wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Agama Buddha

Total questions: 70

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai pusat pengajaran agama Buddha. Hal ini diceritakan oleh seorang pandita Buddha bernama I-Tsing yang berasal dari China dan pernah tinggal di Palembang. Di kerajaan Sriwijaya juga terdapat Perguruan Tinggi Agama Buddha dengan mahaguru yang terkenal yaitu bernama Sakyakirti.

Faktor yang mempengaruhi kerajaan Sriwijaya menjadi pusat pengajaran agama Buddha berdasarkan narasi di atas, adalah ….

a)

Sriwijaya menjadi rumah bagi sarjana Buddha dari berbagai negara dan berkumpul membahas agama Buddha 

b)

Sriwijaya sebagai tempat persinggahan bagi mereka yang akan belajar agama Buddha

c)

Sriwijaya banyak dipengaruhi Budaya India Hindu dan Buddha

d)

Sriwijaya menarik banyak peziarah dan sarjana dari negara-negara di Asia

e)

Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan besar di Sumatera memberikan pengaruh besar terhadap agama Buddha  

2.

Agama Buddha pernah mencapai zaman kejayaan pada masa kerajaan Mataram Kuno, Sriwijaya dan Majapahit. Namun setelah runtuhnya kerajaan Majapahit akibat perebutan kekuasaan oleh Raden Patah (putra raja Prabu Brawijaya) Agama Buddha pun mengalami masa gelap di nusantara. Salah satu hal yang menyebabkan agama Buddha mengalami masa gelap di nusantara ialah …

a)

Serangan Kerajaan Islam Demak

b)

Terjadinya pemaksaan pindah agama

c)

Banyak yang tidak mengerti Dharma

d)

Runtuhnya candi-candi Hindu Buddha

e)

Sinkretisme ajaran Hindu dan Islam

3.

Perhatikan narasi berikut ini.

Beliau adalah seorang tokoh yang awalnya tidak tertarik dengan Agama Buddha. Perkenalan dengan Buddha Dhamma mulai mendalam ketika pergi ke Watu Gong Semarang dalam rangka perayaan Buddha Jayanti pada tahun 1956. Pada tahun 1972 bersama dengan 5 orang Bhikkhu lainnya mendirikan Sangha Indonesia. Pada tahun 1976 memisahkan diri dan mendirikan Sangha Theravada Indonesia. Pada tahun 1985 – 1989 Beliau menjadi Wakil Presiden Sangha sedunia, tahun 1986 – 1992 menjadi ketua umum WALUBI. Beliau juga sebagai pencipta lagu–lagu Buddhis. Tokoh yang digambarkan dalam narasi di atas bernama ....

a)

Ong Kie Tjay

b)

Bhikkhu Ashin Jinarakkhita

c)

Bhikkhu Girirakkhito 

d)

Bhikkhu Sri Pannavaro

e)

Oka Diputera

4.

Timbulnya agama di dunia adalah untuk menghindari terjadinya kekacauan, pandangan salah yang terjadi pada waktu dan tempat yang berbeda, guna mendapatkan suatu kehidupan yang sejahtera dan kebahagiaan tertinggi. Pencapaian kebahagiaan tertinggi dalam agama Buddha disebut….

a)

 Sorga

b)

Dewa

c)

Brahma

d)

Nibbana

e)

Ketenangan

5.

Suatu paham atau doktrin yang mengajarkan bahwa kebenaran itu hanya milik salah satu agama, golongan, kelompok, dan aliran tertentu. Selain dari itu adalah salah.

Paham tersebut adalah ...

a)

Pluralisme

b)

Eklusivisme

c)

Inklusivisme

d)

Universalisme

e)

Toleransi

6.

Paham ini tidak menyamakan paham ajaran, tetapi menerima kebenaran agama sendiri tanpa menolak adanya kebenaran dari agama lainnya. 

Diluar agamanya sendiri terdapat kebenaran yang juga baik untuk diperhatikan

Paham tersebut adalah ...

a)

Pluralisme

b)

Eklusivisme

c)

Inklusivisme

d)

Universalisme

e)

Toleransi 

7.

Berikut ini yang bukan ciri-ciri dari paham eklusivisme adalah ...

a)

Bersikap fanatik

b)

Tidak memiliki toleransi terhadap agama lain

c)

Menghargai agama orang lain

d)

Tidak menghargai agama orang  lain

e)

Mengancam kemajemukan

8.

