wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

12 akpol (TWK-demokrasi Indonesia)

Total questions: 51

Worksheet time: 44mins

Name
Class
Date
1.

Istilah demokrasi diambil dari kata demos dan kratos yang berasal dari bahasa... .

a)

Yunani

b)

Romawi

c)

Latin

d)

Arab

e)

Hebrew

2.

Periode antara tahun 1950-1959 dalam sejarah Indonesia disebut

a)

Demokrasi Parlementer

b)

Demokrasi Presidensial

c)

Demokrasi Pancasila

d)

Demokrasi Terpimpin

e)

Demokrasi Terbuka

3.

Mengapa pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia sering terjadi pergantian kabinet

a)

Program kerja kabinet kurang sesuai dengan keadaan Indonesia pada waktu itu

b)

adanya perbedaan kepentingan diantara partai-partai yang tidak pernah terselesaikan dengan baik

c)

Program yang dicanangkan setiap kabinet sering mendapat penolakan rakyat

d)

Rakyat tidak percaya dengan kabinet tersebut

e)

Adanya politik adu domba yang dilakukan oleh pihak lain

4.

Sistem kepartaian yang dianut pada masa Demokrasi Liberal adalah

a)

Partai Tunggal

b)

Multi Partai

c)

Dwi Partai

d)

Partai Koalisi

e)

Partai Oposisi

5.

Zaket kabinet (1957-1959) merupakan istilah untuk kabinet

a)

Djuanda

b)

Natshir

c)

Wilopo

d)

Burhanuddin Harahap

e)

Ali Sastroamijoyo 1

6.

Berhasil menyelenggrakan Konferensi Asia Afrika merupakan prestasi yang pernah dicapai oleh kabinet

a)

Ali Sastroamidjoyo

b)

Djuanda

c)

Natshir

d)

Wilopo

e)

Burhanuddin Harahap

7.

Berikut ini yang termasuk dalam program kerja Kabinet Burhanuddin Harahap adalah

a)

Mengembalikan Irian Barat

b)

menyelenggarakan pemilu 1955

c)

Pembatalan KMB

d)

Normalisasi keadaan RI

e)

Menyempurnakan struktur pemerintahan

8.

Mulai berlakunya UUD sementara 1950 sampai Dekret Presiden 5 Juli 1959 telah terjadi beberapa pergantian kabinet sebanyak

a)

5 kabinet

b)

6 kabinet

c)

7 kabinet

d)

8 kabinet

e)

9 kabinet

9.

Kabinet Djuanda disebut juga Zaken Kabinet karena

a)

terdapat tiga orang yang menjabat sebagai waki perdana menteri

b)

memiliki program utama penyelesaian masalah Irian Barat

c)

mendapat dukungan militer dalam menjalankan programnya

d)

memiliki jumlah menteri yang sangat banyak

e)

terdiri atas orang-orang yang ahli di bidangnya

10.

Pada masa Demokrasi Liberal, bangsa Indonesia menganut sistem pemerintahan

a)

Presidensil

b)

Parlementer

c)

Konstituante

d)

Monarki

e)

Campuran

11.

Pada masa demokrasi liberal, presiden tidak berperan sebagai kepala pemerintahan karena

a)

ketidakmampuan presiden memilih menteri yang cakap dalam kabinet

b)

sesuai dengan hasil kesepakatan KMB

c)

Indonesia menganut sistem demokrasi presidensial

d)

Indonesia menganut sistem demokrasi parlementer

e)

Presiden sudah menduduki jabatan sebagai panglima tertinggi

12.

Sejak masa kabinet Sukiman, politik luar negeri Indonesia menjadi salah satu prioritas pemerintah. adapun politik luar negeri bangsa Indonesia adalah

a)

Dualisme kekuatan

b)

politik dagang

c)

politik kiblat kanan

d)

politik kiblat kiri

e)

politik bebas aktif

13.

Penyebab jatuhnya Kabinet Sukiman adalah karena akibat peristiwa

a)

Tugasnya sudah dianggap selesai dengan terselenggaranya Pemilu pertama tahun 1955

b)

ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act (MSA)

c)

Peristiwa Tanjung merawa

d)

Kegagalan menyelesaikan persoalan Papua Barat yang masih dikuasai Belanda

e)

Mosi tidak percaya dari Serikat Tani Indonesia yang diwakili Sidik Kertapati sebagai Buntut dari peristiwa Tanjung Morowo dimana lima petani tewas di tangan aparat pemerintah

14.

