NEW
Font size
WorksheetsQUIZ - Workshop AAA 2022
Total questions: 30
Worksheet time: 56mins
PSAK 1 – Penyajian Laporan Keuangan paragraf 23 : “Entitas menyusun laporan keuangan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha”. Yang dimaksud dengan kelangsungan usaha dalam pernyataan tersebut diatas adalah
Laporan Keuangan disusun dengan membagi masa ekonomis entitas menjadi beberapa periode pelaporan
Transaksi dibukukan pada periode ketika transaksi itu terjadi, bukan pada periode ketika pembayaran dibuat atau diterima
Bisnis akan berjalan secara terus-menerus atau berkesinambungan tanpa ada pembubaran atau penghentian
Pendapatan diakui pada periode yang sama dengan biaya-biaya yang terkait dengannya
“Menyediakan tambahan informasi mengenai data yang disajikan dalam laporan keuangan pada tanggal tertentu atau diluar periode tanggal pelaporan” merupakan definisi dari salah satu laporan keuangan yakni
Laporan posisi keuangan (statement of financial position)
Laporan laba rugi (income statement)
Laporan arus kas (statement of cash flow)
Catatan atas laporan keuangan (notes to financial statement)
Laporan posisi keuangan adalah Laporan keuangan yang menginformasikan asset, liabilitas, dan modal pemilik perusahaan
pada tanggal pelaporan
selama periode pelaporan
kejadian sesudah tanggal pelaporan
periode tahun sebelumnya
Laporan laba rugi adalah Laporan keuangan yang menginformasikan kinerja perusahaan
pada tanggal pelaporan
selama periode pelaporan
kejadian sesudah tanggal pelaporan
periode tahun sebelumnya
Transaksi berikut yang perlu dicatat dalam jurnal akuntansi bulan Jan’20 adalah
Pemesanan barang di 01 Jan’20, barang dikirim oleh vendor di Feb’20
Perencanaan pameran di 02 Jan’20, pelaksanaan pameran dilakukan di Feb’20
Karyawan bergabung di perusahaan pada 01 Jan’20, pembayaran dilakukan di Feb’20
Perusahaan berencana melakukan renovasi di 01 Jan’20, perbaikan renovasi dimulai di Feb’20
Dalam proses pencatatan jurnal biaya, kapan kita akan melakukan pencatatan biaya-nya ?
Sesuai tanggal diterima-nya bukti transaksi
Sesuai tanggal disetujui-nya bukti transaksi
Sesuai tanggal dibayarkan-nya bukti transaksi
Sesuai tanggal terjadinya transaksi pada saat manfaat kita terima
Dalam karakteristik umum entitas menyajikan laporan keuangan lengkap setidaknya secara tahunan. Ketika akhir periode pelaporan entitas berubah dan laporan keuangan tahunan disajikan untuk periode yang lebih panjang atau lebih pendek daripada periode satu tahun, maka sebagai tambahan terhadap periode cakupan laporan keuangan entitas mengungkapkan.
a. Alasan penggunaan periode pelaporan yang lebih panjang atau lebih pendek; dan
b. Fakta bahwa jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan tidak dapat diperbandingkan secara keseluruhan.
Pernyataan diatas merupakan karakteristik dari ...
Konsistensi penyajian
Frekuensi Pelaporan
Informasi Komparatif
Penyajian secara wajar
Sebagai salah satu prinsip dalam akuntansi bahwa item yang relative penting dalam pengambilan keputusan harus dimasukkan dalam laporan keuangan serta informasi yang disajikan secara menyeluruh, ringkas, dan mendetail. Adalah salah satu karakteristik laporan keuangan yakni
Penyajian yang wajar
Kelangsungan usaha
Materialitas dan penggabungan
Informasi komparatif
Berdasarkan PSAK 22 (SAK tahun 2017), bagaimana perusahaan akan mengamortisasi goodwill?
Goodwill akan diamortisasi selama 20 tahun
Goodwill akan diamortisasi berdasarkan kebijakan manajemen perusahaan
Goodwill tidak akan diamortisasi (infinite life) dan tidak perlu dilakukan assessment untuk impairment
Goodwill tidak akan diamortisasi (infinite life) dan perlu dilakukan assessment untuk impairment
Berdasarkan prinsip matching concept (matching cost against revenue), kapan penyajian pendapatan dan beban yang berelasi dengan pendapatan tersebut diakui?