Siapakah tokoh dalam Buddhisme yang terkenal dengan prasasti Kalingga XXII yang mencerminkan toleransi dalam umat beragama ...

a)

Raja Pasenadi

b)

Raja Bimbisara

c)

Raja Ajatasattu

d)

Raja Ashoka

e)

Raja Vattagamanbhaya

9.

Perhatikan penggalan paritta berikut ini “Buddhaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi, Dhammaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi, Saṅghaṁ Saraṇaṁ Gacchāmi. Penggalan parittā tersebut adalah bagian dari ....

a)

Maṅgala Sutta

b)

Buddhānussati

c)

Saccakiriya Gāthā

d)

Saraṇagamana Pāṭha

e)

Pubbabhāganamakkāra

10.

Sammāsambuddha adalah seseorang yang mampu mencapai pencerahan agung  (Bodhi) dengan usahanya sendiri, tanpa bantuan makhluk lain dan mampu mengajarkan Ajaran-Nya untuk kebahagiaan semua makhluk. Arti kata Buddha adalah ....

a)

Yang Terberkahi

b)

Yang Maha Suci

c)

Yang Bijaksana

d)

Yang Maha Tahu

e)

Yang Sadar

11.

Perhatikan pernyataan berikut ini: : Saṅgha tidak akan menetapkan hal-hal yang perlu dihapus dan hal-hal yang harus dilaksanakan, tidak akan menambah yang telah ada, serta menunjuk YA Bhikkhu Upāli untuk mengulang Vinaya dan YA Bhikkhu Ānanda untuk mengulang Dhamma nan mulia. Pernyataan-pernyataan di atas merupakan hasil Sidang Saṅgha yang ke ....

a)

Sidang Saṅgha I

b)

Sidang Saṅgha II

c)

Sidang Saṅgha III

d)

Sidang Saṅgha IV

e)

Sidang Saṅgha V

12.

Kitab suci Agama Buddha bersumber pada dua bahasa yaitu ...

a)

Sankrit dan Pali

b)

Sankrit dan Devanagari

c)

Pali dan Devanagari

d)

Pali dan Kawi

e)

Kawi dan Devanagari

13.

Kitab suci Agama Buddha yang berisi tentang peraturan-peraturan Kebhikkhuan adalah 

a)

Dhammapada

b)

Cariyapitaka 

c)

Buddhavamsa

d)

Sutta Pitaka 

e)

Vinaya Pitaka

14.

Pada sidang Sangha ke berapa Abhidhamma diulang tersendiri, sehingga istilah Tipitaka menjadi lengkap (Vinaya, Sutta dan Abhidhamma)

a)

Sidang Sangha I

b)

Sidang Sangha II

c)

Sidang Sangha III

d)

Sidang Sangha IV

e)

Sidang Sangha V

15.

Pada sidang Sangha I, Dhamma dan Vinaya diulang dengan tujuan untuk menjaga kemurnian Ajaran Buddha supaya tetap murni, kuat dan melebihi ajaran-ajaran lainnya. Pada saat itu YA Bhikkhu Ananda mengulang ...

a)

Vinaya

b)

Dhamma 

c)

Abhidhamma

d)

Vinaya dan Dhamma

e)

Vinaya dan Abhidhamma

16.

Pada sidang Sangha II, Sangha terpecah menjadi dua kelompok. Kelompok yang berusaha mengubah Vinaya dan kelompok yang tetap mempertahankan Vinaya.

Kelompok yang mengubah Vinaya dikenal dengan nama ...

a)

Sthaviravada

b)

Theravada

c)

Mahasangika

d)

Mahayana

e)

Buddhayana

17.

Pada tahun 308 SM Raja Ashoka mensponsori Sidang Sangha III dengan tujuan untuk membersihkan Sangha dari susupan Bhikkhu gadungan serta melindungi Ajaran Buddha dari kaum sesat. Dengan dipimpin oleh YA Bhikkhu Tissa Mogaliputta, Sidang Sangha diadakan di Asokarama di kota Pataliputta. Saat ini kota Pataliputta dikenal dengan nama ...

a)

Varanasi

b)

Mandalay

c)

Mandalay

d)

Patna

e)

Sahet Maheth

18.

