NEW
Font size
WorksheetsUAS Farmakokinetika Terapan 26 04 2022
Total questions: 60
Worksheet time: 35mins
Apakah indikasi lithium? 1. Antidepresi, 2. Gangguan bipolar, 3. Mengurangi keinginan bunuh diri, 4. Maniak.
Pernyataan 1,2,3 benar
Penryataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Bagaimanakah mekanisme kerja lithium?
Mengatur keseimbangan natrium dalam sel otak
Mengatur keseimbangan kalium dalam sel otak
Mengatur keseimbangan kalsium dalam sel otak
Mengatur keseimbangan glutamat dalam sel otak
Mengatur keseimbangan magnesium dalam sel otak
Fungsi hati perlu diperhitungkan dalam pemberian lithium SEBAB Obat ini terutama diekresikan melalui hati.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benarm tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salahm 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Penurunan sedikit saja kadar lithium dalam darah akan menggagalkan terapi SEBAB Ia termasuk obat dengan indeks terapi sempit.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan.
Pernyataan 1 dan 2 benar tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Peningkatan sedikit saja kadar lithium dalam darah akan menyebabkan keracunan SEBAB hampir seluruh ekresinya melalui ginjal.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Dosis lithium pada pasien gangguan fungsi ginjal berat perlu diturunkan SEBAB obat ini mempunyai indeks terapi sempit.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Dosis lithium pada pasien gangguan fungsi hati berat perlu diturunkan SEBAB obat ini mempunyai indeks terapi sempit dan diekresikan terutama melalui hati.
Pernyatan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Pada penggunaan diuretik tiazid bersama lithium akan memperlambat klirens lithium SEBAB terjadi peningkatan reabsorpsi natrium di tubulus ginjal.
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Ekresi lithium akan berkurang pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal SEBAB Obat tersebut diekresikan terutama melalui ginjal.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernytaan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
T 1/2 eliminasi lithium akan menjadi lebih singkat pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal SEBAB Obat tersebut diekresikan terutama melalui ginjal
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Ekresi lithium akan meningkat pada penderita dengan gangguan fungsi hati SEBAB Obat tersebut diekresikan terutama melalui hati.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah.
Klirens lithium akan lambat pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal SEBAB Obat tersebut diekresikan terutama melalui ginjal
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 salah, tidak berhubungan
Pernytaan 1 benar, 2 salah
Pernyataaan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Seorang pasien laki-laki, 70 tahun, 58 kg, kreatinin serum 5,9 mg/dL. Hitunglah bersihan kreatinin pada pasien tersebut!
7,6 mL/menit
8,6 mL/menit
9,6 mL/menit
10,6 mL/menit
11,6 mL/menit
Seorang pasien perempuan, 70 tahun, 58 kg, kreatinin serum 5,9 mg/dL. Hitunglah bersihan kreatinin pada pasien tersebut!
5,1 mL/menit
6,1 mL/menit
7,1 mL/menit
8,1 mL/menit
9,1 mL/menit
Seorang pasien perempuan, 70 tahun, 58 kg, kreatinin serum 5,9 mg/dL. Tentukanlah tingkat keparahan gangguan fungsi ginjal pasien tersebut!
Level 1
(normal)
Level 2
(ringan)
Level 3
(sedang)
Level 4
(berat)
Level 5
(gagal ginjal)
Metabolisme obat menurun pada pasien geriatri SEBAB pada umumnya fungsi organ termasuk fungsi hati sudah menurun pada kelompok pasien tersebut.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Obat yang diberikan per oral lebih banyak diabsorpsi di lambung SEBAB dalam lambung obat asam lemah lebih mudah diserap.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Obat asam lemah susah diserap dalam usus SEBAB semua obat termasuk obat asam lemah lebih banyak diserap di usus.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Obat terikat protein plasma tidak bisa mencapai reseptor dalam jaringan SEBAB komplek obat protein berukuran sangat besar dan tidak bisa melewati membran sel.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2, salah
Ekresi obat melalui ginjal akan berkurang pada pasien geriatri SEBAB pada umumnya fungsi ginjal pasien geriatri sudah menurun.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan.
