wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kebijakan Publik - Auditor Muda 0304 A

Total questions: 36

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Menurut W.F. Baber ciri-ciri penting sektor publik yang membedakannya dari sektor swasta adalah...

a)

Lebih kompleks dan mengemban tugas-tugas yang lebih mendua (ambiguous), menghadapi lebih banyak problem dalam mengimplementasikan keputusan-keputusannya dan memanfaatkan lebih banyak orang orang yang memiliki motivasi sangat beragam

b)

Lebih sederhana dan mengemban tugas-tugas yang jelas, lebih banyak memperhatikan usaha mempertahankan peluang dan kapasitas dan lebih memperhatikan kompensasi atas kegagalan pasar

c)

Memanfaatkan lebih banyak orang orang dengan motivasi yang sama, melakukan aktivitas yang lebih banyak mengandung signifikansi simbolik dan lebih ketat dalam menjaga standar komitmen dan legalitas

d)

Mempunyai peluang yang lebih sedikit untuk merespon isu-isu keadilan kejujuran, harus beroperasi demi kepentingan publik dan harus mempertahankan level dukungan publik minimal di atas level yang dibutuhkan dalam industri swasta

2.

Kebijakan publik adalah suatu arah tindakan yang diusulkan oleh seseorang, kelompok atau pemerintah dalam suatu lingkungan tertentu yang memberikan hambatan-hambatan dan kesempatan-kesempatan terhadap kebijakan yang diusulkan untuk menggunakan dan mengatasi dalam rangka mencapai suatu tujuan atau merealisasikan suatu sasaran atau maksud tertentu. Definisi kebijakan publik tersebut dikemukakan oleh....

a)

Chandler dan Plano

b)

Shiftz dan Russel

c)

William N Dunn

d)

Carl Friedrich

3.

Di bawah ini yang merupakan karakteristik dari kebijakan publik adalah....

a)

Selalu mempunyai tujuan tertentu atau tindakan yang berorientasi tujuan, berisi tindakan-tindakan atau pola tindakan pejabat pemerintah, merupakan apa yang benar-benar dilakukan pemerintah, bersifat negatif dalam arti keputusan itu bermaksud untuk tidak melakukan sesuatu , dan didasarkan pada peraturan yang bersifat tidak mengikat

b)

Selalu mempunyai tujuan tertentu atau tindakan yang berorientasi tujuan, berisi tindakan-tindakan atau pola tindakan pejabat pemerintah, merupakan apa yang benar-benar dilakukan pemerintah, bersifat positif dalam arti suatu tindakan hanya dilakukan dan negatif dalam arti keputusan itu bermaksud untuk tidak melakukan sesuatu, dan didasarkan pada peraturan atau perundang-undangan yang bersifat memaksa

c)

Selalu mempunyai tujuan tertentu atau tindakan yang berorientasi tujuan, berisi tindakan-tindakan atau pola tindakan pejabat pemerintah, merupakan apa yang benar-benar dilakukan pemerintah, bersifat positif dalam arti suatu tindakan hanya dilakukan dan negatif dalam arti keputusan itu bermaksud untuk tidak melakukan sesuatu, dan didasarkan pada peraturan yang bersifat tidak mengikat

d)

Selalu mempunyai tujuan tertentu atau tindakan yang berorientasi tujuan, berisi tindakan-tindakan atau pola tindakan pejabat pemerintah, merupakan apa yang benar-benar dilakukan pemerintah, bersifat positif dalam arti suatu tindakan hanya dilakukan , dan didasarkan pada peraturan yang bersifat tidak mengikat

4.

Pembangunan Infrastruktur transportasi untuk memperlancar arus manusia dan barang seperti Jalan Tol, MRT dan LRT termasuk kebijakan.....

a)

Material Policy

b)

Private Goods Policy

c)

Regulatory Policy

d)

Substantive Policy

5.

Aktor yang terlibat dalam semua tahap kebijakan karena berfungsi sebagai komunikator antara pemerintah dan masyarakat adalah….

a)

DPR

b)

Media Massa

c)

Partai Politik

d)

Birokrat

6.

