NEW
Font size
WorksheetsUTS 1 XII IPA 1
Total questions: 41
Worksheet time: 29mins
Urutan kenaikan titik didih larutan tersebut adalah….
1, 2, 3
1, 3, 2
3, 1, 2
2, 3, 1
3, 2, 1
rumus molalitas ( m ) yang benar adalah ...
Mr gram×ml1000
Mr gram×massapelarut1000
Mr gram×L1000
Mr gram×massaterlarut1000
Mr gram×mg1000
Fraksi mol urea dalam air adalah 0,2. Tekanan uap jenuh air murni pada suhu 20˚C sebesar 17,5 mmHg. Maka tekanan uap jenuh larutan pada suhu itu adalah …
3,5
14
17,5
17,7
21
Berdasar grafik P-T diatas, terdapat dua larutan :
Larutan I : 6 gram urea ( Mr = 60) dalam 500 gram air
Larutan II : 5,85 gram garam ( Mr = 58,5) dapur dalam 500 gram air
Keniakan titik didih larutan urea ditunjukkan oleh ....
C-B
C-A
D-E
E-F
D-F
Cermati beberapa penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari berikut!
1) penggunaan garam dapur untuk mengawetkan ikan
2) cuci darah dengan metode dialisis
3) penambahan etilen glikol ke dalam air radiator mobil
4) penyulingan komponen minyak bumi
5) penggunaan garm dapur untuk mencairkan salju
penerapan sifat koligatif berupa penurunan titik beku terdapat peristiwa ....
1 dan 2
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
berikut ini merupakan gambaran molekuler partikel tidak sebenarnya antara pelarut dan zat terlarut.
tekanan uap jenuh larutan paling besar terjadi pada gambar nomor ....
1
2
3
4
5
kedalam 500 gram air dilarutkan 13,35 gram senyawa AlCl3. jika Kb air = 0,52, harga ɑ= 0.8, kenaikan titik didih larutan tersebut adalah .. (Ar Al=27, Cl=35,5)
0,163oC
0,354oC
0,469oC
0,659oC
0,839oC
pada suhu 27oc glukosa C6H12O6 (Mr = 180) sebanyak 7,2 gram dilarutkan dalam air sampai volumenya 400mL. jika R =0,082 L atm mol-1K-1. tekanan osmotik larutan yang terjadi sebesar ....
0,39 atm
2,46 atm
3,60 atm
4,80 atm
30,00 atm
berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penurunan titik beku tergantung pada
jenis zat terlarut
konsentrasi molal larutan
jenis pelarut
jenis partikel zat terlarut
jumlah partikel zat terlarut
Tekanan uap air jenuh pada suhu 300c adalah 31,8 mmHg dan fraksi mol suatu zat dalam air adalah 0,056 mol. pada suhu 300c, tekanan uap larutan adalah ....
1,78 mmHg
17,8 mmHg
28,30 mmHg
30,02 mmHg
33,59 mmHg
larutan yang mengandung 20 gram zat nonelektrolit dalam 1 liter air massa jenis air 1 L air (massa jenis air 1 gram/mL) Mendidih pada suhu 100,052. jika Kb air = 0,52, maka Mr zat non elektrolit tersebut adalah ...
20
40
100
150
200
berikut ini beberapa penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari.
1) penyerapan air oleh akar tanaman
2) penambahan garam dala pembuatan es putar
3) penambahan garam untuk mencairkan salju
4) penggunaan garam untuk membunuh lintah
5) menambahkan etilen glikol pada radiator mobil
penerapan tekanan osmotik terdapat pada peristiwa nomor ....
1 dan 3
1 dan 4
2 dan 3
2 dan 5
4 dan 5
Senyawa yang bersifat isotonis dengan larutan 0,1 M asam sulfat adalah ....
0,1 M Natrium klorida
0,2 M Urea
0,3 M Kalium klorida
0,1 M Natrium nitrat
0,1 M Magnesium klorida
pada suhu 27oc glukosa C6H12O6 (Mr = 180) sebanyak 7,2 gram dilarutkan dalam air sampai volumenya 400mL. jika R =0,082 L atm mol-1K-1. tekanan osmotik larutan yang terjadi sebesar ....
0,39 atm
2,46 atm
3,60 atm
4,80 atm
30,00 atm
Seorang peserta didik ingin mengetahui jenis suatu zat nonelektrolit. Ia melakukan penelitian dengan melarutkan 1,29 gram zat nonelektrolit A ke dalam 100 gram CCl4. Dalam percobaannya, ternyata kenaikan titik didih sebesar 0,645°C. JIka Kb pelarut = 5,0, maka massa molekul relatif zat A adalah ....
120
100
80
60
50
Sebanyak 6 gram urea (Mr = 60) dan 5,85 gram NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan ke dalam 1 Liter air (massa jenis air = 1). Titik beku larutan tersebut adalah ...... oC (Kf = 1,8)
100,54
0,54
- 0,54
- 1,08
- 1,54
Sebanyak 0,1 mol BaSO4 dalam 200 gram air (Kf = 1,86 oC/m) membeku pada suhu -1,55oC. Derajat ionisasi BaSO4 adalah ..
½
¼
⅔
⅖
¾
Zat berikut yang memiliki titik beku larutan paling rendah adalah ....
C12H22O11 0,2 m
NaCl 0,3 m
CO(NH2)2 0,4 m
Cu(NO3)2 0,3 m
Glukosa 0,6 m
Suatu zat A dilarutkan dalam air untuk memperoleh harga konsentrasi tertentu. Rumus fraksi mola zat A adalah .....