Pada Sidang Sangha III, Raja Ashoka mengirimkan misonaris ke luar India dengan tujuan menyebarkan lebih luas Ajaran Buddha. Misionaris yang dikirim ke luar India salah satunya adalah Putra putrinya, yaitu:

a)

Bhikkhu Sariputta dan Bhikkhuni Khema

b)

Bhikkhu Moggalana dan Bhikkhuni Uppalavana

c)

Bhikkhu Ananda dan Bhikkhuni Pajapati

d)

Bhikkhu Culapanthaka dan Bhikkhuni Patacara

e)

Bhikkhu Mahinda dan Bhikkhuni Sanghamitta

19.

Pada sidang Sangha ke berapakah Kitab suci Tipitaka untuk pertama kali diwariskan dalam bentuk tulisan ...

a)

Sidang Sangha I

b)

Sidang sangha II

c)

Sidang sangha III

d)

Sidang sangha IV

e)

Sidang Sangha V

20.

Kitab suci Tipitaka pertama kali dituliskan dengan menggunakan media ...

a)

Kertas

b)

Prasasti

c)

Daun lontar

d)

Daun teratai

e)

Daun Bodhi

21.

DI negara manakah Sidang Sangha V diadakan ...

a)

Sri Lanka

b)

Myanmar

c)

Thailand

d)

India 

e)

Laos

22.

Pada tahun 308 SM Raja Ashoka mensponsori Sidang Saṅgha III dengan tujuan untuk membersihkan Saṅgha dari susupan bhikkhu gadungan serta melindungi Ajaran Buddha dari kaum sesat. Bertempat di Ashokārāma Pataliputta, Sidang Sangha ini dipimpin oleh ....

a)

YA Bhikkhu Jagarabhivamsa

b)

YA Bhikkhu Tissa Mogaliputta

c)

YA Bhikkhu Sabbakami

d)

YA Bhikkhu Mahākassapa

e)

YA Bhikkhu Revata

23.

Kitab suci Tipiṭaka yang membahas hal-hal yang berkenaan dengan istana-istana indah di alam surga serta kebajikan-kebajikan yang dilakukan oleh orang-orang yang menyebabkan kelahiran di alam surga para deva adalah ....

a)

Dhammapada

b)

Vimānavatthu

c)

Petavatthu

d)

Cariyāpitaka

e)

Buddhavaṁsa 

24.

Pañca Niyama (Dhammaniyama) adalah hukum tertib kosmis yang mengatur segala hal yang terdapat di semesta. Berbagai fenomena alam dan kehidupan yang terjadi di semesta merupakan akibat dari proses kerja hukum tertib kosmis. Pañca Niyama bukanlah ciptaan Yang Maha Suci Buddha ataupun makhluk adikuasa manapun, Buddha menemukannya dan mengajarkannya kepada manusia dan dewa supaya mereka yang memahaminya terhindar dari pandangan keliru. Hukum tertib kosmis yang berkaitan dengan tumbuh-tumbuhan (botani) serta pembenihan adalah ....

a)

Utu Niyama

b)

Bija Niyama

c)

Kamma Niyama

d)

Citta Niyama

e)

Dhamma Niyama

25.

Persembahan puja terbagi menjadi dua yakni amisa puja yaitu pemujaan atau penghormatan dengan persembahan materi dan paṭipatti puja yaitu pemujaan atau penghormatan dengan melaksanakan ajaran Buddha Dharma. Contoh yang sesuai untuk praktik paṭipatti puja adalah ....

a)

Mengikuti upacara pujabhatti di Vihāra

b)

Derma makan untuk Bhikkhu Saṅgha

c)

Persembahan bunga di altar Yang Maha Suci Buddha

d)

Praktik fangshen, melepaskan satwa ke tempat yang mendekati habitatnya

e)

Praktik Pañcasīlasikkhā yang berlandaskan pada pandangan benar

26.

Āsāļha puja adalah hari raya umat Buddha yang memperingati khutbah pertama Yang Maha Suci Buddha kepada Pañcavaggiya yang berjudul Dhammacakkappavattana Sutta. Āsāļha puja diperingati antara bulan Juli – Agustus. Bagi para Bhikkhu, āsāļha puja merupakan pertanda dimulainya ....

a)

Menerima dana Kaṭhina pada keesokan harinya

b)

Hari Māgha puja pada keesokan harinya

c)

Praktik piṇḍapātta pada keesokan harinya

d)

Dimulainya masa Vassa pada keesokan harinya

e)

Pembacaan Pātimokha pada keeokan harinya

27.

