wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT D III JKB

Total questions: 30

Worksheet time: 2hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Apakah tingkatan pencegahan penyakit yang didalamnya terdapat upaya pencegahan pada fase penyakit asimtomatis, tepatnya pada tahap preklinis, terhadap  timbulnya gejala-gejala penyakit secara klinis melalui deteksi dini (early detection) / tes skrinning ?

a)

Primer

b)

Sekunder

c)

Tersier

d)

Terpadu

e)

Rujukan

2.

Berikut ini merupakan unsur penyebab penyakit tidak menular adalah ?

a)

Serangan serangga

b)

Kelompok cacing

c)

Merokok

d)

Jamur

e)

Virus

3.

Apakah perbedaan penyakit menular dan penyakit tidak menular ?

a)

Penyakit menular disebabkan organisme yang tidak jelas, Penyakit tidak menular disebabkan organisme yang jelas

b)

Penyakit menular tidak memiliki rantai penularan, Penyakit tidak menular memiliki rantai penularan yang jelas

c)

Penyakit menular bersifat akut, Penyakit tidak menular bersifat kronis

d)

Penyakit menular diagnosis sulit, penyakit tidak menular diagnosis mudah

e)

Penyakit menular biaya pengobatan mahal, penyakit tidak menular murah

4.

Bagaimanakah alur penyelenggaraan dan syarat bagi pasien dari pelayanan dasar puskesmas ke rumah sakit diatasnya dalam memperoleh pelayanan kesehatan melalui BPJS ?

a)

Surat pengantar tidak mampu

b)

Surat keterangan sakit

c)

Surat keterangan iuran

d)

Surat rujukan

e)

Surat sehat

5.

Apakah jenis pelayanan kesehatan yang diberikan pada BPJS di tingkat pelayanan kesehatan lanjutan ?

a)

Rehabilitasi medis

b)

Pelayanan promotive, preventif

c)

Tindakan medis non spesialistik

d)

Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai

e)

Pemeriksaan penunjang diagnostic laboratoirum dasar

6.

Apakah tanda dan gejala terjadinya stunting berdasarkan WHO ?

a)

Memiliki tinggi badan yang setara dengan usianya

b)

Dapat mengucapkan kata sederhana mama papa pada usia 1 tahun

c)

Perkembangan tumbuh yang lambat dan lebih rendah dari seusianya

d)

Mampu berjalan dan duduk  serta berdiri tegak pada usia 12-18 bulan

e)

Memiliki postur tubuh yang sesuai dengan usia dan perkembangannya

7.

Apakah faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada anak ?

a)

Penyakit non infeksius

b)

Status gizi yang sehat pada ibu hamil

c)

Asupan gizi balita yang tidak memenuhi

d)

Pemberian ASI Eksklusif dan MPASI yang sehat

e)

Ketersediaan pangan yang memenuhi gizi sehat

8.

Apakah dampak buruk yang ditimbulkan dari anak yang mengalami stunting ?

a)

Tidak terganggunya perkembangan kecerdasan otak

b)

Pertumbuhan fisik anak yang sesuai dengan usia

c)

Metabolisme tubuh baik dan sehat

d)

Menurunnya kemampuan kognitif

e)

Meningkatnya kekebalan tubuh

9.

Apakah tujuan surveilans terpadu penyakit ?

a)

Memantau kecenderungan penyakit menular saja

b)

Memantau kemajuan suatu program pemberantasan

c)

Monitoring terjadinya Kejadian Luar Biasa suatu kasus

d)

Memantau kecenderungan penyebaran penyakit tidak menular

e)

Menyimpan informasi perencanaan pembangunan pelayanan kesehatan

10.

Apakah kriteria kegiatan surveilans penyakit menular dan tidak menular di rumah sakit / puskesmas ?

a)

Mempunyai manajemen pencatatan dan pelaporan yang baik

b)

Terbatas dalam mengidentifikasi penyakit tidak menular

c)

Akses laporan ke pusat serta kabupaten kota terbatas

d)

Laporan tidak perlu dikerjakan tepat waktu

e)

Jumlah tenaga terbatas dan sedikit

11.

Apakah jenis kegiatan ragam metode pemberdayaan masyarakat Tatap Muka ?

a)

TV

b)

Telepon

c)

Teleconfrence

d)

Demosntrasi cara

e)

Focus Group Discussion

12.

Apakah proses pemberdayaan masyarakat setelah tahapan identifikasi dan mengkaji potensi wilayah / masalah serta peluang ?

a)

Memantau proses dan hasil kegiatan

b)

Menerapkan rencana kegiatan dan implementasi

c)

Mengelompokkan dukungan fasilitas implementasi

d)

Menyusun rencana kegiatan kelompok dengan skala prioritas

e)

Mendokumentasikan kegiatan dan implementasi kegiatan yang berjalan

13.

Apakah salah satu kunci keberhasilan surveilans yang menjadi tahap akhir dalam kegiatan surveilans yang berupa pemberian umpan balik kepada sumber – sumber data ?

a)

Menulis laporan pencatatan hasil surveilans

b)

Melakukan diseminasi informasi

c)

Membuat penyajian data hasil surveilans

d)

Membuat rencana tindakan intervensi

e)

Melakukan analisis data hasil surveilans

14.