Pendapatan dicatat saat transfer pengendalian terjadi dan biaya dicatat saat manfaat telah di peroleh
Pendapatan dicatat saat pembayaran diterima dan biaya yang berelasi dengan pendapatan di catat pada periode yang sama
Pendapatan dicatat saat pembayaran diterima dan biaya di catat saat pembayaran dilakukan
Pendapatan dicatat saat transfer pengendalian terjadi dan biaya yang berelasi dengan pendapatan di catat pada periode yang sama
Transaksi pembelian rumah/gedung oleh suatu perusahaan mungkin tercermin di dalam laporan keuangan sebagai berikut, kecuali
Penambahan saldo persediaan pada perusahaan property yang melakukan jual beli rumah
Penambahan saldo aset tetap pada perusahaan yang akan mempergunakan rumah/gedung untuk operational perusahaan
Penambahan saldo investasi property pada perusahaan yang akan menyewakan rumah/gedung pada induk perusahaan yang akan menpergunakan rumah/gedung untuk kegiatan operational induk perusahaan pada laporan keuangan konsolidasi
Penambahan saldo investasi property pada perusahaan yang akan menyewakan rumah/gedung pada pihak ke-3 yang akan mempergunakan rumah/Gedung untuk kegiatan operional pihak ke 3
Transaksi pendapatan rumah/gedung oleh suatu perusahaan mungkin tercermin di dalam laporan keuangan sebagai berikut, kecuali
Penambahan saldo pendapatan pada perusahaan property yang melakukan transfer pengendalian rumah pada customer
Penambahan saldo pendapatan pada perusahaan property yang telah menerima tanda jadi rumah dari customer. Rumah masih dalam proses pembangunan 25% pada lahan yang bisa dialihkan ke pihak lain.
Penambahan saldo pendapatan pada perusahaan property yang telah membangun gedung dengan tingkat penyelesaian 80% di lahan yang di kendalikan oleh customer (telah dilakukan serah terima bertahap). Setelah serah terima dilakukan terdapat hak yang dapat di paksakan atas pembayaran kinerja perusahaan.
Penambahan saldo pendapatan pada perusahaan property yang telah membangun gedung dengan tingkat penyelesaian 50% di lahan yang di kendalikan oleh customer (telah dilakukan serah terima bertahap). Setelah serah terima dilakukan terdapat hak yang dapat di paksakan atas pembayaran kinerja perusahaan.
PT A membeli mesin untuk produksi. Di antara pengeluaran di bawah ini, mana yang tidak dapat diakumulasi menjadi harga perolehan mesin produksi oleh PT A?
Harga perolehan mesin produksi
Biaya persiapan lahan untuk penempatan mesin produksi
Biaya asuransi mesin
Biaya perakitan dan instalasi mesin produksi
Pernyataan di bawah ini mencerminkan metode pencatatan periodik, yaitu
Perhitungan fisik (stock opname) harus dilakukan secara periodik untuk mengetahui nilai beban pokok pendapatan
Laba kotor yang dihasilkan akan selalu lebih kecil dibandingkan jika menggunakan metode pencatatan perpetual, asumsi ceteris paribus
Nilai beban pokok pendapatan diperoleh dapat diketahui setiap kali ada transaksi penjualan
Nilai beban pokok pendapatan diperoleh dapat diketahui setiap kali ada transaksi penjualan
Berikut adalah data persediaan PT ABC pada tahun 20X2. Berapa nilai persediaan akhir perusahaan dengan sistem perpetual dengan metode Average?
Rp 2,250,000
Rp 2,137,500
Rp 2,075,481
Rp 2,212,500
Berikut adalah data persediaan PT ABC pada tahun 20X2. Berapa nilai persediaan akhir perusahaan dengan sistem perpetual dengan metode FIFO?
Rp 4,200,000
Rp 4,500,000
Rp 4,300,000
Rp 3,900,000
PT A memiliki persediaan 15 unit kendaraan baru senilai Rp160.000.000/unit, dan harga jual Rp250.000.000/unit. Pada 15 Desember 20X2, terjadi banjir di wilayah gudang penyimpanan unit baru, dan seluruh unit terendam banjir.