Tirokuḍḍa sutta adalah khutbah Yang Maha Suci Buddha tentang pelimpahan jasa kepada sanak keluarga yang telah meninggal. Hari berdana umat Buddha kepada leluhur serta makhluk-makhluk yang terlahir di alam menderita melalui pelimpahan jasa yang dilaksanakan di Vihāra atau Cetiya adalah ....

a)

Hari Māgha puja

b)

Hari Kaṭhina

c)

Hari Ulambana

d)

Hari Vesākha

e)

Hari  Kaṭhina

28.

Berikut ini hal yang bukan merupakan syarat suatu Vihara menyelenggarakan hari Kathina Puja adalah ...

a)

Jumlah Bhikkhu paling sedikit lima orang Bhikkhu

b)

Kathina Puja dilaksanakan bersamaan dengan hari Uposatha

c)

Membuat suatu dewan panitia khusus

d)

Upacara Kathina hanya boleh diadakan pada waktunya

e)

Satu Vihara hanya boleh mengadakan upacara Kathina satu kali setahun

29.

Pernyataan berikut yang tidak ada di dalam Caturangga Sanipata adalah ...

a)

Bhikkhu yang hadir adalah Ehi-Bhikkhu

b)

Buddha membabarkan Ovada Patimokkha

c)

Lengkaplah Tiratana

d)

Bhikkhu yang hadir semuanya adalah Arahat

e)

Mereka hadir tanpa temu janji terlebih dahulu

30.

Arti dari Ovada Patimokkha adalah ...

a)

Berputarnya roda Dhamma

b)

Pertemuan besar dengan empat faktor

c)

Jalan Mulia Berunsur Delapan

d)

Prinsip-prinsip dasar Ajaran Buddha

e)

Jalan Tengah

31.

Arti dari masa Vassa adalah ...

a)

Musim Hujan

b)

Musim Dingin

c)

Musim Panas

d)

Musim Kemarau 

e)

Musim Semi

32.

Hari Ulambana adalah hari berdana kepada leluhur dan makhluk-makhluk yang menderita dengan pelimpahan jasa. Di Sutta manakah Buddha membabarkan tentang pelimpahan jasa kepada sanak keluarga yang telah meninggal ...

a)

Brahmajala Sutta

b)

Kutadanta Sutta

c)

Manggala Sutta

d)

Tirokudda Sutta

e)

Metta Sutta

33.

Jumlah Sila yang dilaksanakan Bhikkhu dalam Patimokkha Samvara Sila adalah ...

a)

348 Sila

b)

250 Sila

c)

227 Sila

d)

10 Sila

e)

8 Sila

34.

Sila menunjukkan kemampuan seseorang untuk menghindarkan diri dari tiga hal berikut, yaitu menghindarikan diri dari mengucapkan ucapan yang tidak benar dengan mengembangkan ucapan benar (Sammā Vācā). Menghindarikan diri dari melakukan perbuatan yang tidak benar dengan mengembangkan perbuatan benar (Sammā Kammanta). Menghindarkan diri dari menjalankan penghidupan yang tidak benar dengan cara menjalankan penghidupan benar (Sammā Ājīva). Berikut ini praktik yang menunjukkan sammā ājīva adalah ....

a)

Tidak berbohong

b)

Tidak berkata kasar

c)

Tidak melukai makhluk hidup

d)

Tidak mengambil barang yang diberikan

e)

Menghindari diri dari lima pekerjaan yang tidak dianjurkan

35.

Unsur Sila dalam Ariya Atthangika Magga adalah...

a)

Samma Vaca, Samma Kammanta dan Samma Ditthi

b)

Samma Vaca, Samma Kammanta dan Samma Sankappa

c)

Samma Vaca, Samma Kammanta dan Samma Samadhi

d)

Samma Vaca, Samma Kammanta dan Samma Ajiva

e)

Samma Vaca, Samma Kammanta dan Samma Vayama

36.

Buddhagosa menafsirkan Sila dalam Kitab yang berjudul...

a)

Saddharmapundarika Sutta

b)

Digha Nikaya

c)

Visuddhimagga 

d)

Lankavatara Sutta

e)

Sukhavativyuha

37.

Dua hal ini disebut sebagai pelindung dunia (Lokapaladhamma) yaitu rasa malu melakukan hal-hal tercela dan rasa takut menerima akibat dari melakukan perbuatan tercela. Dua hal tersebut adalah ....

a)

Mettā dan Karuṇā

b)

Samatha dan Vipassana

c)

Sīla dan Bhavana

d)

Sati dan Sampajañña

e)

Hiri dan Ottappa

38.

