NEW
Font size
WorksheetsTENAGA PERAWATAN JALUR & BANGUNAN KA TINGKAT PELAKSANA
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Perencanaan yang tidak terjadwal pada program kerja di sebut :
Breakdown maintenance
Preventif maintenance
Clamping force
Perencanaan yang terjadwal untuk antisipasi kerusakan/kendala disebut :
Breakdown maintenance
Preventif maintenance
Clamping force
Alat untuk mengukur kekuatan tegang clip adalah :
Breakdown maintenance
Preventif maintenance
Clamping force
Alat untuk mengukur kemiringan tubuh baan adalah :
Waterpas
Ultrasonik ditektor
Clamping force
Alat untuk mengetahui / mengecek cacat rel adalah ?
Waterpas
Ultrasonik ditektor
Clamping force
Berapa ukuran minimum ukuran peron tinggi :
1,65 cm
1,95 cm
1,60 cm
Berapa jarak (gap) celah pada rel lantak dan rel paksa pada ujung jarum :
34 mm
35 mm
36 mm
Celah antara lidah dan rel lantak harus kurang dari :
3 mm
4 mm
5 mm
Celah antara lidah wesel dan rel lantak pada posisi terbuka tidak boleh kurang dari :
125 mm
126 mm
127 mm
Berapakah jarak bantalan :
60 cm
61 cm
62 cm
Bagaimana cara mengukur jarak bantalan :
Dari sisi ke as bantalan
Dari as ke as rel
Dari as ke as rel
Berapa kandungan mangan (Mn) pada wesel :
11 - 14 %
12 - 14 %
13 - 14 %
Berapa toleransi lebar jalur pada 1067 mm untuk jalur baru :
- 0, +2
- 0, +3
- 0, +4
Berapa toleransi lebar jalur pada 1435 mm :
-3, +3
-3, +4
-3, +5
Apa yang dimaksud dengan kecepatan rencana :
Kecepatan yang digunakan untuk merencanakan konstruksi jalan rel
Kecepatan yang digunakan untuk merencanakan operasi
Kecepatan yang digunakan untuk merencanakan jembatan
Bagaimana mengukur batas ruang bangun jalan rel :
Diukur dari sumbu jalan rel pada tinggi 1 sd 3,55 m
Diukur dari sumbu jalan rel pada tinggi 2 sd 3,55 m
Diukur dari sumbu jalan rel pada tinggi 3 sd 3,55 m
Berapa meter panjang lurusan pada jarak kedua lengkung vertikal :
20 m
21 m
22 m
Berapa jari-jari lengkung vertikal untuk kecepatan lebih besar dari 100 km/jam :
8000 m
7000 m
6000 m
Berapa pelebaran pada jalur 1067 mm jari-jari R < 400 ≤ 550 m :
10 mm
20 mm
5 mm
Berapa pelebaran pada jalur 1435 mm jari-jari R ≤ 250 m :
20 mm
25 mm
30 mm
Yang tidak termasuk pada bagian lapisan tanah dasar adalah :
lapisan tanah timbunan
lapisan balas kricak
bantalan dan rel
Berapa kemiringan minimum struktur drainase untuk meminimalkan endapan :
0,5 %
0,3 %
0,3 %
Berapa diameter minimum saluran pipa untuk memudahkan pembersihan :
15 cm
16 cm
17 cm
Berapa tebal pada lapisan tanah dasar agar tidak terjadi mud pumping :
30 cm
10 cm
32 cm
Berapa kemiringan lereng lapisan balas atas :
1 : 2
1 : 3
autambahkan "Lainnya"
Kunci jawaban
Berapa tebal balas pada kelas jalan satu :
40 cm
30 cm
50 cm
Berapa panjang minimum elongtion rel :
10%
20%
30%
Berapa beban gandar untuk lebar jalur 1067 mm :
18 ton
19 ton
20 ton
Berapa beban gandar untuk lebar jalur 1435 mm :
22,5 ton
32,5 ton
18 ton
Pemeriksaan dan perbaikan wesel dicatat dalam format :
Bentuk D 140
Bentuk D. 142
Bentuk d. 145
Bagaimana mengamankan rel eksisting di lintas :
angkut di rapihkan di emplasemen / tempat yang aman
diletakkan di tengah jalur
dititipkan ke rumah terdekat
Berapa besar peninggian maksimum pada lebar jalur 1067 mm :
110 mm
120 mm
112 mm