Penyebab kegagalan Kabinet Wilopo adalah karena akibat peristiwa

a)

Tugasnya sudah dianggap selesai dengan terselenggaranya Pemilu pertama tahun 1955

b)

ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act (MSA)

c)

Menyerahkan mandatnya kepada Presiden Soekarno sesuai dengan tuntutan daerah

d)

Kegagalan menyelesaikan persoalan Papua Barat yang masih dikuasai Belanda

e)

Mosi tidak percaya dari Serikat Tani Indonesia yang diwakili Sidik Kertapati sebagai Buntut dari peristiwa Tanjung Morowo dimana lima petani tewas di tangan aparat pemerintah

15.

Salah satu keberhasilan program kerja kabinet Ali Sastroamidjoyo I adalah

a)

kembalinya Irian Barat menjadi milik Indonesia

b)

Diadakannya Konferensi Asia Afrika

c)

Terselenggaranya Pemilu pertama

d)

Repelita

e)

Pembatalan hasil KMB

16.

Dalam sistem Demokrasi Liberal pemegang kekuasaaan pemerintahan adalah

a)

Sekretaris Negara

b)

Perdana Menteri

c)

Wakil Presiden

d)

Panglima TNI

e)

Presiden

17.

Penyebab kegagalan Kabinet Natsir sebagai kabinet pertama pada masa demokrasi liberal di Indonesia sering mendapat kritik. Masalah yang paling banyak di kritik adalah

a)

Adanya peristiwa tanggal 17 Oktober 1952

b)

ditandatanganinya persetujuan bantuan ekonomi dan persenjataan dari Amerika Serikat kepada Indonesia atas dasar Mutual Security Act (MSA)

c)

Pencabutan PP No.39/1950

d)

Kegagalan menyelesaikan persoalan Papua Barat yang masih dikuasai Belanda

e)

Mosi tidak percaya dari Serikat Tani Indonesia yang diwakili Sidik Kertapati sebagai Buntut dari peristiwa Tanjung Morowo dimana lima petani tewas di tangan aparat pemerintah

18.

Apa dampak yang ditimbulkan akibat pergantian kabinet pada masa Demokrasi Liberal

a)

Hutang ke luar negeri Indonesia semakin banyak

b)

Rakyat tidak percaya adanya parpol

c)

ketidakstabilan politik nasional

d)

Perekonomian masyarakat menurun

e)

Adanya krisis perekonomian di Indonesia

19.

Pelaksanaan Pemilu 1955 bertujuan untuk

a)

Memilih perangkat negara

b)

Memilih partai politik

c)

Memilih presiden dan wakil presiden

d)

Memilih DPRD dan MPR

e)

memilih wakil wakil rakyat yang duduk dalam parlemen dan dewan konstituante

20.

Indonesia secara resmi masuk menjadi anggota PBB pada masa kabinet

a)

Djuanda

b)

Sukiman

c)

Hatta

d)

Wilopo

e)

Natsir

21.

Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang menganut kebebasan individu. Kurun waktu pelaksanaan Demokrasi Liberal adalah tahun....

a)

1945-1949

b)

1949-1950

c)

1950-1959

d)

1959-1965

e)

1965-1998

22.

Tahun 1950-1959 merupakan masa memanasnya partai-partai politik pada pemerintahan Indonesia. Pada masa ini terjadi pergantian kabinet. Partai pengusung dari Kabinet Natsir (6 September 1950 - 21 Maret 1951) adalah partai.....

a)

NU dan Masyumi

b)

Masyumi dan PNI

c)

Masyumi dan PKI

d)

NU dan PNI

e)

PKI dan PNI

23.

Partai-partai politik pada masa Demokrasi Liberal lebih cenderung untuk ....

a)

mementingkan kepentingan bagsa daripada kepentingan partainya

b)

mementingkan kerjasama antar partai politik

c)

secara bersama-sama mendukung program pemerintah

d)

mementingkan kepentingan partainya daripada kepentingan bagsa

e)

mengutamakan pembangunan fisik

24.

Berdasarkan Maklumat Pemerintah tanggal 3 November 1945 dinyatakan bahwa pemerintah akan ....

a)

membubarkan sistem pemerintahan Parlementer

b)

menerima bentuk negara kesatuan

c)

menyetujui pembentukan partai-partai politik

d)

terus menekan partai oposisi

e)

membatasi adanya jumlah partai-partai politik

25.

Pemilihan Umum tahun 1955 dimenangkan oleh empat partai besar yakni ....

a)

PNI, Masyumi, PSSI dan Muhammadiyah

b)

Masyumi, PNI, NU dan Muhammadiyah

c)

PNI, Masyumi, Parkindo dan NU

d)

Masyumi, PNI, PKI dan IPKI

e)

Masyumi, PNI, NU dan PKI

26.