Dalam Hukum Kebenaran Mulia tentang sebab-sebab Dukkha, dikatakan sebab Dukkha adalah Tanha. Berikut ini yang merupakan pengertian berupa keinginan rendah akan ketidakberlangsungan  adalah 

a)

Kama Tanha

b)

Kamma Tanha

c)

Karma Tanha

d)

Bhava Tanha

e)

Vibhava Tanha

39.

Dalam khotbah pertama Buddha yaitu Dhammacakkappavathana Sutta, Buddha mengajarkan tentang Cattari Ariya Saccani yaitu hukum kebenaran yang berkenaan tentang Empat Kebenaran Mulia. Kebenaran mulia yang kedua dari Cattari Ariya Saccani adalah ...

a)

Kebenaran Mulia tentang Dukkha

b)

Kebenaran Mulia tentang sebab-sebab Dukkha

c)

Kebenaran mulia tentang terhentinya Dukkha

d)

Kebenaran mulia tentang jalan menuju terhentinya Dukkha

e)

Kebenaran Mulia tentang jalan tengah

40.

Perhatikan penggalan Pañcasīlasikkhā berikut ini: “Musavada veramaṇī, sikkhāpadaṁ samādiyāmi” Arti dari penggalan sikkhā tersebut adalah ....

a)

Aku bertekad melatih diri menghindari diri dari melukai makhluk hidup

b)

Aku bertekad melatih diri menghindari diri dari mengambil barang yang tidak diberikan

c)

Aku bertekad melatih diri menghindari diri dari menghindari perbuatan zina

d)

Aku bertekad melatih diri menghindari diri dari ucapan bohong

e)

Aku bertekad melatih diri menghindari diri dari perbuatan tidak suci

41.

Korupsi merupakan perilaku tercela, yang melewati batas norma dalam Buddhisme dan telah melanggar sila atau aturan kemoralan. Pelanggaran sila dari Pancasila Buddhis merupakan sila ke ....

a)

Satu

b)

Dua

c)

Tiga

d)

Empat

e)

Lima

42.

Aṭṭhasīla adalah sīla yang dipraktikkan pada hari uposattha. Hari uposattha jatuh pada tanggal 1, 8, 15, dan 23 pada penanggalan lunar. Praktik sīla berikut ini yang menyatakan tekad untuk menghindari makan di waktu yang tidak tepat adalah ....

a)

Abrahmacariyā veramaṇī, sikkhāpadaṁ samādiyāmi

b)

Vikāla-bhojanā veramaṇī, sikkhāpadaṁ samādiyāmi

c)

Naccagīta-vādita-visūkadassanā veramaṇī, sikkhāpadaṁ samādiyāmi

d)

Jātarūpa-rajata-paṭiggahanā veramaṇī, sikkhāpadaṁ samādiyāmi

e)

Uccāsayana-mahāsayanā veramaṇī, sikkhāpadaṁ samādiyāmi

43.

Hukum kebenaran bersifat mutlak, yang berlaku kepada siapa saja, mengatasi waktu, tempat, sasaran, dan keadaan. Hukum kebenaran berupa Cattāri Ariya Saccāni atau empat kebenaran mulia, pertama kali disampaikan oleh Yang Maha Suci Buddha dalam khutbah-Nya ....

a)

Anattalakkhaṇa Sutta

b)

Brahmajāla Sutta

c)

Dhammacakkappavattana Sutta

d)

Mahaparinibbāna Sutta

e)

Mahasatipatthanā Sutta

44.

Buddhaghosa dalam kitab Visudhimagga memberikan empat penafsiran mengenai sila, dimana salah satunya adalah dengan melaksanakan lima jenis pengendalian diri. Salah satu dalam lima pengendalian diri adalah dalam hal kesabaran yang dalam bahasa Pali disebut . . . .

a)

Pathimokha samvara

b)

Sati  samvara

c)

Nana samvara

d)

Khanti samvara

e)

Viriya samvara

45.

Perhatikan petikan sutta berikut ini “Apakah Tathagata muncul di dunia ini atau tidak, Dhamma tetap ada”. Petikan sutta tersebut menrupakan petikan dari sutta ....

a)

Brahmavihārapharaṇā

b)

Kūṭadanta Sutta

c)

Karaṇīyamettā Sutta

d)

Dhammapada syair 185

e)

Dhammaniyāma Sutta

46.