Salah satu unsur governance yang menciptakan interaksi sosial, ekonomi, dan politik adalah….

a)

State

b)

Privat Sector

c)

Society

d)

Participation

7.

Prinsip tata kelola sektor publik, kecuali…

a)

Keterbukaan dan Transparansi

b)

Wawasan ke depan

c)

Desentralisasi

d)

Sentralisasi

8.

Prinsip Good Governance yang semua kegiatan pemerintah didasarkan pada visi dan misi yang jelas disebut….

a)

Keterbukaan dan Transparansi

b)

Wawasan ke depan

c)

Desentralisasi

d)

Rule of Law

9.

Dalam proses tata kelola, kabupaten sukasuka tidak pernah mempublikasikan anggaran dan tidak pernah menjelaskan dasar yang digunakan dalam penyusunan keputusan kebijakan. Hal ini tidak selaras dengan prinsip….

a)

Daya Tanggap

b)

Keterbukaan dan Transparansi

c)

Demokrasi

d)

Partisipasi Masyarakat

10.

Dalam praktik tata kelola pemerintahan pada Kabupaten Solok menerapkan Duduk Basamo. Hal ini merupakan contoh penerapan prinsip good governance:

a)

Keterbukaan dan Transparansi

b)

Partisipasi Masyarakat

c)

Demokrasi

d)

Desentraslisasi

11.

Kegiatan mengikusertakan masyarakat dalam proses kegiatan pembangunan fisik, sarana dan prasarana umum, khusus sektor pekerjaan umum, pendidikan, dan kesehatan disebut dengan ....

a)

kontribusi masyarakat

b)

swakelola

c)

pola partisipasi

d)

gotong royong

12.

Pemerintah Daerah X telah melakukan perbaikan manajemen kinerja berupa giro to giro, anggaran berbasis kinerja, pengadaan barang dan jasa, LAKIP, kontrak kinerja, penilaian kinerja, re-organisasi dan tata kerja, serta pakta integritas. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah melaksanakan penerapan dari ....

a)

keterbukaan

b)

cepat tanggap

c)

tanggung gugat

d)

profesionalisme

13.

Proses kebijakan publik menurut William Dunn terdiri atas lima tahap, yaitu:

(1) adopsi kebijakan; (2) penyusunan agenda; (3) evaluasi kebijakan; (4) implementasi kebijakan; dan (5) formulasi kebijakan.

Urutan yang tepat dari tahapan proses kebijakan publik tersebut di atas adalah:

a)

2, 1, 5, 3, 4

b)

2, 1, 5, 4,3

c)

2, 5, 3, 4, 1

d)

2, 5, 1, 4, 3

14.

Pihak yang dapat memainkan peranan penting dalam mendeteksi kecurangan, mismanagement/salah urus dan korupsi adalah ....

a)

polisi

b)

jaksa

c)

hakim

d)

whistleblower

15.

Prinsip-prinsip di bawah ini merupakan prinsip tata kelola sektor publik (good governance) yang dikembangkan oleh Bappenas, kecuali:

a)

visionary

b)

commitment to fair market

c)

independent

d)

decentralization

16.

Kriteria isu yang tidak dapat dijadikan agenda kebijakan publik, yaitu:

a)

menjangkau dampak yang amat luas

b)

menyangkut suatu persoalan yang fasionable

c)

menyangkut popularitas kepala daerah

d)

menjangkau dampak yang amat luas

17.

Produk atau fungsi dari adanya perdebatan baik tentang rumusan, rincian, penjelasan maupun penilaian atas suatu masalah tertentu disebut dengan ....

a)

isu kebijakan (policy issues)

b)

agenda setting

c)

agenda sistemik

d)

perumusan isu

18.

Pemerintah Kota Z memiliki program unggulan daerah yaitu pengobatan gratis, SPP gratis, dan buku gratis untuk semua warga. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Z telah melaksanakan prinsip tata kelola yaitu ....

a)

commitment to reduce inequality

b)

private sector and civil society

c)

responsiveness

d)

commitment to fair market

19.