Dibutuhkan biaya sebesar Rp50.000.000/unit untuk melakukan perbaikan, agar kendaraan dapat dijual kembali. Setelah dilakukan perbaikan, kendaraan hanya dapat dijual dengan harga Rp185.000.000/unit.
Berapa nilai inventory di pembukuan PT A pada 31 Desember 20x2?
Rp 1,650,000,000
Rp 2,775,000,000
Rp 2,025,000,000
Rp 2,400,000,000
PT A memiliki persediaan 15 unit kendaraan baru senilai Rp160.000.000/unit, dan harga jual Rp250.000.000/unit. Pada 15 Desember 20X2, terjadi banjir di wilayah gudang penyimpanan unit baru, dan seluruh unit terendam banjir.
Dibutuhkan biaya sebesar Rp50.000.000/unit untuk melakukan perbaikan, agar kendaraan dapat dijual kembali. Setelah dilakukan perbaikan, kendaraan hanya dapat dijual dengan harga Rp185.000.000/unit.
Apa pembukuan yang dilakukan oleh PT A pada 15 Desember 20X2?
Dr. Inventory Obsolescence Rp 750,000,000
Cr. Inventory allowance Rp 750,000,000
Dr. Inventory Obsolescence Rp 375,000,000
Cr. Inventory allowance Rp 375,000,000
Dr. Inventory allowance Rp 375,000,000
Cr. Inventory Obsolescence Rp 375,000,000
Dr. Inventory allowance Rp 700,000,000
Cr. Inventory Obsolescence Rp 700,000,000
Tanggal 30 Mei 20x5 UD Makmur menerima pesanan dari CV Sentosa berupa alat elektronik senilai Rp 1.500.000 (asumsi harga pokok barang dagangan yang tercantum dari invoice pembelian senilai Rp 800.000) dimana transaksi akan dilakukan secara kredit dengan membayar uang muka sebesar 10% dari harga jual dan atas permintaan CV Sentosa barang akan dikirimkan pada keesokan harinya yakni tanggal 31 Mei 20x5.
Atas transaksi tersebut dikenakan PPN keluaran (Vat Out) dari sisi penjual dengan tarif sesuai peraturan perpajakan terbaru. Saat proses pengiriman kepada CV Sentosa, UD Makmur memberikan komisi kepada karyawan atas penjualan tersebut sebesar Rp 50.000 dan akan dibayarkan pada gaji di awal bulan Juni 20x5.
Bagaimana jurnal pendapatan yang dibentuk UD Makmur pada saat tanggal 30 dan 31 Mei 20X5?
A
B
C
D
Tanggal 30 Mei 20x5 UD Makmur menerima pesanan dari CV Sentosa berupa alat elektronik senilai Rp 1.500.000 (asumsi harga pokok barang dagangan yang tercantum dari invoice pembelian senilai Rp 800.000) dimana transaksi akan dilakukan secara kredit dengan membayar uang muka sebesar 10% dari harga jual dan atas permintaan CV Sentosa barang akan dikirimkan pada keesokan harinya yakni tanggal 31 Mei 20x5.
Atas transaksi tersebut dikenakan PPN keluaran (Vat Out) dari sisi penjual dengan tarif sesuai peraturan perpajakan terbaru. Saat proses pengiriman kepada CV Sentosa, UD Makmur memberikan komisi kepada karyawan atas penjualan tersebut sebesar Rp 50.000 dan akan dibayarkan pada gaji di awal bulan Juni 20x5.
Bagaimanakah jurnal terkait transaksi komisi yang dibentuk UD Makmur pada saat transaksi di bulan Mei dan Juni 20X5?