XA = mol totalmol A
XA = mol zat terlarutmol A
XA =mol pelarutmol A
XA =mol pelarutmol zat terlarut
XA =mol zat terlarutmol pelarut
Sifat koligatif larutan adalah sifat yang bergantung pada ....
Jenis zat pelarut
Jenis zat terlarut
Jumlah zat pelarut
Jumlah partikel zat terlarut
Kosentrasi larutan
Suatu larutan nonelektrolit membeku pada suhu -0,3720C Jika Kf air = 1,860C/mol dan Kb air = 0,520C/mol, kenaikan titik didih larutan tersebut sebesar ….
0,0530C
0,1040C
0,3720C
0,5200C
1,0400C
Tekanan osmotik dari 500 mL larutan yang mengandung 17,1 g gula (Mr gula = 342) pada suhu 27oC adalah ....
1,64 atm
1,80 atm
2,0 atm
2,16 atm
2,46 atm
Jika 27 gram
senyawa non elektrolit dilarutkan dalam 600 gram air , larutan mendidih pada suhu 100,130C . Jika diketahui Kb air = 0,520C/molal , maka massa molekul relatif senyawa tersebut adalah ....
60
90
120
180
342
Dalam suatu sel volta terjadi reaksi:
Cu + 2Ag+ ---> Cu2+ + 2Ag.
Jika diketahui:
E0 Cu2+/Cu = +0,34 volt
E0 Ag+/Ag = +0,80 volt,
maka potensial standar sel tersebut adalah…
1,74 volt
0,66 volt
0,53 volt
0,46 volt
0,94 volt
Bilangan oksidasi S dalam senyawa S2O72–adalah …
-2
-4
+4
+6
Nilai bilangan okidasi dari Cr didalam K2CrO4 adalah . . .
+4
+6
-2
+2
Bilangan oksidasi Mn yang paling tinggi di antara senyawa-senyawa berikut adalah ....
KMnO4
K2MnO4
Mn3O4
Mn2O3
MnO2
Jika diketahui :
Zn+2 / Zn Eo = –0, 76 Volt
Cu+2 / Cu Eo = +0,34 Volt
Maka besarnya potensial sel (Eo sel) Volta tersebut adalah ...
–0,42 Volt
–1,10 Volt
+0,42 Volt
+1,10 Volt
+11,0 Volt
Pada sel elektrokimia, reaksi oksidasi terjadi di ...
katoda
jembatan garam
anoda
membrane sel
voltmeter
Bilangan oksidasi Cl dalam senyawa HClO3 adalah … .
+7
-2
+6
-1
+5
Bila diketahui:
Eo Ag = +0,80 volt
Eo Cu = +0,34 volt
Yang bertindak sebagai anoda dan katoda adalah ...
Anoda; Ag. Katoda; Cu
Anoda; Cu. Katoda; Ag
Anoda; Ag+. Katoda; Cu
Anoda; Ag. Katoda; Cu2+
Anoda; Ag+. Katoda; Cu2+
Pada reaksi :
2CO + 2NO ----> 2CO2 + N2
Bilangan oksidasi N berubah dari :
+2 ke 0
+2 ke +1
+3 ke +1
+3 ke +2
+4 ke 0
Suatu sel volta tersusun atas elektrode-elektrode Nikel dan Aluminium
Ni2+ + 2e → Ni E˚= – 0,25 volt
Al3+ + 3e → Al E˚= – 1,66 volt
Yang berfungsi sebagai katode adalah .....
Nitrogen
Nikel
Aluminium
Yang berfungsi sebagai elektrode negatif pada sel volta adalah......
katode
anode
elektrode
jembatan garam
Suatu reaksi berlangsung spontan jika .......
harga potensial sel bernilai positif
harga potensial sel bernilai negatif
harga potensial sel bernilai nol / netral
elektron mengalir dari katode ke anode
Arah aliran elektron pada sel volta adalah .....
elektron mengalir dari katode ke anode
elektron mengalir dari anode ke katode
elektron mengalir dari kutub positif ke kutub negatif
elektron mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah
Rumus potensial sel suatu reaksi adalah .......
E katode - E Anode
E anode - E katode
E oksidasi - E reduksi
E katode + E anode
E reduksi + E oksidasi
Perhatikan gambar bagan sel kering di atas, secara berturut-turut nomor (1), (2) dan (3) yaitu :
seng, grafit dan pasta NH4Cl
grafit, seng dan pasca NH4Cl
grafit, pasta NH4Cl dan seng
pasta NH4Cl, grafit dan seng
NH4Cl, seng dan grafit
Baterei alkalin menggunakan elektrolit kalium hidroksida (KOH), sehingga bersifat...
netral
asam
basa
waktu hidup pendek
arus listrik lemah
Reaksi yang terjadi pada pengisian sel Aki adalah :
Pb -> Pb2+ ; PbO2 -> Pb
Pb -> PbO2 ; PbO2 -> Pb2+
Pb2+ -> Pb ; PbO2 -> Pb2+
Pb -> Pb2+ ; PbO2 -> Pb2+
Pb2+ -> Pb ; Pb2+-> PbO2
Aki memiliki elektrode Pb dan PbO2 sewaktu akumulator bekerja menghasilkan arus listrik, terjadi perubahan...
Pb menjadi PbSO4 ; PbO2 menjadi Pb2O3
Pb menjadi PbSO4 ; PbO2 menjadi PbO
Pb menjadi Pb2O3 ; PbO2 menjadi PbSO4
Pb menjadi PbSO4 ; PbO2 menjadi PbSO4
Pb menjadi PbO ; PbO2 menjadi Pb2O3