Dalam penyusunan agenda kebijakan seyogianya tidak boleh mengaburkan tiga hal, yang tidak termasuk tiga hal dimaksud adalah…

a)

Tingkat urgensi kebijakan

b)

Tingkat esensi kebijakan

c)

Keterlibatan stakeholder

d)

Keterlibatan Parpol

20.

Menurut Cobb and Elder, ada tiga prasyarat agar isu kebijakan (policy issue) dapat masuk dalam agenda sistemik sebagai berikut, kecuali…

a)

Isu tersebut masuk dalam lingkungan pembahasan media massa tertentu

b)

Isu itu memperoleh perhatian yang luas atau sekurang-kurangnya menumbuhkan kesadaran masyarakat

c)

Adanya persepsi atau pandangan masyarakat bahwa perlu dilakukan beberapa tindakan untuk memecahkan masalah tersebut

d)

Adanya persepsi yang sama dari masyarakat bahwa masalah itu merupakan kewajiban dan tanggung jawab yang sah dari pemerintah untuk memecahkannya

21.

Pada formulasi atau perumusan kebijakan terdapat empat tahapan, urutan yang benar dari keempat tahapan dimaksud adalah

a)

Perumusan masalah, agenda kebijakan, penetapan kebijakan, pemilihan alternatif kebijakan untuk memecahkan masalah

b)

Perumusan masalah, agenda kebijakan, pemilihan alternatif kebijakan untuk memecahkan masalah, penetapan kebijakan

c)

Perumusan masalah, penetapan kebijakan, agenda kebijakan, pemilihan alternatif kebijakan untuk memecahkan masalah

d)

Agenda kebijakan, perumusan masalah, pemilihan alternatif kebijakan untuk memecahkan masalah, penetapan kebijakan

22.

Memberikan otorisasi pada proses dasar pemerintahan merupakan tujuan dari

a)

Implementasi kebijakan

b)

Legitimasi kebijakan

c)

Evaluasi kebijakan

d)

Agenda kebijakan

23.

Aktivitas melihat sejauh mana kebijakan yang dibuat telah mampu memecahkan masalah merupakan salah satu bentuk aktivitas pada proses pembuatan kebijakan publik. Aktivitas tersebut masuk pada tahap…

a)

Penyusunan agenda

b)

Implementasi kebijakan

c)

Formulasi kebijakan dan adopsi kebijakan

d)

Evaluasi kebijakan

24.

Pada bulan februari 2022 menteri perdagangan mengeluarkan peraturan mengenai harga eceran minyak goreng yang dipublikasikan kepada publik. Dipandang dari sisi formulasi kebijakan publik, tindakan tersebut merupakan wujud dari tahap…

a)

Perumusan masalah

b)

Agenda kebijakan

c)

Pemilihan alternatif

d)

Penetapan kebijakan

25.

Ketidakpastian atas tujuan-tujuan kebijakan merupakan bagian dari masalah yang akan dihadapi dalam proses evaluasi kebijakan. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh…

a)

Suchman

b)

Anderson

c)

Lester dan Stewart

d)

Cobb and Elder

26.

Menentukan apakah perubahan yang diamati merupakan akibat dari kegiatan tersebut atau karena penyebab yang lain. Pernyataan tersebut merupakan bagian dari enam langkah evaluasi kebijakan yang dikemukakan oleh…

a)

Suchman

b)

Anderson

c)

Lester dan Stewart

d)

Cobb and Elder

27.