A
B
C
D
Pada tanggal 1 Desember 20X2 PT XYZ melakukan penjualan secara tunai untuk 20 unit kendaraan dengan harga jual Rp 10,000,000. Perusahaan memberikan diskon sebesar Rp 500,000/unit. Jurnal yang harus dicatat oleh PT XYZ atas penjualan 20 unit mobil di atas adalah
Dr. Kas Rp 210,900,000 ; Dr. Diskon 10,000,000;
Cr. Penjualan Rp 200,000,000 ; Cr. PPN Keluaran Rp 20,900,000
Dr. Kas Rp 209,000,000 ; Dr. Diskon 10,000,000;
Cr Penjualan Rp 200,000,000 ; Cr. PPN Keluaran Rp 19,000,000
Dr. Kas Rp 212,000,000 ; Dr. Diskon 10,000,000;
Cr Penjualan Rp 200,000,000 ; PPN Keluaran Rp 22,000,000
Dr. Kas Rp 210,000,000 ; Dr. Diskon 10,000,000 ;
Cr Penjualan Rp 200,000,000 ; PPN Keluaran Rp 20,000,000
Tanggal 15 Juli 20X2, PT ABC menjual 15 unit barang dagangnya dengan harga jual Rp 5 juta/unit. Harga pokok barang yang terjual tersebut adalah Rp 2 juta/unit. Barang telah di kirim di hari yang sama. Term of payment dari transaksi tersebut adalah 30 hari. Diketahui PT ABC adalah Pengusaha Kena Pajak (PKP). Jurnal yang harus dibukukan oleh PT ABC pada tanggal 15 Juli 20X2 adalah
Dr. Kas Rp 82,500,000 ; Cr. Penjualan Rp 75,000,000 ; Cr. PPN Keluaran Rp 7,500,000
Dr. Harga Pokok Penjualan Rp 30,000,000 ; Cr. Persediaan Rp 30,000,000
Dr. Kas Rp 83,250,000 ; Cr. Penjualan Rp 75,000,000 ; Cr. PPN Keluaran Rp 8,250,000
Dr. Harga Pokok Penjualan Rp 30,000,000 ; Cr. Persediaan Rp 30,000,000
Dr. Piutang Rp 83,250,000 ; Cr. Penjualan Rp 75,000,000 ; Cr. PPN Keluaran Rp 8,250,000
Dr. Harga Pokok Penjualan Rp 30,000,000 ; Cr. Persediaan Rp 30,000,000
Dr. Piutang Rp 82,500,000 ; Cr. Penjualan Rp 75,000,000 ; Cr. PPN Keluaran Rp 7,500,000
Dr. Harga Pokok Penjualan Rp 30,000,000 ; Cr. Persediaan Rp 30,000,000
PT AAA adalah perusahaan perbaikan mobil. Pada tanggal 15 November 20X2, PT AAA menerima perbaikan mobil inventaris dari PT Bangun Baru dengan perkiraan biaya perbaikan Rp 600,000.
Atas perbaikan tersebut, PT Bangun Baru membayar Rp 100,000 di muka. Perbaikan mobil inventaris akan selesai tanggal 15 Desember 20X2.
Pada tanggal 17 November 20X2 PT AAA melakukan pergantian part yang bernilai Rp 500,000 dengan harga jual Rp 600,000. Perbaikan kendaraan baru selesai di 20 Nov 20x2.
Pada tanggal 15 November 20X2 PT AAA akan mencatat ...
Dr. Kas Rp 100,000 ; Dr. Piutang Rp 500,000; Cr. Pendapatan Rp 600,000
Dr. Kas Rp 100,000 ; Cr. Pendapatan Rp 100,000
Dr. Kas Rp 100,000 ; Cr. Titipan Customer Rp 100,000
Tidak membuat jurnal pencatatan apapun
PT AAA adalah perusahaan perbaikan mobil. Pada tanggal 15 November 20X2, PT AAA menerima perbaikan mobil inventaris dari PT Bangun Baru dengan perkiraan biaya perbaikan Rp 600,000.
Atas perbaikan tersebut, PT Bangun Baru membayar Rp 100,000 di muka. Perbaikan mobil inventaris akan selesai tanggal 15 Desember 20X2.
Pada tanggal 17 November 20X2 PT AAA melakukan pergantian part yang bernilai Rp 500,000 dengan harga jual Rp 600,000. Perbaikan kendaraan baru selesai di 20 Nov 20x2.
Pada tanggal 17 November 20X2 PT AAA akan mencatat ...
Dr. Harga Pokok Penjualan Rp 600,000 ; Cr. Persediaan Rp 600,000
Dr. Piutang Rp 600,000 ; Cr. Pendapatan Rp 600,000
Dr. Harga Pokok Penjualan Rp 500,000 ; Cr. Persediaan Rp 500,000
Dr. Persediaan (Work In Proses) Rp 500,000 ; Cr. Persediaan Rp 500,000
Tidak membuat jurnal pencatatan apapun
PT AAA adalah perusahaan perbaikan mobil. Pada tanggal 15 November 20X2, PT AAA menerima perbaikan mobil inventaris dari PT Bangun Baru dengan perkiraan biaya perbaikan Rp 600,000.
