Font size
WorksheetsUTS 1 XI IPA -1 ( HK, TERMOKIMIA, LAJU REAKSI)
Total questions: 50
Worksheet time: 42mins
Rumus umum dari alkana adalah . . . .
CnH2n
CnH2n+2
CnH2n-2
CnH2-n
CnHn-2
Jenis ikatan kimia yang terdapat dalam senyawa hidrokarbon adalah...
Ikatan Kovalen
Ikatan Hidrogen
Ikatan Ion
Ikatan logam
Pernyataan dibawah ini yang benar adalah...
Titik didih senyawa alkana bertambah tinggi seiring bertambah massa molekul relatifnya
Titik didih senyawa alkana bertambah tinggi seiring berkurangnya massa molekul relatifnya
Titik didih senyawa alkana bertambah rendah seiring bertambah massa molekul relatifnya
Titik didih senyawa alkana tidak bertambah seiring bertambah massa molekul relatifnya
Dibawah ini yang merupakan deret homolog alkena adalah...
C5H12
C6H12
C8H16
C7H12
salah satu ciri khas senyawa yang mengandung karbon adalah....
bereaksi dengan Hidrogen
menghasilkan gas karbon
dibakar berwarna keabu-abuan
jika dibakar berwarna hitam
Senyawa hidrokarbon jenuh yang memiliki enam atom karbon disebut ...
heksuna
heksena
heksanoat
heksanol
heksana
Hidrokarbon tak jenuh mengandung
ikatan ganda
ikatan tunggal
ikatan kovalen
ikatan ionik
Berikut beberapa pernyataan berkaitan dengan senyawa karbon;
(1) Reaktif, karena memiliki konfigurasi yang belum stabil seperti gas mulia
(2) Memiliki 4 elekron valensi yang digunakan untuk membentuk 4 ikatan kovalen
(3) Mempunyai titik leleh dan titik didih yang sangat tinggi
(4) Memiliki jari-jari kecil sehingga ikatan kovalen yang terbentuk relatif kuat
(5) Kurang stabil terhadap pemanasan
Yang termasuk sifat khas dari atom karbon sehingga menyebabkan banyaknya jumlah dan
macam senyawa karbon adalah….
1,2 dan 3
1 dan 3
2 dan 4
4 saja
Semua
Urutan senyawa alkana dari jumlah atom C sedikit ke jumlah atom C banyak secara berturut - turut adalah ...
C2H6, C5H12, C7H16
C2H4, C5H12, C7H16
C4H8, C5H12, C7H16
C3H6, C4H10, C7H16
C2H2, C5H10, C7H14
Jumlah atom C primer, sekunder, tersier, dan kuartener dari struktur tersebut berturut-turut adalah …
2,2,3,1
4,1,2,1
3,1,1,3
5,1,1,1
4,2,1,1
Berapa isomer yang dapat dibuat dari C4H10?
1
2
3
4
5
Senyawa yang mempunyai isomer cis-trans adalah ....
CH2=CH2
CHCH3 = CH2
CH3CH =CHCH3
C(CH3)2 = CH2
C(CH3)2 = C(CH3)2
Reaksi alkana tersebut berturut-turut termasuk reaksi ...
adisi dan eliminasi
eliminasi dan substitusi
eliminasi dan adisi
substitusi dan eliminasi
adisi dan substitusi
Nama senyawa tersebut adalah ...
3-etil-2,2,4-trimetil-4-heksena
3-etil-2,2,4-trimetil-4-heptena
3,5,5-trimetil-4-etil-2-heksena
4-etil-3,5,5-trimetil-2-heptena
4-etil-3,5,5-trimetil-2-heksena
Struktur senyawa 4-etil-2-metil-3-heptena adalah ...
Rumus struktur 3-etil-2,2-dimetilpentana adalah ...
Atom C primer, sekunder, tersier, kuartener berturut-turut dari gambar berikut adalah …
1, 2, 3, 4
2, 0, 3, 6
6, 3, 0, 2
0, 3, 6, 2
apakah formula etena
C2H4
C3H6
C4H8
C6H12
CH4
yang merupakan struktur dari 2-pentena adalah....