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar.
Pernyataan 1 dan 2 salah
Kadar obat bebas dalam serum pasien geriatri akan lebih rendah dibanding pasien dewasa muda SEBAB Kadar albumin serum pada geriatri sudah menurun.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Obat yang diberikan secara injeksi tidak akan mengalami metabolisme lintas pertama SEBAB obat masuk langsung ke dalam jaringan, dan/atau ke dalam darah.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2, salah
Obat yang sudah diekresikan ke dalam usus dari empedu, kemudian diserap kembali ke dalam darah, maka obat disebut mengalami siklus enterohepatik.
Betul
Salah
Bagaimanakah mekanisme kerja digoksin? 1. Menghambat pompa Na/K ATP0-ase, 2. Meningkatkan pertukaran natrium-kalsium intraselular, 3. Meningkatkan kadar kalsium intraseluler, 4. Meningkatkan kontraktilitas.
Pernyataan 1,2,3 benar
Pernyataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Apakah khasiat digoksin? 1. CHF, 2. Atrial fibrillation, 3. Atrial flutter, 4. Hipotensi.
Pernyataan 1,2,3 benar
Pernyataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Seorang pasien AH, 68 tahun, laki-laki dengan kondisi fungsi jantung normal diterapi dengan obat X. Volume distribusi obat X pada penderita normal adalah 50 L, Cpss yang dibutuhkan untuk mendapatkan efek terapi yang baik adalah 50 ng/mL, Clearance obat 100 mL/menit. Hitunglah dosis muatan obat X pada pasien tersebut secara injeksi IV Bolus!
1000 mg
1500 mg
2000 mg
2500 mg
3000 mg
Seorang pasien AH, 68 tahun, laki-laki dengan kondisi fungsi jantung normal diterapi dengan obat X. Volume distribusi obat X pada penderita normal adalah 50 L, Cpss yang dibutuhkan untuk mendapatkan efek terapi yang baik adalah 50 ng/mL, Clearance obat 100 mL/menit. Hitunglah dosis pemeliharaan obat X pada pasien tersebut secara injeksi infus!
0,1 mg /jam
0,2 mg/jam
0,3 mg/jam
0,4 mg/jam
0,5 mg/jam
Ekresi utama digoksin adalah melalui urin yang langsung berhubungan kecepatan filtrasi glomerolus.
Betul
Salah
Apakah obat antiepilepsi yang termasuk indeks terapi sempit? 1. Phenytoin, 2. Carbamazepine, 3. Asam valproat, 4. Phenobarbital.
Pernyataan 1,2,3 benar
Pernyataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Seorang pasien yang mengalami gangguan fungsi hati memiliki data kadar albumin total 2,5 g/dl. Kadar bilirubin 2,5 mg/dL, prothrombine time 4,5 detik, pasien mengalami asites sedang, dan ensefalohepatik sedang (grade III-IV). Hitunglah Child Pugh Score pasien tersebut.
9
10
11
12
13
Seorang pasien yang mengalami gangguan fungsi hati memiliki data kadar albumin total 2,5 g/dl. Kadar bilirubin 2,5 mg/dL, prothrombine time 4,5 detik, pasien mengalami asites sedang, dan ensefalohepatik sedang (grade III-IV). Berapa persenkah penurunan dosis obat tersebut, untuk mendapatkan terapi yang optimal?
10
15
25
35
50%
Apakah parameter fungsi hati yang digunakan dalam perhitungan Child-Pugh Score dari pernyataan berikut? 1. Kadar Protein, 2. Kadar bilirubin total dalam darah, 3. Kadar kreatinin dalam darah, 4. Kadar albumin total dalam darah.
Pernyataan 1,2,3 benar
Pernyataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Apakah parameter fungsi hati yang digunakan dalam perhitungan Child-Pugh Score dari pernyataan berikut? 1. Kadar Protein, 2. Kadar bilirubin total dalam darah, 3. Kadar kreatinin dalam darah, 4. Kadar albumin dalam darah.