Setidaknya ada tiga hal yang dapat dilakukan oleh seorang evaluator kebijakan dalam melakukan evaluasi kebijakan. Ketiga hal tersebut sebagai berikut, kecuali

a)

Evaluasi kebijakan mungkin menjelaskan keluaran-keluaran kebijakan, seperti pekerjaan, uang, materi yang diproduksi, dan pelayanan yang disediakan.

b)

Evaluasi barangkali mengenai kemampuan kebijakan dalam memperbaiki masalah-masalah sosial, seperti usaha untuk mengurangi kemacetan lalu lintas atau mengurangi kriminalitas

c)

Evaluasi kebijakan mungkin menjelaskan keuntungan golongan tertentu dalam beberapa aspek usaha berkaitan dengan keputusan yang dibuat

d)

Evaluasi kebijakan barangkali menyangkut konsekuensi-konsekuensi kebijakan dalam bentuk policy feedback, termasuk di dalamnya adalah reaksi dari tindakan-tindakan pemerintah atau pernyataan dalam sistem pembuatan kebijakan atau dalam beberapa pembuat keputusan

28.

Dalam pelaksanaanya seringkali sebuah kebijakan mendapat respon penolakan berupa demonstrasi dari masyarakat yang mengindikasikan kurangnya dukungan masyarakat. Kejadian ini mengisyaratkan bahwa kebijakan tersebut memiliki kekurangan dalam hal …

a)

Evaluasi kebijakan

b)

Legitimasi kebijakan

c)

Perumusan kebijakan

d)

Agenda setting

29.

Berdasarkan Pasal 10 ayat (1) Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012, materi muatan yang harus diatur melalui undang-undang adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

Pengesahan perjanjian internasional tertentu

b)

Tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi

c)

Pemenuhan kebutuhan hukum masyarakat

d)

Pemenuhan kekosongan hukum

30.

Dalam proses pengesahan dan pengundangan rancangan peraturan daerah, jenis rancangan peraturan yang harus dievaluasi oleh Gubernur sebelum ditetapkan oleh Bupati adalah

a)

Raperda terkait tata ruang daerah

b)

Raperda terkait RPJMD

c)

Raperda terkait RPJPD

d)

Raperda terkait perangkat daerah

31.

Salah satu kriteria tujuan kebijakan yang baik adalah tujuan merupakan sesuatu yang diinginkan untuk dicapai. Yang dimaksud dengan hal tersebut, kecuali:

a)

Dapat diterima banyak pihak

b)

Tidak bertengangan dengan nilai-nilai yang dianut banyak pihak

c)

Mewakili kepentingan semua pihak, termasuk kelompok minoritas

d)

Didukung golongan yang kuat dalam masyarakat

32.

Dalam proses identifikasi masalah, kita dapat terjebak menganggap suatu gejala sebagai masalah. Pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk diidentifikasi sebagai masalah adalah:

a)

Tingkat inflasi lebih tinggi dari proyeksi

b)

Tidak meratanya pembangunan

c)

Harga minyak goreng meningkat 50%

d)

Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit mencapai 100%

33.

Tuntutan dalam kebijakan publik muncul karena salah satu dari dua sebab, di antaranya adalah

a)

Terabaikannya kepentingan suatu golongan dalam proses perumusan kebijakan

b)

Munculnya kebutuhan baru setelah terbitnya suatu kebijakan

c)

Perubahan trend kebutuhan kebijakan

d)

Dampak negatif suatu kebijakan

34.

Beberapa penyebab dampak kebijakan sulit untuk diperhitungkan, kecuali

a)

Tidak tersedianya informasi yang cukup

b)

Sulit untuk dipisahkan dari pengaruh kebijakan lain

c)

Proses berjalannya kebijkan di bidang sosial sulit untuk diamati

d)

Tidak ada metode evaluasi

35.

Pemberian tarif pajak yang lebih rendah untuk wajib pajak yang mengikuti program tax amnesty di tahap awal adalah bentuk kebijakan yang menggunakan sarana kebijakan:

a)

Kekuasaan

b)

Insentif

c)

Pengembang kemampuan

d)

Simbolis

36.

Kerentanan kebijakan publik terjadi karena 3 hal, kecuali:

a)

Vested actor

b)

Dominasi kelompok tertentu

c)

Proses penyusunan kebijakan tidak tepat

d)

Kondisi politik dan sosial ekonomi