CH3-CH2-CH2-CH2-CH3
CH3-CH2-CH=CH-CH3
CH3-CH2-CH2-CH=CH2
CH2=CH-CH=CH2
Nama senyawa tersebut adalah ...
2,5-dimetil, 2-heptena
5-etil, 2,5-dimetil, 2-pentena
3,6-dimetil, 5-heptena
1-etil, 1,4--dimetil, 4-pentena
2,5-dimetil, heptana
Penamaan hidrokarbon yang tidak benar adalah....
2-metil butana
1,2-dimetil butana
3 etil pentana
2,2,3-trimetil butana
Di antara beberapa senyawa berikut yang bukan isomer dari pentana....
2-metil butana
2,2-dimetil propana
2,2-dimetil butana
n - pentana
Senyawa berikut yang termasuk alkena adalah ... .
C3H8
C4H6
C5H10
C6H14
C6H6
Isomer posisi dari senyawa 2-butena adalah ....
CH2=CHCH2CH3
CH2=C(CH3)CH3
CH3CH2CH2CH3
CH3CH(CH3)CH3
Dari reaksi
2H2(g) + O2(g) → 2H2O(l) ∆H = –572 kJ
dapat dikatakan bahwa...
Kalor pembentukan air adalah –572 kJ
Pembentukan 1 mol air diperlukan 286 kJ
Pada pembakaran 1 mol hidrogen, kalor 572 kJ mengalir dari sistem ke lingkungan
Pada pembentukan 2 mol air, kalor 572 kJ mengalir dari sistem ke lingkungan
Sebanyak 2 mol gas hidrogen jika direaksikan dengan 1 mol gas oksigen akan terbentuk uap air yang membutuhkan kalor sebesar 242 kJ. Persamaan termokimianya adalah ....
H2(g) + 1⁄2O2(g) → H2O(g) ∆H = 242 kJ
2H2(g) + O2(g) → 2H2O(g) ∆H = 242 kJ
2H2(g) + O2(g) → 2H2O(g) ∆H = -242 kJ
2H2O(g) → 2H2(g) + O2(g) ∆H = 242 kJ
Diketahui reaksi:
4V + 5O2 → 2V2O5 ∆H = –740 kkal
4V + 3O2 → 2V2O3 ∆H = –580 kkal
2V + O2 → 2VO ∆H = –200 kkal
maka ∆H untuk reaksi:
V2O3 + V2O5 → 4VO + 2O2 adalah ....
–280 kkal
–180 kkal
+260 kkal
+100 kkal
Berdasarkan diagram hukum Hess berikut, ΔH untuk reaksi A2B → CD2 adalah...
ΔH1 + ΔH2 + ΔH3
ΔH1 + ΔH2 – ΔH3
–ΔH1 + ΔH2 + ΔH3
ΔH1 – ΔH2 – ΔH3
Diketahui persamaan reaksi:
H2C=CH2(g) + H2O(g) → H3C–CH2OH ;
C–H = 414 kJ/mol ; C–C = 348 kJ/mol
C=C = 612 kJ/mol ; H–O = 463 kJ/mol
C–O = 358 kJ/mol
Maka besarnya ∆H reaksi adalah....
–309 kJ
–45 kJ
+45 kJ
+309 kJ
Pada reaksi antara soda api dan HCl, jika kita pegang maka wadah reaksi akan terasa panas. Peristiwa tersebut termasuk contoh reaksi....
endoterm
eksoterm
isoterm
redoks
Kalor yang diserap atau dilepas apabila 1 mol senyawa terurai menjadi unsur-unsurnya disebut...
kalor pembentukan
kalor reaksi
kalor penguraian
kalor ionisasi
perhatikan reaksi berikut ini
H2 + 1/2 O2 → H20 ∆Hf° = -285,85 KJ
pernyataan yang benar dari reaksi tersebut adalah....
pada pembentukan 1 mol air dari unsur-unsurnya dibebaskan energi sebesar 285,85 Kj
pada pembentukan 1 mol air dari unsur-unsurnya dibutuhkan energi sebesar 285,85 KJ
pada pembentukan 1 mol air dari unsur-unsurnya dibutuhkan energi sebesar -285,85 KJ
pada pembentukan 1 mol air dari unsur-unsurnya dibebaskan energi sebesar -285,85 Kj
Berdasarkan tabel dari reaksi NO2 dan Cl2 tersebut, maka orde reaksi totalnya adalah ...