Dalam menyelesaikan permasalahan suatu penyakit, tidak dapat diselesaikan oleh faktor kesehatan sendiri. Tentunya diperlukan tatalaksana terintegrasi dan komprehensif dengan melakukan kerjasama yang harmonis antar program, sehingga perlu dikembangkan subsistem surveilans epidemiologi kesehatan dengan ruang lingkup permasalahan sebagai berikut, kecuali ?

a)

Surveilans epidemiologi penyakit menular dan faktor resikonya

b)

Surveilans epidemiologi penyakit tidak menular dan faktor resikonya

c)

Surveilans epidemiologi kesehatan lingkungan dan faktor resikonya

d)

Surveilans epidemiologi Vektor penyakit dan faktor resikonya

e)

Bukan salah satu dan jawaban di atas

15.

Wabah keracunan makanan pada suatu desa X terjadi setelah penyelenggaraan pesta pernikahan, lalu tenaga surveilans kesehatan melakukan pengumpulan data dengan melalui wawancara dan pengumpulan sampel makanan untuk diperiksa dilaboratorium. Contoh tersebut merupakan pelaksanaan dari apakah ?

a)

Surveilans Aktif

b)

Surveilans Pasif

c)

Surveilans Sentinel

d)

Surveilans epidemiologi

e)

Bukan salah satu dan jawaban di atas

16.

Surveilans kesehatan masyarakat merupakan kegiatan pengumpulan, analisis, interpretasi data secara terus menerus dan sistematis yang kemudian didiseminasikan (disebarluaskan) kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pencegahan penyakit dan masalah kesehatan lainnya. Surveilans memantau secara terus-menerus dalam hal apakah ?

a)

Kejadian dan kecenderungan penyakit

b)

Spesifik pada penyakit

c)

Penyakit tertentu

d)

Penyebaran Penyakit

e)

Gejala Penyakit

17.

Surveilans Epidemiologi banyak dimanfaatkan pada upaya pemberantasan penyakit menular, namun dalam perkembangannya saat ini surveilans mutlak diperlukan pada setiap upaya kesehatan masyarakat baik pencegahan maupun pemberantasan penyakit. Seorang petugas surveilans melakukan aktivitas pengumpulan data dan pola pelaksanaan dalam berbagai metode. Metode pelaksanaan Surveilan epidemiologi dilakukan dengan melihat kondisi dan situasi di suatu wilayah. Seorang petugas surveilans kerap kali menggunakan metode penyelenggaraan surveilans epidemiologi pada populasi dan wilayah terbatas untuk mendapatkan signal masalah kesehatan pada suatu populasi atau wilayah yang lebih luas. Kegiatan surveilans epidemiologi yang menggunakan metode pelaksanaan seperti di atas dinamakan apakah ?

a)

Surveilans epidemiologi rutin terpadu

b)

Surveilans epidemiologi khusus

c)

Surveilans epidemiologi sentinel

d)

Surveilans aktif

e)

Surveilans pasif

18.

Seorang petugas surveilans melakukan aktivitas pengumpulan data, berdasarkan pengolahan laporan dari Puskesmas dan Data laporan Dinas kesehatan, termasuk surveilans apakah ?

a)

Surveilans epidemiologi rutin terpadu

b)

Surveilans epidemiologi khusus

c)

Surveilans epidemiologi sentinel

d)

Surveilans aktif

e)

Surveilans pasif

19.

Tujuan khusus dari kegiatan surveilans adalah ?

a)

Memonitor  penyebab penyakit

b)

Mendekteksi prevalensi penyakit

c)

Menaksirkan kejadian pada individu

d)

Mengidentifikasi kebutuhan riset

e)

Menentukan kebutuhan kesehatan general

20.

Kasus Angka Kematian Bayi (AKB) di Daerah X pada tahun 2021 adalah 50 per 1000 kelahiran hidup. Menurut beberapa hasil survei dan riset yang dilakukan, ternyata masih banyak ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga non-medis seperti dukun. Perilaku Ibu dalam memilih pertolongan persalinan pada dukun ternyata dipengaruhi oleh budaya dan anggapan bahwa tenaga kesehatan belum memiliki pengalaman dalam menolong persalinan. Apa strategi yang harus dilakukan agar Ibu memilih pertolongan persalinan ke tenaga kesehatan?

a)

Penyuluhan

b)

Menyediakan fasilitas kesehatan

c)

Meningkatkan kualitas tenaga kesehatan

d)

Kemitraan tenaga kesehatan dan dukun

e)

Memberikan sanksi kepada ibu yang bersalin ke dukun

21.