Atas perbaikan tersebut, PT Bangun Baru membayar Rp 100,000 di muka. Perbaikan mobil inventaris akan selesai tanggal 15 Desember 20X2.
Pada tanggal 17 November 20X2 PT AAA melakukan pergantian part yang bernilai Rp 500,000 dengan harga jual Rp 600,000. Perbaikan kendaraan baru selesai di 20 Nov 20x2.
Pada tanggal 20 November 20X2 PT AAA akan mecatat ...
Tidak ada jurnal penyesuaian
Dr. Harga Pokok Penjualan Rp 500,000 ; Cr Persediaan (Work In Proses) Rp 500,000
Dr. Harga Pokok Penjualan Rp 500,000 ; Cr Persediaan (Work In Proses) Rp 500,000
Dr. Piutang Rp 500.000; Dr. Titipan Customer Rp 100.000; Cr. Sales Rp 600.000
Dr. Harga Pokok Penjualan Rp 500,000 ; Cr Persediaan (Work In Proses) Rp 500,000
Dr. Piutang Rp 600.000; Cr. Sales Rp 600.000
Jika PT Y memiliki 15% kepemilikan pada pada PT X, maka ...
PT Y akan mencatat transaksi PT X menggunakan metode Ekuitas
PT Y akan mencatat transaksi PT X menggunakan metode Fair Value
Ketika PT X membagikan laba maka akan mempengaruhi nilai kepemilikan PT Y
PT Y memiliki hak untuk mengendalikan PT X
Sebutkan Entitas yang merupakan entitas anak dari PT Delta?
a. PT Delta memiliki 15% saham PT Naru dan mempunyai perwakilan di board of directors (BOD).
b. PT Delta memiliki 52% saham PT Vixio dan mempunyai perwakilan di BOD untuk pengambilan keputusan harus memenuhi minimal 50 % suara di BOD.
c. PT Delta memiliki 25% saham PT Andara dan mempunyai 2 perwakilan di BOD dari 10 BOD. Pengambilan keputusan harus memenuhi minimal 50% suara di BOD.
d. PT Delta memiliki 49% saham dan surat obligasi yang bisa ditukarkan kapanpun menjadi saham sebesar 10% PT Suta dan mempunyai 4 perwakilan BOD dari 5 BOD. Pengambilan keputusan harus memenuhi minimal 50% suara di BOD.
a & d
a & b
b & c
b & d
Entitas mengumumkan pembagian dividen pada 15 Januari 20X1 sebesar Rp 550 per lembar saham yang akan dibayarkan pada 15 Februari 20x1 dari laba ditahan tahun sebelumnya. Jumlah saham yang beredar sebanyak 22.000 lembar. Pada 15 januari 20x1, perusahan akan mencatat ...
Tidak ada pencatatan
Dr. Retained Earnings; Cr. Utang Dividen
Dr. Retained Earnings; Cr. Kas
Dr. Biaya Dividen; Cr. Utang Deviden
PT E membeli 80% saham PT F seharga Rp 250.000.000,- pada 31 Desember 20X2, berikut nilai buku dan nilai wajar aktiva dan liabilitas yang dimiliki oleh PT F pada 31 Desember 20x2:
Nilai Goodwill yang akan di catat oleh PT E adalah
Rp 51.000.000
Rp 86.800.000
Rp 90.800.000
Rp 46.000.000
Selama tahun 20X1, pendapatan bersih yang diakui oleh PT Ilsogno adalah Rp 30.000.000,-. Pada tanggal 1 Juli 20X1, PT Ilsogno mengakuisi 75% kepemilikan di PT Musika. Pendapatan bersih yang dicatat PT Musika selama semester 1 20X1 adalah Rp 10.000.000,- dan semester 2 20X1 adalah Rp 7.000.000,-. Nilai pendapatan bersih yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian PT Ilsogno selama tahun 20X1 adalah
Rp 37.000.000
Rp 42.750.000
Rp 35.250.000
Rp 47.000.000