Waktu kapankah alat mal lebar jalur digunakan :
Pada saat mengganti bantalan kayu
Pada saat mengganti bantalan besi
Pada saat mengganti bantalan beton
Apa fungsi utama balas :
Untuk meneruskan dan menyebarkan beban bantalan ke tanah dasar
Mengikat rel
Menjaga lebar spoor
Bagaimana cara mengukur lebar jalur :
Dari atas permukaan rel 0 - 14 mm
Dari atas permukaan rel 0 - 20 mm
Dari atas permukaan rel 0 - 30 mm
Yang termasuk komponen material jalan rel adalah :
Rel, Bantalan, tubuh baan & Balas
Rel, Bantalan, Alat penambat & Balas
Rel, Balas, Sub balas & Alat penambat
Berapakah jarak antar bantalan :
30 cm
60 cm
100 cm
Berapakah tinggi pemasangan pada semboyan 2.B
220 m
221 m
222 m
Apa fungsi dari angker rel :
Untuk menghambat pemuaian rel
Untuk memperkokoh rel
Untuk menahan lebar spoor
Konstruksi jalan rel bagian bawah terdiri atas :
Badan jalan, Proteksi lereng, dan drainase
Badan jalan, rel, dan drainase
Badan jalan, bantalan, dan drainase
Pengertian dari logo , penggunakan typeface italic yang dinamis dan modifikasi pada huruf A menggambarkan karakter KAI yaitu;
progresif, dinamis, dan terpercaya.
progresif, adaptif, dan terpercaya.
progresif, berpikiran terbuka, dan terpercaya.
Urutan AKHLAK yang benar
Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Amanah, Kompeten, Humoris, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Amanah, Kolaboratif, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kompeten
Yang dimaksud dengan Visi Perusahaan, yaitu:
Menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia
Menjadi penyedia jasa perkeretaapian terbaik yang fokus pada pelayanan pelanggan dan memenuhi harapan stakeholders.
Menjadi solusi komunitas transportasi terbaik untuk Indonesia
Dibawah ini adalah key behaviour dari Loyal, kecuali;
Dibawah ini adalah key behaviour dari Loyal, kecuali;
Bertanggungjawab atas tugas, keputusan dan tindakan yang dilakukan
Rela berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar
Tugas pokok perawatan jalan rel adalah :
Merencanakan kontruksi jalan rel yang handal
Memelihara dan menjaga keamanan jalan rel agar dapat dilalui oleh KA dengan aman dan nyaman
Melakukan pemeriksaan komponel rel untuk kualitas jalan rel
Lengkung peralihan memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Memiliki jari-jari yang berubah beraturan
Merupakan peralihan bagian lurus dengan bagian lingkaran
Memiliki pertinggian yang berubah beraturan
Semua Benar
Bagian dari jalan rel yang dibuat dalam bentuk dari sebagian lingkaran agar kereta api dapat dengan mudah, aman, dan nyaman melewatinya baik dengan pengurangan kecepatan ataupun tanpa pengurangan kecepatan untuk berubah arah dari satu alignment lurus menuju ke alignment lurus yang lain adalah :
Lengkung
Pertinggian
Landai
Pengukuran anak panah pada jalan lengkung dilaksanakan pada :
Rel luar lengkung
Rel dalam lengkung
Bisa rel dalam, bisa rel luar
Pada lengkung, rel bagian luar dibuat lebih tinggi dari rel bagian dalam dengan tujuan :
Mengimbangi gaya sentrifugal yang dialami oleh rangkaian kereta
Mengurangi gaya vertikal akibat beban kereta
Menghilangkan gaya gesekan yang terjadi pada flens roda
Peninggian rel maksimum (hmax) pada lengkung adalah :
hmax=110 mm
hmax=6V2/R
hmax=5,95 V2/R