Kamma berarti tindakan atau perbuatan, semua tindakan yang disengaja, baik melalui mental (pikiran), verbal (ucapan) maupun fisik (tindakan) dianggap sebagai kamma.. Semua tindakan yang didasari kehendak (cetanā) baik dan buruk disebut kamma. Kusala kamma artinya perbuatan baik, sedangkan akusala kamma adalah perbuatan buruk. Sebab atau akar dari kusala kamma adalah ....

a)

Mana – Uddhacca – Avijjā

b)

Sīla – Samādhi – Pañña

c)

Dāna – Sīla – Bhāvanā

d)

Lobha -  Dosa - Moha

e)

Alobha - Adosa – Amoha

47.

Seseorang yang melaksanakan atau mempraktikkan pengembangan batin dengan sungguh-sungguh (Samatha Bhāvanā) sehingga mencapai jhāna, maka kelahiran berikutnya ia akan terlahir di alam Brahma. Perbuatan tersebut termasuk kamma ....

a)

Diṭṭhadhammavedanīya kamma

b)

Uppajavedanīya kamma

c)

Aparāparabedanīya kamma

d)

Apāripākkadiṭṭhadhammavedanīya kamma

e)

Ahosi kamma

48.

Kamma (Pāḷi), karma (Sansekerta) adalah hukum sebab akibat tentang perbuatan, artinya setiap perbuatan yang dilakukan selalu menimbulkan akibat/buah. Kamma dapat dilakukan melalui tiga saluran, yaitu tindakan, ucapan dan pikiran. Perbuatan berikut yang termasuk Kusala Mano Kamma adalah ....

a)

Praktik Dhammasavaṇa di Vihāra

b)

Donor darah

c)

Berdana buku pelajaran ke panti asuhan

d)

Membagikan buku paritta

e)

Praktik vipassana bhāvanā

49.

Seseorang yang menderita kecanduan narkoba akan senantiasa memiliki keinginan untuk mengonsumsi obat-obat tersebut. Apabila terputus obatnya maka ia akan merasa menderita.  Berikut ini yang termasuk upaya untuk mencegah kecanduan akan narkoba adalah ....

a)

Bergaul dengan teman yang gemar praktik hidup vegan

b)

Bergaul dengan teman yang melatih diri dengan praktik pengembangan batin (bhāvanā)

c)

Bergaul dengan teman yang gemar praktik pujabhatti di Vihāra

d)

Bergaul dengan teman yang gemar mengikuti donor darah

e)

Bergaul dengan teman yang gemar menjadi sukarelawan dalam penanggulangan bencana

50.

Tawuran merupakan perkelahian secara massal yang dilakukan secara beramai-ramai antara kelompok pelajar satu dengan kelompok pelajar lainnya. Tawuran perkelahian pelajar seolah menjadi budaya yang sering dilakukan kalangan pelajar. Hal-hal kecil bisa menyulut pertengkaran individual yang berlanjut menjadi amarah, memprovokasi keadaan dan terjadilah perkelahian massal dan tak jarang dalam tawuran melibatkan penggunaan senjata tajam. 

Sebagai generasi penerus bangsa, sudah semestisnya pelajar menghindarkan diri dari budaya tawuran pelajar, karena berdampak merugikan bukan hanya diri sendiri tetapi juga lingkungan dan masyarakat. 

Di bawah ini, cara yang paling sesuai bagi pelajar untuk menghindarkan diri dari budaya tawuran adalah ....

a)

junjung tinggi solidaritas antar pertemanan di sekolah. Ikut berjuang bersama teman saat anggota kelompoknya diganggu.

b)

jangan mudah terprovokasi. Teliti, cermati dan gali setiap informasi yang kita dengar dan kita lihat, sebelum mengambil tindakan terhadap permasalahan tersebut.

c)

tak segan angkat senjata saat ada informasi pelajar lain yang mau menyerang sekolah kita

d)

menjalin komunikasi yang baik antara senior dan junior di sekolah. Laksanakan perintah senior sekalipun perintah tersebut bersifat destruktif.

e)

bekerjasama dengan sesama pelajar untuk mencari jalan terbaik untuk bisa bolos sekolah.

51.