Pada masa Demokrasi Liberal, presiden tidak menjalankan kegiatan pemerintahan karena ....

a)

UUDS 1950 mengamanatkan pemerintahan dijalankan dan dikendalikan oleh parlemen

b)

presiden hanya sbegai kepala negara dan pemerintahan dijalankan perdana menteri

c)

setiap kebijakan yang akan diambil presiden harus disetujui oleh parlemen

d)

kedudukan dan kinerja presiden dibatasi oleh kekuasaan parlemen

e)

secara konstitusional tugas presdien hanya sebagai kepala negara

27.

Berikut ini merupakan bentuk pemberontakan yang terjadi selama masa pemerintahan sistem liberal di Indonesia, kecuali ....

a)

pemberontakan DI/ TII

b)

pemberontakan ANdi Aziz

c)

pemberontakan RMS

d)

pemberontakan G 30 S/ PKI tahun 1965

28.
Pada Masa Orde Baru pelaksanaan negara banyak di dominasi oleh ABRI Melalui program Dwi fungsi ABRI. Kondisi yang bukan merupakan akibat dari pelaksanaan dwi fungsi adalah....
a)
Jabatan dipemerintahan banyak diduduki oleh ABRI
b)
Stabilitas Keamanan lebih terjamin
c)
A.  ABRI bersama-sama Korpri menjadi tulang punggung yang mendukung keberadaan Golkar
d)
ABRI hanya berperan sebagai stabilisator saja
29.
Menguatnya peran negara pada masa orde baru di bidang politik memiliki dampak negatif dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia. Namun ada juga dampak positifnya yaitu
a)
kesenjangan ekonomi antara pusat dan daerah
b)
keamanan dan pertahanan aman terkendali
c)
maraknya kasus KKN
d)
pencemaran lingkungan
30.
Kebijakan ekonomi orde baru diarahkan pada pembangunan di segala bidang. Namun pada pelaksanaannya tidak sesuai aturan sehingga berdampak pada kesenjangan ekonomi yang besar di masyarakat, hal ini disebabkan karena
a)
kurangnya kerja keras dari rakyat
b)
kurangnya permodalan yang dimiliki pengusaha kecil
c)
sistem ekonomi banyak didominasi oleh kaum elit politik dan pengusaha yang dekat dengan kekuasaan
d)
mental pengusaha kecil yang tidak berani mengambil resiko
31.
Pemerintahan orde baru menyadari bahwa pertumbuhan jumlah penduduk yang tak terkendali akan menghambat mewujudkan masyarakat yang adil. Maka pemerintah orde baru merencanakan program untuk mengendalikan pertumbuhan jumlah penduduk yaitu
a)
Transmigrasi
b)
Keluarga berencana
c)
menekan angka kelahiran
d)
menaikkan kesehatan penduduk
32.
Kebijakan ORBA dalam penyelesaian masalah instabilitas politik dalam negeri, kecuali
a)
Ikut serta mendirikan ASEAN
b)
Penerapan NKK
c)
Penerapan DWIFUNGSI ABRI
d)
Penetapan P4 dan asas tunggal
33.
Dwifungsi ABRI membuat angkatan bersenjata mampu berperan dalam dua bidang kenegaraan yaitu
a)
a.  Sosial dan Ekonomi
b)
a.  Hukum dan Pertahanan
c)
a.  Sosial-politik dan pertahanan-keamanan
d)
Ideology dan kemandirian
34.
Pada masa kepemimpinan Orde Baru, pengankatan anggota-anggota MPR/DPR sudah diatur dan direkayasa, sebagian besar anggota MPR/DPR itu diangkat berdasarkan ikatan kekeluargaan. Pengangkatan dengan cara ini disebut …
a)
Korupsi
b)
Kolusi
c)
Nepotisme
d)
Proyeksi
35.
Berikut kekurangan pada masa Orde Baru, kecuali…
a)
a.  Munculnya gerakan separatism seperti GAM
b)
a.  Maraknya KKN
c)
a.  pembangunan tidak merata
d)
a.  stabilitas nasional
36.
Apa kebijakan luar negeri ORBA dalam mengatasi masalah hubungan luar negeri
a)
Kembali menjadi anggota PBB
b)
Bergabung dalam pakta Warsawa
c)
Swasembada beras
d)
Penerapan P4
37.
Dalam kebijakan luar negeri ORBA, Indonesia menjadi salah satu pendiri sebuah organisasi regional asia tenggara yang bernama
a)
PBB
b)
Non-Blok
c)
ASEAN
d)
APEC
38.
Untuk mengatasi penyebaran penduduk yang terpusat di pulau jawa, kebijakan ORBA adalah
a)
NKK
b)
Transmigrasi dan bedol desa
c)
a.  Program keluarga berencana
d)
Pelaksanaan SD INPRES
39.
1.  Bidang yang menjadi fokus ORBA dalam REPELITA 1 adalah
a)
a.  Kehutanan
b)
a.  Industri strategis
c)
a.  Pertanian
d)
a.  Industri hilir
40.