0
1
2
3
4
Data diatas merupakan data dari reaksi:
NO(g) + Br2(g) ---> 2NOBr(g),
Dari data tersebut, reaksi tersebut mempunyai rumus persamaan laju ....
V = k . [NO]2 . [Br2]
V = k . [NO] . [Br2]2
V = k [NO]1/2 . [Br2]
V = k [NO] . [Br2]
V = k [NO]1/2 . [Br2]1/3
Pernyataan dibawah ini mempengaruhi laju reaksi, kecuali ...
kenaikan temperatur
pembesaran konsentrasi zat pereaksi
memperkecil ukuran partikel pereaksi
penambahan volume pereaksi
adanya katalis
Suatu reaksi disebut reaksi orde ke-nol jika ...
reaksi terjadi di antara unsur-unsur
zat-zat yang bereaksi mempunyai valensi nol
reaksi tersebut tidak mempunyai konstanta laju reaksi
laju reaksi tidak dipengaruhi oleh konsentrasi zat yang bereaksi
persamaan laju reaksinya mempunyai koefisien reaksi satu
Katalis dapat mempercepat laju reaksi, hal ini disebabkan ....
dapat mempercepat energi kinetik partikel-partikel atom yang bereaksi
dapat menambah konenstrasi zat-zat yang bereaksi
dapat memperbesar temperatur
mempertinggi energi aktivasi zat-zat pereaksi
memperkecil energi aktivasi zat-zat pereaksi
Kenaikan suhu dapat mempercepat laju reaksi karena ....
kenaikan temperatur akan memperbesar tekanan
kenaikan temperatur akan memperluas luas permuakaan
kenaikan temperatur akan memperbesar konsentrasi zat-zat yang bereaksi
kenaikan temperatur akan memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
kenaikan temperatur akan menaikkan energi pengaktifasi pereaksi
V = k [NO][Br2]2
V = k [NO]2[Br2]
V = k [NO]2[Br2]2
V = k [NO][Br2]
V = k [NO][Br2]3
4
3
2
1
0
1000
500
10
0,02
0,001
katalis
konsentrasi
perubahan suhu
sifat zat
luas permukaan
Jika diketahui reaksi A + B → C + D, maka yang dimaksud laju reaksi tersebut adalah .....
bertambahnya konsentrasi A per satuan waktu
berkurangnya konsentrasi C per satuan waktu
berkurangnya konsentrasi C dan D per satuan waktu
bertambahnya konsentrasi A dan B per satuan waktu
berkurangnya konsentrasi A per satuan waktu
Energi tumbukan terendah yang diperlukan untuk terjadinya reaksi dinamakan ......
energi potensial
energi kinetik
energi aktivasi
energi disosiasi
energi ikatan
jika suhu dinaikan, maka reaksi menjadi lebih cepat dari semula. Hal ini disebabkan ....
kenaikan suhu akan memperbesar volume
kenaikan suhu akan memperbesar luas permukaan
kenaikan suhu akan menurunkan energi pengaktifan zat yang bereaksi
kenaikan suhu akan memperbesar konsentrasi zat yang bereaksi
kenaikan suhu akan memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
Faktor laju reaksi yang dipengaruhi oleh suhu terdapat pada wadah .....
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
4 dan 5
Seorang siswa SMA melakukan percobaan dengan mereaksikan pita magnesium dan larutan HCl, produk yang dihasilkan adalah larutan MgCl2 dan gas H2. Produk yang dihasilkan akan semakin cepat terbentuk apabila pita magnesium dalam bentuk...
bongkahan
serbuk halus
lempengan
butiran sebesar pasir
butiran sebesar kerikil