Salah satu cara terbaik menghindari pergaulan bebas adalah dengan menghindari sahabat palsu, bergaulah dengan sahabat baik. Pernyatan mengenai sahabat yang baik (kalyāṇamitta) dapat dtemukan pada khutbah ...

a)

Brahmajāla Sutta

b)

Kūṭadanta Sutta

c)

Maṇgala Sutta

d)

Siglovāda Sutta

e)

Karaṇīyametta Sutta

52.

Manusia seutuhnya adalah manusia yang sejahtera secara materi (lahir) dan memiliki moral sebagai manusia dengan moral bersusila (batin). Berikut upaya terbaik untuk menjadi manusia seutuhnya adalah ....

a)

Mengafal kitab suci

b)

Praktik puasa pada aṭṭhasīla selama sebulan

c)

Praktik pabbaja setiap akhir tahun

d)

Praktik sīlā, samādhi dan pañña

e)

Aktif mengkuti kegiatan fangshen

53.

Perhatikan hal – hal di bawah ini. Yang bukan merupakan syarat dalam melaksanakan meditasi adalah ....

a)

meditator harus menjaga kesehatan fisiknya sebelum dan sesudah meditasi.

b)

meditator mempersiapkan tempat yang tenang dan tidak banyak gangguan

c)

untuk meditator pemula sebaiknya menggunakan waktu pagi hari saat kondisi badan segar dan kondisi batin lebih jernih.

d)

meditator pemula sebaiknya mencari guru yang berpengalaman untuk menunjukkan praktek meditasi yang benar.

e)

meditator memiliki semangat yang kuat sehingga tidak lengah untuk melaksanakan meditasi bahkan saat kondisi fisik sedang tidak prima sekalipun.

54.

Bhāvanā adalah pengembangan batin atau pemusatan pikiran pada satu objek. Pengembangan batin yang bertujuan pada pandangan terang adalah ....

a)

Mettā Bhāvanā

b)

Karunā Bhavana

c)

Samatha Bhāvanā

d)

Vipassana Bhāvanā

e)

Anapanasati 

55.

Seseorang yang telah melakukan meditasi pandangan terang (Vipassana Bhavana) dengan benar akan mendapatkan hasil dengan memiliki  Namarupa Pariccheda Nana yang artinya . . . .

a)

pengetahuan mengenai sebab dan akiba

b)

pengetahuan mengenai anicca, dukkha dan anatta

c)

pengetahuan mengenai ketakutan dan kekhawatiran

d)

pengetahuan mengenai ketakutan dan kekhawatiran

e)

pengetahuan tentang untuk membedakan jasmani dan batin

56.

Vipassana berarti menyadari dan mengamati setiap timbul dan lenyapnya nama dan rupa secara berkesinambungan. Vipassana Bhāvanā bertujuan mengembangkan batin untuk mencapai pandangan terang. Dalam Vipassana Bhāvanā terdapat ... objek meditasi

a)

40 Objek meditasi

b)

41 Objek meditasi

c)

8 Objek Meditasi

d)

5 Objek Meditasi

e)

4 Objek meditasi

57.

Dalam Buddhisme terdapat 31 alam kehidupan, yaitu Kāma-loka, Rūpa-loka dan Arūpa-loka.  Kāma-loka adalah alam kehidupan yang makhluknya masih terikat dengan nafsu indera. Kelompok alam ini berjumlah ....

a)

4 alam kehidupan

b)

11 alam kehidupan

c)

16 alam kehidupan

d)

20 alam kehidupan

e)

24 alam kehidupan

58.

Berikut contoh-contoh kelompok hewan Catupada yang benar adalah ....

a)

Kucing, Keledai dan Gajah

b)

Ikan, Ular dan Lintah

c)

Angsa, bebek dan Itik

d)

Udang, Laba-laba dan Belalang

e)

Kuda, Komodo dan Orangutan

59.

Apāya Bhūmi adalah alam yang menderita, makhluk yang ada di alam kehiduoan ini tidak memiliki kesempatan untuk melakukan kebajikan. Berikut ini yang bukan termasuk ke dalam alam apāya bhūmi adalah ....

a)

Nirāya  Bhūmi

b)

Tiracchāna Bhūmi

c)

Peta  Bhūmi

d)

Asurakāya Bhūmi

e)

Manussa Bhūmi

60.

Makhluk yang tinggal di alam Rupaloka dan Arupaloka adalah ...

a)

Deva

b)

Brahma

c)

Bodhisatta

d)

Yakkha

e)

Gandhaba

61.

