NEW
Font size
WorksheetsDasar Kejuruan Furnitur bagian 1 KLS X SMK (Aries)
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Kerajina berkaitan dengan kreasi, produksi dan distribusi produk dibuat dihasilkan oleh pengrajin yang berasal dari
Insfirasi pengrajin dan keadaan perusahaan
Desain awal sampai dengan proses penyelesaian produknya
Keinginan Pemilik perusahaan untuk memasarkan produknya
Dasar permintaan dari konsumen
Usaha dibidang kerajinan furnitur hasil dari tenaga pengrajin berkaitan dengan kreasi...
motifasi pemilik usaha furniture
Rancangan anggaran
Produksi dan distribusi produk dan pemasaran
Desain dan pemasaran
Usaha bidang furnitur bisa mengunakan bahan- bahan antara lain meliputi barang kerajinan yang terbuat dari:
1. batu berharga, 2. serat alam maupun buatan, 3. kulit, 4. rotan, 5. bambu, 6. kayu, 7. logam (emas, perak, tembaga, perunggu, besi) 8. kaca, 9. porselin, 10. kain, 11. marmer, 12. tanah liat, 13. kapur
1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,
1,2,4,6,8,10,11,13.
1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,
4,6,8,9,10,11.
Salah satu industri kerajinan Indonesia yang mampu bersaing dengan industri kerajinan dari negara lain adalah
industri Furniture.
Industri Elektonika
Industri Busana
Industri Otomotif
Didalam Wibowo, Wresti, dan Wibisono, 2006. Di Indonesia, berdasarkan data yang dicatat oleh Biro Pusat Statistik menunjukkan bahwa perusahaan keluarga memiliki kontribusi
sebesar 55,44% dari PDB baik yang dihasilkan oleh perusahaan menengah maupun perusahaan kecil
sebesar 73,44% dari PDB baik yang dihasilkan oleh perusahaan menengah maupun perusahaan kecil
sebesar 80,44% dari PDB baik yang dihasilkan oleh perusahaan menengah maupun perusahaan kecil
sebesar 82,44% dari PDB baik yang dihasilkan oleh perusahaan menengah maupun perusahaan kecil
1. Dibandingkan perusahaan publik, pengelolaan perusahaan keluarga pada umumnya cenderung memiliki sudut pandang
tidak terukur oleh kemampuan perusahaan
jangka pendek terhadap bisnisnya.
jangka menengah terhadap bisnisnya.
jangka panjang terhadap bisnisnya.
Perusahaan publik yang seringkali banyak bertumpu pada pertimbangan-pertimbangan jangka pendek karena terkait dengan
keuangan perusahaan
fluktuasi saham
keadaan konsumen
politik di suatu negara
Mengelola sebuah perusahaan tidaklah mudah, tidak terkecuali pada
Perusahaan orang lain
Perusahaan keluarga.
PT
Perusahaan Asing
Dalam mengelola perusahaan keluarga, diperlukan manajemen yang baik yang terdiri dari beberapa proses untuk mengelola setiap sumber daya yang dimiliki dalam upaya mencapai tujuan perusahaan. Prosesproses pengelolaan terdiri dari:
1. perencanaan,
2. pengorganisasian,
3. Sumberdaya manusia
4. penggerakkan,
5. pengendalian
1.3.2.4.5
1.2.3.5
1.2.3.4
1.2.4.5
Analisis lingkungan internal perusahaan meliputi
analisis
1. sumber daya manusia,
2. sumberdaya alam
3. kondisi keuangan,
4. kegiatan produksi/operasional
5. kegiatan pemasaran,
1,3,4,5
1,2,3,4
1,2,4,5
2,3,4,5
Perusahaan melakukan dengan menelaah kekuatan dan kelemahan di seluruh tingkatan manajemen dan para pekerja serta fokus pada aktivitas termasuk perekrutan, seleksi, dan pelatihan
Sumberdaya Keuangan
Sumberdaya Alam
Analisis Sumber Daya Manusia
Sumberdaya Produksi
Analisis Kegiatan penjulan adalah
mengidentidfikasi serta mengevaluasi kekuatan dan kelemahan pemasaran
mengidentidfikasi serta mengevaluasi kekuatan dan kelemahan keuangan
mengidentidfikasi serta mengevaluasi kekuatan dan kelemahan produksi
mengidentidfikasi serta mengevaluasi kekuatan dan kelemahan pesaing
Kegiatan pemasaran perusahaan berawal dari kegiatan STP, yang kemudian dilanjutkan implementasi strategi dengan
bauran keuangan
bauran produk.
bauran industri.
bauran pemasaran.
Fungsi keuangan terdiri atas tiga keputusan, yaitu
1. keputusan investasi,
2. keputusan pembiayaan,
3. keputusan deviden.
4. keputusan keuangan
5. keputusan pinjaman
6. keputusan simpanan
1,2,3,
3,4,5,
4,5,6
1,5,6,
Mencakup semua aktivitas yang mengubah input menjadi barang atau jasa
Analisis Kegiatan pemasaran Fungsi pemasaran pada operasi suatu usaha
Analisis Kegiatan Produksi/ Operasional Fungsi produksi/ operasi suatu usaha
Analisis Kegiatan industri pada operasi suatu usaha
Analisis Kegiatan tenaga ahli pada operasi suatu usaha
kegiatan yang berhubungan langsung dengan produk/ jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. Proses yang terjadi dalam kegiatan produksi dan operasi banyak dan kompleksnya. Adalah
Kegiatan desain produk
Kegiatan keuangan
Kegiatan produksi
Kegiatan pemasaran
Analisis lingkungan internal perusahaan meliputi analisis
sumber daya manusia, analisis kegiatan pemasaran, analisis kondisi keuangan, dan analisis kegiatan produksi/ operasional
sumber daya manusia, analisis kegiatan pemasaran, analisis kondisi keuangan, dan analisis kegiatan produksi/ operasional, pesaing perusahaan
produksi, tenagakerja, desain dan pemasaran serta keuangan
bahan-bahan produksi dan pemasaran
sumber daya manusia, analisis kegiatan pemasaran, analisis kondisi keuangan, dan analisis kegiatan produksi/ operasional
Porter (1990) menyatakan lima kekuatan eksternal yang akan menentukan keunggulan bersaing dalam industri, yaitu:
1. Ancaman pendatang baru
2. Ancaman produk inofasi
3. Kekuatan tawar menawar pemasok
4. Kekuatan produksi
5. Persaingan sesama industri
1. dari karyawan
2. Ancaman produk inofasi
3. Kekuatan tawar menawar pemasok
4. Kekuatan produksi
5. Persaingan sesama industri
1. Ancaman pendatang baru
2. Ancaman produk pengganti
3. Kekuatan tawar menawar pemasok
4. Kekuatan konsumen
5. Persaingan persaudaraan sesama pemilik perusahaan
1. Ancaman pendatang baru
2. Ancaman produk pengganti
3. Kekuatan tawar menawar pemasok
4. Kekuatan tawar menawar pembeli
5. Persaingan sesama industri
Menurut Boone dan Kurtz analisis pendekatan terorganisasi dalam menilai kekuatan dan kelemahan internal sebuah perusahaan serta peluang dan ancaman eksternalnya. Adalah
SWOT
WHAT
WON
WIN
Analisis SWOT merupakan singkatan dari
weakness (kelemahan) opportunities (peluang),
strenght (kekuatan), weakness (kelemahan) opportunities (peluang), threats (ancaman).
strenght (kekuatan), weakness (kelemahan)
strenght (kekuatan), opportunities (peluang).
