wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SNARS 1.1

Total questions: 17

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Fokus Standar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi :

a. Penyelenggaraan PPI di RS

b. Program PPI

c. Pengkajian Risiko

d. Peralatan Medis dan Atau BMHP

e. Kebersihan Lingkungan

f. Manajemen Linen

g. Limbah Infeksius

h. Pelayanan Makanan

i. Risiko infeksi pada konstruksi dan renovasi

j. Penularan Infeksi

k. Kebersihan Tangan

l. Peningkatan mutu dan program edukasi

m.Edukasi, Pendidikan dan Pelatihan

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

2.

Komite/Tim PPI RS dibentuk oleh Direktur untuk mengelola dan mengawasi kegiatan PPI sesuai jenis pelayanan, kebutuhan, beban kerja dan/atau klasifikasi Rumah Sakit sesuai dengan peraturan Perundang-undangan. RSUD DHAT termasuk RS Tipe B Pendidikan sehingga yang dibentuk di RS tersebut adalah Komite PPI bukan Tim PPI

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

3.

Komite PPI dilengkapi dengan Pedoman Kerja dan Program Kerja. Program Kerja PPI ditetapkan setiap akhir tahun berjalan (November) untuk dilaksanakan di tahun berikutnya.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

4.

Mekanisme Koordinasi Komite PPI dilakukan secara periodik untuk memantau adanya perbaikan progresif Program PPI. Mekanisme Koordinasi tersebut dilakukan setiap bulan/triwulan berupa rekapitulasi laporan bulanan berjalan, analisa masalah/fish bone, PDSA dan RTL yang diserahkan Ketua Komite kepada Direktur, Komite PMKP/bagian lainnya.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

5.

Direktur RS memberikan dukungan sumber daya terhadap Penyelenggaraan kegiatan PPI meliputi : Anggaran; Sumber Daya Manusia terlatih; Sarana dan Prasarana pendukung Program misalnya Fasilitas Kebersihan Tangan, Fasilitas Pengelolaan Limbah, Fasilitas Pengelolaan Linen, dll; Sistem Manajemen Informasi PPI dan saran Penunjang Kegiatan PPI lainnya

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

6.

Direktur menetapkan IPCN/Perawat PPI yang bekerja Purna waktu dan IPCLN/Perawat Penghubung PPI. Di RSUD DHAT terdapat kurang lebih 200 TT, 1 orang IPCN untuk 100 TT sehingga ada 2 orang IPCN. Untuk IPCLN direktur menetapkan Kepala Perawat Ruangan Rawat Inap/Kepala Perawat Poli. Kepala Instalasi bukan tenaga perawat ditetapkan sebagai anggota PPI lainnya.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

7.

Tugas IPCN adalah melaksanakan Supervisi pelaksanaan kegiatan PPI setiap harinya ke semua ruangan/unit mulai dari pintu masuk RS hingga pintu keluar. Kegiatan supervisi bentuknya berupa monitoring harian dan audit kepatuhan petugas secara rutin di semua ruangan/unit, hasil supervisi kemudian disusun dalam laporan bulanan IPCN.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

8.

Pelaksanaan PPI di RS bertujuan untuk melindungi pasien, petugas kesehatan, pengunjung RS dan Masyarakat dalam RS dari Kejadian HAIs. Caranya dengan memutus mata rantai penularan infeksi melalui Kewaspadaan Isolasi yang terdiri dari kewaspadaan Standar dan kewaspadaan Transmisi.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

9.

Ada 11 kewaspadaan Standar dan 3 kewaspadaan Transmisi

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

10.

Ada 5 Program PPI RSUD DHAT : KeWaspadaan Isolasi, Surveilans HAIs, Pendidikan dan Pelatihan PPI, Pencegahan Infeksi HAIs/Bundles HAIs dan Penggunaan Antimikroba Rasional

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

11.

Prioritas Fokus Program PPI dalam upaya pencegahan dan penurunan resiko HAIs dilakukan dengan kegiatan ICRA/Pengkajian Risiko Infeksi. Di RSUD DHAT dilakukan setiap akhir tahun (Oktober-November) sebagai acuan Penyusunan Program Tahun berikutnya.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

12.

Ada 11 Pengkajian Resiko Infeksi yang dilakukan setiap tahunnya untuk menilai kecenderungan infeksi layanan kesehatan yang terjadi. Antara lain ICRA HAIs/ICRA infeksi Epidemiologis, ICRA kegiatan di Area resiko tinggi Infeksi, ICRA Pelayanan menggunakan Peralatan Medis beresiko Infeksi tinggi, ICRA Tindakan/Prosedur beresiko tinggi, ICRA Pelayanan distribusi Linen, ICRA Laundry, ICRA CSSD/sterilisasi Alat, ICRA kebersihan permukaandan Lingkungan. ICRA Pengelolaan Limbah, ICRA Pengelolaan Makanan, ICRA Pengelolaan Kamar Jenazah

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

13.

Pengelolaan sterilisasi alat medis dan atau BMHP di RSUD DHAT terpusat di CSSD. Artinya kegiatan Sterilisasi Alat medis dan BMHP tidak dilakukan di ruangan tetapi dilakukan di CSSD. Oleh karena itu perawat harus tahu alat medis wajib di kirim ke CSSD untuk di Sterilkan segera setelah dipakai.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

14.

Alat Medis dan Atau BMHP yang di kelola di ruangan adalah kategori Non Kritikal dan dilakukan dengan DTR (Desinfeksi tingkat rendah) menggunakan Microfiber yang dibasahi cairan Desinfektan.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

15.

Alat Medis dan atau BMHP kotor segera di serahkan ke CSSD melalui Loket Penerimaan Alat Kotor

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

16.

Alat medis/ BMHP Kotor di bawa ke CSSD menggunakan Kontainer Khusus Alat/BMHP kotor dan Kontainer tersebut di bersihkan di CSSD untuk mencegah kontaminasi silang pada proses pengiriman alat kotor berikutnya.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu

17.

Alat Medis/BMHP bersih di ambil ke CSSD melalui Loket Distribusi Alat Bersih dan buka setiap saat. Untuk menjaga agar tidak terjadi kontaminasi silang maka di gunakan Kontainer Khusus alat Bersih dimana kontainer tersebut di lap bersih dengan Microfiber + Cairan Desinfectan segera sebelum pengambilan alat dilakukan.

a)

Benar

b)

Salah

c)

Tidak Tahu