Kehancuran semesta dalam pandangan Buddhisme terdapat dalam sutta ....

a)

Mahaparinibbana Sutta

b)

Suriya Sutta

c)

Kalama Sutta

d)

Ratana Sutta

e)

Karaniya Metta Sutta

62.

Sotāpanna diartikan sebagai pemasuk arus. Arus yang dimaksud adalah arus Nibbana. Seseorang yang telah mencapai tingkat kesucian sotāpanna paling banyak akan terlahir tujuh kali lagi sebelum merealisasikan pencerahan Arahat. Seorang sotāpanna telah meleyapkan ... belenggu batin.

a)

3

b)

5

c)

7

d)

9

e)

10

63.

Sasaṅkhāra-parinibbāyi adadalah anāgāmī yang merealisasikan kesucian Arahat dengan usaha-usaha yang keras. Anāgāmī yang memiliki konsentrasi (samādhi) yang kuat terlhir di alam ....

a)

Avihā

b)

Attapā

c)

Suddasā

d)

Suddasi

e)

Akaniṭṭhā

64.

Makhluk-makhluk yang masih diliputi oleh nafsu indrawi secara doniman dan terikat indra-indra yang masih diliputi oleh kebencian, keserakahan dan kebodohan merupakan makluk-makhluk yang berada di . . .

a)

Arupa Bhumi

b)

Rupa Bhumi

c)

Kama Bhumi

d)

Apaya Bhumi

e)

Duggati Bhumi

65.

Berikut ini yang merupakan objek meditasi pandangan terang adalah ...

a)

Dhammanupassana Satipathana

b)

Kayagatasati 

c)

Kayagatasati 

d)

10 Asubha

e)

4 Kasina

66.

Menurut Ajaran  Buddha, bumi kita ini hanya merupakan salah satu titik kecil saja di alam semesta, sehingga bumi bukan merupakan satu-satunya tempat kehidupan bagi makhluk, juga bukan manusia dan hewan saja yang merupakan makhluk yang hidup di bumi ini. Disebutkan dalam Abhibha, Ānanda Vagga, Aṅguttara Nikāya, bahwa ada milyaran tata surya di alam semesta ini, dan di setiap tata surya terdapat bumi, sehingga dalam setiap alam semesta terdapat banyak sekali makhluk hidup. Menurut teori manusia mula-mula di Agañña Sutta, makhluk pertama bertumimbal lahir dari alam ....

a)

Ābhassara

b)

Parittasubhā

c)

Kūṭadanta Sutta

d)

Vehaphala

e)

Tusitā

67.

Dalam Pancakkhandha, kelompok perasaan yang timbul sebagai akibat antara kontak-kontak dengan indera adalah ...

a)

Vedanakkhandha

b)

Sannakkhandha

c)

Sankharakkhandha

d)

Vinnanakkhandha

e)

Rupakkhandha

68.

Dalam Pancakkhandha, kelompok kesadaran yang timbul akibat indera mengadakan kontak dengan objek yang sesuai adalah ...

a)

Vedanakkhandha

b)

Sannakkhandha

c)

Sankharakkhandha

d)

Vinnanakkhandha

e)

Rupakkhandha 

69.

Dalam Bahasa Pali,  arti kata“Manussa” adalah ...

a)

Makhluk yang berpikiran luhur

b)

Makhluk yang berpikiran baik

c)

Makhluk yang beraklak lurus

d)

Makhluk yang mulia

e)

Makhluk yang bermoralitas

70.

Kehancuran alam semesta dalam pandangan ajaran Yang Maha Suci Buddha terdapat dalam Surīya Sutta. Menurut Suriya Sutta, kehancuran bumi ditandai dengan munculnya matahari ke dua. Dua Matahari yang saling mengorbit satu sama lain dalam satu sistem tata surya. Di Galaksi Bimasakti, terdapat banyak Tata Surya yang di dalamnya memiliki dua atau lebih bintang yang saling mengorbit, contohnya sistem bintang biner Alpha Centaury (Alpha Centaury A dan Alpha Centaury B). Menurut Suriya Sutta saat matahari ke lima muncul, yang terjadi pada bumi adalah ....

a)

Dunia menjadi gas

b)

Maha samudera surut

c)

Sungai dan danau kecil surut

d)

Semua danau besar surut

e)

Siang dan malam tidak bisa dibedakan