Pernyataan 1,2,3 benar
Pernyataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Apakah parameter fungsi hati yang digunakan dalam perhitungan Child-Pugh Score dari pernyataan berikut? 1. Prothrombin time, 2. Kadar bilirubin total dalam darah, 3. Asites, 4. Kadar albumin total dalam darah.
Pernyataan 1,2,3 benar
Pernyataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Apa sajakah fungsi hati? 1. Sintesis protein, 2. Mengeluarkan garam NaCl, 3. Sintesis Vit K, 4. Mensintesis Vitamin C.
Pernyataan 1,2,3 benar
Pernyataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Apabila suatu obat yang terutama dimetabolisme di hati diberikan kepada pasien yang mengalami fungsi hati, maka klirens obat tersebut menjadi lebih cepat SEBAB hati berfungsi antar lain untuk mensintesis protein
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Seorang pasien yang mengalami gangguan fungsi hati mempunyai data kadar albumin total dalam darah 3 g/dL, Bilirubin total 3 mg/dl, Prothrombin time 5 detik, Asites sedang, dan Ensefalohepatik ringan atau grade 2. Hitunglah Child-Pugh Score pasien ini.
9
10
11
12
13
Seorang pasien yang mengalami gangguan fungsi hati mempunyai data kadar albumin total dalam darah 3 g/dL, Bilirubin total 3 mg/dl, Prothrombin time 5 detik, Asites sedang, dan Ensefalohepatik ringan atau grade 2. Berapa persenkah penurunan dosis pada pasien tersebut?
10 %
20 %
25 %
30 %
50 %
Waktu paruh eliminasi semua obat akan menjadi lebih panjang pada pasien yang mengalami gangguan fungsi hati.
Betul
Salah
Apasajakah obat antibiotik aminoglikosida yang mempunyai indeks terapi sempit? 1. Gentamisin, 2. Kanamisin, 3. Tobramisin, 4. Vankomisin.
Pernyataan 1,2,3 benar
Pernyataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Dosis kanamisin perlu diturunkan pada pasien gangguan fungsi hati SEBAB Obat tersebut terutama dieliminasi di hati.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyatan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Dosis gentamisin perlu diturunkan pada pasien gangguan fungsi ginjal SEBAB Obat tersebut terutama dieliminasi di ginjal.
Pernyataan 1 dan 2 benar, berhubungan
Pernyataan 1 dan 2 benar, tidak berhubungan
Pernyataan 1 benar, 2 salah
Pernyataan 1 salah, 2 benar
Pernyataan 1 dan 2 salah
Apasajakah obat antiepilepsi yang mempunyai indeks terapi sempit? 1. Fenitoin, 2. Karbamazepin, 3. Etoksibenzamid, 4. Luminal
Pernyataan 1,2,3 benar
Pernyataan 1, 3 benar
Pernyataan 2, 4 benar
Pernyataan 4 benar
Pernyataan 1,2,3,4 benar
Post antibiotic effect adalah efek antibiotika masih kuat walaupun kadar dalam darah sudah menurun.
Betul
Salah
Seorang pasien MH malnutrisi dan mengalami gangguan fungsi hati memiliki kadar albumin 10% lebih rendah dibandingkan pasien normal. MH menerima terapi warfarin di RSX. Diketahui ikatan obat-protein warfarin 99%. Seorang apoteker ingin menghitung persentase obat bebas pada pasien tersebut. Berapa kalilipatkah kadar warfarin bebas pada pasien tersebut dibandingkan pasien normal?
8 x
9 x
10 x
11 x
12 x
Seorang pasien perempuan berusia 70 tahun, bobot badan 58 kg, tinggi badan 156 cm, dan memiliki data kreatinin serum 5,9 mg/dL. Hitunglah kreatinin kliren pasien tersebut dalam mL/per menit.
