bila Antigen ditambahkan Antibodi  dalam bentuk larutan menghasilkan suatu agregasi yang terlihat dengan mata adalah prinsip dari

a)

Aglutinasi

b)

Presipitasi

c)

Hemaglutinasi

d)

Fluokulasi

20.

Prinsip dasar reaksi dari uji hambatan aglutinasi  adalah

a)

Ag larut + partikel,

partikel disalut Ag + Ab dalam serum,

Terjadi Aglutinasi

b)

Ag larut + agglutinin,

komplek Ag-Ab + Ag seluler,

Tidak Terjadi Aglutinasi

c)

Ab serum + komplemen,

Komplemen + SDM,

Tidak Ada Lisis

d)

Ab dalam serum + suspensi antigen,

Terjadi Aglutinasi

e)

Kompleks Ag-Ab pada permukaan sel + Anti immunoglobulin,

Terjadi Aglutinasi

21.

Pemeriksaan sampel berupa serum tidak lisis dan lipemik yang diambil dari seorang laki-laki 45  tahun dengan gejala demam reumatik dan nyeri kerongkongan   dikirim oleh dokter untuk dilakukan pemeriksaan Antistreptolisin O (ASO), hasil pemeriksaan kualitatif positif (+). Dasar interprestasi hasil pemeriksaan ASO tersebut adalah

a)

Aglutinasi

b)

Flokulasi

c)

Hemaglutinasi

d)

Presipitasi

22.

Salah satu pemeriksaan dibawah ini yang menggunakan metode hemaglutinasi adalah

a)

VDRL

b)

RPR

c)

TPHA

d)

Tubex

23.

Larutan  berupa partikel padat dalam air (suspensi) atau partikel koloid dalam air (koloidal) Apabila cahaya dilewatkan melalui suatu larutan yang memiliki kekeruhan, maka intensitas cahaya tersebut akan berkurang karena refleksi, absorbsi atau tebaran (scatter) adalah tehnik untuk mengukur kuantitas presipitat berdasarkan kekeruhan   dengan alat

a)

Turbidimetri

b)

Nefelometri

c)

Colorimetri

d)

Fotometri

24.

Antigen dan antibodi akan berdifusi di dalam lapisan agar, dan setelah terbentuk presipitat    akan terlihat secara visual berupa pita presipitin adalah prinsif kerja dari

a)

difusi radial

b)

Imunodifusi

c)

outerhlony double diffuse

d)

presipitasi

25.

Pemeriksaan antibodi non treponema menggunakan reagensi RPR, aetelah serum ditambahkan cardiolipin (reagensia) maka dilakukan homogenisasi dengan penggoyangan selama 8 menit, alat yang  digunakan untuk proses tersebut?

a)

Inkubator

b)

Rotator

c)

Mixer

d)

Sterilisator

26.

Kemampuan untuk mendapatkan nilai yang hampir  sama pada pemeriksaan yang berulang- ulang dengan metode yang sama

a)

Kontrol

b)

Kalibrasi

c)

Presisi

d)

Akurasi

27.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan   bahan control  untuk mendapatkan nilai yang sama atau mendekati nilai biologis yang sebenarnya (true value) yang telah ditentukan oleh metode  standar

a)

Kontrol

b)

Kalibrasi

c)

Presisi

d)

Akurasi

28.

Kegiatan Pemantapan Mutu Internal pada  Uji kualitas Reagen dilaboratorium   dibuat sendiri yang  perlu diperhatikan adalah

a)

Sifat bahan kimia yang dibuat

b)

Etiket/label wadah

c)

nama/kode bahan, tanggal produksi

d)

Batas kadaluarsa dan nomor batch reagen

29.

Seorang ATLM  sebelum pengambilan sampel menanyakan obat yang diminum, nama, umur alamat  No hp  pada pasien  tersangka demam tipoid untuk dilakukan pemeriksaan widal, proses tersebut termasuk dalam Pra analitik tahap

a)

Penanganan sampel

b)

Pengumpulan sampel

c)

Kondisi Sampel

d)

Persiapan dan identifikasi pasien

30.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan C reaktif protein secara kualitatif 50 ul serum ditambahkan 1 tetes latex Crp campur hasil dibaca setelah 20 menit.  Pembacaan hasil tidak sesuai sop hal tersubut menyebabkan hasil

a)

Negatif

b)

Negatif Palsu

c)

Positif

d)

Positif Palsu

31.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan serologi dengan menggunakan rapid tes. Salah satu metode pemeriksaan yang masih banyak menggunakan lateks aglutinasi antara lain pemeriksaan RF. Pemeriksaan yang menggunakan lateks seringkali mengalami gangguan reaksi aglutinasi karena dapat terjadi reaksi silang. bahan yang digunakan untuk pengendalian mutu metode tersebut?

a)

Serum Kontrol

b)

Bahan Kontrol

c)

Kalibrator

d)

Kontrol Positif-Negatif

32.

Dibawah ini  penyebab dari hasil pemeriksaan negative palsu adalah

a)

Reagen yang Telah Rusak

b)

Sentrifugasi Berlebihan

c)

Kontaminasi Debu pada kaca Objek

d)

Adanya reaksi silang

33.

Dibawah Ini Adalah Salah Satu  Kesalahan Factor PraAnalitik Pada Proses persiapan

a)

Tes Yang Diminta Tidak Sesuai

b)

Waktu Pengambilan Tidak Tepat

c)

Volume Sampel Yang Diambil Tidak Sesuai

d)

Sampel Tertukar

34.

Kesalahan yang terjadi pada saat pengambilan sampel  tabung sampel salah adalah salah satu  factor analitik pada proses

a)

permintaan pemeriksaan

b)

Pengukuran

c)

SDM, alat dan reagen

d)

pelaporan hasil

35.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan widal slide  pada pembacaan hasil terjadi kesalahan disebabkan penerangan yang kurang. maka kesalahann hasil tersebut termasuk kesalahan:

a)

Pra Analitik

b)

Analitik

c)

Pasca Analitik

d)

PMI

36.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan widal slide  pada waktu pembacaan hasil  lebih dari   15 menit kesalahan tersebut menyebabkan hasil

a)

Negatif

b)

Positif

c)

False Negatif

d)

False Positif

37.

Salah satu penyebab hasil pemeriksaan negative palsu adalah

a)

waktu inkubasi tidak tepat

b)

Adanya reaksi silang

c)

Alat terkontaminasi

d)

Tidak menggunakan antibody monoclonal

38.

Seorang TLM melakukan Pemeriksaan sampel  urine pasien ibu dengan keluhan  sakit kepala, mual, lemas dan telambat haid selama 1 minggu, kemudian  dilakukan pemeriksaan  serologi untuk tes kehamilan  metode aglutinasi  setelah diperiksa didapatkan hasil  control positif dan  sampel  terbentuk aglutiansi, control negative tidak terbentuk glutinasi. Interpretasi hasil  dari pemeriksaan HCG

a)

Valid

b)

Invalid

c)

Positif

d)

Negatif

39.

Seorang TLM melakukan pemeriksaan widal slide metode yang digunakan

a)

Indirect Aglutinasi

b)

Direct Aglutinasi

c)

Aglutinasi Pasif

d)

Aglutinasi Pasif

40.

Pada metode aglutinasi pasip terbalik yang dilekatkan pada partikel carrier adalah

a)

Antigen

b)

Antibodi

c)

Anti Globulin

d)

Analit