Kota D merupakan salah satu kota dengan tingkat produksi sampah yang tinggi. Volume sampah yang banyak, baik sampah organik dan non-organik berpotensi menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan. Kebanyakan warga belum menyadari pentingnya pengelolaan sampah untuk mencegah timbulnya masalah pada aspek kesehatan dan lingkungan masyarakat. Berdasarkan kondisi diatas, apa upaya yang sebaikanya dilakukan untuk mencegah timbulnya masalah kesehatan akibat peningkatan volume sampah di Kota A?

a)

Advokasi terhadap stakeholder untuk pengelolaan sampah

b)

Pemberdayaan masyarakat untuk mengelola sampah

c)

Reorientasi pelayanan kesehatan

d)

Mengembangkan kebijakan berwawasan kesehatan dan lingkungan

e)

Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah

22.

Apakah yang tidak termasuk dalam prinsik kemitraan ?

a)

Kesetaraan

b)

Sama menguntungkan

c)

Keterbukaan

d)

Dihargai

e)

Adanya kerahasiaan

23.

Apakah pernyataan dibawah yang tidak termasuk kedalam pentingnya kemitraan ?

a)

Pembangunan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama

b)

Kesehatan merupakan modal dasar bagi keberhasilan pembangunan sektor lain

c)

Peningkatan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat dalam bidang kesehatan, khususnya yang bersifat promotif, preventif dan kuratif

d)

Adanya peluang sumber daya dari mitra potensial

e)

Meningkatkan pendapatan daerah

24.

Apakah model kemitraan untuk mendapatkan energi dan kemudian terpisah satu sama lain, dan selanjutnya dapat melakukan pembelahan diri ?

a)

Mutualisme

b)

Pseudo partnership

c)

Conjugetion partnership

d)

Comensalisem

e)

Regisi partnenership

25.

Menindaklanjuti masalah dalam pelaksanaan program KADARZI, Puskesmas X melakukan pemberian informasi kepada individu, keluarga atau kelompok (sasaran) secara terus-menerus dan berkesinambungan, perkembangan sasaran, serta proses membantu sasaran, agar sasaran tersebut berubah dari tidak tahu menjadi tahu atau sadar (aspek knowledge), dari tahu menjadi mau (aspek attitude), dan dari mau menjadi mampu melaksanakan perilaku yang diperkenalkan (aspek practice). Kegiatan yang dilakukan Puskesmas X disebut upaya/program apakah ?

a)

Kemitraan

b)

Advokasi

c)

Bina Suasana

d)

Pemantauan

e)

Pemberdayaan

26.

Kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tinggi. Salah satu kasus kesehatan yang masih banyak terjadi di Indonesia adalah persalinan yang ditolong oleh dukun bayi. Hal tersebut disebabkan oleh tradisi dan adat istiadat setempat. Oleh karena itu tercipta program kemitraan untuk menurunkan masalah kematian ibu dan bayi terutama daerah-daerah terpencil dimana akses pelayanan kesehatan sangat terbatas. Salah satu contoh program kemitraan untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi adalah ?

a)

Pengembangan penyiapan tenaga kesehatan dan pendekatan tim dalam pengelolaan program kesehatan

b)

Pembagian tugas antara dukun dan bidan dalam menjalankan proses kelahiran

c)

Upaya promotif dan preventif dengan penekanan pada lingkungan dan perilaku sehat

d)

Pemberian tablet Fe pada ibu hamil dengan tanda-tanda anemia

e)

Loka bina karya

27.

Salah satu desa di Pedalaman Kalimantan Timur terjadi kematian bayi. Ternyata setelah diselidiki, sang ibu melahirkan di bantu oleh seorang dukun. Ibu tersebut melahirkan bayi ke dukun karena melihat tetangga sekitar juga melahirkan pada dukun yang sama. Perilaku ibu tersebut memilih dukun karena merasa Bidan belum berpengalaman dan Bidan yang ada di Desa nya masih muda – muda. Bagaimana strategi yang harus dilakukan agar Ibu tersebut memilih pertolongan persalinan ke Tenaga Kesehatan?

a)

Penyuluhan

b)

Menyediakan Fasilitas Kesehatan

c)

Mengganti Tenaga Kesehatan yang lebih Tua

d)

Kemitraan Nakes dan Dukun

e)

Memberikan Sanksi ibu yang bersalin ke dukun

28.

Apakah yang tidak termasuk dalam upaya untukmengurangi angka kematian ibu ?

a)

Pelayanan kesehatan ibu hamil

b)

Pelayanan kesehatan ibu bersalin

c)

Pelayanan kesehatan ibu Nifas

d)

Pemberdayaan masyarakat

e)

Pelayanan Pengobatan ibu hamil

29.

Apakah cara mencegah penyebaran virus corona , diantaranya bersih yang baik dan beretika ?

a)

Menutup dengan baju bagian luar

b)

Tidak menghiraukan keadaan

c)

Menutup dengan telapak tangan dan tisu

d)

Bersin sembarangan

e)

Tidak tahu menahu

30.

Apakah yang tidak termasuk dalam kegiatan germas ?

a)

Melakukan Aktivitas Fisik

b)

Makan Buah dan Sayur

c)

Tidak Merokok

d)

Tidak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol

e)

Melakukan Cek Kesehatan sewaktu waktu