8,1 mL/menit
9,1 mL/menit
10,1 mL/menit
11,1 mL/menit
12,1 mL/menit
Seorang pasien perempuan berusia 70 tahun, bobot badan 58 kg, tinggi badan 156 cm, dan memiliki data kreatinin serum 5,9 mg/dL. Tentukanlah tingkat keparahan gangguan fungsi ginjal pasien tersebut!
normal
ringan
sedang
berat
gagal ginjal
Seorang pasien perempuan berusia 70 tahun, bobot badan 58 kg, tinggi badan 156 cm, dan memiliki data kreatinin serum 5,9 mg/dL. Bagaimanakah t 1/2 eliminasi obat yang diekresikan terutama melalui ginjal pada pasien tersebut?
Semakin panjang
Semakin singkat
Tidak berpengaruh
Seorang pasien perempuan berusia 70 tahun, bobot badan 58 kg, mengalami gangguan fungsi ginjal. Bagaimanakah t 1/2 eliminasi obat yang dielimnasi terutama melalui hati bila diberikan kepada pasien tersebut?
Semakin panjang
Semakin singkat
Tidak berpengaruh
Bagaimanakah efek obat larut lemak bila diberikan kepada pasien yang obes?
Efek obat semakin baik
Efek obat berkurang
Efek obat tidak dipengaruhi
Efek obat menjadi lebih lama namun intensitas efeknya berkurang
Efek obat menjadi lebih singkat, dan intensitas efeknya berkurang.
Volume distribusi suatu obat adalah 50 L, konsentrasi obat dalam keadaan mantap (Css) untuk mencapai terapi yang optimum adalah 0,5 mikrogram/mL. Hitunglah dosis muatan (Loading Dose) bila diberikan secara IV bolus.
100 mg
150 mg
200 mg
250 mg
300 mg
Volume distribusi suatu obat adalah 250 L, konsentrasi obat dalam keadaan mantap (Css) untuk mencapai terapi yang optimum adalah 100 nanogram/mL. Hitunglah dosis muatan (Loading Dose) bila diberikan secara IV bolus.
5 mg
10 mg
15 mg
20 mg
25 mg
Volume distribusi suatu obat adalah 50 L, konsentrasi obat dalam keadaan mantap (Css) untuk mencapai terapi yang optimum adalah 5 mikrogram/mL. Klirens obat 50 ml/menit. Hitunglah dosis pemeliharaan (Maintenance Dose) per menit bila diberikan secara IV infus.
0,1 mg/menit
0,125 mg/menit
0,15 mg/menit
0,20 mg/menit
0,25 mg/menit
SIde effects of gentamycin are 1. hypertension, 2. nephrotoxic, 3. cardiotoxic, 4. ototoxic.
Statement 1,2,3 right
Statement 1, 3 right
Statement 2, 4 right
Statement 4 right
Statement 1,2,3,4 right
Vancomycin is an aminoglycoside antibiotics.
True
False
Apa saja parameter fungsi hati yang digunakan dalam perhitungan Child Pugh Score?
Kadar bilirubun
Kadar albumin
Protrombin time
Asites
1,2,3,4 betul
Volume distribusi suatu obat pada pasien gagal jantung 1 L/Kg BB. Kadar plasma Steady State yang diperlukan adalah 10 mcg/mL, clearance obat 100 mL/menit. Bobot badan pasien 50 kg. Berapa mg kah dosis muatan obat tersebut?
100 mg
200 mg
300 mg
400 mg
500 mg
Volume distribusi suatu obat pada pasien gagal jantung 1 L/Kg BB. Kadar plasma Steady State yang diperlukan adalah 10 mcg/mL, clearance obat 100 mL/menit. Bobot badan pasien 50 kg. Berapakah dosis pemeliharaan obat tersebut?
20 mg/jam
30 mg/jam
40 mg/jam
50 mg/jam
60 mg/jam
t1/2 eliminasi suatu obat 20 jam. Kapankah obat ini akan mencapai kadar keadaan mantap pada pemberian per oral?
30 jam
40 jam
50 jam
60 jam
70 jam
Seorang pasien, YD, yang mengalami gangguan fungsi ginjal diberikan obat Fenitoin. Bagaimanakah t1/2 eliminasi obat tersebut pada pasien YD?
Sedikit memanjang
memanjang
sama dengan pasien dengan fungsi ginjal normal
memendek
sedikit memendek