. Dengan dipelopori oleh KAMI dan KAPPI yang bergabung dalam Front Pancasila,

pada tanggal 12 Januari 1966 melancarkan aksi di halaman gedung DPR GR dan

mengajukan..

a)

Tritura

b)

Caturkora

c)

Dwikora

d)

Reformasi

e)

Pancakerja

41.

Tujuan dari peristiwa Gerakan 30 September adalah…

a)

Mengganti ideologi Pancasila menjadi Komunis

b)

Melanggengkan ideologi Pancasila

c)

Mewujudkan tatanan kehidupan Pancasila

d)

Memajukan kesejahteraan masyarakat

e)

Membantu memberantas penyelewengan

42.

Tindakan pertama yang dilakukan Mayjen Soeharto setelah menerima Supersemar adalah.....

a)

Mengadili tokoh-tokoh yang terlibat dalam penculikan petinggi AD

b)

Melakukan pendekatan terhadap tokoh-tokoh yang terlibat G.30.S/PKI 1965

c)

Meredam demonstrasi mahasiswa di Jakarta

d)

Membubarkan PKI dan ormas-ormasnya

e)

Membentuk Kabinet Ampera

43.

Salah satu tuntutan dari kesatuan-kesatuan aksi dalam Tritura, yang mengacu dalam penyempurnaan aparatur pemerintahan Orde Lama adalah ....

a)

siap untuk mobilisasi umum

b)

perhebat ketahanan revolusi

c)

bubarkan Kabinet Dwikora

d)

bubarkan PKI beserta ormasnya

e)

turunkan harga-harga barang

44.

Salah satu kebijakan politik pemerintah Orde Baru adalah penerapan dwifungsi ABRI. Bentuk pelaksanaan dwifungsi ABRI yang ditetapkan pemerintah Orde Baru adalah … .

a)

memberi tugas kepada ABRI untuk membantu DPR

b)

memberi wewenang kepada ABRI untuk mengawasi DPR

c)

memasukkan ABRI dalam salah satu fraksi DPR

d)

memberikan jatah kursi bagi anggota ABRI di DPR

e)

mengizinkan ABRI menjadi anggota DPR

45.

Landasan konsitusional untuk mencapai tujuan pembangunan nasional pada orde baru adalah...

a)

UUD 1945

b)

GBHN

c)

Pancasila

d)

Ketetapan MPR

e)

PP

46.

Salah satu permasalahan sparatisme yang berhasil diselesaikan pada masa pemerintahan Presiden Habibie adalah ...

a)

Gerakan Aceh Merdeka

b)

Organisasi Papua Merdeka

c)

Timor Timur

d)

Republik Maluku Selatan

47.

Pernyataan berikut yang menggambarkan kondisi bangsa Indonesia menjelang runtuhnya Orde Baru, kecuali ...

a)

terjadinya krisis moneter tahun 1997

b)

ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah

c)

terjadinya krisis kepemimpinan Presiden Soeharto

d)

meningkatnya tuntutan internasional untuk memerdekakan Timor Timur

48.

Dalam Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) I tahun 1969 lebih ditekankan pada sektor pertanian karena ...

a)

tidak membutuhkan modal yang besar

b)

tersedianya lahan yang cukup luas

c)

mayoritas rakyat Indonesia hidup dari pertanian

d)

rakyat Indonesia mayoritas hidup di bawah garis kemiskinan

49.

Sebagai kabinet yang muncul pasca reformasi, salah satu fokus utama kabinet BJ Habibi adalah....

a)

menciptakan kestabilan politik pemerintahan

b)

memperbaiki kondisi perekonomian

c)

menghentikan aksi demonstrasi diberbagai daerah

d)

peningkatan nilai tukar rupiah terhadap dolar

50.

Presiden yang memimpin Indonesia pada masa Reformasi secara berurutan antara lain....

a)

BJ Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati, SBY

b)

Gusdur, Abdurahman Wahid, Megawati, SBY, BJ Habibie

c)

Megawati, Gusdur, BJ Habibie, SBY

d)

BJ Habibie, Megawati, Gusdur, SBY

51.

Penggerak reformasi di Indonesia adalah ...

a)

kaum buruh

b)

tokoh politik

c)

tokoh agama

d)

mahasiswa